You are on page 1of 12

Skenario 9.

Pasta gigi
MEMILIH TAPAL GIGI (PASTA GIGI)
Obama (20 tahun, sales rokok) hadir diklinik gigi ingin konsultasi. Ia merasa giginya banyak
yang kotor kekuningan terkena nikotin rokok, sudah gosok gigi dengan tapal gigi (pasta
gigi) tapi hasilnya kurang memuaskan. Ia juga berganti-ganti tapal gigi karena meniru iklan
dimedia televisi bahwa tapal gigi tersebut dapat memutihkan gigi, menguatkan gigi,
menyehatkan gigi, menghilangkan karang gigi bahkan ada yang memusnahkan mikroba
dalam mulut. erdasarkan in!ormasi tersebut ia menjadi bingung dan ingin menanyakan,
tapal gigi yang paling baik itu yang seperti apa dan namanya apa, bisa dibeli dimana" #ohon
penjelasan dan saran.
Tahap 1. kata-kata sulitklari!ikasi "asalah.
a.gosok gigi
b.tapal gigi
$. memutihkan gigi,
d. menguatkan gigi,
e. menyehatkan gigi
!. memusnahkan mikroba dalam mulut
Tahap #. i$enti!ikasi "asalah
a. jenis tapal gigi "
b. %yarat tapal gigi "
$. !ungsi tapal gigi "
d. keuntungan dan kerugian tapal gigi "
Tahap %. Hipotesis "asalah
&'(
Tahap &. Maping tapal gigi (pasta gigi).
)apal gigi (*asta gigi) %yarat tapal gigi
+omposisi dasar
+lasi!ikasi tapal gigi
erdasar usia berdasar ,at akti! tambahan
-sia dewasa mengandung detergen
-sia anak-anak mengandung !luor
herbal
.n,im
*rotein monoklonal antibodi
*rotein poliklonal antibodi
Indikasi penggunaan

Tahap '. Tu(uan )ela(ar (L*)
&. mengetahui dan menerangkan pengertian tapal gigi
2. mengetahui dan menerangkan syarat tapal gigi
/. mengetahui dan menerangkan 0enis tapal gigi
1. mengetahui dan menerangkan !ungsi tapal gigi
(. mengetahui dan menerangkan penggunaan tapal gigi
2. mengetahui dan menerangkan keuntungan dan kerugian tapal gigi
Tahap +. ,ela(ar "an$iri
Tahap -. Sharing $an "en/i"pulkan (sesuai L*).
3. %haring dengan4
&. iologi kedokteran gigi
2. +imia dasar
/. *eriodonsia
1. *edodonsi
. #enyimpulkan
&'2
,lok I,T0G #
1ASA2 PE3GETAH4A3
TAPAL GIGI (PASTA GIGI)
1 Pengertian Pasta Gigi
#enurut 5arris dan 6ranklin (&'''), pasta gigi adalah suatu $ampuran yang digunakan
pada gigi bersama dengan sikat gigi. 7i pasaran, pasta gigi bisa berbentuk bubuk, pasta dan
gel. +esemuanya merupakan padatan yang dapat sebagai kosmetik atau produk terapi
(pengobatan). 0ika man!aat pasta gigi adalah sebagai terapi (pengobatan), pasta gigi harus
mengurangi proses penyakit pada rongga mulut. iasanya, e!ek terapi dinyatakan dapat
mengurangi timbulnya karies, ginggivitis, pembentukan kalkulus, atau gigi sensiti!.
*asta gigi adalah bahan yang digunakan bersama sikat gigi untuk membersihkan dan
memoles seluruh permukaan gigi, biasanya berbentuk pasta dan ada juga yang berbentuk
tepung dan $airan (8atamiharja dan )obing, &''9). 6ungsi utama suatu pasta gigi adalah
membantu sikat gigi adalah membantu sikat untuk membersihkan permukaan gigi dari
pewarnaan dan sisa-sisa makanan. %edangkan !ungsi yang lainnya adalah untuk
mengkilatkan gigi, meningkatkan kesehatan ginggiva serta untuk mengurangi bau mulut
yang tak sedap agar dapat lebih e!ekti! dalam menyikat gigi, pasta gigi harus kontak dengan
gigi. +eadaan ini dapat di$apai dengan meletakkan pasta gigi diantara bulu-bulu sikat gigi
untuk menghindari terlepasnya pasta gigi sebelum kontak pada permukaan gigi (:arran,a,
&''0).
*asta gigi umumnya memiliki susunan dasar sama yaitu berisi bahan abrasi!,
pembersih, ,at pewarna, ,at penambah rasa, dan pemanis. 7i samping itu juga mengandung
bahan pengikat, pelembab, pengawet, dan air (+idd dan e$hal, &''2).
+omposisi utama atau bahan yang harus ada pada pasta gigi adalah bahan anti bakteri,
bahan astringent, air, dan bahan-bahan lain seperti pewarna dan sweatening agent. ahan anti
bakteri pada pasta gigi dapat berupa senyawa phenol, ;uoternery ammonium, dan minyak
essensi. %edangkan bahan astringent dapat berupa ,in$ $hlorida, ,in$ asetat, dan alluminium
potasium sul!at.
eberapa bahan kimia dapat ditambahkan ke dalam pasta gigi. *enambahan bahan
tersebut diharapkan mampu menghambat kolonisasi bakteri pada permukaan gigi dan
men$egah berkembangnya plak. ahan kimia tersebut dapat dibedakan menjadi agen
pembunuh dan penghambat bakteri. 3gen pembunuh bakteri disebut bakterisid dan agen
&'<

penghambat bakteri disebut bakteriostatik. #enutur %eymour dan 5easman (&''0), bahan
kimia tersebut antara lain en,im, antibiotik, atau antiseptik.
+riteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh bahan kimia yang akan ditambahkan pada
pasta gigi yaitu memiliki aktivitas antiplak dan antimikroba. 5anya mengeliminasi bakteri
patogen saja, stabil dalam penyimpanan, dapat di!ormulasikan dalan pasta gigi, aman bagi
jaringan lunak rogga mulut pada konsentrasi dan dosis yang dirokemendasikan, dapat
men$egah klasi!ikasi dari plak menjadi kalkulus, dan mudah digunakan. %e$ara signi!ikan
mampu mengurangi plak dan ginggivitis, dapat bertahan lama dalam mulut dengan waktu
kontak yang pendek, aman dari toksisotis, serta bebas dari e!ek samping seperti
menimbulkan pewarnaan, mengiritasi mukosa, dan mengganggu ekologi mikro!lora normal
dalam mulut, sehingga bahan tersebut dapat dipakai se$ara topikal pada saat menyikat gigi.
(%eymour dan 5easman, &''0)
+omposisi dari pasta gigi yang merupakan salah satu bahan abrasive di kedokteran gigi
adalah bahan abrasive, surface active detergent, !lavoring agent dan sweetening agent agar
pasta gigi menarik, hume$tant untuk menjaga kekeringan pasat (men$egah dehidrasi), blinder
untuk mengadakan stabilisasi ikatan, !oaming agent untuk membentuk busa, dan therapeuti$,
seperi !luorida (3nonim, 2001).
)abel komposisi pasta gigi menurut 5arris dan 6ranklin (&''')
+omposisi *asta =igi *ersentasi
3brasi!
3ir
Humectants
Foaming agent (sabun atau detergen)
Binding agent
Flavoring agent
Sweetening agent
Therapeautic agent
Coloring or preservative
20 > 10
20 > 10
20 > 10
& > 2
2
2
2
(
&
,ahan a)rasi! adalah ,at yang berperan membersihkan deposit lunak pada permukaan
gigi. ahan abrasi! pada pasta gigi dapat terdiri dari atau salah satu bahan berikut, seperti
kalsium prefosfat, dikalsium fosfat, Na-metafosfat yang tak larut, kalsium karbonat, hdrated
alumina, silikon dioksida, dan !irkonium silikat (+idd dan e$hal, &''2). entuk !os!at
tersebut merupakan bahan bakterisida yang baik. .!eknya mempengaruhi4
a. pelikel dan permukaan email yang berhubungan dengan perlekatan kuman
kariogenik,
b. reaksinya terhadap membran sel untuk aglutinasi dan terikatnya kuman.
#enurut :o$hran (&''1), dari semua bahan penyusun, abrasive mungkin mendapatkan
paling banyak perhatian karena dapat menyebabkan pengikisan enamel dan dentin. ?alau
&'9
bagaimanapun, abrasive termasuk dalam penyusun dentri!i$e (pasta gigi) untuk men$egah
dan menghilangkan stain dari protein pelikel yang terbentuk di permukaan gigi.
#enurut 5arris dan 6ranklin (&'''), tingkat kekesatan pasta gigi tergantung pada (&)
kekuatan inherent pasta gigi, (2) ukuran partikel abrasi!, (/) bentuk partikel. eberapa
variabel lain dapat mempengaruhi potensial abrasi! pasta gigi, yaitu teknik menyikat, tekanan
pada sikat, kekuatan bulu, arah gerakan, dan jumlah gerakan dapat memberikan e!ek
kumulati! abrasi!. ahan abrasi! yang paling sering digunakan adalah kalsium karbonat dan
kalsium !os!at. ahan ini sering bereaksi dengan !luoride.
Man!aat $etergen yang terdapat pada pasta gigi adalah untuk menurunkan tegangan
permukaan dan membantu melepaskan plak dan debris dari permukaan gigi serta
memberikan daya kerja busa yang nyaman. =olongan deterjen yang digunakan adalah
sodium laurl sulfat, dengan kadar &-2@ dapat melarutkan lemak dinding sel bakteri (+idd
dan e$hal, &''2).
#enurut 5arris dan 6ranklin (&'''), oleh karena pasta gigi pada dasarnya ber!ungsi
menjaga gigi agar tetap bersih, sabun adalah bahan pembersih yang logis. %eperti halnya bulu
sikat gigi membersihkan plak, kerja busa sabun membantu memindahkan debris. %abun
mempunyai beberapa kerugian, antara lain4 (&) dapat mengiritasi membran mukosa, (2) rasa
yang ditimbulkan susah hilang dan dapat menimbulkan rasa mual, dan (/) terkadang sabun
tidak $o$ok dengan bahan lain yang terkandung pada pasta gigi, seperti kalsium.
+etika deterjen mun$ul di pasaran, sabun sebagian besar hilang dari pasta gigi.
7eterjen yang sering digunakan adalah sodium lauryl sul!ate (%A%). %A% ini bersi!at stabil,
memiliki beberapa bahan anti bakteri, dan mempunyai tekanan permukaan yang rendah, yang
memudahkan aliran pasta gigi pada permukaan gigi. %A% akti! pada p5 netral, mempunyai
rasa yang mudah hilang, dan $o$ok dengan bahan lain yang terkandung pada pasta gigi.
(5arris dan 6ranklin, &''').
Pe"akaian $etergen (sodium lauril sul!at) yang berlebih di dalam pasta gigi juga
mempunyai andil besar merusak air ludah. atas toleransi kandungan detergen dalam pasta
gigi adalah 0,000& persen. 0ika kandungan detergen melebihi toleransi, maka ,at pembentuk
busa ini akan merusak ludah dengan $ara menghan$urkan sistem pertahanan alaminya
(www.kompas.$om, &/ %eptember 200/).
6lavor (perasa), bersama dengan aroma, warna dan konsistensi produk merupakan
karakteristik penting yang berperan pada penerimaan publi$ terhadap pasta gigi. 0ika pasta
gigi tidak memiliki karakteristik ini, konsumen atau publik kemungkinan tidak menerimanya.
%ebagai bahan perasa, !lavour (perasa) harus4 (&) sedap, (2) memberikan sensasi rasa, (/)
tahan lama (5arris dan 6ranklin, &''').
&''
#enurut 5ouwink (&''/), sebagai ,at rasa biasanya digunakan minyak eteris (minyak
permen) dan alkohol gula (sorbitol) serta bahan pemanis yang tidak dapat di!ermentasi
(siklamat, sakarin).
Bilitol merupakan pemanis (sweetener) baru pada pasta gigi. 7alam studi laboratorium,
bahan ini tidak dimetabolisme oleh bakteri untuk memproduksi asam. 7alam studi lain,
ketika diletakkan pada permen karet dan makanan, Cilitol merupakan nonkariogenik. %elain
itu, bahan ini diumumkan sebagai bahan antikaries yang memudahkan remineralisasi lesi
yang baru. (5arris dan 6ranklin, &''').
*ada beberapa pasta gigi, ditemukan bahan-bahan tambahan, seperti anti-ginggivitis,
tri$losan, pen$egah tartar, pemutih gigi, dan baking soda. )ri$losan merupakan bahan-bahan
yang mampu membunuh bakteri penyebab gingivitis (www.republika.$o.id, &2 #ei 200&).
%aat ini, ada beberapa jenis pasta gigi antiplak yang beredar di pasaran. 7iantaranya
adalah pasta gigin ber!luoride, pasta gigi herbal, pasta gigi antiseptik, dan pasta gigi non
detergen. %emua pasta gigi antiplak tersebut mempunyai keunggulan dan kekurangan sendiri.
*asta gigi ber!luoride adalah pasta gigi yang salah satu bahan utamanya adalah
!luoride. 6luoride merupakan bahan paling penting dalam pasta gigi. %e$ara ilmiah telah
terbukti bisa men$egah lubang pada gigi. ahan ini biasanya langsung menyatu dengan
permukaan luar gigi, sehingga gigi makin keras, sulit berlubang (www.republika.$o.id, &2
#ei 200)
#enurut Dayan (2001), pembusukan gigi terjadi ketika bakteri dalam mulut
menghasilkan asam dari sisa makanan terutama gula. 6luoride yang bangak terkandung
dalam pasta gigi membantu men$egah proses ini. *er$obaan klinis menunjukkan pasta gigi
ber!luoride dapat mengurangi pembusukan gigi &( sampai /0 persen.
5ouwink (&''/) menjelaskan bahwa konsentrasi !luorida dalam ludah praktis sama
dengan konsentrasi !luorida di dalam darah (0,0&-0,&0 mikroEml) dan tiap kali naik setelah
penggunaan !luorida. 6luorida ini praktis terdapat seluruhnya sebagai ion bebas.
7i dalam plak, konsentrasinya jauh lebih tinggi (&-20 mikroEg). 5anya sebagian
!luorida ini ((-&0 mikroEg) akan dijumpai sebagai ion bebas. %elebihnya akan diabsorpsi atau
terikat pada kalsium dan kompleks !os!at, pada bahan organik dan pada atau dalam bahan
organik. *ada penurunan p5 bagian lebih besar !luorida lepas sebagai ion bebas, jadi dapat
menyokong proses anti-karies (5ouwink, &''/).
*asta gigi untuk orang dewasa mengandung kadar !luor yang tinggi, yang tidk
dianjurkan untuk pasta gigi anak. *asalnya, bila !luor tertelan dalam jumlah banyak, bisa
mengakibatkan si anak kera$unan. elakangan, para ilmuwan .ropa mulai meragukan bahwa
!luoride dapat mengatsi gigi berlubang, terutama ketika mun$ul pernyataan ilmiah bahwa
!luoride dapat menyebabkan kerapuhan tulang (osteoporosis) dan kerusakan sistem sara!.
200
+arena itu, pasta gigi yang mengandung !luoride tidak $o$ok digunakan oleh anak yang
berusia di bawah 1 tahun (www.republika.$o.id, 29 Oktober 2002)
Dang dimaksud dengan pasta gigi herbal adalah pasta gigi yang mengandung ,at-,at
yang berasal dari tumbuhan, seperti ekstrak daun sirih, siwak dan teh. +elemahan dari pasta
gigi daun sirih adalah warna pasta gigi ini bisa berubah dari putih menjadi ke$oklatan, diduga
akibat reaksi oksidasi minyak atsiri.
*asta gigi antiseptik merupakan pasta gigi yang komponen utamanya adalah bahan
antiseptik, seperti !enol dan derivatnya. *ada pasta gigi ini, komponen yang ditonjolkan
adalah bahan antiseptik, walaupun pasta gigi ini juga mengandung bahan-bahan lain seperti
pada pasta gigi umumnya.
*asta gigi non detergen merupakan pasta gigi yang di dalamnya tidak terdapat
detergen. #enurut Fuudy (2000), indikasi dari pasta gigi jenis ini adalah untuk orang yang
mempunyai gigi sensiti!. %elain itu, pasta gigi jenis ini juga dianjurkan untuk penderita
stomatitis. +omposisi dari pasta gigi non detergen diantarany adalah en,im tumbuhan,
misalnya essensial oil dan ekstrak teh.
#.PEM,AHASA3
*asta gigi antiplak adalah suatu bahan (pasta gigi) yang digunakan bersama sikat gigi
yang !ungsi utamanya adalah untuk melawan pembentukan plak oleh bakteri (mikroba) dan
sisa-sisa makanan pada permukaan gigi. *asta gigi antiplak yang beredar di pasaran
diantaranya adalah pasta gigi ber!luoride, pasta gigi herbal, pasta antiseptik, dan pasta gigi
non detergen. #asing-masing pasta gigi tersebut mempunyai beberapa kekurangan dan
keunggulan yang ditonjolkan.
*asta gigi ber!luoride adalah pasta gigi yang mengandung !luoride. 7alam hal ini,
komposisi bahan yang ditonjolkan pada pasta gigi ini adalah !luoride. %elain pada tulang,
!luor juga terdapat pada saliva dan bahkan pada dental plak itu sendiri. +onsentrasi !luorida
dalam ludah adalah 0,0&-0,&0 mikroEml dan pada plak (-&0 mikroEg. !luorida pada plak ini
berasal dari makanan dan dari penggunaan ekstra !luorida (tablet, pasta gigi, dan obat kumur)
yang selanjutnya dari darah melalui ludah $airan jaringan dapat men$apai plak.
ahan !luor ini ber!ungsi sebagai therapeutic atau pengobatan (sebagai antimikroba
atau antibakteri). 7alam hal ini, menurut %yari! dkk (&'''), mikroba berarti obat pembasmi
mikroba, khususnya mikroba yang merugikan manusia. Dang dimaksud dengan mikroba
adalah jasad renik yang termasuk kelompok parasit.
%edikit membahas tentang mikroba, berdasarkan si!at toksisitas selekti!, ada anti
mikroba yang bersi!at menghambat pertumbuhan mikroba, dikenal sebagai aktivitas
bakteriostatik dan ada yang bersi!at membunuh kuman, dikenal sebagai bakterisid.
20&
3ntimikroba tertentu aktivitasnya dapat meningkat dari bakteriostatik menjadi bakterisid bila
kadar antimikrobanya ditingkatkan melebihi kadar hambat minimum.
#enurut +at,ung (&''<), mekanisme kerja obat antimikroba dibagi dalam empat
kelompok, yaitu4 (&) penghambatan sintesis dinding sel, (2) perubahan permeabilitas
membran sel atau transpor akti! melalui membran sel, (/) penghambatan sintesis protein,
yaitu penghambatan translasi dan transkipsi material genetik, dan (1) penghambatan sintesis
asam nukleat.
0adi, dalam hal ini !louride ber!ungsi untuk membunuh bakteri (mikroba) yang patogen
dalam rongga mulut, namun tidak membunuh mikroba pada rongga mulut yang berman!aat,
sehingga dapat menghambat terjadinya karies atau gigi berlubang.
*enggunaan !luoride yang berlebihan dapat menyebabkan menyebabkan terjadinya
dental !luorosis atau mottled teeth, yaitu suatu bentuk hipoplasia email gigi kronik endemik
yang ditandai dengan klasi!ikasi yang terganggu yang memberikan gambaran email yang
putih seperti kapur, yang se$ara perlahan mengalami perubahan warna menjadi $oklat.
#enurut 5ouwink (&''/), mekanisme penghambatan karies oleh !luorida pada
konsentrasi rendah (G&00 µgEml) ada tiga tingkat, yaitu4 (&) penurunan kemampuan apatit
dapat di$airkan oleh !luorida, (2) e!ek !luorida pada metabolisme bakteri dalam plak, (/) e!ek
!luorida pada kejadian !isiko-kimiawi plak di dalam plak dan email.
*asta gigi herbal adalah pasta gigi yang di dalamnya terkandung ekstrak tumbuhan,
seperti daun sirih dan siwak. *ada dasarnya, adanya pasta gigi daun diawali dengan
penggunaan ekstrak tumbuhan se$ara alami pada rongga mulut. %ebagai $ontoh adalah pasat
gigi daun sirih dan pasta gigi siwak.
*asta gigi daun sirih adalah pasta gigi yang didalamnya terkandung minyak atsiri daun
sirih. .kstrak daun sirih (minyak atsiri) yang terkandung dalam pasta gigi tersebut ber!ungsi
sebagai bahan astringent (penyegar) dan antiseptik. +andungan ekstrak daun sirih yang
ber!ungsi sebagai antiseptik adalah !enol dan kavikol. #un$ulnya ide pembuatan pasta gigi
daun sirih ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat, yaitu nyirih atau nginang yang
diper$aya dapat menghilangkan bau mulut dan memperkuat gigi.
3da beberapa ahli yang menyatakan bahwa si!at antimikroba minyak daun sirih lebih
baik dibandingkan !luor. #inyak atsiri daun sirih mempunyai kemapuan bakterisid
(membunuh bakteri) dan !luor mempunyai kemampuan bakteriostatik (menghambat
pertumbuhan bakteri). 0adi, dalam kemapuan antiseptik, miyak atsiri yang terkandung dalam
pasta gigi daun sirih lebi baik daripada !luor.
Dang dimaksud dengan pasta gigi antiseptik adalah pasta gigi yang yang !ungsinya
lebih ditonjolkan pada kemampuan antiseptik atau antimikrobanya. *ada dasarnya,
202
komposisi atau bahan-bahan yang terkandung dalam pasta gigi tersebut sama seperti pasta
gigi pada umumnya.
*asta gigi non detergen adalah pasta gigi yang tidak mengandung !oaming agent
(detergent). ?alaupun detergen yang terkandung dalam pasta gigi ber!ungsi untuk
menurunkan tegangan permukaan dan membantu melepaskan plak dan debris dari
permukaan gigi serta memberikan daya kerja busa yang nyaman (+idd dan e$hal, &''2),
namun hal ini tidak berlaku pada penderita gigi sensiti! dan stomatitis, yaitu radang mukosa
mulut akibat !aktor-!aktor lokal atau sistemik yang dapat mengenai mukosa pipi dan bibir,
palatum, lidah, dasar mulut, dan gusi.
+omposisi dari pasta gigi antiplak ini adalah seperti pasta gigi pada umumnya, yaitu
bahan abrasive, antiseptik, astringent, !lavouring agent, sweetening agent, !oaming agent
(detergent), dan air. 3brasive merupakan komposisi utama dari pasta gigi (20-10@).
%edangkan bahan-bahan lainnya merupakan komposisi tambahan.
#enurut OHrein dan =unnar F (3nonim, 2001), abrasive adalah suati proses bahan di
atas permukaan yang lain dengan $ara menggores, men$ukil, menatah atau denagn alat
mekanik lain. 7alam hal ini, abrasive yang terdapat pada pasta gigi merupakan bahan
penyusun pasta gigi yang ber!ungsi untuk men$egah dan menghilangkan stain dari protein
pelikel yang terbentuk di permukaan gigi. ahan abrasive yang paling sering digunakan
adalah kalsium karbonat dan kalsium !os!at.
3ntiseptik berarti ,at yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan
mikroorganisme tanpa perlu mematikan (7orland, 2002). 7alam hal ini, bahan antiseptik
berhubungan dengan kemampuan antimikroba atau antibakteri suatu pasta gigi. ahan
antiseptik yang sering digunakan pada pasta gigi adalah senyawa phenol, ;uoternery
ammonium, dan minyak essensi.
7etergen (!oaming agent) pada pasta gigi ber!ungsi untuk meningkatkan pembersihanE
7etergen yang sering digunakan pada pasta gigi adalah sodium laurl sulfat (%A%). ahan ini
menurunkan tegangan permukaan. #elalui pengaruh emulsi dan berbusa bahan-bahan
tersebut menambah gaya pembersihan.
8amun, pemakaian detergen (sodium lauril sul!at) yang berlebih di dalam pasta gigi
juga mempunyai andil besar merusak air ludah. atas toleransi kandungan detergen dalam
pasta gigi adalah 0,000& persen. 0ika kandungan detergen melebihi toleransi, maka ,at
pembentuk busa ini akan merusak ludah dengan $ara menghan$urkan sistem pertahanan
alaminya. %elain itu, pasta gigi yang mengandung detergen tidak dianjurkan bagi penderita
gigi sensiti! dan stomatitis.
20/
%elain itu, bahan-bahan lain yang terdapat pada pasta gigi adalah sweetening agent,
!lavoring agent, dan pewarna. *ada dasarnya, behan-bahan tambahan tersebut ditambahkan
pada pasta gigi dengan tujuan untuk menarik minat konsumen.
%ampai saat ini, ada beberapa jenis pasta gigi antiplak yang telah beredar di pasaran.
7iantaranya adalah pasta gigi ber!luoride, pasta gigi herbal, pasta gigi antiseptik, dan pasta
gigi non detergent. *asta gigi tersebut berada di pasaran dengan kemasan, warna, dan rasa
yang bervariasi. %emua pasta gigi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
8amun, jarang pasta gigi mengandung bahan-bahan yang kita butuhkan se$ara lengkap.
*ada dasarnya, yang berperan penting dalam menghambat pembentukan plak bukanlah
pasta gigi, melainkan teknik atau $ara menggosok gigi dan !rekuensi gogsok gigi itu sendiri.
8amun dalam hal ini, pasta gigi ber!ungsi untuk memaksimalkan !ungsi atau man!aat dari
gosok gigi itu.
%.PE34T4P
%.1 Si"pulan
/.&.& *asta gigi antiplak adalah suatu bahan yang digunakan bersama sikat gigi yang
ber!ungsi untuk melawan plak. 5al ini berarti kerja pasta gigi antiplak berlawanan
dengan aktivitas mikroorganisme dan bahan-bahan lain pembentuk plak.
/.&.2 0enis-jenis pasta gigi antiplak akan bekerja maksimal sesuai dengan kebutuhan
pengguna. +elebihan dan kekurangan pasta gigi antiplak akan terlihat jika sesuaiEtidak
sesuai dengan kebutuhan. 0enis-jenis pasta gigi tersebut saling melengkapi dalam
melakukan kerjanya.
/.&./ 7alam melawan plak, pasta gigi antiplak bekerja dengan $ara penurunan kemampuan
apatit dapat di$airkan oleh !luorida, e!ek !luorida pada metabolisme bakteri dalam plak,
dan e!ek !luorida pada kejadian !isiko-kimiawi plak di dalam plak dan email.
%.# Saran
/.2.& 7alam memilih pasta gigi, sebaiknya tidak hanya memperhatikan kemasan,
/.2.2 7alam menggunakan pasta gigi, sebaiknya tidak hanya menggunakan satu ma$am
pasta gigi terus menerus karena tidak semua pasta gigi mengandung semua bahan yang
kita butuhkan.
201
1A5TA2 P4STA0A
:arran,a, 6.3. &''0. Clinical "eriodontolog Seventh #dition$ Aondon4 *hiladelphia.
:arran,a and 8ewman. &''2. %ental Hgiene and "ractice$ %alam Titin Supiatuningsih
&'((() halaman *$ Skripsi F+, -N#..)idak dipublikasikan.
:o$hran, 7avid A, 77%, *h7, #%,##%:i dkk. &''1. "la/ue 0 Calculus 1emoval$ 5ong
+ong4 Iuintessen$e *ublishing :o, In$.
7orland, ?. 3. 8ewman. 2002. +amus +edokteran %orland #disi '2$ 3lih ahasa )im
penerjemah .=:. 0akarta4 .=:.
6orrest.&'9'. "encegahan "enakit 3ulut$ %alam Titin Supianingsih &'((()$ Skripsi F+,
-N#. halaman *. )idak dipublikasikan.
5arris, 8orman O, 77%, #%7, 63:7 dan 6ranklin =ar$ia-=odoy, 77%,#%, 6I:7. &'''.
"rimar "reventive %entistr$3ppleton J Aange %tam!ord, :onne$ti$ut.
5ouwink, , *ro!, 7r dkk.&''/. 4lmu +edokteran ,igi "encegahan$Dogyakarta4 =adjah
#ada -niversity *ress.
+at,ung, ertram =. &''9. Farmakologi %asar dan +linik #disi 54$ 3lih ahasa %ta! 7osen
6armakologi 6akultas +edokteran -niversitas %riwijaya. 0akarta4 .=:.
+idd, ..3.#. dan %.0 e$hal. &''2. %asar-%asar +aries dan "enanggulanganna$ 3lih
ahasa %aprida 6anik dan 8arla %umawinata. 0akarta4 .=:.
#anson, 0.7 dan .#. .ley. &''/. Buku 67ar "eriodontia. %alam Ferdan 6di Sukmono
&'((() halaman *. %kripsi 6+= -8.0. )idak dipublikasikan.
8atamiharja, A dan )obing. &''9. "erbandingan #fektivitas 8ama "engaplikasian "asta
,igi Setelah 3enikat ,igi terhadap +oloni Bakteri "ada 6nak -sia 9-:' Tahun$
%alam 6nggraini &'((;)$ Skripsi F+, -N#.. )idak dipublikasikan.
%eymor et al. &''2. %rug %esease and "eriodontium$ %alam Ferdan 6di Sukmono &'((()$
Skripsi F+, -N#. halaman 9. tidak dipublikasikan.
%yari!, 3mir, dr, %+# dkk. &'''. Farmakologi dan Terapi$0akarta4 agian 6armakologi
6akultas +edokteran -niversitas Indonesia.
%usilawati.&''9. "erbandingan #fektivitas 8ama "engaplikasian "asta ,igi Setelah
3enikat ,igi terhadap +oloni Bakteri "ada 6nak -sia 9-:' Tahun$ %alam 6nggraini
&'((;)$ Skripsi F+, -N#.. )idak dipublikasikan.
www.kompas.$omEkompas-$etakE0/0'E&/EinspirasiE((9'02.htm. &/ %eptember 200/.
diakses 4&&E&2E200(K &/.00 ?I.
www.republika.$o.idEsuplemenE$etakLdetail.asp"
midM2JidM&09121JkatLidM&0(JkatLidM&12. 29 7esember 2002. diakses 4
&&E&2E200(K &/.00 ?I.
20(
www.republika.$o.idEkoranLdetail.asp"idM2<2'&JkatLidN&0(JkatLid&MJkatLid2M &2 #ei
200&. diakses 4&&E&2E200(K &/.00 ?I.
202