Bulimia A.

PENDAHULUAN

1. Definisi Bulimia

Bulimia merupakan bahasa latin dari sebuah kata Yunani boulimia, yang artinya “extreme hunger” alias lapar yang amat sangat. Ini sesuai dengan gambaran para bulimics -orang yang bulimia-, mereka cenderung makan dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat, seperti orang yang kelaparan. Dan selanjutnya sebagai “kompensasi” dari pola makannya tersebut, mereka akan melakukan berbagai cara yang intinya supaya berat badan mereka tidak bertambah meski mereka sudah makan banyak. Bulimia nervosa merupakan gangguan psikologis yang menyebabkan terjadinya gangguan pola makan ditandai dengan makan terlalu banyak dan diikuti dengan muntah yang dirangsang sendiri (FKM-UI 2007).

Bulimia nervosa selama ini belum banyak dikenal masyarakat. Karena kasusnya jarang, orang sering mengabaikan penyakit ini. Padahal, kalau tidak segera di atasi, bulimia bisa mengganggu jiwa dan raga penderitanya. Bulimia Nervosa adalah penyakit gangguan pencernaan yang lebih sering menimpa wanita remaja dan pertengahan usia (sering diidap oleh wanita pada usia SLTA atau saat mahasiswa) namun mempunyai rentang umur yang lebar yaitu antara 13-58 tahun. Penolakan makan ini juga terjadi pada lebih dari 20% anak prasekolah. Sekitar 90-95%. Bulimia Nervosa mengenai kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi tinggi, namun belakangan dilaporkan dapat mengenai semua kelompok masyarakat (Paisal, 2008).

Bulimia Nervosa meningkat pada 2 dekade terakhir. Wanita lebih sering mengalami gangguan makan, dengan perbandingan wanita dengan laki-laki 10 : 1. Awalnya gangguan makan tersebut hanya dilaporkan pada golongan sosial ekonomi menengah dan atas, tetapi pada saat ini dilaporkan juga pada golongan sosial ekonomi rendah. Kelainan

ini juga ditemukan pada berbagai kelompok etnik dan ras. Dilaporkan 19 % dari pelajar wanita usia remaja lanjut di Belanda menunjukkan gejala bulimia. Prevalensi bulimia 1500 kasus dari 100.000 wanita muda. rata-rata bulimia pada umur 18 – 19 tahun, kelainan tersebut relatif lebih jarang pada masa remaja awal (Gowers SG 2004).

Bulimia nervosa merupakan penyakit gangguan pada kebiasaan atau pola makan. Eating disorders (gangguan makan) adalah suatu sindrom psikiatrik yang ditandai oleh pola makan yang menyimpang terkait dengan karakteristik psikologik yang berhubungan dengan makan, bentuk tubuh, dan berat badan. Gangguan pola makan terjadi akibat beberapa sebab dalam perilaku makan, seperti konsumsi makanan yang kurang sehat atau makan yang terlalu banyak. Pola ini bisa disebabkan perasaan distress atau berkenaan dengan bentuk badan serta beratnya kemudian mereka membahayakan komposisi bentuk dan fungsi badan normal. Gangguan pola makan secara bertahap muncul pada masa dewasa atau dewasa awal. Kebanyakan orang dewasa bisa menyembunyikan perilaku ini dari keluarga mereka selama beberapa bulan bahkan tahun. Gangguan pola makan bukan merupakan kegagalan akan sesuatu ataupun perilaku, akan tetapi nyata, penyakit medis yang muncul dari beberapa pola makan yang menyimpang dalam hidup seseorang. Salah satu tipe gangguan pola makan adalah bulimia nervosa. Bulimia nervosa adalah pesta makanan yang diikuti dengan mencuci perut atau sampai muntah. Rata-rata 1.1 sampai 4.2 % dari wanita pernah mengalami bulimia nervosa semasa hidupnya. Penyakit ini baru diteliti dan belum diterima dalam kamus diagnosis psikiater (Putra, 2008). Gangguan pola makan biasanya muncul bersamaan dengan penyakit lain seperti depresi, menjadi bagian dari sebuah kekerasan, dan gangguan kecemasan. Dalam hal ini, orang yang menderita gangguan pola makan bisa mengalami komplikasi kesehatan fisik yang lebih jauh lagi, termasuk masalah kondisi kerja hati dan gagal ginjal, yang mana dapat menyebabkan kematian. Mengenali kembali gangguan pola makan sebagai gejala yang serius dan mengancam, sangatlah penting. Wanita sangat berpotensi mengembangkan gangguan pola makan. Rata-rata bulimia diperkirakan 35 % diantaranya dengan gangguan makan banyak diderita oleh laki-laki. Penderita bulimia nervosa makan dalam jumlah sangat berlebihan (menurut riset, rata-rata penderita bulimia nervosa mengonsumsi 3.400 kalori setiap satu seperempat jam, padahal kebutuhan normal hanya

atau mengalami ketergantungan pada alkohol atau lainnya. penyakit yang sering berawal ketika seseorang masih berusia remaja ini dapat berlangsung terus sampai ia berusia empat puluhan sebelum ia mencari bantuan. juga dapat terjadi kerusakan usus dan dehidrasi yang bisa berakibat fatal. sukses di bidangnya. mereka memiliki rasa percaya diri yang rendah dan sering mengalami depresi. namun mereka merasa tidak mampu untuk mengubahnya (Sidenfeld 2001). obat pencahar. . Karena tidak ketahuan sehingga tidak ditangani dokter. b. mengutil di pasar swalayan. Mereka juga menunjukkan tingkah laku yang kompulsif. Biasa mereka orang-orang yang kelihatan sehat. Tujuannya agar makanan tidak sempat dicerna oleh tubuh sehingga tidak menambah berat badan. Namun. Penderita bulimia menyadari dirinya memiliki perilaku makan yang tidak normal. Masalah kesehatan yang paling sering muncul adalah gigi busuk dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh akibat muntah dan obat pencahar.2. Bulimia Nervosa-Non Purging Type Penderita berolahraga berlebihan setelah makan atau berpuasa untuk mengontrol berat badan. misalnya. Selain itu. maupun obat-obatan lain. Biasanya penderita tidak langsung ketahuan oleh orang lain bahwa ia menderita penyakit ini. Tujuannya agar energi yang dihasilkan dari makanan dapat langsung dibakar dan habis. 2. dan cenderung ferfeksionis. Tipe Bulimia a. atau dengan menggunakan obat-obatan laksatif. di balik itu. Dilakukan dengan menusukkan jari ke tenggorokan. Bulimia Nervosa-Purging Type Tipe yang memuntahkan kembali makanan setelah sangat kenyang (menggunakan purging medications). Banyak penderita bulimia memiliki berat badan yang normal dan kelihatannya tidak ada masalah yang berarti dalam hidupnya. namun tidak muncul purging behaviors. karena berat badannya normal dan tidak terlalu kurus.000-3000 kalori per hari).

B. pola makan juga berbeda.yang efeknya jauh lebih rendah dalam meningkatkan serotonin dalam darah. 2001). Selain itu kebanyakan awal gangguan ini adalah pada saat usia remaja yaitu antara rentang umur 14 sampai 18 tahun (Sidenfeld. beberapa penelitian menyebutkan ada komponen genetik yang diturunkan pada gangguan perilaku makan ini. mereka yang mengkonsumsi makanan ini. Kita tahu bahwa makanan yang banyak beredar serta disukai oleh banyak orang pada masa ini adalah makanan seperti roti-roti. Itulah salah satu alasan kenapa di negara-negara maju angka kejadian bulimia pada gadis remaja atau wanita muda nya cukup tinggi. Neurotransmitter tertentu. Genetik. pizza yang merupakan karbohidrat olahan. Neurotransmitter yang abnormal tersebut adalah serotonin. Pada anak yang mengalami pelecehan seksual ditemukan kadar serotonin yang abnormal. Coba lihat juga makanan yang ditawarkan oleh berbagai gerai makanan yang ada di pusat perbelanjaan.Berbagai teori mencoba menjelaskan penyebab dari bulimia. sebagian besar merupakan makanan karbohidrat olahan. modeling dapat sebagai faktor risiko timbulnya bulimia nervosa. ada yang menyebutkan kalau penyebabnya adalah multifaktor. Berbeda dengan mereka yang tinggal di negara berkembang. suatu senyawa kimia yang menghantarkan impuls syaraf. kadar serotonin dalam darah mereka meningkat sementara hingga 450 %. INSIDEN BULIMIA . Faktor sosiokultural merupakan salah satu faktor yang cukup besar pengaruhnya terhadap timbulnya kelainan ini. fast food. Tapi kalau di negara berkembang yang mall-mall nya juga berkembang pesat. orang lebih banyak mengkonsumsi makanan berkarbohidrat bukan olahan -nasi. senam. yang pola konsumerisme berbeda. pada orang yang bulimia kadarnya tidak normal sehingga para peneliti ini beranggapan ada kelainan pada sistem syaraf pusat yang dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. es krim. yang juga dipercaya sebagai neurotransmitter yang berhubungan dengan gangguan mood. Di negara berkembang. Tidak mengherankan data epidemiologi mengatakan bahwa wanita mengalami gangguan ini 20 kali lebih banyak dari pada pria. buah. sayur. Setelah diteliti. berarti perlu diteliti lebih lanjut tentang kejadian bulimia nervosanya. Kondisi keluarga berupa pelecehan seksual terhadap anak atau orang tua yang mengikutsertakan anaknya dalam kegiatan yang mengharuskan pengontrolan berat badan yang ketat seperti balet.

Umumnya diderita oleh wanita dewasa muda dan gadis remaja (1-4% berusia 18-30 tahun). Diperkirakan bulimia nervosa terentang dari 1-3 persen wanita muda. Awalnya gangguan makan tersebut hanya dilaporkan pada golongan sosial ekonomi menengah dan atas. Diantara pasien Bulimia Nervosa. memiliki angka gangguan kecemasan dan gangguan dissosiatif yang meningkat dan riwayat penyiksaan seksual. Dalam populasi 100. Laki-laki jarang ditemukan menderita penyakit ini. Namun. tetapi onsetnya lebih sering pada masa remaja dibandingkan pada masa dewasa awal. 5. atau mengalami ketergantungan pada alkohol atau lainnya. diantara 10 orang penderita hanya terdapat 1 orang laki-laki. Biasanya mereka orang-orang yang kelihatannya sehat. Sepertiga diantara pasien memiliki riwayat obesitas. Juga telah dilaporkan terjadi pada orang yang memiliki resiko gangguan berhubungan dengan zat dan gangguan kepribadian. 3.000 orang. mereka memiliki rasa percaya diri yang rendah dan sering mengalami depresi. Mereka juga menunjukkan tingkah laku kompulsif. misalnya. Kelainan ini juga ditemukan pada . tetapi pada saat ini dilaporkan juga pada golongan sosial ekonomi rendah. Insidens bulimia nervosa (BN) meningkat pada 2 dekade terakhir. 4. Bulimia nervosa sering terjadi pada orang dengan angka gangguan mood dan gangguan pengendalian impuls yang tinggi. 2. Bulimia nervosa lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pada laki-laki.1. sepertiga diantaranya memiliki riwayat Anorexia Nervosa. Empat wanita lebih sering mengalami gangguan dengan perbandingan wanita dengan laki-laki 10 : 1. 14 orang diantaranya menderita Bulimia Nervosa. mengutil di pasar swalayan. Banyak penderita bulimia nervosa memiliki berat badan yang normal dan kelihatannya tidak ada masalah yang berarti dalam hidupnya. dibalik itu. sukses di bidangnya dan cenderung perfeksionis.

dukungan sosial dan mencegah kekambuhan. Model kognitif dan tingkah laku . Model keluarga Gangguan makan pada remaja berhubungan dengan system interaksi antara keluarga.berbagai kelompok etnik dan ras. Oleh karena itu fokus pengobatan penderita bulimia nervosa adalah disfungsi interaksi dalam keluarga. 3. 2009). 2. C. Hal ini berhubungan dengan pengobatan Bulimia Nervosa yang menekan kan pada penghentian. BN lebih sering dijumpai.000 wanita muda. Model adikasi Bulimia Nervosa diyakini sebagai adiksi terhadap makanan dan tingkah laku. Onset rata-rata kejadian BN pada umur 18 – 19 tahun. 4. Penderita bulimia nervosa pada umumnya memiliki riwayat kekerasan fisik maupun seksual semasa kanak-kanak. Dilaporkan 19 % dari pelajar wanita usia remaja lanjut di Belanda menunjukkan gejala bulimia. Model sosial budaya Publikasi media tentang hubungan antara tubuh yang langsing dengan karier yang sukses telah merangsang para remaja untuk melakukan diet supaya tubuhnya menjadi langsing. dimana metode ini mirip dengan pengobatan adiksi terhadap alcohol maupun obat-obatan. Dari suatu penelitian jangka panjang didapatkan bahwa 71 % dari pasien-pasien BN yang mendapatkan terapi intensif dapat mempertahankan hasil terapi lebih dari 6 tahun (Sakura. Prevalensi BN 1500 kasus dari 100. Banyak remaja yang gagal mencapai keaadaan ini dan akhirnya menjadi penderita bulimia nervosa. ETIOLOGI Penyebab Bulimia nevosa dapat dijelaskan dengan pendekatan beberapa jenis model yaitu 1. kelainan tersebut relatif lebih jarang pada masa remaja awal.

serta lebih banyak pada kembar monozigot dibandingkan dizigot. implusif dan kecemasan. Penyebab pastinya tidak diketahui. Fokus pengobatan adalah mengidentifikasi disfungsi ini dan membantu menumbuhkan keyakinan yang rasional. berat badan. diet dan kepercayaan diri. 5. hormon dan bahan kimia yang terdapat di otak berpengaruh terhadap efek perkembangan dan pemulihan bulimia. dinamika keluarga. Berdasarkan studi ditemukan fakta bahwa genetik. 2009). Anggapan ini pun menjadi budaya yang berkembang di masyarakat. Faktor budaya Kebanyakan orang menilai bahwa cantik identik dengan kurus dan terkadang kondisi tersebut menjadi suatu tuntutan kerja. tekanan sosial untuk berpenampilan kurus serta perjuangan untuk mendapatkan identitas diri. Faktor genetic Adanya bukti bahwa bulimia banyak didapat pada penderita dengan riwayat keluarga gangguan depresi dan kecemasan. Penderita diberikan jadwal makan yang jelas dan teratur. uptake dan turnover serotonin serta penurunan sensitivitas reseptor serotonin post sinaptik. Perasaan pribadi .Bulimia nervosa merupakan implementasi tingkah laku yang irasional tentang bentuk tubuh.Faktor psikososial Berupa perkembangan individu. · Faktor biologic Penurunan sintesis. Pengobatan psikodinamik adalah mencari proses yang mendasari penderita bulimia nervosa terutama gambaran psikososialnya (Angelia. tetapi faktor-faktor yang diduga berperan dalam terjadinya bulimia nervosa adalah : ·. Model psikodinamik Bulimia nervosa merupakan usaha untuk mengendalikan atau menghindari dampak perasaan yang tertekan.

PATOFISIOLOGI Ketika memasuki masa remaja. lingkungan dan penerimaan teman sebaya.emedicine. Terjadi perubahan fisiologis tubuh yang kadangkala mengganggu. pakai baju apapun rasanya seperti sedang memakai karung terigu. tidak percaya diri sehingga mereka diet dengan cara menggunakan pil diet bahkan memuntahkan makanan.Penderita bulimia senantiasa berputus asa terhadap dirinya sendiri. atau mereka sendiri kegemukan pada masa kanak-kanak. . D. Kalau dulu makan apapun tidak berefek bagi berat badan. sukses dan populer.com). tapi setelah masa pubertas (biasanya ditandai dengan menstruasi). mereka mengalami pertambahan jumlah jaringan lemak sehingga mereka akan mudah untuk gemuk apabila mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi. khususnya masa pubertas. Bagi remaja putri. 2008). Pada kenyataannya kebanyakan wanita ingin terlihat langsing dan kurus karena mereka beranggapan bahwa menjadi kurus akan membuat mereka bahagia. Faktor lain yang mendorong timbulnya bulimia nervosa adalah masalah keluarga. remaja menjadi sangat concern atas pertambahan berat badan mereka. Namun hingga kini masih belum jelas apakah gangguan emosional ini sebagai sebab atau akibat dari bulimia (Tyas rara. baru makan coklat dua potong. Apalagi kalau melihat „body‟ para selebritis yang langsing (sebenarnya lebih tepat dikatakan kurus-ceking. gangguan adaptasi. Penilaian orang terhadapa dirinya menyebabkan kecemasan dan tekanan yang dapat menyebabkan stress sehingga untuk mengatasinya mereka cenderung ke arah bulimia (http://www. penderita bulimia berasal dari keluarga yang tidak bahagia. hal ini lebih sering dialami oleh remaja putri daripada remaja pria. kok beratnya sudah tambah 1 kg. Bulimia juga sering dihubungkan dengan depresi. pubertas. Sementara kalau tubuh kita gendut. media dan masyarakat serta krisis identitas. Biasanya. Kebanyakan.tiada berisi) sehingga kalau pakai baju model apapun terlihat pas dan pantas dipakai. umumnya mereka memiliki orang tua yang gemuk.

tidak seksi dan lain-lain yang intinya tidak sedap untuk dipandang dan tidak semenarik tubuh orang lain. mereka sudah memiliki suatu mind set (pemikiran yang sudah terpatri di otak) bahwa tubuh mereka tidak ideal. Akibat pemikiran yang sudah terpatri ini. Haid tidak teratur g. lingkungan sekitar juga ikut mempengaruhi. Masalah “body” ini akhirnya menyebabkan remaja menjadi tidak percaya diri dan sulit untuk menerima kondisi dirinya. Mereka mempersepsikan tubuhnya gemuk. kurus) (WangMuba. Sakit kepala d. Mual-mual f. Kram otot h. Perut teras penuh e. Semakin sering diledek „gendut‟ maka dietnya semakin gencar. banyak lemak di sana sini. Pembengkakan pada tangan dan kaki c. 2009). E. Nyeri dada dan ras terbakar i. Mereka akan dihantui perasaan bersalah manakala mereka makan banyak karena hal itu akan menyebabkan berat badannya naik.Akhirnya. Remaja dengan gangguan makan seperti di atas memiliki masalah dengan body imagenya. seorang remaja akan selalu melihat tubuh mereka terkesan gemuk padahal kenyataannya justru berat badan mereka semakin turun hingga akhirnya mereka menjadi sangat kurus. GEJALA DAN TANDA-TANDA BULIMIA 1. Maka tidak mengherankan bila ketidakpuasan seseorang dengan tubuhnya akan mengembangkan masalah pada gangguan makan. Gejala-gejala bulimia nervosa adalah : a. Rambut rontok . Rasa lelah dan lemah b. Artinya. Mereka beranggapan bahwa kepercayaan diri akan tumbuh kalau mereka juga memiliki tubuh yang sempurna (sempurna disini adalah .

Seorang dokter di Amerika Serikat menyebutkan sepertiga pasiennya sering mengutil dan seperempatnya pernah terlibat penyalahgunaan alkohol. risiko terjadinya gangguan kesehatan rongga mulut akan semakin berat (Putra. Bila hal ini dibiarkan maka potensi terjadinya perubahan lebih lanjut akan bersifat permanen. namun penderita bulimia merasa rendah diri. mudah terjangkit penyakit. kepercayaan diri yang rendah. berat badan ringan dan kekurangan nutrisi. kerusakan gigi dan gusi akibat sifat asam muntah. Gejala umum bulimia yaitu depresi. penampilan yang tidak proporsional. atau karena faktor keturunan. Secara umum gejala fisik yang akan dialami penderita bulimia yaitu : Abnormalitas fungsi usus. tertekan. luka atau bekas luka di buku jari/tangan akibat menusukkan jari ke tenggorokan. luka di tenggorokan dan mulut. Umumnya pasien bulimia nervosa dapat muntah tanpa adanya stimulasi mekanik. nafsu makan berkurang. detak jantung tidak teratur akibat ketidakseimbangan kimiawi (defisiensi potasium). kulit kering. kelelahan. Seringkali tampak sehat dan sukses bahkan cenderung perfeksionis. atau karena pengaruh stress emosional terhadap masalah yang dialami. Gejala lain yang berkaitan dengan . dan kadang berperilaku kompulsif. Mudah mengalami perdarahan (karena hipokalemia atau disfungsi platelet) k. mengkonsumsi obat pencahar dan diuretik (obat yang dapat merangksang sekresi urine). Ada tiga macam tindakan yang dilakukan oleh penderita untuk mengeluarkan zat makanan dalam tubuhnya yaitu muntah yang dirangsang oleh dirinya sendiri. pembengkakan kelenjar saliva di dagu akibat tekanan pada perangsangan muntah. menstruasi tidak teratur atau bahkan tidak mengalami menstruasi (amenorrhea). Penyakit ini menyebabkan kondisi patologis pada organ tubuh seperti sistem gastrointestinal dan juga rongga mulut. tetapi semakin banyak frekuensi muntah. sulit mengontrol emosi. 2008). pembengkakan. dehidrasi. sering diare tanpa sebab. Diare berdarah (pada penyalahgunaan laksan) Bulimia nervosa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain akibat adanya obsesi seseorang untuk memiliki tubuh yang langsing.j. hubungan keluarga yang terganggu.

Penderita bulimia nervosa makan dalam jumlah sangat berlebihan (menurut riset. menimbun makanan. memakan dalam porsi yang jauh lebih banyak dibanding yang lain. dengan cara memuntahkannya kembali atau dengan menggunakan obat pencahar. body image negatif.400 kalori setiap satu seperempat jam. merasa tidak dapat mengontrol kebiasaan makan. seperti gigi bolong · Mulas-mulas. . akan hingga merasa sakit atau tidak nyaman. depresi. padahal kebutuhan normal hanya 2. terus menerus mempermasalahkan berat dan bentuk tubuh. pergi ke kamar mandi selama atau setelah makan.masalah emosi yaitu : Terus menerus melakukan pengaturan makan. puasa. berolahraga berlebihan. dan sering terlihat gelisah (Tyas rara. Di antara kegiatan makan yang berlebihan itu biasanya mereka berolahraga secara berlebihan (Sidenfeld 2001). Kemudian berusaha keras mengeluarkan kembali apa yang telah dimakannya. latihan berlebihan atau memuntahkan kembali · Memaksakan diri secara berlebihan untuk kurus · Secara berkelanjutan masuk ke kamar mandi setelah makan · Jari-jari memerah · Pipi lembam · Selalu mengukur diri dengan bentuk badan dan berat badan · Depresi atau emosi tidak stabil · Periode menstruasi yang tidak umum · Gigi bermasalah. menggunakan laksative. Tanda-tanda Bulimia Nervosa adalah : · Makan Banyak berkelanjutan · Menguruskan badan dengan diet berlebihan. 2008).000-3000 kalori per hari). diuretik atau pencahar. rata-rata penderita bulimia nervosa mengonksumsi 3. 2.

g. biasanya pada permukaan gigi bagian lingual. Pada saat makanan yang dimakan dikeluarkan. berpuasa atau berdiet ketat. obat pencahar. Berulang-ulang makan dalam jumlah sangat banyak (rata-rata dua kali dalam seminggu selama sedikitnya tiga bulan). seperti obat perangsang muntah. zodium dan potasium juga ikut keluar. f. Asam lambung yang keluar bersama muntah. saluran antara kerongkongan dan lambung. akan membuat gusi menyusut dan email gigi mengikis. atau berolahraga secara berlebihan. bulimia nervosa dipengaruhi oleh faktor psikologis. Merasa tidak dapat mengontrol dirinya ketika sedang makan. Sangat mencemaskan bentuk dan berat badannya (http://www. palatal dan posterior. Kadang-kadang. terutama kelenjar parotis bilateral tanpa nyeri. si penderita bulimia akan merasa takut melihat makanan. "Kalau hal itu sampai terjadi. b. penderita akan menjadi lemas dan jantung berdebar-debar”.com). karena memaksa lambung untuk melakukan kontraksi secara tidak wajar. c. kalus atau luka parut. Secara teratur menggunakan obat-obatan untuk mencegah berat badannya naik. Pembesaran kelenjar ludah. orang-orang dengan bulimia mungkin mengeluh kelemahan umum. Bisa . "Jika kita salah mencolok di dalam tenggorokan itu akan mengakibatkan stroke ringan”. d. dia akan merasa berat badannya bertambah”. Penyakit ini bisa membaik atau pun memburuk. Jika faktor ini tak segera ditangani. Erosi email gigi (perimolisis). Di samping semua ini. penderita juga dapat terkena osteoporosis jika kalsiumnya ikut keluar. Perubahan kulit : terutama bagian dorsum jari berhubungan dengan penggunaan jari untuk membuat muntah meliputi hiperpigmentasi. nyeri perut dan hilangnya siklus menstruasi. Muntah secara berulang dapat merusak lambung dan saluran esofagus. "Dengan makan satu suap saja.Tanda-tanda lain dari bulimia nervosa adalah : a. e.Sekali lagi.emedicine. Selain itu. mereka mungkin juga mengeluhkan muntah atau diare tanpa memberitahu bahwa itu adalah disebabkan diri.

dan keluar kelenjar teroid yang mengatur pertumbuhan menghilang. menstruasi terhenti. Mengunyah permen karet 7-8 bungkus / hari. 4. Rasa sakit pada tenggorokan dan gigi lebih sensitif (iy@anz. Mengeluh sering pusing. 3. juga mengkonsumsi minuman diet soda 10-12 kaleng/ hari. Jantung terasa berdebar-debar dan sakit perut. Bibir dan kulit didaerah sekitar mulut tampak kering. ciri-ciri pasien bulimia nervosa juga dapat dilihat pada kondisi tubuhnya yaitu : 1. 2. Selain perubahan perilaku tersebut diatas. Jika gangguan ini tak segera ditangani. antara lain : 1. 2. 3. Rata-rata menyikat gigi lebih dari dua kali sehari. Berat badan berkurang 5-20 pon (1/2-10 kg) perminggu. penderita bisa meninggal dunia (Elhy. 2008). Tubuh penderita bereaksi terhadap kondisi ini dengan cara menghentikan beberapa proses. napas melemah. 6. dilanjutkan dengan pemakaian mouthwash. 5. .semakin lama semakin buruk tanpa ada tanda-tanda perbaikan sama sekali. 4. mengunyah es dan mengigit kuku. F. seseorang yang menderita Bulimia Nervosa dapat diketahui dengan cara melihat beberapa perubahan perilaku. Pembuluh darah pecah disekitar mata akibat tarikan dan tegangan otot karena muntah yang berulang kali. Mengeluh rasa kram pada otot dan kelelahan. seperti tekanan darah menurun. bahkan mereka dapat saja menyikat gigi sehabis muntah yaitu lebih dari 7-8 kali sehari. 2009). Kulit menjadi kering dan rambut dan kuku rapuh. haus dan pingsan bahkan disertai dengan dehindrasi yang hebat. CIRI-CIRI BULIMIA Dalam kehidupan sehari-hari. Pembengkakan limfonodus dan glandula parotis.

6. Minta perhatian orang lain . 7. DAMPAK DARI BULIMIA Dampak fisik yang umumnya terjadi pada mereka : 1. Dampak fisik secara tidak langsung juga akan mempengaruhi kondisi psikis seseorang.Kehilangan selera makan.Luka pada tenggorokan dan infeksi saluran pencernaan akibat terlalu sering memuntahkan makanan. Masalah pencernaan. tidak bertenaga.Gangguan menstruasi. 8. hingga tidak mau mengkonsumsi makanan apapun. Sensitif.Iritasi dan pembengkakan tenggorokan. 2.Erosi dan lubang pada gigi serta penyakit gusi.Kematian.5. 11. Rambut rontok dan kulit kering. Pembengkakan pada pipi.Lemah. 5.Sulit berkonsentrasi.Dehidrasi. Kulit kering pada daerah jari yang digunakan untuk merangsang muntah (Himawari. 4. G. Perasaan tidak berharga 2. 9. 12. mudah tersinggung. 10. 4. mudah marah Mudah merasa bersalah Kehilangan minat untuk berinteraksi dengan orang lain Tidak percaya diri. 2009). 5. canggung berhadapan dengan orang banyak 6. 3. Cenderung berbohong untuk menutupi perilaku makannya 7. 3. sehingga masalah psikologis yang muncul pada mereka adalah : 1.

Denyut jantung penderita biasanya tidak teratur. kadar neurotransmiternya (pengantar kimia pada otak). dan gangguan pencernaan akibat obat pencahar (WangMuba. Depresi (sedih terus menerus) Dampak fisik maupun psikis yang dialami oleh penderita gangguan makan tersebut tentu saja tidak dapat diabaikan begitu saja. perkembangan fisik. 2009). Komplikasi jangka panjang lainnya meliputi kerusakan pada tenggorokan dan esophafus (saluran dari mulut ke perut) berupa luka dan perdarahan. . ingatan dan detak jantung. Penelitian lain menemukan rendahnya kadar asam amino triptofan dalam darah. Penurunan massa tulang dapat terjadi setidaknya memerlukan waktu 6 bulan. Ketika hormon tidak terbentuk. dokter. Mereka memerlukan pertolongan segera dari psikolog. rapuh dan mudah patah. kulit kekuningan dan penyusutan volume otak. yaitu kematian. sedangkan efek lain yaitu penurunan tekanan darah. gejala kurang gizi dan kelaparan. Dampak jangka panjang dari bulimia yaitu tubuh kehilangan kalsium sehingga tulang menjadi keropos. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa pada penderita bulimia yang parah. ahli gizi. berkurangnya kadar tulang dan jaringan otot. 2008). Asam amino triptofan merupakan sejenis zat dalam makanan yang penting untuk produksi serotonin. kerja beberapa fungsi tubuh tersebut menjadi terganggu. yang bisa menyebabkan depresi dan mendorong terjadinya bulimia (Elhy. sehingga dapat memicu ke gagal jantung bahkan kematian. kerusakan ginjal akibat penyalahgunaan diuretika. Penderita bulimia memiliki kadar neurotransmitter serotonin dan norepinephrine yang sangat rendah. Keduanya berperan penting dalam mendorong kelenjar pituitari untuk membuat dan melepaskan hormon yang mengontrol sistem neuroendokrin yang mengatur emosi. Bahan kimia tersebut mengontrol tubuh dalam pembuatan hormon. dan tentu saja orangtua untuk memulihkan masalahnya agar tidak membawa dampak yang lebih serius lagi. terutama serotonin yang berhubungan dengan depresi dan gangguan obsesif-kompulsif cenderung lebih rendah.8.

neurotransmitter serotonin juga menghasilkan efek kurang nafsu makan. Pada umumnya para peneliti percaya bahwa faktor hereditas berpengaruh terhadap gangguan pola makan. Kadar hormone (http://health. Neurotransmitter ini akan berfungsi secara abnormal pada penderita depresi. Para peneliti telah menemukan bahwa neurotransmitter serotonin dan norepinefrin secara signifikan menurun pada pasien yang menderita Anorexia dan Bulimia Nervosa akut. endokrin. Proses muntah dan penggunaan pencahar dapat merangsang pembentukan opioid alami.Meski bulimia umumnya tidak disebabkan oleh adanya gangguan fisik. narkotika di dalam otak yang menyebabkan ketergantungan pada siklus. metabolisme tubuh beradaptasi terhadap siklus bulimia dengan memperlambat metabolisme. Selain itu. Disamping menciptakan rasa kepuasan fisik dan emosi. Ada kemungkinan siklus bulimia berhubungan dengan faktor biologis. Pada penelitian lain ditemukan bahwa tingginya level neuropeptida dan peptide juga berpengaruh terhadap penderita Bulimia. Para ahli yakin. Namun masih perlu penelitian lebih lanjut sampai ditemukan bukti pasti hubungan antara sistem fisiologis tubuh dan gangguan makan. Ditandai dengan meningkatnya kadar hormon vasopressin dan kortisol.com). Bahan kimia otak juga telah diteliti pengaruhnya terhadap gangguan pola makan. Penelitian terhadap kembar identik dan kembar fraternal membuktikan bahwa prilaku gangguan pola makan pada kembar identik lebih besar kemungkinan terjadinya dibandingkan kembar fraternal. . Kedua hormone ini secara normal di keluarkan sebagai respon terhadap stress yang dialami oleh penderita tersebut. perilakunya bisa dihubungkan dengan gangguan neurologis. gangguan pola makan juga dipengaruhi oleh komponen gentika lainnya yakni neurochemistry. dan hipotalamus. Hal itu disebabkan susunan genetik kembar identik sama dibandingkan kembar fraternal. sehingga mempertinggi risiko kenaikan berat tubuh meski asupan kalori normal. Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan antara dua gangguan tersebut. Kedua hormon tersebut menyebabkan rangsangan untuk makan pada uji coba binatang.yahoo.

Terapi bulimia nervosa terdiri dari berbagai intervensi. H. Namun jika langkah-langkah tersebut tidak membawa hasil. Langkah penyembuhan lain adalah dengan melakukan psikoterapi pada penderita. tekanan sosial untuk menjadi langsing.com). Itu dilakukan jika berat badan penderita menurun hingga 25% dari berat normal atau jika organ-organ vital dalam tubuh mengalami cedera. termasuk antidepresan. terutama bagi penderita anoreksia. keluarga maupun lingkungan tempat penderita berasal.Jika kita berbicara tentang efek bulimia maka kita dapat melihat bahwa berulang hilangnya cairan dan gizi yang disebabkan oleh bulimia dapat membuat tubuh tidak berguna. kadang-kadang dibutuhkan dalam situasi tertentu. Kekuatan fungsi organ internal bisa sangat terganggu oleh bulimia dan lebih mungkin suatu organ mungkin gagal bekerja (http://www. tetaplah percaya diri sebab nilai personaliti kita tidak ditentukan oleh seberapa kurus atau gemuknya tubuh kita. satu-satunya cara yaitu dengan membawa penderita ke rumah sakit untuk diopname. Kebanyakan penderita tetap tinggal dalam penyangkalan dan menolak untuk ditolong.eaRticlesOnline. jika penyakit ini tidak diurus. . Penerimaan dari lingkungan merupakan langkah awal penyembuhan kelainan bulimia. therapi keluarga dan farmakotherapi. TERAPI Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kelainan dalam pola makan seperti kelainan genetik. Bahkan mungkin mengakibatkan korban. Ingatlah bahwa pola makan sehat adalah cara hidup yang terbaik. Penderita mungkin juga merasa kelelahan dan apatis. Jangan biarkan diri kita di bawah tekanan sosial atau teman sebaya. dan lain-lain. therapi kelompok. Satu lagi yang terpenting. termasuk Psikotherapi individual dengan pandekatan kognitif perilaku. tekanan dari teman sebaya. Pemberian obat. Terapi gizi juga penting sebagai asupan vitamin dan mineral bagi penderita.

Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mempertahankan keadaan yang sudah membaik : a) Setelah pengobatan biasanya pasien akan mengulangi kebiasaannya untuk makan lagi. Memberi kepercayaan kepada pasien sehingga pasien mau bekerjasama dalam pengobatan. 2). . Dokter mendorong pasien untuk berpikir secara benar terhadap dirinya sehingga menjadi lebih obyektif melihat suatu masalah. yang bertujuan merubah persepsi dan cara berpikir pasien mengenai tubuhnya. Hal ini dapat dilakukan dengan membatasi jumlah dan jenis makanan pasien bulimia nervosa. maka kita jangan menentangnya. Namun sedikit sulit bila pasien tinggal dirumah tanpa pengawasan. 2008). Pasien bulimia nervosa biasanya terlihat begitu antusias untuk menjalankan pengobatan. tapi kita anggap bahwa hal itu merupakan respon yang fisiologis. Namun kenyataannya dia cenderung menggunakan caranya sendiri dan tetap berusaha memoertahankan kebiasaannya. Psikotherapi Umumnya dokter melakukan terapi kognitif. 3). Menghentikan kebiasaan makan yang salah dan episode muntah serta diare. Jadi sebelum pengobatan sang dokter harus memberikan kepercayaan dan meyakinkan pasien tentang pengobatan yang akan dijalaninya. dan menghilangkan sikap serta reaksi yang salah terhadap makanan (Purwanti. 1).1.

maka pengobatan yang paling efektif adalah dengan memberikan rasa paercaya diri kepada pasien terhadap penampilan dan berat badannya.b) Agar pasien mau makan. Farmakotherapi. ini dapat berlangsung untuk beberapa bulan. maka pasien akan mengurangi ketergantungan terhadap kebiasaan jeleknya dan gejala depresinya akan teratasi. mengonsumsi obat pencahar. Semua obat itu digunakan sebagai bagian dari suatu program therapi yan g menyeluruh dengan psikotherapi. Courage. atau jenis selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti fluoxetine (Antiprestin. Ini adalah salah satu tindakan yang mengindikasikan kalau orang tersebut bulimia nervosa yaitu dilakukan untuk menghindari penambahan berat badan. kebanyakan orang pun kemudian memilih cara singkat : memuntahkan makanan yang baru saja dikonsumsi. karena ingin mengharapkan hasil instan. "Pencegahan" itu bisa dilakukan dengan memuntahkan makanan.diet chitosin lemak kolesterol sehat bulimia pola makan gangguan lebah madu Berat badan kerap menjadi masalah bagi kebanyakan orang dan ini memicu kemunculan berbagai cara untuk mengurangi atau mempertahankan berat badan. maka kita katakankepadanya bahwa rasa lapar yang timbul itu. Obat yang diberikan umumnya dari jenis trisiklik seperti imipramine (dengan merek dagang Tofranil) dan desipramine hydrochloride (Norpramin). Untuk penderita bulimia umumnya diberikan obat-obatan jenis antidepresan bersama dengan pengobatan psikoterapi. Kalxetin. c) Kalau pengobatan berhasil. sertraline (Zoloft). dan paroxetine (Seroxat). Khusus bagi pasien dengan cemas dan agitasi dapat diberikan lorazepam (Ativan) 1-2 mg per oral atau IM. 2. Oleh karena kebiasaan makan yang jelek pada bulimua nervosa ini mudah berulang kembali. . Tetapi. karena tubuhnya memerlukan nutrisi. Nopres. dan Prozac).

Ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang dialami penderitanya setelah melakukan "pencegahan-pencegahan" tersebut secara terusmenerus. · Berolahraga selama berjam-jam setelah makan banyak. · Detak jantung tidak teratur. penderita bulimia juga akan memperlihatkan gejala-gejala psikis dan emosional. seperti : · Perut berfungsi tidak seperti biasanya (abnormal). · Terus makan hingga merasa sakit atau tidak nyaman. di antaranya : · Diet yang dilakukan secara konstan. · Rendah diri karena berat dan ukuran badan. · Menimbun makanan. · Gangguan di tenggorokan dan mulut. · Perut kembung. · Rasa sakit di buku jari. Selain gejala fisik. · Selalu ke toilet/kamar mandi setiap selesai makan. · Mengalami depresi.berpuasa. Bulimia sangat buruk bagi kesehatan. atau berolahraga berlebihan segera setelah makan kenyang. · Wajah menjadi tirus. · Kulit kering. · Makan lebih banyak pada saat pesta. . · Rasa lelah. · Penderita merasa tidak dapat mengendalikan pola makannya. · Menstruasi tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali. · Dehidrasi. · Gigi dan gusi rusak. · Memiliki pencitraan diri yang negatif. · Menggunakan pencahar dengan tidak semestinya.

atau gel yang mengandung fluorida untuk . atau adanya faktor sosial sehingga mendorong terjadinya gangguan makan. sodium bikarbonat. · Gunakan pasta gigi. Sebagian besar gangguan makan permasalahannya bukanlah pada makanan itu sendiri. Terapi individu. obat kumur. Terapi dilaksanakan agar pasien mampu mengeluarkan perasaan dan permasalahannya sehingga terapis dapat membantu penderita menghadapi perubahan hidup dan memperkuat rasa percaya diri. Terapi ini untuk membantu pasien yang depresi. pasien dianjurkan tidak menyikat gigi lagi setelah muntah.05%. 3. tetapi pada kepercayaan diri dan persepsi diri. Terapi konseling seringkali harus dikombinasikan dengan obat antidepresan. alkaline mineral water. Terapi psikis Terapi bulimia biasanya meliputi konseling dan terapi tingkah laku.· Merasa cemas (http://www.eaRticlesOnline. terganggu secara emosional. dikombinasikan dengan terapi kelompok dan terapi keluarga seringkali sangat membantu. atau magnesium hidroksida untuk menetralkan asam pada rongga mulut. · Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula atau karbohidrat. bukan pada gangguan makannya. Terapi oral yang dapat dilakukan penderita bulimia nervosa : · Untuk mencegah erosi dan karies pada gigi. namun berkumur dengan sodium fluorida 0. sebab meningkatkan terjadinya risiko karies. · Mengunyah permen karet rendah gula untuk meningkatkan produksi saliva atau menggunakan saliva sintetik seperti glosodane. Terapi kelompok adalah terapi dimana penderita penyakit yang sama saling membagi pengalaman mereka. 4. Terapi akan efektif jika ditujukan pada penyebabnya.com).

5. I. 2009). berempati dan mendorong untuk makan dan berolahraga secara normal. Ketika beberapa gejala ditemui dapat dilakukan pendekatan secara interpersonal. memberikan penjelasan mengenai tujuan terapi nutrisi. Selama pengobatannya diperlukan kelompok terapis dari berbagai keahlian. Selain dengan pengaturan makan yang sehat dan berimbang diperlukan juga olahraga secara tepat dan teratur. yang . Kesesuaian dengan seseorang belum tentu akan sesuai pula dengan orang lain.mengurangi rasa sensitif pada gigi dan sebagai pertahanan terhadap karies. Olahraga yang teratur dapat menormalkan kembali kerja kelenjar yang abnormal sehingga akan diperoleh kadar serotonin yang sesuai dengan kebutuhan penderita (Angelia. kecuali keadaannya sudah terjadi komplikasi yang parah. Pengaturan diet untuk penderita bulimia nervosa dilakukan secara bertahap tergantung tingkat keparahan serta ada tidaknya komplikasi dengan penyakit penyerta. Secara umum penderita penyakit ini jarang hingga perlu dirawat di rumah sakit. Kebutuhan energi disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin. penderita bulimia tidak dapat sembuh dengan sendirinya oleh karena itu tindakan pertolongan yang harus segera diberikan yaitu disarankan untuk berkonsultasi langsung ke para ahli kesehatan. serta memberitahukan dampak negatif bulimia. Pengobatan pun akan berbeda antar orang. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengamati adatidaknya gejala pada keluarga maupun orang-orang terdekat. pentingnya diet sehat dan akibat buruk dari pola makan yang salah terhadap kesehatan. Terapi nutrisi Ahli gizi dapat mengatur jadwal makan. bukan berat badan yang sebenarnya. dihitung berdasarkan berat badan ideal. · Menyikat gigi tiga kali sehari dan melakukan flossing untuk mengurangi plak pada gigi.

diantaranya: 1. Pencegahan terjadinya bulimia nervosa terdiri atas dua bagian : 1. Program pencegahan sekunder Pencegahan ini bertujuan untuk deteksi dan intervensi dini. Program pencegahan primer Pencegahan ini langsung ditujukan pada populasi berisiko tinggi seperti murid wanita SMP untuk mencegah timbulnya gangguan makan pada mereka yang asimtomatik. Usahakan agar tercipta suasana yang nyaman dan kondusif di lingkungan keluarga atau pekerjaan 4. Selain diatas untuk mencegah terjadinya gangguan makan berupa bulimia nervosa dapat juga dilakukan dengan beberapa cara. dan gizi. Tingkatkan dinamika lingkungan.Tingkatkan rasa percaya diri 3. Latihan olahraga yang ringan samapi sedang diberikan obat antidepresan . psikologis. Obati depresi yang niasanya menyertai bulimia 4. dengan memberikan pendidikan pada petugas kesehatan di pusat pelayanan kesehatan primer.Bersikap realistis. Pencegahan yang dilakukan dapat berupa program pendidikan mengenai sikap dan prilaku terhadap remaja. Fokus utama pengobatan adalah menurunkan pola makan ala bulimic 2. Libatkan para remaja dalam psikoterapi individu dengan atau tanpa melibatkan keluarga 5. Jangan mudah percaya pada apa yang digambarkan oleh media tentang berat dan bentuk badan ideal Prinsip penatalaksanaan Bulimia nervosa adalah : 1. Hindari makanan yang merangsang pola makan binge seperti es krim 3.dapat membantu pasien dalam menghadapi masalah medis. Rajin berkonsultasi dengan dokter 2. 2.

FKM-UI. 2004. J Pediatr Obstetr Gynaecol. lingkungan. 02:17 AM. Terapi kelompok sangat membantu penyembuhan 7. Diunduh pada hari Jum‟at. Anoreksia nervosa vs. . L. Bulimia nervosa.com. Bulimia nervosa. diet seimbang dan bila menginginkan penurunan berat badan. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Diunduh pada hari Kamis. 2009. bulimia-nervosa. DAFTAR PUSTAKA 1. ž Sehingga penatalaksanaannya dilakukan dengan menerapkan berbagai terapi antara lain : terapi nutrisi.pojokgizi. http://www.com. 2008. Elhy. RajaGrafindo Persada. 2009. 2007. berikan diet rendah garam karena terjadi retensi cairan bila diuretik dihentikan 8. genetik). K. Himawari. 7. Jakarta : PT. KESIMPULAN ž Penyebab bulimia belum diketahui secara pasti hanya saja secara umum dapat terjadi karena peran berbagai faktor (psikologis. mulailah dengan bimbingan ahli gizi. 21 maret 2008. 16 Juli 2009. Gowers SG. Konsultasi ke dokter gigi untuk menangani kerusakan pada gigi (Angelia. http://www. 2009). 3. 02:31 AM. Silvia. dan psikoterapi. SARAN Bagi remaja yang mengalami bulimia nervosa hendaklah makan secara normal. Nissa Nihaya. Angelia.6. konseling. Bila penderita menggunakan diuretik. J. Bulimia Nervosa. Eating disorders in childhood and adolescence. 2. 6. Yang paling penting bagi remaja adalah harus percaya diri dengan apa yang terdapat pada dirinya.

25 Juli 2009. Apakah anoreksia dan Bulimia itu. 2008.php?s_sid=787 .com. Terapi Untuk Bulimia Nervosa. 14. Bulimia. 02 Juli 2008. http://www.Anorexia Nervosa.com. and Ricket. dan Tubuh yang Ideal _ wangmuba. http://www. Paisal. http://www. WangMuba. 5:09 AM.com. 2009. Diunduh pada tanggal 17 Desember 2008. bulimia and obesity on the gynecologic of adolescent. Sakura. bulimia. Diunduh pada tanggal 29 Januari 2008._Bulimia_Nervosa. Diunduh pada tanggal 21 Maret 2009. Anaroxia Nervosa. 23 Juli 2008. Deddy Satriya. 12. 9. 17. Muntah Pada Anak. New York. Sidenfeld. Bulimia Nervosa. http://www. 20.health. 12:28 AM.info- sehat. Impact of Anorexia. Bulimia. http://www.emedicine.wartamedika. 16.com.com. 2009.com.bulimia-nervosa. 2008. Anoreksia versus Bulimia. . Diunduh pada hari Sabtu.com.bulimia_nervosa.com. Diunduh pada hari Rabu. 19. 2008. 18. http://www. 15. http://www. http://www. Diunduh pada tanggal 14 pebruari 2008.medicastore.micom@mediaindonesia. 2009. http://www. dan Tubuh yang Ideal. Diunduh pada hari Rabu.com. 02 Desember 2009. Iy@anz. 07:00 AM.com.com. 2008. Diunduh pada hari Rabu. Tyas rara.dr-rocky.http://www. dr. M. 13. Mount sinai adolescent health. http://www.K. 2001. 12:01:12 AM. 2008. 11.Yudhi‟m. 18:00 WIB.Anoreksia_Nervosa_vs.eaRticlesOnline. http://www.com. Putra. 10. Yudhi. http://www.yahoo. Diunduh pada tanggal 14 April 2009. 8. Purwanti.com/content. Bulimia Nervosa.