VOLUME MOLAR GAS

I.

Tujuan • Untuk menentukan volume relatif dari zat dalam wujud yang berbeda. • Untuk mengetahui perubahan volume suatu gas pada temperatur tetap dengan tekanan yang berubah-ubah. • Untuk mengetahui penyelidikan tentang Bunyi Hukum Robert Boyle, "ussa# dan $vogadro. harles, !ay

II.

Dasar Teori A. Penggolongan Benda Benda-benda di bumi sangat banyak jenis dan jumlahnya. ontohnya air, oksigen, dan garam merupakan benda-benda yang banyak tersedia di alam ini. Benda-benda di alam raya ini dapat digolongkan menjadi tiga golongan, diantaranya yaitu zat padat, zat #air, dan gas. B. Sifat sifat Gas !as dapat dimanfaatkan dalam tempat tertutup, tetapi jika dimasukkan kedalam tempat yang lebih besar dari volume semula, gas dapat mengisi tempat itu se#ara merata. %imana gas mempunyai sifat-sifat khusus antara lain & '. ). '. ). +. ,. (eka terhadap perubahan temperatur. (eka terhadap perubahan tekanan. !as mempunyai volume dan bentuk menyerupai wadahnya. !as merupakan wujud materi yang paling mudah dimampatkan. !as-gas akan segera ber#ampur se#ara merata dan sempurna jika ditempatkan dalam wadah yang sama. !as memiliki kerapatan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan #airan dan padatan.

*elain hal tersebut gas mempunyai sifat-sifat fisis yang khas yaitu &

1

*atuan mmHg juga disebut torr. yang berasal dari ilmuwan 5talia bernama Evangelista Torricelli. V( * P0 . Hal ini sesuai dengan hukum Boyle yang menyatakan & 8Tekanan dari sejumlah tetap suatu gas pada suhu yang dijaga konstan adalah berbanding terbalik dengan volumenya. /ilai tekanan atmosfer sesungguhnya tergantung pada letak. dan kondisi #ua#a."onstan/ 2 . yang menemukan barometer. .-ada T.-at #air dan zat padat mempunyai sifat yang berlainan dengan gas dimana zat #air dan zat padat tidak peka terhadap perubahan tekanan dan sedikit sekali mempunyai kemampuan untuk mengisi tempat se#ara merata. jika mmHg menyatakan tekanan yang diberikan oleh kolom merkuri setinggi ' mm. volume gas akan berubah kalau tekanannya diubah. $u"u# %u"u# &ang 'er%u'ungan dengan Volu#e Molar Gas (. 6aka & '.ekanan atmosfer gas adalah tekanan yang diberikan oleh atmosfer bumi. %ari hasil penyelidikan didapatkan bahwa pada temperatur tetap . suhu. ). ' torr 7 ' mmHg ' atm 7 234 mmHg 7 234 torr D. !. .V0 * 1 . %engan kata lain. n teta-/ Robert Boyle menyelidiki perubahan volume suatu gas pada temperatur tetap dengan tekanan yang berubah-ubah. $u'ungan Te"anan Volu#e $u"u# Bo&le ) V * (+P . atmosfer standar sama dengan tekanan 234 mmHg.ekanan atmosfer diukur menggunakan Barometer. Pengertian Te"anan At#osfer .” %ari ketentuan di atas maka dapat dijabarkan dalam persamaan berikut & V' P) = V) P' atau P( .ekanan atmosfer standar 0' atm1 sama dengan tekanan yang menopang kolom merkuri tepatnya setinggi 234 mm 023 #m1 pada permukaan laut pada suhu 44 .

n teta-/ Berlainan dengan Boyle maka harles menyelidiki sifat-sifat gas pada tekanan tetap. T0 * P0 . $u'ungan Volu#e 4u#la% Gas $u"u# A5ogadro) V * n .-ada T. $rtinya kalau mol dipakai dalam satuan kwantitas gas.0. Hukum !ay "ussa# dan Hukum $vogadro tersebut dinyatakan bahwa pada temperatur dan tekanan yang sama setiap ' mol gas akan mempunyai volume yang sama. maka ' mol setiap gas akan mempunyai persamaan & P. tekanan temperatur yang sama akan berisi jumlah mol yang sama pula . sehingga & V6n E.9. dan n. suhunya dapat dijelaskan se#ara lengkap melalui persamaan gas ideal.V * R.volume. %ari hukum-hukum gas yaitu Hukum Boyle.” Bila ketentuan tersebut dijabarkan didapatkan persamaan & (ada tekanan 0(1 dibuat tetap & VI T' = V) T) atau V( ) T0 * V0 ) T( * 1 . harles yang berbunyi & %ari hasil penyelidikannya didapatkan bahwa perbandingan volume gas sesuai dengan perbandingan temperatur absolutnya. Persa#aan Gas Ideal (ersamaan gas ideal menerangkan hubungan antara keempat variabel (. T( * 1 .T 3 . !as 5deal adalah gas hipotetis yang perilaku tekanan..: *elanjutnya dinyatakan pula bahwa volume gas apa pun harus sebnding dengan mol dari molekul yang ada."onstan/ 3. Hukum harles."onstan/ P' T' = P) T ) atau P( ..-ada P. $u'ungan Su%u Volu#e $u"u# !%arles dan Ga& Lussa2 ) V * T . P teta-/ (ada volume 091 dibuat tetap & $vogadro menyatakan bahwa 8gas yang mempunyai volume. Hal ini sesuai dengan Hukum 8Volume dari sejumlah tetap gas pada tekanan konstan adalah berbanding lurus dengan suhu mutlak gas itu.

R. kemudian diperkirakan volume dari #airan butana tersebut. kemudian diganti dengan alat penampung yang lain. !elas Ukur ).V * n. $ir ).. Bahan & '. @mber +. /era#a $nalitik . !elas ukur ini yang nantinya akan berfungsi sebagai alat penampung gas. !elas ukur lain sedikitnya ) gelas ukur yang penuh air juga disiapkan.adi.T III. !elas ukur yang berisi penuh air terbalik diletakkan diatas ember yang berisi air.R. Lang"a% 1erja >orek api yang bahan bakarnya butana dan dindingnya tembus #ahaya disiapkan. .T+P atau %engan & ( 7 tekanan gas 0atm1 9 7 volume gas 0liter1 n 7 jumlah mol gas 0mol1 R 7 tetapan gas 7 4. $lat & '.4<) " atm=mol. '. >orek api diletakkan dibawah alat penampung gas se#ara #epat. $lat penampung yang telah penuh ditandai dan di#atat. >orek api ditimbang.> . . 7 suhu mutlak gas 0> 7 )2+ ? suhu #el#ius1 P. Alat dan Ba%an $. +. dan n. agar gas yang dibebaskan tertampung. Hubungan ini dapat digabungkan menjadi satu persamaan & V * n.ermometer B. 9 sebanding dengan . dan berbanding terbalik pada (. >lep dari korek api dibuka dengan menekan klep dari korek tersebut hingga gas dalam korek tersebut habis. ). A. Butana #air 0korek api yang bahan bakarnya dari Butana atau korek gas1 IV.. 4 ..

!7$(8/ dari data %asil -enga#atan %iketahui & 5 . >orek api ditimbang dan #airan butana yang berubah menjadi gas diperkirakan volumenya... '4. !as butana yang telah terkumpul di#atat volumenya. gram '4 ml '). 2. B.A< gram 4 ml '+'A ml '4 ml C 4 ml 7 '4 ml 'A.. $asil Penga#atan 6assa awal korek api m' 9' m) 9) 9gas 9' C 9) m' C m) 'A. 9olume gas butana dengan volume #airan butana yang massanya sama dihitung perbandingannya.3. C '). dilanjutkan sampai korek api tersebut hampir kosong. <.<3 gram (erkiraan volume awal butana dalam korek api 6assa akhir korek api 9olume akhir butana dalam korek api 9olume gas butana 9olume #airan butana 6assa gas butana  Per%itungan A.. >lep dan korek api tersebut ditutup kembali. Men2ari Mr Butana .A< 7 ). !as yang dibebaskan lalu dikumpulkan. V.

.ekanan 7 ( 7 ' atm >onstanta molar gas 7 R 7 4.<3 gram    *uhu 7 .". 7 )24 ? )2+ 7 +444 > .A< 7 ).mol-'. C ')..awab &  (.H'41 7 DE .  n 7  n 7 6 .4<) atm.  9olume gas butana 7 9 7 '+'A ml 7 '.9 7 n.R.+'A " 6assa gas butana & m 7 massa korek api awal C massa korek api akhir * 'A.>-' %itanya &  6r butana 0 ..

893 #ol • n 7 • 6r 7 • 6r 7 • Mr * 93.< ? '4 7 9< gr+#ol 7 . Men2ari Mr 'utana . n * 8. gra#+#ol B. $r 7 ') $r H 7 ' 6r . F $r ? '4 F $r H 7 .!7$(8/ dari literatur %iketahui &   %itanya &  . F ') ? '4 F ' 7 . H'4 E H'4 7 .:.awab &  6r .

9olume gas butana yang didapatkan sebanyak '+'A ml. Pe#'a%asan %ari data hasil pengamatan dan perhitungan diatas didapatkan massa awal korek api sebesar 'A. Men2ari -er'andingan dari 5olu#e gas 'utana dengan 5olu#e 2airan 'utana &ang #assan&a sa#a %iketahui &   %itanya & 9olume gas butana 09gas1 9olume #airan butana 09#airan1 7 '+'A ml 7 '4 ml . perkiraan volume akhir butana 4 ml karena #airan butana dalam korek api sudah habis namun...!.<3 gram.awab & VI. gram dan massa akhir setelah gas di korek tersebut habis sebesar ').A< gram berarti massa butana dalam korek api sebesar ). volume gas ini dilihat dari skala gelas ukur. (erkiraan volume awal butana dalam korek api sebesar '4 ml dan perkiraan volume akhir butana dalam korek api sebesar 4 ml. %ari data tersebut dapat ditentukan perbandingan volume gas butana dengan volume 8 .

!as mempunyai volume dan bentuk menyerupai wadahnya. Hal ini disebabkan oleh ketidaktepatan dalam memperkirakan volume #airan butana yang digunakan. 9 . VII. . yaitu & padat. ). !as dapat dimampatkan.#airan butana dan dapat ditentukan massa ' mol gas butana atau yang disebut dengan 6r 0massa molekul relatif1. '. gas dan suhu juga sangat mempengaruhi keadaan suatu gas. /amun perbedaan 6r butana dari hasil per#obaan dengan yang ada di literatur hanyalah sedikit. >emungkinan didalam korek api ter#ampur gas yang lain selain gas butane yang menyebabkan 6r gas butana didalam korek api lebih ke#il dari 6r gas butana murni. >eadaan gas yang diukur dalam suhu ruangan tentu jelas berbeda dengan suhu saat keadaan gas tersebut ada dalam keadaan bebas di udara.H'41 yaitu A< gr=mol. #. jadi dapat disimpulkan bahwa praktikum ini sudah berhasil. %engan menggunakan data hasil per#obaan dan perhitungan juga. sehingga kadang-kadang tertutup sebentar karena tangan teman-teman yang melakukan praktikum kelelahan memegang klep korek gas. ketidaktepatan dalam pengukuran massa korek api awal dan akhir pun dapat menyebabkan ketidaksesuaian ini dan nera#a yang digunakan mengalami gangguan 0rusak1 serta >lep dari korek gas tidak diikat dengan pipa karet. dapat diperoleh 6r butana yaitu A+.B3 gr=mol. b. 6r butana 0 . #air dan gas *ifat C sifat fisik gas antara lain & a.arak antara partikel gas sangat berjauhan. 6enurut literatur. 6r gas butana didalam korek api sedikit lebih ke#il dari 6r gas butana murni. 6elalui perhitungan diatas didapat perbandingan volume gas butana dengan volume #airan butana adalah '+'A & '. *elain itu. %ari data pengamatan dan hasil perhitungan diatas ada perbedaan antara 6r gas butana didalam korek api yang diujikan dengan 6r gas butana yang murni. 1esi#-ulan Berdasarkan fisiknya zat dapat dibedakan menjadi tiga.

Rumus umum persamaan gas ideal & P . 9olume molar gas dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur. (ersamaan umum dari gas dapat dinyatakan dalam berbagai hukum. Hukum Boyle & (ada suhu yang tekanan konstan volume gas berbanding terbalik dengan tekanan. 9olume molar standar adalah volume molar gas apabila pengukuran dilakukan pada tekanan ' atm atau pada suhu 44 . !as memiliki tekanan yang sama dalam segala arah. (artikel gas yang bergerak memiliki @nergi kinetik. g. 10 . Hukum harles & (ada tekanan yang tetap volume gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya.. !as bila di dinginkan akan mengembun. Hukum !ay "ussa# & (ada volume yang tetap tekanan berbanding lurus dengan suhunya. V * n. antara lain & a.d. e. T 3. 2. #. 9olume ' mol gas pada suhu dan tekanan tertentu dinyatakan dengan volume molar gas. gas yang bervolume sama mengandung jumlah mol yang sama. . b. Hukum $vogadro & (ada suhu dan tekanan yang tetap. f. !as peka terhadap perubahan temperatur dan tekanan. +. R . d. A.

b. d. >emungkinan didalam korek api ter#ampur gas yang lain selain gas butana. >eadaan gas yang diukur dalam suhu ruangan tentu jelas berbeda dengan suhu saat keadaan gas tersebut ada dalam keadaan bebas di udara. >etidaktepatan dalam memperkirakan volume #airan butana yang digunakan. #. >etidaktepatan dalam pengukuran massa korek api awal dan akhir pun dapat menyebabkan ketidaksesuaian ini dan nera#a yang digunakan mengalami gangguan 0rusak1. e. !as dan suhu juga sangat mempengaruhi keadaan suatu gas.erdapat sedikit ketidaksesuaian dalam per#obaan ini yang mungkin disebabkan oleh beberapa hal. 11 . antara lain & a. sehingga kadang-kadang tertutup sebentar karena tangan pratikan kelelahan memegang klep korek gas.B3 gr=mol sedangkan menurut literatur 6r butana murni adalah A< gr=mol. >lep dari korek gas tidak diikat dengan pipa karet. .<. %ari hasil perhitungan per#obaan ini diperoleh massa ' mol=6r gas butana adalah A+.

)44. Penuntun Praktikum Kimia .urusan >imia. . Kimia asar ! Konsep"Konsep Inti..org=materiGkimia=kimia-sma-ma=volum-molar-gas-dalam-keadaantertentu-dan-keadaan-menga#u-pada-keadaan-gas-lain-serta-definisi-molaritas-larutan= 0%iakses pada tanggal )< /ovember )4'+1 . Universitas Udayana. asar I. H65($. http&==www.imbaran & 12 . )4').Daftar Pusta"a hang. Bukit .akarta & @rlangga.#hem-is-try. Raymond. Edisi Ketiga.im "aboratorium >imia %asar.

4a=a'an ) %iketahui &    9 7 '.+4 liter. Bila suhu dan tekanan pada kondisi tersebut adalah )2 4 #mHg.B gram .La#-iran A.B gram. Hitunglah massa ' mol gas tersebut E B. 7 )24 7 +44 > dan tekanan 2) 13 . Pertan&aan ) !as yang keluar dari sumber gas ditampung sebanyak '. Berat gas tersebut adalah ).+4 liter m 7 ).

. massa ' mol gas atau 6r gas tersebut adalah A< gram=mol. ( 7 2) #mHg 7 7 4.4<) ".awab &  R 7 4.atm= >.adi.  n7  n7  n 7 4.4A mol  6r 7  6r 7  Mr * 9< gra#+#ol .mol 6assa ' mol gas atau 6r E (.R.9 7 n.2.B. 14 . atm  %itanya &  .