You are on page 1of 4

ROLEPLAY KELUARGA TB PARU

Kelompok 4 :
M. Luthfi Wasistha
Made Risca W
Nadya Rachmadayanti
Nahdhiya Rafika
Nova Irmayanti
Novita Dewi I
Olivia J
Retno Indianti
Riani Setiowati
Riena Yulianawati












Di Puskesmas Kecamatan Pulogadung, perawat a, b, c mendapat informasi dari kepala puskesmas dan
ibu-ibu pkk bahwa di RT 007/RW 010 jalan cipinang kebembem ada satu keluarga yang didalamnya
terdapat penderita tb paru. Keluarga tesebut terdiri dari bapak x 32 tahun, ibu w 28 tahun dan anak c 2
tahun. Yang menderita tb paru adalah ibu w, ibu w menderita tb paru sejak 2 bulan yang lalu. Setelah
mendapat informasi perawat a,b,c langsung mengunjungi rumah ibu w tersebut.

Perawat A : assalamualaikum,,,
Bapak X : waalaikumsalam,,,ehh suster A ayo silahkan masuk
Perawat A :iyaa, pak
Perawat B : pak bagaimana keadaan ibu?
Bapak X : ibu baik ko sus, (bapak batuk-batuk. Uhuk-uhuk)
Perawat C : Dari kapan bapak batuk-batuk serperti ini?
Bapak X : Sudah 3 hari ini sus saya batuk-batuk seperti ini. Selama 3 hari ini bapak sudah minum
obat tapi tetap saja sus batuk-batuk.
Perawat : oh begitu pak. Sebelumnya bapak sudah tau belum TBC itu apa ?
Bapak X : Oh tau sus yg batuk batuk ya sus ?
Perawat B : Kalau tanda dan gejalanya tau tidak pak ?
Bapak X : Ada dahak sus banyak gitu, suka meriang meriang.
Perawat B : Oh baik pak, kalau penyebabnya apa saja pak ?
Bapak X : Ya paling sering tidur dilantai kan jadinya sesek sus
Perawat C : nah betul pak, jadi kalau menurut bapak kalau TBC itu tidak di obati bagaimana pak ?
Bapak X : Ya kalau ga di obati ya ga sembuh sembuh sus berarti batuk terus dong.
Perawat A : Oh iya pak kalau begitu dari diri bapak sendiri apa yang bapak lakukan dalam
menanggulangi masalah tersebut dalam perawatan dirumah pak ?
Bapak X : Paling kalau sesak batalnya saya tinggikan sama paling minum air hangat sus.
Perawat C : Oh begitu pak, sudah lumayan bagus tindakan nya pak, kalau menurut bapak sendiri
bagaimana langkah ibu dan bapak dalam menata lingkungan ?
Bapak X : Setiap hari ya paling saya nyapu sama ngepel aja sus
Perawat B : oh iya pak selama ini kalau bapak sakit bapak sudah pernah pergi ke pelayanan
kesehatan seperti puskesmas belum ?
Bapak X : gapernah sus abis takut bayarnya mahal, terus juga saya ke puskesmas nya jauh sus
Perawat B : Oh yasudah pak kalau begitu, oh iya mohon maaf sebelum nya jika kedatangan kami
mengganggu, terimakasih juga pak sudah mengizinkan kami untuk mewawancarai keluarga bapak,
kalau begitu apakah kami besok bisa kembali lagi untuk berincang tentang masalah kesehatan lagi pak
sekitar jam 1 siang saja ?
Bapak X : Oh bisa sus silakan saja besok datang
Perawat C : yasudah terimakasih kalau begitu kami mohon pamit dahulu ya pak
Ke esokan harinya perawat A,B,C mendatangi kembali keluarga X untuk melakukan
Perawat B : asalamualaikum wr. Wb
Ibu X : waalaikumsalam sus mari silakan masuk, silakan duduk
Perawat C : Terimakasih Bu, oh iya bu untuk hari ini demi memepersingkat waktu langsung saja ya
bu kita mulai wawancaranya
Bapak X : Oh iya sus silakan
Perawat A : bapak, kan sekarang bapak udah tau kalau penyakit ibu itu kan menular, apalagi bapak
punya anak yang masih kecil, anak kecil itu kan rentan terhadap virus, jangan samapi anak bapak
tertular juga. Saran saya bapak harus rutin control ke puskesmas.
Bapak X : Tapi masalah jarak dan biaya itu loh sus yg saya pikirkan.
Perawat B : untuk masalah biaya pengobapatan bapak tidak perlu khawatir karna sekarang
puskesmas itu bebas biaya, kalau masalah transportasi nanti bapakk bisa kami jemput dengan mobil
ambulance.
Bapak X : Oh bisa ya sus seperti itu ? baiklah kalau begitu saya akan mencoba kalo cara seperti
itu bisa sus
Perawat C : nah sekarang kan bapak sudah tau, kalau untuk merawat anggota keluarga yg terkena
TBC apa ibu dan bapak sudah tau ?
Ibu X : Kalau dari saya sendiri sih saya paling taunya cuma ya kalau batuk di tutup aja sama
minum obat aja
Perawat B : iya sudah benar kalau cara batuk memeang harus di tutup tapi apakah bapak dan ibu
sudah tau pengobatan TBC itu harus rutin ?
Ibu W : Oh belum sus
Perawat B : jadi sebenarnya pengobatan TBC itu harus dilakukan rutin bu, ibu harus minum obat
selama 6 bulan tanpa terputus, jika pengobatan ibu terputus maka ibu dianggap belum malakukan
pengobatan dan diwajibkan mengulang pengobatan dari awal, jadi dalam terapi pengobatan diperlukan
orang atau pihak keluarga lain yang bisa mengawasi dalam pengobatan agar pengobatan itu sendiri
tidak terputus bu.
Ibu W : Oh begitu ya sus, berarti saya harus minum obat selama 6 bulan terus menerus sus ?
Perawat C : iya betul bu, selain minum obat ibu juga harus sering kontrol pengobatan dan penyakit
ibu untuk mengetahui perkembangannya.
Ibu W : oh begitu baiklah sus saya kana mulai pengobatan secara rutin.
Perawat C : nah bagus itu bu, selain itu diharapkan juga bapak dapat menjadi pengawas ibu dalam
meminum obat agar pengobatannya tidak terputus
Bapak X : Baik sus
Perawat A : nah demikianlah wawancara hari ini bu, diharapkan ibu dan bapak dapat mengerti
wawancara dan tukar pikiran yang telah dilakukan hari ini, kalau begitu besok kami akan melakukan
kegiatan sanitasi lingkungan bu seperti membersihkan lingkungan untuk mendapatkan ruangan yg bisa
terpapar sinar matahari dan sirkulasi udara dapat bertukar dengan baik, apakah bapak dan ibu bersedia
?
Bapak X : boleh sus silakan, kalau bisa pagi saja sus
Perawat A : oh boleh pak kalau begitu kami akan datang lagi ya besok pagi pak
Bapak X : oh iya baiklah sus
Ke esokan harinya perawat A,B,C mengunjungi kembali kediaman rumah bapak X untuk melakukan
sanitasi lingkungan .