Jan 2014

Sebuah Panduan Bagi Para Mualaf dan Murtadin

ISLAM AGAMA PENYEMPURNA

GILBERT HANZ

Gilbert Hanz Jan 2014

KATA PENGANTAR
Buku ini diperuntukkan kepada siapa saja yang memiliki sikap keperdulian terhadap tujuan untuk apa agama ada didalam kehidupannya. Seringkali agama menjadi pengatur gaya hidup seseorang dan sangat banyak mempengaruhi karakter serta pola berpikir. Sementara banyak orang lupa bahwa beragama adalah hal yang sangat esensial dan sangat penting untuk diketahui isi bagian dalamnya sebelum dianut. Beragama tentu bukan cuma sekedar ikut dalam komunitas sosial formal atau sebagai pelengkap data isian formulir kartu keluarga maupun data-data pribadi, tetapi lebih utama adalah sebagai wadah dimana seseorang dapat mengenal Tuhan secara pribadi dan mengimaniNya dengan segenap hati. Untuk itu, seseorang mestilah memastikan terlebih dahulu apakah agama yang sudah dianutnya dapat membawa dirinya kepada Tuhan yang sejati apa tidak. Bukankah tujuan akhir dari beragama adalah kembali kepada Tuhan sejati setelah mati? Mengingat banyak orang malas untuk melakukan pengujian-pengujian terhadap berbagai agama yang tersedia di dunia ini, maka buku ini dapat dijadikan sebagai panduan untuk melakukan serangkaian testing-testing terhadap ajaran-ajaran Tuhan seperti apa yang ditawarkan dalam kitab suci tertentu. Kita harus ingat bahwa Tuhan hanya ada satu di alam semesta ini, bukan sebanyak agama yang tersedia, sehingga untuk itu sangat perlu kejelian dalam menentukan pilihan. Tentu syarat pertama yang harus anda miliki adalah bahwa anda harus sehat jasmani dan rohani dan dapat menggunakan akal sehat dengan sebaik-baiknya, dan anda harus membuang jauh-jauh mindset “agama saya sudah yang paling benar” terlebih dahulu. Beriman buta tentu bukan jawaban mengapa harus beragama. Sesuai dengan judul buku ini : ISLAM AGAMA SEMPURNA – Sebuah Panduan Bagi Para Mualaf dan Murtadin, diharapkan akan dapat memberikan bantuan penalaran secara mendalam tentang isi Al Quran dan ajaran-ajarannya sehingga semakin banyak orang akan mengetahui apa yang sebenarnya diajarkan oleh Al Quran dan Islam. Melihat semakin gencarnya propagandapropaganda Islam terutama di Indonesia baik yang dilancarkan melalui media-media massa seperti sinetron-sinetron TV dan film-film yang serba islami yang sebenarnya melenceng dari citra Islam yang sebenarnya, jumlah tayangan dakwah islam yang hampir di semua TV swasta ada, bahkan sampai iklan-iklan komersilpun menyerempet islami terutama mendekati bulan ramadan, penayangan-penayangan orang-orang yang mualaf (sebagian besar karena terpaksa menikah atau mengejar sesuatu dibalik karirnya dinegara-negara mayoritas muslim) di acara-acara talkshow

ISLAM AGAMA PENYEMPURNA

Gilbert Hanz Jan 2014
maupun interview, yang kesemuanya itu adalah semata-mata merupakan bagian dari syiar islam secara diam-diam yang secara global dapat disaksikan oleh siapa saja dimana saja dan dapat meracuni siapa saja yang tidak memahami Islam dengan sebenarnya terutama anak-anak kecil yang masih mudah terpengaruh. Buku ini akan banyak memberi sinar terang tentang Al Quran, Islam, dan ajarannya dimana informasi-informasi yang disajikan adalah bersumber dari koridor-koridor Islam sendiri seperti Al Quran dan Hadist yang menunjukkan secara sempurna dimana letak kesempurnaan Islam tersebut. Dengan demikian pembaca yang mualaf dapat merenungkan kembali apa yang sudah dijalaninya bersama Islam, dan para murtadin dapat semakin mantap dan teguh hati untuk meninggalkan Islam. Mungkin beberapa pembaca akan bertanya-tanya kenapa pembandingnya adalah Alkitab? Dan setelah anda membaca buku ini sampai selesai, barulah anda akan menemukan jawabannya.Semoga buku ini bermanfaat dan diharapkan dapat dishare kepada siapa saja sebanyak teman yang anda miliki. Anda dapat mendownload buku-buku gratis seputar Islam yang ditulis oleh mantan-mantan muslim dari seluruh dunia di www.scribd.com/gilbert_hanz Terima Kasih

Gilbert Hanz

ISLAM AGAMA PENYEMPURNA

Gilbert Hanz Jan 2014

Klaim-Klaim Al Quran
Sebelum kita melangkah ke pengujian apakah benar Islam adalah agama yang menyempurnakan agama sebelumnya ada baiknya kita mengetahui apa dasar dari slogan tersebut. Tentunya sumber informasi haruslah dari Al Quran sendiri sebab ia dipercaya merupakan firman tuhan final sebagai satu-satunya sumber doktrin yang legal. Berikut ini adalah klaim-klaim yang terdapat dalam Al Quran: 1. Taurat & Injil Berasal Dari Alloh

Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. (Al Baqara:146)

2. Al Quran Membenarkan Alkitab

Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. (Al Baqara:41) Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran). (Al Baqara:176)

Klaim-Klaim Al Quran

Gilbert Hanz Jan 2014
3. Muhammad Dinubuatkan Dalam Alkitab

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata". (As Saff:6)

4. Muhammad Memahami Alkitab

Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. (Al Baqara:151)

5. Al Quran Adalah Firman Yang Benar & Sempurna

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al An’aam:115) (Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (Ibrahim:52)

6. Islam Adalah Agama Final

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (Al Imran:19) Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Al Imran:85)

Klaim-Klaim Al Quran

Gilbert Hanz Jan 2014
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Al Imran:102) Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (Al Fath:28)

Klaim-Klaim Al Quran

Gilbert Hanz Jan 2014

DIMANA LETAK SEMPURNANYA ISLAM?

Seperti yang telah dipaparkan dalam klaim-klaim di depan, maka sangat perlu untuk membuktikan dimana letak kesempurnaan alloh subahana wa taala ini sebagai satu-satunya Tuhan di alam semesta dan terlebih-lebih adalah Tuhan yang sama yang telah berfirman dalam Alkitab, Al Quran sebagai kitab yang Lauh Mahfuzh (induk segala kitab dan aslinya ada di tablet Tuhan di surga), dan Islam sebagai agama penyempurna dari agama sebelumnya yaitu Kristen (sebagai komunitas yang memiliki Alkitab; Taurat & Injil). Jika alloh adalah Yahweh (yang dalam pribadi Yesus Kristus karakterNya dinyatakan), maka apapun yang difirmankannya kemudian haruslah secara logis jauh lebih sempurna dari apa yang sudah difirmankannya dalam Alkitab. Selain dari sisi logika hal tersebut sangat logis mengingat Al Quran adalah lauh mahfuzh dimana semua kitab yang ada mengacu kepadanya, namun sangat ironis mengingat tuhan yang seperti ini rasanya tidak punya kewibawaan karena harus merevisi firman-firmannya dan merasa sangat perlu untuk melakukan penyempurnaan. Dengan sangat terpaksa, mari kita lupakan bahwa Tuhan sebenarnya sangat sanggup untuk menjaga firman-firmanNya dari tangan-tangan jahil manusia yang berusaha untuk melakukan perubahan-perubahan terhadap Alkitab. Padahal alloh bisa menjaga Al Quran seperti pada Telah

sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al An’aam:115)

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
seharusnya juga bisa menjaga Alkitab, bukan? Dan dengan sangat terpaksa, mari juga kita berasumsi bahwa Alkitab telah rusak isinya sehingga banyak hal-hal buruk yang sudah tidak sesuai lagi dengan keinginan Tuhan untuk membuat dunia ini menjadi baik, bermartabat, makmur, damai, aman dan sentosa, manusianya selamat dunia dan akhirat seperti yang dituduhkan pada Dan setelah datang

kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah). (Al Baqara:101)
Jika demikian, baiklah kita bandingkan isi Alkitab dan Al Quran dengan tidak melupakan satu alat ukur yaitu klaim Al Quran yang mengatakan bahwa Taurat, Injil, dan Al Quran semuanya berasal dari alloh. Disamping saya sudah membuat kesimpulan pada masing-masing testing dibawah, saya mengharapkan agar pembaca juga dapat menyimpulkan sendiri kesimpulannya masing-masing. Saya rasa itu fair, mengingat masing-masing kita semua memiliki kemampuan nalar dan berpikir. Hukum terkenal dalam AlKitab adalah Hukum Taurat Musa dan Hukum Kasih Yesus Kristus. Kedua Hukum ini adalah ajaran sentral dari Alkitab yang merupakan firman langsung dari Tuhan. Mari kita test apakah alloh benar-benar telah menyempurnakan kedua hukum tersebut. Hukum Taurat berisi 10 perintah Tuhan yang tercatat dalam Keluaran 20:1-17, dan Hukum Kasih adalah ajaran-ajaran Yesus Kristus sendiri yang terdapat dalam Injil. Dan kita harus ingat bahwa Al Quran mengklaim bahwa Muhammad memahami Alkitab. 10 Hukum Taurat berbunyi: 1. Akulah TUHAN, Allahmu. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku 2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya. 3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan. 4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat. Hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu. 5. Hormatilah ayahmu dan ibumu. 6. Jangan membunuh. 7. Jangan berzinah. 8. Jangan mencuri. 9. Jangan mengucapkan saksi dusta. 10. Jangan mengingini rumah sesamamu, isterinya, hambanya laki-laki, hambanya perempuan, lembunya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Dan mari kita uji apa saja yang telah disempurnakan oleh alloh terhadap Taurat dan Injil sehingga Al Quran dan Islam ini menjadi yang paling sempurna:

1. Akulah TUHAN, Allahmu. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa Dialah satusatunya Tuhan yang ada di alam semesta ini. Tidak ada yang lain. Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.( Al Baqara:62) Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. (Al Baqara:144) Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.(Al Maaida:66) Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.(An Naml:91)
Dan masih banyak lagi bukti-bukti ayat dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh bukanlah Tuhan satu-satunya yang ada di alam semesta dan yang Maha Besar. Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh masih mengakui tuhan-tuhan yang lain? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat? KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk membuat ritual-ritual keagamaan berupa sikap sembah sujud kepada benda-benda apapun dibumi ini sekalipun itu diperuntukkan sebagai penyembahan kepada image Tuhan semesta alam. Intinya tidak ada ritual penyembahan. Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. (Al Imran:96 ) Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah). (Quraish:3).

Ritual Shalat 5x Sehari

Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki rumah di bumi dan rumah itu harus disembah (Ka’bah & Hajar Aswad) dalam ritual shalat 5x sehari dan ritual naik haji? Dimanakah letak keMaha Agungan alloh ini jika dia hanya berupa image sebuah batu hitam (Hajar Aswad) berbentuk alat kelamin wanita yang diletakkan disudut bangunan berbentuk kubus (Ka’bah) yang bisa hancur bahkan oleh sebuah martil kecil? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat?

Ka’bah & Ritual Naik Haji

Hajar Aswad Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014

Mencium Hajar Aswad saat Naik Haji

Dalam rekaman perjalanan Muhammad, riwayat terjadinya pemindahan arah kiblat (arah sujud menyembah) dicatat seperti pada:
Sahih Bukhari Volume 60, Buku 6, Nomor 19:

Pada awalnya, sang Nabi memerintahkan sembahyang dengan kiblat ke arah Yerusalem selama enam belas atau tujuh belas bulan, dan dia senang ketika Mekah menjadi arah kiblat.
KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk menyebut namaNya secara sembarangan dalam kehidupan sehari-hari, dalam hal bersumpah, berucap, dan lain-lain. Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (Al Ahzaab:41) Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah
Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. (Al An’aam:121) Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. (An Noor:6)
Dan banyak fakta dalam kehidupan sehari-hari umat muslim, kata “alloh” menjadi kata-kata latah yang sering keluar dari mulut mereka misal: -jika terkejut akan latah berucap lailahailalloh atau astagfirulloh -jika berjanji (sekalipun ada niat untuk tidak menepati) akan latah berucap insyalloh -jika bersumpah (sekalipun berbohong) akan latah berucap demi alloh -jika membuat onar/kerusuhan/membunuhi orang akan latah berucap alloh akbar -dll Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat gila puji? Dimanakah letak keMaha Sempurnaan alloh ini jika dirinya meminta untuk selalu disebut-sebut sebanyak-banyaknya tanpa perduli peruntukannya? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat? KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat. Hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu
Alkitab menggambarkan Tuhan berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia harus menguduskan hari sabat, yaitu hari ke-tujuh (7) hari dimana Tuhan berhenti dari pekerjaanNya mencipta alam semesta seperti tertulis dalam Kejadian 2:1-3 “Demikianlah diselesaikan langit

dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang telah dibuatNya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatNya itu”.
Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam
Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (Al A’raaf:54) Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Dan dia menciptakan di bumi itu gununggunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintahKu dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati". Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaikbaiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (Fussilat:9-12) Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al Jumu’a:9)
Dengan membaca ayat-ayat di atas dapat dengan jelas diketahui bahwa alloh hanya memiliki jumlah hari dalam seminggu sebanyak 6 hari pada ayat 7:54 atau 8 hari pada ayat 41:9-12. Bagaimana mungkin tuhan yang sama telah melupakan jumlah hari penciptaan yang dilakukannya? Dan alloh menguduskan hari kelima (jum’at) bukan hari ke tujuh? Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat pelupa dan bingung tentang berapa hari dia mencipta? Dimanakah letak keMaha Tahuan alloh ini jika dirinya telah lupa bahwa sebelumnya dia telah menetapkan jumlah hari ada tujuh (7) dalam seminggu? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat? KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

5. Hormatilah ayahmu dan ibumu
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia haruslah menghormati ayah dan ibunya tanpa memperhatikan apakah ayah dan ibu tersebut kafir atau tidak. Secara tegas dalam Matius 5:23 Yesus berkata “Tetapi Aku berkata Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan kedalam neraka yang menyala-nyala”.
Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudarasaudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (At Tawba:23) Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka (kafir), dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. (At Tawba:84)
Dan banyak fakta dalam kehidupan sehari-hari umat muslim, ketika seseorang menjadi muslim (mualaf, paling sering karena menikah) maka hubungan antara orang tersebut (yang mualaf) dengan orang tuanya akan menjadi renggang dan cenderung putus. Bahkan sering terjadi untuk minum di rumah orangtuanya dari gelas yang dulunya adalah gelas yang sering dia pakaipun sudah menjadi haram. Dan lebih parah lagi, ada segolongan muslim yang sampai melarang orang untuk ikut menghadapi jasad ataupun menguburkan orang tuanya yang non muslim. Jadi sudah bukan babi saja yang haram tapi sudah termasuk orangtuanyapun haram seperti babi bagi mereka. Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat rasis? Dimanakah letak keMaha Besaran alloh ini jika dirinya menganggap orang diluar muslim (kafir) bukanlah ciptaannya juga? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebih-lebih Injil? KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

6. Jangan membunuh
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk membunuh dengan alasan apapun, terlebih-lebih membunuh atas nama Tuhan. Yesus Kristus menerangkan arti Jangan Membunuh tersebut dengan sangat detail seperti pada Matius 5:38-39 “Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu”, dan lebih tegas lagi dalam Matius 5:43-44 “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”.
Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan diantara kamu ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji kamu, dan sesunguhnya Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman. (Al Imran:152) Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.(Muhammad:4) Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. (At Tahrim:9)
Dan masih banyak lagi bukti-bukti ayat dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh bukanlah Tuhan yang Maha Pengasih & Penyayang. Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki ketidakmampuan (impotent) untuk memusnahkan manusia kafir di bumi ini dengan tangannya sendiri? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebih-lebih Injil? Bukti-bukti dari praktek perlakuan Muhammad selama hidup tercatat dalam hadist seperti:

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomor 4349:

Dikisahkan oleh Ali ibn AbuTalib: Seorang wanita Yahudi sering mengejek dan menghina sang Nabi. Seorang pria mencekiknya sampai mati. Sang Rasul Allah mengumumkan tiada hukuman yang harus dibayarkan bagi darahnya.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomor 4390:

Dikisahkan oleh Atiyyah al-Qurazi: Aku adalah salah satu tawanan Banu Qurayzah. Mereka (Muslim) memeriksa kami, dan siapapun yang telah punya bulu kemaluan dibunuh, dan mereka yang belum punya tidak dibunuh. Aku adalah salah satu dari mereka yang belum punya bulu kemaluan.
Sahih Bukhari Volume 52, Buku 4, Nomor 280:

Sa’d bin Mu‘adh kemudian berkata; “Saya putuskan bahwa para laki-laki mereka harus dibunuh dan anak-anak serta kaum wanitanya harus diambil jadi tawanan”. Sahut Muhammad, “Hebat Sa’d! Engkau telah menjatuhkan putusan untuk mereka dengan putusan (menyerupai) keputusan Allah”.
KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

7. Jangan berzinah
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk melakukan zinah dengan alasan apapun, terlebih-lebih zinah mengatas namakan Tuhan. Yesus Kristus lebih detail lagi menjelaskan maksud larangan Jangan Berzinah tersebut dalam Matius 5:28 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang

perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya”, dan lebih
tegas lagi dalam Matius 5:32 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang

menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah”.
Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (Al Baqara:230)
Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (An Nisaa:3) Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.(Al Ahzaab:51)
Dan masih banyak lagi bertaburan ayat-ayat serupa di dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh bukanlah Tuhan yang Maha Suci & Bijaksana. Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki kelainan seksual (hypersex)? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebihlebih Injil? Bukti-bukti selain Al Quran yang memperbolehkan perzinahan, terdapat juga catatan perkataan-perkataan Muhammad yang dituliskan dalam Hadist seperti:
Sahih Muslim Buku 008, Nomor 3377:

Abu Sa'id al-Khudri melaporkan bahwa 'azl disebutkan dalam kehadiran rasulullah (saw). Mereka mengatakan kepada nabi: Ada seorang lelaki yang isterinya harus menyusui anak, dan lelaki itu bersenggama dengan perempuan itu (ia hamil) dan lelaki itu tidak suka, dan ada orang lain yang memiliki budak (pembantu) perempuan dan ia senggama dengan budak perempuan itu, dan ia tidak suka sang budak hamil sehingga dia tidak perlu menjadi Umm Walad. Kemudian nabi mengatakan: Tidak ada salahnya jika kau tidak melakukannya (‘azl), karena itu (kelahiran seorang anak) adalah sesuatu yang sudah ditakdirkan. Ibn 'Aun mengatakan: saya menyebut hadis ini kepada Hasan dan ia mengatakan: Ya Alloh, nampaknya memang ada penyesalan bagi dilakukannya 'azl.
Sahih Bukhari:Volume 7, Buku 62, Nomor 6:

Diriwayahkan Anas: Nabi sering keliling (untuk mengadakan hubungan sexual) dengan semua isterinya dalam satu malam, dan ia memiliki sembilan isteri.
Sahih Muslim Buku 008, Nomor 3311:

A'isha melaporkan bahwa Rasulullah (saw) menikahinya saat ia TUJUH tahun, dan ia dibawa ke rumahnya sebagai pengantin (hubungan suami isteri) saat ia berusia SEMBILAN, dan boneka2nya berada bersamanya; dan saat ia (rasulullah) wafat, ia berusia DELAPAN BELAS.
Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.
Catatan: -‘azl adalah coitus interruptus yaitu senggama dengan mengeluarkan sperma diluar vagina. -Budak = Tawanan perang, biasanya wanita dan dijadikan pembantu.

8. Jangan mencuri
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk mengambil alih harta benda orang lain secara tidak sah, secara paksa, secara diam-diam atau semua cara diluar dari pemberian (keikhlasan) maupun dari hasil jual beli yang sah. Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman". (Al Anfaal:1) Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anakanak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Anfaal:41) Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.( Al Anfaal:69) Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Fath:19)
Dan masih banyak lagi bertaburan ayat-ayat serupa di dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh bukanlah Tuhan yang Maha Adil.

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat-sifat brutal, tamak dan materialistis? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebih-lebih Injil? Selain dari perintah-perintah seperti yang dipaparkan dalam ayat-ayat Al Quran, perlakuan Muhammad juga tercatat dalam hadist-hadist seperti:
Sahih Muslim buku 4, Nomor 1058:

Jabir b. Abdullah al-Ansari melaporkan: Sang Nabi (SAW) berkata: Aku telah dianugerahi lima hal yang tidak diberikan pada siapapun sebelumnya (yakni): Setiap nabi dikirim khusus bagi masyarakatnya, sedangkan aku dikirim bagi semua yang merah dan yang hitam jarahan perang telah dibuat sah bagiku dan ini belum pernah disahkan sebelumnya bagi siapapun sebelum aku, dan bumi telah dijadikan suci dan murni dan mesjid bagiku, jadi kapanpun waktu sembahyang tiba bagi siapapun dari antaramu maka dia harus sembahyang di mana pun dia berada, dan aku telah dibantu oleh khidmat (yang membuat para musuh kewalahan) dari jarak (yang dibutuhkan seorang) sebulan untuk ditempuh dan aku telah dikaruniai perantaraan.
KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

9. Jangan mengucapkan saksi dusta
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk mengucapkan dusta, fitnah terhadap siapapun terlebih-lebih berdusta mengatasnamakan Tuhan. Yesus Kristus dengan tegas pula menerangkan siapa pendusta dalam Yohanes 8:44 “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan

bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta”.
Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir. (At Tawba:26) Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada
Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
(Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (At Tawba:40) Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (Al Israa:44) Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Al Ahzaab:56) Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". (At Tahrim:3) Dan mereka (orang-orang musyrik Mekah) berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui". (Al An’aam:37)
Dan masih banyak lagi bertaburan ayat-ayat serupa di dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh sendiri adalah sosok pendusta yang sering melakukan hal-hal gaib namun manusia tidak melihat ataupun merasakan apa-apa dari hal gaib tersebut. Al Quran sendiri mengakui bahwa alloh adalah jagonya soal tipu-menipu dalam Al Imran:54 “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”, dan lebih jauh lagi alloh adalah sosok penyesat dalam Al A’raaf:178 “Barangsiapa yang diberi

petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi”.
Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat-sifat iblis? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebih-lebih Injil? KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
10.Jangan mengingini rumah sesamamu, isterinya, hambanya laki-laki, hambanya perempuan, lembunya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu
Alkitab menggambarkan Tuhan telah berfirman dengan sangat tegas bahwa manusia tidak diperkenankan untuk mengingini atau mengurangi hak-hak orang lain secara tidak adil dan serakah. Sekian ribu tahun kemudian Muhammad mengklaim Tuhan yang sama, yang dia beri nama alloh, menurunkan ayat ini:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (Al Ahzaab:37) Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Ahzaab:50)
Dan masih banyak lagi bertaburan ayat-ayat serupa di dalam Al Quran yang menggambarkan bahwa alloh bukanlah Tuhan yang Maha Adil dan Bijaksana. Lalu, dimanakah letak sempurnanya Islam jika alloh memiliki sifat amoral? Bukankah alloh dalam Al Quran telah menyalahi hukum Taurat terlebih-lebih Injil?

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Gilbert Hanz Jan 2014
Sebagai bukti praktek perampasan dan pemerkosaan atas wanita-wanita taklukan perang Muhammad selama hidup dari ayat-ayat Al Quran di atas, Hadist Sahih juga mencatat:
Sahih Bukhari: Volume 7, Buku 62, Nomor 137:

Diriwayahkan Abu Said Al-Khudri: Kami mendapatkan tahanan perempuan sebagai jarahan perang dan kami melaksanakan coitus interruptus dengan mereka. Jadi kami tanya Rasulullah mengenai hal itu dan ia menjawab "Tidak ada jiwa yang akan hidup kalau memang tidak ditakdirkan"
Sahih Bukhari: Volume 7, Buku 62, Nomor 136:

Diriwayahkan Jabir: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Auwloh ketika Qur’an sedang diwahyukan.
Sahih Bukhari buku 7, Volume 62, Nomor 18:

Diriwayatkan ‘Ursa: Nabi meminta kepada Abu Bakr untuk menikahi Aisha. Abu Bakr berkata, “Tetapi sayakan saudaramu”. Nabi berkata, “ Engkau memang saudaraku dalam agama Allah dan Kitab-Nya, tetapi dia (Aisha) dibolehkan oleh hukum untuk kunikahi”.
KESIMPULAN: Muhammad adalah nabi gadungan, sebab dia tidak paham tentang Tuhan dan berusaha mengubah isi Alkitab yang sudah sempurna.
Dengan melihat hasil pengujian alloh terhadap kedua hukum Taurat dan Kasih, maka dapat disimpulkan tak satupun ada yang lebih sempurna dalam Al Quran. Bahkan jika dibandingkan dengan PANCASILA sekalipun, Al Quran tetap tidak sempurna. Dan dengan kata lain, Al Quran telah berbohong dengan mengklaim bahwa allohlah yang telah menurunkan semua kitab. Hasil pengujian ini juga telah membuktikan bahwa sebenarnya yang berusaha melakukan perubahan atas isi Alkitab adalah Muhammad sendiri sebagai nabi gadungan yang mengatasnamakan Tuhan, namun sangat disayangkan Muhammad ternyata tidak mengenal Tuhan sama sekali sehingga karakter Tuhan dengan kata-kata Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Tahu, dan lain-lain hanyalah berupa slogan-slogan kosong tanpa arti di dalam Al Quran. Alkitab mencatat:

“Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan

yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati” (Ulangan 18:20).

Dimana Letak Sempurnanya Islam?

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful