You are on page 1of 19

A.

PENGERTIAN
Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestin, adalah
sistem organ dalam hewan multisel yang menerima
makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien,
serta mengeluarkan sisa proses tersebut.
Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam
tubuh manusia dibagi menjadi 3 bagian, yaitu proses
penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut
hingga lambung. Selanjutnya adalah proses
penyerapan sari - sari makanan yang terjadi di dalam
usus. Kemudian proses pengeluaran sisa - sisa
makanan melalui anus.
B. ORGAN SISTEM PENCERNAAN
1. Kelenjar ludah Parotis
2. Submandibularis bawah rahang!
3. Sublingualis bawah lidah!
". #ongga mulut
$. %ekak & 'aring
(. )idah
*. Kerongkongan & +so,agus
-. Pankreas
.. )ambung
1/. Saluran pankreas
11. 0ati
12. Kantung empedu
13. 1sus dua belas jari duodenum!
1". Saluran empedu
1$. 1sus tebal & Kolon
1(. Kolon datar tranverse!
1*. Kolon naik ascending!
1-. Kolon turun descending!
1.. 1sus penyerapan ileum!
2/. Sekum
21. 1mbai cacing
22. Poros usus & #ektum
23. 2nus
C. PROSES PENCERNAAN MAKANAN
Pencernaan makanan secara kimiawi pada usus halus
terjadi pada suasana basa. Prosesnya sebagai berikut 3
a. 4akanan yang berasal dari lambung dan bersuasana
asam akan dinetralkan oleh bikarbonat dari pancreas.
b. 4akanan yang kini berada di usus halus kemudian
dicerna sesuai kandungan 5atnya. 4akanan dari
kelompok karbohidrat akan dicerna oleh amylase
pancreas menjadi disakarida. 6isakarida kemudian
diuraikan oleh disakaridase menjadi monosakarida,
yaitu glukosa. 7lukaosa hasil pencernaan kemudian
diserap usus halus, dan diedarkan ke seluruh tubuh
oleh peredaran darah.
c. 4akanan dari kelompok protein setelah dilambung
dicerna menjadi pepton, maka pepton akan diuraikan
oleh en5im tripsin, kimotripsin, dan erepsin menjadi
asam amino. 2sam amino kemudian diserap usus dan
diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah.
d. 4akanan dari kelompok lemak, pertama-tama akan
dilarutkan diemulsi,ikasi! oleh cairan empedu yang
dihasilkan hati menjadi butiran-butiran lemak
droplet lemak!. 6roplet lemak kemudian diuraikan
oleh en5im lipase menjadi asam lemak dan gliserol.
2sam lemak dan gliserol kemudian diserap usus dan
diedarkan menuju jantung oleh pembuluh lim,e.
D. FUNGSI SISTEM PENCERNAAN PADA
MANUSIA
1. 4ulut cavum oris! dan ,aring
4ulut merupakan alat organ! pencernaan pertama, di
dalamnya terdapat gigi, lidah dan kelenjar ludah.
4acam gigi adalah gigi seri, gigi taring dan gigi
geraham. 'ungsi gigi seri untuk memotong makanan,
gigi taring untuk merobek, gigi geraham untuk
mengunyah makanan. Susunan gigi secara umum dari
luar ke dalam meliputi lapisan email sebagai
pelindung lapisan gigi!.
Kuncup pengecap di lidah disebut papilla. 6aerah
lidah yang peka terhadap rasa manis terletak di
bagian ujung lidah, peka asam dan asin di pinggir
lidah serta yang peka terhadap rasa pahit terletak di
pangkal lidah. Saliva atau air ludah yang dihasilkan
oleh kelenjar ludah, ber,ungsi untuk melunakkan
makanan serta membantu dalam menelan makanan.
Saliva mengandung enzim ptialin. 4akanan dari
rongga mulut menuju ke kerongkongan melalui
,aring. Faring berupa saluran memanjang di belakang
rongga mulut. Pada pangkal faring terdapat epiglotis,
untuk menutup saluran pernapasan pada saat menelan
makanan.
2. Kerongkongan esophagus!
Kerongkongan berupa saluran panjang yang terdapat
di dalam leher, ber,ungsi untuk memasukkan
makanan dari mulut menuju lambung. 6i dalam
kerongkongan terjadi gerakan peristaltik untuk
mendorong makanan menuju lambung.
3. )ambung ventriculus!
)ambung terdapat di dalam rongga perut di sebelah
bawah di,ragma, berupa kantong penyimpanan
makanan. )ambung terdiri dari tiga bagian 3 kardiak
bagian atas!, fundus bagian tengah! dan pilorus
bagian akhir!. )ambung melakukan gerakan
peristaltik dan pendular untuk meremas dan
mengaduk makanan yang masuk. 6i dalam lambung
terdapat kelenjar yang menghasilkan en5im
pencernaan seperti asam khlorida 08l!, enzim
pepsin dan enzim renin. Enzim ptialin dalam air ludah
tidak dapat bekerja di dalam lambung karena terlalu
asam p0 sekitar 1,$ sampai 3!. 4akanan berada di
lambung kira-kira 3 sampai " jam atau sampai * jam
untuk bahan makanan yang mengandung banyak
lemak. 4akanan yang sudah hancur sedikit demi
sedikit masuk ke usus halus.
". 1sus halus intestinum!
1sus halus terdapat 3 bagian yaitu usus dua belas jari
duodenum!, usus kosong (yeyenum! dan usus
penyerap (ileum!. 6uodenum memiliki panjang
sekitar dua belas jari, terdapat muara dari dua saluran
3 saluran dari kelenjar pankreas dan saluran dari
kantung empedu. 6i dalam duodenum makanan
dicerna dengan bantuan en5im pencernaan menjadi
molekul yang lebih sederhana. Pada duodenum sudah
terjadi penyerapan absorbsi! asam amino yang
berlangsung cepat. Selanjutnya makanan melewati
yeyenum sekitar * meter! menuju ileum.
6i dalam ileum terjadi penyerapan sari makanan hasil
pencernaan. 6inding dalam dari ileum berlipat-lipat
yang disebut dengan jonjot villi!. 9illi ber,ungsi
untuk memperluas bidang penyerapan sari makanan.
Sari makanan yang larut dalam air seperti glukosa,
asam amino, :itamin ; dan 8! diserap oleh darah
dalam pembuluh kapiler kemudian diedarkan ke
seluruh sel yang membutuhkan. 4olekul glukosa
diserap secara di,usi dengan kecepatan maksimum
12/ gram tiap jam. Sedangkan sari makanan yang
larut dalam lemak seperti asam lemak, gliserol,
:itamin 2, 6 dan + ! diserap dan diangkut oleh
cairan getah bening limfe! di dalam pembuluh kill.
Sisa makanan yang tidak dapat dicerna seperti 5at
serat sellulosa! dan bahan yang telah diserap sarinya
menuju ke usus besar. 4akanan berada di dalam usus
kira-kira 12 sampai 2" jam.
$. 1sus besar colon!
Pertemuan antara usus halus dan usus besar terdapat
usus buntu dan umbai cacing appendiks!. ;elum
diketahui ,ungsi utama appendiks. 1sus besar
memiliki ukuran yang lebih pendek dari pada usus
halus, tetapi memiliki diameter lebih lebar sampai 3<
usus halus mencapai * cm!. Pada usus besar terjadi
penyerapan garam-garam mineral dari sisa makanan
serta penyerapan air reabsorbsi! dalam jumlah
tertentu. 2pabila sisa makanan kekurangan air, maka
air dilepaskan kembali. 6i alam usus besar terdapat
banyak mikroorganisme yang membantu
membusukkan sisa makanan, seperti Escherichia
coli. Sisa makanan yang telah busuk ini disebut
faeces. Colon terdiri dari colon ascendens naik!,
colon transcendens mendatar! dan colon menurun.
(. Rectum dan muara pelepasan anus!.
Faeces melalui rectum dilepaskan di anus.
E. PENYAKIT PADA SISTEM PENCERNAAN
Penyakit = penyakit pada Sistem Pencernaan
1. Diare
sebuah penyakit di mana penderita mengalami
rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan
tinja atau ,eses yang masih memiliki kandungan. air
berleKondisi ini dapat merupakan gejala dari luka,
penyakit, alergi ,ructose, lactose!, memakan
makanan yang asam,pedas,atau bersantan secara
berlebihan, dan kelebihan :itamin 8 dan biasanya
disertai sakit perut, dan seringkali mual dan muntah.
2da beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak
semua gejala diare, dan de,inisi resmi medis dari
diare adalah de,ekasi yang melebihi 2// gram per
hari.bihan.
Gejala
7ejala yang biasanya ditemukan adalah buang air
besar terus menerus disertai mual dan muntah. %etapi
gejala lainnya yang dapat timbul antara lain pegal
pada punggung,dan perut berbunyi.
Perawatan
Perawatan untuk diare melibatkan pasien
mengkonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk
menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur
dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang
dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. 1ntuk banyak
orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi
tidak dibutuhkan.
2. Apendisitis
gangguan ini disebut juga radang usus buntu.
7angguan ini terjadi pada umbai cacing atau
2pendiks 1mbai cacing mengalami peradangan
akibat in,eksi oleh bakteri.
. Kan!er "a#$%n&
Kanker lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut.
Kurang dari 2$ > kanker tertentu terjadi pada orang
di bawah usia $/ tahun. 6i 8ina, ?epang, 8ili dan
@celand, kanker lambung sering sekali ditemukan. 6i
2S, lebih sering terjadi pada orang miskin, orang
kulit hitam dan orang yang tinggal di utara. 6an
merupakan penyebab kematian.
Penyebabnya:
Kanker lambung sering dimulai pada sisi dimana
lapisan lambung meradang. %etapi banyak ahli yakin
bahwa peradangan adalah akibat dari kanker
lambung, bukan sebagai penyebab kanker.
;eberapa ahli berpendapat, ulkus gastrikum bisa
menyebabkan kanker. %api kebanyakan penderita
ulkus dan kanker lambung, kemungkinan sudah
mengidap kanker yang tidak terdeteksi sebelum
tukaknya terbentuk.
Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan
penting dalam ulkus duodenalis, juga bisa berperan
dalam terjadinya kanker lambung.
Polip lambung, suatu pertumbuhan jinak yang
berbentuk bundar, yang tumbuh ke dalam rongga
lambung, diduga merupakan pertanda kanker dan
oleh karena itu polip selalu diangkat.Kanker mungkin
terjadi bersamaan dengan jenis polip tertentu, yaitu
polip yang lebih besar dari 1,- cm atau polip yang
jumlahnya lebih dari 1.
'aktor makanan tertentu diperkirakan berperan dalam
pertumbuhan kanker lambung. 'aktor-,aktor ini
meliputi 3
- asupan garam yang tinggi
- asupan karbohidrat yang tinggi
- asupan bahan pengawet nitrat! yang tinggi
- asupan sayuran hijau dan buah yang kurang.
%etapi tidak satupun dari ,aktor-,aktor tersebut yang
telah terbukti menyebabkan kanker.
Gejala
Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak
jelas dan sering tidak dihiraukan. ?ika gejalanya
berkembang, bisa membantu menentukan dimana
lokasi kanker lambung tersebut. Sebagai contoh,
perasaan penuh atau tidak nyaman setelah makan bisa
menunjukkan adanya kanker pada bagian bawah
lambung.
Penurunan berat badan atau kelelahan biasanya
disebabkan oleh kesulitan makan atau
ketidakmampuan menyerap beberapa :itamin dan
mineral. 2nemia bisa diakibatkan oleh perdarahan
bertahap yang tidak menyebabkan gejala lainnya.
Kadang penderita juga bisa mengalami muntah darah
yang banyak hematemesis! atau mengeluarkan tinja
kehitaman melena!. ;ila kanker lambung bertambah
besar, mungkin akan teraba adanya massa pada
dinding perut. Pada stadium awal, tumor lambung
yang kecil bisa menyebar metastasis! ke tempat yang
jauh. Penyebaran tumor bisa menyebabkan
pembesaran hati, sakit kuning jaundice!,
pengumpulan cairan di perut asites! dan nodul kulit
yang bersi,at ganas. Penyebaran kanker juga bisa
menyebabkan pengeroposan tulang, sehingga terjadi
patah tulang.
'. Kan!er Us%s Besar
Kanker usus besar atau kanker kolorektal, termasuk
pertumbuhan sel kanker pada usus, anal dan usus
buntu. Kanker ini adalah salah satu dari bentuk
kanker yang paling umum dan penyebab kedua
kematian yang disebabkan oleh kanker di dunia
;arat. Kanker usus besar menyebabkan ($$.///
kematian di seluruh dunia setiap tahun.A1B ;anyak
kanker usus besar yang diketahui berasal dari polip
adenoma pada usus dan penumpukan tinja akibat
konstipasi yang terlalu lama. Perkembangan polip
tersebut terkadang berkembang menjadi kanker.
%erapi untuk kanker ini biasanya melalui operasi,
yang biasanya diikuti dengan kemoterapi.
(. K)*itis
Kolitis adalah penyakit yang merupakan peradangan
usus besar. 7ejala pada kolitis termasuk rasa nyeri,
demam, bengkak pada jaringan usus besar, berdarah,
erithema permukaan usus besar, pendarahak rektal
dan ulserasi usus besar.
+. Se#$e*it,KONSTIPASI
Sembelit, yaitu gangguan yang terjadi akibat
penyerapan air di usus besar secara berlebihan.
2kibatnya ,eses menjadi keras.
-. Maa&,GASTRITIS
4aag atau radang lambung atau tukak lambung
adalah gejala penyakit yang menyerang lambung
dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada
lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih
pada perut.
Penyebab
Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak
teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan,
mengkonsumsi obat-obatan tertentu,atau sebab-sebab
lainnya. 4aag juga bisa terjadi apabila si penderita
telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita
maag makan terlalu banyak. ;agi penderita maag
yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat
berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian.
Gejala
C Sakit saat buang air besar
C 4ual dan muntah
C Sering merasa lapar
C Perut kembung
Pengobatan
4aag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh
total, maag adalah penyakit yang dapat kambuh
apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu
banyak makan, atau sebab lain. ;iasanya untuk
meredakan atau menyembuhkannya penderita harus
meminum obat jika diperlukan. %etapi maag dapat di
cegah, yaitu dengan cara makan teratur, makan
secukupnya, cuci tangan sebelum makan, dan jangan
jajan sembarangan.
.. /asir ata% 0e#)r)id
Dasir atau hemoroid adalah pelebaran pembuluh
darah balik :ena! di dalam anyaman pembuluh
darah. Keluhan pertama kali yaitu darah segar
menetes setelah buang air besar ;2;!. ;iasanya
tanpa disertai rasa nyeri dan gatal di anus.
Pencegahannya adalah perlu diet tinggi serat dengan
makan sayur sayuran dan buah-buahan yang
bertujuan membuat :olume tinjanya besar, tetapi
lembek, sehingga saat ;2;, karena tidak perlu
mengejan dapat merangsang wasir.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPU"AN
6ari pembahasan diatas maka dapat
disimpulkan bahwa sistem pencernaan pada manusia
adalah merupakan proses perubahan atau pemecahan
5at makanan dari molekul kompleks menjadi molekul
yang lebih sederhana dengan menggunakan en5yme
dan organ-ogran pencernaan. Eat makanan yang
dicerna akan diserap dalam bentuk yang lebih
sederhana.
Proses pencernaan makanan yang terjadi
dalam tubuh dibantu dengan en5yme untuk
mempercepat proses. +n5yme ini dihasilkan oleh
organ=organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari
bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. ;ahan
makanan yang akan dikonsumsi berupa karbohidrat,
protein, lemak, air dan :itamin. Selanjutnya Frgan-
organ pencernaan yaitu terdiri dari mulut,
kerongkongan, esophagus, lambung, usus halus, usus
besar dan anus.
DAFTAR PUSTAKA
2hmad. 2//3. Kamus engkap Kedokteran Edisi Revisi. 7itamedia
Press-Surabaya.
'urGonita, 6. 2//*. Seri !"# $"%%&" S'! Kelas (""". Penerbit
Huadra dari Iudhistira-?akarta.
Kadaryanto et al. 2//(. $"%%&" )* 'engungkap Rahasia #lam
Kehidupan* S'! Kelas ("""+ Penerbit Iudhistira-
?akarta.
)awrence, +. 1..1. Henderson,s -ictionary of . $iological /erms
/enth Edition. )ongman Scienti,ic J %echnical.
)ongman 7roup 1K )imited-+ngland.
)estari, S. Fmegawati, D.0. dan Kusumawati, #. 2//*. "!#
$"%%&" Eksplorasi Kelas ("" untuk S'! dan
'/s. Penerbit @ntan Pariwara-Klaten.
Prawirohartono, S. dan 0adisumarto, S. 1.... Sains $"%%&"0)b
1ntuk Kelas ) /engah /ahun Kedua Sesuai
Kurikulu* 2334. Penerbit ;umi 2ksara-?akarta.
Purwanto, ;. dan Kugroho, 2. 2//*. $ela5ar "lmu #lam dan
Sekitarnya ). Penerbit %iga Serangkai Pustaka
4andiri-Solo.
Saktiyono. 2//". Sains $"%%&" S'! 1ntuk Kelas (""". Penerbit
+sis dari Penerbit +rlangga-?akarta.
SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
Proses pencernaan pada manusia dapat dibedakan
menjadi dua macam, yaitu3
1. !encernaan mekanik, adalah proses pengubahan
makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk kecil atau
halus. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi
di dalam mulut.
2. !encernaan kimia6i, adalah proses perubahan
makanan dari 5at yang kompleks menjadi 5at-5at
yang lebih sederhana dengan en5im, yang terjadi
mulai dari mulut, lambung, dan usus. Enzim adalah
5at kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang ber,ungsi
mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
Proses pencernaan makanan pada manusia
melibatkan alat-alat pencernaan makanan. 2lat-alat
pencernaan makanan pada manusia adalah
organorgan tubuh yang ber,ungsi mencerna makanan
yang kita makan. 2lat pencernaan makanan
dibedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar
pencernaan
A. M%*%t
4akanan masuk ke dalam tubuh pertama kali
melewati rongga mulut. Fleh karena itu, proses
pencernaan makanan secara mekanik dan kimiawi
sudah dimulai pada bagian ini. Pada rongga mulut
terdapat beberapa bagian yang berperan dalam proses
pencernaan yakni gigi, lidah, dan kelenjar ludah.
1. 7igi
%erdapat empat macam gigi, yaitu gigi seri insisor L
@! , gigi taring caninus L8!, geraham depan
premolar L Pm!, dan geraham belakang molar L
4!. 4akanan dipotong dengan gigi seri, dirobek gigi
dengan taring dan dikunyah dengan gigi geraham.
Pada orang dewasa, gigi yang lengkap terdiri atas 32
buah.
7igi memiliki tiga bagian utama meliputi3
1. mahkota gigi yang terletak menonjol di atas tulangM
2. leher gigiM
3. akar gigi, tertanam di dalam tulang rahang.
Sebagian besar gigi tersusun atas tetapi mahkota gigi
dilapisi email yang sangat keras. #ongga pada gigi
pulpa! berisi pembuluh darah dan pembuluh sara,.
;agian yang menutup dan mengelilingi leher gigi
disebut gusi.
1. )idah
)idah sebagian besar terdiri atas otot. Pada
permukaan atas lidah banyak terdapat ribuan tonjolan
kecil yang disebut dengan papilla, yang banyak
terdapat rangkaian kompleks sara, yang membentuk
alat indra pengecap dan peraba. Pada permukaan atas
papilla terdapat selaput lendir. )idah seseorang
berbentuk bulat memanjang. 6alam keadaan tertentu,
lidah dapat dijulurkan memanjang.
)idah ber,ungsi untuk mengaduk makanan di dalam
rongga mulut dan membantu mendorong makanan
proses penelanan! serta menghasilkan kelenjar
ludah. Selain itu, lidah juga ber,ungsi sebagai alat
pengecap yang dapat merasakan manis, asin, pahit,
dan asam.
1. Kelenjar )udah
Kelenjar ludah menghasilkan ludah atau air liur
sali:a!. Kelenjar ludah dalam mulut ada tiga
pasang, yaitu3
1! Kelenjar parotis, terletak di bawah telinga.
Kelenjar parotis menghasilkan ludah yang berbentuk
cair.
2! Kelenjar submandibularis, terletak di rahang
bawah.
3! Kelenjar sublingualis, terletak di bawah lidah.
Kelenjar submandibularis dan kelenjar sublingualis
menghasilkan getah yang mengandung air dan lendir.
)udah ber,ungsi untuk memudahkan penelanan
makanan, membasahi, dan melumasi makanan
sehingga mudah ditelan. Selain itu, ludah juga
melindungi selaput mulut terhadap panas, asam, dan
basa.
6i dalam ludah terdapat en5im ptialin amilase!
yang ber,ungsi mengubah makanan dalam mulut
yang mengandung 5at karbohidrat amilum! menjadi
gula sederhana jenis maltosa. +n5im ptialin bekerja
dengan baik pada p0 antara (.- = * dan suhu 3* N8.
B. Ker)n&!)n&an
Setelah makanan kita kunyah dalam mulut, makanan
akan masuk menuju kerongkongan. Sebelum ke
kerongkongan, pada pangkal tenggorokan laring!
terdapat bagian yang memiliki katup dinamakan
epi&*)tis. +piglotis ber,ungsi mengatur masuknya
makanan dan udara ke dalam tubuh.
Saat kita menelan makanan, laring bergerak ke atas
sehingga tertutup oleh epiglotis dan tidak ada
makanan yang masuk ke dalam batang tenggorokan
trakea!. Kamun, terkadang partikel kecil makanan
atau air dapat masuk ke dalam laring atau trakea.
2kibatnya, secara otomatis kita akan mengalami
batuk atau tersedak.
Kerongkongan merupakan organ yang berperan
sebagai tempat jalannya makanan menuju lambung.
Panjangnya sekitar 2$ cm dan berbentuk tabung
dengan diameter 2 cm. 6inding kerongkongan
tersusun atas epitelium berlapis pipih.
Selain itu, pada kerongkongan terdapat pula beberapa
otot, yakni otot melingkar dan otot
longitudinal. 2pabila otot tersebut berkontraksi,
kerongkongan akan bergerak. 7erakan demikian
disebut &era! peris ta*ti!. 7erak peristaltik pada
kerongkongan ialah gerakan mendorong dan mere
mas-remas makanan menuju lambung. 7erak an ini
terdiri atas ,ase kontraksi dan relaksasi.
C. "a#$%n&
4akanan dari kerongkongan terdorong ke dalam
lambung, akibat gerakan peristaltik seperti yang
sudah dijelaskan di atas. )ambung diibaratkan seperti
lumbung yang bertugas untuk menyimpan makanan
yang telah ditelan untuk sementara waktu.
)ambung berukuran sekepal tangan dan terletak di
dalam rongga perut sebelah kiri, di bawah sekat
rongga badan. 6inding lambung si,atnya lentur,
dapat mengembang apabila berisi makanan dan
mengempis apabila kosong. 4uatan di dalam
lambung dapat menampung hingga 1,$ liter makanan.
6inding lambung tersebut berwarna merah muda dan
mengkilap.
Ftot penyusun lambung terdiri atas otot memanjang
yang terletak di bagian luar, otot melingkar yang
terletak di bagian tengah, dan otot miring yang
terletak di bagian dalam. Pada bagian atas terdapat
otot lingkaran yang disebut sfinkter kardial yang
tetap menutup kecuali bila ada makanan yang
mendekatinya. 6i dekat pilorus terdapat s,inkter yang
disebut sfinkter pilori. Ftot ini merupakan otot-otot
polos, sehingga bekerja tanpa disadari. Ftot-otot
lambung bekerja dengan cara berkontraksi sehingga
dapat menekan dan memeras makanan dalam
lambung dan mencampurnya dengan getah
pencernaan dalam lambung.
)ambung terdiri atas tiga bagian berikut.
a. Kardiaks, merupakan bagian atas sebagai pintu
masuk makanan dari kerongkongan.
b. Fundus, adalah bagian tengah lambung, tempat
makanan ditampung dan mengalami perlakuan
kimiawi.
c. !ilorus, merupakan bagian bawah lambung
sebagai pintu keluar makanan dan berhubungan
langsung dengan usus dua belas jari. Pilorus ini
bekerja atas pengaruh p0 makanan. 2pabila p0
makanan asam, maka otot-otot pilorus mengendor
sehingga menyebabkan pintu pilorus terbuka dan
sebaliknya jika makanan basa, maka otot-otot pylorus
akan berkontraksi yang menyebabkan pilorus
menutup.
Daktu mencerna berbeda-beda untuk setiap makanan
atau minuman. 4akanan yang padat akan
membutuhkan waktu yang lebih lama daripada 5at
cair minuman! sehingga menurut ilmu kesehatan
dianjurkan mengunyah makanan 32 kali agar
makanan menjadi lebih lembut, sehingga akan
meringankan beban lambung untuk melumatkan
makanan tersebut.
Semakin lumat makanan yang masuk lambung, maka
semakin cepat melintasi lambung. ?enis makanan
lemak dan sayuran hijau akan lebih lama berada di
dalam lambung sehingga orang akan merasa kenyang
lebih lama. 4akanan yang masuk pada lambung
bertahan selama 2-$ jam. 4akanan dalam lambung
mengalami serangkaian proses kimiawi oleh getah
lambung, sekitar 1 = 2 liter yang dihasilkan oleh 3$
juta kelenjar, antara lain 08l, en5im pepsin, en5im
renin, lipase, mukus lendir!, dan ,aktor intrinsik.
+n5im pepsin akan memecah molekul protein
menjadi peptida, en5im renin akan mencerna protein
susu menjadi kasein, sedangkan en5im lipase akan
mengemulsikan lemak dalam makanan. ?adi,
perlakuan kimiawi protein pertama kali dilakukan di
dalam lambung. Selain mendapat perlakuan kimiawi,
makanan oleh en5im-en5im tersebut juga ada 08l
yang membantu dalam proses-proses pencernaan.
'ungsi 08l, antara lain3
a. membunuh kuman pada makanan yang dimakanM
b. mengakti,kan pepsinogen menjadi pepsinM.
c. mempercepat reaksi antara air, protein, dan pepsinM
d. mengendorkan pilorus, karena 08l bersi,at asam
dengan p0 kurang lebih 1-3
'ukus lendir! ber,ungsi sebagai lapisan pelindung
yang dapat melindungi lambung dari asam lambung.
Sedangkan ,aktor intrinsik ber,ungsi untuk
menghasilkan :itamin ;12 yang diperlukan untuk
membentuk sel-sel darah dan membantu sara,
ber,ungsi dengan baik. 6engan adanya ,aktor
intrinsik ini pula, maka :itamin ;12 di dalam
lambung dilindungi dari asam lambung sehingga
tidak rusak. Khim ini bersi,at asam, dan menjadi
netral ketika masuk ke dalam usus 12 jari, karena
dinetralkan oleh getah basa yang dihasilkan kelenjar
pankreas yang terdapat di dalam usus dua belas jari.
Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, makanan
kemudian bercampur dengan getah lambung
membentuk khim seperti bubur yang lembut.
Kemudian khim sedikit demi sedikit dikeluarkan
menuju usus dua belas jari. Ftot pylorus berelaksasi
karena rangsangan asam dari makanan tiba di pilorus
depan, menyebabkan pintu pilorus terbuka sehingga
makanan keluar menuju usus dua belas jari. 2pabila
makanan asam menyentuh pilorus bagian belakang,
maka pilorus akan menutup kembali. 6emikianlah
prosesnya. Setelah makanan sampai di usus dua belas
jari, maka makanan yang si,atnya asam akan
merangsang usus dua belas jari mensekresikan
hormone sekretin yang dapat memacu pankreas
mengeluarkan getah pankreas yang bersi,at basa
sehingga mengakibatkan pilorus menutup. )ambung
yang dijelaskan di atas dapat juga bermasalah di
antaranya adalah penyakit maag dan kanker lambung.
Penyakit maag ini dapat timbul karena kelebihan
08l. Produksi 08l ini dapat dipicu oleh makanan
dan minuman, misalnya makanan pedas, alkohol,
kopi, dan nikotin. Selain itu, juga dapat dipicu oleh
tekanan pikiran stress!. 2sam lambung yang
berlebihan ini dapat mengikis dinding lambung,
gejala penyakit ini biasanya nyeri di bagian dada
D. 1ati
0ati adalah alat yang besar, terletak di bawah sekat
rongga badan dan mengisi sebagian besar bagian atas
rongga perut sebelah kanan. 0ati membuat empedu
yang terkumpul dalam kantung empedu. +mpedu
tersebut menjadi kental karena airnya diserap
kembali oleh dinding kantung empedu. Pada waktu
tertentu, empedu dipompakan ke dalam usus dua
belas jari melalui pipa empedu.
6alam metabolisme karbohidrat, hati ber,ungsi
untuk3
= 4enyimpan glikogen.
= 4engubah galaktosa dan ,ruktosa menjadi glukosa.
= 7lukoneogenesis pengubahan molekul-molekul
lemak, protein, dan laktat menjadi glukosa!.
= 4embentuk senyawa kimia penting dari hasil
perantara metabolism karbohidrat.
0ati ber,ungsi sangat penting terutama untuk
mempertahankan konsentrasi gula dalam darah. Pada
metabolisme protein, hati ber,ungsi untuk3
= Pembentukan sebagian besar lipoprotein.
= Pembentuk sejumlah besar kolesterol dan
,os,olipid.
= 4engubah sejumlah besar karbohidrat dan protein
menjadi lemak. Pada metabolisme protein, hati
ber,ungsi untuk3
= 6eaminasi asam amino, yaitu pengurangan gugus
amin -K02! pada asam amino.
= Pembentukan urea, untuk mengeluarkan amonia
dari cairan tubuh.
= Pembentukan plasma protein.
= @nterkon:ersi di antara asam amino yang berbeda
untuk proses metabolisme tubuh.
0ati mempunyai kecenderungan untuk menyimpan
:itamin. 9itamin yang disimpan di hati adalah 2, 6,
dan 9itamin ;12.
E. Ke*en2ar Pan!reas
Prakreas berada dalam lipatan duodenum, berbentuk
huru, 1 yang rebah. Pada pankreas terdapat dua
macam kelenjar, yaitu kelenjar endokrin
menghasilkan hormon insulin, sedangkan kelenjar
eksokrin menghasilkan getah pankreas duktus
pankreatikus! 1,$ liter per hari melalui dua saluran,
yaitu duktus pankreatikus utama dan tambahan.
Kedua saluran ini bermuara ke duodenum.
7etah pankreas memiliki p0 -, ber,ungsi
menetralkan chymus yang bersi,at asam dari
lambung, serta mengandung Ka08F3 bersi,at basa!
dan en5im-en5im. +n5im tersebut adalah lipase
pankreas, amilopsin, nuklease, disakarase,
enterokinase, dan tripsin. %iap-tiap en5im bekerja
sebagai berikut3
F. Us%s 1a*%s
1sus halus terbagi atas 3 bagian, yaitu3
a. 6uodenum usus 12 jari! karena panjangnya
sekitar 12 jari orang dewasa yang disejajarkan.
b. ?ejenum usus kosong! karena pada orang yang
telah meninggal bagian usus tersebut kosong.
c. @leum usus penyerapan! karena pada bagian inilah
5at-5at makanan diserap oleh tubuh.
Pencernaan di dalam intestinum juga dibantu oleh
pankreas. Frgan ini dapat berperan sebagai kelenjar
endokrin dengan menghasilkan hormone insulin dan
sebagai kelenjar eksokrin dengan menghasilkan getah
pencernaan berupa tripsin, amilase, dan lipase.
a. @nsulin ber,ungsi untuk mempertahankan
kestabilan kadar gula darah.
b. %ripsin ber,ungsi memecah protein menjadi
pepton.
c. 2milase ber,ungsi mengubah amilum menjadi
maltosa.
d. )ipase ber,ungsi mengubah lemak menjadi asam
lemak dan gliserol.
D. Us%s Besar
1sus besar pada umumnya terdiri atas usus besar
ascending menaik!, transvers melintang!,
descending menurun!, dan berakhir pada rektum,
yaitu bagian berotot yang mengeluarkan kotoran
melalui anus.
1sus besar tidak memiliki :illi sehingga tidak terjadi
penyerapan sarisari makanan, tetapi terjadi
penyerapan air sehingga ,eses menjadi lebih padat.
Pada kolon juga terjadi proses pembusukan sisa
pencernaan yang tidak dapat diserap usus halus! oleh
bakteri Escherichia coli yang menghasilkan gas 02S,
K0", indole, skatole, dan :itamin K berperan dalam
proses pembekuan darah!.
F. An%s
'eses yang terkumpul dalam rektum dikeluarkan
melalui saluran pengeluaran yang dinamakan an%s.
Proses pengeluaran ,eses lewat anus ini disebut
pr)ses de3i !asi. Pada anus terdapat otot s,i ngter
anus yang berupa otot polos dan otot lurik. 4asing-
masing otot ini berturut-turut berada di dalam dan
bagian luar lubang anus. Saat ,eses menyentuh
dinding rektum, otot lurik terangsang melakukan
proses de,i kasi. 2kibatnya, secara sadar kita akan
melakukan mengejan berkontraksi!. %indakan kita
ini akan menjadikan otot polos mengendur, sehingga
,eses keluar dari tubuh.
SISTEM PENCERNAAN mulai dari mulut sampai
anus! ber,ungsi sebagai berikut3
1. 4enerima makanan
2. 4emecah makanan menjadi 5at-5at gi5i
suatu proses yang disebut pencernaan!
3. 4enyerap 5at-5at gi5i ke dalam aliran darah
". 4embuang bagian makanan yang tidak
dapat dicerna dari tubuh.
Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan,
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar,
rektum dan anus.Sistem pencernaan juga meliputi
organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan,
yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.
MU"UT
1. 4ulut merupakan jalan masuk untuk sistem
pencernaan dan sistem perna,asan. ;agian
dalamdari mulut dilapisi oleh selaput lendir.
2. Saluran dari kelenjar liur di pipi, dibawah
lidah dan dibawah rahang mengalirkan
isinya ke dalam mulut. 6i dasar mulut
terdapat lidah, yang ber,ungsi untuk
merasakan dan mencampur makanan.
3. Pengecapan dirasakan oleh organ perasa
yang terdapat di permukaan lidah.
Pengecapan relati, sederhana, terdiri dari
manis, asam, asin dan pahit.
KERONGKONGAN
1. Kerongkongan +SF'271S! merupakan
saluran berotot yang berdinding tipis dan
dilapisi oleh selaput lendir. Kerongkongan
menghubungkan tenggorokan dengan
lambung. 4akanan didorong melalui
kerongkongan bukan oleh gaya tarik bumi,
tetapi oleh gelombang kontraksi dan
relaksasi otot ritmik yang disebut dengan
peristaltik.
"AMBUNG
1. )ambung merupakan organ otot berongga
yang besar dan berbentuk seperti kandang
keledai, terdiri dari 3 bagian yaitu kardia,
,undus dan antrum.
2. 4akanan masuk ke dalam lambung dari
kerongkongan melalui otot berbentuk cincin
s,ingter!, yang bisa membuka dan menutup.
6alam keadaan normal, s,ingter
menghalangi masuknya kembali isi lambung
ke dalam kerongkongan.
FUNGSI "AMBUNG
1. )ambung ber,ungsi sebagai gudang makanan,
yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur
makanan dengan en5im-en5im. Sel-sel yang melapisi
lambung menghasilkan 3 5at penting3
• )endir
• asam klorida
• prekursor pepsin en5im yang memecahkan
protein!.
2. )endir melindungi sel-sel lambung dari kerusakan
oleh asam lambung dan en5im.
3. Setiap kelainan pada lapisan lendir ini apakah
karena in,eksi oleh bakteri 0elicobacter pylori atau
karena aspirin!, bisa menyebabkan kerusakan yang
mengarah kepada terbentuknya tukak lambung.
ASAM PADA "AMBUNG
1. 2sam klorida menciptakan suasana yang
sangat asam, yang diperlukan oleh pepsin
guna memecah protein. Keasaman lambung
yang tinggi juga berperan sebagai
penghalang terhadap in,eksi dengan cara
membunuh berbagai bakteri.
2. Pelepasan asam dirangsang oleh3
• Sara, yang menuju ke lambung
• 7astrin hormon yang dilepaskan oleh
lambung!
• 0istamin 5at yang dilepaskan oleh
lambung!.
EN4IM PADA "AMBUNG
1. +n5im Pepsin bertanggung jawab atas
pemecahan sekitar 1/> protein.
2. +n5im Pepsin merupakan satu-satunya
en5im yang mencerna kolagen, yang
merupakan suatu protein dan kandungan
utama dari daging.
USUS 1A"US
)ambung melepaskan makanan ke dalam usus dua
belas jari 61F6+K14!, yang merupakan bagian
pertama dari usus halus. 4akanan masuk ke dalam
duodenum melalui s,ingter pilorus dalam jumlah
yang bisa dicerna oleh usus halus.6uodenum
menerima en5im pankreatik dari pankreas dan
empedu dari hati.Sisa dari usus halus, yang terletak
dibawah duodenum, terdiri dari ?+?1K14 dan
@)+14.
PANKREAS
P2KK#+2S merupakan suatu organ yang terdiri dari
2 jaringan dasar3
1. 2sini, menghasilkan en5im-en5im
pencernaan
2. Pulau pankreas, menghasilkan hormon.
3 0F#4FK yang dihasilkan oleh pankreas adalah3
1. @nsulin, yang ber,ungsi menurunkan kadar
gula dalam darah
2. 7lukagon, yang ber,ungsi menaikkan kadar
gula dalam darah
3. Somatostatin, yang ber,ungsi menghalangi
pelepasan kedua hormon lainnya insulin
dan glukagon!.
1ATI
02%@ merupakan sebuah organ yang besar dan
memiliki berbagai ,ungsi, beberapa diantaranya
berhubungan dengan pencernaan. 9+K2 PF#%2
terbagi menjadi pembuluh-pembuluh kecil di dalam
hati, dimana darah yang masuk diolah. 0ati
menghasilkan sekitar separuh dari seluruh kolesterol
dalam tubuh, sisanya berasal dari makanan. Sekitar
-/> kolesterol yang dihasilkan di hati digunakan
untuk membuat +4P+61. 0ati juga menghasilkan
empedu, yang disimpan di dalam kandung empedu.
KANDUNG EMPEDU DAN SA"URAN
EMPEDU
+4P+61 mengalir dari hati melalui 61K%1S
0+P2%@K1S kiri dan kanan, yang selanjutnya
bergabung membentuk duktus hepatikus umum.
Saluran ini kemudian bergabung dengan sebuah
saluran yang berasal dari kandung empedu duktus
sistikus! untuk membentuk saluran empedu umum.
61K%1S P2KK#+2%@K1S bergabung dengan
saluran empedu umum dan masuk ke dalam
duodenum.
+mpedu memiliki 2 ,ungsi penting3
1. 4embantu pencernaan dan penyerapan
lemak
2. ;erperan dalam pembuangan limbah
tertentu dari tubuh, terutama hemoglobin
yang berasal dari penghancuran sel darah
merah dan kelebihan kolesterol.
USUS BESAR
1sus besar terdiri dari3
1. Kolon asendens kanan!
2. Kolon trans:ersum
3. Kolon desendens kiri!
". Kolon sigmoid berhubungan dengan
rektum!.
APENDIKS usus buntu! merupakan suatu tonjolan
kecil berbentuk seperti tabung, yang terletak di
KF)FK 2S+K6+KS, pada perbatasan kolon
asendens dengan usus halus. 1sus besar
menghasilkan lendir dan ber,ungsi menyerap air dan
elektrolit dari tinja.;akteri di dalam usus besar
ber,ungsi membuat 5at-5at penting, seperti :itamin
K.
REKTUM DAN ANUS
#+K%14 adalah sebuah ruangan yang berawal dari
ujung usus besar setelah kolon sigmoid! dan
berakhir di anus. 2K1S merupakan lubang di ujung
saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari
tubuh. Sebagian 2K1S terbentuk dari permukaan
tubuh kulit! dan sebagian lainnya dari usus. Suatu
cincin berotot s,ingter ani! menjaga agar anus tetap
tertutup.
Sumber 2rtikel 3 http3&&www.romadhon-
byar.com&2/11&/3&sistem-pencernaan-pada-
manusia.htmlOiP552h*siG+2F
1. Sa!it Gi&i
Sakit gigi yang paling sering disebabkan oleh adanya
lubang pada gigi. 7igi berlubang juga disebut karies.
;agaimana perasaan 2nda ketika sakit gigiQ %entu
saja tidak enak makan dan melakukan apapun. Sakit
gigi kerap disepelekan, tetapi sebenarnya juga perlu
diwaspadai. 4engapa demikianQ Karena sakit gigi
dapat mengganggu atau mempengaruhi organ tubuh
lainnya, seperti jantung, mata, dan ginjal.
Penyebab gigi berlubang pada anak-anak adalah
makanan yang banyak mengandung gula. Sisa
makanan menempel pada gigi dan menjadi sarang
bakteri. ;akteri akan mudah menerobos masuk ke
dalam gigi sehingga gigi keropos. )alu masuk ke
dalam rongga gigi sehingga menyerang pembuluh
darah dan sara, gigi. Karang gigi dapat menyebabkan
gigi rapuh dan mudah copot.
7igi yang berlubang harus dicabut agar tidak
merembet ke gigi lainnya. Pada balita, gigi berlubang
lebih baik ditambal supaya pertumbuhan tetap teratur.
2. Gastritis
4erupakan suatu peradangan akut atau kronis pada
lapisan mukosa lender! dinding lambung.
Penyebabnya ialah penderita memakan yang
mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga
karena kadar asam klorida 08)! pada lambung
terlalu tinggi.
. Saria5an
2lat pencernaan yang terganggu atau terserang oleh
sariawan adalah mulut bibir dan gusi! dan lidah.
Ketika 2nda terkena sariawan, bibir dan lidah 2nda
seperti terluka dan terasa perih khususnya saat
makan. ;iasanya orang yang terkena penyakit ini
menjadi malas makan, sehingga kondisi tubuh turun.
Penyebabnya adalah Rpanas dalamS atau luka pada
rongga mulut dan lidah. Frang mudah terkena
sariawan kemungkinan karena kekurangan :itamin 8
atau daya tahan lemah.
Pengobatannya dilakukan dengan obat sariawan.
2pabila tanda-tanda akan terserang sariawan muncul
sebaiknya meminum larutan penyegar atau pencegah
panas dalam. Frang yang mudah terkena sariawan
sebaiknya banyak memakan makanan yang
mengandung :itamin 8 atau menambah asupan
:itamin 8 dalam bentuk tablet atau minuman
suplemen yang kaya :itamin 8.
'. 1epatitis
0epatitis merupakan penyakit yang terjadi akibat
in,eksi :irus pada hati. 9irus dapat masuk ke dalam
tubuh melalui air atau makanan.
(. Diare
6iare adalah penyakit atau keadaan di mana si
penderita mengalami buang air besar bercampur air
berkali-kali. Penyebab diare yaitu peradangan usus
oleh penyakit lain seperti kolera dan disentri.
Seringkali diare juga disebabkan oleh :irus, bakteri,
alergi atau tidak tahan makanan tertentu, atau kurang
gi5i.
6iare termasuk penyakit yang kerap dialami oleh
anak-anak kecil karena kegemaran memasukkan
sesuatu ke mulutnya atau dialami pula oleh anak-
anak yang gemar jajan sembarangan.
Frang yang mengalami diare akan kehilangan banyak
cairan tubuh dan jika diare berlangsung lama, si
penderita dapat mengalami dehidrasi. Kondisi
kesehatan anak-anak yang mengalami diare biasanya
cepat menurun. ;obot tubuh juga menjadi turun
drastis. ;ahkan jika tidak segera diobati dapat
menyebabkan kematian pada anak-anak balita.
Penyakit diare yang disebabkan oleh kuman dapat
menular. Penularan terjadi melalui ,eses kotoran!
dari penderita diare yang buang air besar di
sembarang tempat. %inja yang dibuang sembarangan
akan mengotori lingkungan, khususnya sumber daya
air seperti mata air, sungai, dan lain-lain. 2ir yang
terkotori oleh kuman itu kemudian dipakai oleh orang
yang sehat. 2khirnya orang yang memakai air
tersebut tertular oleh penyakit.
Pengobatan gejalanya dilakukan dengan pemberian
obat yang menghentikan diare. 4isalnya, norit atau
karbotablet, yang bahan utamanya karbon. 6iare
yang disebabkan oleh kuman dapat diobati dengan
antibiotika. ?ika penyebabnya karena kekurangan
gi5i, maka harus diberi asupan makanan yang bergi5i
beberapa waktu.
1ntuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang,
pederita diberi garam oralit. ?ika tidak ada,
penggantinya ialah larutan garam dan gula. 2nda
dapat membuat sendiri larutan oralit. 8aranya yaitu
dengan melarutkan dua sendok teh gula dan kira-kira
seperempat sendok teh garam dalam segelas air teh.
)arutan ini diberikan beberapa kali kepada penderita.
+. K)nstipasi
Konstipasi atau yang sering kita sebut dengan
sebutan RsembelitS adalah keadaan yang dialami
seseoang dengan gejala ,ases mengeras sehingga
susah dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh adanya
penyerapan air pada sisa makanan. 2kibatnya, ,ases
kekurangan air dan menjadi keras. @ni terjadi dari
kebiasaan buruk yang menunda-nunda buang besar.
Selain itu, juga karena kurangnya penderita dalam
mengkonsumsi makanan berserat, kurang minum,
stres, dan lain-lain. Fleh karena itu, banyak memakan
buah-buahan dan sayur-sayuran berserat, minum
banyak air, makan teratur, buang air setiap hari,
makan makanan berserat, dan olahraga teratur dapat
mencegah gangguan ini.
Selengkapnya baca artikel tentang %erapi 2ir Putih
Sembuhkan ;erbagai Penyakit!
-. Disentri
Penyakit ini menyerang usus. 1sus yang terserang
disentri terin,eksi oleh kuman bakteri atau amoeba!
jadi meradang. 7ejala umumnya antara lain sakit
perut, mencret diare! kadang-kadang berdarah dan
berlendir.
2da dua tipe disentri yaitu disentri baksiler dan
disentri amebik. 6isentri baksiler disebabkan oleh
bakteri dari keluarga Shigella. Sedangkan disentri
amebik disebabkan oleh keluarga #moeba.
Simptom penyakit disentri baksiler meliputi serangan
ringan sampai serangan mendadak yang berat dan
,atal. Penderita disentri yang meninggak biasanya
akibat dari dehidrasi dan keracunan oleh toksin
bakteri. %oksin adalah 5at racun. 7ejala awal disentri
adalah demam dan mencret. ;ahkan buang airnya
terkadang berdarah. 4untah dan berak juga dapat
dialami penderita penyakit ini. Kemudian tampak
gejala dehidrasi karena seringnya buang air
bercampur air. Pada tahap berikutnya, luka kronis
pada usus besar menghasilkan berak berdarah. @n,eksi
bakteri disentri yang paling parah disebabkan oleh
Shigella shigae. ;akteri ini banyak ditemukan di
negeri tropis dan subtropis. Pengobatannya dengan
obat antibiotika misalnya tetrasiklin. Kadang-kadang
juga trans,usi darah.
Sedangkan disentri amebik disebabkan oleh proto5oa
Entamoeba histolytica. ;entuk disentri ini jauh lebih
berbahaya daripada disentri baksiler. @ni karena
organisme penyebabnya dapat berbentuk kista
bersembunyi! dan motil akti, bergerak!. ;entuk
yang motil menyebabkan disentri akut dengan gejala
seperti disentri baksiler. 2dapun yang kista
menyebabkan disentri kronis dengan gejala
kambuhan berupa diare, sakit perut, atau kejang
lambung. Pengobatannya dilakukan dengan emetin,
diodokuin, dan lain-lain.
Penyebaran atau penularannya seperti penyakit diare,
yaitu melalui tinja si penderita yang mencemari air
atau tanah. 6an orang sehat memakai air atau tanah
yang tercemari oleh tinja yang mengandung kuman
penyakit ini.
.. Apendisitis
2pendisitis merupakan gangguan yang terjadi karena
peradangan apendiks. Penyebabnya ialah adanya
in,eksi bakteri pada umbai cacing usus buntu!.
2kibatnya, timbul rasa nyeri dan sakit.
6. Maa&
Penyakit ini juga disebut tukak lambung atau luka
pada lambung. 2lat pencernaan yang diserang oleh
maag adalah lambung atau usus dua belas jari.
7ejalanya antara lain pegal-pegal di punggung satu
sampai dua jam setelah makan atau jika perut kosong.
7ejala yang terkenal dari penyakit maag adalah mual,
kembung, dan muntah-muntah. 7ejala lainnya adalah
kurang na,su makan dan berat turun.
Penyebab penyakit maag yaitu bakteri Helicobakter
pylori atau pemakaian sejenis obat antiradang.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat
antibiotika jika penyebabnya bakteri tadi. 4isalnya,
pemberian tetrasikin atau amoksilin. Iang ringan
dapat diatasi dengan antasid. 7ejala mual dan
kembung dapat diatasi dengan obat sakit maag.
17. Radan& Us%s B%nt%
%erjadi in,eksi pada usus buntu. 7ejalanya sakit pada
perut sebelah kanan bawah. #adang terjadi jika
lubang antara usus buntu dan usus besar menaik
tersumbat lalu tertutup. Penyumbatannya bisa lendir
atau benda keras seperti biji terung atau cabe. Karena
tersumbat atau tertutup, bakteri dalam usus buntu
membuat dinding usus buntu terin,eksi. 1ntuk
menyembuhkannya biasanya dilakukan operasi, yaitu
memotong usus buntu.
11. De#a# Ti3)id
6emam ti,oid adalah penyakit serius yang
disebabkan oleh bakteri. ;akteri ti,oid menyebabkan
penderitanya demam, lemah, dan bahkan kematian.
Kejadian demam ti,oid umumnya terjadi di kawasan
yang sangat padat penduduk. Ketika sanitasi dan
kebersihan diperbaiki hingga standar modern,
kejadian demam ti,oid menurun drastis. Sekarang
relati, agak jarang.
7ejala penyakit ini ialah demam, khususnya pada
malam hari, sakit kepala, sakit perut, lidah pahit
sehingga tidak ada na,su makan. 7elaja pertama
muncul satu hingga tiga pekan setelah mengkonsumsi
air atau makanan yang tercemar bakteri demam
ti,oid. )a5imnya demam terjadi pada pekan pertama,
dan pada pekan kedua meningkat dan tetap tinggi.
Seringkali juga diikuti munculnya bercak-bercak
warna merah muda. Pada tingkat parah, terjadi diare
berwarna kehijauan. Selanjutnya terjadi hal-hal yang
lebih ,atal seperti tukak pada usus bahkan lubang
pada dinding usus.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut
Salmonella typhi. ;akteri ini ditularkan terutama
melalui air atau makanan yang tercemar. Korban
demam ti,oid membuang bakteri dalam ,eses dan
urinenya. Frang sehat tapi pembawa bakteri penyakit
bisa menularkan penyakit ini melalui ,esesnya.
;akteri juga dapat dibawa oleh lalau yang hinggap
pada ,eses yang terkontaminasi lalu hinggap pada
makanan. 4akanan yang sudah terkontaminasi
kemudian kita makan.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat
antibiotik. Fbat ini akan menghambat pertumbuhan
Salmonella dan mempercepat pemulihan kondisi
tubuh.
8ara pencegahannya yaitu memperbaiki sanitasi
umum dan kebersihan perorangan. 9aksin ti,oid
memberi perlindungan sementara bagi orang yang
hendak pergi ke negeri di mana berjangkit wabah
penyakit ini. 2nak-anak juga diberikan :aksin ti,oid
untuk perlindungan baginya hingga dewasa.
12. 1e#er)id,/asir,A#$e8en
0emoroid&Dasir&2mbeyen merupakan gangguan
pembengkakan pada pembuluh :ena disekitar anus.
Frang yang sering duduk dalam berakti:itas dan ibu
hamil seringkali mengalami gangguan ini.
1. Ca9in&an
2da beberapa jenis penyakit cacing. %iga yang perlu
2nda ketahui yaitu cacing gelang, cacing tambang,
dan cacing kremi.
1.1. Ca9in& &e*an&
6isebabkan oleh cacing gelang atau #scaris
lumbriciadea. %elur cacing ini masuk melalui
makanan dan minuman yang tercemar atau tidak
bersih.
7ejalanya antara lain perut mulas, mencret dan
kembung. Penderita mungkin juga mengalami gejala
ikutan seperti tenggorokan dan hidung gatal.
%erkadang ia mengalami kejang dan kesemutan di
tangan dan kaki. 4ata sering mengedip dan timbul
selaput pada putih mata. 2nak-anak menjadi sering
rewel dan menangis.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat
cacing yang tepat melalui resep dokter. #esep
tradisional, rebung atau biji petai cina dapat
menyembuhkan penyakit cacing gelang.
1.2. Ca9in& ta#$an&
Penyakit cacing ini disebabkan oleh cacing tambang.
%elur cacing tambang masuk ke tubuh melalui kulit,
khusunya kaki dan tangan. %elur cacing ini hidup di
daerah lembab dan hangat.
7ejala yang tampak ialah perut mulas, mencret, dan
kembung. Seringkali diiringi dengan tidak enak
badan dan gatal di kaki atau tangan. Pengobatannya
dengan obat cacing yang sesuai.
1.. Ca9in& !re#i
8ara telur cacing ini masuk ke dalam sistem
pencernaan ialah melalui makanan dan minuman
mentah dan tidak bersih. 2nak-anak yang
mempunyai kebiasaan menggigit-gigit jari dan
bermain di tempat yang becek-lembap berpeluang
terkena penyakit ini. Karena telur cacing kremi suka
berada di air atau tanah yang tidak bersih.
7ejala penyakit cacing keremi yaitu gatal-gatal pada
liang dubur atau liang hidung. ?ika parah, mata anak
yang menderita cacing kremi tampak agak berbusa.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat
cacing yang sesuai dan dosis yang tepat atau
memakan biji petai cina sebanyak-banyaknya agar
cacingnya mati dan keluar bersama tinja.
1'. Radan& Dindin& "a#$%n&
#adang dinding lambung menyerang membran
mukus yang melapisi lambung. 7ejalanya sulit
bernapas, ,eses berwarna gelap bercampur darah, dan
sakit kepala. Penyebabnya mungkin alergi makanan,
alkohol, atau obat-obatan, racun atau bakteri.
Pengobatannya dilakukan sesuai dengan
penyebabnya. Iang disebabkan oleh bakteri pasien
diberi antibiotika.
1(. Kera9%nan
Keracunan makanan dapat terjadi karena pengaruh
beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yang
menyebabkan penyakit demam tipus dan paratipus.
1+. T%!a! "a#$%n&
%ukak lambung adalah salah satu kelainan sistem
pencernaan yakni kerusakan pada selaput lendir.
%ukak lambung dapat disebabkan oleh ,actor-,aktor
kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan,
ketakutan, stress, dan kelelahan merupakan ,aktor
psikosomatis yang akhirnya dapat merangsang
pengeluaran 08) di lambung. ?ika 08) berlebihan,
selapu lendir lambung akan rusak.
1-. Ma*n%trisi :!%ran& &i;i<
Iakni penyakit yang disebabkan oleh terganggunya
pembentukan en5im pencernaan. 7angguan tersebut
disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yang
kehilangan banyak reticulum endoplasma. Sebagai
contoh adalah kwashiorkor, yakni penyakit akibat
kekurangan protein yang parah dan pada umumnya
menyerang anak-anak.
Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan,
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar,
rektum dan anus.Sistem pencernaan juga meliputi
organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan,
yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.
41)1%
1. 4ulut merupakan jalan masuk untuk sistem
pencernaan dan sistem perna,asan. ;agian dalamdari
mulut dilapisi oleh selaput lendir.
2. Saluran dari kelenjar liur di pipi, dibawah
lidah dan dibawah rahang mengalirkan isinya ke
dalam mulut. 6i dasar mulut terdapat lidah, yang
ber,ungsi untuk merasakan dan mencampur
makanan.
3. Pengecapan dirasakan oleh organ perasa
yang terdapat di permukaan lidah. Pengecapan relati,
sederhana, terdiri dari manis, asam, asin dan pahit.
K+#FK7KFK72K
1. Kerongkongan +SF'271S! merupakan
saluran berotot yang berdinding tipis dan dilapisi oleh
selaput lendir. Kerongkongan menghubungkan
tenggorokan dengan lambung. 4akanan didorong
melalui kerongkongan bukan oleh gaya tarik bumi,
tetapi oleh gelombang kontraksi dan relaksasi otot
ritmik yang disebut dengan peristaltik.
)24;1K7
1. )ambung merupakan organ otot berongga
yang besar dan berbentuk seperti kandang keledai,
terdiri dari 3 bagian yaitu kardia, ,undus dan antrum.
2. 4akanan masuk ke dalam lambung dari
kerongkongan melalui otot berbentuk cincin
s,ingter!, yang bisa membuka dan menutup. 6alam
keadaan normal, s,ingter menghalangi masuknya
kembali isi lambung ke dalam kerongkongan.
'1K7S@ )24;1K7
1. )ambung ber,ungsi sebagai gudang makanan,
yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur
makanan dengan en5im-en5im. Sel-sel yang melapisi
lambung menghasilkan 3 5at penting3
C )endir
C asam klorida
C prekursor pepsin en5im yang memecahkan
protein!.
2. )endir melindungi sel-sel lambung dari kerusakan
oleh asam lambung dan en5im.
3. Setiap kelainan pada lapisan lendir ini apakah
karena in,eksi oleh bakteri 0elicobacter pylori atau
karena aspirin!, bisa menyebabkan kerusakan yang
mengarah kepada terbentuknya tukak lambung.
2S24 P262 )24;1K7
1. 2sam klorida menciptakan suasana yang
sangat asam, yang diperlukan oleh pepsin guna
memecah protein. Keasaman lambung yang tinggi
juga berperan sebagai penghalang terhadap in,eksi
dengan cara membunuh berbagai bakteri.
2. Pelepasan asam dirangsang oleh3
C Sara, yang menuju ke lambung
C 7astrin hormon yang dilepaskan oleh
lambung!
C 0istamin 5at yang dilepaskan oleh
lambung!.
+KE@4 P262 )24;1K7
1. +n5im Pepsin bertanggung jawab atas
pemecahan sekitar 1/> protein.
2. +n5im Pepsin merupakan satu-satunya
en5im yang mencerna kolagen, yang merupakan
suatu protein dan kandungan utama dari daging.
1S1S 02)1S
)ambung melepaskan makanan ke dalam usus dua
belas jari 61F6+K14!, yang merupakan bagian
pertama dari usus halus. 4akanan masuk ke dalam
duodenum melalui s,ingter pilorus dalam jumlah
yang bisa dicerna oleh usus halus.6uodenum
menerima en5im pankreatik dari pankreas dan
empedu dari hati.Sisa dari usus halus, yang terletak
dibawah duodenum, terdiri dari ?+?1K14 dan
@)+14.
P2KK#+2S
P2KK#+2S merupakan suatu organ yang terdiri dari
2 jaringan dasar3
1. 2sini, menghasilkan en5im-en5im
pencernaan
2. Pulau pankreas, menghasilkan hormon.
3 0F#4FK yang dihasilkan oleh pankreas adalah3
1. @nsulin, yang ber,ungsi menurunkan kadar
gula dalam darah
2. 7lukagon, yang ber,ungsi menaikkan kadar
gula dalam darah
3. Somatostatin, yang ber,ungsi menghalangi
pelepasan kedua hormon lainnya insulin dan
glukagon!.
02%@
02%@ merupakan sebuah organ yang besar dan
memiliki berbagai ,ungsi, beberapa diantaranya
berhubungan dengan pencernaan. 9+K2 PF#%2
terbagi menjadi pembuluh-pembuluh kecil di dalam
hati, dimana darah yang masuk diolah. 0ati
menghasilkan sekitar separuh dari seluruh kolesterol
dalam tubuh, sisanya berasal dari makanan. Sekitar
-/> kolesterol yang dihasilkan di hati digunakan
untuk membuat +4P+61. 0ati juga menghasilkan
empedu, yang disimpan di dalam kandung empedu.
K2K61K7 +4P+61 62K S2)1#2K +4P+61
+4P+61 mengalir dari hati melalui 61K%1S
0+P2%@K1S kiri dan kanan, yang selanjutnya
bergabung membentuk duktus hepatikus umum.
Saluran ini kemudian bergabung dengan sebuah
saluran yang berasal dari kandung empedu duktus
sistikus! untuk membentuk saluran empedu umum.
61K%1S P2KK#+2%@K1S bergabung dengan
saluran empedu umum dan masuk ke dalam
duodenum.
+mpedu memiliki 2 ,ungsi penting3
1. 4embantu pencernaan dan penyerapan
lemak
2. ;erperan dalam pembuangan limbah
tertentu dari tubuh, terutama hemoglobin yang
berasal dari penghancuran sel darah merah dan
kelebihan kolesterol.
1S1S ;+S2#
1sus besar terdiri dari3
1. Kolon asendens kanan!
2. Kolon trans:ersum
3. Kolon desendens kiri!
". Kolon sigmoid berhubungan dengan
rektum!.
2P+K6@KS usus buntu! merupakan suatu tonjolan
kecil berbentuk seperti tabung, yang terletak di
KF)FK 2S+K6+KS, pada perbatasan kolon
asendens dengan usus halus. 1sus besar
menghasilkan lendir dan ber,ungsi menyerap air dan
elektrolit dari tinja.;akteri di dalam usus besar
ber,ungsi membuat 5at-5at penting, seperti :itamin
K.
#+K%14 62K 2K1S
#+K%14 adalah sebuah ruangan yang berawal dari
ujung usus besar setelah kolon sigmoid! dan
berakhir di anus. 2K1S merupakan lubang di ujung
saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari
tubuh. Sebagian 2K1S terbentuk dari permukaan
tubuh kulit! dan sebagian lainnya dari usus. Suatu
cincin berotot s,ingter ani! menjaga agar anus tetap
tertutup.
Sumber 2rtikel 3 http3&&www.romadhon-
byar.com&2/11&/3&sistem-pencernaan-pada-
manusia.htmlOiP552h*siG+2F
Penyakit yang 4empengaruhi Sistem Pencernaan
6iare
6i antara banyak gangguan pencernaan, diare adalah
yang paling umum. 6iare akut telah dikenal menjadi
penyebab paling umum kedua kematian bayi di
seluruh dunia. ;uang air besar ;ubuk atau cairan,
yang terjadi lebih dari tiga kali sehari, ini disebut
sebagai diare. Kram perut, kembung atau mual adalah
gejala umum.
Sembelit
;uang air besar tidak nyaman atau jarang merupakan
gejala karakteristik dari seseorang yang menderita
sembelit. ;uang air besar mungkin kurang dari tiga
kali seminggu dan pengesahan keras, kotoran kering
terjadi. Frang yang terkena mungkin memiliki
perasaan konstan menjadi kembung dan kelesuan.
Kanker perut
Sebuah penyakit yang berat dari sistem pencernaan
adalah kanker perut. 4akanan yang tinggi pati dan
rendah serat bisa besar memberikan kontribusi
terhadap timbulnya penyakit ini. 7ejala meliputi,
perasaan kenyang bahkan setelah makan kecil, mulas,
kelelahan, mual, muntah, penurunan berat badan dan
perasaan kembung setelah makan.
Penyakit 8rohn
Penyakit 8rohn adalah gangguan yang berkelanjutan
dari lambung, yang melibatkan peradangan pada
saluran pencernaan. 7ejala penting untuk
diperhatikan adalah, nyeri di daerah kanan bawah,
penurunan berat badan, masalah kulit dan demam.
Perdarahan rektum dan arthritis juga dapat terjadi
dalam beberapa kasus. Penyakit ini dapat
mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan pada
anak-anak kecil.
Sindrom iritasi usus
Kram, nyeri perut, kembung, sembelit dan diare
adalah gejala khas, yang terlihat pada orang yang
menderita sindrom iritasi usus @;S!. 7ejala-gejala
ini, bagaimanapun, memiliki rentang yang ber:ariasi
dari orang ke orang. @;S dikenal sebagai salah satu
gangguan yang paling umum dari sistem pencernaan
di 2merika Serikat, mempengaruhi satu dari setiap
lima orang.
#adang perut
Pada satu waktu atau yang lain, setiap orang yang
menderita gastririts radang selaput perut!. Kyeri
perut, sakit perut, perut kembung, muntah, perasaan
kenyang dan sensasi terbakar di perut bagian atas,
gejala nya. ;ersendawa, mual juga dapat terjadi,
selain beberapa gejala berat seperti darah hitam
dalam tinja atau muntah.
Penyakit 8eliac
Sebuah penyakit keturunan dari sistem pencernaan,
penyakit celiac mengganggu proses penyerapan
nutrisi dari makanan. 0al ini terjadi, karena penyakit
ini merusak usus kecil. Kerusakan ini dipicu oleh
konsumsi protein gluten yang ditemukan dalam roti,
kue dan makanan yang mengandung gandum, rye
atau jelai. 7ejala tidak banyak, kecuali kembung,
sakit perut dan diare intermiten.
Penyakit di:ertikular
;eberapa orang menderita pembentukan kantong
kecil atau tonjolan dikenal sebagai di:ertikula! di
dinding usus mereka. Sembelit, kembung dan nyeri
perut adalah gejala. 6iet rendah serat diasumsikan
mengakibatkan penyakit di:ertikular.
Pengobatan akan ber:ariasi sesuai dengan penyebab
gangguan & penyakit dan si,atnya. ?adi, setelah 2nda
menemukan gejala yang telah disebutkan di atas,
membuat janji dengan dokter 2nda, tanpa untuk
pengobatan sendiri.
Penyakit Pencernaan umum
Seperti disebutkan di atas, salah satu organ yang
merupakan bagian dari sistem pencernaan bisa
terpengaruh dengan penyakit yang diklasi,ikasikan
sebagai penyakit pencernaan. 0al ini dapat
dipengaruhi dengan sejumlah penyakit. Sementara,
beberapa dari mereka mempengaruhi organ tertentu
atau bagian dari organ itu, beberapa orang lain dapat
mempengaruhi lebih dari satu organ.
C 4aag merupakan salah satu penyakit umum
dari sistem pencernaan. 1lkus adalah luka terbuka
pada lesi yang dapat berkembang pada dinding
kerongkongan, lambung dan duodenum. Kondisi ini
dapat disebabkan oleh berbagai ,aktor seperti stres,
gaya hidup dan pengobatan. 1lkus duodenum adalah
bentuk yang paling umum, yang diikuti dengan sakit
maag.
C 7astroesophageal #e,luP 6isease 7+#6!
juga sering ditemukan pada manusia. 'itur
karakteristik dari kondisi ini adalah sakit maag. 2tau
dikenal sebagai penyakit asam re,luks, kondisi ini
disebabkan oleh re,luks abnormal isi perut termasuk
asam! ke kerongkongan.
C 7astritis adalah penyakit pencernaan lain
yang disebabkan oleh in,eksi bakteri, penggunaan
rutin obat seperti KS2@6 dan konsumsi alkohol
berlebih. 7astritis dapat menyebabkan kembung,
muntah, diare, gangguan pencernaan dan sakit perut.
C Ketika gerakan makanan dari lambung ke
usus kecil terlalu lambat atau berhenti sama sekali,
maka kondisi ini disebut gastroparesis. 7ejala-gejala
gastroparesis termasuk mual, mulas, nyeri perut
bagian atas, muntah dan kembung. Kondisi ini
disebabkan oleh mal,ungsi dari otot-otot perut dan
diobati dengan obat untuk merangsang otot-otot.
C Penyakit celiac atau intoleransi gluten
adalah hal lain salah satu penyakit sistem pencernaan
yang umum dan merupakan jenis penyakit autoimun
yang mempengaruhi usus kecil. Pada orang dengan
kondisi ini, sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap
gluten dalam beberapa produk makanan seperti
gandum!, menyebabkan kerusakan pada dinding usus
kecil, sehingga menghambat penyerapan nutrisi.
7ejala penyakit celiac termasuk diare, nyeri,
kembung, nyeri dan anemia.
C Penyakit umum pada sistem pencernaan
termasuk penyakit 8rohn, yang ditandai dengan
peradangan pada dinding saluran pencernaan.
Sementara, usus yang ditemukan terutama
dipengaruhi oleh penyakit 8rohn, bahkan bagian lain
dari saluran pencernaan dapat mengembangkan
kondisi ini. 7ejala termasuk bisul, diare, sakit perut
dan darah di tinja.
C Kondisi peradangan lain seperti usus adalah
kolitis ulserati:a, yang terutama ditemukan untuk
mempengaruhi usus besar. @ni juga merupakan jenis
penyakit usus in,lamasi dan ditandai oleh maag,
darah dalam kotoran dan nyeri perut,. Kolitis ulserati,
yang tidak diobati dapat menyebabkan per,orasi usus
dan komplikasi lain.
C 6i:erticulosis adalah suatu kondisi yang
mempengaruhi usus besar atau usus dan ditandai oleh
pembentukan kantong pada dinding usus besar. @ni
kantong tonjolan keluar, menyebabkan rasa sakit dan
ketidaknyamanan. Seiring dengan kembung dan
sembelit. Peradangan kantong ini disebut
di:erticulitis yang dapat menyebabkan demam, mual
dan sakit parah.
C Sembelit merupakan salah satu penyakit
sistem pencernaan umum dan gangguan. 0al ini
dapat disebabkan oleh berbagai ,aktor seperti gaya
hidup, diet, obat-obatan dan kondisi medis. 0al ini
dapat dide,inisikan sebagai gerakan usus yang jarang
kurang dari tiga kali seminggu!, bersama dengan
sulit untuk mengeluarkan kotoran kering. Sembelit
bisa lega dengan obat pencahar. Perubahan gaya
hidup dan pengobatan dari masalah yang mendasari
dapat meringankan kondisi ini, yang merupakan salah
satu penyakit yang paling umum dari sistem
pencernaan.
C Salah satu gangguan pencernaan yang
mempengaruhi rektum adalah prolaps rektum,
dimana dinding tonjolan rektum luar melalui lubang
dubur. Kondisi ini dikategorikan menjadi tiga jenis,
sesuai tingkat prolaps. Penyebab kondisi ini bisa
berbeda, namun, usia tua dan sembelit sangat umum
di antara mereka. 6alam kebanyakan kasus,
pengobatan prolaps rektum dilakukan dengan
operasi.
C #etak anal ,issures atau luka pada kulit yang
melapisi bagian bawah rektum, disebut anus. Kondisi
ini ditandai dengan pendarahan anus dan nyeri. 0al
ini terutama disebabkan oleh tinja yang keras, yang
sulit untuk mengeluarkan. Penyebab lain untuk anal
,issures termasuk seks anal, si,ilis dan 0@9. Sebagian
besar anal ,issures akut hilang dalam beberapa hari,
yang kronis dapat berlangsung dua sampai empat
minggu untuk mereda. ;eberapa dari mereka
mungkin memerlukan operasi juga.
Sistem pencernaan pada tubuh manusia harus dijaga
agar tidak terjadi hal yang bisa menyebabkan
gangguan kesehatan pada tubuh kita. Sistem
pencernaan terganggu, otomatis akan mengganggu
suplai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Sistem pencernaan pada tubuh, dapat mengalami
gangguan. %erganggunya sistem pencernaan ini dapat
diakibatkan oleh kelainan sistem pencernaan,
masuknya bibit penyakit, dan makanan yang tidak
baik. ;erikut ini beberapa contoh gangguan pada
sistem pencernaan, terutama yang terjadi pada organ
pencernaan.
6iare, gangguan ini terjadi karena terganggunya
penyerapan air pada usus besar. 7angguan ini dapat
disebabkan oleh bakteri atau in,eksi kuman.
2pendisitis, gangguan ini disebut juga radang usus
buntu. 7angguan ini terjadi pada umbai cacing atau
apendiks. 1mbai cacing mengalami peradangan
akibat in,eksi oleh bakteri.
4aag, gangguan ini dapat terjadi karena produksi
asam lambung berlebih. 7ejala dari gangguan ini,
yaitu terasa mual dan perih pada lambung. 1ntuk
menghindari gangguan tersebut, dapat dilakukan
dengan pola makan yang teratur dan tepat waktu.
1lkus atau radang dinding lambung, yaitu
gangguan pada lambung yang disebabkan oleh
tingginya produksi asam lambung 08l!
dibandingkan makanan yang masuk.
Sembelit, yaitu gangguan yang terjadi akibat
penyerapan air di usus besar secara berlebihan.
2kibatnya ,eses menjadi keras.
Parotitis gondong!, yaitu gangguan pada kelenjar
parotid yang membengkak. 7angguan ini disebut
juga penyakit gondong.