LAPORAN

PRAKTIKUM GEOLOGI

DISUSUN OLEH
Nama

: Dieo Prasetyo

NPM

: 1304010

Dosen Pembimbing

: Edwin Harsiga,ST.

LABORATORIUM KEBUMIAN
TEKNIK PERTAMBANGAN BATUBARA
POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG
TA. 2013/2014

BAB 2
DASAR TEORI
KOMPAS GEOLOGI
1. Kompas Geologi dan Bagian-Bagiannya
Kompas Klinometer dan ”hand level” merupakan alat-alat yang dipakai dalam berbagai
kegiatan survei, dan dapat digunakan untuk mengukur kedududkan unsur-unsur struktur
geologi. Kompas geologi merupakan kombinasi dari ketiga fungsi alat tersebut. Jenis
kompas geologi salah satunya adalah adalah ”Brunton”
Bagian-bagian utama kompas geologi terdiri dari :
a. Jarum magnet (Needle)
Needle adalah jarum pada kompas geologi yang berfungsi untuk menunjuk arah utara.
Ujung jarum bagian utara selalu mengarah kekutub utara magnet bumi. Dalam hal ini
arah utara sebenarnya harus dikoreksi terhadap deklinasi dan inklinasi yang harganya
tergantung dari posisi kutub magnet bumi dimana kompas tersebut digunakan. Penting
sekali untuk memperhatikan dan kemudian mengingat-ingat tanda yang digunakan untuk
mengenal ujung utara jarum kompas itu. Biasanya diberi warna (merah, biru, atau putih).
b. Lingkaran pembagian derajat (Graduated circle)
Lingkaran pembagian derajat ini bekerja sama dengan jarum utara yang berfungsi untuk
menunjukan derajat saat menentukan arah. Dikenal 2 macam jenis kompas yaitu kompas
azimuth dengan pembagian derajat dimulai 0o arah utara (N) samapi 360o, tertulis
berlawan dengan arah perputaran jarum jam dan kwadra, denganpembagian derajat
dimulai 0o pada arah utara (N) dan selatan (S), sampai 90 o pada arah timur (E) dan barat
(W).
c. Klinometer
Klinometer adalah bagian kompas untuk mengukur besarnya kecondongan atau
kemiringan suatu bidang atau lereng.
-Long Level :Long Level dugunakan untuk mengukur kemiringan atau Dip.
- Round Level : Round Level digunakan untuk pengukuran Jurus atau Srike dan
Azimuth.

d. Penunjuk Arah (sighting arm)
Gunanya adalah untuk menunjukkan arah mata angin sesuai jarum kompas.
e. Zero Pin
Zero Pin adalah pointer yang digunakan untuk penyesuaian declinasi magnetik, yang
menunjuk pada 0°.
f. Vernier for Vertical Angels
Vernier for Vertical Angels digunakan untuk pembacaan hasil pengukuran kemiringan
atau Dip.
g. Large Sight
Large Sight digunakan untuk membidik objek dalam pengukuran azimuth.
h. Small Sight
Selain untuk tutup kompas, Small Sight digunakan juga untuk pengukuran Bearing dan
inclination sighting.
i. Mirror
Terletak di bagian dalam, cermin dan garis tengah (seperti pada gambar) digunakan untuk
pengukuran azimuth saat membidik objek dan pantulan pada cermin digunakan untuk
mengetahui hasil pengukuran.
j. Circle Adjusting Screw
Digunakan untuk mengubah Graduated Circle agar kompas menunjukkan posisi geografi
yang benar.
k. Vernier Adjustment
Vernier Adjustment digunakan untuk mengatur gelembung pada Long Level saat
menukurkemiringan atau Dip.
l. Needle Lift Pin
Needle Lift Pin digunakan untuk mengunci kompas geologi setelah mengatur Long Level
atau Round Level guna mengetahui hasilnya.
m. Magnet
Magnet pada kompas berfungsi agar jarum selalu menunjukkan arah utara.
n. Dumper Pan
Dumper Pan adalah dasar yang berbentuk lingkaran yang digunakan sebagai tempat
magnet dan jarum.

Gambar 1. Bagian-Bagian Kompas
2. Cara Pembacaan Kompas Geologi
Kita mengenal adanya dua jenis skala kompas, yaitu azimuth dan kwadran. Pada kompas
Azimuth (pembagian lingkaran 360o) selalu dibaca jarum Utara melalui timur, dan
kemudian diamati angka yang ditunjukannya. Biasnya jarum utara dibedakan dengan
jarum selatan dengan diberi tanda putih atau merah pada ujungnya.

Gambar 2. Dua macam pembagian derajat pada kompas geologi, yaitu Pembagian
Kuadran (0o-90o) dan Pembagian Azimuth (0o-360o)

1.

Untuk kompas geologi tipe Azimuth, dengan hanya menggunakan satu mata
angin yaitu North, segala arah diukur dari arah ini searah dengan jarum jam, atau dari
North ke East.

2.

Untuk kompas geologi tipe Kuadran, dengan menggunakan empat mata angin,
yaitu North, East, South, dan West, arah-arah dapat diukur dari:

North ke East untuk yang berada pada kuadran NE, misalnya N 60° E, N 35° E,

North ke West untuk yang berada pada kuadran NW, misalnya N 45° W, N 60°W

South ke East untuk yang berada pada kuadran SE, misalnya S 12° E,S 60° E

South ke West untuk yang berada pada kuadran SW, misalnya S 20° W, S 48° W

Sebelum kompas digunakan di lapangan, hendaknya diperiksa trelebih dahulu apakah
inklinasi dan deklinasinya telah disesuaikan denga keadaan tempat pekerjaan. Inklinasi
adalah kecondongan jarum kompas yang disebabkan oleh perbedaan letak geografis suatu
daerah terhadap kutub bumi. Sudut kecondongan akan hampir 0 (horizontal) apabila kita
berada di dekat / di sekitar Equator, dan semakin bertambah besar apabila mendekati
kutub-kutub bumi. Dengan demikian, maka tiap tempat diatas muka bumi ini akan
mempunyai sudut deklinasi yang berbeda-beda.
Pada dasarnya, sebelum kompas geologi itu dapat digunakan dengan baik, kedudukan
jarum harus horizontal. Untuk menanganinya, bisa digunakan beban yang dapat digeser
sepanjang jarum kompas dan diletakan pada bagian jarum yang bermagnet.
3. Penggunaan Kompas Geologi
Penggunaan kompas geologi antara lain adalah sebagai berikut :
3.1 Menentukan arah
Arah yang dimaksud disini adalah arah dari titik tempat pengukuran ketempat yang
dibidik atau yang dituju. Cara menembakkan kompas untuk menentukan arah dapat
dengan cara:
a. Kedudukan Kompas Setinggi Pinggang atau Dada
Cara kerjanya :
- Kompas dipegang setinggi pinggang atau dada
- Kompas dibuat horizontal dan dipertahankan sedemikian ruoa, selama penembakan.

- Cermin diatur sedemikian rupa sehingga terbuka kira-kira 135 o menghadap sasaran dan
sighting arm dibuka horizontal dengan peep sight ditegakan.
Kompas diputar sedemikian rupa sehingga sasaran tampak pada cermin dan berhimpit
dengan ujung sighting arm dan garis pad cermin
- Baca ujung utara kompas setelah jarum tidak bergerak, hasil pembacaan adalah arah
sasaran yang dimaksud.

Gambar 3. Cara Menentukan Arah dengan Kedudukan Kompas Geologi Setinggi Dada
stau Pinggang

Gambar 4. Kedudukan Kompas dengan Bukaan Cermin Kompas
b. Kedudukan Kompas Setinggi Mata
Cara kerjanya :
- Tutup kompas dibuka kira-kira 45o, sighting arm dibuka dan peep sighn ditekuk 90o.

- Kompas dipegang dengan tangan kanan yang ditekung pada posisi horizontal
- Bidik sasaran melalui peep sigh dan sighting window
- Kompas dihorizontalkan nivo dilihat melalu cermin
- Baca ujung selatan jarum kompas setelah jarum kompas diam. Hasil pembacaan adalah
arah yang dimaksud.

Gambar 5 Cara Menetukan Arah Dengan Kedududkan Kompas Geologi Setinggi Mata

Gambar 6 Kedudukan Bukaan Cermin Kompas Geologi
3.2 Mengukur besar kelerengan atau sudut
Cara kerjanya :
- Tutup kompas dibuka kira-kira 45o, sighting arm dibuka dan peep sight ditekuk 90o.

- Kompas dipegang dengan tangan kanan (dibantu dengan tangan kiri) yang ditekuk pada
posisi vertikal.
- Sasaran dibidik melalui peep sight dan sighting window
- Klinometer di horizontalkan (dilihat lewat cermin) dengan menutar tangkai dibelakang
kompas.
- Baca sudut pada bususr setengah derajat lingkaran.
3.3 Mengukur kedudukan struktur
Kedudukan struktur dapat dinyatakan dalam besaran arah (jurus atau strike) dan
kemiringan (dip), atau hanya besaran arah saja. Prinsip penggunaan kompas sarna dengan
menentukan arah dan sudut lereng. Kedudukan struktur yang diukur adalah kedudukan
struktur dari Bidang perlapisan.
Cara kerjanya :
- Tempelkan sisi timur pada bidang yang akan diukur, kompas dihorizontalkan, dan
dibaca kedudukan ujung utara jarum kompas. Jarum perlapisan diperoleh. Ditulis dengan
sistem azimut N... o E. Sebelum kompas diangkat, tempat kompas yang ditempelkan tadi
digaris.
- Tempelkan sisi barat kompas (kedudukan kompas tegak) pada posisi tegak lurus
terhadap jurus (garis yang dibuat tadi). Klinometer dihorizontalkan dan dibaca besar pada
busur setengah lingkaran kemiringan perlapisan diperoleh dengan penulisan N... o E/...o.
- Arah kemiringan diukur dengan menempelkan sisi selatan kompas pada arah jurus
(garis yang dibuat tadi), kompas dihorizontalkan, baca arahnya. Arah kemiringan tidak
dicantumkan dalam penulisan kedudukan perlapisan.

Gambar 7. Pengukuran Kedudukan Struktur Bidang, a. Pengukuran Jurus, b. Pengukuran
Kemiringan, c. Pengukuran Arah Kemiringan

Pembahasan :
1. Kompas Geologi dan Bagian-Bagiannya
Kompas Klinometer dan ”hand level” merupakan alat-alat yang dipakai dalam berbagai
kegiatan survei, dan dapat digunakan untuk mengukur kedududkan unsur-unsur struktur
geologi. Kompas geologi merupakan kombinasi dari ketiga fungsi alat tersebut. Jenis
kompas geologi salah satunya adalah adalah ”Brunton”
Bagian-bagian utama kompas geologi terdiri dari :
a. Jarum magnet (Needle)
Needle adalah jarum pada kompas geologi yang berfungsi untuk menunjuk arah utara.
Ujung jarum bagian utara selalu mengarah kekutub utara magnet bumi. Dalam hal ini
arah utara sebenarnya harus dikoreksi terhadap deklinasi dan inklinasi yang harganya
tergantung dari posisi kutub magnet bumi dimana kompas tersebut digunakan. Penting
sekali untuk memperhatikan dan kemudian mengingat-ingat tanda yang digunakan untuk
mengenal ujung utara jarum kompas itu. Biasanya diberi warna (merah, biru, atau putih).
b. Lingkaran pembagian derajat (Graduated circle)
Lingkaran pembagian derajat ini bekerja sama dengan jarum utara yang berfungsi untuk
menunjukan derajat saat menentukan arah. Dikenal 2 macam jenis kompas yaitu kompas
azimuth dengan pembagian derajat dimulai 0o arah utara (N) samapi 360o, tertulis
berlawan dengan arah perputaran jarum jam dan kwadra, denganpembagian derajat
dimulai 0o pada arah utara (N) dan selatan (S), sampai 90 o pada arah timur (E) dan barat
(W).
c. Klinometer
Klinometer adalah bagian kompas untuk mengukur besarnya kecondongan atau
kemiringan suatu bidang atau lereng.
- Long Level :Long Level dugunakan untuk mengukur kemiringan atau Dip.
- Round Level : Round Level digunakan untuk pengukuran Jurus atau Srike dan
Azimuth.
d. Penunjuk Arah (sighting arm)
Gunanya adalah untuk menunjukkan arah mata angin sesuai jarum kompas.
e. Zero Pin

Zero Pin adalah pointer yang digunakan untuk penyesuaian declinasi magnetik, yang
menunjuk pada 0°.
f. Vernier for Vertical Angels
Vernier for Vertical Angels digunakan untuk pembacaan hasil pengukuran kemiringan
atau Dip.
g. Large Sight
Large Sight digunakan untuk membidik objek dalam pengukuran azimuth.
h. Small Sight
Selain untuk tutup kompas, Small Sight digunakan juga untuk pengukuran Bearing dan
inclination sighting.
i. Mirror
Terletak di bagian dalam, cermin dan garis tengah (seperti pada gambar) digunakan untuk
pengukuran azimuth saat membidik objek dan pantulan pada cermin digunakan untuk
mengetahui hasil pengukuran.
j. Circle Adjusting Screw
Digunakan untuk mengubah Graduated Circle agar kompas menunjukkan posisi geografi
yang benar.
k. Vernier Adjustment
Vernier Adjustment digunakan untuk mengatur gelembung pada Long Level saat
menukurkemiringan atau Dip.
l. Needle Lift Pin
Needle Lift Pin digunakan untuk mengunci kompas geologi setelah mengatur Long Level
atau Round Level guna mengetahui hasilnya.
m. Magnet
Magnet pada kompas berfungsi agar jarum selalu menunjukkan arah utara.
n. Dumper Pan
Dumper Pan adalah dasar yang berbentuk lingkaran yang digunakan sebagai tempat
magnet dan jarum.

Daftar Pustaka :
http://ayobelajargeologi.blogspot.com/2013/04/kompas-geologi.html
http://zonegeologi.blogspot.com/2010/12/kompas-geologi.html
http://id.scribd.com/doc/76442076/Kompas-Geologi-Dan-Fungsinya
http://geo-tek.blogspot.com/2009/05/kompas-geologi-dan-cara-penggunaannya.html

Related Interests