Dewasa ini, ada berbagai macam mikrkontroller yang dijual dipasaran dengan berbagai

spesifikasi yang menarik. Namun, Penulis memilih mikrokontroller Arduino.
“http://blpelectronic.wordpress.com/2013/07/14/tutorial/”
Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di
dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari
perusahaan Atmel (Hardi Santosa,2012 ). Chip atau IC (integrated circuit) dapat diprogram
menggunakan komputer. Tujuan menanamkan program pada mikrokontroler adalah agar
rangkaian elektronik dapat membaca input, memproses input tersebut dan kemudian
menghasilkan output sesuai yang diinginkan. Jadi mikrokontroler bertugas sebagai „otak‟ yang
mengendalikan input, proses dan output sebuah rangkaian elektronik.
Alasan memilih Arduino, karena Arduino memiliki beberapa kelebihan yaitu:
a. Dengan sifat open source komponen yang kita pakai tidak hanya tergantung pada satu merek,
namun memungkinkan kita bisa memakai semua komponen yang ada dipasaran.
b. Tidak perlu perangkat chip programmer karena didalamnya sudah ada bootlader yang akan
menangani upload program dari komputer.
c. Sudah memiliki sarana komunikasi USB, sehingga pengguna Laptop yang tidak memiliki port
serial/RS323 bisa menggunakannya.
d. Bahasa pemrograman relatif mudah karena software Arduino dilengkapi dengan kumpulan
library yang cukup lengkap.
e. Memiliki modul siap pakai (shield) yang bisa ditancapkan pada board Arduino. Misalnya
shield GPS, Ethernet, SD Card, dll

(Fahmizal,2012).

Untuk Bahasa Arduino adalah bahasa C. Tetapi bahasa ini sudah dipermudah
menggunakan fungsi-fungsi yang sederhana sehingga pemula pun bisa mempelajarinya dengan
cukup mudah. Untuk membuat program dan mengupload ke dalam board Arduino,
membutuhkan software Arduino IDE (Integrated Development Enviroment). Karena Arduino
sendiri bersifat Open Source, maka software dan semua kelengkapan seperti Driver ada di
Website resmi Arduino.
Dalam Board Arduino sendiri secara sederhana terdiri dari beberapa bagian,yaitu: :

A. Soket USB
Soket USB adalah soket untuk kabel USB yang disambungkan ke komputer atau laptop.
Berfungsi untuk mengirimkan program ke Arduino dan juga sebagai port komunikasi serial.
(Hardi Santosa,2012 )

B. Input / Output Digital
Input/Output Digital atau digital pin adalah pin-pin untuk menghubungkan Arduino
dengan komponen atau rangkaian digital. Misalnya kalau ingin membuat LED berkedip, LED
tersebut bisa dipasang pada salah satu pin I/O digital dan ground. Komponen lain yang
menghasilkan output digital atau menerima input digital bisa disambungkan ke pin-pin ini.
C. Input Analog
Input Analog atau analog pin adalah pin-pin yang berfungsi untuk menerima sinyal dari
komponen atau rangkaian analog. Misalnya dari potensiometer, sensor suhu, sensor cahaya, dsb.
D. Catu Daya
Pin-pin catu daya adalah pin yang memberikan tegangan untuk komponen atau rangkaian
yang dihubungkan dengan Arduino. Pada bagian catu daya ini terdapat juga pin Vin dan Reset.
Vin digunakan untuk memberikan tegangan langsung kepada Arduino tanpa melalui tegangan
USB atau adaptor. Reset adalah pin untuk memberikan sinyal reset melaui tombol atau rangkaian
eksternal.
E. Baterai / Adaptor
Soket baterai atau adaptor digunakan untuk menyuplai Arduino dengan tegangan dari
baterai/adaptor 9V pada saat Arduino sedang tidak disambungkan ke komputer. Kalau Arduino
sedang disambungkan ke komputer melalui USB, Arduino mendapatkan suplai tegangan dari
USB, jadi tidak perlu memasang baterai/adaptor saat memprogram Arduino.
Untuk memberikan gambaran mengenai apa saja yang terdapat di dalam sebuah microcontroller,
pada gambar berikut ini diperlihatkan contoh diagram blok sederhana dari microcontroller
ATmega328 (dipakai pada Arduino Uno).

Blok-blok di atas dijelaskan sebagai berikut:
 Universal Asynchronous Receiver/Transmitter (UART) adalah antar muka yang
digunakan untuk komunikasi serial seperti pada RS-232, RS-422 dan RS-485.
 2KB RAM pada memory kerja bersifat volatile (hilang saat daya dimatikan),
digunakan oleh variable-variabel di dalam program.
 32KB RAM flash memory bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan
program yang dimuat dari komputer. Selain program, flash memory juga menyimpan
bootloader.
Bootloader adalah program inisiasi yang ukurannya kecil, dijalankan oleh CPU saat daya
dihidupkan. Setelah bootloader selesai dijalankan, berikutnya program di dalam RAM
akan dieksekusi.
 1KB EEPROM bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan data yang tidak boleh
hilang saat daya dimatikan. Tidak digunakan pada papan Arduino (red: namun bisa
diakses/diprogram oleh pemakai dan digunakan sesuai kebutuhan).
 Central Processing Unit (CPU), bagian dari microcontroller untuk menjalankan setiap
instruksi dari program.
 Port input/output, pin-pin untuk menerima data (input) digital atau analog,
danmengeluarkan data (output) digital atau analog

14 pin input/output digital (0-13)Berfungsi sebagai input atau output, dapat diatur oleh
program.
Khusus untuk 6 buah pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11, dapat juga berfungsi sebagai pin analog output
dimana tegangan output-nya dapat diatur. Nilai sebuah pin output analog dapat diprogram
antara 0 – 255, dimana hal itu mewakili nilai tegangan 0 – 5V.
USB, berfungsi untuk:
 Memuat program dari komputer ke dalam papan
 Komunikasi serial antara papan dan komputer
 Memberi daya listrik kepada papan
Sambungan SV1Sambungan atau jumper untuk memilih sumber daya papan, apakah dari
sumber eksternal atau menggunakan USB. Sambungan ini tidak diperlukan lagi pada papan
Arduino versi terakhir karena pemilihan sumber daya eksternal atau USB dilakukan secara
otomatis.
Q1 – Kristal (quartz crystal oscillator)Jika microcontroller dianggap sebagai sebuah otak,
maka kristal adalah jantung-nya karena komponen ini menghasilkan detak-detak yang dikirim
kepada microcontroller agar melakukan sebuah operasi untuk setiap detak-nya. Kristal ini
dipilih yang berdetak 16 juta kali per detik (16MHz).

Tombol Reset S1 untuk me-reset papan sehingga program akan mulai lagi dari awal.
Perhatikan bahwa tombol reset ini bukan untuk menghapus program atau mengosongkan
microcontroller.
In-Circuit Serial Programming (ICSP)Port ICSP memungkinkan pengguna untuk
memprogram microcontroller secara langsung, tanpa melalui bootloader. Umumnya pengguna
Arduino tidak melakukan ini sehingga ICSP tidak terlalu dipakai walaupun disediakan.
IC 1 – Microcontroller AtmegaKomponen utama dari papan Arduino, di dalamnya terdapat
CPU, ROM dan RAM.
JX1 – Sumber Daya Eksternal jika hendak disuplai dengan sumber daya eksternal, papan
Arduino dapat diberikan tegangan DC antara 9-12V.
6 pin input analog (0-5)Pin ini sangat berguna untuk membaca tegangan yang dihasilkan oleh
sensor analog, seperti sensor suhu. Program dapat membaca nilai sebuah pin input antara 0 –
1023, dimana hal itu mewakili nilai tegangan 0 – 5V

3.5 RASPBERRY PI

A.Pengertian dan Sejarah Rapberry PI
Raspberry Pi (RasPi) merupakan sebuah Single Board Computer (SBC) yang memiliki
ukuran sebesar kartu Kredit, Raspberry Pi ini merupakan sebuah komputer mini yang
dikembangkan oleh Yayasan Raspberry Pi yang bertempat di UK (United Kingdom). Pada
awalnya Raspberry Pi ini dikembangkan untuk memicu proses pengajaran ilmu komputer dasar
di sekolah-sekolah dengan biaya yang minim.
B. Jenis-Jenis Raspberry PI
Komputer mini ini sendiri terdiri dari 2 versi, yaitu:
a. Raspberry PI model A
b. Raspberry PI model B

C. Spesifikasi Raspberry PI

a. Raspberry PI Model A

Gambar Raspberry Pi model A

Dalam Raspberry Pi ini sudah dilengkapi dengan :
- Prosesor ARM1176JZF-S 700 MHz,
- RAM sebesar 256 MB
- Terdapat 1 buah USB HUB
- GPU VideoCore IV
- SD Card
- Penggunaan Daya 300 mA (1.5 W)

b. Raspberry PI Model B

Gambar Raspberry Pi model B

Dalam Raspberry Pi ini sudah dilengkapi dengan :
- Prosesor ARM1176JZF-S 700 MHz,
- RAM sebesar 256 MB
- Terdapat 2 buah USB HUB
- Slot RJ45 (10/100 Ethernet)
- GPU VideoCore IV
- SD Card
- Penggunaan Daya 700mA(3.5 W)

Untuk penyimpanan data, Raspberry Pi tidak menggunakan Hard Disk namun Raspberry
Pi dapat menggunakan SD Card untuk menyimpan data, baik itu data Operating System ataupun
untuk media penyimpanan data jangka panjang.

c. Raspberry PI Model B+

Gambar Raspberry Pi model B+

Dalam Raspberry Pi ini sudah dilengkapi dengan:
- Prosesor ARM1176JZF-S 700 MHz,
- RAM sebesar 512 MB
- Terdapat 4 buah USB HUB
- Slot RJ45 (10/100 Ethernet)
- GPU Video Core IV
- Micro SD Card
- Penggunaan Daya 600mA (3.0 W)

D. Hardware Pada Raspberry PI

Gambar Hardware pada Raspberry

Berikut Adalah Hardware Pada Raspberry PI :

Keterangan :
- SD Card Slot = slot untuk memasukan SD Card (Sebagai media penyimpan data).
- RCA Video Out = Port untuk menghubungkan ke Analog TV (PAL).
- Audio Out = Port untuk audio.
- USB 2.0 = digunakan untuk slot USB (dipake buat keyboard dan Mouse).
- Ethernet Out = Digunakan untuk menghubungkan jaringan internet.
- HDMI Out = Port HDMI.
- Micro USB Power = digunakan sebagai port power pada raspberry (Bisa menggunakan
charger hp untuk mengisi daya).

E. Sistem Operasi
Sistem operasi yang digunakan pada Raspberry PI adalah :
1. Linux
a. Raspbian
b. Debian GNU/Linux
c. OpenELEC
d. Fedora
e. Arch Linux ARM
f. Gentoo
2. RISC OS
3. FreeBSD
4. NetBSD
5. Plan 9
6. Inferno

7. Openwrt