KLASIFIKASI SENDI SINOVIAL

JUMLAH
AXIS
Non axial
Uniaxial
Biaxial

BENTUK
SENDI
Irregular
plane
Hinge
Pivot
Condyloid
saddle

multiaxial

Ball and
socket

GERAKAN
SENDI
Gliding/gelincir

CONTOH SENDI

Fleksi/ekstensi
rotasi
Fleksi/ekstensi
Abduksi/adduksi
Fleksi/ekstensi
Abduksi/adduksi
rotasi
Fleksi/ekstensi
Abduksi/adduksi
rotasi

Elbow and knee
Atlantoaxial,radioulnar
wrist
metacarpophalangeal
Thumb
carpometacarpalia

intercarpalia

shoulder
hip

PERSARAFAN TULANG, SENDI, DAN OTOT
A. PERSARAFAN TULANG, SENDI, DAN OTOT
1. Persarafan pada tulang
a.

Persarafan pada tulang wajah

1) Foramen Supraorbital disarafi oleh nervus Supraorbitalis
2) Foramen Infraorbital disarafi oleh nervus Infraorbitalis
3) Os Mentalis disarafi oleh nervus Mentalis
4) Foramina fosa insisivus disarafi oleh nervus Nasopalatimus
5) Os maxilla disarafi oleh nervus maxilaris
6) Foramen mandibularis disarafi oleh nervus alveolaris inferior
7) Os zygomatikum disarafi oleh nervus infraorbitalis
8) Meatus auditori eksterna disarafi oleh nervus vestibulokoklearis

b. Persarafan pada tulang ekstermitas atas
1) Skapula

disarafi oleh Nervus

Dorsalis skapulae, nervus supraskapularis,dan nervus

subskapularis
2) Toraks disarafi oleh nervus Torakikus longus,nervus Pektoralis medialis, nervus Torakodorsalis
dan nervus Pektoralis lateralis.

maka tak akan bisa dilakukan pergerakan Menurut letaknya otot kerangka tubuh terdiri atas : a. Persarafan pada tulang ekstermitas bawah 1) illium disarafi oleh nervus ilioinguinalis. Bila tidak ada otot. 2) Foramen obturatorium disarafi oleh nervus obturatorius 3) Femur disarafi oleh nervus nervus femoralis dan nervus iskiadikus 4) Tibia disarafi oleh nervus tibialis 5) Fibula disarafi oleh nervus fibularis 6) Tarsal disarafi oleh nervus fibularis profunda dan nervus fibularis superfisialis 7) Phalanges disarafi oleh nervus plantaris medialis dan nervus plantaris lateralis c.3) Klavikula disarafi oleh nervus supraclavicularis 4) Humerus disarafi oleh nervus Aksilaris dan nervus Muskulokutaneus 5) Radius disarafi oleh nervus Radialis 6) Ulna disarafi oleh nervus ulnaris 7) Karpal disarafi oleh nervus interoseus posterior b.seperti pengecilan pada otot jempol 4) Kelainan nervus ulnaris : :trauma akibat fraktur pada epikondilus medialis atau pada pergelangan tangan akibat laserasi.Perubahan ini membutuhkan energi yang besar. terbagi atas 5 bagian : . Otot kepala. Kelainan pada persarafan tulang 1) Kelainan Nervus aksilaris : Kelainan : trauma pergeseran kaput humerus ke arah bawah akibat dislokasi bahu 2) Kelainan nervus radialis : trauma akibat fraktur korpus humeri yang menyebabkan kerusakan nervus radialis pada sutura spiralis akibatnya hilangnya semua fungsi ekstensor lengan bawah (wristdrop) contoh lumpuh pada pergelangan tangan 3) Kelainan nervus medianus : penekanan seperti sindrom kanalis karpi akibatnya pengecilan otototot. Persarafan pada otot Otot adalah sebuah mesin yang merubah suatu ide dari otak menjadi sebuah gerakan.contoh nya kelumpuhan pada jari manis dan kelingking 2.

1) Otot pundak kepala (Muskulus Occipitofrontalis). 3) Otot mulut. terbagi atas : a) Muskulus triangularis dan Muskulus orbikularis orisinil Disarafi oleh Ramus buccalis dan mandibularis yang merupakan cabang terminal dari nervusfacialis. b) Muskulus oksipitus 2) Otot wajah terdiri dari : a) Muskulus rektus oculi b) Muskulus oblicus oculi c) Muskulus orbicularis oculi d) Muskulus levator palpebra superior Otot-otot diatas disarafi oleh Nervus facialis yang berjalan kedepan didalam substansi glandula parotidea. 4) Otot pengunyah : a) Muskulus maseter b) Muskulus temporalis c) Muskulus pterigoid . Saraf ini tidak mempersarafi kulit. Semua musculus juga disarafi oleh n. Ramus mandibularis muncul dari pinggir anterior glandula dan mempersarafi otot-otot bibir bawah. tetapi cabang-cabangnya berhubungan dengan nervustrigeminus. N. Ramus buccalis muncul dari pinggir anterior glandula di bawah ductus parotideus dan mempersarafi Muskulus buccinator dan otot-otot bibir atas serta nares. b) Muskulus kuadratus labii superior c) Muskulus kuadratus labii inferior d) Muskulus buksinator dan m. terbagi dua yaitu : a) Muskulus Frontalis. diyakini bahwa serabut-serabut proprioseptif otot-otot wajah meninggalkan nervus facialis melalui cabang-cabang communicans ini dan berjalan ke susunan saraf pusat melalui nervus trigeminus.facialis merupakan saraf untuk arcus pharyngeus kedua dan mempersarafi semua otototot ekspresi wajah. bibir. pipi.facialis.zigomaticus.

nervus hypoglosus berjalan turun di dalam selubung carotis. wajah. yang didistribusikan melalui cabang- cabang nervus vagus ke palatum molle. Saraf ini terletak di bawah pars profundus glandula submandibularis. saraf ini membelok ke depan. dan laring . Nervus accesorius adalah saraf motorik. Saraf ini dapat menyilang pinggir bawah mandibula untuk mempersarafi Muskulus depressor anguli oris. mulut. b. Nervus trigeminus mengandung serabut sensoris dan motoris dan merupakan saraf otak yang terbesar. Kemudian saraf berjalan ke depan pada permukaan lateral Muskulus hyoglossus dan permukaan medial Muskulus mylohyoi-deus. Saraf ini berjalan ke belakang dan melalui spatium quadrangularis. saraf tersebut membagi menjadi cabang anterior dan pasterior. menyilang lengkung arteria lingualis. Saraf ini berakhir dengan melengkung ke atas ke arah ujung lidah dan memberikan cabang-cabang untuk otot-otot.Disarafi oleh Ramus mandibularis dan nervus trigeminus. Otot bahu : 1) Muskulus deltoid Disarafi oleh nervus axillaris yang merupakan salah satu cabang terminal fasciculus posterior plexus brachialis. gigi geligi. Sesampainya di pinggir bawah venter posterior Muskulus digatricus. Dengan mengeluarkan cabang ke bahu. . 5) Otot lidah : a) Muskulus genioglosus b) Muskulus stiloglosus Disarafi oleh nervus hypoglosus. pharynx. yang mempersarafiMuskulus sternocleidomastoideus dan Muskulus trapezius. Otot leher. rongga hidung dan sinus paranasalis dan memberikan serabut motoris ke otot-otot pengunyah. Saraf ini terdiri dari radix cranialis yang kecil. ductus submandibularis dan nervus lingualis. tepat di atas ujung cornu majus osssis hyoidei. c. terbagi atas 3 bagian : 1) Muskulus platisma Disarafi oleh Ramus cervicalis yang muncul dari pinggir bawah glandula dan berjalan ke depan di leher di bawah mandibula untuk mempersarafi Muskulus platisma. Saraf ini menyuplai serabut sensoris untuk kulit kepala. dan radix spinalis yang besar. 2) Muskulus strenokleidomastoideus Disarafi oleh pars spinalis dan nervus accessorii.

nervus subskapularis menyarafi Muskulus teres major. Nervus thoracalis longus berasal dari radix plexus brachialis di leher dan sampai di axilla dengan cara melalui pinggir lateral cospa I dibelakang arteria. Nervus tersebut berasala dari fasciculus posterior plexus brachialis dan menyarafi bagian atas dan bawah Muskulus subskapularis. 3) Muskulus supraspinatus disarafi oleh nervus suprascapularis 4) Muskulus infraspinatus disarafi oleh nervus suprascapulasir 5) Muskulus teres major. Selain itu. Otot perut 1) Muskulus abdomis internal. disarafi oleh nervus accecorius dan ramus cervicalis. Saraf ini berjalan turun melalui permukaan lateral Muskulus serratus anterior yang dipersarafinya. disarafi oleh nervus subscapularis inferior.2) Muskulus subskapularisDisarafi oleh Muskulus nervus subskapularis superior dan inferior. . d. f. e. 4) Muskulus serratus anterior Disarafi oleh nervus thoracalis longus. 2) Muskulus obliqus eksternus abdomi 3) Muskulus oblikus internus abdomi 4) Muskulus transversus abdominis Ketiganya disarafi oleh enam nervus thoracici bagian bawah dan nervus iliohypogastricus serta nervus ilioinguinalis. Otot punggung. vena axillaris dan plexus brachialis. Otot dada : 1) Muskulus pektoralis mayor disarafi oleh nervus pektoralis 2) Muskulus pektoralis minor disarafi oleh nervus pektoralis 3) Muskulus subklavikula Disarafi oleh saraf yang menuju ke m Muskulus supscavius dari truncus superior plexus brachialis. terbagi atas 3 bagian : 1) Otot yang menggerakkan lengan : a) Muskulus trapezius. disarafi oleh nervus axillaris. 6) Muskulus teren minor.

thoracalis 12 terletak diabnomen dan berjalan ke depan didalam dinding abdomen sebagai nervus subscostalis. Nervus ini berasal dari fasciculus posterior plexus brachialis di axilla. setiap nervus intercostalis masuk ke dalam statium intercostale di antara pleura parietalis dan membrana intercostalis interni. c) Muskulus rumboid 2) Otot antar tulang belakang dan iga : a) Muskulus serratus posterior inferior b) Muskulus serratus posterior superior Keduanya disarafi oleh nervus intercostales. Saraf ini berjalan turun ke bawah dan lateral. menembus Muskulus coracobrachialis dan kemudian berjalan ke bawah di antara Muskulus biseps brachii dan Muskulus brachialis. Ramus anterior n.b) Muskulus latisimus dorsi. 4) Muskulus triseps Disarafi oleh nervus radialis. Kemudian berjalan ke depan dan ke bawah bertemu dengan arteria dan vena intercostalis didalam sulcus costae yang sesuai. Akhirnya berjalan ke bawah di sisi lateral lengan bawah sebagai nervus cutanues antebrachii lateralis. h. Kemudian saraf ini keluar dari sisi lateral tendo musculi biseps dan menembus fascia profunda tepat diatas siku. Nervus radialis melingkari sisi dorsal lengan atas di dalam sulcus spiralis di antara caput-caput musculi triseps brachii. keduanya disarafi oleh saraf dari plexus lumbalis. . Otot panggul 1) Muskulus psoas mayor 2) Muskulus psoas minor. 3) Otot punggung sejati g. disarafi oeh nervus cervicalis dan nervus scapulae. Nervi ini merupakan rami anteriores dari 11 nervi thoracici spinales yang pertama. Otot pangkal lengan 1) Muskulus biseps 2) Muskulus brachialis 3) Muskulus coracobrachialis Ketiganya disarafi oleh nervus musculocutaneus. Nervus tersebut berasal dari fasciculus lateralis plexus brachialis di axilla.

Nervus ini merupakan sebuah cabang dari plexus sacralis. meninggalkan pelvis melalui bagian atas foramen isciadicum major di atas m. Nerus tersebut merupakan sebuah cabang dari plexus sacralis.gluteus medius dan minimus. 5) Muskulus gluteus medius 6) Muskulus gluteus minimus Keduanya disarafi oleh nervus gluteus superior.3) Muskulus illiacus Disarafi oleh nervus femoralis.piriformis. Saraf ini berjalan ke depan di antara m. Saraf ini keluar dari pinggir lateral Muskulus psoas di dalam abdomen dan berjalan ke bawah di dalam celah antara Muskulus psoas dan Muskulus illiacus. meninggalkan pelvis melalui bagian bawah foramen isciadicum major di bawah Muskuluspiriformis.gluteus maximus. Nervus tersebut merupakan cabang terbesar dari plexus lumbalis. Saraf ini mempersarafi m. mensarafi kedua otot ini dan berakhir dengan mempersarafi Muskulus tensor fasciae latae. 4) Muskulus gluteus maksimus Disarafi oleh nervus gluteus inferior. saraf ini terletak di belakang fascia illiaca dan memasuki tungkai atas di lateral arteria femoralis dan vagina femoralis di belakang ligamentu inguinale. .

i. Otot ekstermitas bawah 1) Muskulus iliakus disarafi oleh Nervus fermoralis 2) Muskulus sartorius disarafi oleh Nervus fermoralis superfisialis 3) Muskulus Pektineus disarafi oleh Nervus fermoralis superfisialis 4) Muskulus Kuadriseps disarafi oleh nervus femoris profunda 5) Muskulus Adduktor longus disarafi oleh nervus Obturatorius anterior 6) Muskulus Brevis disarafi oleh nervus Obturatorius anterior 7) Muskulus grasilis disarafi oleh nervus Obturatorius anterior 8) Muskulus Obrturatorius disarafi oleh nervus Obturatorius posterior 9) Muskulus Adduktor brevis disarafi oleh nervus Obturatorius posterior 10) Muskulus magnus disarafi oleh nervus Obturatorius posterior 11) Muskulus Plantaris disarafi oleh nervus Tiabialis 12) Muskulus Popliteus disarafi oleh nervus Tiabialis 13) Muskulus Gastroknemius disarafi oleh nervus Tiabialis 14) Muskulus soleus disarafi oleh nervus Tiabialis .

Dia sukar mengunyah dan menelan. Kira-kira sepertiga dari jumplah kasus penyakit akan berulang kembali. kecuali otot mata. Sementara penyakit ini mulai menyerang. Sendi panggul (Artikulasio coxae) disarafi oleh nervus obturatorius . Kordinasi otot tidak baik dan kelemahan ototnya berkembang sampai sedemikian. badan saraf akhir terdapat dalam capsula articularis. Akhirnya semua otot terlibat dalam gerakan yang tidak disengaja. 1998 ). penderita gugup dab bendabenda berjatuhan dari tangannya. ( Carlos.'' 3. Persarafan pada sendi Sendi merupakan daerah dimana tulang tulang di tutupi dan di keilingi oleh jaringan ikat yang mempertahankan tulang tulang bersama dan menentukan jenis dan derajat pergerakan di antara mereka. Hukum hilton mengatakan bahwa saraf yang mengurus intervasi suatu sendi. Sendi dipersarafi secara luas. juga mempersarafi otot penggerak sendi bersngkutan serta kulit di atasnya a.j. taj disengaja dan menyentak-nyentak. Biasanya kesembuhan diperoleh dalam enem sampai sepuluh minggu. Seringkali penyakit ini menyerang gadis cilik umur lima sampai lima belas tahun. Saraf artikularis adalah cabang yang dilepaskan dari saraf untuk kulit di atasnya dan otot sekitarnya. Kelainan pada persarafan otot Chorea Sydenham adalah kelainan saraf pada anak-anak dengan gerakan yang tiba-tiba.

Sendi siku (Artikulasio kubiti) disarafi oleh nervus radialis dan ulnaris d. bisa mencederai saraf yang mengantarkan sensasi ke sendi. secara permanen merusak sendi. seperti kencing manis. sehingga luka kecil dan patah tulang berulang terjadi tanpa disadari. penyakit dan keadaan. . Sendi lutut (Artikulasio genus) disarafi oleh nervus fibularis dan nervus tibialis c. Sejumlah luka. Sendi pergelangan tangan (Artikulasio radiokarpalis) disarafi oleh nervus interoseus Kelainan pada sendi Persendian Charcot (Penyakit Sendi Neuropatik) akibat dari kerusakan saraf yang mengganggu kemampuan seseorang untuk merasakan nyeri yang berasal dari suatu sendi.b. sampai cedera yang terkumpul. penyakit tulang belakang dan sifilis.

alat-alat dalam perut.Proteksi Tulang membentuk rongga yang mengandung dan melindungi struktur-struktur yang halus seperti otak. 4.jantung.sendi.tendon. 3.Penyokong berat badan Memelihara sikap tegak tubuh manusia dan menahan gaya tarikan dan gaya tekanan yang terjadi pada tulang sehingga dapat menjadi kaku dan lentur. 5.dan jaringan-jaringan khusus yang menghubungkan strukturstruktur ini.bursa. 2.tendo.Perlekatan otot Tulang-tulang menyediakan permukaan untuk tempat melekatnya otot. Untuk melaksanakan pekerjaan yang layak dibutuhkan suatu tempat melekat yang kuat dan untuk itu disediakan oleh tulang.FISIOLOGI SISTEM MUSKULOSKELETAL A. Sistem ini terdiri dari tulang. a.paru-paru. Fisiologi Sistem Tulang Sistem musculoskeletal merupakan penunjang bentuk tubuh dan ngurus pergerakan. Komponen utama dari sistem musculoskeletal adalah jaringan ikat.Fungsi umum tulang: Secara umum.medulla spinalis.Sebagai pengungkit Untuk bermacam-macam aktivitas selama pergerakkan.Formasi sedi-sendi Tulang-tulang membentuk persendian yang bergerak dan tidak bergerak tergantung dari kebutuhan fungsional.dan ligamentum. fungsi tulang adalah sebagai berikut: Formasi kerangka Tulang-tulang membentuk rangka tubuh untuk menentukan ukuran tulang dan menyokong struktur tubuh yang lain.ligament. 6.dan panggul.Sendi yang bergerak menghasilkan bermacam-macam pergerakan.Haemopoiesis .otot rangka. 7.

Sebagian besar fosfor disimpan dalam tulang dan kalsium dilepas dalam darah bila dibutuhkan. Penulangan ini disebut pebulangan intrakartilaginosa(penulangan tidak langsung). baik dalam bentuk anorganik maupun dalam bentuk garam-garam. terutama kalsium fosfat. sedangkan makrofag merupakan fagositotik.Penyimpanan kalsium Tulang mengandung 97% kalsium tubuh. 8. Tulang-tulang endokondral(tulang kartilago) merupakan tulang yang berkembang dari penulangan suatu model tulang rawan. Proses peletakan jaringan tulang(histogenesis) disebut ossifikasi(penulangan). dan menggilas makanan. tetapi terjadinya pembentukan sel-sel darah sebagian besar terjadi disumsum tulang merah. b. menggigit. Jenis-jenis penulangan intramembranosa merupakan suatu proses yang mendesak sedangkan jenis penulangan intrakartilaginosa merupakan proses yang berjalan perlahan-lahan dan berencana: 1) Pusat osifikasi Awal pembentukan tulang terjadi pada bagian tengah dari suatu tulang yang disebut pusat penulangan primer. Email gigi dikhususkan un tuk memotong.Limfoist B diubah menjadi sel-sel plasma yang membentuk antibody guna keperluan kekebalan kimiawi. Email merupakan struktur yang terkuat dari tubuh manusia. Tulang-tulang kecil telinga berfungsi sebagai pendengaran dalam mengonduksi gelombang suara. c. 9. Jika proses ini terjadi dalam suatu model selaput dinamakan penulangan intramembranosa dan tulang yang dibentuk dinamakan tulang membrane atau tulang dermal karena tulang ini berasal dari suatu membrane. Pusat primer timbul sangat dini pada kehidupan janin terjadi akibat perangsangan genetic.selanjutnya terjadi penulangan sekunder. Panggul wanita dikhususkan untuk memudahkan proses kelahiran bayi. Pusat penulangan sekunder tampak . Fungsi khusus tulang Secara khusus mempunyai fungsi sebagai berikut: Sinus-sinus paranasalis dapat menimbulkan nada khusus pada suara.Fungsi immunologi Limfosit B dan makrofag-makrofag dibentuk dalam system retikuloendotelial sum-sum tulang.Sum-sum tulang merupakan tempat pembentukan sel-sel darah. Perkembangan dan osifikasi tulang Perkembangan tulang berasal dari jenis perkembangan membranosa dan perkembangan kartilago.

Perangsangan pusat sekunder dilaksanakan oleh tekanan atau tarikan ujung-ujung tulang. b. Pusat-pusat epifise(dalam pusat penulangan sekunder) akan menyatu dengan diafise hingga terjadi pada tulang-tulang yang lain. Arteri epifisiale adalah sebuah arteri nutrisia tunggal dan bercabang-cabang dan sejumlah cabangnya menyuplai substansia spongeosa dalam substansia kompakta tulang. 2) Ujung pertumbuhan tulang Epifise bersatu dengan diafise. Arteri nutrisia Arteri tunggal yang berbelok-belok dan masuk foramen nutrisia oblik katas atau kebawah menuju kearah yang berlawanan untuk pertumbuhan tulang. Rawan ini tidak dibungkus oleh selaput dan merupakan suatu permukaan yang licin untuk pembentukan sendi-sendi synovial. . 2. 3) Suplai peredaran darah tulan 1.tetapi selalu tampak sebagai rawan persendian.biasanya terjadi pada umur 18-20 tahun. Pada bagian yang paling ujung dari epifise tersisa selapis tulang rawan hialin yang tidak menjadi tulang keras.Bila anak sudah mulai bergerak maka tekanan pada sendi terjadi pada ujung sendi sehingga menimbulkan tarikan tendo pada tempat terjadinya tarikan.Hal ini paling banyak terjadi pada masa pubertas dan hanya sedikit setelah umur 20 tahun. Suplai peredaran darah untuk tulang-tulang gepeng. Tulang-tulang anggota badan atas berjalan menuju siku.arteri memberikan cabang-cabang menuju kanalis havers. Cabangnya masuk melalui foramena vaskularis.sedangkan tulangtulang anggota bawah berjalan menuju lutut sehingga ujung pertumbuhan tulang berlawanan dengan arah jalannnya arteri nutrisia.pada ujung tulang panjang dan tulang besar selalu tampak stetlah kelahiran. c. Pertumbuhannya berjalan terus selama beberapa tahun setelah pertumbuhan ujung tulang yang lain berhenti. Korpus dari semua tulang-tulang panjang dan besar memperlihatkan akhir dari suatu alur yang berfungsi sebagai suatu lubang pada tulang yang disebut yang disebut foramen nutrisia.tempat keluarnya vena-vena epifise. Arteri metapisiale Rangkaian yang membentuk anatomosa diskeliling sendi yang disebut sirkulus vaskulosus.Satu arteri disertai dengan 1-2 buah vena. Arteri priosteale Arteri kecil yang menyuplai priosteum dan berjalan sepanjang perlengketan otot. Selama dalam korteks.Pada orang hidup foramen nutrisia digunakan pada arteri nutrisia untuk memasuki korpus.Suplai peredaran darah untuk tulang-tulang panjang adalah sebgai berikut: a.

2. Aliran getah bening Pada sum-sum tulang tidak terdapat aliran getah bening. Factor-faktor endokrin a. terutam ujung sendi tulang panjang. 3. 5). 4) . Periosteum sangat sensitive terhadap rangsangan umum dan sangat banyak disuplai oleh serabut saraf somatosensoris.3.dan vitamin A C D adalah hal yang penting untuk generasi pertumbuhan tulang serta untuk memelihara rangka yang sehat. Terdapat 2 buah arteri yang besar yang memasuki permukaan posterior corpus vertebra. tetapi periosteum dan sistem havers mempunyai pembuluh getah bening yang berjalan sepanjang pembuluh darah dan menyalurkan isinya menuju kelenjar getah bening regional (daerah tertentu).Anak-anak yang dilahirkan dari orangtua yang tinggi biasanya mempunyai badan yang tinggi juga. d.protein. 4. Factor nutrisi Suplai bahan makan yang mengandung kalsium. Herediter (genetic) Tinggi badan anak secara umum tergantung dari orangtua. Suplai peredaran darah untuk tulang-tulang vertebra. Suplai persarafan Tulang-tulang disuplai oleh serabut-serabut saraf vasomotor. Factor yang mempengaruhi pertumbuhan tulang 1. Foramena untuk vena vertebralis terdapat pada permukaaan posterior korpus vertebra.Arkus neuralis disuplaim oleh pembuluh darah yang memasuki prosesus transverses bercabang menuju prosesus spinosus. Suplai peredaran darah untuk tulang-tulang iga. Paratiroid hormone(PTH) Satu sama lain saling berlawanan dalam memelihara kadar kalsium darah sehingga merangsang terjadinya PTH dengan cara: -merangsang osteoplas reabsorbsi tulang dan melepas kalsium kedalam darah -merangsang absorbsi kalsium dan fosfat dari usus -meresorbsi kalsium dari tubulus renalis. Arteri nutrisi memasuki tulang distalis dari tuberkulum costa dan membagi diri menjadi cabang-cabang anterior longgus dan posterior brevis yang menyuplai seluruh bagian tulang iga. .fosfat.

b. remodeling tulang dan kematangan tulang. terdiri dari ion-ion.Faktor mekanis. - Osifikasi mendokondral . dan mineral. e. Komponen lain yang penting dalam tulang adalah glikogen. Glikogen mempunyai deposisi garam-garam anorganik dalam tulang rawan tempat sel-sel tulang rawan mengalami hipertrofi sehingga didapati kadar glikogen yang tinggi didaerah tersebut. 6. 5. Tiroksin bertanggung jawab dalam pertumbuhan tulang yang layak. Gangguan suplai persarafan mengakibatkan penipisan tulang sperti yang terlihat pada kelaianan poliomyelitis. osteoblas dan osteoklast. 4.Mineral ini terdiri dari kolagen dan bahan dasar yang mengandung monopolisakarida pada komponen matriks inilah mengendapnya kristalloid yang terdiri dari kalsium dan fosfat.Biologi tulang Susunan tulang terdiri dari sel-sel. Hormon ini dihasilkan hipofise anterior dan penting untuk proliferase(bertambah banyak) secara normal dari rawan epifisealis untuk memelihara tinggi badan yang normal.Setiap sel ini mempunyai fungsi khusus yang letaknya pun berbedabeda. c. Cara kerjanya menghambat resorbsi tulang. b. Kekuatan dan arah dari tuberkula tulang ditentukan oleh gaya-gaya mekanis yang bekerja padanya. Kristal tulang terdiri dari beberap komponen atau bagian yaitu: a. c. selalu dalam keadaan seimbang dan dinamis dengan medium sekitarnya. Tiroksin.Penyakit-penyakit mempunyai pengaruh yang kurang baik terhadap pertumbuhan tulang. Kristal bagian dalam(Kristal interior). Tirokalsitonin adalah hormon yang dihasilkan sel-sel parafolikuler dari kelenjar tiroid. Hormon pertumbuhan. matrik organic. Lapisan yang mengandung air(hidration shell) mengandung lapisan anion yang tidak spesifik. Permukaan Kristal(Kristal permukaan) mengandung kation dan anion yang spesifik. Faktor persarafan. Bila enzim-enzim yang memegang peranan dalam siklus glikolisis dihambat kerjanya maka proses klasifikasi juga terhambat dalam proses pertumbuhan dan pembentukan tulang terdapat 2 macam proses.Sel-sel tulang terdiri dari ostiosid. d.

Zat lain yang mempunyai kaitan dengan metabolism tulang adalah asam sitrat.Serat-serta ini memungkinkan sedikit gerakan tetapi bukan merupakan gerakan sejati. Tulang-tulang ini dipadukan dengan berbagai cara. a. ligamen.Glikogen merupakan bagian dari tulang rawan dan tulang yang sedang tumbuh. tendon. Proses pertama terjadi resorbsi matriksnya dan proses kedua berlangsung pelarutan hidroksiapatik yang diikuti terbebasnya garam kalsium fosfat. B. Sendi Fibrosa Sendi fibrosa tidak memiliki lapisan tulang rawan. - Osifikasi membrane Proses integrasi seluler pembentukan tulang baru diatas permukaan korteks telah dibentuk terlebih dahulu pada saat terjadinya proses resorbsi tulang kedua. atau otot. Factor yang paling berperan adalah osteoklas yang dikenal sebagai pembuang tulang(sel perusak tulang) dan mempunyai kemampuan fagosit. SENDI Sendi adalah tempat pertemuan dua atau lebih tulang. merupakan sendi yang tidak dapat bergerak. merupakan sendi yang dapat sedikit bergerak. cara berlangsung secara simultan.Setelah terbentuknya epifise yang masih dalam keadaan tulang rawan pertumbuhan tulang ini ditandai dengan pertumbuhan tulang rawan dan degenerasi dalam epifise. Bila dalam suatu proses klasifikasi glikogen ditiadakan atau keaktifannya dicegah maka proses klasifikasi akan terhenti. Kadar asam sitrat didapati lebih tinggi dikawasan korteks diafise dari tulang panjang bahan organic yang cukup penting didalam pertumbuhan tulang adalah glikogen. merupakan sendi yang dapat digerakkan dengan bebas.Perlekatan tulang tibia dan fibula bagian distal adalah suatu contoh dari tipe sendi fibrosa ini. Sendi sinofial (diartrodial). Osteoklas menghasilkan zat yang dapat menyebabkan terjadinya depolimerisasi atau dibebaskannya garam-garam dan asam fosforik pada tulang yang berakibat larutnya atau dibebaskannya kalsium dalam tulang.Salah satu contohnya adalah sutura pada tulangtulang tengkorak. Terdapat tiga tipe sendi : Sendi fibrosa (sinatrodial). misalnya dengan kapsul sendi. pita fibrosa. Sendi kartilaginosa (amfiatrodial). fasia.Contoh yang kedua disebut sindesmosis dan terdiri dari suatu membran introseus atau suatu ligamen diantara tulang. dan tulang yang satu dengan tulang lainnya dihubungkan oleh jaringan penyambung fibrosa. .

Kapsul sendi terdiri dari suatu selaput penutup fibrosa padat. c.Sendi Sinovial Sendi sinovial adalah sendi-sendi tubuh yang dapat digerakkan.Bagian cairan dari cairan sinofial diperkirakan berasal dari transudatplasma.Cairan sinofial normalnya bening.Sendi-sendi ini memiliki rongga sendi dan permukaan sendi dilapisi tulang rawan hialin. tidak membeku. Simfisis adalah sendi yang tulang-tulangnya memiliki suatu hubungan fibrokartilago dan selapis tipis tulang rawan hialin yang menyelimuti permukaan sendi. tapi terlipat sehingga memungkinkan gerak sendi secara penuh. 2. dan sinosium yang membentuk suatu kantong yang melapisi seluruh sendi. disokong oleh ligamen dan hanya dapat sedikit bergerak. Kartilago hialin menutup bagian tulang yang menanggung beban tubuh pada sendisinofial. dan membungkus tendon-tendon yang melintas sendi.Asam hialuronidase adalah senyawa yang bertanggung jawab atas viskositas cairan sinosial dan sintesis oleh sel-sel pembungkus sinofial. Ada dua tipe sendi kartilaginosa : 1.Hitung sel darah putih pada cairan ini normalnya kurang dari 200 sel/ml dan terutama adalah sel mononuklea.Tulan rawan ini memegang peranan penting dalam membagi beban tubuh.Sinofium tidak meluas melampaui permukaan sendi. suatu lapisan dalam yang terbentuk dari jaringan penyambung berpembuluh darah banyak.Substansi dasar ini terdiri dari kolagen tipe II dan proteoglikan yang ditemukan pada tulang . Sendi-sendi kastrokondral adalah contoh dari sinkondrosis.Lapisan-lapisan bursa di seluruh persendian membentuk sinofium. dan tidak berwarna.Sendi Kartilaginosa Sendi Kartilaginosa adalah sendi dimana ujung-ujung tulangnya dibungkus oleh tulang rawan hialin. Sinkondrosis adalah sendi-sendi yang seluruh persendiannya diliputi oleh tulang rawan hialin. Simfisis fubis dan sendisendi pada tulang punggung adalah contoh-contohnya.b.Jumlah yang ditemukan pada tiap-tiap sendi relatif kecil (1-3 ml).Rawansendi tersusun dari sedikit sel dan sejumlah besar subtstansi dasar. Sinofium menghasilkan cairan yang sangat kental yang membasahi permukaan sendi.Periosteum tidak melewati kapsul sendi.Cairan sinofial juga bertindak sebagai sumber nutrisi bagi tulang rawan sendi.

Sarafsaraf ini berfungsi untuk memberikan sensitifitas pada struktur-struktur ini terhadap posisi dan pergerakan. Sejalan dengan pergeseran sendi ke depan. karena di daerah tersebut banyak mendapat aliran darah.Proteoglikan yang ditemukan pada tulang rawan sendi sangat hidrofilik. limfe atau persarafan. Saraf-saraf anatom dan sensorik tersebar luas pada ligamen.Proteoglikan dapat dihilangkan sebagian kemampuan hidrofiliknya.Dua macam sel yang ditemukan pada jaringan penyambung adalah sel-sel yang tidak dibuat dan tidak berada pada jaringan penyambung. Oksigen dan bahan-bahan metabolisme lain dibawa oleh cairan sendi yang membasahi tulang rawan tersebut.Jaringan kapiler sangat tebal di bagian sinosium yang menempel langsung pada ruang sendi. tulang rawan tidak dapat aus meskipun dipakai terlalu banyak.Nyeri yang timbul dari kapsul sendi atau sinosium cenderung difus dan tidak terlokalisasi. nyeri pada sendi panggul dirasakan sebagai nyeri lutut.Hal ini memungkinkan bahan-bahan di dalam plasma berdifusi dengan mudah ke dalam ruang sendi.Ini berarti nyeri dari satu sendi mungkin dapat dirasakan pada sendi lainnya. seperti sel mast. Tulang rawan sendi dan tulang-tulang yang membentuk sendi biasanya terpisah selama gerakan selaput cairan ini. Proses peradangan dapat sangat menonjol di sinosium. dan disamping itu juga banyak sel mast dan sel lain dan zat kimia yang secara dinamis berinteraksi untuk merangsang dan memperkuat respon peradangan.Sendi dipersarafi oleh saraf-saraf perifer yang menyeberangi sendi. Sendi dilumasi oleh cairan sinofial dan oleh perubahan-perubahan hidrostatik yang terjadi pada interstisial tulang rawan. sehingga memungkinkan rawan tersebut mampu menahan kerusakan sewaktu sendi menerima beban yang berat. Perubahan susunan kolagen dan pembentukan proteoglikan dapat terjadi setelah cidera atau usia bertambah. Cairan kemudian akan bergerak ke belakang kembali ke bagian tulang rawan ketika tekanan berkurang.Misalnya. Aliran darah ke sendi banyak yang menuju ke sinosium. Tulang rawan sendi pada orang dewasa tidak mendapat aliran darah. kapsul sendi. cairan yang bergerak ini juga bergeser ke depan mendahului beban. dan adventisia pembuluh darah sangat sensitif terhadap peregangan dan putaran. Perubahan-perubahan ini berarti tulang rawan akan kehilangan kemampuannya untuk menahan kerusakan bila diberi beban berat. Beberapa kolagen baru pada tahap ini mulai membentuk kolagen tipe I yang lebih fibrosa. limfosit.rawan. sel plasma.Pembuluh darah masuk melalui tulang subkondral pada tingkat tepi kapsul. JARINGAN PENYAMBUNG Jaringan yang ditemukan pada sendi dan daerah-daerah yang berdekatan terutama adalah jaringan penyambung yang tersusun dari sel-sel dan substansi dasar.Selama terdapat cukup selaput atau cairan. dansinosium. ligamen.Ujung-ujung saraf pada kapsul. Tekanan yang terjadi pada tulang rawan akan mengakibatkan pergeseran cairan ke bagian yang kurang mendapatkan tekanan. monosit dan .

Sel-sel ini memegang peranan penting pada reaksi-reaksi imunitas dan peradangan yang terlihat pada penyakit-penyakit rematik. Sylvia Anderson.Sel-sel ini mensintesis berbagai macam serat dan proteoglikan dari substansi dasar dan membuat tiap jenis jaringan penyambung memiliki susunan sel yang tersendiri. DAFTAR PUSTAKA Price.Jenis yang kedua dalam jaringan penyambung adalah sel-sel yang tetap berada di dalam jaringan seperti fibroblast. kondrosit dan osteoblast.leukositpolimorfonuklea. Patofisiologi konsep klinis Proses Penyakit. 1995. Jakarta: EGC .