You are on page 1of 2

Nafi Kurnia Putri / 115020300111003 / SPM Kelas CC

UTS Sistem Pengendalian Manajemen
Kasus 5-3 : Boise Cascade Corporation
Pertanyaan :
1. Apakah CDPS di Boise Cascade merupakan sebuah pusat laba?
2. Perhatikanlah sistem tagihan CDPS, apakah kritik dari Dwight Kirscht ada benarnya?
3. Bagaimana evaluasi anda mengenai sistem pengenaan biaya penggunaan PC yang baru?
Jawaban :
1) Ya, karena CDPS adalah bagian dari perusahaan yang bernaung dibawah departemen
Information Service, dimana bagian ini dapat diukur pendapatan dan bebannya secara
moneter. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan CDPS sebanyak 40% per tahun untuk
penggunaan sumber daya mesin. Kemudian disebutkan pula total anggaran operasi dan
modal masing-asing sebesar $8,3 juta dan $4,8 juta. Kemudian pusat laba ini bisa disebut
pusat laba fungsional, dimana seperti yang saya sebutkan diawal CDPS adalah bagian dari
perusahaan yang bernaung dibawah departemen Information Service dengan tanggung
jawabnya dalam menjalankan dan merawat komputer IBM 309-200S dan seluruh peralatan
pemroses data tambahan yang ada di kantor pusat. Terlebih lagi bagian ini hanya
menyediakan jasa untuk lingkup internal saja (hanya lingkungan boise cascade). Selain itu,
kriteria lain yang menjadikannya pusat laba adalah pengukuran kinerja CDPS yang cukup
jelas. Dimana dalam sistem penagihannya dijelaskan bahwa biaya aktual ditambah markup
dirancang untuk menghasilkan tingkat pengembalian sebesar 22% sebelum modal total.
2) Menurut saya, pendapat Dwight ada benarnya, karena memang ada pembebanan proporsi
penggunaan CDPS yang berbeda antar divisi, yaitu : Paper Group 33%, Timber and Wood
25%, Human Resource 25%, Corporate Finance 10%, dan pengguna lain 5%. Hal ini berkaitan
dengan pendapat Dwight yang menyatakan bahwa ketika volume pemrosesan pesanan tidak
berubah selama 3 tahun, memang tarif CDPS menurun, tetapi biaya order processing yang
dikeluarkan malah bertambah. Untuk divisi Human Resource dan Corporate Finance yang
sangat bergantung pada penggunaan jasa CDPS (terutama dalam sistem personalia dan
penggajian untuk HR, serta pembukuan dan pelaporan keuangan untuk CF), proporsi yang
dikenakan justru lebih rendah dibandingkan dengan divisi lain. Hal inilah yang menyebabkan
biaya aktual menjadi tidak sesuai dengan yang dianggarkan. Akibat yang akan muncul pada
akhirnya akan seperti pendapat Dwight yang lainnya, yaitu “beberapa orang akan mencoba
melakukan tugasnya sendiri untuk menghemat biaya, meskipun lebih efisien jika
menggunakan komputer”. Dengan kata lain, maka akan terjadi penolakan terhadap
Nafi Kurnia Putri / 115020300111003 / SPM Kelas CC
UTS Sistem Pengendalian Manajemen
teknologi dan komputer. Atau mungkin orang-orang akan mulai untuk mencoba memiliki
sumber daya komputer sendiri dengan alasan lebih murah dan tidak akan dikenakan biaya
bila tidak mendaftarkan PCnya, daripada harus menyewa dengan tarif yang tidak terpredisi
dan tidak terkendali.
3) Menurut saya, daripada meminta pengguna komputer utama untuk memberikan subsidi
untuk biaya PC support (yang menurut saya juga merupakan penyebab biaya aktual menjadi
lebih tinggi dan tidak bisa diprediksi), lebih baik CDPS menaikkan tarif menjadi $122 per PC.
Hal ini saya kira lebih masuk akal daripada CDPS harus menanggung rugi sebanyak $22 per
PC untuk tiap bulan pada tahun-tahun yang akan datang.
Kemudian pengenaan beban depresiasi selama 3 tahun pada pengguna, dimana setelah
biaya depresiasi habis maka akan dikenakan biaya 25% dari depresiasi tahun terakhir untuk
servis dan dukungan. Hal ini juga merupakan salah satu penyebab biaya aktual menjadi lebih
tinggi dan tidak bisa diprediksi. Karena seharusnya biaya depresiasi sudah sewajarnya
ditanggung sebagai beban bagi CDPS sendiri, sehingga tarif yang dikenakan menjadi tidak
terlalu tinggi. Ditambah lagi adanya kebijakan pengguna PC yang tidak mendaftarkan PCnya
tidak akan dikenakan biaya. Hal ini akan menyusahkan dalam pencatatan dan pengakuan
biaya, dimana PC yang tidak terdaftar itu pastinya masih tetap digunakan untuk operasi dan
akan menimbulkan biaya penggunaan yang tidak bisa diakui karena PC tidak tercatat.
Sebaiknya CDPS menggunakan PC yang bergaransi, karena biaya untuk servis dan dukungan
serta bila ada kerusakan yang tidak terduga, maka biaya akan ditanggung oleh vendor PC
tersebut. Hal ini akan memberi keuntungan untuk CDPS dan perusahaan.