TRICHOTILLOMANIA

Khori Pretika, S.ked Bagian/Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran UNSRI/Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Moh. oesin Palem!ang

PENDAHULUAN

Ram!ut merupakan suatu struktur solid "ang terdiri atas sel "ang memiliki keratinisasi padat, !erasal dari #olikel epidermal "ang tum!uh ke dalam dermis. Salah satu dari !entuk kelainan ram!ut adalah alopesia, "akni hilangn"a ram!ut dari kulit.$,% Trichotillomania (trichotillosis) adalah suatu !entuk alopesia neurosis "ang ditandai oleh dorongan a!normal untuk men&a!ut ram!ut. Bagian "ang terli!at umumn"a regio #rontal kulit kepala, alis, !ulu mata, dan 'enggot. (rea ram!ut "ang hilang !isa !er!entuk linier ataupun !erupa !entuk "ang aneh. Pre)alensin"a !erkisar antara *,+,-,+ . dengan onset usia rata,rata $* sampai $- tahun. Pen"akit ini tu'uh kali le!ih sering ter'adi pada anak,anak di!andingkan orang de/asa dan anak perempuan %,+ kali le!ih sering daripada anak laki,laki. Pen"akit ini !iasan"a dilatar!elakangi oleh stres psikososial !aik dalam keluarga maupun lingkungann"a.-,0 Trichotillomania merupakan salah satu gangguan psikiatris primer "ang dise!a!kan oleh diri sendiri. Pem!ahasan tentang trichotillomania le!ih !an"ak ditemukan dalam 'urnal psikiatris daripada 'urnal dermatologis. Namun ken"ataan di lapangan menun'ukkan !ah/a 'umlah pasien trichotillomania "ang terlihat di klinik dermatologi 'auh le!ih !an"ak dari 'umlah "ang terlihat pada klinik psikiatris. Bahkan dalam se'arahn"a, orang "ang pertama mendeskripsikan allopeau.%,+ pen"akit ini adalah seorang ahli dermatologi Peran&is !ernama Fran&ois

1

Trichotillomania

harus

di!edakan

dengan

!entuk

lain dari alopesia, misaln"a

alopesia areata, alopesia traksi, alopesia androgenik, dan alopesia musinosa. Selan'utn"a, karena pengo!atan dini menghasilkan prognosis "ang le!ih !aik dan men&egah komplikasi, maka ahli dermatologi memiliki peran penting dalam mendiagnosis pen"akit ini.% Pada re#erat ini akan di!ahas mengenai ge'ala klinis, pemeriksaan, diagnosis dan penatalaksanaan trichotillomania dari aspek dermatologi. Dengan demikian diharapkan re#erat ini dapat mem!antu para dokter dan mahasis/a kedokteran mendapatkan in#ormasi mengenai trichotillomania.

PEMBAHASAN

2

SIKLUS FOLIKEL RAMBUT Ram!ut merupakan suatu struktur solid "ang terdiri atas sel "ang memiliki keratinisasi padat, !erasal dari #olikel epidermal "ang tum!uh ke dalam dermis. Se'ak pertama kali ter!entuk, #olikel ram!ut mengalami siklus pertum!uhan "ang !erulang. Siklus pertum!uhan ram!ut "ang normal adalah 1$,1.

Fase (nagen Sel,sel matriks mem!entuk sel,sel !aru mendorong sel,sel "ang le!ih tua ke atas melalui mitosis. (kti)itas ini !erlangsung %,2 tahun.

%.

Fase Katagen Masa peralihan "ang didahului oleh pene!alan 'aringan ikat di sekitar #olikel ram!ut. Bagian tengah akar ram!ut men"empit dan !agian di !a/ahn"a mele!ar dan mengalami pertandukan sehingga ter!entuk club. Masa peralihan !erlangsung %,minggu.

3.

Fase 3elogen Masa istirahat dimulai dengan memendekn"a sel epitel dan !er!entuk tunas ke&il "ang mem!uat ram!ut !aru sehingga ram!ut gada 4club) terdorong keluar.

5am!ar $. Siklus ram!ut.$

DEFINISI TRICHOTILLOMANIA
3

Trichotillomania (trichotillosis) adalah suatu neurosis "ang ditandai oleh dorongan a!normal untuk men&a!ut ram!ut. Bagian "ang terli!at umumn"a regio #rontal kulit kepala, alis, !ulu mata, dan 'enggot. (rea ram!ut "ang hilang !isa !er!entuk linier ataupun !entuk "ang aneh. Dari sudut pandang dermatologi, ini merupakan suatu !entuk alopesia traumatik. Pen"e!a! trauma pada ram!ut ter'adi se!agai aki!at dari perilaku !erulang pasien menarik ram!utn"a.%,0 EPIDEMIOLOGI Pre)alensi trichotillomania !erkisar antara *,+,-,+ . dengan onset usia rata,rata $* sampai $- tahun. Pen"akit ini tu'uh kali le!ih sering ter'adi pada anak,anak di!andingkan orang de/asa dan anak perempuan %,+ kali le!ih sering daripada anak laki,laki.0 GAMBARAN KLINIS Pen"akit ini ditandai dengan adan"a alopesia non sikatrik "ang disertai ram!ut patah dengan pan'ang "ang !er!eda. Namun adakalan"a trauma !erulang aki!at tarikan ram!ut 'uga dapat men"e!a!kan sikatrik. Daerah "ang terkena memiliki !atas tidak teratur dan densitas ram!ut "ang !erkurang. Mor#ologi umum dari lesi indi)idu, "ang menun'ukkan !entuk geometris dan alopesia non sikatrik lengkap dari daerah "ang terli!at merupakan khas dari trichotillomania. Namun, 'ika lesi ter!atas pada alis atau !ulu mata, !iasan"a tidak ter!entuk pola geometris.%,-,2

5am!ar %. Se!uah pola geometris pada ram!ut anak laki,laki
%

5am!ar -. 3idak ter!entuk pola geometris pada alis.%

Keterli!atan kulit kepala 'uga !isa ter'adi !erupa ter!entukn"a patch tunggal ataupun multipel. 3ingkat keterli!atan dapat !er)ariasi dari han"a !e!erapa sentimeter persegi kulit

4

kepala sampai men"eluruh. 6ika kulit kepala "ang terkena han"a di daerah mar'inal, maka sering dise!ut tonsure trichotillomania.%,-

5am!ar 0, tonsure trichotillomania.2

Pemeriksaan lesi dengan ka&a pem!esar menun'ukkan !er!agai kom!inasi, "akni 1% $. %. -. 0. +. Ram!ut pendek "ang !aru tum!uh dengan u'ung run&ing, Ram!ut pendek dengan u'ung,u'ung "ang rusak 3ampak ram!ut )elus 3itik,titik hitam seperti komedo 3erdapat lu!ang #olikel "ang kosong

5am!ar +. 7esi pada tri&hotillomania "ang ditun'ukkan dengan ka&a pem!esar. %

ETIOLOGI Pen"e!a! dari pen"akit ini !elum diketahui se&ara pasti. Be!erapa ahli !erpendapat !ah/a #aktor genetik memiliki peranan dalam tim!uln"a compulsive behavior "ang
5

men"e!a!kan trichotillomania. Dari suatu penelitian pada 00 keluarga "ang didiagnosis trichotillomania, 8u&hner dan kolegan"a mengidenti#ikasi adan"a mutasi pada gen Slit and Trk like 1 (SLITRK1). 5en ini !erhu!ungan dengan perkem!angan dan pertum!uhan neuronal korteks. emmings melaporkan !ukti adan"a per!edaan dalam distri!usi gen reseptor serotonin %( antara pasien trichotillomania dan su!'ek per!andingan.9,: Ketidakseim!angan neurotransmiter dalam otak 'uga diduga !erpengaruh terhadap ter'adin"a perilaku kompulsi# ini. Pen"akit ini dihu!ungkan pada gangguan perilaku dan ke!iasaan "ang !isa didasari aki!at stres, depresi, ataupun ke&emasan. Situasi di lingkungan pun ikut mempengaruhi.%,-,0 Pada !a"i, onset "ang ter'adi relati# 'arang, kurangn"a o!'ek transisi dianggap se!agai pen"e!a!n"a. Ba"i tum!uh dengan men"entuh !er!agai !enda transisi, seperti kulit i!u, pakaian, dan mainan, di antara !arang,!arang lainn"a. Dalam studi dari ; kasus trichotillomania pada !a"i, se!agian !esar pasien tidak memiliki o!'ek transisi. Di masa kanak,kanak dan rema'a dini, ke!an"akan pasien dengan trichotillomania menarik ram!ut untuk mengontrol ketegangan saat !erada dalam situasi tertentu. Pada pasien de/asa, umumn"a dikaitkan dengan adan"a gangguan o!sesi# kompulsi#, tetapi hal itu 'uga masih dalam perde!atan.%,0 DIAGNOSIS asil anamnesis pasien menun'ukkan adan"a ke!iasaan dia dalam memanipulasi ram!utn"a. Pada pemeriksaan #isik akan ditemukan !e!erapa tanda klinis seperti "ang telah di'elaskan pada pem!ahasan se!elumn"a. Pemeriksaan dengan lampu trichotillomania akan didapatkan gam!aran !erupa 1; $. %. -. 0. +. 2. Folikel ram!ut dalam ukuran normal. 6umlah total ram!ut !aik ram!ut terminal maupun )elus normal. (natomi #olikel tidak lengkap. Meningkatn"a 'umlah &atagen terminal dan ram!ut telogen. Trichomalacia, "aitu suatu keadaan #olikel ram!ut "ang mengalami distorsi 4terpuntir<. 3idak ada in#lamasi "ang !ermakna. ood dapat men"ingkirkan diagnosis tinea &apitis non in#lamasi. 2,; Pada pemeriksaan histopatologi

6

5am!ar 2. 5am!aran histopatologi trichomalacia.2

DIAGNOSIS BANDING $. (lopesia (reata (lopesia areata merupakan 'enis alopesia non sikatrikal "ang ditandai !er&ak !er!entuk !ulat atau lon'ong. Sisa ram!ut terlihat seperti tanda seru (e!clamation mark hair), "aitu !atang ram!ut "ang ke arah pangkal makin halus, ram!ut sekitar tampak normal. asil pemeriksaan histopatologi akan menun'ukkan degenerati# peru!ahan ram!ut normal, meningkatn"a 'umlah cata"en terminal dan ram!ut telo"en, serta peningkatan 'umlah ram!ut miniatur.; %. (lopesia (drogenik asil pemeriksaan histopatologi menun'ukkan 'umlah #olikel ram!ut normal, tidak ada peradangan signi#ikan, peningkatan 'umlah dan persentase ram!ut )elus , peningkatan sedikit telogen, kulit kepala normal.;
3. 3inea =apitis

3inea &apitis merupakan kelainan pada kulit dan ram!ut kepala "ang dise!a!kan spesien dermato#ita. Kelainan ditandai dengan alopesia, kemerah,merahan, dan !ersisik. Pemeriksaan dengan lampu dan !iopsi.2,; ood dapat men"ingkirkan diagnosis tinea &apitis non in#lamasi. Diagnosis 'uga dapat disingkirkan dengan pemeriksaan mikroskopik,kultur,

PENATALAKSANAAN Belum ada pengo!atan spesi#ik "ang ter!ukti e#ekti# untuk pengo!atan trichotillomania. 3erapi #armakologi "ang direkomendasikan se!agai #irst$line medication adalah clomipramine, "ang merupakan golongan dari tric%clic antidepressant, dan terapi pilihan "ang lain adalah Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SRRI) seperti #luo!etine,
7

venla#aa!ine, dan ola&apine.$,0 3erapi non#armakologi meliputi terapi perilaku dan ke!iasaan. Ke!erhasilan terapi tergantung pada pemahaman "ang kuat dari pen"akit dan ker'a sama anggota keluarga untuk mem!antu pasien mempertahankan prosedur pera/atan.%,- Dua hal penting dari terapi perilaku kogniti# adalah 1
a.

Sel#$monitorin" Pasien men"impan &atatan perilaku men"entuh ram!ut. Dengan demikian, &atatan harian digunakan untuk mem!erikan kesadaran pasien dan mem!antu pasien mengurangi #rekuensi.%

b.

Stimulus control Manipulasi ram!ut !iasan"a ter'adi ketika pasien terli!at dalam kegiatan menetap dan sendirian, maka diharapkan pasien selalu !erada di sekitar orang "ang !isa mem!antun"a. Kegiatan lain "ang dapat mem!antu untuk menghindari perilaku menarik ram!ut dari kepala antara lain men'ahit dan !er'alan.%

PROGNOSIS Trichotillomania merupakan pen"akit kronik. 3erapi #armakologi maupun pendekatan psikoterapi sampai saat ini !elum menun'ukkan !ukti "ang n"ata, meskipun !e!erapa diantaran"a menun'ukkan per!aikan.-

KESIMPULAN Trichotillomania (trichotillosis) adalah suatu neurosis "ang ditandai oleh dorongan a!normal untuk men&a!ut ram!ut. Bagian "ang terli!at umumn"a regio #rontal kulit kepala, alis, !ulu mata, dan 'enggot. (rea ram!ut "ang hilang !isa !er!entuk linier ataupun !entuk "ang aneh. Dari sudut pandang dermatologi, ini merupakan suatu !entuk alopesia traumatik.
8

Pen"e!a! trauma pada ram!ut ter'adi se!agai aki!at dari perilaku !erulang pasien menarik ram!utn"a.%,0 Pre)alensi trichotillomania !erkisar antara *,+,-,+ . dengan onset usia rata,rata $* sampai $- tahun. Pen"akit ini tu'uh kali le!ih sering ter'adi pada anak,anak di!andingkan orang de/asa dan anak perempuan %,+ kali le!ih sering daripada anak laki,laki.0 Pen"akit ini ditandai dengan adan"a alopesia non sikatrik "ang disertai ram!ut patah dengan pan'ang "ang !er!eda. Namun adakalan"a trauma !erulang aki!at tarikan ram!ut 'uga dapat men"e!a!kan sikatrik. Daerah "ang terkena memiliki !atas tidak teratur dan densitas ram!ut "ang !erkurang. Mor#ologi umum dari lesi indi)idu, "ang menun'ukkan !entuk geometris dan alopesia non sikatrik lengkap dari daerah "ang terli!at merupakan khas dari trichotillomania.% Pen"e!a! dari pen"akit ini dihu!ungkan pada gangguan perilaku dan ke!iasaan "ang !isa didasari aki!at #aktor genetik, stres, depresi, ataupun ke&emasan. Situasi di lingkungan pun ikut mempengaruhi.%,-,0 3erapi #armakologi "ang ter!ukti e#ekti# digunakan untuk trichotillomania adalah clomipramine, dan golongan SSRI.0 3erapi non#armakologi meliputi terapi perilaku dan ke!iasaan. Ke!erhasilan terapi tergantung pada pemahaman "ang kuat dari pen"akit dan ker'a sama anggota keluarga untuk mem!antu pasien mempertahankan prosedur pera/atan.%,- Trichotillomania merupakan pen"akit kronik. 3erapi #armakologi maupun pendekatan psikoterapi sampai saat ini !elum menun'ukkan !ukti "ang n"ata, meskipun !e!erapa diantaran"a menun'ukkan per!aikan.-

DAFTAR PUSTAKA

$. Millard 75, =otterli 6(. Ps"&ho&utaneous Disorders. In Burns 3, Breathna&h S, =o>, N, 5ri##iths =, editors. Rook?s 3e>t!ook o# Dermatolog". 9th ed. (ustralia1 Bla&k/ell Pu!lishing@ %**0@ p.2$$,2%$ %. Aan =. 3ri&hotillomania. =hon!uk National Uni)ersit". Korea. %**;. ()aila!le #rom http1//emedi&ine.meds&ape.&om/arti&le/$$9-2+. (&&ess 1 (ug -$, %**;
9

-. SandoB (, Koenig 3, Kusnir D, 3ausk F. Ps"&ho&utaneous Diseases. In1 Aol## K, 5oldsmith 7(, KatB SI, 5il&hrest B(, Paller (S, 7e##ell D6, editors. FitBpatri&kCs Dermatolog" In 5eneral Medi&ine. 9th ed. US(1 M&5ra/, ill@ %**:@ p.;$0,;$+. 0. 6ames AD, Berger 35, Dlston DM. Neuro&utaneous Dermatoses. In1 (ndre/Cs Diseases o# 3he Skin =lini&al Dermatolog". $*th ed. =anada1 Saunders Dlse)ier, %**2@ p.2%,2-. +. =ham!erlain SR, Edlaug B7, Boulougouris F, Fine!erg N(, 5rant 6D. 3ri&hotillomania1 neuro!iolog" and treatment. Neuros&i Bio!eha) Re). 6un %**;@ --42<1:-$,0%. 2. FitBpatri&k 3B, Disen (8, Aol## K, Freed!erg IM, (usten KF. air Diseases. In1 In1 FitBpatri&kCs =olor (tlas G S"nopsis o# =lini&al Dermatolog". +th Dd. Ne/ Hork1 M&5ra/, ill@ %**;@ p.:02,:09.
7. 8u&hner S, =u&&aro M7, 3ran,Fiet KN, et al. S7I3RK$ mutations in tri&hotillomania.

Mol.Ps"&hiatr" %**2 @ $$4$*<1 ::9I::;.
8. =ham!erlain SR, MenBies 7, Sahakian B6, Fine!erg N(. 7i#ting the )eil on

tri&hotillomania. (m 6 Ps"&hiatr" %**9 @ $201+2:,+90 ;. Sperling 7. (llope&ias. In Bolognia 6, 6oriBBo 6, Rapini R, editors. Dermatolog". % nd. US(1 Mos!" Dlse)ier@ %**:.

10