Jump 1

1. Insight (pemahaman) . Insight adalah pemahaman terhadap hubungan antar bagian dalam suatu situasi permasalahan dan
menganggap bahwa Insight adalah inti dari pembentukan tingkah laku. Konsep penting dalam psikologi gestalt adalah insight yaitu
pengamatan atau pemahaman mendadak terhadap hubungan-hubungan antar bagian di dalam suatu situasi permasalahan.
2. Judgement : proses atau perilaku dalam pemilihan keputusan /penilaian
3. Halusinasi : gangguan pencerapan (persepsi) pasca indera tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat meliputi semua system
penginderaan di mana terjadi pada saat kesadaran individu itu penuh / baik alusinasi adalah kesan! respon dan pengalaman sensori
yang salah ("tuart! #$$%). alusinasi adalah persepsi yang kuat atas suatu peristiwa atau objek yang sebenarnya tidak ada.
4. Gangguan Afektif : suatu kelompok ggn jiwa dengan gambaran utama tdptnya ggn mood yg disertai dengan sindroma manik atau
depresi& yg lengkap atau tidak lengkap yg tdk disebabkan oleh ggn &isik atau ggn jiwa lainnya
'erupakan gangguan pada a&eksi (emosi) atau mood (suasana hati) seseorang. (an penderita dapat mengalami depresi atau manik
(kegirangan yang tidak wajar) atau dapat bergantian antara manik dan depresi& ()tkinson dkk! *++#).
5. Gangguan Ansietas-!mat!f!"m : ,angguan somato&orm adalah suatu kelompok gangguan yang memiliki gejala &isik (sebagai
contohnya! nyeri! mual! dan pusing) di mana tidak dapat ditemukan penjelasan medis yang adekuat. ,ejala dan keluhan somatik adalah
cukup serius untuk menyebabkan penderitaan emosional yang bermakna pada pasien atau gangguan pada kemampuan pasien untuk
ber&ungsi di dalam peranan sosial atau pekerjaan. "uatu diagnosis gangguan somato&orm mencerminkan penilaian klinis bahwa &aktor
psikologis adalah suatu penyumbang besar untukonset! keparahan! dan durasi gejala. ,angguan somato&orm adalah tidak disebabkan
oleh pura-pura yang disadari atau gangguan buatan (-ardamean .!#$$%).
Jump 2 dan 3
1. Bagaimana hubungan ibu Mia yg sudah meninggal sejak 4 bulan yg lalu dengan keadaan Mia sekarang berupa selalu
mengurung diri, sering menangis, tidak mau makan dan insomnia??
)danya #akt!" $sik!s!sial% /aktor psikososial tersebut adalah hilangnya peranan sosial! hilangnya otonomi! kematian teman atau sanak
saudara! penurunan kesehatan! peningkatan isolasi diri! keterbatasan &inansial! dan penurunan &ungsi kogniti& (Kaplan! #$*$). /aktor
psikososial yang mempengaruhi depresi meliputi: peristiwa kehidupan dan stressor lingkungan! kepribadian! psikodinamika! kegagalan
yang berulang! teori kogniti& dan dukungan sosial (Kaplan! #$*$).  'enurut /reud dalam teori psikodinamikanya! penyebab depresi
adalah kehilangan objek yang dicintai (Kaplan! #$*$).
,ambaran klinis
-erubahan /isik
-enurunan na&su makan. 
,angguan tidur. 
Kelelahan dan kurang energy 
)gitasi. 
0yeri! sakit kepala! otot keran dan nyeri! tanpa penyebab &isik. 
-erubahan -ikiran
'erasa bingung! lambat dalam ber&ikir! penurunan konsentrasi dan sulit mengungat in&ormasi. 
"ulit membuat keputusan dan selalu menghindar. 
Kurang percaya diri. 
'erasa bersalah dan tidak mau dikritik. 
-ada kasus berat sering dijumpai adanya halusinasi ataupun delusi. 
)danya pikiran untuk bunuh diri. 
-erubahan -erasaan
-enurunan ketertarikan ddengan lawan jenis dan melakukan hubungan suami istri. 
'erasa bersalah! tak berdaya. 
1idak adanya perasaan. 
'erasa sedih. 
"ering menangis tanpa alas an yang jelas. 
Iritabilitas! marah! dan terkadang agresi&. 
-erubahan pada Kebiasaan "ehari-hari
'enjauhkan diri dari lingkungan sosial! pekerjaan. 
'enghindari membuat keputusan. 
'enunda pekerjaan rumah. 
-enurunan aktivitas &isik dan latihan. 
-enurunan perhatian terhadap diri sendiri. 
-eningkatan konsumsi alcohol dan obat-obatan terlarang 
&ep"esi 'e"hu'ungan dengan de&isit dari beberapa neurotransmitter m!n!amin seperti se"!t!nin% n!"epinef"in dan d!pamine.
e"!t!nin merupakan neurotransmitter yg terletak di hipotalamus! thalamus! sistem limbik! korteks serebral! serebelum dan medulla
spinalis. /ungsi utama serotonin (21) adalah dlm pengatu"an tidu"! persepsi nyeri! libido! nafsu makan! perasaan! koordinasi dan
penilaian mengatur status mood dan suhu tubuh serta berperan dlm perilaku agresi atau marah. &efisit se"!t!nin dpt menyebabkan
iritabilitas dan agresi&3 dep"esi dan ansietas3 psikosis! gangguan tidur! gangguan makan! gangguan &ungsi seksual! obsesi& konvulsi&
disorder dll.
(!"epinef"in memiliki konsentrasi tinggi dlm locus ceruleus serta knsentrasi sekunder dlm hipokampus! amigdala! dan korteks serebri.
"elain itu dpt ditemukan juga dlm konsentrasi tinggi dlm sara& simpatis. /ungsi utama nya adalah mengatu" fungsi kesiagaan ! pusat
perhatian dan orientasi! mengatur &ight-&light! dan proses pembelajaran dan memori! serta &ungsi perna&asan! kardiovaskuler tidur dan
bangun. &efisit pada n!"epinef"in dpt menyebabkan gejala ketumpulan! &atigue dan dep"esi. 4ika berlebih dpt meningkatkan derajat
mania! kesiagaan berlebih! keadaan kecemasa/ansietas! paranoid! ski5o&renia.
&!pamin ber&ungsi dlm mengatur &ungsi pikiran! pengambilan keputusan! mengintegrasikan kognisi! pergerakan dan koordinasi!
em!si!nal! penilaian dan perilaku reward-seeking. &efisit d!pamin dpt menyebabkan penyakit -arkinson dan dep"esi.
(--)'engacu pada serotonin! sebuah hormon didalam otak manusia dimana &ungsinya membantu dalam pengaturan 'ood dan waktu
tidur! serta berhubungan dengan suhu tubuh! na&su makan dan berbagai macam &ungsi lain. (imana ketika seseorang berada pada kadar
serotonin yang meningkat maka akan merasakan kantuk! kebalikannya ketika kadarnya menurun pada waktu yang cukup panjang maka
seseorang mengalami gejala Insomnia. "elain itu juga kadar serotonin yang rendah merupakan pemicu terjadinya depresi. depresi adalah
suatu kondisi yang dapat disebabkan oleh de&isiensi relati& salah satu atau beberapa aminergik neurotransmiter (noradrenalin! serotonin!
dopamin) pada sinaps neuron di ""- (terutama pada sistem limbik) ('aslim! #$$#).
2. Adakah hubungan usia dan Jenis kelamin Mia thdp keadaannya sekarang?
Kejadian depresi pada wanita lebih sering dibandingkan pria (2:#) 6isa terjadi pada setiap umur! tetapi paling banyak terjadi pada usia
#2-77 tahun
- 'engingat bahwa puncak onset gangguan depresi pada perempuan bertepatan dengan reproduksi tahun (antara usia #2 sampai 77 tahun
usia)! &aktor resiko hormon mungkin memainkan peran. .strogen dan progesteron telah ditunjukkan untuk mempengaruhi
neurotransmitter! neuroendokrin dan sistem sirkadian yang telah terlibat dalam gangguan suasana perasaan.
- -enelitian menunjukkan bahwa perempuan cenderung menggunakan emosi yang lebih &okus! ruminative mengatasi masalah!
merenungkan masalah mereka ke dalam pikiran mereka! sementara laki-laki cenderung menggunakan masalah yang lebih &okus! gaya
coping mengganggu untuk membantu mereka melupakan masalah. 1elah dihipotesiskan bahwa mengatasi gaya ruminative ini bisa
mengakibatkan lebih lama dan lebih parah episode depresi dan berkontribusi lebih besar perempuan kerentanan terhadap depresi.
- "tudi tentang wanita dewasa telah menemukan bahwa perempuan lebih mungkin daripada laki-laki
menjadi tertekan dalam menanggapi peristiwa hidup yang penuh tekanan dan mengalami peristiwa yang menegangkan dalam waktu
enam bulan sebelum episode depresi& besar. (engan demikian wanita memiliki kecenderungan hampir dua kali lipat lebih besar dari
pada pria untuk megalami depresi.
3. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan berupa diperoleh insight dan judgement baik serta tidak ditemukan
halusinasi?
4. Mengapa dokter memberikan anti depresan pada Mia? Anti depresan apa yg bisa/tepat diberikan pada Mia?
Antidep"esan .&ekti& untuk gangguan depresi dan berbagai jenis gangguan cemas
antidepresan digolongkan menjadi:
8 1risiklik (19))! contoh: amitriptyline! imipramin! clomipramin
8 "":I! contoh: paro;etine! &luo;etine! &luvo;amine! sertraline
8 ,olongan lain! contoh: mirta5apine! tra5odone
'ekanisme Kerja
1risiklik (19)) memblokade reuptake dari noradrenalin dan serotonin yang menuju neuron presinaps. "":I hanya memblokade
reuptake dari serotonin. ')<I menghambat pengrusakan serotonin pada sinaps. 'ianserin dan mirta5apin memblokade reseptor al&a #
presinaps. "etiap mekanisme kerja dari antidepresan melibatkan modulasi pre atau post sinaps atau disebut respon elektro&isiologis.
=ntuk sindroma depresi ringan dan sedang! pemilihan obat sebaiknya mengikuti urutan:
>angkah * : golongan "":I ("elective "erotonin :euptake Inhibitor)
>angkah # : golongan tetrasiklik (19))
>angkah ? :golongan tetrasiklik! atypical! ')<I ('ono )min <;ydase Inhibitor) reversibel.
Jenis )'at &!sis mg*ha"i Anti+h!line"gik edasi Hip!tensi
)"th!statik
,e-el .fek &alam
$lasma
)mitryptilin (>aro;yl) 2$-?$$ @@@@ @@@@ @@ **$-#2$
9lomipramine (ana&ranil) #2-#2$ @@@ @@@ @@ A$-*$$
Imipramine (1o&ranil) ?$-?$$ @@ @@ @@@ #$$-?2$
1etracyclic 'aproptiline
(>udiomil)
2$-##2 @@ @@ @ #$$-?$$
5. Apakah keadaan Mia dpt kembali normal? an apakah dgn keadaannya sekarang Mia juga bisa mengalami keadaan
spt abangnya?
'ia mengalami episode depresi&! yaitu depresi ringan-sedang. Iya! 'ia dapat kembali normal jika terapi yg diberikan juga tepat dan
sesuai dengannya.
!. Bagaimana NAPZA tsb bisa mengakibatkan gangguan kepribadian yg dialami abangnya Mia? an gangguan
kepribadian spt apa yg dialaminya?
,angguan penggunaan 5at adikti& adalah suatu penyimpangan perilaku yang disebabkan oleh penggunaan 5at adikti& yang bekerja pada
susunan sara& pusat yang mempengaruhi tingkah laku! memori alam perasaan! proses pikir anak dan remaja sehingga mengganggu
&ungsi social dan pendidikannya.
". Apa saja faktor resiko yg bisa menyebabkan abangnya Mia terjerumus dgn penyalahgunaan NAPZA?
/aktor Individu
1iap individu memiliki perbedaan tingkat resiko untuk menyalahgunakan 0)-B). /aktor yang mempengruhi individu terdiri dari &aktor
kepribadian dan &aktor konstitusi.
)lasan-alasan yang biasanya berasal dari diri sendiri sebagai penyebab penyalahgunaan 0)-B) antara lain:
- Keingintahuan yang besar untuk mencoba! tanpa sadar atau berpikir panjang mengenai akibatnya
- Keinginan untuk bersenang-senang
- Keinginan untuk mengikuti trend atau gaya
- Keinginan untuk diterima oleh lingkungan atau kelompok
- >ari dari kebosanan! masalah atau kesusahan hidup
- -engertian yang salah bahwa penggunaan sekali-sekali tidak menimbulkan ketagihan
- 1idak mampu atau tidak berani menghadapi tekanan dari lingkungan atau kelompok pergaulan untuk menggunakan 0)-B)
-1idak dapat berkata 1I()K terhadap 0)-B)
/aktor lingkungan meliputi:
- >ingkungan Keluarga --- ubungan ayah dan ibu yang retak! komunikasi yang kurang e&ekti& antara orang tua dan anak! dan
kurangnya rasa hormat antar anggota keluarga merupakan &aktor yang ikut mendorong seseorang pada gangguan penggunaan
5at.
- >ingkungan "ekolah --- "ekolah yang kurang disiplin! terletak dekat tempat hiburan! kurang memberi kesempatan pada siswa
untuk mengembangkan diri secara kreati& dan positi&! dan adanya murid pengguna 0)-B) merupakan &aktor kontributi&
terjadinya penyalahgunaan 0)-B).
- >ingkungan 1eman "ebaya --- )danya kebutuhan akan pergaulan teman sebaya mendorong remaja untuk dapat diterima
sepenuhnya dalam kelompoknya. )da kalanya menggunakan 0)-B) merupakan suatu hal yng penting bagi remaja agar
diterima dalam kelompok dan dianggap sebagai orang dewasa.
#. Mengapa abangnya dimasukkan ke panti rehabilitasi? Dan tindakan apa saja yg dilakukan disana?
:ehabilitasi adalah upaya kesehatan yang dilakukan secara utuh dan terpadu melalui pendekatan non medis! psikologis! sosial dan religi
agar pengguna 0)-B) yang menderita sindroma ketergantungan dapat mencapai kemampuan &ungsional seoptimal mungkin.
1ujuannya pemulihan dan pengembangan pasien baik &isik! mental! sosial! dan spiritual. klien tersebut akan dirawat di unit rehabilitasi
(rumah sakit! pusat rehabilitasi! dan unit lainnya) selama ?-C bulan. >ama rawat di unit rehabilitasi berdasarkan parameter sembuh
menurut medis bisa beragam C bulan dan * tahun! mungkin saja bisa sampai # tahun.
6.01=K-6.01=K K.,I)1)0 )6I>I1)"I
1=4=)0 : stabilisasi keadaan mental dan emosi pasien sehingga gangguan jiwa yang sering mendasari ketergantungan nap5a dapat
dihilangkan atau diatasi .
a. >)1I)0 4)"')0I
b. )K=-=01=:
c. 1.:)-I :.>)K")"I
d. 1.:)-I 1I0,K) >)K=
e.1.:)-I (I"=>/I:)' (utk alkohol)
&. 1.:)-I )01),<0I" <-I<I()
g. '.1)(<0. ')I01.0)09. -:<,:)'
h. -"IK<1.:)-I I0(IDI(=)>
i. K<0".>I0,
j. -"IK<(:)')
:.)6I>I1)"I
:.)6I>I1)"I "<"I)>  agar penderita bisa melakukan perbuatan secara normal
:.)6I>I1)"I .(=K)"I<0)>  melanjutkan pendidikan sesuai kemampuannya
:.)6I>I1)"I D<K)"I<0)>/K.1.:)'-I>)0  bisa bekerja lagi sesuai dengan bakat dan minatnya
:.)6I>I1)"I K.I(=-)0 6.:),)')  hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitarnya.
(.0,)0 :.)6I>I1)"I -.0,,=0) 0)-B) ')'-= :
- 'empunyai motivasi kuat untuk tidak menyalahgunakan 0)-B) lagi
- 'ampu menolak tawaran penyalahgunaan 0)-B)
- -ulih kepercayaan dirinya! hilang rasa rendah dirinya
- 'ampu mengelola waktu dan berubah perilaku sehari-hari dengan baik
- (apat berkonsentrasi untuk belajar atau bekerja
- (apat diterima dan dapat membawa diri dengan baik dalam pergaulan dengan lingkungannya
$. Bagaimana hubungan neneknya Mia yg sering memikirkan kedua cucunya dengan keadaannya sekarang berupa
sulit tidur malam, kepala pusing, nyeri di ulu hati hingga disertai mual dan muntah?
 Kemungkinan neneknya 'ia mengalami gangguan ansietas-somato&orm  yaitu gangguan n/e"i s!mat!f!"m atau nama lainnya
gangguan nyeri psikogenik! gangguan nyeri idiopatik! dan gangguan nyeri atipikal. ,angguan ini la5im ditemukan dan sering terjadi di
dlm praktik medis. ,angguan ini ditandai dgn ge0ala n/e"i /g han/a dise'a'kan atau se+a"a signifikan dipe"'e"at !leh fakt!"
psik!l!gis. =ntuk gang nyeri ini (epidemi!l!gi) didiagnosis # kali lbh sering pada perempuan drpd laki-laki. =sia puncak awitan adlh
dekade keempat dan kelima. mungkin karena toleransi terhadap nyeri berkurang seiring pertambahan usia.
)mpli&ikasi somatosensori adalah suatu konsep baru yang merupakan salah satu &aktor untuk menerangkan somatisasi. 'enurut
gagasan/hipotesa tersebut! individuindividu yang mengalami somatisasi cenderung merasakan berbagai sensasi &isik yang sesungguhnya
bersi&at normal! sebagai sensasi-sensasi yang luar biasa mengganggu.
)mpli&ikasi dipertimbangkan berkaitan dengan gangguan somatisasi. )mpli&ikasi tersebut mempunyai ? elemen! yaitu: (*) tubuh yang
menjadi hipersensiti& terhadap berbagai jenis sensasi yang tidak menyenangkan! (#) pemusatan perhatian secara selekti& hanya pada
sensasi-sensasi berintensitas lemah yang jarang terjadi! (?) reaksi terhadap sensasi tubuh tersebut dengan emosi dan kognisi
(kecenderungan untuk merasakan sensasisensasi yang ada bersi&at lebih mengganggu! dan lebih menakutkan dari pada sesungguhnya
(6arsky dan Eyshak! *++$3 ,ulec dan "ayar! #$$%).
1%. Apa saja pemeriksaan yg bisa dilakukan dokter utk menegakkan diagnosa Mia dan neneknya?
 -rosedur pemeriksaan psikiatrik:
a. 1i2a/at psikiat"ik
keluhan utama (alasan pasien datang memeriksakan dirinya atau mencari pengobatan! dicatat sesuai dgn kata# pasien)3
riwayat penyakit sekarang (mencari in&ormasi lbh lajut atau mngklari&ikasi dri keluhan utama td! antara lain mngenai gambaran detail
dan akurat tentang kesulitan /gejala yg dialami! awitan atau onset dan lama penyakit! perjalanan gejala itu konstan hilang timbul atau
semakin memburuk! &aktor# yg mencetuskan atau meringankan gejala! adakah peristiwa yg bru saja trjadi spt keluarga yg sakit atau
mninggal! masalah perkawinan dll! serta pertolongan apa yg sudah diupayakan! tanyakan pula tentang penggunaan alkohol atau 5at
lainnya seberapa byk!&rekuensi dan kapan pnggunaan terkahir)3
riwayat psikiatrik lampau (menggambarkan semua episode dan gejala yg pernah dialami dahulu sebelum ini! diobati atau tidak. (imulai
dari pertama kali gejala atau episode tsb muncul sampai dgn terakhir. rus digmbrkan perjalanan gejalanya apakah terus
menerus!kambuhan atau episode tunggal. 4ika pasien pernah mndapatkan pengobatan sebelum ini! tnyakan jenisnya! dosis dan lama
pengobatan)3
riwayat medik lampau (tujuannya utk menyaring peny.medis dan menemukan penyebab medis dri peny.psikiatrik nyayg utamanya
adalah riwayat peny medis yg relevan thdp keluhan utama!juga diceritakan pembedahan yg pernah dialami)3
riwayat keluarga (utk memperoleh gambaran cepat bisa digunakan pohon keluarga/ genogram)3
tinjauan sistem badani (ditanyakan keluhan yg dialami pasien mis keluhan somatic yg berhubungan dgn gangguan jiwa spt depresi dan
ansietas! masalah nyeri kepala atau kejang! masalah penglihatan atau pendengaran!pembauan!pengecapan atau tenggorokan! masalah
in&eksi paru/batuk#! maslaah jantung!lambung dan pencernaan spt tukak lambung atau konstipasi! dll)
riwayat perkembangan dan sosial  riwayat kehamilan dan persalinan! riwayat perkembangan dan pendidikan! riwayat pekerjaan dan
perkawinan! riwayat social dan &orensic spt pemakaian nap5a!hobi dan pengisian wktu luang!hub antar manusia! relasi social! catatan
hukum! kasus criminal hukuman penjara/penahanan.
'. $eme"iksaan tatus 3ental
penampilan dan perilaku (bagaimana penampilan pasien secara &isik dan psikis apakah tampak sesuai umur yg tercatat! apakah
kotor!rapi!dll. -erlu juga perhatikan raut dan ekspresi wajah! kontak mata dgn pemeriksa! kesan kesehatan umum! status gi5i dan ciri#
tertentu. -enampilan psikis misalnya tidak tenang! lamban bereaksi! pandangan kosong! sangan gembira dll)
alam perasaan (mood) dan afek  tanya mood pasien selama beberapa hari! minggu atau bulan terakhir. 'ood yg sering didapati
adalah euthimia(mood normal)! murung! sedih! depresi! cemas! senang! gembira! euphoria! elasi! marah atau mudah
tersinggung(iritabel)3 a&ek adalah ekspresi perasaan yg dpt diobservasi. -erhatikan perilaku nonverbal spt gerakan wajah! intonasi suara!
gerakan tubuh. Istilah yg digunakan dlm mggambarkan a&ek adalah tumpul! datar! labil! tidak wajar (inappropriate)
proses pikir  berdasarkan : -pembicaraan (kualitas spt relevansi!kepatutan dgn topic pembicaraan! koherensi! kejelasan ! volume suara3
dan kuantitas yg mnggambarkan banyaknya dan cepatnya pembicaraan serta suasana pembicaraan klien dpt mngin&ormasikan proses
pikirnya)3 -bentuk pikiran atau proses pikiran yg mnggambarkan cara bagaimana buah pikiran terhubungkan!normalnya adalah bertujuan
dan terangkai berurutan dgn hubungan yg logis3 -isi pikiran(mementukan adanya waham/delusi atau tidak)3 -persepsi (adakah si pasien
mengalami halusinasi baik auditorik! visual! gustatorik! taktil! atau ol&aktorik)3 -kemampuan kogniti& kesadaran yg biasanya
ditentukan dari awal pemeriksaan apakah pasien dlm keadaan sadar penuh! apatis! somnolen! spoor atau koma(pakai ,9" serta kondisi
khusus yg perlu diperhatikan adalah kesadarn berkabut atau keadaan kebingungan)  Orientasi thdp waktu! tempat! orang Perhatian
dan konsentrasi  Memori! apakah ada gangguan memori segera! jangka pendek dan jangka panjang  Pengetahuan umum dan
intelegensi Fungsi eksekutif dlm aspek kemampuan pemahaman (comprehension)! analisis! pemecahan masalah! pertimbangan
(reasoning)! pengambilan keputusan (judgement)! antisipasi ! perencanaan! pemahaman abstrak dan kemampuan visuospatial. dll 3
Pertimbangan dan tilikan (insight) yaitu menunjukkan kemampuan seseorg utk memahami &aktor# yg mempengaruhi situasi yg
dihadapinya. )tau lbh khusus kemampuan utk mengerti bahwa ia sakit dan memiliki konsep yg realistic tentang penyebab serta
kemungkinan pengobatan peny tsb. Kemampuan sesorg utk mengobservasi diri sendiri dan menunjukkan empati juga merupaka tolak
ukur tilikan dan pertimbangan. "eseorg dgn gang kepribadian sering menunjukkan si&at egosentrik! cenderung menyalahkan org lain!
menolak introspeksi diri utk menentukan berapa besar perannya dlm kesulitan yg dihadapi.
+. $eme"iksaan #isik
d. $eme"iksaan ,a'!"at!"ik  spt pem darah lgkap! elektrolit serum! K,(!tes urin utk 5at terlarang! tes &ungsi hati! ginjal! tes
kalsium serum! tiroksi! penyaring si&ilis /D(:> dan 1-) dll
- $en+it"aan : CT san dgn indikasinya adlah episode pertma psikosis tjd pada usisF7$ tahun3 episode pertma gang a&ekti& stlh umur 2$
th! episode pertma gang kepribadian diatas usia 7$ th! gerakan involunter abnormal! delirium atau demensia yg idiopatik! katatonia
perseGisten! dan anoreksia nervosa serta M!"
- $eme"iksaan (eu"!fisi!l!gis : .., mengukur akti&itas elektrik di permukaan otak dan bukanlah alat yg memisahkan normal dr
abnormal. Indikasi umum adalah p; usia muda (H#2 th terutama) dgn episode pertma psikosis dan p; dgn riwyat kmungkinan cedera
otak atau gang neurologis mis kecelakaan! tdk sadar! in&eksi! kejang dan komplikasi perinatal.
11. Bagaimana penatalaksanaan yg tepat untuk Mia dan &eneknya?
 'enatalaksanaan untuk Mia (
 -enatalaksanan utk neneknya 'ia : Karena tdk mungkin mengurangi nyeri! pendekatan terapi harus mencakup rehabilitasi.
/armakoterapi : )ntidepresan spt trisiklik dan "":I berguna. 'ekanisme antidepresan msh kontroversional! apakah melalui kerja anti
depresan atau mengeluarkan e&ek analgetik lgsg dan independen(mgkn dgn merangsang jaras nyeri inhibisi e&eren). )'&etamin yg
memiliki e&ek analgetik dpt menguntungkan bg pasien khususnya jk digunakan sbg tambahan thdp "":I! tetapi dosisnya harus diawasi
dgn cermat.
-sikoterapi
1erapi lain : 6io&eedback dpt membantu di dlm terapi gang nyeri! terutama dgn nyeri migren! nyeri mio&asial! dan ketegangan otot spt
tension headache. ipnosis! stimulasi sara& transkutan dan stimulasi kolumna dorsalis jg telah digunakan.
-rogram pengendalian nyeri rawat inap yg komrehensi&. =nit nyeri multidisiplin mnggunakan byk modalitas spt terapi kogniti&! perilaku
dan terapi kelompok. =nit ini memberikan pembelajaran &isik yg ekstensi& melalui terapi &isik dan latihan serta menawarkan evaluasi
dan rehabilitasi kejuruan.
=ntuk menegakkan diagnosis depresi! perlu dilakukan pemeriksaan mengenai kemungkinan penyebab yang berasal dari masalah
medis! psikiatrik! atau disebabkan karena obat/alcohol.
:asa tertekan/sedih karena kehilangan/kematian orang yang dicintai pada orang normal akan sembuh dengan sendirinya ! sedangkan jika
gejala tetap bertahan sampai # bulan dan diikuti keinginan bunuh diri! kemunduran psikomotor! kegagalan &ungsional! perasaan tidak
berguna dan gejala psikotik ! maka mengarah pada penyakit depresi (major depressive episode).
12. Bagaimana rujukan yg dpt dilakukan untuk kasus Mia) abangnya dan &eneknya?
13. Bagaimana pencegahan yg dpt dilakukan untuk kasus Mia) abangnya dan &eneknya?
'ia  (engan melakukan pola hidup yang sehat! olahraga secara teratur serta mengenali gejala &isik depresi dan pencegahannya akan
lebih cepat melakukan tindakan penanggulangannya sehingga akan mencegah penyakit akibat depresi yang berkepanjangan.
)bangnya mia  -encegahan dapat dilakukan! misalnya dengan:
a. 'emberikan in&ormasi dan pendidikan yang e&ekti& tentang 0)-B)
b. (eteksi dini perubahan perilaku
c. 'enolak tegas untuk mencoba (I"ay no to drugsJ) atau IKatakan tidak pada narkobaJ
 0eneknya 'ia : "ecara umum disarankan untuk mengubah &okus perhatian dari apa yang tidak dapat dilakukan oleh penderita akibat
rasa nyeri yang dialaminya! tetapi mengajari penderita bagaimana caranya menghadapi stress! mendorong untuk mengerjakan aktivitas
yang lebih baik! dan meningkatkan kontrol diri! terlepas dari keterbatasan &isik atau ketidaknyamanan yang penderita rasakan
14. Bagaimana komplikasi dan prognosis yg mungkin terjadi pada kasus diatas?
 utk nenekn/a 3ia : 0yeri pd gangguan nyeri umumnya dimulai tiba# dan meningkat keparahannya utk beberapa minggu atau
bulan. -rognosisnya bervariasi walaupun gang nyeri sering dpt bersi&at kronis! menimbulkan distress dan benr# menimbulkan
ketidakmampuan. 4ika &aktor psikologis mendominasi gang nyeri! maka rasa nyeri tsb dpt membaik dgn terapi atau setelah
menyingkirkan dorongan eksternal. -asien dgn prognosa terburuk! dgn atau tanpa terapi! memiliki masalah karakter yg sebelumnya telah
ada! khususnya pasivitas yg nyata3 terlibat dlm prose hukum atau mendapatkan kompensasi keuangan3 penggunaan 5at yg menyebabkan
kecanduan3 dan memiliki riwayat nyeri yg panjang.
$"!gn!sis 4ntuk 3ia : .pisode depresi yang ditangani  sembuh dalam ? bulan! jika tidak! bisa sampai C-*# bulan .Ealaupun
menggunakan obat  #$-?2K pasien mengalami gejala residual dan gangguan &ungsi sosial
15. *+,?
Insomnia  7)
ansietas  ?)
gangguan bipolar episode depresi&  ?)
ketergantungan narkoba  ?)

Related Interests