No. ID dan Nama Peserta : / dr. M.

Irzal Wahab
No. ID dan Nama Wahana: / RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle Takalar
Topik: Benign Prostat Hyperplasia
Tanggal (kasus) : 08 / 03 / 20!
Nama Pasien : Tn. " dg. T No. RM : # $% 0
Tanggal presentasi : 2& / 03 / 20! Pendamping: dr. 'r(ast)ti* +"RS
Tempat presentasi: RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle Takalar
b!ek presentasi :
"eilmuan ,etera(pilan Penyegaran Tinja)an p)staka
Diagnostik +anaje(en +asala- 'sti(e.a
Neonat)s Bayi "nak Re(aja De#asa /ansia B)(il
Deskripsi0 /aki1laki* #2 ta-)n +RS dengan kel)-an B", tidak lan2ar diala(i sejak 2 3)lan
yang S+RS* dan (e(3erat sejak ke(arin. Nyeri saat B", 456* (enetes saat ak-ir B",.
De(a( 416* 3at)k 416* ()al 416* ()nta- 416* nyeri per)t 416. B"B 0 3iasa. Ri.ayat (engel)arkan
3at) saat B", 416 dan B", 3erdara- 416. Ri.ayat operasi 416. Ri.ayat HT 416 Ri.ayat D+ 416.
T)j)an0 (endiagnosis pasien Hiperplasia Prostat 7inak dan (e(3erikan penanganan a.al
$ahan
bahasan:
Tinja)an
p)staka
Riset "asus ")dit
%ara
membahas:
Disk)si Presentasi dan
diskusi
81(ail Pos
Data utama untuk bahan diskusi:
. /aki1laki* #2 ta-)n +RS dengan kel)-an B", tidak lan2ar diala(i sejak 2 3)lan yang
S+RS* dan (e(3erat sejak ke(arin. Nyeri saat B", 456* (enetes saat ak-ir B",.
De(a( 416* 3at)k 416* ()al 416* ()nta- 416* nyeri per)t 416. B"B 0 3iasa.
2. Ri.ayat penyakit se3el)(nya0 1
3. Ri.ayat pekerjaan0 pensi)nan
!. /ain1lain0 1
Da9tar P)staka0
a. Bas)ki* P)rno(o. 420006. Dasar-Dasar Urologi* Perp)stakaan Nasional R'* ,atalog Dala(
Ter3itan 4,TD6 7akarta.
3. Hardjo.idjoto* S. 420006. Benigna Prostat Hiperplasi. "irlangga Uni:ersity Press0 S)ra3aya
2. S2-.art;* dkk* 420006. Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah. 8ditor 0 <. To( S-ires dkk* 8<=0
7akarta.
d. Sja(s)-idayat* 4200$6. Buku Ajar Ilmu Bedah. 8disi 2.7akarta0 8<=
e. Soepar(an. 420006. Ilmu Penyakit Dalam. 7ilid 2. >,U'0 7akarta
9. S(elt;er* S);anne =* Brenda < Bare. 420026. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner &
uddarth! 8disi 8 ?ol 2. 7akarta 0 8<=
Hasil pe(3elajaran0
. +engeta-)i etiologi dan pato9isiologi Hipertro9i Prostat 7inak
2. Diagnosis Hipertro9i Prostat 7inak
3. Penanganan pada pasien dengan Hipertro9i Prostat 7inak
!. ,o(plikasi yang ()ngkin terjadi pada penderita Hipertro9i Prostat 7inak
Rangkuman &asil Pembela'aran Porto(olio:
). *ub!ekti(:
/aki1laki* #2 ta-)n +RS dengan kel)-an B", tidak lan2ar diala(i sejak 2 3)lan yang
S+RS* dan (e(3erat sejak ke(arin. Nyeri saat B", ada dan (enetes saat ak-ir B",.
De(a(* 3at)k* ()al* ()nta-* dan nyeri per)t tidak ada. B"B 0 3iasa. Ri.ayat
(engel)arkan 3at) saat B", tidak ada. Ri.ayat B", 3erdara- tidak ada. Ri.ayat
operasi tidak ada.
+. b!ekti(:
Stat)s Present 0
,U0 Sedang. ,esadaran 0 =+ 4<=S 8!+#?$6.
Tanda :ital0 TD0 20/80 ((Hg* nadi 8! @/i* perna9asan 20@/'* s)-) 3&
0
=
Pe(eriksaan >isis 0
,epala 0 si(etris* nor(o2-epal
+ata 0 konj)ngti:a palpe3ra p)2at 416 ikter)s 416* p)pil isokor A 2*$((/2*$((*
R=/ 5/5 R=T/ 5/5
/e-er 0 tidak ada kelainan
T-ora@ 0 +T416 NT416* 3)nyi pernapasan0 3ronko:esik)ler* RH0 41/16BH0 41/16
"3do(en 0 'nspeksi0 datar. Palpasi0 +T 416* NT 416. Perk)si0 ty(pani. ")sk)ltasi0
peritaltik kesan N.
8kstre(itas0 tidak ada kelainan.
tatus "okalis
Regio S)prap)3ik0 'nspeksi0 datar* palpasi0 NT 456* +T416.
Regio <enitalia 8ksterna0 'nspeksi0 tidak ta(pak pe(3esaran s2rot)(. Palpasi0 NT 416*
+T416.
Regio "nal0 Re2tal ta)2-er0 s9ingter ani (en2ekik * a(p)la re2ti tidak kolaps* ()kosa
re2t)( li2in* Prostat0 tera3a (e(3esar* pole atas tidak dapat dira3a* kenyal* per()kaan
li2in. Sar)ng tangan0 >eses 416* dara- 416* lendir 416.
US< "3do(en 0 Hipertro9i Prostat :ol)(e 3# (l.
,. -ssesment:
De(inisi
Benign Prostati# Hyperplasia 4BPH6 adala- s)at) penyakit yang dise3a3kan ole-
9aktor pen)aan* di(ana prostat (engala(i pe(3esaran (e(anjang keatas ke dala(
kand)ng ke(i- dan (eny)(3at aliran )rin dengan 2ara (en)t)pi ori9isi)( )retra.
Prostat adala- organ genetalia pria yang terletak di se3ela- interior 3)li13)li* di depan
rekt)( dan (e(3)ngk)s )retra posterior. Bent)knya seperti 3)a- ke(iri dengan )k)ran
3 @ ! @ 2*$ 2( dan 3eratnya 20 gra(. Se3agian prostat (engand)ng kelenjar grand)lar
dan se3agian lagi otot in:ol)ter dan (eng-asilkan s)at) 2airan yang di se3)t se(en*
yang 3asa dan (end)k)ng n)trisi sper(a. =airan prostat (er)pakan k)rang le3i- 2$C
dari sel)r)- :ol)(e ejak)lat. 7ika kelenjar ini (engala(i -iperlasia jinak ata) 3er)3a-
(enjadi kanker ganas dapat (e(3ant) )retra posterior dan (engaki3atkan o3str)ksi
sal)ran ke(i-.
.tiologi
Penye3a3 -iperplasia prostat 3el)( diketa-)i dengan pasti* ada 3e3erapa
pendapat dan 9akta yang (en)nj)kan* ini 3erasal dan proses yang r)(it dari androgen
dan estrogen. De-idrotestosteron yang 3erasal dan testosteron dengan 3ant)an en;i( $D1
red)ktase diperkirakan se3agai (ediator )ta(a pert)(3)-an prostat. Dala( sitoplas(a
sel prostat dite()kan reseptor )nt)k de-idrotestosteron 4DHT6. Reseptor ini j)(la-nya
akan (eningkat dengan 3ant)an estrogen. DHT yang di3ent)k ke()dian akan 3erikatan
dengan reseptor (e(3ent)k DHT1Reseptor ko(plek. ,e()dian (as)k ke inti sel dan
(e(pengar)-i RN" )nt)k (enye3a3kan sintesis protein se-ingga terjadi proti9erasi sel.
"danya anggapan 3a-.a se3agai dasar adanya gangg)an kesei(3angan -or(on
androgen dan estrogen* dengan 3erta(3a-nya )()r diketa-)i 3a-.a j)(la- androgen
3erk)rang se-ingga terjadi peninggian estrogen se2ara retati9. Diketa-)i estrogen
(e(pengar)-i prostat 3agian dala( 43agian tenga-* lo3)s lateralis dan lo3)s (edi)s6
-ingga pada -iperestrinis(e* 3agian inila- yang (engala(i -yperplasia.
+en)r)t Bas)ki 420006* -ingga sekarang 3el)( diketa-)i se2ara pasti penye3a3
prostat -iperplasi* tetapi 3e3erapa -ipotesis (enye3)tkan 3a-.a -iperplasi prostat erat
kaitannya dengan peningkatan kadar de-idrotestosteron 4DHT6 dan proses pen)aan.
Be3erapa -ipotesis yang did)ga se3agai penye3a3 ti(3)lnya-iperplasi prostat adala- 0
a. "danya per)3a-an kesei(3angan antara -or(on testosteron dan estrogen pada )sia
lanj)t
3. Peranan dari gro.t- 9a2tor 49aktor pert)(3)-an6 se3agai pe(i2) pert)(3)-an stro(a
kelenjar prostat
2. +eningkatnya la(a -id)p sel1sel prostat karena 3erk)rangnya sel yang (ati
d. Teori sel ste(* (enerangkan 3a-.a terjadi proli9erasi a3nor(al sel ste( se-ingga
(enye3a3kan prod)ksi selstro(a dan sel epitel kelenjar prostat (enjadi 3erle3i-an
Pato(isologi
Pada BPH terdapat d)a ko(ponen yang 3erpengar)- )nt)k terjadinya gejala
yait) ko(ponen (ekanik dan ko(ponen dina(ik. ,o(ponen (ekanik ini 3er-)3)ngan
dengan adanya pe(3esaran kelenjar peri)retra yang akan (endesak )retra pars
prostatika se-ingga terjadi gangg)an aliran )rine 4o3str)ksi in9ra :esikal6 sedangkan
ko(ponen dina(ik (elip)ti ton)s otot polos prostat dan kaps)lnya* yang (er)pakan
alp-a adrenergik reseptor. Sti()lasi pada alp-a adrenergik reseptor akan (eng-asilkan
kontraksi otot polos prostat ata)p)n kenaikan ton)s. ,o(ponen dina(ik ini tergant)ng
dari sti()lasi syara9 si(patis* yang j)ga tergant)ng dari 3eratnya o3str)ksi ole-
ko(ponen (ekanik
.
Ber3agai keadaan ini (enye3a3kan peningkatan tekanan dan resistensi )retra.
Selanj)tnya -al ini akan (enye3a3kan s)(3atan aliran ke(i-. Unt)k (engatasi
resistensi )retra yang (eningkat* otot1otot detr)sor akan 3erkontraksi )nt)k
(engel)arkan )rine. ,ontraksi yang ter)s1(ener)s ini (enye3a3kan per)3a-an
anato(ik dari 3)li13)li 3er)pa -ipertro9i otot detr)sor* tra3ek)lasi* ter3ent)knya sel)la*
sak)la* dan di:ertikel 3)li13)li. >ase pene3alan otot detr)sor ini dise3)t 9ase ko(pensasi.
Per)3a-an str)kt)r pada 3)li13)li dirasakan ole- pasien se3agai kel)-an pada
sal)ran ke(i- se3ela- 3a.a- ata) lo.er )rinary tra2t sy(pto( 4/UTS6 yang da-)l)
dikenal dengan gejala1gejala prostatis()s.
Dengan se(akin (eningkatnya resistensi )retra* otot detr)sor (as)k ke dala(
9ase deko(pensasi dan ak-irnya tidak (a(p) lagi )nt)k 3erkontraksi se-ingga terjadi
retensi )rin. Tekanan intra:esikal yang se(akin tinggi akan diter)skan ke sel)r)- 3agian
3)li13)li tidak terke2)ali pada ked)a ()ara )reter. Tekanan pada ked)a ()ara )reter ini
dapat (eni(3)lkan aliran 3alik )rin dari 3)li13)li ke )reter ata) terjadi re9l)ks :esi2o1
)reter. ,eadaan ini jika 3erlangs)ng ter)s akan (engaki3atkan -idro)reter* -idrone9rosis*
3a-kan ak-irnya dapat jat)- ke dala( gagal ginjal.
Mani(estasi "linis
<a(3aran klinis pada -iperplasi prostat digolongkan d)a tanda gejala yait)
o3str)ksi dan iritasi. <ejala o3str)ksi dise3a3kan detr)sor gagal 3erkontraksi dengan
2)k)p la(a dan k)at se-ingga (engaki3atkan0 pan2aran (iksi (ele(a-* rasa tidak p)as
se-a3is (iksi* kala) (a) (iksi -ar)s (en)ngg) la(a 4hesitan#y6* -ar)s (engejan
4straining6* ken2ing terp)t)s1p)t)s 4intermitten#y6* dan .akt) (iksi (e(anjang yang
ak-irnya (enjadi retensio )rin dan inkontinen karena o:er9lo..
<ejala iritasi* terjadi karena pengosongan yang tidak se(p)rna ata) pe(3esaran
prostat akan (erangsang kand)ng ke(i-* se-ingga sering 3erkontraksi .ala)p)n 3el)(
pen)- ata) dikatakan se3agai -iperseniti:itasotot detr)sor dengan tanda dan gejala antara
lain0 sering (iksi 49rek.ensi6* ter3ang)n )nt)k (iksi pada (ala( -ari 4nokt)ria6*
perasaan ingin (iksi yang (endesak 4)rgensi6* dan nyeri pada saat (iksi 4dis)ria6.
Derajat 3erat BPH (en)r)t Sja(s)-idajat 4200$6 di3edakan (enjadi ! stadi)(0
a. Stadi)( '
"da o3str)kti9 tapi kand)ng ke(i- (asi- (a(p) (engel)arkan )rine sa(pai -a3is.
3. Stadi)( ''
"da retensi )rine tetapi kand)ng ke(i- (a(p) (engel)arkan )rine .ala)p)n tidak
sa(pai -a3is* (asi- tersisa kira1kira #01$0 22. "da rasa ridak enak B", ata) dis)ria
dan (enjadi no2t)ria.
2. Stadi)( '''
Setiap B", )rine tersisa kira1kira $0 22.
d. Stadi)( '?
Retensi )rine total* 3)li13)li pen)- pasien ta(pak kesakitan* )rine (enetes se2ara
periodik 4o:er 9lo.in kontinen6.
Pemeriksaan Fisik
Pe(eriksaan 2olok d)3)r ata) Digital $e#tal %amination 4DR86 sangat penting.
Pe(eriksaan 2olok d)3)r dapat (e(3erikan ga(3aran tentang keadaan ton)s spingter
ani* re9lek 3)l3o 2a:ernos)s* ()kosa rekt)(* adanya kelainan lain seperti 3enjolan pada
di dala( rekt)( dan tent) saja tera3a prostat. Pada pera3aan prostat -ar)s diper-atikan

0
a. ,onsistensi prostat 4pada -iperplasia prostat konsistensinya kenyal6
3. Si(etris/ asi(etris
2. "daka- nod)l pada prostate
d. "paka- 3atas atas dapat dira3a
e. S)l2)s (edian)s prostate
9. "daka- krepitasi
=olok d)3)r pada -iperplasia prostat (en)nj)kkan konsistensi prostat kenyal
seperti (era3a )j)ng -id)ng* lo3)s kanan dan kiri si(etris dan tidak didapatkan nod)l.
Sedangkan pada 2ar2ino(a prostat* konsistensi prostat keras dan ata) tera3a nod)l dan
diantara lo3)s prostat tidak si(etris. Sedangkan pada 3at) prostat akan tera3a krepitasi.
Pe(eriksaan 9isik apa3ila s)da- terjadi kelainan pada trakt)s )rinaria 3agian atas
kadang1kadang ginjal dapat tera3a dan apa3ila s)da- terjadi pnielone9ritis akan disertai
sakit pinggang dan nyeri ketok pada pinggang. ?esi2a )rinaria dapat tera3a apa3ila s)da-
terjadi retensi total* daera- ing)inal -ar)s ()lai diper-atikan )nt)k (engeta-)i adanya
-ernia. <enitalia eksterna -ar)s p)la diperiksa )nt)k (eli-at adanya ke()ngkinan se3a3
yang lain yang dapat (enye3a3kan gangg)an (iksi seperti 3at) di 9ossa na:ik)laris ata)
)retra anterior* 9i3rosis daera- )retra* 9i(osis* 2ondilo(a di daera- (eat)s.
Pemeriksaan Penunjang:
Pe(eriksaan /a3oratori)(0
- Dara-0 Ure)(* kreatinin* elektrolit* Blood )rea nitrogen* Prostate Spe2i9i2
"ntigen 4PS"6* <)la dara-
- Urine0 ,)lt)r )rin dan test sensiti9itas* )rinalisis dan pe(eriksaan (ikroskopis*
sedi(en
Pe(eriksaan Pen2itraan0
a. >oto polos a3do(en 4BNE6
Dari sini dapat diperole- keterangan (engenai penyakit ik)tan (isalnya 3at)
sal)ran ke(i-* -idrone9rosis* ata) di:ertikel kand)ng ke(i- j)ga dapat )nt)k
(eng-eta-)i adanya (etastasis ke t)lang dari 2arsino(a prostat
3. Pielogra9i 'ntra:ena 4'?P6
Pe(3esaran prostat dapat dili-at se3agai 9illing de9e2t/indentasi prostat pada
dasar kand)ng ke(i- ata) )j)ng distal )reter (e(3elok keatas 3er3ent)k seperti
(ata kail 4-ooked 9is-6. Dapat p)la (engeta-)i adanya kelainan pada ginjal
(a)p)n )reter 3er)pa -idro)reter ata)p)n -idrone9rosis serta peny)lit
4tra3ek)lasi* di:ertikel ata) sak)lasi 3)li F 3)li6. >oto setela- (iksi dapat dili-at
adanya resid) )rin.
2. Sistogra( retrograde
+e(3erikan ga(3aran indentasi pada pasien yang tela- dipasang kateter karena
retensi )rin.
d. Transrektal Ultrasonogra9i 4TRUS6
Deteksi pe(3esaran prostat dengan (eng)k)r resid) )rin
e. +R' ata) =T s2an
7arang dilak)kan. Dig)nakan )nt)k (eli-at pe(3esaran prostat dan dengan
3er(a2a( F (a2a( potongan.
Diagnosis
Diagnosis -iperplasia prostat dapat ditegakkan (elal)i

0
. "na(nesis 0 adanya gejala o3str)kti9 dan gejala iritati9
2. Pe(eriksaan 9isik 0 ter)ta(a 2olok d)3)r G -iperplasia prostat tera3a se3agai
prostat yang (e(3esar* konsistensi kenyal* per()kaan rata* asi(etri dan
(enonjol ke dala( rekt)(. Se(akin 3erat derajat -iperplasia prostat 3atas atas
se(akin s)lit )nt)k dira3a.
3. Pe(eriksaan la3oratori)( 0 3erperan dala( (enent)kan ada tidaknya ko(plikasi
Penatalaksanaan
Terapi BPH dapat 3erkisar dari wat#h&ul waiting di (ana tidak diperl)kan
teknologi yang 2anggi- dan dapat dilak)kan ole- dokter )()(* -ingga terapi 3eda-
(ini(al in:asi9 yang (e(erl)kan teknologi 2anggi- serta tingkat ketera(pilan yang
tinggi. Berik)t ini akan di3a-as penatalaksanaan BPH 3er)pa wat#h&ul waiting*
(edika(entosa* terapi 3eda- kon:ensional* dan terapi (ini(al in:asi9.
'at#h&ul 'aiting
'at#h&ul waiting dilak)kan pada penderita dengan kel)-an ringan 4skor 'PSS HI3.
. Pasien di3eri nasi-at agar (eng)rangi (in)( setela- (akan (ala( agar (eng)rangi
nokt)ria.
2. +eng-indari o3at1o3at parasi(patolitik 4(is0 dekongestan6.
3. +eng)rangi kopi.
!. +elarang (in)( (in)(an alko-ol agar tidak terlal) sering 3)ang air ke2il. Penderita
dianj)rkan )nt)k kontrol setiap tiga 3)lan )nt)k diperiksa0 skoring* )ro9lo.(etri* dan
TRUS.
$. Bila terjadi ke()nd)ran* segera dia(3il tindakan.
Terapi +edika(entosa
Pili-an terapi non13eda- adala- pengo3atan dengan o3at 4(edika(entosa6. Terdapat tiga
(a2a( terapi dengan o3at yang sa(pai saat ini dianggap rasional* yait) dengan
peng-a(3at adrenergik a1* peng-a(3at en;i( $a red)ktase* dan 9itoterapi.
- Pengham(at adrenergik a-)
E3at ini 3ekerja dengan (eng-a(3at reseptor a1 yang 3anyak dite()kan pada otot
polos ditrigon)(* le-er 3)li13)li* prostat* dan kaps)l prostat. Dengan de(ikian* akan
terjadi relaksasi di daera- prostat se-ingga tekanan pada )retra pars prostatika
(en)r)n dan (eng)rangi derajat o3str)ksi. E3at ini dapat (e(3erikan per3aikan
gejala o3str)ksi relati9 2epat. 89ek sa(ping dari o3at ini adala- pen)r)nan tekanan
dara- yang dapat (eni(3)lkan kel)-an p)sing 4di**iness6* lela-* s)(3atan -id)ng*
dan rasa le(a- 4&ati+ue,. Pengo3atan dengan peng-a(3at reseptor a1 (asi-
(eni(3)lkan 3e3erapa pertanyaan* seperti 3erapa la(a akan di3erikan dan apaka-
e9ekti:itasnya akan tetap 3aik (engingat s)(3atan ole- prostat (akin la(a akan
(akin 3erat dengan t)(3)-nya :ol)(e prostat. =onto- o3at0 pra;osin* tera;osin
dosis (g/-ari* dan dapat dinaikkan -ingga 21! (g/-ari. Ta(s)losin dengan dosis
0.210.! (g/-ari2.
- Pengham(at en*im -a reduktase
E3at ini 3ekerja dengan (eng-a(3at kerja en;i( $a red)ktase* se-ingga testosteron
tidak di)3a- (enjadi de-idrotestosteron. Dengan de(ikian* konsentrasi DHT dala(
jaringan prostat (en)r)n* se-ingga tidak akan terjadi sintesis protein. E3at ini 3ar)
akan (e(3erikan per3aikan si(pto( setela- # 3)lan terapi. Sala- sat) e9ek sa(ping
o3at ini adala- (en)r)nnya li3ido dan kadar ser)( PS"2. =onto- o3at 0 9inasteride
dosis $ (g/-ari.
- Kom(inasi pengham(at adrenergik a- ) dan pengham(at en*im -a reduktase
Terapi ko(3inasi peng-a(3at adrenergik a1 dan peng-a(3at en;i( $a red)ktase
perta(a kali dilaporkan ole- /epor dan ka.an1ka.an pada %%#. Terdapat
pen)r)nan skor dan peningkatan J(a@ pada kelo(pok yang (engg)nakan
peng-a(3at adrenergik a1. Na()n* (asi- terdapat kerag)an (engingat prostat pada
kelo(pok terse3)t le3i- ke2il di3andingkan kelo(pok lain. Pengg)naan terapi
ko(3inasi (asi- (e(erl)kan penelitian le3i- lanj)t.
Terapi Beda-
'ndikasinya adala- 3ila retensi )rin 3er)lang* -e(at)ria* pen)r)nan 9)ngsi ginjal* in9eksi
sal)ranke(i- 3er)lang* di:ertikel 3at) sal)ran ke(i-* -idro)reter* -idrone9rosis jenis
pe(3eda-an0
. TURP 4Trans Uretral Rese2tion Prostate2to(y6
Kait) pengangkatan se3agian ata) kesel)r)-an kelenjar prostat (elal)i sitoskopi ata)
resektoskop yang di(as)kkan (alal)i )retra
2. Prostatekto(i S)prap)3is
Kait) pengangkatan kelenjar prostat (elal)i insisi yang di3)at pada kand)ng ke(i-.
3. Prostatekto(i Retrop)3is
Kait) pengangkatan kelenjar prostat (elal)i insisi pada a3do(en 3agian 3a.a-
(elal)i 9osa prostat anterior tanpa (e(as)ki kand)ng ke(i-.
!. Prostatekto(i Peritoneal
Kait) pengangkatan kelenjar prostat radikal (elal)i se3)a- insisi diantara skrot)(
dan rekt)(.
$. Prostatekto(i retrop)3is radikal
Kait) pengangkatan kelenjar prostat ter(as)k kaps)la* :esik)la se(inalis dan
jaringan yang 3erdekatan (elal)i se3)a- insisi pada a3do(en 3agian 3a.a-* )retra
dianasto(osiskan kele-er kand)ng ke(i- pada kanker prostat.
Terapi 'n:asi9 +ini(al
. Trans Uretral +ikro.a:e T-er(ot-erapy 4TU+T6
Kait) pe(asangan prostat dengan gelo(3ang (ikro yang disal)rkan ke kelenjar
prostat(elal)i antena yang dipasang (elal)i/pada )j)ng kateter.
2. Trans Uretral Ultraso)nd <)ided /aser 'nd)2ed Prostate2to(y 4TU/'P6
3. Trans Uretral Ballon Dilatation4TUBD6
"omplikasi
Dili-at dari s)d)t pandang perjalanan penyakitnya* -iperplasia prostat dapat
(eni(3)lkan ko(plikasi se3agai 3erik)t 0
a. 'nkontinensia Paradoks
3. Bat) ,and)ng ,e(i-
2. He(at)ria
d. Sistitis
e. Pielone9ritis
9. Retensi Urin "k)t "ta) ,ronik
g. Re9l)ks ?esiko1Ureter
-. Hidro)reter
i. Hidrone9rosis
j. <agal <injal
/. Plan:
Diagnosis:
Pasien laki1laki #$ ta-)n (as)k dengan kel)-an B", tidak lan2ar diala(i sejak 2 3)lan
yang S+RS* dan (e(3erat sejak ke(arin. Banyak penyakit yang (eni(3)lkan B",
tidak lan2er* yait) diantaranya strikt)r )ret-ra* 3at) 3)li13)li* =a. Prostat* prostatitis* dll.
Pada kas)s ini diketa-)i 3a-.a pasien (ar)pakan lansia dan dirasakan nyeri saat B",
ada dan (enetes saat ak-ir B",. Pasien tidak didapatkan tanda1tanda in9eksi yait)
de(a(. Selain it) tidak ada ri.ayat (engel)arkan 3at) saat B", dan tidak ada ri.ayat
operasi. Dari pe(eriksaan 9isis* regio S)prap)3ik pada palpasi terdapat nyeri tekan.
Sedangkan pada pe(eriksaan $e#tal tau#her0 Ton)s s9ingter ani 2)k)p* a(p)la re2ti
tidak kolaps* ()kosa re2t)( li2in* Prostat0 tera3a (e(3esar* pole atas tidak dapat dira3a*
kenyal* per()kaan li2in. Sar)ng tangan0 >eses* dara-* dan lendir tidak ada. Pe(eriksaan
la3oratori)( dala( 3atas nor(al. Pada pe(eriksaan radiologi US< "3do(en
didapatkan -ipertro9i prostat :ol)(e 38 (l. Se-ingga pada pasien ini* diagnosis le3i- diara-kan
pada Hiperplasia Prostat 7inak.
Penatalaksanaan:
1 Pasang ,ateter
1 =ipro9lo@a2in $00 (g 2@
1 "s. +e9ena(at $00 (g 3@
1 ,ons)l dokter spesialis 3eda-
Pendidikan:
+enjelaskan prognosis dari pasien* serta ko(plikasi yang ()ngkin terjadi.
"onsultasi:
,ons)ltasi dengan spesialis 3eda- )nt)k penanganan le3i- lanj)t.
Ru'ukan:
Diperl)kan jika terjadi ko(plikasi seri)s yang -ar)snya ditangani di r)(a- sakit dengan
sarana dan prasarana yang le3i- (e(adai.
+akassar * 20 +aret 20!
Peserta* Penda(ping*
4dr. +. 'r;al Ba-a3 6 4dr. 'r(ast)ti* +"RS6