Stroke Volume / Volume Sekuncup

Stroke Volume (SV) adalah jumlah darah yang dipompa keluar dari setiap ventrikel pada
setiap kontraksi. Stroke volume setara dengan End Diastolic Volume (EDV) dikurangi End
Systolic Volume (ESV), dengan kata lain perbedaan antara volume darah di ventrikel sebelum
kontraksi dan setelah kontraksi. Contohnya, adalah apabila EDV 125 ml dan ESV 65 ml, maka
stroke volume sebesar 70 ml. Stroke volume dipengaruhi oleh EDV dan ESV (Sherwood, 2001).
EDV adalah volume darah di ventrikel pada akhir diastole atau jumlah darah maksimum
yang akan dikandung ventrikel dalam siklus ini. EDV dipengaruhi oleh preload, aliran balik
vena, dan waktu pengisian ventrikel. Preload adalah derajat peregangan otot ventrikel selama
fase diastole ventrikel. Preload berbanding lurus dengan EDV dan SV. Aliran balik vena
dipengaruhi oleh beda tekanan vena dan volume darah. Aliran balik vena berbanding lurus
dengan EDV dan SV. Waktu pengisian ventrikel juga berbanding lurus dengan EDV dan SV
(Sherwood, 2001).
ESV adalah jumlah darah yang tersisa di ventrikel pada akhir sistol ketika fase ejeksi usai
atau jumlah darah paling sedikit yang terdapat di dalam ventrikel dalam siklus ini. ESV
dipengaruhi oleh preload, kontraktilitas jantung, dan afterload. Preload ESV berhubungan
dengan preload pada EDV. Artinya secara umum, apabila preload pada fase diastole ventrikel
akan mempengaruhi jumlah ESV. Kontraktilitas jantung adalah seberapa kuat jantung
memompa. Kontraktilitas jantung berbanding terbalik dengan ESV, namun berbanding lurus
dengan SV. Afterload adalah tekanan yang harus dilawan untuk membuka katup semilunaris.
Afterload berbanding lurus dengan ESV, namun berbanding terbalik dengan SV (Sherwood,
2001).

Sumber :
Sheerwood, L. 2001. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Edisi ke-2. Jakarta : EGC.