You are on page 1of 4

Sindrom Polikistik Ovarium

1. Beberapa sinonim polikistik ovarian sindrom (PCOS)
Sindrom Stein Leventhal
Hiperandrogenism kronis
Oligo-ovulation kronis
. !riteria diagnosis PCOS
Onset perimenar"heal menstrual #ang ireguler
Peningkatan berat badan ( pada beberapa $anita )
!elebihan androgen pada pemeriksaan %sik dan laboratorium
&novulasi kronis
Sekresi gonadotropin #ang tidak sesuai
'uprolaktinemi
(. Beberapa sindrom #ang mirip PCOS
Hiperprolaktinemi
Onset adrenal h#perplasia #ang terlambat
)eoplasma ovarium dan adrenal
Cushing sindrom
!eadaan * keadaan di atas dapat disingkirkan dengan test +
 Serum prola"tin
 1, * OH progesterone
 Serum testosterone ( meningkat pada h#perplasia adrenal
dan neoplasma)- dehidroepiandosterone ( .H'& * S)
 1mg test supresi de/amethasone
0. 1ani2estasi klinis #ang paling sering pada PCOS
Simptom 2rekuensi (3)
4n2ertilitas ,0
Hirsutisme 56
&menorrhoe 71
Obesitas 01
7. Hasil laboratorium #ang abnormal pada PCOS
Hasil lab #ang meningkat +
8estosterone .ehidroepiandosterone (.H'&)
&ndrostenedione .ehidroepiandosterone sulphate (.H'&-S)
'strone Luteini9ing Hormon (LH)
Hasil lab #ang menurun +
'stradiol :olli"le Stimulating Hormon (:SH)
5. ;atio LH<:SH pada PCOS +
(+1 (ratio normal 1-7 + 1)
,. 1engapa ter=adi anovulasi kronis pada PCOS >
Sekresi androgen dan turunann#a #ang terkonversi men=adi estrogen
dalam =umlah berlebihan atau sekresi gonadotropin dalam =umlah
abnormal oleh pituitar# adalah mekanisme ter=adin#a anovulasi kronis
?. .arimana asaln#a =umlah androgen #ang berlebihan >
Pada 7@3 kasus androgen diproduksi oleh ovarium dan kelen=ar adrenal
6. Berapakah persentasi pasien PCOS dengan kada .H'&-S #ang
meningkat >
7@ 3
1@..i manakah .H'&-S di produksi >
673 diproduksi oleh kelen=ar adrenal
11.&pa #ang men#ebabkan peningkatan kadar total estrogen kronis pada
PCOS >
Peningkatan kadar &ndrogen men#ebabkan meningkatn#a kadar 'strogen
total oleh karena konversi androstenedion men=adi estron di peri2er.
1.&pa #ang ter=adi pada Se/ Hormone binding Alobulin (SHBA) pada pasien
dengan peningkatan testosterone>
1enurun
1(.&pa #ang men#ebabkan peningkatan SHBA>
'strogen
10.&pa hubungan antara obesitas dengan testosterone bebas>
Peningkatan berat badan men#ebabkan penurunan SHBA #ang di sisi lain
men#ebabkan pelepasan testosterone bebas.
17.&pakah tanda-tanda signi%kan peningkatan kadar testosterone bebas>
Berbeda dengan hormon protein terikat- steroid bebas siap memasuki sel
target.
15.!ondisi apa #ang dapat ditemukan pada $anita dengan kadar serum
testosterone #ang meningkat>
Hiperandrogenisme
;esistensi insulin
&kantosis nigri"ans
1,.&pakah #ang dimaksud dengan akantosis nigri"ans>
.aerah kulit #ang mengalami hiperpigmentasi #ang berambut dan
ber$arna "oklat abu-abu #ang ditemukan pada lipatan kulit dan pada
bagian belakang leher dan daerah aksila.
1?.&pa #ang men#ebabkan hiperplastik sel the"a pada ovarium PCOS>
Stimulasi kronis pada ovarium oleh peningkatan LH.
16.Benis kista apa #ang ditemukan pada PCOS>
:olikel atretik.
@.Bagaimana PCOS diturunkan>
C-linked dominan.
1.Berapa persntasi pasien PCOS #ang mengkonsumsi klomiven akan
mengalami ovulasi> &tau mengalami kehamilan>
6@3- 7@3
.Bila klomiven tidak berhasil menstimulasi oveluasi- apa #an dapat
dilakukan untuk terapi selan=utn#a>
Human menopause gonadotropin.
(.8erapi apa #ang digunakan untuk hirsutisme #ang disebabkan oleh PCOS>
Spironola"tone
&nalog gonadotropin releasing hormone (An;H)
Pil !B dosis rendah #ang tidak mengandung norgestril untuk progestin
(norgestril adalah progestin androgeni" #ang paling ban#ak digunakan)
4):';84L48&S
1. Pada konseling pasangan #ang menan#akan pendapatmu mengenai
in2ertilitas- apakah =a$aban #ang akan kamu beri =ika ditan#a tentang
kemungkinan kehamilan>
;ata-rata 2ekundabilitas normal * #akni- kemungkinan konsep tiap
berhubungan * adalah sekitar @. atau @3 pasangan subur. &ngka ini
"ukup mudah dimengerti sebagai ukuran sukses untuk penanganan
modalitas #ang dita$arkan pada pasangan tidak subur.
. &pakah 2ekundabilitas pada pasangan berhubungan dengan umur>
Lebih ban#ak pada $anita- sedikit pada pria. Studi rata-rata kehamilan
pada $anita (#ang memiliki suami-suami a9ospermik dan telah men=alani
pen#elidikan donor arti%sial) menun=ukkan bah$a kehamilan berhubungan
dengan umur seorang $anita. Pada $anita di ba$ah (@ tahun-
kemungkinan kehamilan berada antara ,@3 hingga ,73 tetapi menurun
ke 5@3 pada $anita berusia (@ dan (7 tahun- kemudian 7@3 pada $anita
di atas (5 tahun. Pada studi lain tentang pasangan #ang sulit men"apai
kehamilan ter"atat angka ketidaksuburan 1@3 pada $anita diba$ah (@
tahun- 173 pada $anita di antara (@ dan (7 tahun- (@3 pada $anita di
antara (7 dan 0@ tahun- dan 5@3 pada $anita di atas 0@ tahun.
(. &pakah de%nisi ketidaksuburan> Berapa seringkah itu >
!egagalan menghamili setelah 1 tahun berhubungan tanpa kontrasepsi
adalah de%nisi umum dari ketidaksuburan. 1asalah ini dialami oleh 1@-
173 pasangan usia produkti2 (usia 17-00 tahun).
0. Belaskan ( tu=uan penting pen=elasan generalist obstetri"ian-g#ne"ologist
dalam menindaki pasangan tidaksubur.
1. 'dukasi pasien. Pasangan membutuhkan pengetahuan dasar
reproduksi manusia- kemungkinan kehamilan- $aktu #ang baik untuk
berhubungan- pen#ebab umum ketidaksuburan- tes-tes pen#elidikan-
bia#a dan ketidakn#amanan melalui tes-tes- dan terapi #ang tersedia-
dengan harapan kemungkinan untuk sukses.
. 'valuasi dasar pasien. 'lemen-elemen penting men"akup dokumentasi
tentang ovulasi dan patensi tuba- pengamatan 2a"tor peritoneal
(adhesi atau endometriosis)- dan tes pada masalah untuk pria.
(. Support emosi dan bimbingan. &hli klinik sebaikn#a menasehati
pasangan tentang berapa =auh mereka berusaha- kapan mereka
sebaikn#a melakukan tes-tes dan terapi #ang tepat- dan kapan untuk
mengambil keputusan mengadopsi.
7. &pakah pen#ebab umum ketidaksuburan> Persentasin#a>
!erusakan ovulatori (1@-73)
:aktor-2aktor #ang behubungan dengan pelvis (endometriosisD (@-7@3)
:aktor pria ((@-0@3)
:aktor-2aktor "ervi"al (7-1@3)
:aktor asing #ang tidak bisa di=elaskan.
5. Pasangan #ang tidak subur dapat dikategorikan ke dalam golongan
se"ara umum+ mereka dengan 2ekundabilitas rendah dan mereka #ang
mandul. Berikan "ontoh untuk tiap golongan.
Pasangan-pasangan golongan pertama termasuk mereka #ang menderita
oligoovulation- ketidaksuburan tak ter=elaskan- endometriosis sedang-
atau ogliospermia. Pasangan-Pasangan di golongan kedua termasuk
mereka dengan bilateral tuba o""lusion- kegagalan ovulatorial- atau
a9ospermia.
,. &pakah perbedaan antara ketidaksuburan primer dan sekunder >
!etidaksuburan primer adalah sebuah kondisi di mana $anita belum hamil
setelah 1 tahun berhubungan tanpa kontrasepsi. Eanita pada
ketidaksuburan sekunder mempun#ai "atatan pernah hamil- tapi tidak
dapat lagi setelah 1 tahun berhubungan tanpa kontrasepsi.
?. &pakah "irri-"iri analisa semen normal>
Folume Gml
pH antara ,.-,.?
Bumlah sperma GH @ =uta<ml
!ematian sperma GH 7@3 dengan progresi akti2
1or2ologi sperma normal GH 7@3
6. Belaskan tentang ketidaksuburan #ang tidak dapat di=elaskan dan
diskusikan kemungkinan penanganan #ang tersedia.
1eski dengan tingkatan pengetahuan dan tes-tes terkini- 1@3 dari
pasangan #ang telah diselidiki dengan men#eluruh tidak memiliki
pen#ebab #ang n#ata tentang ketidaksuburan mereka. Superovulation
dengan terapi gonadotropin sangat dian=urkan pada pasangan seperti ini-
setelah mendiskusikan dengan hati-hati tentang resiko- bia#a dan
kemungkinan berhasiln#a.
1@.Pasangan telah berhenti memakai !B dan menan#akan in2ormasi umum
mengenai hubungan mereka. 4n2ormasi apa #ang akan anda berikan>
Pen=elasan mengenai angka-angka 2ekundabilitas- pentingn#a
menghindari rokok dan ka2ein- penggunaan asam 2olik #ang terlalu a$al
untuk mengurangi "a"at neural tube- dan in2ormasi tentang $aktu #ang
tepat untuk berhubungan dan $aktu untuk berdiskusi selan=utn#a.
11..is2ungsi ovulasi mengakibatkan 1@-173 ketidaksuburan. Bagaimanakah
"ara mengukur adekuasi tes ovulasi>
Bukti a$al dari ovulasi dapat dilihat dari bentuk tubuh (biphasi"al basal)
atau dapat pula di"atat pada peningkatan progesterone (G7 ng<ml) pada
bagian luteal dalam siklus menstruasi.