Finishing dan Polishing

Tahap finishing dan polishing dapat dilakukan setelah tumpatan mengalami setting. Umumnya
minimal 24 jam setelah penambalan.
Pada tahap finishing tumpatan amalgam pertama-tama dapat dilakukan pembentukan kontur dan
tepi tumpatan amalgam dengan menggunakan green stone atau abrasive disks. Selanjutnya
digunakan bahan poles seperti pumice dan rubber abrasive points untuk membuat permukaan
amalgam halus dan licin seperti gigi. Tahap akhir adalah pemberian fine abrasive paste untuk
memberikan hasil yang mengkilap pada tumpatan amalgam. [1]

Gambar: Green Stone

Gambar: Pumice Powder

Gambar : fine abrasive paste

Gambar : rubber abrasive points

Gambar : pembentukan kontur dengan green stone

Pemolesan (Poloshing) dilakukan untuk mendapatkan hasil yang halus pada tumpatan amalgam
serta untuk memberikan daya tahan yang baik terhadap korosi pada tumpatan amalgam. [2]
Polishing sebaiknya dilakukan pada kondisi basah. Karena apabila dilakukan pada kondisi kering
dapat mendorong Hg ke permukaan, membahayakan pulpa gigi, serta dapat menyebabkan panas
pada dental amalgam. [1]

Sumber Referensi :
1. http://elisa.ugm.ac.id/user/archive/download/23893/062ae53d56be71a06401d6ed7ff3633
9 (diakses tanggal 6/11/2014 pukul 21.08 WIB)
2. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/125498-R23-DM-131%20Surveu%20bahanLiteratur.pdf (diakses tanggal 6/11/2014 pukul 21.34 WIB)