You are on page 1of 15

CLINICAL SCIENCE SESSION

KELAINAN MENSTRUASI
Disusun oleh:
Rini W idiastuti C110501!
Diana El Sinta C1105015"
#$e%alatha C110500&
Dedie Nu$ 'e$diana C11050""0
I$(an )ustanto C11050""*
#$e+e,to$
M- Ri(.a$ A- Su.a$sa/ d$/ S,O) 0K1
2A)IAN O2STETRI DAN )INEKOLO)I
3AKULTAS KEDOKTERAN UN#AD4RS 'ASAN SADIKIN
2ANDUN)
"00&
1
KELAINAN MENSTRUASI
Menstruasi adalah perdarahan periodik dan siklik vagina yang terjadi
karena peluruhan mukosa uterus. Panjangnya siklus menstruasi ini bervariasi
namun rata-rata adalah selama 28 hari dari tanggal pertama satu periode ke
periode yang berikutnya. Pada wanita normal lamanya menstruasi adalah sekitar
3-5 hari namun juga bisa terjadi selama 1 hari dan 8 hari. !umlah darah yang
keluar adalah antara 3" m# sampai 8" m#.
$iklus menstruasi normal dapat dipahami dengan membaginya atas 3 %ase
yaitu %ase %olikuler ovulasi dan luteal.
2
&elainan menstruasi merupakan alasan terbanyak bagi para wanita untuk
mengunjungi dokter kandungan dan ginekologi. &elainan menstruasi yang
dijumpai dapat berupa kelainan siklus atau kelainan dari jumlah darah yang
dikeluarkan dan lamanya perdarahan.
&elainan Menstruasi '
1. (menorrhoea ' tidak ada menstruasi
2. Pseudoamenorrhoea )&ryptomenorrhoea* ' ada haid tapi darah haid tidak
dapat keluar karena tertutupnya traktus genitalis
3. Menstruatio prae+o, ' timbulnya haid pada usia yang sangat muda
-. Polymenorrhoea ' haid teratur tapi kerap datangnya karena siklusnya
pendek
5. .ligomenorrhoea ' haid jarang karena siklusnya panjang
/. 0ypermenorrhoea )Menorrhagia* ' haid teratur tapi jumlah darahnya
banyak
1. 0ypomenorrhoea ' haid teratur tapi jumlahnya sedikit
8. Metrorrhagie ' perdarahan rahim di luar waktu haid
2. 3ysmenorrhoea ' nyeri pada waktu haid
AMENORR'OEA
(menorrhoea adalah tidak adanya haid selama 3 bulan atau lebih.
(menorrhoea bukan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari dis%ungsi
ovarium dan sistem reproduksi yang biasanya berhubungan dengan masalah
in%ertilitas. (menorrhoea dapat dibagi menjadi '
1. (menorrhoea primer yaitu bila seorang wanita belum pernah mendapat
menstruasi dan tidak boleh didiagnosa sebelum pasien men+apai usia 18
tahun.
2. (menorrhoea sekunder adalah hilangnya menstruasi setelah menar+he.
4aitu tidak terjadinya menstruasi selama lebih dari / bulan pada wanita
yang biasanya mendapat siklus menstruasi teratur atau bisa sampai 12
bulan pada wanita yang biasanya mengalami oligomenorrhoea
3
(menorrhoea dapat terjadi se+ara atas sebab %isiologis dan patologis.
1. 5isiologis
a. prapubertas
b. dalam kehamilan
+. dalam masa laktasi
apabila ibu tidak menyusukan menstruasi datang 3 bulan post-
partum sedangkan apabila ibu menyusukan menstruasi dalam /
bulan post-partum.
d. dalam masa menopause
2. Patologis
a. 3ys%ungsi hypothalamus
6diopatis
Psikogen '
- reakti% psikogen ' kesedihan pindah
lingkungan kehamilan palsu
- anore,ia nervosa
3engan penambahan berat badan
&elainan organis ' tumor trauma in%eksi proses-proses
degenerati%
b. 3ys%ungsi hypo%ise
6nsu%isiensi ' $heehan7s syndrome
8umor ' +hromo%ob a+idophil )a+romegali* basophili+ adenoma
)9husing syndrome*
:adang
Proses degenerati% ' 8;9 lues
+. 3ys%ungsi ovarium
&elainan +ongenital ' hypoplasia ovarii 8urner $yndrome
hermaphroditismus
Poly+ysti+ ovarium )$tein-#eventhal*
8umor
-
:ontgen
d. Peri%eri tidak bereaksi
<ndometrium tidak bereaksi misalnya karena kuretase )(sherman
syndrome* atau 8;9
e. Penyakit-penyakit lain
Penyakit kronis ' 8;9
Penyakit metaboli+ ' thyroid pan+reas gl suprarenalis
&elainan gi=i
&elainan hepar dan ginjal
Pada beberapa keadaan terdapat amenorrhoea yang disertai gala+torrhoea.
&eadaan tersebut didapatkan pada keadaan '
1. 9hiari-5rommel $yndrome
8erjadi setelah kehamilan dan merupakan amenorrhoe laktasi yang
berkepanjangan. 3iduga keadaan ini disebabkan oleh inhibisi dari hormon P65
)Prola+tin 6nhibiting 5a+tor* dari hypo%ise.
2. 5orbes-(lbright $yndrome
3isebabkan oleh adenoma +hromophob
3. (hoemada-del 9ostello $yndrome
8idak ada hubungannya dengan kehamilan atau tumor hypo%ise. 3iduga oleh
karena obat-obatan seperti kontrasepsi dan phenotia=in.
3iagnosa
8erapi amenorrhoea sangat tergantung pada etiologi. ;anyak pemeriksaan dapat
membantu kita men+ari etiologi amenorrhoea antaranya ' smears )se, +hromatin*
pemeriksaan :ontgen )sella tursi+a* <<> ;M: dll
8erapi
8erapi diberikan menurut etiologi. $e+ara umum dapat disebut '
1. hormon-hormon untuk memanjangkan ovulasi
5
+lomiphen ' merangsang hypothalamus
gonadotrophin ' sebagai substitusi terapi
mengadakan rebound phenomen dengan hormon progestin oral
pills
2. iradiasi dari ovarium
3. thyroid ' kalau ada hipo%ungsi gl. 8hyroidea
-. kesehatan umum harus diperbaiki
(menorrhoea karena 8;9 tidak usah diobati.
#SEUDOAMENORR'OEA 0KR5#TOMENORR'OE1
Pada keadaan ini menstruasi ada tetapi darah haid tidak keluar karena tertutup
+ervi, vagina atau hymen.
>ynatresia ini dibagi '
a. 9ongenital
Paling sering terjadi atresia hymenalis dimana hymen tidak berlobang
b. (+?uisita
Perlekatan saluran +ervi, atau vagina karena radang >. diphteri partus
senilitas
3iagnosa
@yeri yang siklis 5 hari tanpa perdarahan. @yeri yang siklis tanpa haid sering
disebut molimina manstrualia. Pada pemeriksaan terlihat hymen yang menonjol
yang berwarna kebiru-biruan karena darah yang berkumpul dibelakangnya. Mula-
mula darah mengisi vagina )haemotokolpos* kemudian terjadi haematometra dan
haematosalphin,. &eadaan ini sering menyebabkan tumor abdomen. &eadaan di
atas dapat menimbulkan retensio urin.
8erapi
Pada atresia hymentalis dilakukan insisi dan insisi dan eksisi sebagian hymen.
&arena darah tua ini merupakan medium yang baik untuk kuman-kuman maka
/
operasi ini harus dilakukan dengan steril.
MENSTRUATIO #RAECO6
Perdarahan per-vaginam pada anak muda belum tentu suatu menstruasi karena
dapat disebabkan oleh sar+oma dari uterus atau vagina. 4ang dimaksud dengan
menstruatio prae+o, ialah perdarahan pada anak muda kurang dari 8-1" tahun
yang disertai dengan timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder sebelum waktunya.
8anda-tanda kelamin sekunder ialah timbulnya rambut kemaluan pertumbuhan
buah dada dan haid.
3apat dibagi menjadi '
a. Pubertas prae+o, ' terbentuk gonadotropin dapat menjadi hamil.
6diopatis ' hypo%ise lebih +epat menghasilkan gonadotropin
Pubertas prae+o, +erebral ' karena kelainan otak seperti kelainan
tuber +inereum hydro+ephalus posten+ephalitis tumor otak
3ysplasia tulang %ibroti+ )(lbright syndrom*
8umor-tumor yang menghasilkan gonadotropin ' +horio+ar+inoma
dari ovarium.
b. Pseudopubertas prae+o, ' tidak ada gonadotropin
disebabkan oleh '
>ranulosa dan the+a sel tumor
>angguan gl. $uprarenalis
8erapi hormonal

8erapi
8umor-tumor penyebab harus diekstirpasi
#OL5MENORR'OEA
0aid sering datang jadi siklusnya pendek kurang dari 25 hari.
(. kalau siklus pendek tapi teratur ada kemungkinan '
stadium proli%erasi pendek
1
stadium sekresi pendek
keduanya pendek
4ang paling sering dijumpai adalah pemendekan stadium proli%erasi.
&alau siklus lebih pendek dari 21 hari maka kemungkinan besar juga
stadium sekresi pendek. 0al ini menyebabkan in%ertilitas.
;. siklus yang tadinya normal menjadi pendek.
>ejala ini biasanya disebabkan pemendekan stadium sekresi karena +orpus
luteum lekas mati. 6ni sering terjadi karena dis%ungsi ovarium pada '
+lima+terium
pubertas
penyakit )tb+*
8erapi
$tadium proli%erasi dapat diperpanjang dengan estrogen dan stadium sekresi
dengan kombinasi estrogen-progesteron.
OLI)OMENORR'OEA
0aid jarang siklus panjang. .ligomenorrhoea terjadi kalau siklus lebih dari
35 hari. $ering terdapat pada wanita yang asthenis. .ligomenorrhoea yang
menetap dapat terjadi akibat dari '
Perpanjangan stadium %olikuler
Perpanjangan stadium luteal
&edua stadia di atas menjadi panjang
&alau siklus sekonyong-konyong menjadi panjang maka dapat disebabkan oleh '
Pengaruh psikis
Pengaruh penyakit ' 8;9
Pada umumnya oligomenorrhoea yang ovulatoar tidak memerlukan terapi.
&alau mendekati amenorrhoea maka dapat diusahakan mengadakan ovulasi.
3iagnosa banding tehadap kehamilan selalu harus dibuat.
8
MENORR'A)IA
Pengeluaran darah yang terlalu banyak biasanya disertai dengan bekuan
darah sewaktu menstruasi jadi pada siklus yang teratur disebut menorrhagia.
0ilangnya darah ketika menstruasi A8" m# per siklus )rata-rata 35 m# persiklus*.
8erjadi pada 1"B wanita.
$ebab-sebab'
1. 0ypoplasia uteri
Menurut beratnya hypoplasia dapat mengakibatkan '
(menorrhoea )uterus sangat ke+il*
0ypomenorrhoea )uterus ke+il jadi luka ke+il*
Menorrhagia akrena tonus otot rahim kurang.
8erapi ' uterotonika
2. (stheni
Menorrhagia terjadi karena tonus otot pada umumnya kurang.
8erapi ' uterotonika dan roborantia
3. $elama atau sesudah menderita suatu penyakit atau
karena terlalu lelah. !uga karena tonus otot kurang.
-. Myoma uteri
Menorrhagia pada myoma uteri disebabkan oleh '
&ontraksi otot rahim kurang kuat
9avum uteri luas
;endungan pembuluh darah balik
8erapi ' uterotonika atau operasi
5. 0ypertensi
/. 3e+ompensatio +ordis
1. 6n%eksi ' endometritis salphingitis. 6n%eksi yang
menyebabkan hyperaemia
8. :etro%leksi uteri. &arena bendungan pembuluh darah
balik
2. Penyakit darah ' Cerho%% 0aemo%ili
2
'5#OMENORR'OEA
Pada hypoplasia uteri karena uterus ke+il. $e+ara normal haid sudah
berhenti dalam 1 hari. &alau haid lebih lama dari 1 hari maka daya regenerasi
selaput lendir kurang misalnya pada endometritis myoma atau +ar+inoma dari
+orpus uteri.
METRORR'A)IA
Metrorrhagia adalah perdarahan yang tidak teratur dan yang tidak ada
hubungan dengan haid. Penyebab menorrhagia dapat dibagi menjadi - kategori'
>angguan koagulasi
6nsidensi menorrhagia berhubungan erat dengan kondisi seperti
thrombo+ytopeni+ purpura dan penyakit Don CillebrandEs. Pada wanita
dengan trombositopenia darah menstruasi berlebihan dapat dihubungkan
dengan rendahnya jumlah platelet yang ada sewaktu menstruasi terjadi.
Pada keadaan seperti ini splene+tomi diketahui dapat menurunkan jumlah
darah yang keluar dengan signi%ikan. Calaupun begitu keluarnya darah
menstruasi yang berlebihan dapat pula dijumpai pada keadaan sistem
koagulasi yang normal.
Perdarahan uterus dis%ungsional )PF3*
(dalah perdarahan abnormal dari uterus ) lama %rekuensi jumlah* yang
terjadi di dalam dan diluar siklus haid tanpa kelainan organ hematologi
dan kehamilan dan merupakan kelainan proses hipotalamus - hipo%ise -
ovarium. PF3 dapat dibagi menjadi 2 yaitu PF3 ovulasi dan PF3
anovulasi.
- PF3 anovulasi biasanya terjadi karena tidak adekuatnya sinyal
misalnya pada penyakit polikistik ovarium atau pada keadaan
premenopause. ;isa juga karena terjadi gangguan pada sistem %eedba+k
positi% seperti misalnya pada anak-anak.
- PF3 ovulasi merupakan perdarahan idiopatik. 3itemukan bahwa
ternyata ada beberapa produk endometrium yang merubah vasokonstriksi
dan bere%ek terhadap jumlah perdarahan ketika haid.
1"
Menorrhagia yang diduga berhubungan dengan %ibroid uterus in%eksi
pelvis polip endometrial adanya benda asing seperti alat kontrasepsi
dalam rahim hipertro%i miometrium dan kelainan vaskuler.
>angguan medis
Menorrhagia dihubungkan dengan berbagai gangguan endokrin seperti
hipothiroidism dan 9ushingEs disease walaupun mekanisme terjadinya
belum diketahui. (pabila penyakit thiroid adalah penyebabnya perlu
di+ari gejala lain seperti kelainan berat badan kerontokan rambut dan
konstipasi.
3apat pula dibagi sebagai berikut '
1. Metrorrhagia yang disebabkan oleh adanya kehamilan seperti '
(bortus
&ehamilan ektopik
2. Metrorrhagia di luar kehamilan.
Met$o$$ha7ia di lua$ .eha%ilan
Penyebab '
1. &arena luka yang tidak sembuh
9ar+inoma dari +orpus uteri
;iasanya terjadi pada wanita dalam menopause. #ebih sering pada
wanita tanpa anak. 5luor albus ber+ampur darah.
3iagnosa ' dengan kuret per+obaan.
9ar+inoma +ervi+is )portionis* uteri
Pada wanita mendekati +lima+terium. #ebih sering terdapat pada
wanita yang mempunyai anak banyak. #ebih sering dari pada
+ar+inoma +orporis uteri. 8imbul perdarahan kontak dengan %luor
darah.
3iagnosa '
3iagnosa dini hanya dengan sitologi. &alau sudah lanjut dapat
teraba dengan tou+her atau dapat dilihat in spe+ulo. <ksisi
11
per+obaan menentukan diagnosa.
9ar+inoma dari vulva atau vagina
!arang sebagai tumor primer. 8erjadi pada wanita dalam
menopause. Fl+us vulva atau vagina pada wanita tua harus
di+urigai terhadap kemungkinan adanya +ar+inoma. 3iagnosa pasti
dengan eksisi per+obaan.
8umor ganas lain ' sar+oma +horio+ar+inoma
<rosi portionis
8erdapat daerah yang merah menyala pada portio yang mudah
berdarah. 3isebabkan karena epitel gepeng bertlapis banyak dari
portio diganti oleh epitel silindris dari endo+ervi,.
3iagnosa banding ' dengan +ar+inoma dari portio maka harus
dibuat eksisi per+obaan.
8erapi ' erosio portionis diobati dengan nitras argentii 1"-2"B
(lbothyl.
Myoma submu+osa polyp atau de+ubitus ul+us oleh pessarium.
2. Peradangan yang haemorrhagis
<ndometritis haemorrhagi+a seperti pada endometritis senilis
endometritis postpartum. Perlu dilakukan kuretase untuk diagnosa
maupun terapi.
&olpitis haemorrhagi+a seperti pada kolpitis senilis
8erapi ' substitusi terapi dengan estrogen.
3. 0ormonal
Metrorrhagia dapat juga dibagi sebagai berikut '
Perdarahan anatomis ialah perdarahan yang disebabkan karena ada
kerusakan pada traktus genitalis seperti sebab-sebab yang telah
dibahas di atas.
Perdarahan %ungsional atau dis%ungsional yang tidak ada
hubungannya dengan tumor peradangan atau kehamilan.
12
#e$da$ahan 3un7sional
3apat terjadi pada setiap umur pada waniata dewasa tapi yang tersering terdapat
pada masa pubertas dan +lima+terium.
Perdarahan %ungsional dapat dibagi '
1. Perdarahan (novulatoir
<tiologi '
$entral ' psikogen neurogen hipo%iser
Peri%er ' ovarial )tumor atau ovarium yang polikistik*
&onstitusionil ' kelainan gi=i metaboli+ penyakit akut atau kronis.
2. Perdarahan .vulatoar
Perdarahan ovulatoar harus dianggap organis ke+uali kalau ada bukti-bukti
yang bertentangan.
<tiologi '
9orpus luteum persisten
&elainan pelepasan endometrium
0ipertensi
&elainan darah
Penyakit akut atau kronis
8erapi '
&uretase
0ormonal )progestin* pada wanita yang masih muda dan kalau
perdarahannya anovulatoarG histerektomi pada wanita tua.
D5SMENORR'OEA
@yeri sewaktu haid. @yeri ini terasa di perut bagian bawah dan atau di daerah
bujur sangkar Mi+haelis. @yeri dapat terasa sebelum selama atau sesudah haid.
3apat bersi%at kolik atau terus menerus. @yeri diduga karena kontraksi.
13
D8s%eno$$hoea #$i%e$
$ejak menar+he haid nyeri dan tidak ada kelainan dari alat kandungan.
$ebab '
Psikogen
&onstitusionil ' anemia 8;9 kelelahan
.bstruksi ' +ervi, sempit hiperante%leksi retro%leksi hipoplasia uteri
8erapi '
Psikoterapi
(nalgetika
0ormonal ' pada siklus yang anovulatoar tidak ada dysmenorrhoea jadi
kita pergunakan obat-obat yang men+egah ovulasi.
D8s%eno$$hoea Se.unde$
8erjadi kemudian biasanya terdapat kelainan.
$ebab '
6n%eksi ' nyeri sudah terasa sebelum haid
Myoma submukosa polip korpus uteri ' nyeri bersi%at kolok
<ndometriosis ' nyeri disebabkan takanan oleh tumor atau perlekatan-
perlekatan. @yeri masih ada setelah haid berhenti.
:etro%leksi uteri %i,ata
>ynatresi
8erapi ' +ausal.
1-
DA3TAR #USTAKA
1. HHHHH.Ginekologi. ;agian .bstetri dan >inekologi 5akultas &edokteran
Fniversitas Padjadjaran. ;andung. 1281
2. !udith >oh Mi+hael 5lynn. Menstrual disorders. Examination Obstetric &
Gynaecology 2
nd
ed. 2""-
3. Ciknjosastro 0ani% dkk. >angguan 0aid. Ilmu Kebidanan. 4ayasan ;ina
Pustaka $arwono Prawirohardjo. 1222
-. www.en.wikipedia.orgIwikiIMenstruation - 3/k -.
15