You are on page 1of 7

RESPONSI DAN REFERAT KOASS KULIT

PERIODE 24 FEBUARI 2014-23 MARET 2014






Oleh :

Elsa Adila Ramadhian G99131037
Sekar Ayu Larasati G99131077
Novia Damara G99131058
Sayekti Asih Nugraheni G99131076
Riani Dwi Hastuti G99131069




KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNS / RSUD DR. MOEWARDI
SURAKARTA
2014
1



STATUS UJIAN

I. IDENTITAS PENDERITA
Nama : Tn. S
Umur : 53 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pekerjaan : Pensiunan
Alamat : Kadipiro, Surakarta
Tanggal pemeriksaan : 18 Maret 2014
No. RM : 01211696

II. ANAMNESIS
A. Keluhan utama
Gatal di lipatan paha

B. Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien seorang laki-laki datang dengan keluhan gatal di lipatan
paha. Keluhan dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Kulit di lipatan paha
terlihat merah dan menghitam. Pasien tidak mengetahui apakah
kemerahan pada lipatan paha tersebut semakin melebar atau tidak.
Keluhan gatal dirasakan ketika bekeringat dan lebih berat saat malam
hari.
Pasien mengaku belum pernah mengobati keluhan gatalnya
tersebut. Sehari hari pasien mengaku mengganti celana dalam sebanyak
2 kali sehari dan mandi 2 kali dalam sehari.


2



C. Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat sakit serupa : disangkal
Riwayat alergi obat : disangkal
Riwayat alergi makanan : disangkal
Riwayat hipertensi : (+)
Riwayat DM : disangkal
Riwayat asma : disangkal
Riwayat bersin-bersin pagi hari : disangkal
Riwayat atopi : disangkal
Riwayat urtikaria : disangkal

D. Riwayat Keluarga
Riwayat sakit serupa : disangkal
Riwayat alergi obat : disangkal
Riwayat alergi makanan : disangkal
Riwayat asma : disangkal
Riwayat DM : disangkal

E. Riwayat Kebiasaan
Pasien adalah seroatng pensiunan yang sekarang tidak bekerja.
Sehari-hari hanya di rumah. Pasien mandi 2 kali sehari dengan air
pompa. Dalam satu hari pasien mengganti celana dalam sebanyak 2 kali.
Pasien makan tiga kali sehari, dengan nasi dan sayur serta lauk pauk
seperti telur, ayam, tempe dan tahu dengan mengurangi porsi makannya.
Pasien tidak pernah mengalami gatal atupun kelainan lain setelah
mengkonsumsi makanan tersebut.

F. Riwayat Ekonomi
3

Pasien adalah seorang pensiunan sekarang tidak bekerja. Pasien
membayar pengobatan dengan BPJS Kesehatan.

III. PEMERIKSAAN FISIK
A. Status Generalis
1. Keadaan Umum : KU sedang, CM, gizi kesan lebih
2. Vital Sign : Tekanan darah : 190/130mmHg
Nadi : 68x/menit
Pernafasan : 24x/menit
Suhu tubuh : 36,5⁰C
BB : 141 kg, TB: 162 cm
3. Kepala : dalam batas normal
4. Mata : dalam batas normal
5. Telinga : dalam batas normal
6. Hidung : dalam batas normal
7. Mulut : dalam batas normal
8. Pipi : dalam batas normal
8. Leher : dalam batas normal
9. Punggung : dalam batas normal
10. Dada : dalam batas normal
11. Abdomen : dinding perut > dinding dada
12. Gluteus : dalam batas normal
13. Inguinal dan Anogenital : lihat status dermatologisnya
14. Ekstremitas atas : dalam batas normal
15. Ekstremitas bawah : terlihat edema







4



B. Status dermatologi
































Regio kruris:
5

Tampak patch eritem dan hiperpigmentasi berbatas kurang tegas dengan
skuama di atasnya di regio kruris dektra dan sinistra .

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Pemeriksaan Lampu Wood
Hasil: (-)
2. Pemeriksaan KOH
Hasil: hifa (-)

V. DIAGNOSIS BANDING
 Dermatitis Intertriginosa
 Tinea kruris
 Eritrasma

VI. DIAGNOSIS
Dermatitis Intertriginosa

VII. TERAPI
Non medikamentosa:
 Penjelasan mengenai penyakit dan rencana pengobatan
 Menganjurkan pasien untuk selalu menjaga kebersihan diri, sering
mengganti celana apabila berkeringat.
 Mengajurkan pasien untuk menurunkan berat badan agar faktor risiko
terjadinya keluhan yang sama berkurang.
 Edukasi pasien untuk menggunakan obat secara teratur.

Medikamentosa :
 Betametason cream 2 dd ue
 Cetirizine mg 15 0-0-1 selama 14 hari

6

....


VIII. PROGNOSIS
Ad vitam : bonam
Ad sanam : dubia ad bonam,
Ad fungsionam : bonam
Ad kosmetikam : dubia ad bonam