MOTIVATION LETTER

Sebelum membaca jawaban yang saya utarakan dalam motivation letter ini, saya mohon maaf
apabila ada kata-kata yang hiperbola dalam segala ensensi. Saya telah berusaha meminimalisir efek
lebay tersebut, namun karena masih ada hasrat untuk lulus dalam seleksi gelombang I ini, saya tidak
bisa memfilter 100% majas-majas yang tidak sesuai pada proporsinya.


1. Menurut anda, apa arti aktivitas di organisasi saat menjadi seorang mahasiswa dan
seberapa penting dalam dunia perkuliahan (dalam bentuk presentase)?
Organisasi adalah tanda bahwa kita masih manusia. Organisasi menggabungkan antara
bermasyarakat dan mengaplikasikan ilmu. Sosialisasi memang bisa dimana saja, namun
tidak selalu penuh manfaat seperti dalam organisasi.
Organisasi merupakan sekolah kedua, tentang menjadi pemimpin, tentang menyusun sebuah
kegiatan, early clinical exposure, pendidikan tentang kehidupan kita mendatang setamat dari
bangku kuliah.
Organisasi adalah pembeda kita dengan lainnya. Dengan organisasi kita tak hanya putus jadi
dokter, tapi kita jauh lebih berpotensi untuk menjadi pemimpin para dokter.
Bagi orang-orang dengan ambisi besar di kehidupan mendatang, organisasi 100% penting
dalam dunia perkuliahan.

2. Apa makna LKMM Nasional buat anda? (bisa dalam bentuk gambar, grafik, atau kata -kata
kiasan)
seperti sebuah jurusan KEPEMIMPINAN dan MANAJERIAL, dalam Fakultas Kedokteran, yang
SKSnya sedikit tapi sangat prestisius
Diterima untuk mengikuti LKMM Nas, seperti mendapat beasiswa untuk masuk jurusan tersebut.

3. Apa yang menjadi motivasi saudara untuk mengikuti LKMM Nasional ISMKI 2011 ?
Teman-teman seperjuangan saya di Departemen Pendpro, mahasiswa angkatan 2010 yang magang
di departemen Pendpro, panitia SMSO 2011. Mereka semua adalah rekan kerja sekaligus teman
terdekat saya. Saya ingin memberikan mereka “suplemen jiwa”, tentang teori kepemimpinan,
tentang konsep organisasi, tentang hakikat pergerakan. Hal-hal semacam itu tidak dipelajari di
bangku sekolah, dan sektor formal lain. Tidak ada kursusnya.
Motivasi saya adalah membawakan mereka oleh-oleh “suplemen jiwa” tersebut, yang selama ini
dalam institusi hanya dipraktekkan.

4. Apa kiat-kiat saudara untuk memberikan potensi terbaik yang dimiliki dalam acara LKMM
Nasional ISMKI 2011?
 Aktif mengikuti acara formal yang telah disusun oleh panitia
 Aktif berdiskusi diluar forum dengan para peserta maupun fasilitator dalam LKMM
 Mengerjakan segala tugas dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh
 Aktif mengutarakan pandangan dan pendapat bila saya merasa cukup substantif untuk
disampaikan ke forum

5. Apa komitmen saudara bila menjadi peserta LKMM Nasional dan setelah lulus kegiatan ini?
Peserta LKMM Nas:

Menyerap semua ilmu, berdiskusi dan tukar pandangan dengan orang-orang dalam LKMM Nas ini. Aktif dalam
semua rangkaian acara, menjadin koneksi dengan mahasiswa peserta LKMM nas sebanyak-banyaknya. Aktif
membuka diri saya untuk bersosialisasi dan bertukar pikiran dengan siapa saja.
Lulus dari LKMM Nas:
Hampir seluruh motivasi saya mengikuti LKMM adalah bukan untuk diri saya sendiri, tapi untuk sosok-sosok di
sekitar saya. Kembali pada poin 3, saya akan mengaplikasi, menyebarkan ilmu ini kepada mereka: teman-teman
di departemen pendpro dan departemen lainnya di BEM FK Unsri, kaderisasi ke angkatan 2010, dan panitia
SMSO 2011 yang notabene tidak semuanya ikut sekolah departemen.

6. Apa kontribusi yang akan saudara berikan setelah mengikuti LKMM Nasional ISMKI 2011 di
institusi maupun ISMKI?
Institusi:
Saya akan menjadi agen kaderisasi. Ilmu ini tidak akan berhenti pada saya. Insya Allah akan
diteruskan ke semua pengurus BEM, calon pengurus BEM, dan seterusnya.
Selain mengkader, ilmu ini pun akan saya aplikasikan pada instritusi, agar bisa jadi lebih baik.Saya
ingin menghilangkan paradigma bahwa berorganisasi itu hanya sekedar melatih kita menjadi EO.
ISMKI:
Saya bercita-cita menjadi pengurus ISMKI di periode depan. Apabila terpilih sebagai pengurus
ISMKI, maka saya akan bekerja sungguh-sungguh. Sebagai kepala departemen Pendpro, saya sering
berhubungan dengan pengurus ISMKI baik wilayah dan nasional. Dan saya mengamati ada hal-hal
yang bersifat prinsipil dan “latah” dalam kinerja ISMKI periode ini, khususnya dalam departemen
Pendpro. Saya ingin berusaha memperjuangkan itu ke arah yang lebih baik.
Apabila tidak terpilih sebagai pengurus ISMKI, saya tetaplah anggota ISMKI. Saya bisa
berkontribusi maksimal dengan aktif dan mendukung acara-acara yang diselenggarakan ISMKI.
Saya bisa menjadi agen kaderisasi dan motor ISMKI dalan institusi saya.

7. Peran fungsi apa saudara dalam sebuah tim? (konseptor, motor, eksekutor, driver dan controler)

Saya pernah mencoba menjadi semuanya, dan sampai saat ini saya masih dalam tahap pembelajaran
untuk menyempurnakan fungsi dan peran saya di masing-masing jenis tersebut.
Konseptor, motor, dan eksekutor : dalam SMSO 2011 ajang skala nasional dan internasional,
dimana saya adalah ketua panitianya
Driver : sebagai Kepala Departemen Pendidikan dan profesi BEM FK Unsri
Controller : dalam program kerja departemen Pendpro FK Unsri, misalnya: menyelenggarakan TO
UKDI, Pemilihan mahasiswa berprestasi, dll.

8. Bagaimana penerapan kemampuan yang saudara miliki untuk organisasi ?
Sejujurnya, saya tidak begitu memahami kemampuan khusus yang saya miliki. Saya cenderung
berada pada posisi dimana orang-orang membutuhkan saya. Dan ini menjadi sesuai dengan prinsip
saya. Mumpung menjadi mahasiswa, saya ingin mencoba segala jenis spesialisasi dalam organisasi.
Seperti juga pendidikan dokter di Indonesia, kita melalui tahap menjadi dokter umum dulu –
mencoba semuanya – lalu mencari bidang spesialisasi sendiri.
Kemampuan saya adalah: melakukan segala hal yang diamanahkan kepada saya dengan sungguh-
sungguh. Dan dalam organisasi, khususnya BEM, Insya Allah tidak pernah satu haripun saya lewati
dengan tidak memikirkan pendpro dan BEM.