You are on page 1of 17

Sindrom terowongan karpal (CTS; Carpal tunnel syndrome), atau penyakit saraf menengah di pergelangan tangan, adalah suatu

kondisi medis di mana sarag tengah tertekan di bagian pergelangan, mengakibatkan parastesia, mati rasa dan kelemahan otot di tangan. Gejala malam hari dan bangun di malam hari adalah tanda-tanda sindrom terowongan karpal. Penyakit ini bisa dijaga dengan olahraga memutar pergelangan tangan di malam hari bagi pasien. Perawatan untuk sindrom terowongan karpal adalah melalui bedah pelepasan terowongan karpal, tapi menyebabkan disfungsi saraf dalam bentuk mati rasa statis (konstan), atrofi, atau kelemahan yang biasanya permanen. Kebanyakan kasus CTs bersifat idiopatik (tanpa sebab yang jelas). Sejumlah pasien secara genetik dipengaruhi untuk memperbaiki kondisi tersebut. Diagnosis CTS sering disalah tunjukkan kepada pasien yang memiliki penyakit lengan yang berkaitan dengan aktivitas, seperti RSI (cedera regangan berulang). Fakta

Saraf sensitif terhadap perubahan tekanan, dan kompresi dari waktu ke waktu terusmenerus dapat menyebabkan kerusakan saraf. Sindrom Terowongan Karpal (CTS) adalah gangguan kompresi saraf paling umum, terjadi 1-5% dari seluruh penduduk dunia. Meningkatnya tekanan dalam terowongan karpal menyebabkan penurunan aliran darah ke saraf tengah, mengakibatkan kekurangan oksigen dan nutrisi yang menyebabkan masalah dengan konduksi saraf normal. CTS tidak hanya mengakibatkan ketidaknyamanan yang cukup besar di tangan, jika terjadi untuk jangka waktu yang lama, kompresi saraf dapat mengakibatkan gangguan fungsi tangan dan cacat permanen. CTS lebih sering terjadi pada perempuan di dalam kehidupan sehari-hari.

Apa saja gejalanya? Gejala yang paling umum dari “carpal tunnel syndrome” adalah kesemutan, mati rasa, lemah, atau sakit terasa di jari atau, di telapak tangan (lebih jarang terjadi). Gejala yang paling sering terjadi di bagian saraf tengah: jempol, telunjuk, jari tengah, dan setengah dari jari manis. Jika kelingking Anda tidak terpengaruh, ini mungkin merupakan tanda bahwa Anda mengalami sindrom karpal, karena jari kelingking biasanya dikendalikan oleh saraf yang berbeda dibandingkan dengan ibu jari dan jari lainnya. Lihat foto daerah yang terkena di tangan.

mati rasa. Gejalanya yaitu:      Mati rasa atau sakit pada tangan. seperti menyikat rambut atau memegang garpu. Gunakan ibu jari Anda saat melakukan tugas-tugas sederhana seperti membuka botol atau menggunakan obeng. Mungkin sulit untuk:    Melakukan gerakan tangan sederhana. Kekakuan pada jari-jari Anda ketika Anda bangun di pagi hari. otot ibu jari bisa lebih kecil dan lebih lemah (atrofi). atau pergelangan tangan yang membangunkan Anda di malam hari.Gejala ringan Terowongan karpal terutama mempengaruhi tangan dan kadang lengan bawah. Mencubit sebuah benda antara ibu jari dan jari telunjuk (kehilangan kekuatan mencubit). Perasaan ini mirip dengan tangan Anda “jatuh tertidur. tapi mereka bisa menyebar sampai ke bahu. terutama ketika memegang sebuah benda dengan tangan atau lipatan (pelenturan) pergelangan tangan Anda.) Kadang-kadang kesemutan. Anda mungkin telah mati rasa atau mengurangi kekuatan dan menggenggam di jari-jari anda. Dengan sindrom karpal yang tahan lama. atau tangan. ibu jari. Ada banyak kondisi lain dengan gejala yang sama. “pin-dan-jarum” sensasi. atau sakit. Dengan gejala terowongan karpal menengah atau berat. lengan bawah. Tidak semua nyeri di pergelangan tangan atau tangan disebabkan oleh “carpal tunnel syndrome”.” Mati rasa atau rasa sakit yang semakin parah ketika Anda menggunakan tangan atau pergelangan tangan Anda. . (Menggoyangkan atau memindahkan jari-jari anda dapat mengurangi mati rasa dan rasa sakit ini. Kadang nyeri pada lengan bawah antara siku dan pergelangan tangan Anda. Anda mungkin tidak sengaja menjatuhkan benda.

. rematik. penurunan fungsi tiroid. amiloidosis (kondisi jarang seperti jumlah jaringan yang tak biasa). Pembengkakan umum – dapat disebabkan oleh cedera jaringan langsung. kerusakan dan pembengkakan isinya. dll).    Kelainan sistemik (diabetes. dapat digunakan sebagai alat diagnostik jika diagnosis belum pasti (jika penyuntikan meredakan gejala. CTS kemungkinan besar diagnosis yang benar). penyakit hati atau kehamilan. yang disebabkan oleh gerakan berulang pada pergelangan tangan karena pekerjaan atau hobi yang melibatkan gerakan-gerakan ini (mengetik di keyboard. Penyuntikan steroid/anestesi ke dalam terowongan karpal – Sebuah campuran steroid (obat yang mengurangi peradangan) dan anestesi lokal (daerah mematikan setelah injeksi) disuntikkan langsung ke dalam kanal dalam upaya untuk mengurangi radang dan bengkak dalam kanal. Tidak hanya berfungsi sebagai pengobatan pilihan. Faktor yang paling umum ialah trauma yang berulang-ulang di bagian dalam terowongan.membelat pergelangan dalam posisi yang lurus atau sedikit diperpanjang untuk mencegah the wrist is splinted in a straight or slightly extended position mencegah meregangkan pergelangan tangan yang dapat memampatkan kanal dan menimbulkan gejala. Bagaimana cara perawatannya? Perawatan secara biasa   Pembelatan malam hari . Cedera pergelangan – patah tulang atau dislokasi di pergelangan tangan dapat menyebabkan gangguan terowongan. gagal jantung kongestif. memainkan alat musik. Pendekatan ini sering digunakan sebelum pembedahan dipertimbangkan. sehingga mengurangi kompresi pada saraf tengah dan gejala pasien.Apa penyebabnya? Apapun yang meningkatkan tekanan dalam terowongan karpal dapat membawa pada Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

Perawatan melalui cara pembedahan   Dekompresi terbuka – Sebuah sayatan dibuat di telapak tangan dengan anestesi lokal (hanya sebagian yang dibius) atau anestesi umum (pasien tidur). ligamen karpal melintang (bagian atas terowongan karpal) dikeluarkan dan dipotong. Ahli bedah kemudian mengeluarkan ligamen karpal melintang (bagian atas terowongan karpal) dan memotong itu. membebaskan isi terowongan karpal dari kompresi. Seperti inilah gambar tangan yang sedang dibedah akibat CTS: Seperti inilah gambar tangan yang sedang dibedah akibat CTS: (klik gambar untuk versi besar) . Dekompresi endoskopik – Dua sayatan kecil dibuat di pergelangan tangan dan telapak tangan. dan endoskopi (tabung berlampu kecil berisi kamera) dimasukkan melewati terowongan karpal melalui sayatan tersebut.

.(klik gambar untuk versi besar) (klik gambar untuk versi besar) Jadi. bagaimana cara mencegahnya? Perhatikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) ketika mengunakan komputer.

Posisi tangan yang benar ketika mengetik. .Posisi duduk yang benar di depan komputer.

Gunakan pembelat (splint) tangan agar tangan tetap lurus. Anatomi . Penyalahgunaan mouse dan keyboard akan mengakibatkan Sindrom Terowongan Karpal. Gunakan mouse dan keyboard secara benar.Posisi tangan yang benar ketika memegang mouse.

Setelah memberi cabang pada otot-otot lengan bawah untuk berbagai gerakan lengan jari-jari tangan. Dalam terowongan ini terdapat 10 struktur yaitu n. 3 dan setengah lateral jari ke 4 serta di bagian dorsal hanya bagian .Medianus bercabang dua. terutama sendi radiokarpal dan sendi midkarpal. Trikwetrum dan Pisiformis. Kapitatum dan Hamatum. Tulang – tulang karpal ini melengkung dengan bagian konkaf menghadap ke arah volar. Trapezoidum (Mulatangulum minus). sedangkan di sisi radial melekat pada tuberositas tulang naviculare dan trapezium Pada orang dewasa ukuran terowongan ini dapat dilalui satu jari.Medianus terbentuk dari fasikulus lateralis asal radiks C5. fleksor polisis brevis. di bawah ligamen karpi tranversum n. Luas penampang tersempit lebih kurang 2.sendi midkarpal. oponen dan otot lumbrikalis ke satu dan ke dua. Kerangkanya dibentuk oleh 8 buah tulang karpal yang tersusun atas dua deret. Disamping itu. Deretan proksimal terdiri dari (lateral ke medial) tulang Navikulare.5 cm dan panjangnya lebih kurang 9–16 mm.Medianus. Pada potongan melintang pergelangan tangan melalui terowongan karpal. Di bagian proksimal tulang-tulang karpal ini bersendi dengan bagian distal tulang radius dan tulang ulna. Deretan distal terdiri dari (lateral ke medial) tulang Trapesium (Multangulum mayus). Pada sisi ulnar ligamen ini melekat pada tulang pisiformis dan pengait tulang hamatum. sedangkan cabang sensorik mempersarafi bagian volar jari-jari 1. fleksor polisis longus untuk ibu jari dan 8 tendo fleksor digitorum masing-masing dua setiap jari.Medianus terletak langsung di bawah ligamen karpi transversum dan di puncak semua tendo-tendo fleksor N. C6. Deretan proksimal dengan distal berhubungan melalui sendi . ligamen yang menghubungkan masing-masing sendi juga banyak mempengaruhi posisi tulang-tulang tersebut Pada permukaan volar pergelangan tangan terdapat penebalan fasi yang disebut fleksor retinakulum dan terdiri dari 2 lapisan fasia yaitu ligamen karpi palmaris (volaris) dan ligamen karpi transversum. terlihat n. sedangkan distal dari deretan distal bersendi dengan tulang – tulang meta karpal.Terowongan Karpal terletak di pergelangan tangan. 2. Lunatum. yang lateral (motorik) mempersarafi abduktor polisis brevis. Persendian yang banyak ini menyebabkan bermacam-macam pergerakan pergelangan. Ligamen karpi palmaris (volaris) berjalan melintang dari prosesus stiloideus tulang ulnaris ke prosesus stiloeideus tulang radius Ligamen karpi transversum menutupi lengkungan tulang-tulang karpal pada permukaan palmar sehingga membentuk Terowongan Karpal. C7 dan fasikulus medialis asal radiks C8 dan Th1.

anomali persarafan otot-otot intrinsik tangan (MartinGruber anastomosis) sehingga otot-otot mendapat persarafan kembar. misalnya variasi letak cabang n.distal ujung-ujung jari tersebut. sehingga di tempat ini n.Medianus yang melewati terowongan Karpal. Serabut saraf yang berdiameter besar diselubungi serangkaian sel Schawn. N. Pada lapisan terluar terdapat jaringan ikat longgar epineurium yang berperan mengatasi tekanan pada saraf. daerah ini tidak mengalami gangguan Selain dari yang telah disebutkan diatas. sebab dapat mempengaruhi penilaian pada pemeriksaan Sindroma Terowongan Karpal Secara histologi n. tapi dipercabangkan sebelum memasuki terowongan karpal.Medianus terdiri dari juluran protoplasma neuron yang disebut akson. tepat dalam terowongan karpal.Medianus terletak di daerah yang relatif avaskuler. Disamping itu ada lagi variasi anatomis berupa otot-otot aberant atau arteri Medianus yang persisten. Serabut saraf ini memiliki kecepatan hantar saraf tinggi yang berguna untuk menyampaikan impuls motorik dan propioseptif Masing – masing serabut saraf ini dibungkus oleh lapisan endoneurium yang merupakan jaringan ikat longgar. proksimal ligamen karpitransversum.Radialis. Serabut saraf ini memiliki kecepatan hantar saraf rendah. kadang-kadang terdapat variasi anatomis. Variasi-variasi anatomis ini perlu diingat. sehingga pada sindroma terowongan karpal.Medianus juga. Serabut saraf yang berdiameter kecil merupakan akson tidak bermielin. Dari ketiga saraf ini hanya n. n.Ulnaris. berperan juga sebagai sawar darah saraf (blood nerve barier) sehingga dapat mempertahankan tekanan intra fasikuler. Beberapa kelompok saraf dalam endoneurium bergabung lagi dalam fasikulus yang dilapisi jaringan ikat padat perineurium. dan diantara 2 sel Schwan terdapat celah yang disebut nodus Ranvier.Medianus di daerah pergelangan tangan mendapat darah dari cabang arteri nutrien sisi ulnar.Medianus dan n. Jaringan ikat ini terdiri dai anyaman kolagen dan serabut elastik yang berfungsi melindungi saraf dari peregangan dan menghambat difusi. n. beberapa akson diselubungi satu sel Schawn. untuk menyampaikan impuls suhu dan nyeri.Medianus. dan cabang arteri arkus palmaris superfisialis distal ligamen karpitransversum Menurut Blunt. sehingga pada Sindroma Terowongan . Kulit telapak tangan bagian tengah agak ke radial dipersarafi cabang kutaneus palmaris yang berasal dari n.Medianus peka terhadap gangguan Persarafan tangan diurus oleh n. Akson ini diselubungi oleh sel Schwan.

umumnya para ahli berpendapat bahwa faktor mekanik dan vaskuler sangat berperan dalam terjadinya Sindroma Terowongan Karpal ini. Pada jaringan pelindung tendon yaitu tenosynovium membengkak. Kongesti ini lama-lama akan mengganggu nutrisi intrafasikuler. Selainnya dari faktor mekanik . dicurigai karena cairan synovial yang berfungsi melindungi dan melumasi tendon tertimbun. n. Sebagian besar Sindroma Terowongan Karpal terjadi perlahan-lahan (kronis). terjadi peninggian tekanan fasikuler yang juga akan memperberat keadaan iskemik ini Selanjutnya terjadi pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan edema yang menimbulkan terganggunya sawar darah saraf dan selanjutnya merusak saraf tersebut. Tekanan yang berulang-ulang dan lama pada n.Medianus. mungkin karena perbaikan dari gangguan vaskuler ini Bila keadaan berlanjut terjadi fibrosis epineural dan merusak serabut saraf. menimbulkan kebocoran protein sehingga terjadi edema epineural.Medianus dari terowongan karpal ke distal. selanjutnya terjadi anoksia yang akan merusak endotel. Keadaan ini menyebabkan perlambatan aliran vena.Medianus akan menyebabkan tekanan intrafasikuler meninggi. kita perlu mengenal secara singkat. sehingga terjadi gangguan mikrosirkulasi saraf.Medianus berasal. biasa terjadi kompresi yang melebihi tekanan perfusi kapiler. Ada beberapa teori yang diajukan.Medianus akan terganggu Pada Sindroma Terowongan Karpal yang akut. Pengaruh mekanik/tekanan langsung pada saraf tepi dapat pula menimbulkan invaginasi nodus Ranvier dan demieliminasi setempat sehingga konduksi saraf terganggu. Hipotesa ini dapat menerangkan keluhan yang sering pada Sindroma Terowongan Karpal yaitu berupa rasa nyeri dan sembab terutama malam atau pagi hari. sehingga ketiga fungsi ini dapat terganggu pada Sindroma Terowongan Karpal Patofisiologi Sebelum kita menentukan terapi. terjadi juga penebalan fleksor retinakulum. Saraf menjadi iskemik. Selanjutnya saraf menjadi atrofi dan diganti jaringan ikat sehingga fungsi n. yang akan berkurang setelah tangan yang bersangkutan digerak-gerakan atau diurut. kenapa sampai terjadi Sindroma Terowongan karpal ini. walaupun rasa nyeri kadang-kadang dapat dirasakan sampai ke arah proksimal di leher tempat n.Medianus juga merupakan saraf simpatis. Kedua keadaan ini akan menekan n. Selain fungsi motoris dan sensoris.Karpal menimbulkan gangguan fungsi n.

Tersering terjadi penebalan fleksor retinakulum misalnya karena proses radang seperti pada arthritis rematoid 2. patah tulang atau kalus setelah patah tulang. dicurigai karena keadaan ini menyebabkan hipoperfusi dan hipoksia jaringan sehingga mempercepat progresifitas pembengkakan dan pembentukan jaringan ikat. neoplasma / neurinoma atau ganglion juga pernah dilaporkan . antara lain: 1.  Trauma dan riwayat operasi pada tangan walaupun sudah lama juga berperan.Medianus menderita dalam terowongan karpal Terdapat juga beberapa kondisi medis yang mempunyai hubungan dengan kejadian Sindroma Terowongan Karpal seperti :  Diabetes. Misalnya terdapat otot aberant dalam terowongan. baik pada tangan.  Struktur yang abnormal. tophi gout. Keadaan yang menyebabkan isi terowongan berlebihan. rheumatoid atrhritis dan hipotiroid juga menimbulkan inflamasi di terowongan karpal. atau terjadi trombosis pada arteri Medianus yang persistent. emfisema dan bronchitis kronik diduga karena terdapat penurunan suplai oksigen. Keadaan yang mengurangi luas terowongan karpal misalnya kelainan anatomis bawaan.  Gangguan pada otot. perkapuran dll yang dapat mempengaruhi struktur pergelangan tangan. Setiap keadaan yang menyebabkan kompresi pada n. histoplasmosis.Medianus di terowongan karpal dapat menjadi etiologi Sindroma Terowongan Karpal ini. amyloidosis. akromegali osteofit. eksostosis tulang. Tuberkulosis. gout. asma.  Penyakit autoimun atau keadaan sistem imun yang abnormal seperti pada SLE. Proses yang tersering menyebabkan isi terowongan berlebihan ialah radang seperti tenosinovitis non spesifik yang dapat menyebabkan penebalan dan fibrosis sinovium. pergelangan atau lengan. akromegali juga meningkatkan resiko Sindroma Terowongan Karpal.  Penyakit paru obstruktif kronik. jaringan ikat dan tulang seperti arthritis.  Gangguan fungsi ginjal yang memerlukan hemodialisis sering menimbulkan penimbunan protein pada terowongan karpal yang disebut β 2 mikroglobulin.dan vaskuler ini mungkin ada keadaan lain yang membuat n.

gagal jantung ataupun gangguan keseimbangan hormon yang mengakibatkan penimbunan lemak atau cairan yang juga menimbulkan sembab dalam terowongan 4. Dengan pemeriksaan klinis yang teliti dan pemeriksaan EMG. Pada Sindroma Terowongan Karpal akut. gout dan osteoatrhitis dapat menimbulkan keluhan nyeri yang mirip. .3. gejala berupa atrofi otot-otot thenar tetapi tanpa gangguan sensorik. radikulopati cervical. o fenomena Raynaud yang kadang-kadang keluhannya hampir sama tetapi hanya timbul jika stres atau suhu dingin dan terdapat perbaikan dengan pemanasan atau kadang yang ektrim memerlukan obat yang membuka pembuluh darah. sehingga sering kita sebut Sindroma Terowongan Karpal idiopatik Walaupun dengan anamesis dan gejala-gejala yang spesifik ini diagnosis mudah ditegakkan. Dapat juga karena infeksi pergelangan atau lengan bawah. tapi biasanya tidak terbatas pada daerah n.Medianus saja. trombosis dll. Perdarahan spontan. semua diagnosa banding ini dapat disingkirkan. Tetapi penulis lain banyak yang tidak setuju pada pendapat ini 5. kehamilan. o kondisi arthritic termasuk rheumatoid atrhritis. Ellis dkk mengatakan defisiensi vitamin B6 (Pyridoxin) memegang peranan sebagai penyebab Sindroma Terowongan Karpal. jangan dilupakan kemungkinan adanya diagnosa banding. Seluruhnya dapat mengakibatkan peninggian tekanan dalam terowongan karpal dan menekan n. miksedema. Selain itu mungkin ada faktor lain yang belum terungkap yang menjadi etiologi Sindroma Terowongan Karpal ini. o gangguan saraf pusat ataupun saraf tepi. menopause. seperti: o gangguan n. Penyakit sistemik lainnya misalnya kegemukan. o Motor Neuron Disease pada stadium permulaan.Medianus 6. Dapat berupa Multipel Sklerosis Disseminata .Medianus ditempat yang lebih proksimal dari terowongan karpal misalnya sindroma pronator teres. biasanya disebabkan oleh trauma (fraktur/dislokasi) pergelangan tangan. thoracic outlet syndrome. o neuropati lainnya.

Setelah disuntik.Medianus yang terletak tepat di bawah tendo ini dengan arah 60◦. penyuntikan steroid yang dapat menghilangkan atau mengurangi keluhan Sindroma Terowongan Karpal ini merupakan salah satu tes untuk menegakkan diagnosis Sindroma Terowongan Karpal. diharapkan pergelangan dapat istirahat secara fisiologis dan tekanan dalam terowongan karpal menjadi lebih minimal. lalu tusukan lebih medial lagi (ada juga yang memilih suntikan lateral otot palmaris longus). diharapkan dapat mengatasi edema dalam terowongan karpal. Caranya : Deksametason sebanyak 1 mg atau steroid lain disuntikkan dengan jarum no. walaupun rasa nyeri cepat sekali menghilang bila ditambah bahan anestesi. jarum ditarik sedikit. Medianus.6 minggu. Terapi Sindroma Terowongan Karpal Konservatif 1) Pemasangan Bidai Pemasangan bidai di pergelangan tangan pada posisi netral. .Penatalaksanaan Berhubung Sindroma Terowongan Karpal ini sering didasari oleh penyakit atau keadaan lain (10-50%). Pemasangan bidai malam hari sangat berarti bagi penderita yang sering tidur dengan fleksi pergelangan tangan. Penyuntikan steroid ke dalam terowongan karpal. 2) Penyuntikan steroid ke dalam terowongan karpal Selain untuk terapi Sindroma Terowongan Karpal. maka terapi ditujukan untuk Sindroma Terowongan karpal sendiri atau untuk penyakit serta keadaan lain yang mendasarinya. Pemakaian bidai ini efektif jika dilakukan dalam jangka tiga bulan sejak timbul keluhan. bidai dipasang terus menerus atau malam hari saja selama 2 . Bila penusukan jarum terasa nyeri. sebab akan menambah jumlah isi terowongan karpal yang telah sempit. 25 langsung ke dalam terowongan karpal lebih kurang 1 cm proksimal dari lipat pergelangan medial tendo otot palmaris longus dan medial n. Tergantung dari beratnya keluhan. Jaga suntikan steroid ini jangan langsung mengenai n. Sebaiknya suntikan steroid jangan dicampur bahan anestesi.

Tapi penulis-penulis lain banyak pula yang menentang pendapat ini. sehingga mereka memberi estrogen pada pasien-pasiennya yang disebutnya sebagai suatu Sindroma menopause. 6) Vitamin Neurotropik Ellis. Schiller dan Kolb menduga mungkin kekurangan estrogen akan mempengaruhi pertumbuhan jaringan ikat. karena dapat timbul efek samping dari penyuntikan steroid ini. bila belum memberi hasil yang memuaskan dipertimbangkan tindakan operasi. Maksimal dapat diberikan sampai 3 kali suntikan. hasilnya cukup memuaskan. Bila belum berhasil. apalagi karena pyridoxin yang berlebihan dapat pula menyebabkan neuropati (karena intoksikasi). hal ini akan mengurangi tekanan dalam terowongan karpal. hipopigmentasi. neuropati karena . Tapi pendapat ini ditentang oleh penulis-penulis lain. Tapi menurut penulis yang setuju memakai pyridoxin. 4) Anti inflamasi non steroid atau steroid Obat . perdarahan c) robeknya tendon secara spontan d) radang lokal 3) Pengontrolan cairan misalnya diuretik Dengan berkurangnya cairan tubuh secara sistemik. Folker dkk dan beberapa penulis lain menyatakan defisiensi pyridoxin merupakan salah satu faktor etiologi Sindroma Terowongan Karpal Sehingga memberikan pyridoxin sebagai terapi Sindroma Terowongan Karpal dan menurut mereka.bekas tusukan jarum ditekan dan penderita diminta menggerak-gerakan jari tangannya untuk menyebarkan steroid tersebut. maka diharapkan cairan di daerah terowongan karpal akan berkurang. Efek samping penyuntikan steroid a) obat masuk ke saraf (nyeri) b) atrofi.obatan anti inflamasi baik steroid maupun non steroid akan mengurangi edema di dalam terowongan karpal. suntikan dapat diulangi setelah dua minggu atau lebih. 5) Estrogen Karena penderita Sindroma terowongan karpal terutama pada wanita diatas 40 tahun (menopause).

diharapkan akan melancarkan vaskularisasi. SINDROMA TEROWONGAN KARPAL Epidemiologi dan Etiologi Sindroma ini merupakan kelainan saraf karena jeratan yang paling sering terjadi. tetapi karena pasien tetap melakukan aktifitas yang seharusnya dihindari sampai saat ini. fisoterapi bahkan suntikan steroid. Pada pasien dalam 10 tahun telah mendapat banyak terapi konservatif baik obat oral. Sering terjadi pada pekerja yang melakukan gerakan pergelangan berulang atau penekanan yang lama pada 'tumit' tangan. tetapi keluhan tetap timbul kembali. Kita selalu memberi vitamin kombinasi golongan B karena vitamin ini banyak mempengaruhi perbaikan-perbaikan saraf tepi yang rusak.pyrodoxin ini hanya terjadi pada penderita yang telah mempunyai kecenderungan akan timbulnya neuropati. Dosis pyridoxin yang dianjurkan adalah 100-300 mg/hari selama 3 bulan. 50 % terjadi pada dekade kelima dan keenam. 4. vitamin. Cedera rekreasi pada tangan dan pergelangan semakin besar kejadiannya sebagai penyebab . 7) Fisioterapi untuk memperbaiki vaskularisasi pergelangan tangan 8) Ultrasound Ultrasound frekuensi tinggi diarahkan ke area inflamasi. Terlepas benar atau salahnya teori defisiensi vitaminvitamin ini pada Sindroma Terowongan Karpal sebagai pelengkap terapi neuropati. Menurut Folker selain defisiensi pyridoxin pada Sindroma Terowongan Karpal terdapat pula defisiensi riboflavin. nampaknya bukan karena sindroma Terowongan Karpal yan dideritanya berat. gelombang suara itu dikonversikan menjadi panas di dalam jaringan. Wanita sedikit lebih sering. Begitu juga mecobalamin disebut-sebut berguna untuk regenerasi saraf perifer.

dan cedera termal pada tangan atau lengan bawah bisa berhubungan dengan sindroma ini. fraktura tulang karpal. pada sebagian besar kasus. Ia membiopsi sinovium tendon fleksor didekat saraf median. dan tumor jinak lainnya. Phalen mengatakan bahwa etiologi pada kebanyakan adalah idiopatik. 5-10 % mempunyai riwayat cedera yang baru maupun lama pada pergelangannya. Terpenting. amiloidosis.sindroma ini. arteria median persisten atau anomali vaskuler lainnya bisa menyebabkan sindroma ini. Beberapa kelainan sistemik berkaitan dengan sindroma ini. atau alkoholisme. sista ganglion. dan hipotiroidisme mempredisposisi kompresi saraf median didalam terowongan karpal akibat penebalan dan hipertropi ligamen dan jaringan ikat lainnya. gagal ginjal. Otot dan tendo anomali. Semua lesi massa didalam terowongan karpal mungkin mengganggu saraf median seperti neurofibroma. . setiap proses yang mengurangi daerah potongan melintang terowongan karpal atau penambahan isi kandungannya bisa berakibat kompresi serta jeratan saraf median. Ia juga meyakini imbalans vassomotor dari disfungsi simpatetik berperan. Artritis rematoid. Defisiensi piridoksin (vitamin B6) diduga sebagai faktor etiologis. terutama bila kelainan saraf yang bersamaan mempredisposisi saraf akan cedera akibat lesi kompresif. Keadaan lokal lainnya seperti inflamasi sinovial serta fibrosis (seperti pada tenosinivitis). Gejala transien kompresi saraf median sangat sering dijumpai pada kehamilan dan biasanya menghilang spontan setelah melahirkan. walau belum ada bukti ilmiah. Sindroma ini juga lebih sering terjadi berkaitan dengan kelainan yang menimbulkan demielinasi atau kelainan saraf iskemik seperti DM. Ia menemukan inflamasi kronis serta fibrosis dari fleksor sinovialis. seperti tenosinovitis.

Menggoyang dan mengurut tangan yang sakit sering mengurangi rasa tidak enak. yang mengekaserbasi kompresi saraf median didalam terowongan yang sudah sempit. dimana tidak biasa terjadi kelemahan dan atrofi pada tahap awal dari sindroma terowongan karpal. menyebabkan gejala yang mudah dikacaukan dengan sindroma kompresi akar saraf C6. Sindroma ini sering bilateral. Pasien sering mengeluh terbangun oleh nyeri pada saat pagi masih dini. Gambaran yang paling membedakan sindroma ini adalah eksaserbasi nokturnal dari gejalanya. Nyeri mungkin mengenai seluruh tangan atau. Atrofi tenar serta kelemahan oposisi jempol adalah pertanda dari kelainan yang lanjut. atau bahkan bahu. terutama dengan gerakan fleksi pergelangan yang berulang atau kuat. Berbeda dengan kelainan saraf ulnar pada siku. walau gejala biasanya lebih buruk pada tangan yang dominan. menyebabkan pengurangan tekanan didalam terowongnan.Diagnosis Klinis Gejala Sindroma ini khas dengan rasa tidak enak dan baal yang tipikal dari tiga jari lateral (setengah radial tangan) dan nyerinya sering dikatakan sebagai parestesia 'pin and needles'. lengan atas. Penggunaan tangan berlebihan. walau terkadang lebih tumpul dengan kualitas nyeri. Diduga akinesia saat tidur menyebabkan stasis vena pada ekstremitas. pada kasus khas. Dengan menggoyang dan menggerakkan tangan. kembalian vena membaik. Menarik bahwa pada sedikit pasien yang mulanya dengan kelemahan dan atrofi sering hanya mengalami sedikit nyeri. menjalar keproksimal kelengan bawah. jadi mengurangi parestesia yang tidak enak. mungkin juga memperberat gejala. .