SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Disusun Oleh : Agus Nuramin (20210331) Andi Erdiawan P rasetyo (20210677) Hanggar Hardiyudha (29210265) M Ethwin Ibnu T (24210667)

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS GUNADARMA 2014

Arthur Andersen ikut terseret. MF Global. HealthSouth. . kebangkrutan perusahaan energi ini menghapus nilai pasar sahamnya senilai US$ 78 milliar. Pada tahun 2001. padahal kenyataannya jauh berbeda. terdapat pula skandal akuntansi lainnya yang terjadi di beberapa perusahaan terbesar dunia diantaranya Bernard Madoff. Peristiwa ini terjadi setelah Enron menerima tuduhan telah melakukan penipuan besar-besaran. Fannie Mae. Ketika akhirnya jaringan penipuan ini terungkap. Skandal ini merugikan para investor. WorldCom. mengalami kegagalan pengendalian internal dan berakibat pada bangkrutnya perusahaan. bekerjasama dengan akuntan publiknya yaitu Arthur Andersen yang merupakan KAP the big five. akan tetapi jika berhasil dapat menguntungkan pelakunya. Para eksekutif Enron membuat catatan pendapatan fiktif. Cendant. Selain skandal akuntansi Enron. Tak heran. karyawan. perusahaan dapat melakukan apapun bahkan dengan bermain “kotor” sekalipun.PENDAHULUAN Tujuan memperoleh banyak keuntungan. Lehman Brother. setelah David Duncan yang pada saat itu sebagai Auditor utama Enron memerintah penghancuran ribuan dokumen barang bukti. menggunakan beberapa praktik akunting rumit. dan stakeholder. salah satunya dengan menipu. melipatgandakannya hingga terlihat luar biasa besar. perusahaan energi terbesar nomor 7 di Amerika Serikat berdasarkan pendapatan. Dari bebrapa kasus skandal akuntansi yang terjadi sejak perempatan abad terakhir terdapat sepuluh kasus skandal akuntansi terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat. Enron Corp. kasus skandal akuntansi dikenal berisiko tinggi. beberapa manajemen atau pribadi rela mengambil resiko guna meraup harta miliaran dollar. saham Enron langsung anjlok dari US$ 90 lebih jadi kurang dari US$ 70 sen. perusahaan bodong ini mampu menyembunyikan utang bernilai ratusan juta dari pembukuannya. Dalam melakukan skandal akuntansi Enron Corp. Enron menipu para investor dan analis yang berpikir keuangan perusahaan ini stabil. Manajemen Enron Corp. Bersumber dari majalah forbes yang diakses pada tanggal 2/8/2013.

Southwest Airlines. pengendalian tugas.Tyco International. dan koordinasi yang buruk antar departemen juga timbul dikarenakan lemahnya sistem pengendalian. Keberhasilan jangka panjang mereka tidak hanya karena mereka mengembangkan strategi yang baik. perumusan strategi. Dell Computer. . KPMG. New York Times. Sementara terdapat perusahaan kelas dunia yang menerapak sistem pengendalian seperti Emerson Electronic. Dari contoh-contoh skandal tersebut menggambarkan bahwa ketiadaan dan gangguan pada sistem pengendalian yang dapat menyebabkan kerugian besar bahkan kebangkrutan. dan artiket penting yang terkait dalam pembahasan yang tema utamanya adalah hakikat sistem pengendalian manajemen. Semua skandal tersebut menyebabkan kerugian bliyunan dollar bagi investor runtuhnya harga saham perusahaan-perusahaan yang terpengaruh ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap dunia investasi. dan Analog Devices. produk cacat. Wal-Mart. Lincoln Electric. tetapi yang lebih penting lagi adalah mereka merancang sistem dan proses yang memberikan energi kepada karyawan untuk melaksanakan strategi efektif. 3M corporation. Cisco Systems. dan dampak internet terhadap pengendalian manajemen. batas-batas pengendalian manajemen. Kajian yang dilakukan berdasarkan literatur yang terdapat pada beberapa buku. dan PWC. pengendalian manajemen. jurnal-jurnal. Nucor Corporation. Worthington Industries. Qwest Communications yang juga melibatkan beberapa KAP yang termasuk dalam the big five seperti: Arthur Andersen. Paper ini secara umum membahas konsep-konsep dasar sistem pengendalian manajemen.

Sedangkan sistem pengendalian manajemen mempengaruhi strategi perusahaan. dan sistem.1. Konsep Dasar Sistem Pengendalian Manajemen Sistem pengendalian manajemen yang sesuai dengan strategi perusahaan merupakan keharusan dalam suatu organisasi yang mempraktikkan desentralisasi. manajemen.PEMBAHASAN 1. Ini menyiratkan bahwa strategi dikembangkan melalui proses bisnis secara formal dan rasional. hal ini memiliki implikasi terhadap desain dan operasi sistem pengendalian manajemen. Elemen-elemen proses kendali . Berikut ini uraian mengenai tiga konesp dasar sistem pengendalian manajemen. Gambar 1. Pengendalian Suatu organisasi juga harus dikendalikan yaitu harus ada perangkat- perangkat untuk memastikan bahwa tujuan strategis organisasi dapat tercapai. Akan tetapi mengendalikan organisasi adalah jauh lebir rumit daripada sekedar mengemudikan mobil. 1. dan strategi ini kemudian menentukan desain sistem manajemen perusahaan. Sistem pengendalian manajemen terdiri dari tiga konsep dasar diantaranya pengendalian.

3. bagian (section). dan subunit lainnya berada dibawah CEO dalam bagan organisasi. efector mengambil keputusan melalui eksekutif senior atas apa yang harus dilakukan untuk menindaklanjuti kondisi yang sedang terjadi. sedangkan jaringan komunikasi menyampaikan pelaporan dan keputusan yang sudah dibuat melalu sistem informasi perusahaan. Manajemen Suatu organisasi terdiri dati sekelompok orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama (dalam suatu organisasi bisnis tujuan utamanya adalah memperoleh tingkat laba yang memuaskan). dan para manajer unit bisnis. Jaringan komunikasi merupakan perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan asessor dan antara asessor dan effector. Effector merupakan suatu perangkat yang mengubah perilaku jika asessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.2. assesor melaksanakan rapat eksekutif senior yang membahas tentang kondisi yang sedang terjadi dan kondisi yang seharusnya terjadi. sistem pengendalian setidaknya memiliki empat elemen Ilustrasi pada perusahaan Detector menyajikan laporan atas kondisi yang sedang terjadi pada perusahaan. Kompleksitas suatu organisasi menentukan jumlah lapisan dalam hierarki. 1. 2. 4. proses pengendalian manajemen adalah proses dimana manajer diseluruh tingkatan memastikan bahwa . Pelacak (detector) atau sensor merupakan suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan. Penilai (asessor) merupakan suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan cara membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.Elemen-elemen sistem pengendalian Setiap diantaranya: 1. Kesimpulannya. departemen. dengan chief executive oficer (CEO) pada posisis puncak. Organisasi dipimpin oleh satu hierarki manajer.

pengendalian manajemen seharusnya tidak melarang manajer tersebut melakukan dengan cara yang menurut manajer benar. Perbandingan dengan proses pengendalian yang lebih sederhana Terdapat perbedaan antara proses pengendalian manajemen dengan proses yang lebih sederhana sebagaimana berikut ini: 1. Pengendalian manajemen dalam hal ini tidak berarti bahwa setiap tindakan/kegiatan harus sama dengan rencana. Kegiatan yang dilakukan pada suatu organisasi biasanya meliputi : 1. Mengkoordinasikan kegiatan pada masing-masing bagian. Banyak pengendalian manajemen bersifat pengendalian diri sendiri.orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang dimaksudkan. Mengkomunikasikan informasi yang ada. 3. Tujuan pengendalian manajemen adalah menjamin bahwa strategi yang dijalankan sesuai dengan tujuan organisasi yang akan dituju. 4. 2. Pengendalian manajemen memerlukan koordinasi antar individu 4. Mengevaluasi informasi. Merencanakan apa yang akan dicapai oleh perusahaan.. Memutuskan apa yang akan dilakukan. Mempengaruhi orang dalam organisasi tersebut untuk mengerjakan sesuai dengan yang digariskan. 5. Pada prosesnya bisa saja berubah karena perbedaan waktu antara rencana dan kegiatan. Pengendalian manajemen tidak bersifat otomatis 3. Standar ditetapkan terlebih dahulu melalui proses perencanaan dan pengendalian 2. Apabila seorang manajer menemukan cara yang lebih baik dalam operasi sistem. 6. . Koneksi dari diterimanya kebutuhan akan tindakan ke ditetapkannya tindakan yang diperlukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan mungkin tidak jelas 5.

pengendalian tugas merupakan yang paling sistematis. Formulasi strategi paling tidak sistematis di antara ketiganya.1. Sedangkan sistem informal adalah sistem yang lebih berdimensi hubungan antar pribadi yang tidak ditunjukkan dalam struktur formal. kebijakan dan prosedur secara formal ini membantu anggota organisasi dalam menjalankan tugas-tugasnya. Ketepatan sistem itu sendiri akhirnya bergantung pada kemampuan manajer mengatur sesesorang. Formulasi strategi menggunakan perkiraan kasar . dan pengendalian manajemen terletak di antaranya. 2. Batas-Batas Pengendalian Manajemen Pengendalian manajemen terletak antara formulasi strategi dan pengendalian tugas. Menurut Marciariello ada dua bentuk sistem yang berlaku yakni sistem formal dan informal. Dalam kegiatan suatu organisasi. kebijakan dan prosedur yang harus diikuti oleh anggota organisasi. terkoordinasi dan berulang yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Karakteristik sistem ini berupa rangkaian langkah-langkah yang berirama. Pendokumentasian struktur. Hal ini disebabkan oleh keadaan yang tidak memungkinkan bagi seorang manajer untuk menggunakan aturan sistem yang telah ditetapkan. Sistem formal adalah sistem yang memungkinkan pendelegasian otoritas dimana sistem formal memperjelas struktur.3 Sistem Sistem merupakan suatu cara tertentu dan bersifat repetitif untuk melaksanakan suatu atau sekelompok aktivitas. pengendalian tugas memfokuskan jangka pendek. banyak tindakan manajemen yang tidak sistematis. sehingga manajer menggunakan pertimbangan pibadinya dalam bertindak. Sistem struktur. prosedur dan respon yang terpola membantu manajemen dalam merencanakan dan mengelola strategi dalam memenuhi tujuan organisasi dengan tetap memperhatikan fator lingkungan yang ada. tidak lagi berdasarkan aturan yang ditentukan sistem. dan pengendalian manajemen terletak di antaranya. Formulasi strategi memfokuskan pada jangka panjang. Kegiatan seperti ini biasanya berkaitan dengan interaksi antara manajer yang satu dengan yang lainnya dan manajer dengan bawahannya.

Kegiatan Pengendalian Manajemen 1. Mengkomunikasikan informasi.1.2. Mengevaluasi informasi. Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi.3. 5.1. Pengendalian Manajemen Pengendalian manajemen merupakan proses manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. dan pengendalian manajemen terletak di antaranya. tujuan seorang anggota organisasi seharusnya konsisten dengan tujuan organisasi itu sendiri. 2. pengendalai manajemen terutama memfokuskan pada pelaksanaan strategi.1. 4. proses pengendalian merupakan hal yang lebih penting dalam pengendalian tugas.1. 2. Proses perencanaan dalam formulasi strategi merupakan hal yang lebih penting. Beberapa aspek dari proses ini dijelaskan sebagai berikut: 2. Keselarasan tujuan (goal congruence) berarti sejauh hal tersebut dimungkinkan.1. Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka. 2.akan masa depan. . Keselarasan Tujuan Masalah pengendalian utama adalah bagaimana mempengaruhi mereka untuk bertindak demi pencapaian tujuan pribadi mereka dengan cara sedemikian rupa sehingga sekaligus juga membantu pencapaian tujuan organisasi. Masing-masing kegiatan meliputi perencanaan dan pengendalian. Perangkat Penerapan Strategi Sistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi ke arah tujuan strategisnya. Dengan demikian. 2. Memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil jilka ada. pengendalian tugas menggunakan data akurat saat ini. 3. Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh organisasi. dan dalam pengendalian manajemen perencanaan dan pengendalian merupakan hal yang sama pentingnya. 6.

staf pusat. pangsa pasar. 2. dan seterusnya. Tekanan Penerapan dan Nonfinansial Sistem pengendalian manajemen meliputi ukuran kinerja finansial dan nonfinansial.4. proses pengendalian manajemen melibatkan serangkaian langkah yang terjadi dalam urutan yang dapat diprediksi sesuai dengan jadwal tetap. 2. dan hal itu jarang terjadi. Tujuan tidak memiliki jangka waktu. pengantaran tepat waktu. dan semangat kerja karyawan.1. Sebaliknya. informasi pengendalian manajemen. tujuan organisasi biasanya dianggap tetap. Sebaliknya. Formulasi strategi melibatkan sedikit orang – penggagas. dan manajemen senior.2. Bantuan dalam Mengembangkan Strategi Baru Dalam industri yang berada dalam lingkungan yang cepat berubah.2 Perumusan Strategi Formulasi strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan strategi untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Perbedaan paling penting antara formulasi strategi dan pengendalian manajemen adalah bahwa formulasi strategi pada dasarnya tidaklah sistematis. kepuasan pelanggan. Formulasi strategi melibatkan penillaian.5. dan angka dengan estimasi kasar. dan dengan estimasi yang dapat diandalkan. dan keluhan pelanggan) maupun positif (misalnya pembukaan pasar baru sebagai akibat dari penghapusan peraturan pemerintah) – yang menunjukkan perlu adanya strategis yang baru. pengembalian atas modal. Dimensi finansial memfokuskan pada hasil-hasil moneter seperti laba bersih. meskipun sesekali waktu pemikiran strategis dapat memfokuskan pada tujuan itu sendiri. Pengendalian interaktif mengundang perhatian manajemen pada pengembangan –baik negatif (misalnya kehilangan pangsa pasar. terutama yang bersifat nonfinansial dapat menyediakan dasar bagi pertimbangn strategi baru. proses . Dalam proses formula strategi. Tujuan nonfinansial pada mutu produk. tujuan akan tetap ada hingga tujuan tersebut diubah. Strategi menetapkan secara umum arah tujuan pergerakan organisasi yang diinginkan oleh manajemen senior.1. Strategi merupakan perencanaan yang besar dan penting.

2. Pengendalian Tugas Pengendalian tugas adalah proses untuk memastikan bahwa tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif dan efesien. hal tersebut melibatkan kinerja dari tugas individual sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam proses pengendalian manajemen.pengendalian manajemen melibatkan manajer dan staf di semua tingkatan dalam organisasi. Perbedaan antara Pengendalian Tugas dan Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi Pengendalian Manajemen Memperkenalkan produk baru dalam lini produk Memperluas pabrik Menentukan anggaran untuk iklan Pengendalian Tugas Mengakuisisi bisnis yang tak terkait Memasuki bidang bisnis baru Menambah penjualan langsung melalui pos Mengubah rasio utang/modal (debt/quity/ratio) Menerapkan kebikakan yang telah disepakati Menyusun kebijakan spekulasi persediaan Memutuskan lingkup dan arah riset Mengkoordinasi peran yang masuk Menjadwalkan produksi Memesan iklan TV Menerbitkan utang baru Mengatur arus kas Menerapkan program rekrutmen minoritas Memutuskan tigkat persediaan Mengendalikan organisasi riset Memelihara dokumen kepegawaian Memesan ulang suatu barang Menjalankan proyek riset individual .3. Tabel 1. Pengendalian tugas berorientasi pada transaksi.

4. 8. b.are fungsional dan departemen-departemen yang akan dinilai. Penilaian (judgement) diperlukan untuk mendesain dan mengoperasikan suatu sistem pengendalian yang optimal. Memahami nilai relatif dari pentingnya keanekaragaman. e. Mendesain struktur penghargaan yang tepat. Mengevaluasi kinerja aktual relatif terhadap ukuran standar dan pembuatan kesimpulan. Kemampuan menampilkan citra tertentu. 3. Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu. namun elemen fundamental dari pengendalian manajemen pada dasarnya melibatkan perilaku dan oleh karenanya tidak dapat digantikan dengan pendekatan formula semata. Komunikasi multi-target. meskipun internet telah sangat meningkatkan pemrosesan informasi. 7. Secara ringkas.2. tetapi internet tidak dapat menggantikan proses fundamental yang melibatkan pengendalian manajemen. Mengkomunikasikan strategi dan tujuan kinerja yang spesifik untuk keseluruhan organisasi. Pengembangan tujuan tertentu melalui unit bisnis. d. 5. Menjelaskan variabel kunci yang akan diukur dalam penilaian kontribusi individu terhadap tujuan organisasi. Internet memfasilitasi koordinasi dan pengendalian melalui pemrosesan informasi yang efesien dan efektif. Menyelenggarakan pertemuan untuk meninjau kinerja yang produktif. 6. Penyelarasan tujuan dari beragam individu dengan organisasi. Dampak Internet terhadap Pengendalian Manajemen a. . 9. 2. 4. Mempengaruhi individu untuk mengubah perilaku mereka. Pengaruh internet terhadap dunia bisnis telah menjadi monumental. Komunikasi berbiaya rendah. Penilaian tersebut meliputi: 1. Akses secara mudah dan tepat. c.

Pengendalian manajemen adalah satu dari tiga fungsi perencanaan dan pengendalian yang ada dalam hampir setiap organisasi. Diantaranya adalah: formulasi strategi. Sistem yang digunakan oleh manajemen untuk mengendalikan aktivitas suatu organisasi disbeut sistem pengendalian manajemen. dan pengendalian tugas: yaitu proses memastikan bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efisien.PENUTUP 3.1 Kesimpulan Suatu sistem merupakan cara tertentu untuk melaksanakan suatu atau serangkaian aktivitas. Pengendalian manajemen difasilitasi oleh suatu sistem formal yang merupakan siklus akitfitas yang terus berulang. yaitu proses mengidentifikasikan ancaman dan kesempatan yang sebagian besar tidak sistematis dan memutuskan suatu strategi baru sebagai wujud responnya. Pengendalian manajemen adalah proses dimana seseorang manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk melaksanakan strategi organisasi. .

com/2010/03/05/52/ (diakses.com/read/656462/10-kasus-penipuan-keuanganterbesar-sepanjang-sejarah (diakses pada tanggal 15/4/2014) http://finance. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.com/read/2012/06/11/073614/1937612/6/1/8-kasuspenipuan-saham-terbesar-sepanjang-sejarah#bigpic (diakses. tgl 15/4/2014) http://learnourworld.detik. Sistem Pengendalian Manajemen Edisi Revisi. 11th). tanggal 15/4/2014) http://andhana. Sistem Pengendalian Manajemen (Management Control Systems. 2005. Jakarta.liputan6. Anthony.wordpress. http://bisnis. 2003.wordpress.com/2011/08/24/sifat-sistem-pengendalianmanajemen/ (diakses. Robert N. tanggal 15/4/2014) . Vijay Govindarajan.DAFTAR PUSTAKA Halim. Abdul dkk. Salemba Empat.

Related Interests