You are on page 1of 14

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sejak peternakan dan produksi tanaman dimulai , pertanian dan obat-obatan
telah saling terkait seperti contohnya pembudidayaan tanaman obat atau sering disebut
juga tanaman herbal. Sebuah peternakaneg baik itu dari yang sehat atau operasi ternak
membutuhkan yang sehat baik itu dari segi exsternal berupa kandang, pakan , peralatan
dan internal dari bakal ternak baik itu bibit unggul ternak direkayasa . Kelaparan ,
kekeringan , atau wabah penyakit dapat membanjiri kesejahteraan semua spesies saling
terkait di pertanian , terutama di negara-negara berkembang yang bergantung pada
pertanian untuk bertahan hidup jika pertanian dan peternakan di ini tidaklah terjaga atau
terlindung dari hama penyakit apalahi virus mematikan yang bias menyerang manusia
seperti sars dan flu burung maka akan terjadi krisis yang cukup hebat dan
menggoyahkan agrocultural.
Pada zaman kolonial perkebunan pemilik harus menyadari tindakan higienis
untuk melindungi tanaman mereka , hewan dan terutama dari pihak pekerja manusia .
maka dari itu Saat ini dibentuklah sebuah teamwork atau team yang bekerja dibidang
Agromedical yang berarti suatu kemitraan antara profesional medis dan pertanian
mempromosikan kesehatan dan keselamatan keluarga petani, pekerja pertanian, dan
konsumen produk pertanian, contoh agromedical teamwork meliputi: pengelolaan hama
terpadu ( pendekatan ekologis terhadap hama ) , tuberkulosis ( TB ) pencegahan dan
pengendalian ( ternak , produk susu dan pekerja ) , dan rekayasa pertanian ( untuk
mengurangi trauma dan paru-paru petani ) . Pertanian dan kedokteran akan berhasil
ketika mereka bekerja bersama sebagai satu
Pertanian merupakan sektor kegiatan terbesar meliputi > 60% kegiatan di dunia,
Indonesia sebagai Negara Agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja dibidang
pertanian, peternakan, perikanan dari menggunakan alat alat tradisional sampai dengan
2

alat alat modern untuk menunjang pekerjaanya. Jam kerja tergantung dengan lama
mereka atau banyak tidaknya pekerjaan yang mereka jalani,. Sehingga tak jarang
Masyarakat yang bekerja di bidang ini terserang beragam jenis penyakit dari penyakit
terkecil sampai penyakit yang cukup serius.
SDM dalam pekerjaan ini beragam, maksudnya masyarakat yang berkerja atau
bergerak pada bidang ini tak hanya orang orang dalam usia yang produktif melainkan
dimulai dari anak anak sampai dengan manula, dipandang dari keadaan atau Indonesia
sebagai Negara berkembang dimana perekonomiannya pun belum sepenuhnya diisi oleh
kalangan keatas. Lebih dari itu factor dari pendidikan dan daerah juga menunjang
keseriusan cedera yang dialami, dan fatalnya bekerja dibidang ini mengakibatkan
kematian baik itu dari segi exsternal kecelakaaan dalam pengoprasian alat dan
lingkungan seperti cuaca yang tidak pasti sampai pada keadaan dari dalam contohnya
ketidak tahuan masyarakat akan penggunaan pestisida atau tertelannya racun pestisida
insectisida. Berbeda dengan di Negara Negara maju dimana di masing masing sektor
pertanian telah disediakan beragam perangkat kesehatan, seperti puskesmas khusus, atau
bahkan dokter spesialis bagi para pekerja dibidang pertanian ini.
Oleh karena itu dalam karya ilmiah ini kami mengangkat tema
Agromedicine sebagai pemaparan atau penginformasian apakah itu dan pengenalannya.

1.2 Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam karya ilmiah ini adalah :
1. Apakah itu Agromedicine ?
2. Apa tujuan dari Agromedicinie ?
3. Apakah manfaat dari Agromedicine ?

1.3 Tujuan Makalah

2. Untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan agromedicine
3. Untuk mengetahui tujuan dari agromedicine itu sendiri
4. Untuk mengetahui manfaat dari agromedicine
3

1.4 Manfaat Penulisan

- Memberikan penjelasan apakah yang dimaksud dengan Agromedicine
- Memberikan pengetahuan bagaimana dan isi di dalam agromedicine



















4

BAB II
ISI

2.1 Pengertian Agromedicine

Agromedicine adalah istilah yang diciptakan pada tahun 1950 untuk
menekankan interdisipliner , pendekatan program yang memberikan peran yang lebih
besar untuk profesional pertanian berdasarkan kemitraan yang setara dari dua disiplin
ilmu (kedokteran dan pertanian).
Agromedicine merupakan suatu kemitraan antara profesional medis dan
pertanian mempromosikan kesehatan dan keselamatan keluarga petani, pekerja
pertanian, dan konsumen produk pertanian. Agromedicine berfokus pada orang-orang
terkena atau berpotensi terpapar pestisida. Program ini menawarkan lokakarya, materi
pendidikan, dan sumber daya untuk membantu para profesional perawatan kesehatan
belajar untuk mendiagnosa dan mengobati eksposur pestisida jika diperlukan.
Hal-hal yang dilakukan oleh pengembangan Agromedicine berupa :
- pengelolaan hama terpadu ( pendekatan ekologis terhadap hama )
- tuberkulosis ( TB )
- pencegahan dan pengendalian ( ternak , produk susu dan pekerja )
- dan rekayasa pertanian ( untuk mengurangi trauma dan paru-paru petani )

Agromedicine juga memrbicarakan tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai
bahan pembauatan obat baik secara modern maupun tradisional. Berbagai macam
tumbuhan terutama yang banyak tumbuh di Indonesia dapat dan sudah sering digunakan
untuk pengobatan. Bahakan sudah menjadi tradisi dari masyarakat Indonesia
menggunakan tumbuhan untuk mengobati berbagai macam penyakit.


5

2.2 Tujuan Agromedicine
Tujuan utama dari pembelajaran Agromedicine berkontribusi dalam
penanggulangan dan berkonsentrasi terhadap penyakit penyakit yang timbul dikawasan
argocultural, seperti di Indonesia agromedicine sebagai proses menghubungkan sumber
daya pertanian dan kesehatan dari negara atau daerah di kemitraan yang didedikasikan
untuk pelayanan publik , sepanjang garis tanah, terutama public dari golongan
masyarakat pertanian dengan mengutamakan atau menggunakan Agromedicine maka
pelayanan kepada masyarakat yang gmerupakan sebagian besar berasal dari kalangan
masyarakat agraris dapat terfokus dan menjadikan masyarakat yang lebih sehat dan
sejahtera.
Agromedicine telah difokuskan pada tiga bidang utama :
1 . cedera traumatik
2 . eksposur paru
3 . cedera agrichemical
Daerah konten lainnya , termasuk zoonosis , pelayanan kesehatan pedesaan dan
pelayanan masyarakat lainnya , keamanan pangan ( misalnya, hubungan antara gizi dan
kanker ) , pendidikan kesehatan dan perlindungan lingkungan , telah menerima
penekanan sekunder . Inisiatif lain berhubungan dengan bioteknologi , tantangan
pertumbuhan penduduk dan pertanian berkelanjutan .
Setiap daerah inti yang ditekankan dalam pelatihan universitas dan program
riset tergantung pada keahlian fakultas , hibah dan inisiatif pendanaan , kebutuhan
ekstensi , komoditas produsen atau permintaan perusahaan untuk konsultasi dan jaringan
kerjasama antar universitas . Misalnya , keterampilan cedera traumatis dapat didukung
oleh fakultas dalam teknik pertanian yang mengarah ke gelar dalam cabang ilmu
pertanian , para petani akan dibahas dalam rotasi kedokteran di residensi di kedokteran
kerja ( pasca sarjana spesialisasi residensi ) atau dalam kedokteran pencegahan ( yang
mengarah ke master atau doktor di bidang kesehatan masyarakat ) , program keamanan
pangan antar-universitas dapat menghubungkan disiplin kedokteran hewan, disiplin ilmu
makanan dan spesialisasi medis penyakit menular.
Selain tujuan yang telah disebutkan, agromedicine juga mempunyai tujuan lain,
yaitu mengobati orang yang ingin mencegah atau terkena penyakit dengan pengobatan
6

herbal, dengan kata lain menggunakan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di
Indonesia.

2.3 Pemanfaatan Agromedicine
 KULIT BUAH
Kulit buah atau sayuran memang tidak selezat daging buahnya. Rasanya bisa
pahit, asam, atau hambar sehingga orang cenderung membuangnya. Padahal, pada kulit
inilah terletak nutrisi yang kerap disebut mampu melawan kanker, meningkatkan energi,
dan lain sebagainya itu. Dr Marilyn Glenville, mantan Presiden Food and Health Forum
di Royal Society of Medicine, mengatakan bahwa semua buah dan sayuran memiliki
suatu bio-sinergi, yang artinya manfaat nutrisi dari masing-masing bagian diperkuat oleh
yang lain.
Buah kiwi
Kulit buah kiwi yang berambut mengandung antioksidan yang tinggi, yang
diyakini mampu berfungsi sebagai antikanker, antiperadangan, dan antialergen,
demikian menurut Dr Glenville. "Kulitnya mengandung antioksidan tiga kali lebih
banyak daripada dagingnya. Selain itu juga bisa melawan bakteri, seperti
Staphylococcus dan E-coli, yang membuat Anda keracunan makanan," katanya. Cara
memakannya: Jika kulit buah kiwi terasa terlalu asam, pilih buah kiwi jenis gold yang
rasanya memang manis. Kulitnya juga tak terlalu berbulu, tetapi menyediakan manfaat
yang sama.
Nanas
Dalam hal ini yang harus dikunyah bukanlah kulit nanas yang berduri itu. Yang
harus dimakan adalah bagian tengahnya yang keras. Nanas sendiri kaya akan serat dan
vitamin C, dan manfaat utamanya terletak pada enzimnya yang disebut bromelain.
Bromelain berfungsi memecahkan makanan, dan jaringan mati yang tinggal di dalam
sistem pencernaan sehingga melindungi perut. Bagian pusat dari nanas ini mengandung
konsentrasi bromelain dua kali lipat daripada daging buahnya," papar Dr Glenville. Cara
memakannya: Tekan dan hancurkan bagian tengahnya, dan tambahkan perasannya ke
7

dalam smoothies. Daging buahnya bisa ditambahkan ke dalam sup atau kaserol untuk
memberikan lebih banyak serat.
Brokoli
Yang membuat brokoli menjadi berat ketika ditimbang adalah tangkainya.
Tangkai ini biasanya dibuang, padahal tangkai itulah alasan kita mengonsumsi brokoli.
"Tangkai brokoli mungkin tidak terlalu terasa seperti bunganya, tetapi memiliki
kandungan kalsium dan vitamin C yang lebih tinggi," kata Dr Glenville. Tangkai brokoli
juga kaya serat larut sehingga akan merasa kenyang lebih lama.
Cara memakannya: Potong-potong tangkai brokoli menjadi seukuran kentang
goreng, lalu tumis atau rebus bersama bahan makanan lain.
Pisang
Para peneliti di Taiwan mendapati bahwa ekstrak kulit pisang bisa menghapus
depresi karena kaya akan serotonin, senyawa kimia yang menyeimbangkan mood. Kulit
pisang juga baik untuk mata karena mengandung antioksidan lutein yang melindungi
sel-sel mata dari paparan sinar ultraviolet. Hal inilah yang bisa menyebabkan
katarak.Cara memakannya: Tim peneliti Taiwan ini menganjurkan untuk merebus kulit
pisang selama 10 menit, lalu meminum air rebusannya yang sudah dingin. Atau,
masukkan ke dalam juicer, lalu minum jusnya.
Bawang putih
Menurut para peneliti dari Jepang, kulit bawang putih mengandung enam
senyawa antioksidan yang berlainan. Mengupas bawang putih bisa menghilangkan
antioksidan phenylpropanoid yang membantu melawan proses penuaan dan melindungi
jantung.Cara memakannya: Tuangkan minyak zaitun di atas setengah atau seluruh siung
bawang putih, lalu taruh di atas baki bersamaan dengan ayam atau sayuran yang sedang
panggang.



8

Kentang
Kebanyakan orang tahu bahwa kulit kentang itu sehat, tetapi tak banyak yang
tahu alasannya. Kulit adalah sumber nutrisi dari kentang. Sekepal kulit kentang
menyediakan separuh dari asupan harian serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, dan
vitamin C. "Per pon-nya, kentang mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk
sehingga baik untuk siapa saja yang ingin mencegah flu," kata Dr Glenville.Cara
Memakannya: Jadikan kentang panggang, berikut kulitnya, rebus dan tumbuk dengan
kulitnya menjadi kentang tumbuk atau potong-potong menajdi wedges, celupkan ke
dalam sedikit minyak zaitun, lalu panggang sebagai potato widges.

 BUAH-BUAHAN SITRUS

Kulit jeruk dan tangerine memiliki jenis antioksidan kuat yang disebut super-
flavonoids, yang bisa mengurangi kadar kolesterol jahat secara signifikan, tanpa
menurunkan kadar kolesterol baiknya. Antioksidan yang didapatkan dari kulit 20 kali
lebih kuat daripada yang didapat dari jus.
"Hal yang sama berlaku untuk semua buah-buahan sitrus," kata Dr Glenville.
"Sumsumnya yang berwarna putih mengandung pektin yang tinggi, yaitu komponen
serat diet yang diketahui mampu menurunkan kolesterol dan melawannya dengan
bakteri baik."Cara memakannya: Tambahkan parutan kulit buah sitrus ke kembang kol,
keju, atau cake dan muffin. Atau, masukkan seluruh buah yang belum dikupas ke dalam
juicer sehingga dapat merasakan seluruh manfaatnya.
Petai
Petai juga berkhasiat sebagai antidepresan, karena petai mengandung tryptophan,
yakni asam amino yang di dalam tubuh menghasilkan serotonin. Seperti diketahui,
serotonin adalah zat yang membuat tubuh merasa rileks serta bahagia. Bisa jadi di masa
depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat sebagai makanan yang paling dicari
saat orang stres. (foto: photobucket.com)g


9

Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau
mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak
mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan
glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi kandungan ini mampu
memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya.
Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk
melakukan aktivitas berat selama 90 menit. Makanya jangan heran jika pete adalah buah
yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya
memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam
penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting
dalam makanan keseharian kita.
Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi,
banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete
mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah
yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang
lebih bahagia. Bisa jadi di masa depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat
sebagai makanan yang paling dicari saat orang stres.
PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun
itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar
gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel
darah merah dan membantu apabila terjadi anemia. Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat
sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika
10

mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan
buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12
yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat
sembuh dari efek penghentian nikotin.
Stress
Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak
jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika
kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi
kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan
petai yang tinggi kalium.
Stroke
Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete
sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena
stroke sampai 40%.
Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika
anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu.
Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester.
Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete
adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya
dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih
banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat
jumlah vitamin dan mineral lainnya. Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan
nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang
sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away"
(makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter). elain banyak manfaat diatas,
sayuran ini menyimpan banyak menyimpan manfaat lainnya. Petai sangat kaya akan
protein sebagaimana famili leguminoceae (kacang-kacangan) pada umumnya. Petai juga
mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin B6
11

yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperbaiki mood seseorang, atau
istilahnya cooling product dalam budaya oriental.
Tradisional
Bahan baku utama cincau hitam adalah tanaman yang di Jawa dikenal dengan
nama janggelan (Mesona palustris BL). Di Cina, bahan baku cincau hitam adalah
ekstrak daun Mesona procumbens H. yang telah dikeringkan, bentuknya mirip
janggelan. Tanaman janggelan merupakan tanaman perdu, tumbuh dengan baik pada
ketinggian antara 150-1.800 meter dari permukaan laut.
Pohon janggelan yang telah dipanen selanjutnya dikeringkan dengan cara
menghamparkannya di atas permukaan tanah, hingga warnanya berubah dari hijau
menjadi cokelat tua. Tanaman cincau yang telah kering inilah yang merupakan bahan
baku utama pembuatan cincau hitam.
Untuk membentuk gel (cincau yang sudah jadi), ekstrak janggelan harus
ditambahkan pati (tepung), kemudian dipanaskan sambil diaduk dengan cepat hingga
mendidih dan membentuk adonan yang jernih. Adonan tersebut selanjutnya dituang ke
dalam cetakan, kemudian didinginkan pada suhu kamar sampai terbentuk gel. Cincau
yang ditambahkan dengan pati gandum dapat menghasilkan gel yang lebih baik
dibandingkan dengan pati jagung ataupun tapioka.
Proses ekstraksi janggelan dilakukan dengan perebusan. Pada tahap ini beberapa
jenis mineral sering kali ditambahkan untuk meningkatkan rendemen ekstrak dan
kekuatan gel. Di Indonesia, mineral yang sering digunakan oleh para pengrajin adalah
abu qi, sedangkan di Cina mineral yang biasa ditambahkan pada saat ekstraksi adalah
natrium, dalam bentuk natrium bikarbonat atau natrium karbonat.
Abu qi adalah bentukan modern dari air qi. Secara tradisional air qi atau londo
merang (bahasa Jawa) dibuat dari abu tangkai padi yang sudah direndam sebelumnya
dalam air kemudian disaring. Komponen utama abu qi adalah Na, K, dan Ca. Tetapi,
tidak tertutup kemungkinan bahwa yang banyak dijual sebagai abu qi banyak
mengandung borax.
12

Pada beberapa penelitian disebutkan juga bahwa gel cincau hitam yang
berkualitas baik dapat dibuat tanpa penambahan abu qi pada saat ekstraksi. Namun
sebagai konsekuensinya, waktu yang diperlukan untuk ekstraksi menjadi lebih lama.
Dalam ajaran nenek moyang, sebenarnya membuat cincau sangatlah mudah
dengan hanya meremas-remas daun cincau itu. Hal itu masih dilakukan saat membuat
cincau hijau, orang Bandung biasa menyebutnya camcau. Cincau hijau dibuat dari daun
cincau yang bernama latin Cyclea barbata L Miers.
Tanaman asli Asia Tenggara ini termasuk dalam suku sirawan-sirawanan
(manispermaceae), biasa disebut orang Sunda, tarawulu, trewulu, camcauh. Tanaman ini
baik di Sunda atau Jawa, dulu kerap menjadi tanaman pagar. Di Jawa Barat masih dapat
kita jumpai tanaman ini, dan tak jarang orang langsung mengonsumsinya untuk
membuat cincau.
Cara membuatnya sangat mudah seperti yang biasa dilakukan nenek moyang
kita. Yakni cuci daun cincau yang dipetik dari tangkai, direndam dalam air, diremas-
remas, kemudian didiamkan selama 24 jam (sampai terbentuk agar-agar). Tujuan
mendiamkan semalam adalah untuk memberi kesempatan pada hidrat arang mengikat
air sebanyak-banyaknya
Matikan Kanker
Cincau disebutkan sangat baik dikonsumsi oleh semua kalangan. Bahan ini
sangat kaya mineral terutama kalsium dan fosfor. Cincau juga baik dikonsumsi bagi
orang yang sedang menjalani diet karena rendah kalori, namun tinggi serat. Cincau
dipercaya mampu meredakan panas dalam, sembelit, perut kembung, demam, dan diare.
Sedangkan serat bermanfat untuk membersihkan organ pencernaan dari zat karsinogen
penyebab kanker.
Daun cincau hijau mengandung senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida. Zat ini
bermanfaat untuk mengendurkan otot. Senyawa lain seperti isokandrodendrin dipercaya
mampu mencegah sel tumor ganas. Cincau juga mengandung alkaloid
bisbenzilsokuinolin dan S,S-tetandrin yang berkhasiat mencegah kanker pada ginjal,
antiradang, dan menurunkan tekanan darah tinggi.
13

Tak salah memang, terbukti lewat penelitiannya, Jurusan Teknologi Pangan dan
Gizi IPB membenarkan bahwa cincau mengandung antioksidan dan mampu mematikan
sel kanker. Hasil penelitian membeberkan, pemberian ekstrak daun cincau, khususnya
cincau hijau pada tikus percobaan terbukti dapat membunuh sel tumor secara
mengagumkan.
Potensi cincau juga diuji dengan cara dipaparkan pada empat jenis sel kanker,
yaitu sel kanker darah (leukemia), kanker mulut rahim, paru, dan payudara. Ekstrak
daun cincau ternyata mampu secara mengagumkan membunuh sel kanker darah
(leukemia) sebesar 55-90 persen. Sementara kemampuan cincau membunuh sel kanker
lain sekira 60 persen. Hal ini menunjukkan cincau hijau mengandung komponen bioaktif
pembunuh sel kanker. Selain itu, ternyata cincau hijau juga mampu menyingkirkan
senyawa-senyawa berbahaya pemicu kanker.
Kini, manfaat cincau terhadap kanker sedang menjadi perhatian para peneliti.
Cincau hijau dipastikan mengandung klorofil, zat yang memberi warna hijau pada daun.
Banyak literatur menyebutkan klorofil sebagai zat antioksidan, antiperadangan, dan
antikanker. Masih banyak penelitian dilakukan atas khasiat cincau ini, baik cincau hitam
maupun hijau. Tak ada salahnya, sembari menunggu hasil yang lebih meyakinkan, kita
mengonsumsi cincau yang cukup murah ini. Di balik warnanya yang hitam pekat, cincau
menyimpan banyak khasiat, termasuk meredakan panas dalam. Kandungan karbohidrat,
kalsium, fosfor, vitamin (A, B1, C), air, yang cukup banyak membuat cincau dipercaya
sebagai alternatif untuk menghilangkan panas dalam.
Keluhan sakit perut, mual, dan gangguan pencernaan juga bisa reda berkat
cincau. Makanan penghilang dahaga nan menyegarkan ini juga bermanfaat untuk
kesehatan karena ada kandungan serat larut air (soluble dietary fiber).







14

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

Selain kolaborasi lintas disiplin dalam apa yang disebut ilmu dasar , masyarakat
membutuhkan koordinasi keahlian pertanian dan keahlian medis . Dedicated lokal
kerjasama diperlukan untuk melaksanakan pencegahan , pendekatan pendidikan yang
memberikan ilmu terbaik dan terbaik penjangkauan bahwa sistem universitas negeri
yang didanai dapat memberikan manfaat yang besar kepada warganya.
Sebaiknya pemerintah, akademisi, dan industry terhubung dengan baik sehingga
dapat menembangkan agromedicine ini. Dengan adanya suatu system yang mampu
merangkul penelitian dari hulu-hilir kemudian diaplikasikan oleh dunia industry
perobatan yang dilindungi oleh ketetapan pemerintah, sungguh akan memberikan
dampak yang nyata dalam perkembangan pertanian dan dunia pengobatan herbal
Indonesia.