You are on page 1of 12

PEMERIKSAAN FISIK SISTEM RESPIRASI

Inspeksi Inspeksi dada terutama untuk menncari adanya asimetri bentuk dan gerak dada waktu bernafas. Adanya asimetri bentuk rongga dada dapat menyebabkan timbulnya hipertensi pulmona! dalam jangka panjang. Asimetri dada dapat terjadi karena sebab yang bersamaan dengan penyebab terjadinya kelainan jantung (misalnya prolaps katup mitral, gangguan katup aorta pada sindrom marfan dan sebagainya) atau menjadi akibat dari adanya kelainan jantung akibat aktifitas jantung yang mencolok semasa pertumbuhan. Inspeksi dada pada saat istirahat, kita perhatikan bentuk dada. Bentuk dada normal apabila didapatkan diameter lateral ( samping ) lebih besar daripada diameter anteroposterior ( depan belakang ). elainan dada dapat berbentuk ! • "ektus karinatus (pigeon breast) ! dada berbentuk dada burung dengan penonjolan sternum ke depan, dengan penyempitan rongga toraks. #ering terjadi pada sindroma $arfan. • "ektus ekska%atus (funnel breast) & dada berbentuk cerobong ! kebalikan dari pektus karinatus dimana bagian bawah sternum dan iga tertarik mendekati %ertebra. 'apat disebabkan karena pekerjaan (misalnya tukang sepatu), pemakaian kemben atau pada sindrom $arfan. • Barrel chest ! dada berbentuk tong, biasanya karena emfisema pulmonum atau karena kifosis senil ( perubahan rangka yang menyertai proses penuaan ) . "erlu diketahui bahwa bentuk dada ini normal pada anak ( anak. "emeriksaan dada pada respirasi. "ada saat respirasi kita menilai ! • Asimetri gerakan dada. )ormal, kedua sisi dada mengembang sama besar dan pada waktu yang bersamaan.

• *etraksi sela iga! retraksi sela iga biasanya pada sela iga bagian bawah dan supra kla%ikula. • "enilaian fremitus taktil $embandingkan kedua sisi dada. Apabila pemeriksaan ini dilakukan pada perempuan. gunakan permukaaan ulnar tangan anda. Amati. geser payudara dengan perlahan apabila diperlukan. sejauh mana ibu jari anda menyimpang mengikuti ekspansi toraks dan rasakan pergerakan dan kesimetrisan dari pergerakan selama respirasi. . pneumonia lobaris. obstruksi jalan nafas atas. ""+ . . Adanya keterlambatan pengembangan dinding dada satu sisi didapatkan pada efusi pleura. -remitus umumnya menurun atau menghilang di atas prekordium. tangan berada di sebelah lateral rongga dada. Palpasi 'engan pemeriksaan palpasi kita menilai ! • "engembangan dinding dada. #etelah itu. 'idapatkan pada ! asma bronkiale berat. geserkan sedikit ke arah medial untuk mengangkat lipatan kulit yang longgar diantara kedua ibu jari. tumor. obstruksi bronkus unilateral. penebalan pleura unilateral.elambanan pengembangan salah satu sisi dada bisa terdapat pada kelainan ! efusi pleura unilateral. "emeriksaan dan lokasi fremitus taktil .ambar /.aranya! letakkan ibu jari di sekitar tepi kosta. Beritahukan pasien untuk bernapas dalam.

#edangkan pada efusi pleura. . "erkusi sampai ke bawah pada garis midkla%ikular kanan dan identifikasi batas atas keredupan hepar. "erkusi paru kiri dilakukan sebelah lateral dari area tersebut. untuk meningkatkan perkusi.-remitus akan meninggi pada konsolidasi paru seperti pneumonia. Perkusi "erkusi dada sebelah anterior dan lateral. geser payudara dengan perlahan dengan tangan kiri ketika anda memeriksa sebelah kanan. dan bandingkan.ambar 2! 3okasi perkusi dan cara perkusi pada perempuan Tabel 1.I A)A6+$I "adat(cair)&tidak ada udara 4dara 8 normal )+*$A3 (padat 9 . $etode ini akan dipergunakan pada waktu pemeriksaan fisis abdomen untuk memperkirakan ukuran li%er. "ada perempuan. tumor mediastinum. Alternatif lain anda bisa meminta pasien untuk menggeser sendiri payudaranya. fremitus akan menurun karena adanya gangguan hantaran aliran udara dari paru ke dinding dada. "erkusi pada paru kiri bagian bawah berubah menjadi timpani karena udara dalam gaster. area jantung menimbulkan bunyi redup sampai sisi kiri sternum mulai dari sela iga 0 sampai sela iga 1. Macam suara perkusi #4A*A "5* 4#I "ekak *edup #onor )A'A 7 6inggi 6inggi )+*$A3 '4*A#I 7 "endek "endek )+*$A3 "A6+3+. #ecara normal. Identifikasi lokasi atau area yang perkusinya abnormal.

#uaran napas akan terdengar lebih keras pada lapangan paru atas anterior. $embandingkan auskultasi daerah yang simetris adalah salah satu cara yang baik pada auskultasi. 'engarkan suara napas. arakteristik suara napas 'urasi bunyi <esikular Intensitas suara ekspirasi #uara inspirasi 3embut lebih lama dibanding ekspirasi #uara inspirasi Intermediate dan ekspirasi ekual Pitch suara 3okasi ekspirasi normal *elatif rendah Intermediate ebanyakan di kedua lapangan paru 4mumnya pada sela iga 2 dan 0 anterior dan diantara skapula 'iatas manubrium Bronko <esikuler Bronkial #uara ekspirasi lebih lama dibanding inspirasi eras *elatif tinggi 6rakeal #uara inspirasi #angat keras dan ekspirasi seimbang *elatif tinggi 'i trakea leher atas dan .hal yang harus diperhatikan adalah! /.:ipersonor 6impani Auskultasi *endah 7 *endah "anjang 7 "anjang udara 4dara 7 normal 4dara saja Auskultasi dada anterior dan lateral pada pasien yang bernapas dengan mulut kadang kadang terdengar lebih dalam dibanding normal. #uara bronko%esikular mungkin dapat terdengar di atas saluran napas besar khususnya pada sisi kanan. :al. "erhatikan intensitas dan identifikasi %ariasi suara %esikular normal. 6abel 2.

ekspirasi atau keduanya. .ontoh kasus adalah asma dan bronkitis kronik. Stri&or #tridor adalah mengi yang terdengar pada saat inspirasi dan menyeluruh. "hee#in$ (Men$i . $engi dapat terjadi bila aliran udara secara cepat melewati saluran napas yang mendatar sampai hampir tertutup. $engi ini bisa terjadi pada saat inspirasi. mengi hanya terdengar pada ekspirasi atau diantara dua fase siklus napas $engi yang terdengar hanya pada lokasi tertentu menandakan terdapat obstruksi parsial pada bronkus.2. %. !. Ronki basah ( crackles atau rales *onki basah bisa dijumpai pada awal inspirasi. #uara ini umumnya terdengar lebih keras pada leher daripada di dinding dada. "erhatikan lokasinya dan bagaimana hubungannya dengan siklus napas. $engi yang terdengar menyeluruh di lapangan paru disebabkan oleh asma. penyakit "aru +bstruksi ronik dan penyakit jantung kongestif ( cardiac asthma ). . misalnya benda asing atau tumor. Ini menandakan terdapat obstruksi parsial pada larings atau trakea dan membutuhkan perhatian. bronkitis kronik. *onki basah kasar pada awal inspirasi terjadi segera sesudah inspirasi dimulai dan tidak berlanjut sampai ke akhir inspirasi. Identifikasi suara napas tambahan. Apakah suara tambahan itu hilang apabila pasien menarik napas dalam= Beberapa suara napas tambahan yang dapat terdengar adalah sebagai berikut! 1. akhir inspirasi dan pertengahan inspirasi dan ekspirasi. "ada asma.

Adanya asimetri bentuk rongga dada dapat menyebabkan timbulnya hipertensi pulmona! dalam jangka panjang. 2. #ecara normal. disebut egofoni.esekan biasanya terjadi pada sebagian kecil area dinding dada dan terdengar pada kedua fase respirasi. pasien diminta untuk mengatakan >ee>. 'engan memakai stetoskop . Apabila >ee> terdengar sebagai ?ay>. Pleural rub Pleural rub atau disebut juga pleural friction rub timbul akibat permukaan pleura yang mengalami inflamasi dan kasar saling bergesekan satu sama lain. pleural rub mirip dengan suara ronki basah kasar walaupun keduanya dihasilkan berdasarkan proses yang berbeda. maka harus dinilai suara yang ditransmisikan. namun kadang. terdapat perubahan bunyi 5 eadaan ini umumnya dijumpai pada pneumonia. ita akan mendengar bunyi 5 panjang. ualitas bunyinya seperti berasal dari suara hidung Inspeksi Inspeksi dada terutama untuk menncari adanya asimetri bentuk dan gerak dada waktu bernafas. pasien diminta untuk mengatakan >sembilan puluh sembilan>. dengarkan area simetris pada saat! /. #ecara akustik. suara gesekan tadi menghilang.'. etika permukaan pleura terendam cairan. .kadang sangat banyak terdengar sehingga bergabung menyerupai suara yang kontinu. menjadi A. #uaranya khas. (. bunyi yang terdengar. Asimetri dada dapat terjadi karena sebab yang bersamaan dengan penyebab terjadinya kelainan jantung ditransmisikan melalui dinding dada tidak jelas . Suara napas transmisi Apabila terdengar suara bronko%esikular atau suara bronkial bukan pada tempat yang normal.

"emeriksaan dada pada respirasi. Inspeksi dada pada saat istirahat. Bentuk dada normal apabila didapatkan diameter lateral ( samping ) lebih besar daripada diameter anteroposterior ( depan belakang ). elambanan pengembangan salah satu sisi dada bisa terdapat pada kelainan ! efusi pleura unilateral. • "ektus ekska%atus (funnel breast) & dada berbentuk cerobong ! kebalikan dari pektus karinatus dimana bagian bawah sternum dan iga tertarik mendekati %ertebra.(misalnya prolaps katup mitral. )ormal. obstruksi jalan nafas atas. • *etraksi sela iga! retraksi sela iga biasanya pada sela iga bagian bawah dan supra kla%ikula. kita perhatikan bentuk dada. ""+ . biasanya karena emfisema pulmonum atau karena kifosis senil ( perubahan rangka yang menyertai proses penuaan ) . kedua sisi dada mengembang sama besar dan pada waktu yang bersamaan. dengan penyempitan rongga toraks. elainan dada dapat berbentuk ! • "ektus karinatus (pigeon breast) ! dada berbentuk dada burung dengan penonjolan sternum ke depan. pemakaian kemben atau pada sindrom $arfan. 'apat disebabkan karena pekerjaan (misalnya tukang sepatu). gangguan katup aorta pada sindrom marfan dan sebagainya) atau menjadi akibat dari adanya kelainan jantung akibat aktifitas jantung yang mencolok semasa pertumbuhan. #ering terjadi pada sindroma $arfan. . tumor. • Barrel chest ! dada berbentuk tong. 'idapatkan pada ! asma bronkiale berat. "ada saat respirasi kita menilai ! • Asimetri gerakan dada. "erlu diketahui bahwa bentuk dada ini normal pada anak ( anak. penebalan pleura unilateral.

• "enilaian fremitus taktil $embandingkan kedua sisi dada. #etelah itu.Palpasi 'engan pemeriksaan palpasi kita menilai ! • "engembangan dinding dada. sejauh mana ibu jari anda menyimpang mengikuti ekspansi toraks dan rasakan pergerakan dan kesimetrisan dari pergerakan selama respirasi.aranya! letakkan ibu jari di sekitar tepi kosta. #ecara normal. fremitus akan menurun karena adanya gangguan hantaran aliran udara dari paru ke dinding dada. pneumonia lobaris. obstruksi bronkus unilateral. tangan berada di sebelah lateral rongga dada. -remitus umumnya menurun atau menghilang di atas prekordium.ambar /. Adanya keterlambatan pengembangan dinding dada satu sisi didapatkan pada efusi pleura. "erkusi paru kiri dilakukan sebelah lateral dari . Perkusi "erkusi dada sebelah anterior dan lateral. "emeriksaan dan lokasi fremitus taktil -remitus akan meninggi pada konsolidasi paru seperti pneumonia. gunakan permukaaan ulnar tangan anda. geserkan sedikit ke arah medial untuk mengangkat lipatan kulit yang longgar diantara kedua ibu jari. . #edangkan pada efusi pleura. geser payudara dengan perlahan apabila diperlukan. . Beritahukan pasien untuk bernapas dalam. Amati. dan bandingkan. tumor mediastinum. area jantung menimbulkan bunyi redup sampai sisi kiri sternum mulai dari sela iga 0 sampai sela iga 1. Apabila pemeriksaan ini dilakukan pada perempuan.

"erkusi pada paru kiri bagian bawah berubah menjadi timpani karena udara dalam gaster. untuk meningkatkan perkusi. geser payudara dengan perlahan dengan tangan kiri ketika anda memeriksa sebelah kanan.ambar 2! 3okasi perkusi dan cara perkusi pada perempuan Tabel 1. "ada perempuan. :al.hal yang harus diperhatikan adalah! )A'A 7 6inggi 6inggi )+*$A3 *endah 7 *endah '4*A#I 7 "endek "endek )+*$A3 "anjang 7 "anjang "A6+3+. Macam suara perkusi #4A*A "5* 4#I "ekak *edup #onor :ipersonor 6impani Auskultasi Auskultasi dada anterior dan lateral pada pasien yang bernapas dengan mulut kadang kadang terdengar lebih dalam dibanding normal. "erkusi sampai ke bawah pada garis midkla%ikular kanan dan identifikasi batas atas keredupan hepar. Alternatif lain anda bisa meminta pasien untuk menggeser sendiri payudaranya. . Identifikasi lokasi atau area yang perkusinya abnormal.area tersebut.I A)A6+$I "adat(cair)&tidak ada udara 4dara 8 normal )+*$A3 (padat 9 udara 4dara 7 normal 4dara saja . $etode ini akan dipergunakan pada waktu pemeriksaan fisis abdomen untuk memperkirakan ukuran li%er. $embandingkan auskultasi daerah yang simetris adalah salah satu cara yang baik pada auskultasi.

Apakah suara tambahan itu hilang apabila pasien menarik napas dalam= Beberapa suara napas tambahan yang dapat terdengar adalah sebagai berikut! 1. Identifikasi suara napas tambahan. arakteristik suara napas 'urasi bunyi <esikular Intensitas suara ekspirasi #uara inspirasi 3embut lebih lama dibanding ekspirasi #uara inspirasi Intermediate dan ekspirasi ekual Pitch suara 3okasi ekspirasi normal *elatif rendah Intermediate ebanyakan di kedua lapangan paru 4mumnya pada sela iga 2 dan 0 anterior dan diantara skapula 'iatas manubrium Bronko <esikuler Bronkial #uara ekspirasi lebih lama dibanding inspirasi eras *elatif tinggi 6rakeal #uara inspirasi #angat keras dan ekspirasi seimbang *elatif tinggi 'i trakea leher atas dan @. Ronki basah ( crackles atau rales *onki basah bisa dijumpai pada awal inspirasi. "erhatikan intensitas dan identifikasi %ariasi suara %esikular normal. "erhatikan lokasinya dan bagaimana hubungannya dengan siklus napas. 6abel 2.0. #uara bronko%esikular mungkin dapat terdengar di atas saluran napas besar khususnya pada sisi kanan. akhir inspirasi dan pertengahan inspirasi dan ekspirasi. #uaran napas akan terdengar lebih keras pada lapangan paru atas anterior. 'engarkan suara napas. *onki basah kasar pada awal inspirasi terjadi segera .

"ada asma. pleural rub mirip dengan suara ronki basah kasar walaupun keduanya dihasilkan berdasarkan proses yang berbeda. . Ini menandakan terdapat obstruksi parsial pada larings atau trakea dan membutuhkan perhatian. $engi ini bisa terjadi pada saat inspirasi.esekan biasanya terjadi pada sebagian kecil area dinding dada dan terdengar pada kedua fase respirasi. etika permukaan pleura terendam cairan. namun kadang. suara gesekan tadi menghilang. bronkitis kronik.kadang sangat banyak terdengar sehingga bergabung menyerupai suara yang kontinu. misalnya benda asing atau tumor. #ecara akustik. . #uaranya khas. ekspirasi atau keduanya. Stri&or #tridor adalah mengi yang terdengar pada saat inspirasi dan menyeluruh. Pleural rub Pleural rub atau disebut juga pleural friction rub timbul akibat permukaan pleura yang mengalami inflamasi dan kasar saling bergesekan satu sama lain. %. "hee#in$ (Men$i . mengi hanya terdengar pada ekspirasi atau diantara dua fase siklus napas $engi yang terdengar hanya pada lokasi tertentu menandakan terdapat obstruksi parsial pada bronkus.sesudah inspirasi dimulai dan tidak berlanjut sampai ke akhir inspirasi. penyakit "aru +bstruksi ronik dan penyakit jantung kongestif ( cardiac asthma ). . $engi yang terdengar menyeluruh di lapangan paru disebabkan oleh asma. $engi dapat terjadi bila aliran udara secara cepat melewati saluran napas yang mendatar sampai hampir tertutup.ontoh kasus adalah asma dan bronkitis kronik. '. !. #uara ini umumnya terdengar lebih keras pada leher daripada di dinding dada.

ita akan mendengar bunyi 5 panjang. Apabila >ee> terdengar sebagai ?ay>. menjadi A.(. maka harus dinilai suara yang ditransmisikan. disebut egofoni. 2. bunyi yang terdengar. pasien diminta untuk mengatakan >sembilan puluh sembilan>. pasien diminta untuk mengatakan >ee>. 'engan memakai stetoskop . dengarkan area simetris pada saat! /. #ecara normal. Suara napas transmisi Apabila terdengar suara bronko%esikular atau suara bronkial bukan pada tempat yang normal. terdapat perubahan bunyi 5 eadaan ini umumnya dijumpai pada pneumonia. ualitas bunyinya seperti berasal dari suara hidung ditransmisikan melalui dinding dada tidak jelas .