PERCOBAAN 3 SISTEM LOKOMOTORIUS

I.

Tujuan 1. 2. 3. 4. Menyebutkan komponen matriks tulang beserta karakteristik dan fungsinya. Menyebutkan karakteristik otot skelet. Menyebutkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerja otot skelet. Menjelaskan mekanisme kontraksi otot skelet.

II.

Prinsip 1. Berdasarkan sistem otot dan sistem skelet dalam tubuh.

III.

Teori Sistem lokomotorius adalah sistem yang dapat menggerakan tubuh. Sistem ini terdidir dari sistem skelet dan sistem otot. Sistem skelet meliputi semua tulang termasuk tulang rawan. Sistem otot merupakan sistem penggerak yang teridiri dari otot skelet, otot polos dan otot jantung. Pertumbuhan tulang dan otot mengakibatkan badan menjadi lebih tinggi dan lebih besar. Gerakan tubuh disebabkan oleh peristiwa kontraksi dan relaksasi otot. Kontraksi dan relaksasi otot terjadi karena adanya peristiwa biokimia pada sel otot. Jadi, lokomotor adalah gerak yang dilakukan oleh penggerak sedangkan sistem lokomosi adalah cara kerja gerak yang dilakukan oleh penggerak. Berikut ini adalah berbagai organ-organ yang terlibat dalam lokomotor : A. Tulang Pada manusia jumlah tulang terdapat sekitar 206 yang semakin dewasa akan semakin banyak, terdiri dari tulang kepala, tulang muka, tulang telinga dalam, tulang lidah, tulang pembentuk kerangka dada, pembentuk tulang belakang dan gelang pinggul, tulang lengan, dan tulang kaki. Tulang tersusun atas sel, matriks protein, dan deposit mineral. Sel-sel pembangun tulang ada tiga, yaitu :

Kepala dan ekor otot merupakan jaringan ikat kuat (tendon). Sitoplasma adalah benang-benang halus yang panjang disebut miofibril. dan ekor otot (muskulus kaudal).   C. mengandung inti sel. gerak sel terjadi karena sitoplasma merubah bentuk. terdapat protoplasma yang memiliki garis-garis melintang. organel-organel. pergerakannya cepat tetapi lekas lelah. memiliki protoplasma licin dan tidak memiliki garisgaris melintang. yaitu :  Badan sel. dan rangsangan dialirkan melalui saraf motoris.  . merupakan cabang-cabang perpanjangan dari sitoplasma ke badan sel. Fungsi dendrite adalah menghantarkan impuls menuju badan sel. Fungsinya adalah menerima stimulus dari lingkungan. badan Nissl. Otot ini dapat bergerak sesuai kemauan kita. yaitu :  Otot motoritas (otot serat lintang/otit kerangka). dan sebagai tempat berlangsungnya semua proses keiwaan dan psikis. Dapat bekerja sesuai kemauan kita (otot tak sadar) karena rangsangannya melalui saraf otonom.  Sel otot dibagi tiga golongan. sitoplasma. Otot Merupakan suatu organ yang memungkinkan tubuh dapat bergerak. Di dalamnya terdapat badan Nissl dan mitokondria. Otot otonom (otot polos). yaitu tempat melekatnya otot pada tulang. pembuluh darah.   Osteoblast (sel pembentuk tulang). Bagian-bagian otot yaitu. Dendrit. Osteosit (berfungsi memelihara konten mineral dan elemen organik tulang. Fungsinya sama seperti otot polos dapat bergerak sendiri secara otomatis karena mendapat rangsangan dari susunan otonom. koordinasi dan pengaturan untuk mengontrol dan mengintegrasikan aktivitas tubuh. kandung kemih. kepala otot (muskulus kaput). Saraf Merupakan penghantar informasi. dll. Merupakan pusat untuk mengatur kegiatan sel. empal otot (muskulus venter). bentuknya menyerupai otot motoritas karena sel protoplasmanya terdapat serabut-serabut melintang yang bercabang. Otot-otot ini terdapat pada ventrikulus. Ada tiga bagian utama saraf. usus. dan neurofibril.) Osteoklas (sel pemangsa) B. mengubah stimulus menjadi impuls. Otot jantung.

 Akson. D. Cabang vena yang lebih kecil disebut venolus yang selanjutnya menjadi kapiler. Fungsi darah sebagai alat pengangkut. vena yang ukurannya besar yaitu vena kava dan vena pulmonalis.14g 0. Alat dan Bahan Bahan Catatan       Alat         Alat bedah Gelas Piala 100ml Cawan Petri Pipet Tetes Seperangkat alat pencatat yang terdidri dari kimograf. statif dan stimulator. dan keeping darah (trombosit)). arteri memiliki dinding yang kuat dan tebal bersifat elastis. sel darah putih (leukosit).50g 0. Arteri yang paling besar yaitu yang keluar dari ventrikel sinistra disebut aorta dan arteri pulmonalis. menghantarkan impuls dari badan sel ke neuron/jaringan lain. dan menyebarkan panas ke seluruh tubuh.12g 0. dan plasma darah. Darah atau Pembuluh Darah merupakan suatu jaringan tubuh yang terdapat di dalam pembuluh darah yang berwarna merah beredar di dalam tubuh karena adanya kerja jantung. yaitu :  Pembuluh arteri Adalah pembuluh darah yang keluar dari jantung membawa darah ke seluruh bagian dan alat tubuh. Beban 10-100g Benang Kabel : Tulang paha ayam.  IV. larutan Ringer : Larutan Ringer mengandung : 6. Bentuk dan susunan vena sama dengan arteri. Pembuluh vena Adalah pembuluh darah yang membawa darah dari bagian/alat-alat tubuh masuk ke dalam jantung.20g 1 liter NaCl KCl CaCl2 NaH2PO4 NaHCO3 Aquadest ad . pertahanan tubuh. Ada dua macam pembuluh darah.01g 0. Darah teriri dari 2 bagian. asam asetat. yaitu sel-sel darah (sel darah merah (eritrosit).

9%. tulang batu karang. Prosedur Percobaan V. Anatomi Tulang Carilah dari literatur ↓ amati ↓ gambarkan dalam laporan saudara mengenai bagian-bagian tulang yang meliputi epifisis. Fisiologi tulang Tulang paha ayam dibersihkan ↓ Siapkan 4 buah gelas kimia yang masing masing berisi : larutan Nacl 0. asam asetat 5%.  Lampu kerosin Alat Pemanas dan Pendingin Hewan Percobaan  Katak V. rongga medula. 10%. Sistem Skelet A.I. dan 25% ↓ Masukan tulang paha ayam kedalam larutan larutan dalam gelas piala tersebut satu jenis larutan untuk satu tulang paha ayam ↓ Gelas kimia ditutup dengan plastik dan disimpan dilemari asam ↓ Perendamam tulang paha ayam dalam larutan dilakukan selama 6 hari ↓ . tulang pejal (kompak). B.

pelajari dan gambarkan secara ringkas mengenai struktur anatomi dan sifat-sifat dari sel otot polos dan jantung. Kontraksi isometrik dan isotonik Letakan tangan di atas meja.Lakukan pengamatan apakah terjadi perubahan pada tulang tulang tersebut ↓ Bahaslah fenomena tersebut dengan teori yang telah anda ketahui V. ↓ Amati anterior lengan selama melakukan demikian ↓ Jelaskan tipe kontraksi ↓ Ulangi dengan memberikan beberapa buku diatas lengan atau benda berat lain ↓ Amati. apakah ada pemendekan dari biceps branch . B.2. Kemudian buat ancang-ancang untuk mengangkat buku. Anatomi Sistem Otot Gambarkan potongan melintang suatu alat miofibril ↓ Tuliskan bagian-bagian dari serabut otot seklet & miofibril ↓ Amati. Fisiologi Otot Skelet 1. Sistem Otot A. telapak menghadap ke atas ↓ Tempatkan sebuah buku diatas telapak tangan.

kemudian lengkapi tabel berikut.2. Kontraksi otot gastrocnemius katak  Cara mengisolasi katak : Korbankan katak ↓ Gunting kulit dari bagian posterior pinggul ↓ Kuliti seluruh kakinya dengan cara menariknya dengan pinset atau jari tangan dengan cepat. Keterangan : Usaha = Tinggi kontraksi x Beban Usaha (dyne) . ↓ Amati gambaran yang terjadi. Beban (g) Tinggi Kontraksi (cm) 10 20 30 Dst. ↓ Tempatkan beban 10g pad awadah.  Pengaruh beban terhadap kerja otot Tempatkan suatu wadah beban menggantung pada tangkai pengumpil. Ukur tinggi kontraksi yang terjadi pada setiap penambahan beban. Berikan stimulus maksimal lagi. Putar kimograf dengan tangan. Lihat gambaran yang terjadi. Kimograf dalam keadaan diam ↓ Berikan stimulus tunggal maksimum pada otot. ↓ Tambahkan beban setiap kali 10g sampai 100g atau tak terjadi respon.

 Pengaruh peningkatan frekuensi stimulus terhadap kontraksi otot: Pasang kimograf dengan kecepatan rendah ↓ Pasang stimulator pada stimulus maksimal ↓ Berikan 6-8 kali stimulus pada otot dengan kecepatan stimulasi 2-3 stimulus/detik ↓ Amati gambaran yang terjadi ↓ Pindahkan jarum penulis pada bagian lain kimograf (dengan menukar dengan tangan). berikan lagi stimulus dan catat kontaksinya pada kimograf. kemudian pasangkan pada klem dan pengumpil ↓ Pertahankan kelembapan dan suhu rendah dengan membasahinya dengan larutan Ringer dingin ↓ Berikan stimulus tunggal. yang dicatat pada kimograf berkecepatan tinggi ↓ Basahi otot dengan larutan Ringer hangat (Kurang lebih 30 derajat celcius) ↓ Setelah 3 sampai 5 menit penghangatan. Kemudian pasangkan kimograf pada kecepatan sedang dan stimulator pada stimulasi maksimal. ↓ . Pengaruh suhu terhadap kontraksi otot Suatu preparat otot gastrocnemius terisolasi lain direndam dalam larutan Ringer yang didinginkan ↓ Angkat preparat sesudah beberapa lama.

3.10 dan stimulus/detik. ↓ Berikan stimulus terus menerus sampai terjadi keletihan otot ↓ Amati gambaran yang terjadi .4. meningkat menjadi 2.Berikan stimulus dengan kecepatan meningkat mulai dari 1 stimulus/detik.5.6.7.