You are on page 1of 7

Anestesi lokal adalah hilangnya sensasi pada bagian tubuh tertentu tanpa disertai kehilangan kesadaran atau kerusakan

fungsi kontrol saraf pusat dan bersifat reversibel. Obat anestesi lokal terutama berfungsi untuk mencegah atau menghilangkan sensasi nyeri dengan memutuskan konduksi impuls saraf yang bersifat sementara. Obat anestesi lokal pertama yang ditemukan adalah kokain. Kokain yang ditemukan secara tidak sengaja pada akhir abad ke-19 ternyata memiliki kemampuan sebagai anestesi yang baik Anestesi infiltrasi adalah anestesi yang bertujuan untuk menimbulkan anestesi ujung saraf melalui injeksi pada atau sekitar jaringan yang akan dianestesi sehingga mengakibatkan hilangnya rasa dikulit dan jaringan yang terletak lebih dalam misalnya daerah kecil dikulit atau gusi (pencabutan gigi (ramdani! "#1" . Anastesi ini sering dilakukan pada anak-anak untuk rahang atas ataupun rahang ba$ah. %udah dikerjakan dan efektif. &aya penetrasi anastesi infiltrasi pada anak-anak cukup dalam karena komposisi tulang dan jaringan belum begitu kompak. ".' (ndikasi dan Kontra (ndikasi dari Anastesi (nfiltrasi ".'.1 (ndikasi Anastesi (nfiltrasi Ada beberapa indikasi yang ditujukan untuk pemakaian anestesi infiltrasi! antara lain) 1. *igi dengan karies luas! karies mencapai bifurkasi dan tidak dapat direstorasi sebaiknya dilakukan pencabutan. Kemudian dibuatkan space maintainer. ". (nfeksi di periapikal atau di interradikular dan tidak dapat disembuhkan kecuali dengan pencabutan. +. *igi yang sudah $aktunya tanggal dengan catatan bah$a penggantinya sudah mau erupsi. '. *igi sulung yang persistensi ,. *igi sulung yang mengalami impacted! karena dapat menghalangi pertumbuhan gigi tetap.

%isalnya ) 5ongenital heart disease! rheumatic heart disease yang akut. (nfeksi ini disembuhkan dahulu baru dilakukan pencabutan. 2ika penderita atau ahli bedah atau ahli anestesi lebih menyukai anestesi lokal serta dapat meyakinkan para pihak lainnya bah$a anestesi lokal saja sudah cukup 1". ". Anestesi lokal dengan memblok saraf atau anestesi infiltrasi sebaiknya diberikan lebih dahulu sebelum prosedur operatif dilakukan dimana rasa sakit akan muncul (ramdani! "#1" ". 4ada penyakit sistemik yang akut pada saat tersebut resistensi tubuh lebih rendah dan dapat menyebabkan infeksi sekunder.-. %isalnya akut infektions stomatitis! herpetik stomatitis. Anak yang sedang menderita infeksi akut di mulutnya." Kontra (ndikasi Anastesi (nfiltrasi Ada beberapa kasus dimanana penggunaan anestesi infiltrasi tidak di perbolehkan! kasus-kasus ini perlu diketahui sehingga gejala-gejala yang tidak menyenangkan dan akibat yan tidak diinginkan bisa dihindari. 4ada penderita penyakit jantung. *igi yang mengalami ulkus dekubitus . 1#.'. Kontra indikasi antara lain ) 1. /ntuk pera$atan ortodonsi 0.. *igi penyebab abses dentoalveolar 11. +.kronis! penyakit ginjal6kidney disease. 1. 3lood dyscrasia atau kelainan darah! kondisi ini mengakibatkan terjadinya perdarahan dan infeksi setelah pencabutan. . 1upernumerary tooth.

1untikan ini sering digunakan baik untuk menganestesi saraf bukal panjang sebelum pencabutan molar ba$ah atau operasi jaringan lunak (anonim! "#1" . Anestesi 1ubperiosteal 4ada teknik ini! larutan anestesi didepositkan antara periosteum dan bidang kortikal! karena struktur ini terikat erat! suntikan akan menimbulkan sakit yang sangat. '. 4ada teknik ini biasa digunakan pada palatum dan bermanfaat bila suntikan supraperiosteal gagal (anonim! "#1" '. (ramdani! "#1" 4ada anestesi infiltrasi! larutan anestesi didepositkan di dekat serabut terminal dari saraf dan akan terinfiltrasi di sepanjang jaringan untuk mencapai serabut saraf dan menimbulkan efek anestesi dari daerah terlokalisir yang disuplai oleh saraf tersebut. Anestesi supraperiosteal Anestesi ini merupakan teknik yang paling sering digunkan pada kedokteran gigi dan sering disebut sebagai 8suntikan infiltrasi8 (anonim! "#1" . Adanya tumor yang ganas! karena dengan pencabutan tersebut dapat menyebabkan metastase. ". +. 4ada penderita &iabetes %ellitus (&% ! tidaklah mutlak kontra indikasi. Anestesi (ntraoseus .". +. 7eknik infiltrasi dibagi menjadi) 1. Anestesi submukosa (stilah ini diterapkan bila larutan didepositkan tepat di balik membrane mukosa. Kurangnya kerjasama atau tidak adanya persetujuan dari pihak penderita.

Anestesi intraseptal %erupakan modifikasi teknik intraoseus yang kadang-kadang digunakan bila anestesi yang menyeluruh sulit diperoleh atau bila akan dipasang geligi tiruan immediate serta bila teknik supraperiostel tidak mungkin digunakan (anonim! "#1" . 1untikan ini juga dapat menghindari terjadinya baal pada lidah! pipi dan jaringan lunak lainnya! jadi mengurangi rasa kurang enak bagi pasien sehingga ia dapat makan! minum . /ntuk akar yang berakar jamak! dilakukan penyuntikan untuk tiap akar. . 4rosedur ini sangat efektif bila dilakukan dengan bantuan bur tulang dan jarum yang didesain khusus untuk tujuan tersebut (anonim! "#1" . 7ekanan maksimal diaplikasikan pada pegangan syringe selama . -. Anestesi intraligamental atau ligament periodontal 4ada teknik ini jarum diinsersikan pada sulkus gingival dengan bevel mengarah menjauhi gigi. 2arum ditahan dengan jari operator untuk mencegah pembengkokan dan didorong ke penetrasi maksimal sehingga terletak antara akar-akar gigi dan tulang interkrestal. detik dengan tekanan ke belakang yang kuat untuk mendepositkan sejumlah kecil larutan pada membrane periodontal. 1untikan ini juga tidak terlalu sakit bagi pasien yang umumnya tidak menyukai 8rasa bengkak8 yang sering menyertai anestesi local(anonim! "#1" .. 7eknik ini mempunyai beberapa manfaat. 7eknik ini mempunyai angka keberhasilan yang besar. 1untikan dengan tekanan ke belakang yang kuat mempunyai angka keberhasilan yang besar.4ada teknik ini larutan didepositkan pada tulang medularis. 9feknya yang terbatas memungkinkan dilakukan pera$atan pada suatu gigi dan membantu pera$atan pada kuadran mulut yang berbeda. 2arum kemudian didorong ke membrane periodontal bersudut +# derajat terhadap sumbu panjang gigi.

&aerah palatal6lingual. 3ila se$aktu dilakukan aspirasi dan terlihat darah masuk ke dalam karpul! tarik karpul. 1ebelum mendeponir anastetikum! lakukan aspirasi untuk melihat apakah pembuluh darah tertusuk.. 9feknya terlokalisir membuat teknik ini dapat digunakan sebagai suntikan diagnostic untuk mengedintifikasi sumber saki (anonim! "#1" t. +. #!-# ml (16+ karpul (dentistrymolar! "#11 . #!" < #!+ cc. " < + mm! ujung jarum berada pada apeks dari gigi yang dicabut. ". #!" < #!+ cc. 1untikan intraligamen dapat dilakukan dengan jarum dan syringe konvensional tetapi lebih baik dengan syringe khusus .dan berbicara secara normal. '. Anastesi (ntraligamen 1untikan intraligamen dilakukan ke dalam periodontal ligamen. &aerah (nterdental 4apil %asukkan jarum pada daerah papila interdental! masukkan obatnya sebanyak . Akan terlihat mukosa daerah tersebut memucat(dentistrymolar! "#11 . 3uang darah yang berada di karpul dan lakukan penyuntikan pada lokasi lain yang berdekatan. 1untikan ini menjadi populer belakangan ini setelah adanya syringe khusus untuk tujuan tersebut. %asukkan obat perlahan dan tidak boleh mendadak sebanyak . Prosedur Anastesi Infiltrasi 1 &aerah bukal6labial6:A6:3 %asuknya jarum ke dalam mukosa . %asukkan jarum sampai menyentuh tulang. Akan terlihat mukosa daerah tersebut putih(dentistrymolar! "#11 . %asukkan obat dengan perlahan dan tidak boleh mendadak sebanyak ..

+. '. 7ekan beberapa tetes larutan ke dalam sulkus gingiva untuk anastesi jaringan di depan jarum (njeksi intra ligamen pada anak. *erakkan jarum ke apikal sampai tersendat diantara gigi dan crest alveolar biasanya kirakira " mm. 1untikan perlahan-lahan! banyaknya #!" ml. /ntuk gigi posterior! berikan suntikan di sekitar tiap akar. 5artridge harus dibuang dan tidak boleh digunakan untuk pasien yang lain! $alaupun sedikit sekali larutan yang digunakan. Teknik Anastesi Infiltrasi 1. 7ekan perlahan-lahan. =ilangkan semua kalkulus dari tempat penyuntikan! bersihkan sulkus gingiva dengan rubber cup dan pasta profilaksis dan berikan desinfektan dengan menggunakan cotton pellet kecil. . . "..karena lebih mudah memberikan tekanan yang diperlukan untuk menyuntikan ke dalam periodontal ligamen(dentistrymolar! "#11 .. -. %asukkan jarum ke dalam sulkus gingiva pada bagian mesial distal gigi dengan bevel jarum menjauhi gigi. 9. (dentistrymolar! "#11 . 0. . &apat pula diberikan penyuntikan di bagian mesial dan distal akar tetapi dianjurkan bah$a tidak lebih dari #!' ml larutan disuntikan ke tiap akar.. 2ika tahanan tidak dirasakan! jarum mungkin tidak benar posisinya dan larutan yang disuntikkan akan mengalir ke dalam mulut. 2ika jarum ditempatkan dengan benar harus ada hambatan pada penyuntikan dan jaringan di sekitar jarum memutih.

6anestesi-infiltrasi-gigi. dikutip dari http)66ml. dan Kontra Indikasi pada anestesi lokal dalamkedokteran gigi .html tanggal " Oktober "#1" &entistrymolar.html tanggal " Oktober "#1" .967eknik-Anestesi tanggal " Oktober "#1" :evias!Alfa. "#1". &ikutip dari http)66$$$. "#1".blogspot. Teknik. "#1#.com 6 "#1"6#. Indikasi."#11. Anestesi local Pada gigi dikutip dari http)66revias- clinics.&aftar 3acaan Anonim.$ordpress .Anestesi infiltrasi Gigi.com6"#1#6#06anastesi-lokal-pada-gigi. Anestesi Infiltrasi dikutip dari http)66dentistrymolar. doktergigionline.com6doc61#1#1+".com6"#116#+6"'6anastesi-infiltrasi6 tanggal " oktober "#1" :amdani!Aditya.scribd.