You are on page 1of 10

SOFT DRINK DAN ALCOHOLIC DRINK

1.Pengertian
A. soft drink
Soft drink ialah minuman berkarbonasi yang diberi tambahan berupa bahan perasa dan
pemanis seperti gula. Soft drink terdiri dari sugar-sweetened soft drink dan non-sugar soft drink.
Sugar-sweetened soft drink merupakan soft drink dengan zat pemanis yang berasal dari gula,
sedangkan non-sugar soft drink merupakan soft drink dengan zat pemanis yang berasal dari
pemanis buatan.
 Kandungan soft drink
1. Carbonated water (air soda)
Air soda merupakan kandungan utama yang terdapat dalam soft drink yaitu sekitar 86%.
Air soda berperan sebagai salah satu sumber air pada tubuh manusia. Di dalam air soda,
terdapat kandungan gas berupa karbon dioksida (CO2).
2. Bahan pemanis
Rasa manis yang terdapat dalam soft drink dapat berasal dari sukrosa atau pemanis
buatan. Sukrosa merupakan perpaduan antara fruktosa dan glukosa yang termasuk dalam
karbohidrat. Jumlah sukrosa yang terdapat dalam soft drink sekitar 10%. Pemanis buatan
yang sering dipakai dalam soft drink ialah aspartam. Aspartam dibentuk dari perpaduan
asam aspartat dengan fenilalanin dan bersifat 200 kali lebih manis dari gula sehingga
hanya sedikit jumlah aspartam yang terkandung dalam soft drink.
3. Bahan perasa
Bahan perasa terdiri dari bahan perasa alami dan bahan perasa buatan. Bahan perasa
alami berasal dari buah-buahan, sayuran, kacang, daun, tanaman herbal, dan bahan alami
lainnya. Bahan perasa buatan digunakan agar soft drink memberi rasa yang lebih baik.
4. Asam
Asam berperan dalam menambah kesegaran dan kualitas pada soft drink. Asam yang
dipergunakan yaitu asam sitrat dan asam fosfor.


5. Kafein
Kafein berperan dalam meningkatkan rasa yang terkandung dalam soft drink. Kafein
yang terkandung dalam soft drink berjumlah ¼ sampai ⅓ dari jumlah kafein yang
terkandung dalam kopi.
6. Pewarna
Pewarna bersamaan dengan gas CO2 merupakan bagian dari karakteristik soft drink.
Pewarna terdiri dari pewarna alami dan pewarna buatan yang dapat digunakan.
B. Alcoholic Drink
Ialah jenis minuman yang mengandung kadar alcohol alami yang di hasilkan dari proses
pembuatan minuman tersebut dengan kandungan alcohol mulai dari >5% sampai <45%.
Minuman alcoholic ini dibagi menjadi beberapa golongan minuman yaitu:
 Beer
 Dry Spirit (Liquors)
 Sweet Spirit (Liqueurs),
 Wine.

Komposisi dalam beer :
- Air :89 – 90 %
- Alkohol :4 – 7 %
- Gula :3 – 4 %
- Protein :0,4 – 0,5 %
- Mineral :2 %
- CO2 :0,4 – 0,5 %






2. Perbedaan soft drink dan alcoholoic drink
SOFT DRINK

ALCOHOLIC DRINK
Larutan elektrolit lemah Larutan non elektrolit
Berkarbonasi Tidak berkarbonasi
Tidak mengandung alkohol Megandung alcohol
Tidak ada proses permentasi Terdapat proses fermentasi


3. Proses Pembuatan
A. soft drink
Proses pembuatan soft drink ini mengambil contoh pada proses pembuatan cocacola
 Bahan baku:
a) Air
b) Gula
c) Concentrate
d) Carbon dioksida (CO2)
 Bahan Pembantu
a) Kaporit [Ca(OCL)
2
]
b) Asam Sulfat (H
2
SO
4
)
c) Filter Aid
d) Karbon aktif
e) Kerikil
f) Cauistik soda (NaOH)
g) Bahan kimia lainnya Misalnya Poly Aluminium Chlorine (PAC), kapur, Cl
2
,
KM
n
O
4
.
 Diagram proses pembuatan soft drink coca cola

























B. Alcoholic Drink
Proses pembuatan alcoholic drink, mengambil contoh padapembuatan beer.
 Tahapan proses pembuatan beer:

Proses 1 : Malting
Barley di roasting terlebih dahulu.

Proses 2 : Mashing
Yaitu proses mencampurkan malt dengan air panas dalam tangki yang disebut ‘Mash
Tun

Proses 3 : Boiling
Yaitu memasak cairan yang sudah diproses didalam mash tun. Didalam proses ini,
‘hops’ ditambahkan untuk menghasilkan ‘bitter taste’ pada beer nantinya

DAERATOR
P
A
R
A
M
I
X
WATER PRODUK 5865 L/JAM
DAERATOR
COOLER
CARBONATOR
BEVERAGE
FILLER
CROWNER
DATA CODER
FINISH GOOD 1800/JAM
HOT WATER
SIMPLE SIRUP
FINAL SIRUP
FILTER
KAPAS
FILTER
CARBON
FILTER
PERMANGANAT
GULA 25 KG/JAM CARBON FILTER AID
CONCENTRAT PART I AND PART II 25KG/JAM
CO 25KG/JAM
WASHING MACHINE BOTLE
CROWN CORK
Proses 4 : Fermentation
Cairan didinginkan untuk selanjutnya ditambah yeast untuk proses fermentasi yang
berlangsung selama 1 minggu sampai beberapa bulan.

Proses 5 : Packaging
Dapat berupa cask, keg, can atau botol








4. keuntungan dan kerugian
A. soft drink
Keuntungan dari soft dring,yaitu:
1. Membersihkan kabut dari kaca mobil
Minuman bersoda ternyata bisa buat menghilangkan kabut di kaca mobil loh. LB-ers bisa
menuangkan Minuman Bersoda pada kaca mobil lalu keringkan dengan kain yang bersih dan
kering. Setelah itu kabut di kaca pasti akan hiang.
2. Melarutkan kalsium
Maksudnya melarutkan kalsium disisni, adalah untuk menghilangkan titik karat dari
bumper/chrome mobil. LB-ers bisa celupkan aluminium foil dalam Minuman Bersoda, rendam
beberapa waktu lalu gosokkan ke bumper deh, gampangkan?
3. Untuk menghilangkan noda berlemak pada pakaian
LB-ers yang memiliki pakain terkena noda berlemak, jangan khawatir. Pakain tersebut masih
bisa diselamatkan kok. Nah caranya begini, rendam tumpukan cucian yang bernoda lemak
dengan sekaleng minuman Bersoda, tambahkan detergen lalu cuci seperti biasa. Ingat, tapi
gunakan yang berwarna bening ya.
4. Untuk membersihkan karburator mobil
Buat LB-ers yang ingin servis karburator mobil sendiri, minuman bersoda akaan sangat
membantu. Caranya gampang banget, campur sekaleng Minuman Bersoda ke dalam karburator.
Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karbuartor. Anda akan
melihat karat yang rontok bersama air tersebut.
6. Pembasmi serangga perusak
Di daerah Andhra Pradesh dan Chattisgarh, India, para peladang menggunakan Minuman
Bersoda untuk membunuh serangga yang menyerang ladang kapas dan cabai.
7. Untuk membersihkan toilet
Buat LB-ers yang memeiliki masalah dengan toilet di rumah. Minuman bersoda akan sangat
membantu. Caranya dengan menuangkan sekaleng minuman bersoda ke dalam toilet. Tunggu 1
jam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Minuman Bersoda menghilangkan noda-
noda dari keramik
Kerugian dari soft drink:
1. Satu kalengnya menyamai 10 sendok gula yang cukup untuk menghancurkan Vitamin B,
dimana kekurangan Vitamin B akan mengakibatkan buruknya pencernaan, lemahnya tingkat
kesehatan, tegangnya urat syaraf, pusing, sulit tidur, cemas dan kejangnya otot
2. Mengandung CO2 yang menyebabkan lambung tidak bisa menghasilkan enzim yang sangat
penting bagi proses pencernaan, yang demikian itu terjadi jika mengkonsumsinya bersamaan
dengan makan, atau setelahnya. Juga menyebabkan peniadaan fungsi enzim-enzim
pencernaan yang dihasilkan oleh lambung, yang selanjutnya tergganggunya proses
pencernaan dan pengambilan sari-sari makanan.
3. Mengandung kafein yang menyebabkan meningkatnya frekuensi detak jantung, naiknya
tekanan darah, gula dalam darah, bertambahnya keasaman lambung, bertambahnya hormon-
hormon dalam darah yang kadang bisa menyebabkan radang dan terlukanya lambung serta
usu duabelas jari. Sebagaimana ia meningkatkan tekanan pada bagian bawah saluran
makanan yang menyebabkan tertolaknya makanan dan zat asam dari dalam lambung ke
tenggorokan (saluran makan), yang hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan radang.
4. Mengandung zat asam fosfor yang menyebabkan rapuh dan lemahnya tulang, khususnya pada
usia pertumbuhan, dimana yang demikian banyak menjadikan keretakan pada tulang.
5. Mengandung senyawa asam fosforik, malik dan karboik yang menyebabkan tergerogotinya
lapisan pelindung gigi.
6. Mengandung zat kimia buatan yang bisa merusak otak, dan menyebabkan hilangnya ingatan
secara bertahap, dan rusaknya fungsi hati.
7. Tuanglah satu kaleng Coca Cola dalam tempat kloset, kemudian biarkan selama satu jam,
kemudian tariklah spon, maka engkau akan melihat bahwa seluruh belang (bercak-bercak
hitam) yang ada telah hilang, yang demikian itu dikarenakan senyawa asam telah
menghilangkannya dengan reaksi yang kuat.
8. Untuk menghilangkan karat yang ada pada sebagian mobilmu atau pada paku yang berkarat,
maka gosoklah bagian yang ingin dibersihkan dengan lap yang telah dibasahi dengan Coca
Cola, maka Coca Cola akan bereaksi untuk membersihkannya dengan baik.
9. Untuk membersihkan lempengan ACCU dari karat, masukkanlah lempengan penghubung
tersebut kedalam sekaleng Coca Cola, dan amatilah gelembung-gelembung gas yang muncul,
sebagai akibat reaksi pembersihan karat.
10. Untuk menghilangkan noda minyak dari pakaian, campurkanlah sekaleng Coca Cola
kedeterjen, dan perhatikanlah hilangnya noda-noda minyak tersebut.
11. Derajat keasaman (pH) pada minuman-minuman bersoda seperti Pepsi Cola dan Coca Cola
mencapai 3-4 (sangat asam), yang dengan pH tersebut, cukup untuk meluruhkan gigi dan
tulang bersamaan dengan berjalannya waktu. Tubuh kita berhenti membangun tulang setelah
usia 30 tahun, dan mulai luluh dengan presentasi 8-18% tiap tahunnya sesuai dengan tingkat
keasaman yang kita konsumsi (prosentasi keasaman tidak didasarkan pada rasa makanan,
tetapi pada prosentae kandungan Potassium, Chlor, Magnesium dan senyawa-senyawa fosfor
yang lain).
12. Larutan Calsium aka mengendap ditenggorokan, sel-sel kulit, dan anggota-anggota vital pada
tubuh yang bisa berpengaruh pada fungsi ginjal, dan menyebabkan batu ginjal.
13. Minuman-minuman bersoda tidak memiliki faidah makanan pada tubuh, bahkan
mengandung garam dan gula yang berlebihan, selain bahan pengawet dan pewarna.
14. Sebagian orang lebih memilih meminum minuman dingin bersoda setelah makan. Perilaku
ini mempengaruhi enzim-enzim pencernaan, yaitu merendahkan suhu panas tubuh, sehingga
enzim-enzim pencernaan kehilangan kemampuannya untuk bekerja dimana suhu tubuh
normal adalah suhu yang sesuai dengan fungsi kerja enzim-enzim tersebut. Maka enzim-
enzim tersebut tidak bisa mencerna makanan dengan baik yang bisa mengakibatkan soda,
dan sebagian zat beracun berpindah bersama darah menuju sel-sel tubuh, dan kadang pada
akhirnya membuat bermacam-macam penyakit.
15. Anda sebenarnya menelan gas CO2, jika anda mengkonsumsi minuman bersoda.
16. Ingatlah sebuah perlombaan ”Siapakah yang paling banyak minum Pepsi Cola” di
Universitas Delhi, India. Yang menang dalam lomba itu telah meminum 8 kaleng yang
akhirnya mati ditempat yang sama karena tingginya gas CO2 didalam darahnya yang
berakibat tidak bisanya darah mendapatkan O2 secara normal. Sebagai akibat dari
perlombaan itu, Rektor Universitas tersebut melarang penjualan air bersoda didalam
Universitas.
17. Pernah ditetakkan sebuah gigi pecah kedalam segelas Pepsi, dan beberapa hari yang telah
ditentukan ternyata gigi tersebut telah larut.
B. Alcoholic drink
Keuntungan dari alcoholic drink yaitu:

1.Mengurangi Resiko Jantung
Sejumlah studi, diantaranya Institute of Epidemiology di University of Muenster, menemukan,
bahwa meminum bir dalam jumlah moderat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner.
Alasannya sederhana, alkohol dapat meningkatkan HDL, atau kolesterol baik yang berguna
merawat jantung.
2.Kaya Vitamin
Berdasarkan penelitian TNO Nutrition and Food Research Institute, Jerman, peminum setia bir
meningkatkan 30 persen kadar vitamin B6 lebih banyak dalam tubuh, dibanding mereka yang
tidak minum bir, atau dua kali lebih banyak dari peminum anggur merah.
3.Menghindari Resiko Batu Ginjal
Lagi-lagi penelitian yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan resiko
orang paruh baya yang gemar minum bir terkena batu ginjal menurun sebanyak 40 persen,
dibanding mereka yang tidak minum sama sekali.
Belum dapat ditemukan memang, komponen mana yang menyebabkan bir menjadi sakti untuk
menangkal batu ginjal, tapi penemuan ini jelas menguntungkan.

4.Teman Baik Wanita Paruh Baya
Studi dari Harvard menemukan wanita paruh baya yang rajin mimun bir terbukti memiliki fungsi
mental yang lebih baik, dan tulang lebih padat. Hal ini karena bir mengandung semacam zat
yang mirip dengan esterogen, hormon wanita yang berkurang seiring usia.

5.Mencegah Kanker
Senyawa Xanthohumol dalam bir terbukti dapat menghambat sel kanker berkembang dalam
tubuh. Karena itu konsumsi bir tidak berlebihan sama saja dengan memasukkan anti bodi kanker.

Kerugian dari alcoholic drink:
Mengkonsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan:
 Tekanan darah tinggi
 Kerusakan jantung
 Stroke
 Kerusakan hati
 Kanker saluran pencernaan
 Gangguan pencernaan lainnya (c/o: tukak lambung)
 Impotensi dan berkurangnya kesuburan
 Meningkatnya risiko terkena kanker payudara
 Kesulitan tidur
 Kerusakan otak dengan perubahan kepribadian dan suasana perasaan
 Sulit dalam mengingat dan berkonsentrasi
Sebagai tambahan terhadap masalah kesehatan, alkohol juga berdampak terhadap hubungan
sesama, finansial, pekerjaan, dan juga menimbulkan masalah hokum