You are on page 1of 4

Dasar-dasar Elektro kardiografi ( EKG

)
POSTED BY YUSUF WEMPIE POSTED ON 23:46 WITH 1 COMMENT

EKG

Rekaman Rutin : 12 lead
  

3 buah bipolar standar leaf(I, II,III) 3 buah unipolar limb lead (aVR, aVL, aVf) 6 buah unipolar chest lead ( V1 s/d V6)

Cara membuat rekaman EKG yang benar. 1. Harus dicamtumkan pada kertas EKG, Nama, Jenis kelamin, umur, tanggal , jam rekaman di buat 2. Kecepatan Rekaman : 25 mm/ detik 3. Kekuatan Voltage : 1 mv : 10 mm 4. Pasang elektroda yang benar Sandapan bipolar
  

Potensial antara lengan kanan dan lengan kiri Potensial antara lengan kanan dan tungkai kiri Potensial antara lengan kiri dan tungkai kiri

Cara Membaca EKG

1. Tentukan Iramanya : sinus/ bukan, irama sinus : setiap gelombang P diikuti QRS complek 2. Tentukan frekuensinya : Normal/ takikardia/ bradikardia 3. Tentukan aksisnya 4. Nilai gelombang P : Normal / tidak 5. Hitung Per Interval : Normal memanjang/memendek 6. Hitung QRS compleks : Normal / melebar 7. Nilai ST segment : Isoelektrik / depressi / elevasi 8. Nilai gelombang T : Normal / inverted/ tall & peaked 9. Perhatikan tanda-tanda hipertifi Cara Menghitung Frekuensi
    

Kecepatan EKG : 25 mm/ detik 1 menit = 25 x 60 = 150 mm Ferkuensi permenit : 500/a x R-R int Bila > 100 x Menit --> Takikardi < 5 x / menit -- Brakikardi

Cara menentukan aksis QRS 1. Tentukan jumlah aljabar amplitudo QRS di lead I & a VF 2. Tentukan di kuadran mana vektor QRS berada 3. Tentukan disandapan/ lead nama terdapat keadaan ekuiptensial (jumlah aljabar amplitudo QRS --> nol) Note : aksis normal (-) 300 – (+) 100 Tanda –tanda iskemi dan infrak miokard 1. Angina petoris 2. Infrak miokard

Angina Pektoris
    

Perubahan EKG terlihat adanyan perubahan segmen ST atau gelombang T Segmen ST --> depresi , elevasi Gelombang T --> depresi, elevasi Gelombang T --> mendatar (flat) , bifasik, invested(Arrow lead) Lokasi / daerah iskemi atau infral

Sadapan Unipolar (Limb Lead )

Perbedaan potensial antara lengan kanan , lengan kiri dan tungkai kiri terdapat elektroda indifferen yang berpotensial nol VR VL VF : Sandapan lengan kanan yang diperkuat (augmented) : Sandapan lengan kiri yang diperkuat (augmented) : Sandapan tungkai kiri yang diperkuat (augmented)

   

Sandapan dada unipolar (chest lead) Rekaman potensial dari satu titik dipermukaan dada Rutin : 6 titik V1 dan V6 Bila diperlukan : V7, V8, V9, V3R,V4R,V5R

Cara Memasang Elektroda Untuk standar lead dan limd Lead 1. 2. 3. 4. Warna hitam : tungkai kanan Warna merah : lengan kanan Warna hijau : tungkai kiri Warna kuning : lengan kiri

Untuk chst lead/ precordial: 1. 2. 3. 4. 5. VI ( merah) : ICS IV GRS sternal kanan V2 (kuning) : ICS IV GRS sternal kiri V3 hijau : antara V2 & V4 V4 (coklat) : ICS V GRS midclav kiri V5 Hitam : setinggi V4 GRS aksilaris anterior kiri

6. V6 (unggu)

: setinggi V4 GRS aksilaris media kiri