You are on page 1of 5

Sehingga, formula untuk volume faktor pada gas adalah

,

Berdasarkan buku ini = 520 R, kemungkinan = 1, kemudian

= 14,65 psia, dan untuk seluruh

Juga,

Dimana suhu dalam derajat Rankine, dan tekanan dalam psia. Nilai z-faktor pada natural gas menggunakan persamaan 6-2 atau 6-3, dan juga berdasarkan metode yang dijelaskan pada chapter 3. Jika pada percobaan nilai z-faktor pada reservoir suhu dan tekanan diketahui, maka harus digunakan. Apabila nilai z-faktor tidak diketahui namun diketahui jenis gasnya maka pseudoreduced pressure dan pseudoreduced temperature dapat dihitung dan zfaktor dapat ditentukan berdasarkan gambar 3-7. Jika hanya spesific gravity yang diketahui pada gas, ciri pseudocritical dapat ditentukan berdasakan gambar 3-11, dan pada gambar 3-7 dapat pula digunakan untuk mengetimasi nilai z-faktor. Pseudocritical temperature dan pseudocritical pressure dari salah satu metode yang ada disesuaikan untuk menghitung komponen nonhydrocarbon sesuai gambar 3-12. Contoh 6-3: Hitung nilai faktor volume formasi dry-gas dengan spesific gravity 0,818, suhu pada reservoir 220 derajat farenheit, tekanan pada reservoir 2100 psig.

Penyelesaian: Pertama, perkirakan pseudocritical properties, hitung pseudoreduced properties dan didapatkan z-faktor.

dengan suhu yang konstan. Dalam keadaan . Gambar 3-11 Kedua. Hitung Koefisien Kompresibilitas Isotermal Gas Koefisien kompresibilitas isotermal merupakan perubahan kecil volume pada tekanan dalam keadaan suhu yang tetap. Sesuai gambar 6-2.= 406 °R dan = 647 psia. persamaan. = 0. .818. Hubungan antara pada tekanan reservoir untuk dry gas.

Turunan parsial lebih koreksi ketimbang turunan sebenarnya. bisa berubah-ubah. koefisien kompresibilitas dibagi oleh beberapa tahap. Walaupun keduanya dimaksudkan untuk mengetahui efek tekanan pada volume gas. seperti yang digunakan pada perhitungan 6-4 hanya menggunakan satu variabel yang pasti. masukan . tekanan. Koefisien normal is referred to simply sebagai kompresibilitas atau kompresibiitas gas. Contoh 6-4 Pada tabel data volumetrik pada 150 derajat fahrenheit untuk natural gas. namun keduanya berbeda. Penetapan Koefisien Kompresibilitas Isotermal Gas pada suhu 150 derajat fahrenheit dan tekanan 1000 psia Penyelesaian Pertama plotkan 6-3 dengan P dan masukan sesuai garis yang ada seperti gambar Kedua. Anda harus memahami bahwa kompresibilitas suhu digunakan untuk mendesign koefisien kompresibilitas isotermal. faktor kompresibilitas suhu menjelaskan tentang z-faktor.Gambar 6-12 Tipe bentuk garis koefisien kompresibilitas dry gas. dan suhu yang konstan. Dimana. hubungan antara tekanan terhadap suhu konstan.

.

air. . Nilai disebut microsip. Psi yang ditentukan. Kenyataannya perhitungan 6-4 dapat digunakan. maka kami menurunkan persamaan 3-14. minyak. namun harus dikombinaskan dengan suhu dan tekanan jadi salah satu antara suhu dan tekanan dapat dihilangkan. maka perhitungan dapat digunakan berdasrakannya. Jawaban pada latihan 6-4 merupakan 1300 microsip. mengriport kompresibilitas menjadi adalah mudah. ⁄ sesuai persamaan 6- Kombinasikan persamaan 6-5 dengan 6-4. maka . kadang disebut sip.Gambar 6-3 Molal volume pada natural gas pada 150 derajat fahrenheit. dan batuan. (bagian penyelesaian terdapat pada 6-4) Insinyur perminyakan harus mekombinasikan antar gas. Koefisien Kompresibilitas Isotermal Gas Ideal Tahapan perhitungan mudah pad gas ideal Kami akan mengeliminasi suhu pada perhitungan ini 4. Pada kenyataannya mendapatkan nilai yang sesuai dasar.