You are on page 1of 2

Intisari Proses analisa suatu bahan diharapkan memberi hasil analisa yang akurat.

Proses analisa dengan instrumen yang bisa lebih menjamin keakuratan hasilnya. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan konsentrasi ion sulfat memakai alat spektrofotometri dalam larutan secara turbidimetri. Spektrofotometri adalah cara analisa kuantitatif yang berdasarkan transmitansi atau absorban larutan terhadap cahaya pada panjang gelombang tertentu dengan menggunakan instrumen spektrofotometer. Dalam spektrofotometer terdapat komponen-komponen yang sangat penting seperti sumber cahaya, monokromator, wadah untuk sampel, detektor, pengganda (amplifier) dan suatu sistem baca. Lambert merumuskan hubungan antara absorbansi dan panjang gelombang yang ditempuh sinar dalam larutan. Sedangkan metode least square dipilih untuk pendekatan spektrofotometer menurut hukum beer yang merupakan dasar absorbansi yaitu A=a x b x c. Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah larutan induk CuSO4, HCl pekat, BaCl2.2H2O, dan aquades. Sedangkan alat yang digunakan adalah spektrofotometer OPTIMA SP-300, cuvet, labu takar 50ml, gelas ukur, kertas pH, beaker glass dan pipet. Terdapat tiga cara kerja dalam percobaan ini yaitu kalibrasi alat, pembuatan kurva standar dan pengukuran larutan sampel. Dari hasil percobaan ini kami menemukan kadar sampel lebih kecil dari kadar aslinya yaitu sampel 1 adalah 41,6194 sedangkan kadar aslinya adalah 149,75. Pada sampel 2 kadar yang ditemukan 39,109 sedangkan kadar aslinya adalah 107, 82. Pada sampel 3 ditemukan kadar 34,52 sedangkan kadar aslinya adalah 89,85. Hal ini diakibatkan karena pengaruh pH, selang waktu dalam pembacaan kalibrasi, distribusi suspensi BaSO4 yang tidak merata, adanya serapan oleh pelarut, adanya serapan oleh cuvet, dan kesalahan fotometrik normal pada pengukuran dengan absorbansi yang sangat rendah atau sangat tinggi, dan adanya pengenceran. Berdasarkan hasil percobaan dan referensi yang digunakan dapat disimpulkan bahwa kadar sampel yang lebih kecil dan lebih besar dari kadar aslinyadisebabkan oleh adanya beberapa faktor seperti perubahan pH, pengaruh cahaya dari luar, distribusi suspensi yang tidak merata. Sebagai saran, sebaiknyaselang waktu setelah kalibrasi spektrofotometer dengan penempatan larutan induk dan laruta sampel dipercepat, dalam pemberian HCl pekat harus hati-hati dan sesuai takarannya, mencuci semua alat yang akan digunakan dalam praktikum serta veriasi panjang gelombangn diperbanyak supaya lebih akurat hasilnya dan berhati-hati dalam melakukan percobaan.

Process analysis with instruments that can better guarantee the accuracy of the results . pH paper . calibration interval in reading . The purpose of this experiment is to determine the concentration of sulfate ions in the solution spectrophotometry tool wear in turbidimetry . cuvettes . Lambert formulate the relationship between absorbance and wavelength of light taken in solution .75 . the manufacture of the standard curve and measurement of the sample solution . In a spectrophotometer components are very important as a light source . Spectrophotometry is the quantitative analysis method based on the transmittance or absorbance of the solution at a particular wavelength of light using a spectrophotometer instrument . in concentrated HCl administration should be careful and appropriate measuring. In 3 samples found levels of 34. 82 . distribution uneven BaSO4 suspension . containers for samples. The materials used in this experiment is the parent CuSO4 solution .85 . and distilled water . There are three ways of working in this experiment is a calibration tool .Summary Process analysis of a material is expected to provide an accurate analysis results . . multipliers ( amplifier ) and a reading system . Based on the experimental results and references used can be concluded that the levels of smaller samples and greater than levels aslinyadisebabkan by the presence of several factors such as pH changes .2H2O . glass beaker and pipette . and the presence of dilution .52 while the original level is 89. measuring cups . a monochromator . the presence of uptake by cuvettes . detectors . While the least squares method chosen to approach beer spectrophotometer according to the law which is the basis of the absorbance at A = axbx c . washing all the tools to be used in the lab as well as long veriasi gelombangn propagated to more accurate results and be careful in performing the experiment . concentrated HCl .300 spectrophotometer . In sample 2 levels were found to 39. BaCl2. From the results of these experiments we found the content of the sample is smaller than the original levels that sample 1 is 41. pumpkin drinks 50ml . the effect of light from the outside . As a suggestion . the uneven distribution of the suspension .109 while the original levels were 107 . sebaiknyaselang time after calibration of spectrophotometers by the placement of the mother liquor and laruta accelerated samples . and the normal photometric errors in absorbance measurements with very low or very high . While the tool used is the OPTIMA SP . It is caused due to the influence of pH .6194 while the original level is 149. absence of absorption by the solvent .