You are on page 1of 16

SOAL HEMATOLOGI ANGKATAN 2011 (HYDROXYPROLINE) RABU.

31 JULI 2013
1. Seorang bayi umur 8 bulan dengan kadar Hb 8,5 gr/dl, MCV: 55fl dan MCH: 20pg. kemungkinan
menderita:
a. anemia karena thalassemia
b. anemia defisiensi asam folat
c. anemia pasca perdarahan
d. anemia aplastik
e. anemia defisiensi besi
2. Darah sebanyak 10ml dalam vacutainer dengan penutup berwarna merah didiamkan dalam
posisi tegak kira-kira selama 60menit, lalu disentrifus dengan kecepatan 400G selama 15menit.
Darah tersebut diambil dari orang sehat dan dilakukan sesuai dengan prosedur standar. Secara
kasat mata akan Nampak:
a. darah lengkap sama seperti sebelum disentrifus
b. hemolisis sebagian
c. hemolisis sempurna
d. terbentuk 3 lapisan
e. terbentuk 5 lapisan
3. Tabung yang digunakan pada kasus tersebut diatas mengandung antikoagulan:
a. EDTA
b. heparin
c. trisodiumsitrat
d. NaF
e. tidak mengandung antikoagulan
4. Spesimen yang diperoleh merupakan bahan pilihan untuk pemeriksaan :
a. trombosit
b. PT
c. APTT
d. Fibrinogen
e. darah lengkap
5. Udem pada seorang anak/penderita kwashiorkor disebabkan karena kekurangan :
a. -globulin
b. albumin
c. -globulin
d. prothrombin
e. -globulin
6. Manakah pernyataan yang benar di bawah ini mengenai DIC :
a. terjadinya koagulasi intravaskuler secara sistemik
b. thrombosis ekstravaskuler
c. salah satu penyebabnya adalah pelepasan faktor anti koagulan
d. salah satu penyebabnya adalah pelepasan sitokin antiinflamasi
e. merupakan kelainan genetik yang diturunkan
7. Seorang penderita DM datang ke klinik saudara, ada riwayat serangan iskemik serebral 2 tahun
lalu. Obat anti trombosit yang dapat saudara berikan adalah :
a. nadroparin
b. streptokinase
c. aspirin
d. asam traneksamat
e. warfarin
8. Dosis obat sesuai jawaban no. 7 diatas adalah :
a. 50-100 mg/hari
b. 0,5-1 mg/hari
c. 500 mg/hari
d. 3x200 mg /hari
e. 50 mg/kgBB/hari
9. Seorang anak perempuan 7 tahun 3 bulan, BB: 17Kg dirawat karena demam, pucat, perdarahan
gusi, purpura pada kedua lengan, tungkai dan badan. Anak disertai anoreksia, mual, cengeng
(irritable), bising jantung, banyak keringat, nadi 140kali permenit dan tekanan darah 100/60
mmHg. Penderita ini mempunyai kadar Hb 4,5 g/dl, hematokrit 15%, eritrosit 18.750.000/mm
3
,
leukosit 3.000/mm
3
, trombosit 43.000/mm
3
dan retikulosit 0,6%. Pada kasus tersebut telah
menunjukkan gejala :
a. gangguan fungsi jaringan dan mekanisme kompensasi
b. gangguan fungsi jaringan dan belum ada mekanisme kompensasi
c. tanpa gangguan fungsi jaringan dan sudah ada mekanisme kompensasi
d. gangguan sirkulasi: renjatan
e. tanpa gangguan fungsi jaringan dan tanpa mekanisme kompensasi
10. Nilai indeks eritrosit tersebut diatas adalah :
a. MCV 80fl dan MCHC 38%
b. MCV 70fl dan MCHC 35%
c. MCV 80fl dan MCHC 30%
d. MCV 70fl dan MCHC 25%
e. MCV 85fl dan MCHC 3O%
11. Berdasarkan data tersebut diatas, kemungkinan penderita mengalami :
1. anemia pasca perdarahan
2. leukimia
3. anemia hemolitik
4. anemia aplastik
12. Pemeriksaan klinis yang perlu dilakukan sehubungan dengan penentuan diagnosis adalah :
1. lien
2. kelenjar limfe
3. hepar
4. pemeriksaan perubahan tulang-tulang

13. Jika penderita ini akan dinaikkan kadar Hbnya ke batas minimal normal, maka jumlah darah yang
diperlukan adalah :
a. darah lengkap 900 ml
b. darah lengkap 450 ml
c. PRC
d. darah lengkap 600 ml
e. PRC 300 ml
14. Protein plasma yang tidak disintesa di hati :
a. albumin
b. -globulin
c. -globulin
d. -globulin
e. protrombin
15. Data-data apakah yang dibutuhkan untuk menentukan skor DIC :
1. trombosit
2. D-dimer
3. fibrinogen
4. protrombin time
16. Yang bukan merupakan sel yang sesungguhnya karena tidak memiliki inti dan organel
intraseluler adalah:
a. leukosit
b. eritrosit
c. monosit
d. lymphosit
e. granulosit
17. DIC ditegakkan bila hasil skor adalah :
a. 3
b. 10
c. 5
d. 5
e. 3
18. Yang terlibat pada patofisiologi DIC adalah :
1. aktivasi koagulasi darah
2. pelepasan dan aktivasi sitokin
3. gangguan fibrinolysis
4. inaktivasi sitokin
19. Perbedaan penting antara eritrosit dengan prekursornya adalah kehilangan :
a. sitoplasma
b. mitokondria.
c. sel retikuloendoplasma halus
d. apparatus golgi
e. sel retikuloendoplasma kasar
20. Perbedaan pola Hb manusia antara kehidupan intrauterine dan ektrauterin terletak pada :
a. Hb F dominan pada kehidupan ekstrauterin
b. Hb A dominan pada kehidupan intrauterin
c. Hb F dominan pada kehidupan intrauterine dan ekstrauterin
d. Hb A dominan pada kehidupan ekstrauterin
e. Hb A dan Hb F belum ditemukan pada janin umur 1 bulan
Dokter jaga di unit gawat darurat RS menerima pasien akibat kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan
terjadinya perdarahan dengan perkiraan kehilangan darah kira-kira 15%. Oleh dokter bedahnya
dianjurkan untuk dilakukan transfusi darah karena akan segera dilakukan operasi.
21. Transfusi darah yang dianjurkan adalah :
a. darah lengkap (whole blood)
b. PRC
c. trombosit konsentrat
d. leukosit konsentrat
e. fresh frozen plasma (FFP)
22. Petugas bank darah RS melaporkan bahwa saat itu tidak ada persediaan darah yang sesuai
dengan golongan darah pasien tersebut. Darah pilihan untuk pasien tersebut adalah golongan
darah :
a. A
b. B
c. AB
d. O
23. Antikoagulan dibawah ini yang paling baik digunakan adalah :
a. EDTA
b. heparin
c. NaF
d. ACD
e. amoniumoksalat
24. Sumber energi utama pada eritrosit matang :
a. glukosa
b. fruktosa
c. manosa
d. glikogen
e. galaktosa
25. Jalur yang menghasilkan NADPH pada eritrosit adalah jalur :
a. glikolisis
b. glukoneogenesis
c. glikogenesis
d. HMP shunt
e. oksidasipiruvat asetilKoA
26. Dibawah ini yang termasuk dalam kelompok penyakit mieloproliferatif adalah :
1. polisitemia vera
2. multiple myoloma
3. trombositosis esensial
4. trombositosis reaktif
27. Penggunaan whole blood pada transfusi hanya diindikasikan untuk :
1. operasi jantung
2. kehilangan darah dalam jumlah besar dalam waktu singkat
3. pada tempat tanpa pemisahan komponen darah (daerah terpencil)
4. anemia berat
28. Seorang anak mempunyai kadar Hb 7gr/dl disertai gejala takikardi, cepat lelah, mimisan
berulang (epistaksis berulang). Gejala yang timbul ini termasuk gejala :
a. adaptasi atau kompensasi
b. anoreksia jaringan
c. penyakit primer
d. gangguan sirkulasi
e. kompensasi + anoreksia + penyakit primer
29. Perbedaan anemia hemolitik ekstravaskuler dan hemolitik intravaskuler terletak pada :
1. kadar Hb
2. Bilirubin
3. skistosit
4. hemoglobinuri
30. Pernyataan yang benar di bawah ini mengenai PRC (packed red cells) adalah :
1. 2/3 bagiannya (200ml) berupa eritrosit
2. banyak mengandung leukosit dan trombosit
3. 1 unit PRC dapat menaikkan hematokrit 4% (Hb naik 1,3-1,4 g%)
4. jarang digunakan pada pasien anemia
31. Dibawah ini yang termasuk reaksi transfusi adalah :
1. hemolisis intravaskuler akut
2. overload cairan
3. reaksi anafilaksis
4. febril non hemolitik
32. Seorang pasien 60 tahun menderita gagal ginjal kronik dengan tanda-tanda anemia berat. Obat
anti anemia yang sebaiknya diberikan adalah :
a. cobal
b. tembaga
c. eritropoetin
d. besi
e. vitamin B12
33. Didalam eritrosit tidak terjadi sintesa :
a. glikogen
b. glukosa
c. asam lemak
d. protein
e. asam nukleat
34. Reaksi yang terkait dalam kemampuan Hb dalam mentransport oksigen adalah produksi :
a. 1 fosfogliserat
b. 2 fosfogliserat
c. 3 fosfogliserat
d. 1,3 bifosfogliserat
e. 2,3 bifosfogliserat
35. Seorang anak umur 2 tahun dengan kadar Hb 5 gr/dl, lien, kelenjar limfe dan hepar tidak teraba.
Pada penderita tidak ditemukan manifestasi perdarahan. Kemungkinan anak ini mengalami :
a. anemia aplastik
b. anemia karena leukemia
c. anemia pasca perdarahan
d. anemia defisiensi
e. anemia hemolitik
36. Pemeriksaan yang perlu dilakukan pada kasus tersebut diatas adalah :
1. jumlah trombosit
2. indeks eritrosit
3. jumlah leukosit
4. elektroforesis Hb
37. Satu unit trombodit konsentrat diperkirakan dapat menaikkan kadar trombosit sebanyak :
a. 5.000/uL
b. 10.000/uL
c. 50.000/uL
d. 100.000/uL
38. Manfaat pemberian tranfusi fresh frozen plasma (FFP) :
a. kpreksi trombosit
b. koreksi faktor VIII
c. koreksi granulosit
d. koreksi semua faktor koagulasi
39. Rai and binet staging system digunakan untuk menentukan klasifikasi dari :
a. AML
b. CML
c. ALL
d. CLL
e. MM
40. Perbedaan antara anemia defisiensi besi dan anemia defisiensi asam folat terletak pada :
a. kadar Hb
b. indeks eritrosit
c. kadar bilirubin darah
d. kadar urobilin urine
e. kadar retikulosit
41. Anemia hemolitik kronik ditemukan pada :
a. thalassemia
b. intoksikasi vitamin K
c. reaksi transfuse darah
d. penyakit hemolitik pada bayi baru lahir
e. pengaruh obat sitostatika
pasien dewasa muda, dirujuk RS dengan gejala anemia. Beberapa tes laboratorium yang telah dilakukan
adalah sbb :
bilirubin total : 4,8 mg/dl (N: 0,1-1,2)
bilirubin direk : 1,6 mg/dl (N: 0,1-1,0)
haptoglobin : 25 mg/dl (N: 35-165)
elektroforesis Hb : HbA : 98% (N: >95%)
HbF : 1 % (N: <2%)
HbA2: 1% (N: 1,5-3,7%)
Heinz body stain : positif (N: negatif)
Fluorescent spot untuk G6PD defisiensi : positif (N: negatif)

42. Jenis /penyebab anemia yang paling mungkin pada pasien ini adalah :
a. anemia akibat perdarahan
b. anemia hemolitik
c. anemia pernisiosa
d. anemia defisiensi Fe
e. thalassemia
43. Parameter lain yang penting pada kasus diatas yang dapat ditemukan pada alat hematologi
otomatis yang advance adalah :
a. retikulosit
b. netrofil
c. eosinofil
d. eritrosit
e. lymphosit
44. Pada sedian apus darah tepi akan ditemukan gambaran darah :
a. polikromasia, normoblas
b. normoblas, limfoblas
c. sel target, mieloblas
d. polikromasia, mieloblas
e. sel target, normoblas
45. Seorang penderita mempunyai kadar Hb 4,7 gr/dl, jumlah lekosit 2500/mm
3
dan jumlah
trombosit 60.000/mm
3
. Keadaan ini dapat disebabkan karena :
a. defisiensi zat besi
b. defisiensi enzim G6PD
c. radiasi
d. thalassemia
e. hemolisis intravaskuler
46. Pada pengobatan anemia defisiensi besi, dianjurkan pemberian zat besi selama :
a. 3-4 bulan
b. 3-4 minggu
c. sampai kadar Hb dicapai nilai normal
d. 3-4 bulan setelah kadar Hb normal
e. 3-4 minggu setelah kadar Hb normal
47. Enzim di dalam eritrosit yang terlibat dalam kasus anemia hemolitik adalah enzim-enzim yang
terlibat dalam metabolisme :
a. nukleotida
b. karbohidrat
c. protein
d. asam amino
e. lemak
48. Anda member clopidogrelpada seorang pasien post stroke iskemik. Dosis lazim clopidogrel
adalah :
a. 1X50 mg/hari
b. 1X75 mg/hari
c. 1X250 mg/hari
d. 2X75 mg/hari
e. 1X10 mg/hari
49. Seorang anak 5 tahun sering mengalami hematom berulang tanpa benturan dan bila luka
perdarahan sukar berhenti. Kemungkinan anak ini mengalami :
a. trombopati
b. gangguan pembekuan
c. trombositopeni
d. gangguan vaskuler
e. defisiensi enzim piruvat kinase
50. Pemeriksaan yang perlu dilakukan pada kasus terseburt diatas adalah :
1. jumlah trombosit
2. waktu perdarahan
3. PT dan APTT
4. indeks eritrosit
51. Seorang anak mengalami penyakit perdarahan dengan hasil pemeriksaan PT normal dan APTT
memanjang. Keadaan ini dapat ditemuka pada :
a. ITP
b. hemophilia
c. leukimia
d. gangguan jalur ekstrinsik proses pembekuan
e. hemorrhagic disease of the newborn
52. Seorang penderita umur 5 tahun dinyatakan menderita penyakit perdarahan dengan hasil
pemeriksaan Hb 11 gr/dl, jumlah trombosit 46.000/mm
3
, waktu perdarahan 18 menit. Keadaan
ini dapat ditemukan pada :
a. hemophilia
b. ITP
c. sindrom henoch schoenlein
d. trombastenia
e. trombopati
53. Seorang laki-laki, 16 tahun dirujuk ke RS tipe A akibat kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan fraktur terbuka di daerah tungkai bawah sehingga disarankan cito operasi. Tes
laboratorium minimal yang disarankan adalah :
a. evaluasi darah tepi, tes PT, APTT
b. fibrinogen, TT, APTT
c. darah lengkap, fibrinogen, TT
d. darah lengkap, PT, APTT
e. bleeding time, PT, APTT
54. Tidak adanya enzim -glukosidase didalam lisosom mengakibatkan penyakit penyimpanan
glikogen storage disease :
a. tipe I
b. tipe II
c. tipe III
d. tipe IV
e. tipe V
55. Seorang laki-laki umur 40 tahun dtang ke poliklinik dengan keluhan lemah dan cepat lelah. Saat
masuk rumah sakit didapatkan adanya demam dan epitaksis. Hasil lab Hb: 6gr/dl, lekosit
2000/mm
3
, trombosit 90.000/mm
3
. tindakan yang harus diambil untuk pasien ini adalah :
1. transfusi trombosit konsentrat
2. diberi antibiotik
3. transfusi PRC
4. diberi asam salisilat
56. Pada pemeriksaan fisis pasien tersebut didapatkan splenomegali S4, hepar tidak teraba. Maka
diagnosis banding yang mungkin adalah :
1. myelofibrosis
2. polisitemia vera
3. CML fase krisis
4. thrombosis esensial
57. Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah
1.USG
2. morfologi sel darah
3. hapusan darah tepi
4. pemeriksaan elektrolit darah
58. Seorang pasien yang mengkonsumsi warfarin jangka panjang tiba-tiba mengalami perdarahan.
Obat yang dapat diberikan untuk mengatasi perdarahannya adalah
a. besi
b. asam folat
c. vitamin K
d. heparin
e. asam traneksamat
59. Seorang anak 8 tahun dibawa orang tuanya ke RS dengan keluhan perdarahan ringan. Hasil
pemeriksaan laboratorium ditemukan penurunan kadar faktor VII sampai 0,15 U/ml (15%).
Kemungkinan apakah yang mungkin ditemukan pada pasien ini :
a. perdarahan hebat
b. APTT memanjang
c. TT memanjang
d. perdarahan sendi
e. PT memanjang
60. Seorang laki-laki 30 tahun dating ke poliklinik dengan keluhan sering demam. Hasil pemeriksaan
fisik ditemukan asplenia. Pada pemeriksaan sediaan apusan darah tepi, apakah gambaran yang
akan ditemukan pada pasien ini :
a. dohle bodies
b. sferosit
c. giant thrombocyte
d. netrofil hipersegmentasi
e. howel jolly bodies
61. Perbedaan antara HDN (hemorrhagic disease of newborn) dan SHN (sindrom henoch
schoenlein) terletak pada :
a. waktu perdarahan
b. pembesaran kelenjar getah bening
c. pembesaran lien
d. jenis trauma pencetus perdarahan
e. sifat manifestasi perdarahan
62. Seorang laki-laki umur 58 tahun dikonsul dari bagian bedah ortopedi dengan fraktur patologis
tulang pada kanan, lab: Hb: 10gr %, leukosit; 5000/mm
3
, trombosit: 500.000/mm
3
, kreatini: 3
mg/dl, hapusan darah tepi didapatkan sel plasma. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien
tersebut adalah :
a. AML
b. CML
c. MM
d. ALL
e. CLL
63. Untuk memastikan diagnosis diatas diperlukan pemeriksaan :
1. LED
2. calcium
3. proteinuria (bence jones protein)
4. elektroforesis protein serum
64. Dokter memberi terapi besi per oral (FeSO
4
) pada seorang pasien anemia defisiensi besi. Efek
samping paling sering dari obat ini adalah :
a. mual/dyspepsia
b. konstipasi
c. diare
d. pusing
e. sedasi
65. Sferositosis dapat di temukan pada :
a. anemia hemolitik
b. anemia megaloblastik
c. anemia defisiensi besi
d. methemoglobinemia
e. defisiensi G6PD
66. Pada foto tangan dari seorang penderita thalassemia major akan terlihat gambaran sebagai
berikut :
1. hyperplasia jaringan sumsung yang hebat
2. ruang medulla yang melebar
3. trabekulasi tualng menjadi kasar
4. korteks tulang menjadi tipis
67. Pada penderita multiple myeloma kelainan radiologi pada tulang sering terlihat pada :
1. tulang-tulang tengkorak
2. tulang-tulang vertebra
3. tulang-tulang panggul
4. tulang-tulang jari tangan/kaki
68. Seorang wanita umur 24 tahun telah menikah, datang ke puskesmas dengan keluhan lemas,
cepat lelah. Wanita ini juga mengeluh sering mual walau sampai tak muntah. Salah satu
penyebab fungsional anemia yang mungkin pada wanita tersebut adalah :
a. infeksi saluran pernafasan
b. infeksi saluran kemih
c. sindrom menstruasi
d. sindrom dyspepsia
e. kehamilan
69. Seorang wanita 23 tahun hamil anak pertama 24-26 minggu TB: 150cm, BB: 38kg, LLA: 21,7cm.
datang ke puskesmas untuk memeriksakan kehamilannya. Bu tersebut tampak pucat. Selama
hamil ibu tersebut merasa cepat lelah dan bahkan pernah pingsan saat berbelanja di pasar.
Keluhan lain tidak ada. Riwayat perdarahan tidak da. Dan penyakit lain tidak ada. Apakah yang
mesti ditanyakan pada pasien tersebut untuk menegakkan diagnosis anemia gizi besi?
a. riwayat kontak dengan penderita TB
b. riwayat berpergian keluar daerah
c. riwayat penyakit keluarga
d. food recall 24 jam
e. food combining
70. Bahan makanan di bawah ini yang merupakan sumber iron yang paling baik adalah :
a. keang-kerangan
b. daging merah
c. ikan gabus
d. tempe
e. udang
71. Pada mielofibrosis antara lain ditemukan adanya :
1. fibrosis SST
2. splenomegali dan hepatomegali
3. darah tepi: gambaran leuko-eritroblastik
4. poikilositosis berupa sel tear drops
72. Pernyataan yang benar dibawah ini mengenai CML :
1. ditemukan adanya kromosom Philadelphia
2. hiperselularitas sumsum tulang
3. termasuk dalam kelainan mieloproliferatif
4. prognosis buruk dibandingkan AML
73. Seorang pasien 50 tahun (pasca ischemic stroke) diberikan warfarin jangka panjang untuk
mencegah tromboemboli. Efek warfarin pada orang ini dapat menghebat/meningkat bila
diminum bersama-sama dengan :
a. fenilbutazon (anti inflamasi)
b. vitamin K
c. asam traneksamat
d. parasetamol
e. barbirurat (hipnotik)
74. Peningkatan yang cepat dalam konsumsi oksigen sehingga terjadi peningkatan derivate reaktif
dalam jumlah besar pada neutrofil terjadi setelah proses :
a. fagositosis
b. glikolisis aktif
c. respiratory brust
d. fosforilatif oksidatif
e. reaksi enzimatik mieloperoksidase
75. Fase akselerasi CML ditandai oleh :
a. pasien relatif stabil, berlangsung beberapa tahun
b. klinis semakin menurun, sel muda didarah tepi makin meningkat
c. kondisi memburuk, gambaran laboratorium mirip leukemia akut
d. klinis dan hasil laboratorium membaik
76. Manakah di bawah ini yang sering ditemukan pada pasien AML :
1. hipertrofi ginggiva
2. sel blas di SST lebih 30%
3. pansitopeni
4. hepatosplenomegali
77. Pada hemophilia akan terlihat lesi-lesi didaerah :
1. sendi pergelangan kaki
2. sendi lutut
3. sendi siku
4. sendi-sendi jari tangan
78. Seorang pasien sirosis hepatis mengalami perdarahan (hematemesis) akibat pecahnya varises
esophagus. Anti perdarahan yang dapat diberikan adalah :
a. karbazokrom
b. aspirin
c. desmopresin
d. vitamin K
e. somatostatin/octreotide
79. Seorang laki-laki umur 50 tahun mengeluh sakit kepala, mata kanan tiba-tiba kabur dan
epitaksis. Pemeriksaan fisis didapatkan pletore dan splenomegali. Lab. Leukosit 14.000/mm
3
,
trombosit 450.000/mm
3
, Ht 60%. Diagnosis kerja yang paling mungkin adalah :
a. trombositosis esensial
b. myelofibrosis
c. AML
d. CML
e. polisitemia vera
80. Tindakan yang perlu dilakukan pada pasien ini adalah :
a. plasma paresis
b. leukoparesis
c. tromboparesis
d. granuloparesis
e. plebotomi
81. Kelompok protein plasma yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh adalah :
a. albumin
b. 1-globulin
c. 2-globulin
d. -globulin
e. -globulin
82. Yang bukan merupakan protein major dalam membran eritrosit :
a. aktin
b. myosin
c. spektrin
d. ankirin
e. anion exchange protein
83. Yang melindungi sel darah merah dari stress oksidatif dan kerusakan sel antara lain oleh :
a. superoksida
b. glutation
c. radikal hedroksil
d. radikal peroksi
e. hidroksin peroksida
84. Seorang dewasa didiagnosis sebagai anemia defisiensi B12. Dokter memberi terapi vitamin B12
dan menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan kaya vitamin B12. Obat yang sebaiknya tidak
diberikan kepada pasien ini karena dapat mengganggu absorpsi vitamin B12 dari diet adalah :
a. tiamin
b. riboflavin
c. omeprazol
d. asam folat
e. instrinsik faktor
85. Thalassemia major adalah suatu kelainan yang ditandai dengan keadaan sebagai berikut :
1. suatu anemia hemolitik
2. suatu anemia defisiensi besi
3. sebagian besar penderita meninggal sebelum dewasa
4. terutama mengenai orang dewasa
86. Seorang pria 50 tahun datang ke RS dengan keluhan hematemesis. Riwayat sakit ulu hati
menahun. Riwayat sering minum obat anti nyeri (aspirin) untuk rematiknya. Didiagnosis sebagai
perdarahan lambung. Selain obat anti asam lambung, anti perdarahan yang dapat diberikan
adalah :
a. asam traneksamat
b. asam mefenamat
c. karbazokrom
d. nadroparin
e. vitamin K
87. Hal-hal yang tersebut dibawah ini akan terlihat pada gambaran radiologi kelainan tulang
pendrita leukemia akut, kecuali :
a. radiolusent metaphisial band
b. reaksi periosteal jarang terlihat
c. demineralisasi tulang yang difus
d. daerah-daerah osteolitik pada tulang
e. osteosklerosis tulang selalu terlihat
88. Pada limfoma malignum akan terlihat hal-hal tersebut dibawah ini, kecuali :
a. hepatomegali
b. splenomegali
c. pembesaran prostat
d. pembesaran kelenjar limfe di regio parahiler
e. pembesaran kelenjar limfe didaerah mediastinum
89. Hemofoetic growth factor yang bersifat non-lineage-specific adalah :
a. eritropoetin
b. M-GCSF
c. trombopoetin
d. G-CSF
e. GM-CSF
90. Protein yang berfungsi di dalam mengikat dan membawa zat besi adalah :
a. albumin
b. hepatoglobin
c. ferritin
d. transferin
e. transcobalamin
91. Diantara keadaan berikut yang memberikan respon terbaik terhadap eritropoetin adalah :
a. anemia defesiensi besi
b. anemia sideroblastik
c. anemia of renal disease
d. anemia pernisiosa
e. pure red cell aplasia
92. Pada foto toraks penderita leukemia kronis akan tampak hal-hal yang tersebut di bawah ini,
kecuali :
a. tanda-tanda pneumonia lobaris
b. pembesaran kelenjar getah bening di daerah mediastinum
c. infiltrate leukemia pada paru-paru
d. tulang-tulang iga tampak osteosklerotik
e. pembesaran kelenjar getah bening di daerah hilus
93. Seorang laki-laki umur 48 tahun ke poliklinik dengan keluhan kaki kanan bengkak, nyeri tidak
ada. Pada pemeriksaan fisis : T: 160/90mmHg, N: 88x/menit, lien S4, pitting odema kaki kanan.
Lab : Ht: 75%, WBC: 11.900/mm
3
, PLT: 460.000/mm
3
, MCV: 89 fl, MCH: 30pg, neutrofil
5.400/mm
3
. kaki bengkak pada pasien ini disebabkan oleh :
a. hipoalbuminemia
b. thrombosis vera
c. limfodema
d. hipoglikemia
e. thrombosis arteria
94. Diagnosis kerja pada pasien tersebut diatas adalah :
a. leukemia akut
b. leukimia kronis
c. myelofibrosis
d. trombositosis eensial
d. polisitemia vera
95. Sel-sel darah yang tidak mempunyai inti adalah :
a. limfosit kecil
b. monosit
c. netrofil
d. retikulosit
e. basofilik normoblas
96. Seorang penderita laki-laki umur 50 tahun dengan atrofi gaster dan hasil lab : HT: 21,8%, PLT:
140.000/mm, WBC: 4.000/mm, serum sianocobalamin: 81 gr/dl. Terapi yang diperlukan pada
pasien ini adalah :
a. injeksi zat besi
b. zat besi oral
c. injeksi asam folat
d. injeksi vitamin B12
e. vitamin B12 oral
97. Atrofi gaster pada pasien di atas akan menyebabkan :
A. absorpsi zat besi terganggu
b. absorpsi vitamin B6 terganggu
c. absorpsi vitamin B12 terganggu
d. ekskresi F instrinsik terganggu
e. ekskresi F pertumbuhan terganggu
98. Pasien diatas setelah diperiksa lebih lanjut didapatkan kadar Ig G yang tinggi di cairan lambung,
maka diagnosis kerja dalah :
a. anemia aplastik
b. anemia hemolitik
c. anemia perniciosa
d.anemia mikrositik
e. anemia normositik
99. Faktor primer yang mengatur aktivitas eritropoetin adalah :
a. ginjal
b. CFU-E
c. sumsum tulang
d. eritropoetin
e. oksigen
100. Peningkatan proses fibrinolisis secara secara laboratorium ditandai oleh :
a. peningkatan fibrinogen
b. peningkatan trombosit
c. peningkatan thrombin
d. peningkatan faktor VIII
e. peningkatan FDP