Laporan Praktikum Biologi Perbandingan Mendel

Oleh: Nama Nomor Kelas :Diky Nur Alamsyah :08 : XII IPA 4

SMA NEGERI 1 WONOGIRI

i

Februari 2014 Penulis ii . Selain itu manfaat yang dapat dirasakan adalah meningkatnya kompetensi pembelajaran para siswa yang sebagian besar merupakan siswa yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Jenis tugas yang diberikan adalah praktikum perbandingan mendel. Wonogiri.W. . dan bahkan sebagai bagian hidup yang integratif. Metode penugasan yang diberikan adalah menyusun Laporan praktikum tentang perbandingan mendel. pisau pemilah dalam pemecahan masalah. Semoga Laporan ini dapat menjadikan kerangka pikir dalam mengambil suatu putusan pembelajaran.KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan ke hadhirat Allah S.T yang telah memberikan keluasan waktu dan kesehatan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan tugas mata pelajaran“Biologi”. Melalui penugasan ini diharapkan para siswa dapat memahami perbandingan mendel yang pada gilirannya dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Kritik dan saran perbaikan sangat kami harapkan demi kelengkapan dan penyempurnaan laporan ini.

............................................................................................... Alat dan Bahan ...................................................................... LAMPIRAN...................................................................................................................... B................ BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................. A................................................................................................. Kesimpulan ............... Pembahasan ...................................................................................................................................................... Hasil Praktikum........................................................................................ A.... i ii iii 1 1 2 3 3 3 4 4 4 6 6 7 iii ..... A..................... DAFTAR ISI ...................................... A.................................................................. Langkah Kerja ................................................................... BAB V KESIMPULAN .... METODE PRAKTIKUM . Tujuan Praktikum ................ B..DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . BAB II BAB III LANDASAN TEORI .. BAB IV HASIL PRAKTIKUM DAN PEMBAHASAN ... KATA PENGANTAR ..............................................................................

Tujuan    Mencari angka-angka perbandingan sesuai dengan Hukum Mendel. genotif. 1 . resesif. Memahami pengertian dominan. fenotif. Menemukan nisbah teoritis sama atau mendekati nisbah pengamatan.BAB I PENDAHULUAN A.

Nisbah geneotif yaitu 1 dominan lengkap (AA) : 2 hibrida (Aa) : 1 resesif lengkap Sifat yang muncul pada F1 disebut sebagai sifat dominant (menang). terbentuk 2 macam gamet. Dengan rekomendasi antara gamet-gamet secara rambang populasi F2 menampilkan sifat-sifat dominant dan resesif dengan nisbah yang diramalkan. Pada galur murni akan menampilkan sifat-sifat dominan (alel AA) maupun sifat resesif (aa) dari suatu karakter tertentu. Sedangkan individu heterozigot (F1)menghasilkan gamet-gamet. huruf yang dominant homozigot diberi symbol dengan huruf pertama dari sifat dominan. 2 . Proses pemisahan gen secara bebas dikenal sebagai segregasi bebas. Setiap set kromosom itu terkandung di dalam satu sel gamet. setengahnya mempunyai alele dominant A dan setengahnya mempunyai alele resesif a. dengan menggunakan huruf kapital yang ditulis dua kali. Baik pada bunga betina maupun benang sari. Selama proses meiosis berlangsung. Setiap gen pada kromosom yang satu memiliki pasangan pada kromosom homolognya. Oleh Mendel. Hukum Mendel I dikaji dari persilangan monohibrid. Maka jika terjadi penyerbukan sendiri (F1 x F1) terdapat 4 macam perkawinan.BAB II LANDASAN TEORI Landasan teori Hukum Mendel I dikenal sebagai hukum Segregasi. Sifat resesif diberi symbol dengan huruf kecil dari sifat dominant itu tadi. F1 itu memiliki genotif heterozigot. Nisbah fenotif yaitu 3 dominan (AA atau Aa) : 1 resesif (aa). Hukum Mandel I berlaku pada gametogenesis F1. Bila disilangkan. F1 akan mempunyai kedua macam alel (Aa) tetapi menampakkan sifat dominan (apabila dominant lengkap). Symbol ditulis dua kali atau sepasang karena kromosom selalu berpasang. sedangkan yang tidak muncul disebut sifat yang resesif (kalah). pasangan-pasangan kromosom homolog salingberpisah dan tidak berpasangan lagi.

kemudian menjodohkan atau memasangkan. 7. Yang terbebntuk adalah F1. 5. Mengambil model genmerah dan putih masing-masing 50 psang atau 100 biji. Menyisihkan 1 pasang model gen merah dan sepasang model gen putih. masing-masing sebanyak 100 pasang. Menggabungkan model gen jantan merah dengan mdel gen betina putih dan sebaliknya. 3. Dua buah kotak atau tempat bekas detergen. Melakukan terus-menerus pengambilan model gen dari kedua kotak sampai habis.BAB III METODE PRAKTIKUM A. Memisahkan kembali gen merah dari model gen putih. Membuka pasangan gen nomor 2 Ini dimisalkan pemisahan gen pada pembentukan gamet baik individu merah maupun putih. 9. 4. Hal ini menggambarkan pemisahan gen pada pembentukan gamet oleh F1. mengambil secara acak (mengkocok dahulu sebelumnya) sebuah gen dari masing-masing kotak. Dengan mata tertutup atau tanpa melihat bendanya. 8. Selanjutnya memasukkan semua model gen jantan baik merah ataupun putih ke dalam kotak jantan dan model gen betina baik merah maupun putih dimasukkan ke dalam kotak betina. 2. Model gen (kancing genetic) warna merah dan putih. B. Langkah Kerja 1. 2. 6. Alat dan Bahan 1. Kotak genetika. keturunan individu merah dan individu putih. 3. Mencatat setiap pasangan model gen yang terambil itu ke dalam tabel pencatatan data. 3 .

dan putih-putih sebanyak 26.putih) = . 3. 4 . dan putih-putih 25. : . . Pertanyaan dan jawaban 1. .BAB IV HASIL PRAKTIKUM DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan Seperti yang terdapat pada tabel. 1 2 3. Jawab : Perbandingannya adalah 1 : 2 : 1.merah) : (merah . Pasangan Merah-merah Merah-putih Putih-putih Tabulasi Ijiran IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII I IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII III IIIII IIIII IIIII IIIII IIIII I 100 Jumlah 26 48 26 Jumlah seluruhnya B. . Hasil ini hampir mendekati pada teori perbandingan mendel yaitu merah-merah 25. merah-putih sebanyak 48.putih) : (putih . Hasil praktikum No. atau dengan perbandingan 1:2:1. 2. warna apa yang tertutup dan warna apa yang menutupnya? Jawab : Warna gen yang tertutup adalah putih Warna gen yang menutup adalah merah (dominan). : . Kalau pasangan-pasangan model gen merah – putih disusun sedemikian rupa sehingga model gen merah di atas yang putih. . Pasangan model gen manakah yang dimaksud pada soal nomor 2? Jawab : Pasangan model gen yang dimaksud nomor 2 adalah Mm. pada kegiatan ini didapatkan hasil pasangan merah-merah sebanyak 26. merah-putih 50. . Dari hasil pencatatan data di atas. B. buatlah perbandingan frekuensi antara pasanganpasangan: (merah . .

sedangkan gen putih bersifat resesif diberi simbol m. Mm. yaitu merah dan putih. berapa macam pasangan model gen? Jawab : Dilihat dari warna yang tampak dari pasangan model gen ada 2 macam.4. maka : a. 7. Jawab : Perbandingannya adalah 1 : 2 : 1 x putih mm Mm merah Mm merah Mm putih mm (fenotipe) (genotipe) Bagaimana perbandingan fenotipe F2? 5 . mm. dan model gen merah adalah gen yang bersifat dominan dan diberi simbol M. Apabila percobaan di atas adalah persilangan antara dua hewan yang F1-nya berfenotipe bulu merah dengan fenotipe Mm. 5. Lengkapilah skema persilangan di bawah ini dengan menuliskan genotipnya ! Jawab : F1 merah MM Gamet F2 Mm merah MM b. Dilihat dari warna yang tampak saja. Berapa macam pasangan model gen yang kamu peroleh? Jelaskan! Jawab : Pasangan gen yang diperoleh ada 3 macam. Bagaimanakah perbandingan jumlah pasangan-pasangan gen tersebut apabila pasangan merah – putih diletakkan seperti pada nomor 2? Jawab : Perbandingannya adalah 1 : 2 : 1. yaitu MM. 6.

6 . merah-putih (Mm). dan putih-putih.à persilangan antara F1xF1 maka diperoleh tiga macam fenotipe yaitu merah-merah. Pada pengambilan 40x devisinya 1. Dengan genotif untuk merah (MM). sehingga gen putih tertutupi oleh gen merah karena gen putih bersifat resesif. dengan perdandingan fenotif 1:2:1. dan putih-putih (mm). Sedangkan pada F2. Gen merah bersifat dominant terhadap gen putih. dan pernyataan fenotif tentang karakter yang diselidiki mendekati sempurna. Deviasi mendekati angka 1 maka data yang diharap makin bagus.à Pada F1 menghasilkan semuanya (100%) merah.BAB V KESIMPULAN Kesimpulan Deviasi menyatakan besarnya penyimpangan hasil pengamatan terhadapà besarnya harapan. merah-putih.

LAMPIRAN 7 .