DEFISIENSI VITAMIN

Defisiensi vitamin dibedakan menjadi: a. Defisiensi vitamin primer: Bersumber dari makanan. Menjadi masalah utama di antara anak di negara berkembang,dan menjadi penyebab utama kebutaan di dunia. b. Defisiensi vitamin sekunder: saluran Sebagai akibat gangguan dan absorbsi yang usus,penyakit metabolik. sistem empedu,pankreas usus

parah,pengangkutan dalam darah,simpanan jaringan atau perubahan

VITAMIN A Vitamin A larut dalam lemak,dan diperlukan untuk pemeliharaan penglihatan dan epitel khusus terutama epitel yang menghasilkan mukus!. Salah satu manifestasi a"al defisiensi vitamin A adalah gangguan penglihatan,terutama saat #ahaya berkurang. Defisiensi yang terus menerus dan dalam jangka "aktu lama,akan menyebabkan $eroftalmi mata kering!. %ipervitaminosis A,ditandai dengan tanda&tanda klinik,antara lain: peningkatan tekanan intrakranial dengan sakit kepala,mual,muntah,nyeri tulang rangka,hepatomegali,gangguan fungsi hati dan berbagai kelainan darah.

VITAMIN D Vitamin D,diperlukan untuk pertumbuhan tulang normal dan proses mineralisasi pada bayi dan anak,serta pemeliharaan bentuk tulang normal pada orang de"asa.

penyakit hati.tapi pada orang de"asa menyebabkan tulang kekurangan mineral. Defisiensi vitamin ) berhubungan dengan sindrom klinik yang paling sering dialami anak yang menderita obstruksi saluran empedu. VITAMIN K Vitamin ini digunakan untuk sintesis faktor koagulasi plasma ++ protrombin!.sakit kepala dan mual.lebih banyak diperlukan vitamin ).Defisiensi nyata yang terjadi sebelum penutupan epifisis. VITAMIN E Vitamin ) berperan sebagai antioksidan.menimbulkan penyakit rakitis. %ipervitaminosis ) pada anak belum #ukup umur lebih mematikan. .yaitu menstabilisasi lemak tak jenuh terhadap auto&oksidasi sebagai radikal bebas.faktor $++. Selenium juga merupakan komponen glutation peroksidase yang melengkapi fungsi antioksidan vitamin ). %ipervitaminosis D menyebabkan hiperkalsemia yang dinyatakan oleh kelemahan. (eningkatan kadar kalsium menyebabkan hiperkalsiuria dan kalsifikasi metastasis berbagai tempat di seluruh tubuh.pembuluh darah dan paru.keadaan yang disebut sebagai 'steomalasi. . *ebih banyak lemak tak jenuh dalam diet.lesu.trombositopenia dan bahkan kematian.atau kelainan steatore lain.antara lain: payah ginjal.terutama ginjal.+$ dan $ di dalam hati.adi defisiensi vitamin menyebakan ke#enderungan pendarahan diatesis hemoragik! yang bila berlangsung terus akan menyebabkan kesakitan dan kematian pada bayi.abetallipoproteinemia.

Ditandai oleh 0! pembuluh& pembuluh darah yang melemah.dan 5! gangguan penyembuhan luka. .kulit.ikan.dan VITAMIN C Defisiensi vitamin ini menyebabkan Skorbut.susu.sayur&sayuran. 5. (emeliharaan #adangan folat.akibat defisiensinya: adanya dermatitis. 2. Sintesis kolagen normal.dan langsung dapat diabsorbsi usus. B6 (iridoksin!. 5.sering dijumpai bersama&sama dalam makanan seperti ragi.maka defisiensinya jarang terjadi. . Vitamin kejang.ikan dan daging.glositis. Vitamin B0 1iamin!.terutama dalam mekanisme pelepasan energi dan hematopoises. Se#ara umum.keilosis pada bayi dan anak diare.susunan syaraf pusat dan syaraf perifer. 7. 2! #a#at sintesis osteoid derivat kolagen!.terjadi lesi pada bibir.defisiensi vitamin ini jarang dihadapi di negara maju. Sasaran yang terkena ialah jantung.mata dan sumsum tulang.anemia. Berikut ma#am&ma#am vitamin B kompleks beserta defisiensinya: 0. 2.biji&bijian.ungsi berbagai anggota kelompok ini sebagai koen/im yang diperlukan dalam metabolisme perantara.akibat defisiensinya: anemia megaloblast. Vitamin B02 dan .lidah.karena vitamin #ukup banyak dalam makanan sayur&sayuran.akibat defisiensinya: 4mumnya. Vitamin 8 berfungsi sebagai: 0. Vitamin B2 3iboflavin!.hati. Sintesis kondroitin sulfat.olat.akibat defisiensinya: Beri&beri.dan khususnya buah jeruk.VITAMIN B (VITAMIN B KOMPLEKS) Vitamin B larut dalam air.terutama pembuluh darah mikro yang memiliki otot penunjang paling sedikit. 1api karena vitamin ini langsung dapat larut dalam air.

S'2. PENYAKIT – PENYAKIT AKIBAT LINGKUNGAN POLUSI UDARA =at&/at yang yang menyebabkan polusi adalah 8'2. Sintesis transmiter saraf. (emeliharaan mobilitas dan fagositosis neutrofil dan makrofag. pada orang de"asa muda 2<&77 tahun hampir 6. : Memperburuk osteoartritis pada sendi yang menyangga berat tubuh. >'2. lipat. lipat. : Sistem pernafasan terganggu karena penyakit paru obstruktif kronik. debu. Dampaknya pada kesehatan antara lain : : Bronkitis : Astma : )mfisema : (enyakit pernafasan karena kerja yang spesifik : -anker terutama pada paru : (neumokoniosis akibat asap rokok dan debu . : (eningkatan prevalensi diabetes 5. 9. lipat. 6. metal aerosol.7. : (eningkatan kadar kolesterol serum. Memudahkan absorbsi besi bukan hem dan mobilisasi besi yang disimpan dalam sel&sel. o/on. OBESITAS Akibat&akibat yang disebabkan oleh obesitas : : (eningkatan seluruh prevalensi hipertensi 5.

2. 7.MEROKOK Dampak kesehatan dari merokok antara lain : : -anker paru : +mpotensi : ?angguan kehamilan dan janin Selain berdampak pada orang yang merokok .perjalanannya tergantung: 0. 5. PNEUMOKONIOSIS (enyakit paru yang disebabkan oleh debu yang terhirup. asap rokok juga lebih berpengaruh terhadap orang yang ada disekitar perokok perokok pasif!. (A1'?)>)S+S . konsentrasi polutan di udara jumlah yang tertahan di saluran pernafasan dan paru ukuran dan bentuk kontaminan kelarutan dan reaktivitasfisikokimia"inya S+*+-'S+S Adalah pneumokoniosis fibrosa menahun yang berlangsung samar&samar pada mula gejala dan berlanjut ganas setelah pemaparan berhenti.

dan difusi gas. penderita asimtomatik. tanda khas fase nodul halus. (enyakit ini ditemukan pada pemeriksaan foto sinar . baik di pleura maupun di substansi paru. (ada saat paru mengalami fibrosa progresif menyebabkan penurunan kemampuan paru. dengan kadang perluasan di semua kavitas pleura. influks kalsium : (elepasan en/im lisosomal intraselular Silikosis klasik ditandai oleh reaksi fibrosa padat . bronkitis menahun . Ditemukan gambaran @badai saljuA di paru. berkala. PERJALANAN KLINIS (ada stadium a"al silikosis menahun klasik. emfisema. Adanya ber#ak pleura kolagenosa besar atau perlekatan fibrosa padat.Mekanisme pembunuhan oleh makrofag dihipotesiskan sebagai : : . ?ejala sistemik timbulnya artritis reumatoid dengan sindrom #aplan. tuber#ulosis paru. ASBESTOSIS DAN PENYAKIT BERKAITAN DENGAN ASBES (enghirupan dengan asbes : : Ber#ak pleura fibrosa : -arsinoma bronkogenik : Mesotelioma : Dan bentuk lain kanker PATOGENESIS debu asbes terus menerus dapat mengakibatkan pneumokoniosis interstistial fibrosa&asbestosis.ejas membran. ditambah dengan ri"ayat pekerjaan mengarahkan kita pada diagnosis. (enyakit yang terkait .

MORFOLOGI Asbestosis merupakan pneumonitis interstisial menahun yang difus. Bentuk yang paling sering adalah -arsinoma Bronkogenik.ibrosis dimulai dari sekitar bronkioli respiratorius dan duktus alveolaris lalu meluas kedalam dinding sakus alvolaris yang berdekatan untuk membendung pneumonitis interstisial yang menahun. Arteri dan arteriol paru terperangkap dalam jaringan paru yang menyempit sehingga terjadi hipertensi pulmonal dan korpulmonale jika disertai dengan merokok atau terpapar debu batubara menyebabkan penghitaman setempat paru.: Serabut terhirup terba"a dalam udara masuk ke saluran pernafasan terminal dan kantong udara. . KORELASI KLINIS . perubahan metaplasi epitel yang menungkatkan kepekaan terhadap karsinogen.dan limfoma. Berbagai tipe kanker berkembang pada penderita yang terpapar se#ara nyata pada tubuh asbes.ovarium.ginjal.saluran gastrointestinal. Bentuk lain kanker yaitu -arsinoma *aring. : (artikel yang trertimbun ikut masuk ke lapisan sel epitel atau makrofag paru : Makrofag mengaktifkan komplemen di dalam lapisan plasma : Serabut yang dilahap oleh makrofag yang diselubungi oleh komplek protein besi Asbes menimbulkan efek karsinogenik yang berperan sebagai promotor yang menginduksi proliferasi sel.

dan disertai oleh batuk non produktif.+nsufisiensi ventilasi dengan sesak napas biasanya merupakan gjala pertama. .maki lama dyspnea makin buruk. Sindrom 8aplan dapat menyulitkan perjalanan klinis dan yang menderita artritis rheumatoid mengalami peninggian pada faktor rheumatoid.

Malnutr ! "r#t$ n %al#r Ma#am : 0. k"asiorkor 2. marasmus -"asiorkor : asi dihentikan karena sudah mempunyai anak lagi.asi diganti dengan tajin Marasmus : penyakit akibat kelaparan anak terhenti pertumbuhan .

. )dema nyata 8. (erut bun#it -"asiorkor tidak menyebabkan berhentinya pertumbuhan pada seeorang.ciri – ciri kwasiorkor 0* Apati 7. 3ambut kering dan merah 10. *esi pada kulit bersisik! 9.

13. 17. (emberian #ukup gi/i (emberian protein yang memadai (emberian nutrisi pada ibu hamil untuk kesehatan janin . 14.Ciri – ciri marasmus 11. -ehilangan kekuatan otot *emah -urus dan kurang lemak -erempeng dan #a#ingan Pengobatan dan pencegahan 15. 16. 12.