You are on page 1of 19

BAB I REKAM MEDIS

1.1.

Identifikasi Nama Umur Pekerjaan Alamat Agama Status Nama Suami Umur Pekerjaan Agama Alamat MRS : Ny. S : 34 tahun : Ibu Rumah Tangga : Pasar ayangkara!Talang Ubi! Muara "nim : Islam : Menikah : Tn. # : 3$ tahun : uruh : Islam : Pasar ayangkara!Talang Ubi! Muara "nim : %% A&ril '(%3

Pendidikan Terakhir : SMA

Pendidikan Terakhir : SMA

1.2.

Anamnesis (Autoanamnesis) Anamnesis Umum Ri)ayat &erka)inan Ri)ayat s*si*ek*n*mi dan gi+i Ri)ayat Re&r*duksi Menar,he Siklus haid Nyeri sebelum/saat/setelah haid 1P1T : % kali! lamanya : ,uku& : : %3 tahun : '- hari! teratur! lama . hari :0 : (-0(.0'(%'

1.:. Peme iksaan !isik Status P esent 4eadaan umum 4esadaran Tekanan darah Nadi =rekuensi &erna&asan Suhu : tam&ak sakit sedang : .4 </mnt : '( </mnt : 3$!3 *> . Parturien mengaku hamil .3.uku& bulan dengan darah tinggi Ri)ayat Perjalanan Penyakit : : diabetes : tidak ada : tidak ada : Pil 4 Parturien dirujuk dari RSU8 Talang Ubi karena &arturien dalam keadaan hamil dengan darah tinggi.*m&*s mentis : %$(/%(( mm1g : . Ri)ayat hi&ertensi sebelum hamil 90:! ri)ayat hi&ertensi dalam keluarga 90:. Ri)ayat nyeri &erut 90:! keluar darah lendir 90:! keluar air0air 90:.Parturien memiliki ri)ayat diabetes mellitus.uku& bulan dan gerakan anak masih dirasakan.Ri)ayat *bstetri Tem&at ersalin/Pen*l*ng idan idan idan idan 1amil ini %664 %66$ %66'((4 Tahun 1asil 4ehamilan Aterm Aterm Aterm Aterm : 23P4A( 5enis Persalinan S&*ntan S&*ntan S&*ntan S&*ntan 5enis 4elamin 7aki0laki Perem&uan Perem&uan Perem&uan Anak erat 34(( g 33(( g 33(( g 44(( g 4eadaan Sehat Sehat Sehat sehat Ri)ayat &enyakit yang &ernah diderita Ri)ayat *&erasi Ri)ayat &enyakit dalam keluarga Ri)ayat memakai k*ntrase&si Anamnesis Khusus 4eluhan Utama : 1amil . Parturien mengeluh sakit ke&ala dan mual muntah! &andangan kabur 9.

/.: : Regular! gall*& 90:! murmur 90: : ?esikuler 9.erat badan Tinggi badan Sklera ikterik 2i+i Payudara hi&er&igmentasi 5antung Paru0&aru 1ati dan lien "dema &retibia @arises ReAleks Aisi*l*gis ReAleks &at*l*gis : $3 kg : %3( .m! ketuban dan &enunjuk belum da&at dinilai! ke&ala 1I.: n*rmal! )hee+ing 90:! r*nkhi 90: : sulit dinilai : 90/0: : 90/0: : .at : 0 Status "#stet i Peme iksaan $ua =undus uteri 7etak janin Terba)ah Penurunan 855 1is T 5 Tanda Bsb*rn : : 3 jb&< 93' .uku& : 9. . .m : 90/0: : .m: : memanjang! &uka : 4e&ala : 4/3 : %33 </menit :0 : : NegatiA Peme iksaan da$am : Vaginal Toucher : P*rti* lunak! &*steri*r! eAAa.ement '3C! &embukaan ( ././.ti?a &al&ebra &u. : 0/0 0/0 4*njun.

((( mm3 8iAA . NiAedi&ine 4 <%(mg 3.. Injeksi MgSB4 '(C 4 gr i? b*lus 3.'(( mm3 Tr*mb*sit : %63. 1.*unt: (/(/(/$.m Peme iksaan Penun&an' Pemeriksaan 7ab*rat*rium 1b 7euk*sit : %'!$ grC : -. Ren. I@=8 R7 3(( ml gtt <</menit . Stabilisasi 3 E $ jam '.Pemeriksaan Panggul : Pr*m*nt*rium 48 7innea in*minata Sakrum S&ina is.. ri)ayat 8M belum in&artu janin tunggal hidu& &resentasi ke&ala.a Arkus &ubis 8inding sam&ing 4esan &anggul 1. Penata$aksanaan %. : tidak teraba : teraba %/3 E %/3 : k*nkaA : tidak men*nj*l : D 6(* : lurus : luas D %3 ./'4/6 Pr*tein SS 1.hiadi.m! 4@ D %%!3 . : %'% mg/dl Dia'nosa Ke &a 23P4A( hamil aterm dengan im&ending e.%. : .). Injeksi MgSB4 4(C 4 gr b*k*ng kanan b*k*ng kiri &er $ jam diteruskan 4.lam&sia .(. 8e<amethas*n inj ' < %(mgBbser?asi his! 855 dan tanda ?ital ibu $.ana terminasi &erabd*minam .

4(( gram! P 4.ara sbb: • Insisi &ada S R F 3 .ana k*nsul &enyakit dalam *AP"RA+ "PERASI . 8ilakukan tindakan ase&tik dan antise&tik &ada daerah *&erasi dan sekitarnya.atat balan.m se. >ek lab darah rutin! urine rutin! kimia darah dan . Plasenta dilahirkan dengan tarikan ringan &ada tali ..:! ketuban di&e.-. Penderita dalam &*sisi terlentang dengan anestesi s&inal.ara tajam dan tum&ul sam&ai menembus &erit*neum.13 Puku$ 23. 7ahir hidu& ne*natus laki0laki dengan &usat terkendali.m! AS -/6 =T A2A. 4e dalam Puku$ 23. 8ilakukan insisi &Aanensteil! kemudian insisi di&erdalam se. /IB. 3.airan inAus dimasukkan *ksit*sin '( IU. /IB. 7a&angan *&erasi di&ersem&it dengan d*ek steril. Ren.ara meluksir ke&ala.1.. Setelah &erit*neum dibuka! tam&ak uterus sebesar kehamilan aterm! di&utuskan untuk melakukan SSTP dengan .i$ 2.an''a$ 11 A. • • 4e&ala bayi menghada& *&erat*r Anak dilahirkan dengan .e .. "-e asi dimu$ai. 4ateter meneta& 9.airan: 6.ara &*mer*y &ada kedua tuba .ah! bau 90:.ara tajam kemudian bagian tengah ditembus se.ara tum&ul dengan jari sam&ai menembus ka?um uteri dan di&erlebar ke lateral! dida&atkan ketuban 9.h %(.r*ss mat. • • Plasenta lahir lengka& 8ilakukan tubekt*mi se.

4(( . "-e asi se$esai >airan Masuk R7 1aema. 0 %((( .13 -uku$ .ell T*tal 8iagn*sis &rabedah %((( . /IB..Puku$ .. Tubekt*mi P*mer*y !"**"/ UP 120.(( .. ri)ayat 8M belum in&artu janin tunggal hidu& &resentasi ke&ala.ana: % Bbser?asi tanda ?ital ibu! &erdarahan ... 8iagn*sis &as.1. >airan 4eluar Urine 8arah T*tal 3(( .lam&sia .a bedah : P3A( &*st Seksi* Sesaria Trans&erit*nealis Pr*Aunda .. : 23P4A( hamil aterm dengan im&ending e.3.embung! lemas! tinggi Aundus uteri ' jari di ba)ah &usat! k*ntraksi baik! &erdarahan 90:! luka *&erasi ditutu& 4esan : P3A( &*st SSTP a/i im&ending eklam&sia . ...%02.3G> Status *bstetrik : P7 : abd*men .. 4eluhan 4U T8 RR Nadi T : selesai *&erasi melahirkan Status &resent : : sedang! sens: >M : %'(/-( mm1g : '4</menit : -(</ menit : 3$. tubekt*mi &*mer*y Ren.

ana : %.) 4eluhan 4U T8 RR N T : nyeri &ada luka bekas *&erasi Status &resent : : sedang! sens: >M : %$(/%(( mm1g : '( </menit : -4 </menit : 3$!3( > : Status *bstetrik P7 : abd*men .? Pr*nalges su&& ' < % Injeksi MgSB4 4(C s/d '4 jam 130. >ek 1b &*st *&erasi I@=8 R7 .' 3 4 3 $ . % am& .? Transamin am& 3 < % i.atat intake dan *ut&ut M*bilisasi bertaha& 8iet bertaha& Tera&i Medikament*sa: • • • • • • Metr*nida+*le 3 < % Alash >eA*ta<ime 3 < % gr i. I@=8 R7 . ket*r*la. tubekt*mi &*mer*y Ren.%02. tramad*l ' am& gtt <?/menit 4ateter meneta& .). % am& tramad*l gtt <?/ menit .embung! lemas! Aundus uteri ' jari di ba)ah &usat! k*ntraksi baik! &erdarahan aktiA 90:! ?ul?a tenang! luka *&erasi tertutu& 4esan : P3A( &*st SSTP a. %( IU indu<in .3.13 (.i im&ending eklam&si hari ke0% . Bbser?asi tanda ?ital ibu '.? Alinamin am& 3 < % i. induksin ' am& .

Bbser?asi tanda ?ital ibu '.i im&ending eklam&si hari ke0' . Tera&i Medikament*sa: • • • • • • Metr*nida+*le 3 < % Alash >eA*ta<ime 3 < % gr i.? Transamin am& 3 < % i.ana : %. I@=8 R7 .%02. &artial hell& syndr*me . %( IU indu<in .) 4eluhan 4U T8 RR N T : 90: Status &resent : : sedang! sens: >M : %$(/6( mm1g : '' </menit : -$ </menit : 3$!3( > : Status *bstetrik P7 : abd*men .? Transamin am& 3 < % i.13 (. % am& tramad*l gtt <?/ menit 3.3.? .embung! lemas! Aundus uteri ' jari di ba)ah &usat! k*ntraksi baik! &endarahan aktiA 90:! ?ul?a tenang! luka *&erasi tertutu& 4esan : P3A( &*st SSTP a. Tera&i Medikament*sa: • • >eA*ta<ime 3 < % gr i.3.).? Alinamin am& 3 < % i.ateter 1%0.? 8*&amed tablet 3 < % UAA . tubekt*mi &*mer*y Ren.

? Transamin 3 < % i.mg/dl S2BT : %'4 U/l S2PT : $' U/l 1(0.).i im&ending eklam&si hari ke03 .!$ grC : %$. &artial hell& syndr*me .3. Tera&i Medikament*sa: • • >eA*ta<im 3 < % i. I@=8 R7 gtt <</menit 3.13 (.) 4eluhan 4U T8 RR N T : 90: Status &resent : : sedang! sens: >M : %3(/%(( mm1g : '( </menit : -4 </menit : 3$!$( > Status *bstetrik: P7 : abd*men . Bbser?asi tanda ?ital ibu '.? .• • • 1asi$ $a# 1b SS 8*&amed tablet 4 < % 8e<ametas*ne ' < %( mg TransAusi PR> % kant*ng : .ana : %. tubekt*mi &*mer*y Ren.embung! lemas! Aundus uteri 3 jari di ba)ah &usat! k*ntraksi baik! &endarahan aktiA 90:! ?ul?a tenang! luka *&erasi tertutu& 4esan : P3A( &*st SSTP a.%02.

• • 8*&amed tab 4 < % 8e<ametas*n ' < % mg i? 1asil lab: 1b : -!4 grC SS : %4( mg/dl S2BT : $4 U/l S2PT : 4' U/l BAB II . "klamsia meru&akan kasus akut &ada &enderita &reeklamsi! yang disertai dengan kejang menyeluruh dan k*ma. Selain itu 1ubel 9%6-6: mengatakan bah)a adanya ?as*k*nstriksi arteri s&iralis akan menyebabkan terjadinya &enurunan &erAusi uter*&lasenter yang selanjutnya akan menimbulkan malada&tasi &lasenta. 1i&*ksia/ an*ksia jaringan meru&akan sumber reaksi hi&er*ksidase lemak! sedangkan &r*ses hi&er*ksidasi itu sendiri memerlukan &eningkatan k*nsumsi *ksigen! sehingga dengan demikian akan mengganggu metab*lisme di dalam sel Per*ksidase lemak adalah hasil &r*ses *ksidase lemak tak jenuh yang menghasilkan hi&er*ksidase lemak jenuh. Patofisio$o'i '.'. Definisi &reeklamsia berat adalah &reeklamsia dengan tekanan darah sist*lik H%$(mm1g dan tekanan darah sist*lik H%%( mm1g disertai dengan &r*teinuria lebih 3g/'4jam. @as*k*nstriksi menimbulkan &eningkatan t*tal &eriAer resisten dan menimbulkan hi&ertensi.1. Sindr*ma 1"77P ialah &reeklamsia0eklamsia disertai timbulnya hem*lisis! &eningkatan en+im he&ar! disAungsi he&ar! dan tr*mb*sit*&enia.2.% &reeklamsia E eklamsia @as*k*nstriksi meru&akan dasar &at*genesis P"0". A&abila keseimbangan antara &er*ksidase terganggu! dimana &er*ksidase dan *ksidan .*ran arteri*le disertai &erdarahan mikr* &ada tem&at end*tel. Per*ksidase lemak meru&akan radikal bebas. 1 91em*lisis: "7 9"le?ated 7i?er "n+yme:! 7P 97*) Platelete >*unt:. 2.AKA 2. Adanya ?as*k*nstriksi juga akan menimbulkan hi&*ksia &ada end*tel setem&at! sehingga terjadi kerusakan end*tel! keb*.I+2AUA+ PUS.

Pada sediaan a&us darah te&i ditemukan spherocytes. anyak &enulis tidak mengangga& sindr*m 1"77P sebagai suatu ?ariasi dari disseminated intravascular .Peningkatan kadar en+im hati di&erkirakan sekunder akibat *bstruksi aliran darah hati *leh de&*sit Aibrin di sinus*id. schistocytes. terjadi hi&*ksia &lasenta akibat k*nsumsi *ksigen *leh &er*ksidase lemak '. Nekr*sis &eri&*rtal dan &erdarahan meru&akan gambaran hist*&at*l*gik yang &aling sering ditemukan Tr*mb*sit*&eni ditandai dengan &eningkatan &emakaian dan atau destruksi tr*mb*sit. Sam&ai sekarang tidak ditemukan Aakt*r &en. Rusaknya sel0sel end*tel tersebut akan mengakibatkan antara lain : %.etusnya. Bbstruksi ini menyebabkan nekr*sis &eri&*rtal dan &ada kasus yang berat da&at terjadi &erdarahan intrahe&atik! hemat*m subka&sular atau ru&tur hati. Pada P"0" serum anti *ksidan kadarnya menurun dan &lasenta menjadi sumber terjadinya &er*ksidase lemak.uku& kuat. 3. Sedangkan &ada )anita hamil n*rmal! serumnya mengandung transAerin! i*n tembaga dan sulAhidril yang ber&eran sebagai anti*ksidan yang .'. Per*ksidase lemak ini akan sam&ai kesemua k*m&*nen sel yang dile)ati termasuk sel0sel end*tel yang akan mengakibatkan rusaknya sel0sel end*tel tersebut. $. '. Sindr*m ini kelihatannya meru&akan akhir dari kelainan yang menyebabkan kerusakan end*tel mikr*?askuler dan akti?asi tr*mb*sit intra?askulerI akibatnya terjadi ?as*s&asme! aglutinasi dan agregasi tr*mb*sit dan selanjutnya terjadi kerusakan end*tel. 1em*lisis yang dideAinisikan sebagai anemia hem*litik mikr*angi*&ati meru&akan tanda khas. gangguan &ermeabilitas la&isan end*tel terhada& &lasma. 4. adhesi dan agregasi tr*mb*sit. terganggunya keseimbangan &r*stasiklin dan tr*mb*ksan. &r*duksi &r*stasiklin terhenti. Sel darah merah terAragmentasi saat mele)ati &embuluh darah ke. terle&asnya en+im lis*s*m! tr*mb*ksan dan ser*t*nin sebagai akibat dari rusaknya tr*mb*sit. 3.il yang end*telnya rusak dengan de&*sit Aibrin. Per*ksidase lemak beredar dalam aliran darah melalui ikatan li&*&r*tein.lebih d*minan! maka akan timbul keadaan yang disebut stess *ksidatiA. triangular cells dan burr cells.' sindr*m 1"77P Pat*genesis sindr*m 1"77P sam&ai sekarang belum jelas. #ang ditemukan &ada &enyakit multisistem ini adalah kelainan t*nus ?askuler! ?as*s&asme! dan kelainan k*agulasi.

coagulopathy 98I>:! karena nilai &arameter k*agulasi se&erti )aktu &r*thr*mbin 9PT:! )aktu &arsial thr*mb*&lastin 9PTT:! dan serum Aibrin*gen n*rmal. E-idemio$o'i dan fakto '. Selanjutnya .ara klinis sulit mendiagn*sis 8I> ke.jam &ertama &*st &artum. Tan&a &reeklam&si! diagn*sis sindr*m ini sering terlambat. minggu! &ada masa ante&artum sekitar $6C &asien dan &ada masa &*st&artum sekitar 3%C. Sebagai &erbandingan! &reeklam&si terjadi &ada 30.ara bermakna lebih tua 9rata0rata umur '3 tahun: dibandingkan &asien &reeklam&si0eklam&si tan&a sindr*m 1"77P 9rata0rata umur %6 tahun:.ul &ada trimester ke tiga! )alau&un &ada %%C &asien mun. 2. Sindr*m 1"77P da&at timbul &ada masa &*st&artum.% "&idemi*l*gi Sindr*m 1"77P terjadi &ada '0%'C kehamilan.ara rutin. Pada masa &*st &artum! saat terjadinya khas! dalam )aktu 4. 8alam la&*ran Sibai dkk 9%6-$:! &asien sindr*m 1"77P se. Sindr*m ini biasanya mun.tin.a#e$ 1). Superimposed sindr*m 1"77P berkembang dari 40%'C )anita &reeklam&si atau eklam&si.' =akt*r resik* =akt*r risik* sindr*m 1"77P berbeda dengan &reeklam&si (.3. Pada kel*m&*k ini! saat terjadinya berkisar dari bebera&a jam sam&ai $ hari! sebagian besar dalam 4.uali menggunakan tes antitr*mbin III! Aibrin*&e&tide0A! Aibrin m*n*mer! 808imer! anti&lasmin! &lasmin*gen! &rekallikrein! dan Aibr*ne.3 &asien 9.3.ul &ada umur kehamilan J'.C kehamilan.Semua &asiensindr*m 1"77P mungkin mem&unyai kelainan dasar k*agul*&ati yang biasanya tidak terdeteksi. Namun tes ini memerlukan )aktu dan tidak digunakan se.jam &*st&artum. esiko . Se.3. Sibai mela&*rkan dalam &enelitian 3(4 &asien sindr*m 1"77P! 63 &asien 93%C: hanya bermaniAestasi saat &*st&artum. lnsiden sindr*m ini juga lebih tinggi &ada &*&ulasi kulit &utih dan multi&ara.6C: menderita &reeklam&si sebelum &ersalinan! '( &asien 9'%C: tidak menderita &reeklam&si baik ante&artum mau&un &*st&artum. '.

%%( mm1g! %4!3C bertekanan darah diast*li. Sibai 9%66(: menyatakan bah)a &asien biasanya mun. 1al yang &enting adalah bah)a hi&ertensi berat 9sist*lik%$( mm1g! diast*li. 6( mm1g. sam&ai semua gejala dan tanda &ada &asien &reeklam&si0 eklam&si yang tidak menderita sindr*m 1"77P.3. Sebagian besar &asien 96(C: mem&unyai ri)ayat malaise selama bebera&a hari sebelum timbul tanda lain.ul dengan keluhan nyeri e&igastrium atau nyeri &erut kanan atas 96(C:! bebera&a mengeluh mual dan muntah 93(C:! yang lain bergejala se&erti inAeksi ?irus.3 2. 1em*lisis L 4elainan a&usan darah te&i . Manifestasi k$inis. =akt*r resik* 2. Kalau&un $$C dari %%' &asien &ada &enelitian Sibai dkk 9%6-$: mem&unyai tekanan darah diast*li. anyak &enulis mendukung nilai laktat dehidr*genase 9781: dan bilirubin agar di&erhitungkan dalam mendiagn*sis hem*lisis. '. %. Pasien sindr*m 1"77P da&at mem&unyai gejala dan tanda yang sangat ber?ariasi! dari yang bernilai diagn*sti. '. Pasien sindr*m 1"77P biasanya menunjukkan &eningkatan berat badan yang bermakna dengan udem menyeluruh.( Dia'nosis.%.Tabel %.' 4riteria diagn*sis Tiga kelainan utama &ada sindr*rn 1"77P beru&a hem*lisis! &eningkatan kadar en+im hati dan jumlah tr*mb*sit yang rendah. %%( mm1g: tidak selalu ditemukan. 8alam la&*ran Keinstein! mual dan/atau muntah dan nyeri e&igastrium di&erkirakan akibat *bstruksi aliran darah di sinus*id hati! yang dihambat *leh de&*sit Aibrin intra?askuler. 8erajat kelainan en+im hati harus dideAinisikan dalam nilai standar de?iasi tertentu dan nilai n*rmal di masing0masing rumah sakit.% Indikasi untuk test Ibu hamil dengan gambaran klinis &reeklamsia! tr*mb*sit*&enia! gagal hati akut.3.

Penyakit inAeksi dan inAlamasi! tidak berhubungan dengan kehamilan : L 1e&atitis L 4*langitis L 4*lesistisis L 2astritis L Ulkus gaster L Pankreatitis akut L InAeksi saluran kemih bagian atas 3..( U/7 L 7aktat dehidr*genase 9781: D $(( U/7 3.3 Dia'nosis #andin' Pasien sindr*m 1"77P da&at menunjukkan tanda dan gejala yang sangat ber?ariasi! yang tidak bernilai diagn*sti.(((/mm Tabel '. Penyakit yang berhubungan dengan kehamilan : L enigna tr*mb*sit*&enia dalam kehamilan L A. &ada &reeklam&si berat.. Tr*mb*sit*&enia L ITP L 8eAisiensi asam A*lat L S7" '. 8alam sistem ini! &asien diklasiAikasikan sebagai sind om 1E**P -a sia$ . K$asifikasi '. 4riteria diagn*sis sindr*m 1"77P 9uni?ersity *A tenessee! Mem&his: 2. 5umlah tr*mb*sit yang rendah L 1itung tr*mb*sit J %((. Akibatnya sering terjadi salah diagn*sis! diikuti dengan kesalahan &emberian *bat dan &embedahan. Peningkatan Aungsi hati L Serum as&artate amin*transAerase 9AST: D .L T*tal bilirubin D %!' mg/dl L 7aktat dehidr*genase 9781: D $(( U/7 '.%.ute =atty 7i?er *A Pregnan. 4lasiAikasi berdasarkan jumlah kelainan.y 9A=7P: '. 8iagn*sis banding &asien sindr*m 1"77P meli&uti: %..

erdasarkan kadar tr*mb*sit darah! maka sindr*ma 1"77P diklasiAikasikan dengan nama M klasiAikasi Mississi&&i M %. *lus 40$ g MgSB4 '(C sebagai d*sis a)al! diikuti dengan inAus ' g/jam. Pri*ritas &ertama adalah menilai dan menstabilkan k*ndisi ibu! khususnya kelainan &embekuan darah. 4elas II L 4adar tr*mb*sit antara D3(. 2.(((/mm L 781 H$(( IU/l L AST dan atau A7T H4(IU/l 3.Sindr*m 1"77P kelas I berisik* m*rbiditas dan m*rtalitas ibu lebih tinggi dibandingkan &asien kelas II dan kelas III. kelas I L kadar tr*mb*sit N 3(.(((/ml L 781 H$(( IU/l L AST dan atau A7T H4(IU/l '.(((/mm L 781 H$((IU/l L AST dan atau A7T H4(IU/l 4lasiAikasi ini telah digunakan dalam mem&rediksi ke. 4*nsekuensinya &asien sindr*m 1"77P t*tal seharusnya di&ertimbangkan untuk bersalin dalam 4. . '. Penata$aksanaan.. Pasien sindr*m 1"77P harus ditera&i &r*Ailaksis MgSB4 untuk men. Pasien sindr*m 1"77P harus dirujuk ke &usat &elayanan kesehatan tersier dan &ada &enanganan a)al harus ditera&i sama se&erti &asien &reeklam&si. 4lasiAikasi berdasarkan jumlah tr*mb*sit.. Kanita dengan ketiga kelainan lebih berisik* menderita k*m&likasi se&erti 8I>! dibandingkan dengan )anita dengan sindr*m 1"77P &arsial.((( N%((.'.4.e&atan &emulihan &enyakit &ada &*st &artum! keluaran maternal dan &erinatal. 4elas III L 4adar tr*mb*sit antara D%((.((( N%3(.9mem&unyai satu atau dua kelainan: atau sind om 1E**P tota$ 9ketiga kelainan ada:.jam! sebaliknya yang &arsial da&at ditera&i k*nser?atiA.egah kejang! baik dengan atau tan&a hi&ertensi.

2**dlin meneliti bah)a tera&i k*nser?atiA dengan istirahat da&at meningkatkan ?*lume &lasma. 7abetal*l! N*rm*dyne dan niAedi&in juga digunakan dan memberikan hasil baik. Per&anjangan kehamilan akan mem&er&endek masa &era)atan bayi di NI>U (Neonatal Intensive Care Unit)! menurunkan insiden nekr*sis enter*k*litis! sindr*m gangguan &ernaAasan. Namun k*ndisi ibu dan janin harus di&antau se.a&ai.ara k*ntinu selama &eri*de ini.unan MgSB 5ika terjadi kera.unan! berikan %(0'( ml kalsium gluk*nat %(C i?. 4arena eAek &*tensiasi! harus hati0hati bila niAedi&in dan MgSB4 diberikan bersamaan.a&ai dengan &emberian &rednis*n atau betametas*n.tr*mb*sit. 5ika tan&a bukti lab*rat*rium adanya 8I> dan &aru janin belum matur! da&at diberikan ' d*sis ster*id untuk akselerasi &ematangan &aru janin! dan kehamilan diakhiri 4. Amni*sentesis da&at dilakukan &ada &asien tan&a risik* &erdarahan. . ebera&a &enulis mengangga& sindr*m ini meru&akan indikasi untuk segera mengakhiri kehamilan dengan seksi* sesarea! namun yang lain merek*mendasikan &endekatan lebih k*nser?atiA untuk mem&er&anjang kehamilan &ada kasus janin masih immatur. ebera&a bentuk tera&i sindr*m 1"77P yang diuraikan dalam literatur sebagian besar miri& dengan &enanganan &reeklam&si berat. 5ika sindr*m ini timbul &ada saat atau lebih dari umur kehamilan 33 minggu! atau jika ada bukti bah)a &aru janin sudah matur! atau janin dan ibu dalam k*ndisi berbahaya! maka tera&i deAinitiA ialah mengakhiri kehamilan. 7angkah selanjutnya ialah menge?aluasi kesejahteraan bayi dengan menggunakan tes tan&a tekanan! atau &r*Ail bi*Aisik! bi*metri US2 untuk menilai &ertumbuhan janin terhambat. Pasien tersebut juga menerima inAus albumin 3 atau '3CI usaha eks&ansi ?*lume &lasma ini akan menguntungkan karena meningkatkan jumlah .il '!303 mg 9d*sis a)al 3 mg: tia& %30'( menit sam&ai tekanan darah yang diinginkan ter.Pemberian inAus ini harus dititrasi sesuai &r*duksi urin dan di*bser?asi terhada& tanda dan gejala kera. Thiagarajah meneliti bah)a &eningkatan jumlah tr*mb*sit dan en+im hati juga bisa di. Terakhir! harus di&utuskan a&akah &erlu segera mengakhiri kehamilan. Anti hi&ertensi yang sering digunakan adalah hydrala+ine 9A&res*line: i? dalam d*sis ke. Tujuannya mem&ertahankan tekanan darah diast*lik 6( 0 %(( mm1g. 8iuretik da&at mengganggu &erAusi &lasenta sehingga tidak da&at digunakan. Tera&i anti hi&ertensi harus dimulai jika tekanan darah meneta& D %$(/%%( mm1g di sam&ing &enggunaan MgSB4 1al ini berguna menurunkan risik* &erdarahan *tak! s*lusi* &lasenta dan kejang &ada ibu.jam kemudian.

Pada &asien dengan ser?iks belum matang dan umur kehamilan J 3' minggu! seksi* sesarea elektiA meru&akan . 8ua la&*ran terbaru mela&*rkan bah)a &enggunaan k*rtik*ster*id saat ante&artum dan &*st&artum menyebabkan &erbaikan hasil lab*rat*rium dan &r*duksi urin &ada &asien sindr*m 1"77P.e&at! sehingga &eng*batan anti hi&ertensi dan tera&i .airan da&at dikurangi.>lark dkk.e&at dan eAeknya sementara. Sindr*m ini bukan indikasi seksi* sesarea! ke. Pasien yang ditera&i dengan deksametas*n mengalami &enurunan aktiAitas AST yang lebih . Sebaliknya! &ada semua &asien dengan umur kehamilan D 3' minggu &ersalinan da&at dimulai dengan inAus *ksit*sin se&erti induksi! sedangkan untuk &asien J 3' minggu ser?iks harus memenuhi syarat untuk induksi.e&at &ematangan &aru janin ta&i juga menstabilkan sindr*m 1"77P.(((/mm atau mem&unyai en+im hati yang n*rmal. Pasien tan&a k*ntraindikasi *bstetri harus dii+inkan &artus &er?aginam.jam. Tanda ?ital dan &r*duksi urine harus di&antau tia& $0. mela&*rkan tiga kasus sindr*m 1"77P yang da&at di&ulihkan dengan istirahat mutlak dan &enggunaan k*rtik*ster*id. Tera&i k*rtik*ster*id dihentikan jika gejala nyeri ke&ala! mual! muntah! dan nyeri e&igastrium hilang dengan tekanan darah stabil J%$(/%%( mm1g tan&a tera&i anti hi&ertensi akut serta &r*duksi urine sudah stabil yaitu D3( ml/jam. TransAusi tr*mb*sit diindikasikan baik sebelum mau&un sesudah &ersalinan! jika hitung tr*mb*sit J '(.uali jika ada hal0hal yang mengganngu kesehatan ibu dan janin. Namun tidak &erlu diulang karena &emakaiannya terjadi dengan . Setelah &ersalinan! &asien harus dia)asi ketat di I>U &aling sedikit 4.ara terbaik. Sebagian &asien akan membaik selama 4.jam.(((/mm.jam &*st&artumI bebera&a! khususnya yang 8I>! da&at terlambat membaik atau bahkan memburuk. .e&at! &enurunan tekanan arteri ratarata 9MAP: dan &eningkatan &r*duksi urin yang . 8eksametas*n l( mg/%' jam i? lebih baik dibandingkan dengan betametas*n %' mg/'4 jam im! karena deksametas*n tidak hanya mem&er. Pasien demikian memerlukan &emantauan lebih intensiA untuk bebera&a hari. Penanganan sindr*m 1"77P &*st &artum sama dengan &asien sindr*m 1"77P ante&arturn! termasuk &r*Ailaksis antikejang. 4*ntr*l hi&ertensi harus lebih ketat. 4ehamilan &un da&at di&er&anjang sam&ai %( hari! dan semua &ersalinan melahirkan anak hidu&! &asien&asien ini mem&unyai jumlah tr*mb*sit lebih dari %((.

4*m&likasi terhada& ibu Angka kematian ibu dengan sindr*m 1"77P men.a&ai %!%CI %0'3C berk*m&likasi serius se&erti 8I>! s*lusi* &lasenta! adult respiratory distress syndrome! kegagalan he&at*renal! udem &aru! hemat*m subka&sular! dan ru&ture hati.6.Tabel 3.%. Penanganan Sindr*m 1"77P 2.5 Kom-$ikasi '. .

'. Pengaruh sindr*m 1"77P &ada janin beru&a &ertumbuhan janin terhambat 9IU2R: sebanyak 3(C dan sindr*m gangguan &ernaAasan 9R8S:. 4*m&likasi terhada& bayi Angka kematian bayi berkisar %(0$(C! disebabkan *leh s*lusi* &lasenta! hi&*ksi intrauterin! dan &rematur. .'.6.