You are on page 1of 11

3.7.4 3.7.4.

1

Terminal Branches Injury Nervus Musculocutaneous Injury

N. musculocutaneous berasal dari C5 dan C6 yang merupakan cabang utama dari upper trunk plexus brachialis.Nervus ini memperlengkapi inervasi m. coracobrachialis, m. biceps brachii,m. brachialis, dan sensorik pada ventrolateral foream dan antebrachii dorsolateral superficialis. Cedera nervus ini jarang terjadi.[23][34] Jika cedera, gejala klinis yang muncul adalah kelemahan fleksi dan supinasi antebrachii akibat paralisis biceps brachii dan m. brachialis.Sensory loss pada musculocutaneous myotomes (antebrachii lateral superficialis)dan hilangnya refleks bisep.Pergerakan fleksi antebrachii mungkin saja masih dapat dilakukan oleh m. brachioradialis, yang diinervasi oleh n. radialis. Tetapi, untuk refleks biceps dapat dipastikan paralisis karena m. biceps brachii tidak diinervasi oleh nervus lain.[4][23][35] 3.7.4.2 Nervus Axillaris Injury

Nervus axillaris adalah cabang terakhir dari kord posterior plexus brachialis sebelum menjadi n. radialis.Nervus axillaris berasal dari C5 dan C6 yang mensuplai m. deltoideus dan mentransmisikan sensasi kutaneus pada area kecil di permukaan lateral bahu. Lesi n. axillaris biasanya disebabkan oleh trauma, fracture leher humerus, dislokasi pada kepala humerus, maupun brachial plexitis.[18][23] Lesi pada n. axillaris memiliki karakteristik utama kelemahan abduksi pada lengan bahu setelah 15-30° pergerakan tangan yang menjauhi pinggul.Pergerakan adduksi, fleksi, dan ekstensi juga terjadi kelemahan.Sensory loss sangat terbatas dan biasanya hanya terjadi pada brachii lateralis.[4][23] N. axillary injury biasanya berhubungan dengan fracture atau dislokasi yang sembuh spontan pada 80% kasus. Jika deltoid tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah 8 minggu, dilakukan pemeriksaan EMG. Jika tes menunjukkan tanda denervasi, biasanya dibutuhkan eksisi nerve ends dan grafting yang pada umumnya hasil dapat terlihat dalam 3 bulan setelahnya. Jika operasi gagal dan bahu masih nyeri, dilakukan arthrodesis untuk stabilitas dan memperbaiki fungsi abduksi.[18] 3.7.4.3 Nervus Medianus Injury

N. medianus injury biasanya disebabkan oleh cedera di bagian carpi (low lesions) dan di bagian antebrachii superior (high lesions). 1. Low lesions Sindrom yang paling sering terjadi adalah carpal tunnel syndrome (Gambar 22) akibat terjepitnya n. medianus saat melewati celah antara os.carpalis dan ligamentum transversus.[23]

digiti I. Hal ini dapat disebabkan karena cedera akibat gerakan fleksi pergelangan tangan yang terlalu lama. High lesions . Sumber: Baehr M.[23] Dari pemeriksaan khusus. dilakukan tindakan operatif. [23] 1. Pengobatan konservatif menggunakan wrist splint. seperti mengetik dan merajut. Diagnosisnya didapatkan melalui gejala klinis. Germany: Thieme. Tinel’s sign positif pada carpal tunnel syndrome. 2005. DUUS’ Topical Diagnosis in Neurology. timbul nyeri dan sensory loss pada distribusi n. seperti segmental nerve conductions dapat mengkonfirmasi lesi dan melokalisasi letak kompresi.kelemahan pada median myotomes di tangan dan bagian thenar. medianus (manus palmaris superficialis. II. Akibatnya. dan setengah digiti IV). Frotscher M.Gambar 22. III. tetapi pada kasus berat.Carpal tunnel syndrome. tetapi tes elektrofisiologis.

m. dan m. pronator teres. extensor carpi radialis longus dapat ditransfer ke m. iskemik. m. Tambahan lain. flexor pollicis longus. abductor pollicis brevis. dilakukan transfer m. Penyebab yang paling sering adalah brachial neuritis (Parsonage-Turner syndrome) yang berhubungan dengan shoulder girdle pain setelah imunisasi atau penyakit virus. Oleh karena itu. flexor digitorum profundus. flexor digitorum superficialis dan m.M. abductor digiti minimi ke m. trauma. seperti terjepitnya m. medianus menyebabkan kelemahan dan sensory loss. flexor pollicis longus (kelemahan motorik digiti I). sebaiknya dilakukan nerve grafting. maupun kompresi anatomi. Post operasi.Kelemahan tersebut adalah kelemahan pada m. dan axilla (very high lesions). upper arm (high lesions).4. brachioradialis ke m. pronator teres. tetapi tanpa adanya defisit sensorik. abductor pollicis brevis.Temuan klinis trauma padan.[18][23] Lesi pada n.[23] Gejala yang timbul sama dengan low lesions.High lesions dapat disebabkan oleh fracture di bagian antebrachii. dengan tambahan ketidakmampuan pergerakan fleksi articulatio interphalangeal proximalis 1-3 dan articulatio interphalangeal distalis 2-3 disebabkan oleh paralisis m. extensor indicis proprius atau m. flexor digitorum profundus I dan II. ditemukan paralisis pergerakan radial wrist flexion dan m.7.[4][18] 2. pergerakan fleksi articulatio metacarpophalangeal 2-3 juga tidak dapat dilakukan karena paralsis dari m. dislokasi bagian cubiti. radialis tergantung pada tingkat lesi. flexor digitorum profundus.[18][23] Cedera pada n.Gejala motorik yang timbul mirip dengan high lesions dari n. pronator quadratus.4 Nervus Radialis Injury Radial neuropati adalah kondisi yang disebabkan oleh kompresi saraf radial pada posterior humerus. pasien dengan n.Nervus radialis injury biasanya terjadi di bagian cubiti (low lesions). Jika fungsi sensorik membaik. luka tembakan.[18][23] Jika terjadi avulsi saraf. tetapi hanya pada beberapa pergerakan yang benar-benar paralisis karena adanya kontribusi sinergik otot yang masih diinervasi oleh nervus lain. tetapi fungsi motorik oposisi pada digiti I tidak membaik. dilakukan splint pada pergelangan tangan. Low lesions . luka tusukan. extensor indicis ke m. medianus injury.[18][23] 3. lumcbricalis 1-2. medianus injury tidak dapat mengepalkan tangan karena digiti II dan III yang mengalami ekstensi parsial. Tanda ini disebut dengan sign of benediction (Gambar 28c). interosseous anterior yang disebut dengan anterior interosseous syndromejarang terjadi. dan m. sehingga menyebabkan kelemahan dan sensory loss.

tetapi gerakan ekstensi cubiti masih baik. Sumber: http://www. High lesions High lesions biasanya terjadi akibat fracturehumerus dan kompresi intrinsik.[4][18][23] Gambar 23.[18] 1. Trauma yang paling sering adalah kompresi kronik axilla akibat penggunaan kruk terlalu lama (crutch pasly)atau Saturday night palsy pada pecandu alkohol dan obat-obat yang tidak sadar dan tidur dalam . radialis akibat fracturehumerus pada spiral groove. dengan wrist drop akibat dari paralisis radial ekstensor cubiti(Gambar 28b). III dan setengah digiti IV). kelemahan pada gerakan ekstensi articulatio metacarpophalangeal jari-jari. kelemahan pergerakan ekstensi dan retroposisi pada digiti V.e-radiography. radialis superfisial (permukaan manus dorsalis dan digiti I. Kelemahan gerakan fleksi cubiti dapat ditemukan sebagai akibat dari keterlibatan brachioradialis. Very high lesions Very high lesions disebabkan oleh trauma atau operasi di sekitar bahu. dan sensory loss pada distribusi n.net/articles/ortho/Image11.jpg 1. Pasien tidak dapat melakukan pergerakan ekstensi pada articulatio metacarpophalengeal. Cedera n.Gejala klinis low lesions biasanya disebabkan oleh fracture atau dislokasi cubiti atau karena luka yang sifatnya lokal. kebiasaan tidur dengan kepala yang menekan lengan posterior) menyebabkan kelemahan pada radial myotome di bawah cubiti. II. Cedera pada spiral groove yang disebabkan oleh fracturehumerus (Gambar 23) dan kompresi ekstrinsik (contohnya.

4. iskemik.[18][23] 3. flexor carpi radialis ke long finger extensors. Fungsi motorik n. ulnaris menimbulkan gejala kelemahan pada gerakan fleksi dan adduksi carpi dan kelemahan gerakan fleksi pada jari kelingking. sebaiknya dilakukan pemeriksaan EMG. yaitu pronator teres ke short radial extensor of the wrist. kelamahan radial dermatomes. radialis dapat dikembalikan dengan quite long grafts. kelemahan radial myotome.keadaan lengan menggelantung di bagian belakang kursi (Gambar 24).com/wp-content/uploads/2011/05/Saturday-Night-Palsy300x188. Cedera n. antara digiti I dan digiti II. dan palmaris longus ke long thumb abductor. dapat dilakukan tendon transfers. bersamaan dengan atrofi hypothenar dan interossei. Lesi kronis akan menyebabkan claw hand.jpg Jika terjadi persistent injury. paralisis gerakan adduksi digiti I. Jika kesembuhan tidak terjadi.Atrofi interossous terutama terlihat jelas di bagian manus dorsum. Hal ini menyebabkan kelemahan carpi dan manus. dan kompresi anatomis. dan hilangnya refleks triceps. triceps.7.Saturday night palsy.[18][23] Gambar 24. Sumber:http://saturdaynightpalsy. paralisis gerakan abduksi dan oposisi digiti I.Jika hasil menunjukkan denervasi saraf.[4][18][23] . dan paralisis gerakan adduksi dan abduksi digiti.5 Nervus Ulnaris Injury Lesi komplit pada n. kelemahan m.Sensory loss terutama pada bagian permukaan palmar dan dorsal digiti V dan setengah digiti IV. ulnaris dapat disebabkan oleh trauma. maka neuropraxia telah tereksklusi.

Kompresi atau nerve entrapment di bagian epicondylaris medialis (cubital tunnel) sering menyebabkan ulnar neuritis.[23] Gambar 25. Guyon canal adalah celah yang dibentuk oleh ossapisiforme-hamatum dan ligamen yang menghubungkan keduanya (Gambar 26).Lesi n. ulnaris dapat terjadi pada 2 lokasi utama.com.Kompresi n.jpg 1.sg/wordpress/wp-content/uploads/2011/03/CubitalTunnel-Syndrome_ds. Sumber:http://www. Low lesions Lesi terjepitnya nervus juga dapat terjadi di bagian Guyon canal yang disebut dengan Guyon cannal syndrome. ulnaris pada cubital tunnel.[23] Gejala yang timbul adalah kelemahan ulnar myotomes di bagian manus.Hal ini berbeda dengan penyebab cedera akibat fracture ataupun dislokasi. High lesions Lesi terjepitnya nervus yang paling sering adalah di bagianCubital tunnelyang disebut dengan Cubital tunnel syndrome(Gambar 25). flexor carpi ulnaris dan m.[23] .handsurgery. flexor digitorum profundus III dan IVsehingga terjadi less clawed (the high ulnar paradox). termasuk m. yaitu lesi dekat cubiti(high lesions) dan lesi dekat carpi (low lesions):[23] 1. Fungsi motorik dan sensorik juga hilang sesuai dengan distribusi ulnar.

Gejala yang timbul adalah numbness pada distribusi ulnaris(Gambar 27) dan ditemukan karakteristik khas. flexor digitorum profundus normal pada pemeriksaan elektrofisiologik.com/media/img/424/hand_guyon_canal_anat03. Penyebab lain adalah deep carpal ganglion dan a. M. yaitu claw hand(Gambar 28d) akibat kelemahan dan atrofi otot intrinsik. ulnaris aneurysm. flexor carpi ulnaris dan m.Kompresi n. Sumber:http://www.[18][23] . ulnaris pada guyon tunnel.bedfordsackvillephysio.Gambar 26.jpg Lesi ini seringkali disebabkan oleh perlukaan pergelangan tangan oleh benda tajam yang biasanya dilakukan saat usaha bunuh diri.

extensor carpi radialis longus ke intrinsic tendon. Metacarpophalangeal flexion dapat diperbaiki dengan transfer m.Nervus injury pada cederaplexus brachialis. Warwick DJ. Apley’s System of Orthopaedics and Fractures.Tipikal sensory loss area pada Guyon canal syndrome.Gambar 27. Selvadurai N. Sumber: Solomon L. Ilustrasi cedera nervus plexus brachialis dapat dilihat pada Gambar 28di bawah ini: Gambar 28. United of Kingdom: Hodder Arnold. 2010. .

Sumber: Tortora GJ. Distribusi persarafan pada cabang terminal dapat dilihat pada Gambar 29 Adan B di bawah: . Derrickson B. Unites States of America: Wiley. 2009. Principles of Anatomy and Physiology.

perabaan. Sumber: Gilbert A. dan ninhydrin test. (B) Distribusi n. Pemeriksaan fungsi sensorik (Gambar 30) Pemeriksaan sensorik dilakukan pada setiap dermatom.Gambar 29.[35][36] Gambar 30. radialis. taktil. 2001. Pemeriksaan khusus. n. Brachial Plexus Injuries. medianus. Sumber: http://antranik. temperatur. meliputi Tinel’s sign dan Horner’s syndrome. 2. ulnaris. vibrasi dengan turning fork 30 dan 256 cycles per second.8 Pemeriksaan Fisik Tujuan pemeriksaan fisik untuk menentukan tipe dan lokasi brachial plexus injury. meliputi: 1.Terminal branches distribution.Brachial plexus sensibility assessment chart. 1. n.(Tabel 10). propioceptive.(A) Distribusi n.org/peripheral-nervous-system-spinal-nervus-and-plexuses/ 3. n. .Pemeriksaan fisik tersebut. axillaris. Pemeriksaan fungsi motorik (Tabel 11) sesuai dengan distribusinya (Gambar 31). yang dinilai dari skala 0 hingga 5 disesuaikan dengan Medical Research Council Scale for Assessment of Muscle Power. United of Kingdom: Martin Dunitz Ltd. musculocutaneous.