You are on page 1of 8

Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097

ABSORBER DAN STRIPPER 1. Absorber Absorbsi ialah proses pemisahan bahan dari suatu campuran gas dengan cara pengikatan bahan yang diikuti dengan tersebut pada permukaan absorben cair

pelarutan. Kelarutan gas yang akan diserap dapat

disebabkan hanya oleh gaya-gaya fisik (pada absorbsi fisik) atau selain gaya tersebut juga oleh ikatan kimia (pada absorbsi kimia,juga disebut sorpsi kimia). Kecepatan absorbsi merupakan ukuran perpindahan massa antara fasa gas dan fasa cair, disamping pada perbedaan konsentrasi dan luas permukaan absorben. Absorber adalah alat yang digunakan untuk proses absorbsi, yaitu proses penyerapan fluida gas oleh seluruh bagian zat cair sebagai absorben. Proses absorbsi digunakan untuk memisahkan suatu komponen gas dari campuran gas dengan menggunakan zat cair sebagai penyerap/ absorben. Absorben yang digunakan ditentukan dari daya larut gas pada zat cair tertentu. Adapun

Contoh dari proses absorbsi adalah pemisahan oksigen dari campuran gas dengan menggunakan air sebagai absorben. Seperti yang dijelaskan sebelumnya absorber adalah alat pemisahan suatu komponen gas oleh zat cair sebagai pelarut. Prinsip kerjanya adalah suatu campuran gas diumpankan dari bawah (bottom) tower absorber, untuk

dikontakkan dengan zat cair dari atas (top) absorber. Kompenen gas yang mempunyai kelarutan terbesar pada cairan tersebut akan larut bersama adsorben (zat cair) dan menjadi bottom produk, sedangkan komponen gas lainnya yang tidak terlarut dalam absorben akan ke atas sebagai top produk. Karena prinsip kerja Absorber berdasarkan kelarutan gas dalam cairan, maka kondisi operasinya pada temperatur rendah, dan tekanan tinggi. Dimana pada kondisi ini, daya larut gas dalam fase cair akan maksimal (hukum gas ideal ).Absorben adalah cairan yang dapat melarutkan bahan yang akan diabsorpsi pada permukaannya,baik secara fisik atau dengan reaksi kimia. Absorben (juga disebut cairan pencuci) harus memenuhi persyaratan yang sangat beragam. Persayaratan ini sangat diperlukan agar produk yang didapat bagus, tidak merusak peralatan dan mengurangi energi yang dibutuhkan untuk terjadinya proses absorbsi. Apabila

5. Kadang-kadang satu kali absorpsi tidak cukup untuk memisahkan campuran multi komponen dalam hal ini dua atau lebih absorber harus dipasang secara seri. maka biaya produksi dapat ditekan. atau untuk pemisahan partikel debu dan tetesan cairan). 4. Karena perbedaan kelarutan inilah. Sedapat mungkin sangat reaktif Memiliki tekanan uap yang tinggi Mempunyai viskositas yang rendah Stabil secara termis dan murah Absorben yang sering digunakan adalah air (untuk gas-gas yang dapat larut. 3. Memiliki daya melarutkan bahan yang akan diabsorpsi yang sebesar mungkin (kebuthan akan cairan lebih sedikit. Selain itu absorber sring kali digunakan untuk melakukan presipitasi bahan-bahan padat atau debu dalam kuantitas kecil yang ikut terbawa dalam campuran gas. Absorbsi termasuk operasi pemisahan solut dari fase gas ke fase cair. yaitu dengan mengontakkan gas yang berisi solut dengan pelarut cair (solven / absorben ) yang tidak menguap. . Stripping adalah operasi pemisahan solute dari fase cair ke fase gas. Solut adalah komponen yang dipisahkan dari campurannya sedangkan pelarut (solvent . atau dipasang dalam sistem sirkulasi absorber.Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 persyaratan diatas terpenuhi. sebagai separating agent)adalah cairan atau gas yang melarutkan solut.volume alat lebih kecil) 2. Besarnya absorber (juga kuantitas absorben yang diperlukan) tidak hanya ditentukan oleh jumlah tahap yang lebih sedikit dari pada absorpsi fisik (alat menjadi lebih kecil) alat ini dapat dijadikan satu dengan absorber. yaitu dengan mengontakkan cairan yang berisi solute dengan pelarut gas ( stripping agent) yang tidak larut ke dalam cairan. natrium hidroksida (untuk gas-gas yang dapat bereaksi seperti asam) dan asam sulfat (untuk gas-gas yang dapat bereaksi seperti basa). Misalnya bahan itu harus : 1. transfer massa solut dari fase satu ke fase yang lain dapat terjadi. Absorber dan stripper adalah alat yang digunakan untuk memisahkan satu komponen atau lebih dari campurannya menggunakan prinsip perbedaan kelarutan.

Struktur yang terdapat pada kolom absorber dibagi menjadi tiga bagian yaitu: 1. alat transfer massa difusional dibagi menjadi 2 jenis. terjadi hampir pada setiap . Beberapa buku. misalnya menara menggunakan plat atau tray. misalnya menara sembur. yaitu alat dengan kontak bertingkat ( stage wise contact / discreet ). Contoh kolom Absorber Prinsip Kerja Kolom Absorpsi : 1. meskipun penelitian tentang hal ini masih perlu dilakukan. misal data kelarutan gas di Perry ( 6th ed. di batas antar fase terdapat keseimbangan fase. gelembung atau menggunakan bahan isian (packing). Data-data keseimbangan telah banyak tersedia. Bagian atas: Spray untuk megubah gas input menjadi fase cair Bagian tengah: Packed tower untuk memperluas permukaan sentuh sehingga mudah untuk diabsorbsi 3. yaitu : 1. terutama termodinamika telah menyajikan data keseimbangan untuk sistem tertentu. proses keseimbangan dimana operasi dengan keseimbangan antar fase. Oleh karena itu.Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 Berdasarkan cara kontak antar fase. Bagian bawah: Input gas sebagai tempat masuknya gas ke dalam reaktor. 2. Gambar 1. proses dikontrol kecepatan transfer massa. korelasi atau data-data di lapisan batas fase ini sangat perlu diketahui. dimana ada zat yang berbeda fase mengalir berlawanan arah yang dapat menyebabkan komponen kimia ditransfer dari satu fase cairan ke fase lainnya. pp. 3-101 – 3-103). Kolom absorbsi adalah sebuah kolom. Adalah suatu kolom atau tabung tempat terjadinya proses pengabsorbsi (penyerapan/penggumpalan) dari zat yang dilewatkan di kolom/tabung tersebut. yaitu alat dengan kontak kontinyu (continuous contact ). jika dua fase dikontakkan. Menurut teori lapisan film. 2..

Stripper Stripper atau tube stripper adalah suatu peralatan yang digunakan untuk memisahkan udara atau liquid dari rubber tube seperti halnya peristiwa infusion atau pembelahan.Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 reaktor kimia. 2. Absorber yang terpolusi dilewatkan kedalam destilasi kolom. Stripper disebut juga sebagai kolom distilasi berfungsi sebagai unit operasi untuk melakukan proses pemisahan sebuah . pelarutan yang terjadi pada semua reaksi kimia. destilasi. Peristiwa absorbsi ini terjadi pada sebuah kolom yang berisi packing dengan dua tingkat. 2. Didalam absorber terjadi kontak antar dua fasa yaitu fasa gas dan fasa cair mengakibatkan perpindahan massa difusional dalam umpan gas dari bawah menara ke dalam pelarut air sprayer yang diumpankan dari bagian atas menara. Gambar 2. Campuran gas yang merupakan keluaran dari reaktor diumpankan kebawah menara absorber. Proses ini dapat berupa absorpsi gas. Sebagai contoh adalah pemisahan gas nitrogen dan hydrogen pada amoniak cair. Contoh kolom Absorber dan Distilasi secara bersamaan Gambar diatas adalah contoh proses Sebuah kolom destilasi juga dapat digunakan untuk mendaur ulang. Keluaran dari absorber pada tingkat I mengandung larutan dari gas yang dimasukkan tadi. maka dapat kita ambil kesimpulan stripper adalah suatu alat yang digunakan untuk mengambil suatu zat atau senyawa dari senyawa lainnya dengan fase yang berbeda. pelarut dikumpulkan dan dikirim kembali ke absorber. Dibawahnya.

Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 campuran menjadi dua atau lebih produk yang memiliki titik didih berbeda. Reaksi kimia yang terjadi pada absorber yaitu: K2CO3 + CO2 + H2O  2KHCO3 Sempurna atau tidaknya proses penyerapan CO2 ditentukan oleh konsentrasi dari larutan benfield.Petrokimia Gresik harus menjaga nilai larutan benfield berada pada kisaran 25 % – 30 %. dalam hal ini digunakan larutan benfield. sedangkan air akan berada di tray tengah karena memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan dengan larutan benfield. campuran terlebih dahulu di proses pada plant absorber untuk memisahkan CO2 dari gas sintesis dengan menggunakan bahan penyerap seperti MDEA. maka diindikasikan penyerapan yang terjadi pada absorber tidak berlangsung secara . Reaksi kimia yang terjadi pada stripper yaitu: 2KHCO3  K2CO3 + CO2 + H2O (CO2 dilepaskan) Sebelum memasuki stripper. Larutan benfield yang terkondensasi akan jatuh ke bottom stripper. dengan mengeluarkan komponen yang lebih mudah menguap dari campuran. untuk selanjutnya CO2 yang dilepaskan akan menjadi produk CO2 yang digunakan sebagai bahan dasar dalam proses pembuatan pupuk urea. Gambar 2. Skematika proses pada plant stripper dan absorber secara umum Stripper berfungsi untuk memisahkan CO2 dari larutan K2CO3 (benfield). Dalam menjalankan prosesnya. benfield dan selexon. Jika larutan benfield terlalu pekat. operator di PT. nilainya melebihi 30 %.

Partikel tersebut terkumpul disuatu area pembentuk yang terdapat disuatu titik. Hal ini sangat . Jika temperatur pada bottom stripper terlalu tinggi maka para operator akan menyimpulkan berdasarkan pengalaman mereka bahwa larutan benfield pada bottom stripper terlalu pekat. Sementara itu kecepatan aliran total gas dan cairan akan ditentukan oleh proses. Selain itu juga akan menyebabkan naiknya ampere pada pompa refluks yang akan mengalirkan larutan benfield dari bottom stripper kembali ke absorber karena larutan benfield terlalu berat untuk dialirkan. operator mengendalikan larutan benfield secara off-line atau tidak langsung yaitu dengan menjaga temperatur pada bottom stripper dengan mengatur bukaan valve yang mengalirkan fluida air ke dalamnya. Liquid yang tersebar di spray elemen di alirkan menuju dinding pemisah yang terdapat di area pengumpul partikel-partikel untuk membuat suatu suatu pemisahan partikel antara gas dan liquid. Selama ini.Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 sempurna. maka aksi kontrol yang dilakukan adalah dengan membuka valve yang mengalirkan fluida air ke dalamnya untuk mengencerkan larutan benfield tersebut. Aliran gas dibatasi dengan tidak boleh melebihi kecepatan pemisahan. hal ini penting untuk menentukan aliran yang cocok per unit area yang melalui column. hal ini dikarenakan tidak adanya analyzer on-line yang bisa mengukur konsentrasi larutan benfield secara langsung sehingga harus menunggu delapan jam untuk mendapatkan besarnya konsentrasi larutan benfield hasil analisa dari laboratorium. Gas stripper merupakan suatu dinding-dinding pemisah yang banyak. satu faktor yang sangat penting adalah nilai koefisien transfer atau tinggi unit transfer. dan gas inlet unuk menerima aliran gas yang bergerak menuju outle gas melalui aliran gas yang sudah rapat dari tempatnya berada. dan akan ada hasil drop jika kecepatan cairan sangat rendah. Keterlambatan dalam melakukan aksi kontrol selalu terjadi. Wet gas stripper bertujuan untuk memisahkan partikel-partikel yang terdapat dalam suatu aliran gas. Pemisahan didefinisikan sebagai media filtrasi penangkap partikel yang terdapat di aliran gas dan partikel tersebut dibawa ke daerah pengumpul untuk dipisahkan dari aliran gas yang telah dilakukan proses pemisahan. Dalam perhitungan ukuran stripper.

umumnya pada basis yang kontinyu untuk mencapai ekstraksi yang efisien. pada temperatur tertentu fraksi ringan yang temperatur didihnya lebih rendah dari temperatur puncak kolom akan menguap dan keluar melalui puncak kolom. Kolom stripper merupakan salah satu peralatan utama dalam proses distilasi karena kolom ini berfungsi untuk mempertajam pemisahan komponen – komponen. tekanan dan diffusivity. Pada setiap kasus. Pada kenyataannya proses stripper juga dipengaruhi oleh beberapa variabel lain. Hal ini sering digunakan di industri kimia untuk mengekstraksi sejumlah gas dari campuran gas-gas atau sering pula digunakan untuk menghilangkan komponen-komponen berbahaya seperti hydrogen sulfide atau belerang dioksida dari gas-gas yang berasal dari cerobong keluaran (flue gas). Secara umum untuk membantu penguapan dilakukan dengan injeksi steam atau dengan bantuan alat penukar panas reboiler untuk menaikkan temperatur. .Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 cocok untuk menguji pengaruh kecepatan aliran gas dan cairan pada koefisien transfer. desain bangsal peralatan dibuat sesuai dengan tingkat kerapatan percampuran antara komponen-komponen. seperti temperature. sebagai contoh absorpsi gas yang merupakan suatu satuan penghilangan satu atau lebih komponen-komponen gas melalui kontak dengan suatu cairan. Pada dasarnya prinsip kerja kolom stripper adalah proses penguapan biasa. Stripper merupakan suatu proses absorpsi. sehingga bisa memperbaiki mutu suatu produk dengan memisahkan fraksi ringan yang tidak dikehendaki dalam produk tersebut.

Ginanjar.Tugas Khusus Nama : Khairunnnas NIM : 03111003097 Daftar Pustaka Oktasari.http://tentangteknikkimia. Absorber dan (Diakses Stripper.http://www.2013.Etrie.(Diakses pada tanggal 16 Maret 2014) Sonisora. Elisabeth.2013.wordpress. pada tanggal 16 Maret 2014) Listantya Budi. Jenis-jenis Packing di Stripper Column.com/doc/134670785/Tugas-Khusus-Stripper.scribd.Absorber. 2011.(Online).com/doc/155105588/Ab sorber.com/2011/12/16/absor ber-dan-stripper/ (Diakses pada tanggal 18 Maret 2014) . (Online).(Online).scribd. http://www.