You are on page 1of 15

TUGAS GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK I

ENERGI DAN POTENSIAL LISTRIK






















NAMA : WIRATAMA IMAN RAMDHANI
NIM : F1B011091
















JURUSAN TEKNIK ELEKTROFAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MATARAM
2012/2013



DAFTAR ISI

ENERGI YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGGERAKKAN MUATAN TITIK DALAM
MEDAN LISTRIK………………………………………………………………

INTEGRAL GARIS………………………………………………………………

DEFINISI BEDA POTENSIAL DAN POTENSIAL …………………………

MEDAN POTENSIAL SEBUAH MUATAN TITIK …………………..............

MEDAN POTENSIAL SYSTEM MUATAN : SIFAT KONSERFATIF ………

GRADIENT POTENSIAL…………………………………………......................

DWIKUTUB ……………………………………………………………………..

KERAPATAN ENERGY DALAM MEDAN ELEKTROSTATIK ……………


BAB 4
ENERGI DAN POTENSIAL LISTRIK


4.1 Energi Yang Diperlukan untuk Menggerakkan Muatan Titik dalam
Medan Listrik
Intensitas medan listrik didefinisikan sebagai gaya yang beumpu pada muatan uji satuan
pada titik yang ingin kita dapatkan harga medan vektornya. Misalkan ingin memindahkan
matan Q sejarak dalam medan listrik E. Gaya pada Q yang ditimbulkan oleh medan
listrik adalah;

Dengan subskribnya megingatkan bahwa gaya tersebut ditimbulkan oleh medan. Komponen
gaya ini dalam arah d yang harus diatasi adalah;

Dengan

menyatakan vektorsatuan dalam arah .
Gaya yang harus diterapkan adalah sama besar dan berlawanan arah dengan gaya yang
ditimbulkan oleh medan.

Dan energi yang harusdisediakan sama dengan perkalian gaya dengan jaraknya.
Kerja diferensial oleh sumber luar untuk menggerakkan Q ialah;

Atau






Dimana

telah diganti dengan yang lebih sederhana.

Kerja yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan ketempat yang jaraknya berhingga
harus ditentukan dengan mengintegrasikan;

Dimana lintasan yang ditempuh harus ditentukan sebelum integral tersebut dapat dihitung.
Muatannya dianggp keadaan diam pada kedudukan awal dan kedudukan akhir.

4.2 Integral Garis
Rumusan integral untuk kerja yang dilakukan muatan Q dari suatu kedudukan ke
kedudukan lain. Rumusnya dapat di tulisdengan :

Dengan

menyatakan komponen E sepanjang .
.
Pada medan listrik serbasama, lintasannya dibagi menjadi 6 segmen

dan komponen E sepanjang tiap-tiap segmen diberi notasi

Besarnya muatan kerja yang diperlukan untuk memindahkan muatan Q
dari B ke A adalah;

Atau dengan memakai notasi vektor;

Dan karena kita menjumlahkan terhadap medan serbasama maka,

Penjumlahan vektor dilakukan dengan hukum jajaran genjang, dan hasilnya mempunyai
vektor yang mempunyai arah dri titik awal B ke titik akhir A,

, jadi;

(E serbasama)

Dengan mengingat interfretasi penjumlahan integral garis, hasil untuk medan serbasama
dapat diperoleh rumus integral

Untuk medan serbasama

Dimana hasil integral terakhir

adalah;

(E serbasama)

Untuk menjelaskan cara melakukan integral garis,marilah kita ambil medan serba sama

Dan tinjau kerja yang diperlukan untuk membawa muatan 2C dari B(1,0,1) ke A(0,8,0,6,1)
sepanjang busur lingkaran yang pendek dari lingkaran

Dengan memakai koordinat kartesian , lintasan diferensial ialah

dan integralnya menjadi;

∫ (

)

Dimana batas integralnya telah dipilih supaya batas peubah integral sesuai dengan titik awal
dan titik akhir.dengan memakai lintasan lingkaran diperoleh;
∫ √

∫ √

[√

] [ √

]



Jika kita pilih lintasan garis lurus dari B ke A, maka ditentukan dahulu persamaan garis
lurusnya. Persamaan dibawah menyatakan persamaan untuk garis tersebut;

Dari persamaan pertama didapat

Dari persamaan dua didapat


Bentuk dalam tiga sistem koordinat yang telah dibicarakan menggunakan panjang
diferensial yang telah ditunjukkan dalam bab pertama;

Unsur diferensial dipilih dalam koordinat tabung dan lintasan lingkaran yang telah dipilih
mengharuskan sama dengan nol,jadi

. Kerja yang diperlukan
menjadi;

Kita bawa muatan tersebut dari sepanjang lintasan radial. Dalam hal ini

dan

Atau

Kita menuliskan

dan dapat menunjukkan arah yang berlainan dengan mengingat
sebagai titik awal dan sebagai titik akhir,

4.3 Definisi Beda Potensial dan Potensial
Mendefinisikan rumusan kerja yang diperlukan oleh gaya luar untuk memindahkan
muatan Q dari satu titik ke titik lain dalam medan listrik E.

Devinisi beda potensial V untuk memindahkan satu satuan positif dari suatu titik ke titik lain
dalam medan listrik

Beda potensial diukur dalam joule per coulomb, yang didefinisikan juga sebagai volt
yang lebih biasa dipakai yang disingkat sebagai V.jadi beda potensial antara titik A dan B
adalah

Dan

positif jika kerja diperlukan untuk membawa muatan positif dari B ke A.
Beda potensial antara titik pada adalah

Kita dapat mencoba memakai definisi ini dengan mencari beda potensial antara titik A dan B
pada jarak radial

dari muatan titik Q. Dengan memilih titik asal pada kedudukan
muatan Q;

Di peroleh

∫ ∫

(

)
Jika

, beda potensial

menjadi positif yang menunjukkan bahwa diperlukan
energi oleh sumber luar untuk membawa muatan positif dari

.
Jika potensial dititik A adalah

dan di B adalah

maka;

Dimana

mempunyai titik acuan yang sama.

4.4 Medan Potensial Sebuah Muatan Titik
Beda potensial antara dua titik pada

dalam medan sebuah muatan
titik Q yang diletakkan pada titik asal

(

)

Lintasan diferensial yang panjangnya mempunyai komponen dan
medan listriknya hanya mempunyai komponen radial. Dengan mengambil perkaliantitik,
yang tertinggal hanyalah;

(

)
Jika kita buat titik

menjauh ke takberhingga , maka potensial di

menjadi

Atau

Rumusan ini mendefinisikan potensial pada setiap titik yang berjarak r dari muatan titik
Q dititik asal dengan potensial pada jejari tak berhingga diambil sebagai acuan.
Suatu cara untuk menyatakan potensial tanpa memilih acuan nol diperoleh dengan
mengidentifikasi

dan mengambil

sebagai tetapan. Maka

4.5 Medan Potensial Sistem Muatan : Sifat Konservatif
Medan potensial sebuah muatan titik bermuatan

pada titik

hanya berhubungan
dengan jarak |

| dari

ke titik di r tempat potensial tersebut dicari. Untuk acuan nol di
tak berhingga, didapat

|

|

Potensial yang ditimbulkan oleh dua muatan ,

dan

, merupakan fungsi
dari |

| dan |

| yang masing-masing merupakan jarak dari

ke titik
medan,

|

|

|

|

Jika kita terus menambahkan muatan , maka potensial yang ditimbulkan oleh n muatan;

|

|

|

|

|

|

Atau

|

|

Jika kita ambil banyaknya unsur menjadi tak berhingga , maka didapat rumus integral;

|

|

Jika distribusi muatannya berbentuk muatan garis atau muatan permukaan , maka
integrasinya adalah sepanjang garis tersebut atau pada permukaan;

|

|

|

|

Rumusan integral potensial yang dinyatakan dalam distribusi muatan sebaiknya
dibandingkan dengan rumusan yangserupa itu untuk intensitas medan listrik,seperti
persamaan dibawah

|

|

|


Untuk acuan nol di tak berhingga ,maka;
1. Potensial yang ditimbulkan oleh sebuah muatan titik adalah kerja yang diperlukan
untuk membawa satu satuan muatan positif dari tak berhingga ke titik yang dicari
potensialnya.
2.Medan potensial yang ditimbulkan oleh sejumlah muatan titik merupakan jumlah dari
medan potensial masing-masing muatan tersebut.
3.Potensial yang ditimbulkan sejumlah muatan titik atau distribusi muatan malar dapat
diperoleh dengan membawa satu satuan muatan dari tak berhingga ke titik yang dicari
potensialnya sepanjang lintasan sembarang yang kita pilih.

Rumus potensial (dengan acuan nol di tak berhingga),

Atau beda potensial

Lintasan tertutup


4.6 Gradien Potensial
Ada dua metode untuk menentukan potensial,yaitu yang pertama langsung dari
intensitas medan listrik melalui integral garis, dan yang kedua dari distribusi muatan dasar
dengan pertolongan integral volume.
Hubungan integral garis yang umum antara dua kuantisasi;

Persamaan diatas dapat dipakai pada unsur panjang yang sangat kecil ;sepanjang
unsur tersebut E dapat dianggap tetap,hingga menghasilkan pertambahan beda potensial ,

Sudut antara dan E dengan , maka

E merupakan medan yang konsevatif. Jadi V merupakan fungsi berharga tunggal V(x,y,z),
maka didapatkan limit

diambil sebagai vektor satuan yang normal terhadap permukaan sepotensial dan
mempunyai arah ke potensial yang lebih besar. Intensitas medan listrik dinyatakan dalam
potensial sebagai berikut;

|
Operasi pada V untuk mendapatkan –E dikenal sebagai gradien,dan gradien suatu
medan skalar didefinisikan sebagai berikut;

Hubungan antara V dan E;

Karena V merupakan fungsi dari x,y,z,kita dapat mengambil diferensial totalnya;

Dan juga

Karena kedua rumus tersebut berlaku untuk setiap dx, dy, dz maka;

Hasil diatas dikombinasikan secara vektor sehingga didapatkan persamaan ;
(

)
Dari beberapa persamaan didapat rumus gradien dalam koordinat cartesian;

Hubungan E dan V dalam bentuk yang tertal (kompak)

Gradien dapat dinyatakan dalam bentuk turunan parsial dalam sistem koordinat lainnya
dengan mmelalui pemakaian definisi persamaan (26)

4.7 Dwikutub
Dwikutub listrik adalah nama yang di berikan pada muatan titik yang besarnya sama
tetapi tandanya berlawanan, yang terpisah oleh jarak yang kecil jika dibadingkan dengan
jarak ke titik P tempat medan listrik dan potensialnya di tinjau.

Jarak dari Q dan −Q ke titik P masingmasing sama dengan R
1
dan R
2
, kita dapat
tuliskan potensialnya sebagai berikut:
V =

(

)

Untuk titik yang jauh , R
1
= R
2
, dan perkalian R
1
R
2
dalam penyebut dapat diganti
dengan r
2
.jika kita tinjau titik yang agak dekat dengan dwikutub tersebut, kita lihat bahwa R
2
– R
1
dapat diaproksimasi dengan mudah jika R
1
dan R
2
dianggap sejajar.
R
2
– R
1
= d cos θ
Hasil akhinya menjadi

4.8 Kerapatan Energi dalam Medan Elektrostatik

Untuk mencari energy potensial sebuah system muatan , kita harus mencari kerja yang
dilakukan oleh sumber luar untuk menempatkan muatan dalam system tersebut. Kita
nyatakan V
2,1
dengan subkrib pertama menyatakan tempat dan keduanya menyatakan
sumbernya.ini berarti potensial pada tempat Q
2
yang di timbulkan oleh Q
1
.maka

Kerja ke tempat Q
2
= Q
2
V
2,1
Untuk memperoleh rumusan untuk energy yang tersimpan di dalam daerah sebuah
distribusi muatan malar , masing-masing muatan diganti dengan

dan penjumlahannya
menjadi suatu integral




dengan memakai persamaan pertama Maxwell , kita ganti dengan D dan dengan
memakai identitas vektor yang berlaku untuk setiap fungsi scalar V dan fungsi D.



Yang dengan mudah dibuktikan dengan menguraikannya dalam koordinat kartesian
,kita dapatkan,

∭[ ]

Dengan mensubstitusikan E = − ke dalam integral yang lainnya, di dapat rumus:

∭ ∫

Muatan total muatan dalam ialah Q = 2

. Dengan mengkombinasikannya dengan
dengan beda potensial antara kedua tabung,

kita dapatkan bahwa:

yang dikenal sebagai energy yang tersimpan dalam kapasitor.

Teori medan elektromagnetik meudahkan kita untuk percaya bahwa energy medan
listrik atau distribusi muatan tersimpan dalam medan itu sendiri.



dan bentuk diferensialnya

Atau

KESIMPULAN
Dari pembahasan tentang materi Energi dan Potensial Listrik diatas, maka
diperoleh beberapa kesimpulan yaitu energi dan potensial listrik terdiri atas Energi Yang
Diperlukan Untuk Menggerakkan Muatan Titik Dalam Medan Listrik, Integral Garis,
Devinisi Potensial Dan Beda Potensial, Medan Potensial Sebuah Muatan Titik, Medan
Potensial Sistem Muatan : Sifat Konservatif, Gradien Potensial, Dwikutub (Dipole), dan
Kerapatan Energi Dalam Medan Elektrostatik.