You are on page 1of 3

KANKER MATA

Dalam dunia kesehatan, manusia tak pernah luput dari gangguan kesehatan yang
mengakibatkan ketidakstabilan tubuh manusia. Beberapa jenis gangguan kesehatan ( penyakit )
ada yan bersifat menular, tidak menular dan akut / kronis. Jenis – jenis penyakit ini tentunya
memiliki penggolongan masing – masing. Salahsatunya penyakit akut / kronis. Jenis penyakit ini
dikenal sebagai penyakit yang sifatnya sangat berbahaya dan tentunya mrugikan bagi si
penderita. Penyakit yangtergolong pada penyakit akut adalah penyakit kanker mata. Kanker mata
(retinoblastoma ) pada umumnya merupakan jenis penyakit yang menyerang pada bagian mata,
baik pada bagian saraf mata, retina, iris, dan semua bagian mata sehingga menyebabkan
keabnormalan pada keadan / kondisi fisik mata. Kanker mata dapat terjadi karena berbagai faktor
yang mempengaruhi yaitu :
A. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita
kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Disamping itu juga adanya masalah
genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel yang seharusnya terkendali menjadi tidak
terkendali.
B. Faktor Lingkungan
C. Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker. Contoh jenis makanan
yang dapat menyebabkan kanker adalah : – Zat pewarna makanan – Logam berat seperti merkuri
yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb. – Berbagai
makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.
D. Virus
E. Infeksi
F. Radikal bebas
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai elektron bebas
yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber – sumber radikal bebas yaitu :
1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.
2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan ,
minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.
3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak
pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik,
psikologis,maupun biologis. Berbagai faktor diatas merupakan salahsatu aspek penting bagi kita
untuk lebih memperhatikan dan menjaga keseimbangan antara tubuh dan berbagai faktor
gangguan kesehatan yang akan dihadapi. Berdasarkan riset hasil penelitian kesehatan di
Indonesia diantara 9000 anak penderita kanker, kanker mata dikenal sebagai kanker yang pada
mayoritasnya menyerang anak – anak yang berumur dibawah 15 tahun, bayi yang berusia 6
bulan – 2 tahun dan sangat jarang terjadi pada orang dewasa.
Bagi penderita kanker mata ini dapat memperlihatkan gejala – gejala seperti : ^Bercak putih pada
bagian tengah mata ^Juling mendadak ^Terganggunya penglihatan ^Mata kemerahan ^Mata
memantulkan cahaya seperti mata kucing. Gejala – gejala yang diatas merupakan gejala yang
termasuk gejala awal. Apabila telah penyakit kanker mata masuk dalam kategori stadium tingkat
tinggi, gejala fisik yang diperlihatkan adalah bercak putih semakin membesar bahkan mata akan
menonjol keluar.
Kanker mata yang kita ketahui selama ini tidak hanya satu jenis penyakit kanker mata. Dalam
penggolongannya, jenis – jenis kanker mata dapat terbagi menjadi :
Eksoftalamus : penonjolan abnormal pada salahsatu atau pada kedua bagian mata
Hordeolum : suatu infeksi pada satu / beberapa kelenjar ditepi / dibawah kelopak mata. Bisa
terbentuk lebih dari 1 hordeolum pada saat yang bersamaan dan biasanya timbul dalam beberapa
hari dan bisa sembuh secara spontan.
Intraokular : kanker yang berkembang dibagian terisolasi mata dan tumor yang terletak dibagian
belakang mata. Pada dasarnya segala penyakit memiliki cara pegobatan tersendiri sesuai dengan
jenis penyakit dan sesuai tingkat keparahan bibit – bibit penyakit yang sudah berkembang. Hal
ini juga berlaku pada penyakit kanker mata baik masih pada tingkat dini maupun stadium lanjut.
Dalam dunia kedokteran, beberapa hasil studi dan penelitian para ahli terdapat alternatif
pengobatan yang tersedia untuk menyembuhkan penyakit kanker mata, seperti : ^Biopsi Tumor
Iris Tumor dapat terbentuk di iris dan memperluas dari tubuh ciliary ke bagian depan mata
(segmen anterior). Ketika mereka didokumentasikan untuk tumbuh, adalah masalah besar dan
Menyebabkan atau diduga spesialis kanker ganas mata Anda mungkin menyarankan biopsi.
Meskipun pemeriksaan bisa sangat akurat untuk membuat diagnosis klinis, setelah melihat
patolog di sepotong (spesimen biopsi) dapat membantu memastikan. Jarum tajam telah
dimasukkan melalui kornea untuk menembus sel-sel tumor. Ini disebut aspirasi jarum halus
biopsi (bajah). ^Enuklasi Bedah Enukleasi ini paling sering digunakan untuk menghilangkan
tumor berukuran besar mata. Hal ini karena jumlah radiasi yang diperlukan untuk membunuh
tumor yang mengisi sebagian besar mata adalah terlalu banyak mata untuk berdiri.. Dalam bulan
sampai tahun, banyak pasien yang diobati dengan radiasi untuk melanoma okular besar
kehilangan visi, mengembangkan glaukoma, atau mata mereka akan kehilangan mata.
^Brachytherapy Plak adalah pengobatan yang paling banyak digunakan untuk melanoma
Choroidal dan memberikan dosis radiasi sangat terkonsentrasi pada tumor (dengan radiasi yang
relatif kurang jaringan sehat di sekitarnya). Plak radioaktif juga dapat disebut sebagai “implan
radiasi” atau “sumber radioaktif.” Plak brachytherapy biasanya digunakan sendiri. Sumber
radiasi yang digunakan untuk brachytherapy datang dalam bentuk kecil “beras berukuran” biji
radioaktif. Benih ini melekat dalam mangkuk emas atau baja yang disebut plak. Dosis radiasi
dikirim ke tumor ditentukan oleh jumlah, jenis dan kekuatan bibit yang digunakan dan lamanya
waktu dari implan. Dosis ini juga akan tergantung pada ukuran tumor dan lokasinya. Pastikan
mata spesialis kanker Anda telah melakukan perbandingan antara berbagai jenis mata plak yang
tersedia (misalnya yodium-125 dan paladium-103) sebelum operasi. Meskipun keduanya dapat
menghancurkan tumor, plak yang memberikan radiasi kurang makula Anda, saraf optik dan
fovea akan menawarkan kesempatan terbaik untuk menjaga visi Anda (dari waktu ke waktu).
Penempatan plak dilakukan di ruang operasi. Selama prosedur, spesialis kanker mata akan
melampirkan plak ke dinding mata, yang meliputi dasar tumor intraokular.
^Kemoterapi Umumnya mengacu pada penggunaan obat untuk mengobati kanker, tutup mata
dan orbit. Metode ini dapat mengekspos seluruh tubuh dengan dosis yang signifikan dari
kemoterapi. Ini tempat obat di atas area tumor atau terpengaruh dan membatasi kemungkinan
sistemik (seluruh tubuh) efek samping. Kemoterapi obat biasanya diresepkan untuk menyerang
atau menghancurkan tumor pasien atau kanker. Meskipun terdapat berbagai alternatif
pengobatan yang tersedia untuk kanker mata, namun pada dasarnya manusia dapat mencegah
faktor – faktor penyebab kanker mata ini. Pencegahan yang dapat dilakukan, seperti : ü Hentikan
pengusapan mata apabila mata terkena debu. Gunakan obat penghilang rasa sakit akibat debu
pada mata yang sifatnya tidak menimbulkan efeksamping yang lain. ü Perbanyak makanan
berserat ü Kurangi konsumsi makanan berlemak ü Menjaga pola hidup yang sehat dan seimbang
ü Konsumsi makanan yang mengandung vit. A dan C untuk menjaga kesehatan metabolism
tubuh dan mata ü Kurangi makanan yang mengandung zat – zat kimiawi barbahaya ü Rajin –
rajinlah untuk berkonsultasi dengan dokter. Semua upaya pencegahan yang tertera diatas dapat
kita laksanakan dalam kehidupan sehari – hari. Apabila rutin untuk dilaksanakan tentunya kita
terhindar dari penyakit kanker mata.
Jadi, penyakit kanker termasuk kedalam penggolongan penyakit kronis yang sifatnya sangat
berbahaya dan dapat dibagi dalam beberapa jenis. Namun, pada dasarnya penyakit ini dapat
diobati dengan alternatif pengobatan tertentu. Semua penyakit dapat dicegah dimulai dari
menjaga keseimbangan antara daya tahan tubuh dengan keadaan faktor eksternal di sekeliling
kita. Dengan upaya yang rutin dilaksanakan tentunya dapat menghindarkan kita dari barbagai
jnis penyakit bahkan penyakit kronis seperti kanker mata sekalipun.