You are on page 1of 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SATUAN PENDIDIKAN
UPT SMK NEGERI 2 PASURUAN
MATA PELAJARAN
MATEMATIKA
MATA PELAJARAN
MATEMATIKA SMK
KELAS/SEMESTER KODE KDX/1
: (SATU)
3.6 dan 3.7
TOPIK
Relasi Dan Fungsi
ALOKASI WAKTU
4 x 45 menit ( 2 pertemuan)

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya,
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia,
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural,
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang
spesifik untuk memecahkan masalah,
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. KOMPETENSI DASAR
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya.
2.1 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung-jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
Kompetensi
Dasar

3.6

Mendeskripsikan daerah asal, daerah kawan dan daerah
hasil suatu relasi antara dua himpunan yang disajikan dalam
berbagai bentuk (grafik, himpunan pasangan terurut, atau
ekspresi simbolik).

3.7

Mengidentifikasi relasi yang disajikan dalam berbagai
bentuk yang merupakan fungsi

4.7

Menerapkan daerah asal dan daerah hasil fungsi dalam
menyelesaikan masalah

C. INDIKATOR PENCAPAIAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan kembali konsep relasi.
2. Menjelaskan konsep daerah asal, daerah kawan, dan daerah hasil suatu relasi.
1

. 2 . Konsep relasi.......... D........... darah kawan.. dan membaca referensi..................... PENDEKATAN. mengamati.3... 2.... dan konsep fungsi ● menemukan konsep relasi ●menentukan daerah asal........ Menemukan konsep relasi 2. menunjukkan kemampuan menjelaskan kembali konsep relasi...... Menjelaskan kembali sifat-sifat relasi 4. ........ daerah kawan.......... siswa dapat: Pertemuan 1: 1..... . menunjukkan kemampuan menjelaskan kembali konsep fungsi..... DAN MOTODE PEMBELAJARAN 1...... dan daerah hasil suatu relasi........ menunjukkan kemampuan menjelaskan kembali sifat-sifat relasi Pertemuan 2: 4............................... Metode √ Ceramah √ Diskusi Kelompok √ Tanya Jawab - Unjuk kerja Demonstrasi . STRATEGI....... dan daerah hasil. daerah asal... dan daerah hasil suatu relasi.... dan daerah hasil suatu relasi ● menjelaskan sifat-sifat relasi  Konsep relasi  Sifat-sifat relasi  Konsep fungsi .......... Menemukan konsep fungsi 5........ Beberapa sifat relasi 4...................... daerah kawan.. MATERI AJAR 1... E..... Pendekatan : Saintifik 2......... TUJUAN PEMBELAJARAN Melalui diskusi. 3.................... menunjukkan kemampuan menjelaskan kembali konsep daerah asal.... 3... daerah kawan. Strategi/model: JP 3.............. sifat-sifat relasi... Konsep daerah asal......... Menjelaskan kembali konsep fungsi.

serta sifat-sifat relasi  Siswa mendapat tentang model JP 70 menit  Siswa membentuk penjelasan 3 menit 3 menit 15 menit 5 menit kelompok 3 . 176 kelas X. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan 1 : TAHAP DESKRIPSI PENDAHULUAN  (Apersepsi)  10 menit KEGIATAN INTI WAKTU 0. 7. dan daerah hasil.6. Papan tulis 3. - - Media cetak - - Website internet - - Narasumber - - Model peraga - - Lingkungan - 8. poster  Modul Matematika SMK untuk Kemendikbud RI . MEDIA PEMBELAJARAN 1.5 menit  Guru menanyakan keadaan siswa 1 menit  Guru mempresensi kehadiran siswa dan menyampaikan topik yang akan dipelajari 2 menit  Siswa diajak untuk mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang relasi dan fungsi yang telah diperoleh siswa.5 menit Guru memberi salam Guru mempersilakan untuk berdoa siswa 0. kaset. halaman 154 s.  Guru memberi contoh relasi  Siswa dijelaskan tentang konsep relasi. SUMBER BELAJAR √ Pustaka rujukan - Material: VCD. daeah asal. LCD proyektor 2. daerah kawan.d.

0. dan daerah hasil. 3 menit 4 . daerah kawan.  Siswa menyimpulkan diskusi dibantu guru hasil 5 Menit  Siswa melakukan refleksi tentang pembelajaran yang sudah berlangsung 3 menit  Siswa mendapat tugas tentang konsep relasi.5 menit 10 menit doa  1 menit Guru mengucapkan salam Pertemuan 2 : TAHAP DESKRIPSI PENDAHULUAN  (Apersepsi)  10 menit WAKTU 0.5 menit Guru memberi salam Guru mempersilakan untuk berdoa siswa 0.  PENUTUP Siswa berdiskusi dalam kelompok tentang konsep relasi.  Siswa yang lain menanggapi hasil diskusi masing-masing kelompok.5 menit  Guru menutup pelajaran dengan 0.dengan model pembelajaran JP berdasarkan nama-nama yang disebutkan guru. 5 menit 15 menit 25 menit 5 menit  Siswa menyampaikan hasil diskusi dalam setiap kelompoknya. daerah asal.5 menit  Guru menanyakan keadaan siswa 1 menit  Guru mempresensi kehadiran siswa dan menyampaikan topik yang akan dipelajari 2 menit  Siswa diajak untuk mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang relasi dan fungsi yang telah diperoleh siswa.

● Memberikan contoh soal 10 menit  Memberikan soal-soal untuk didiskusikan antar siswa sebangku. 20 menit  Mempersilahkan siswa menuliskan hasil latihan di depan kelas. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DAN BENTUK - Tes Lisan √ Tes Tertulis dalam bentuk uraian - Observasi Kinerja/Demontrasi √ Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas individu √ Pengukuran Sikap - Penilaian diri INSTRUMEN /SOAL  Lembar observasi sikap RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI  rubrik sikap dalam diskusi 5 . KEGIATAN INTI 70 menit PENUTUP Guru memberi contoh fungsi ● Mengulas dan membahas PR sebelumnya  3 menit 15 menit Siswa dijelaskan tentang konsep fungsi.5 menit 10 menit  doa  10 menit 1 menit Guru mengucapkan salam 9.5 menit Guru menutup pelajaran dengan 0. 0. 15 menit  Siswa menyimpulkan diskusi dibantu guru hasil 5 Menit  Siswa melakukan refleksi tentang pembelajaran yang sudah berlangsung 3 menit  Siswa mendapat tugas tentang konsep relasi.

Dahniar)}. Diberikan himpunan P={1. 2..1). 2. Tes tertulis Kerjakan soal-soal berikut ini! 1.(3. 7.2). (2. Tentukan daerah asal. (Riwanti. 6 . b. 3}.(3. (Felix.1). 9.(2. (2. (3.(1..(Ramsida. Marsius. B A 1 2 3 2 4 6 8 c. Tentukan masing-masing sifat yang ada pada relasi berikut : a.2). dan saerah hasil dari relasi berikut : a. daerah kawan. Maradona.Krisantus). -1. 0. Marisa.Nora). 3} dan B = {0.2)}. 10. dan 11 tahun. 3}. dan Martohap berturut-turut berusia 6. 4. Relasi pasangan berurutan : {(Yaska.Pasaribu). Bila A direlasikan dengan B sebagai ”kuadrat dari” maka daerah hasilnya adalah. 2.2).3). Dua buah himpunan A = {-2.(2.PENILAIAN Teknik Penilaian Pertemuan 1  Penilaian kelompok Pertemuan 2  Penilaian individual Bentuk Instrumen Instrumen  Penugasan Soal  Tes tertulis Soal Pertemuan 1 Penugasan Selesaikanlah permasalahan di bawah ini! 1. Didefinisikan relasi R pada himpunan P dengan R={(1. Pasangkanlah usia masing-masing anak pada bilangan prima yang kurang dari 15. Sekumpulan anak yang terdiri atas 5 orang yaitu Margono.3).(1.1). Didefinisikan relasi R pada himpunan P dengan hasil relasi adalah himpunan S={(1.3). 2. 1. b.(1. 16}. 2. 1.. 9.(3.1).2). Diberikan himpunan P={1.3)}..

70% 2 : kata tdk sopan 3 kali 3 : aktif berdiskusi 70% s. b). Diketahui f(2x-3) = 4x-7.6. 2. Tidak menyela dalam diskusi 1 2 3 4 Rubrik penilaian 1 Rubrik penilaian 2 1 : aktif berdiskusi < 60% 1 : kata tdk sopan 4 kali 2 : aktif berdiskusi 60% s.d. Diberikan himpunan A={1. Instrumen Penilaian Penilaian Sikap dalam Berdiskusi NO KRITERIA 1. Anggota himpunan A dipasangkan dengan anggota himpunan B dengan relasi B=2A+2. Anggota himpunan A dipasangkan dengan anggota himpunan B dengan relasi B=A+1. 2 kali 4 : tidak menyela sama sekali 7 . 70% Rubrik penilaian 3 1 : menyela lebih dari 4 kali 2 : menyela 3 s.d. Aktif Berdiskusi 2. maka untuk x2 ≠1 . tentukanlah f(-1) ! x 1 2. Misalkan f(n) didefinisikan kuadrat dari penjumlahan digit n. 1 kali 60% s.4. Bahasa yang digunakan sopan 3.4 kali 3 : menyela 1 s. 80% 3 : kata tdk sopan 2 kali 4 : aktif berdiskusi 80% s.5} dan himpunan B= {2.5. maka tentukan nilai dari f(17)-f(7) ! 3.d 100% 4 : kata tdk sopan 0 s. 12}.8. Pertemuan 2 : Kerjakan soal-soal di bawah ini! x 1  .d.4.d. Nyatakanlah relasi A terhadap B dengan relasi berikut: a). 3. Tentukan f1998(11) ! 1. Misalkan juga f(f(n)) dan f3(n) didefinisikan f(f(n)) dan f3(n) didefinisikan f(f(f(n))) dan seterusnya.2. 11.3.d.10. Jika f(x) = 3.d.

4 Daerah hasil atau biasa disebut dengan range suatu relasi adalah sebuah himpunan bagian dari daerah kawan (kodomain) yang anggotanya adalah pasangan anggota domain yang memenuhi relasi yang didefinisikan. BEBERAPA SIFAT RELASI 8 .Pd NIP. TEORI TENTANG KONSEP RELASI Definisi 5.2 Daerah asal atau biasa disebut dengan domain suatu relasi adalah himpunan tidak kosong dimana sebuah relasi didefinisikan. Definisi 5. M. Dapat ditulis : A x B ={(x.Mengetahui.3 Daerah kawan atau biasa disebut dengan kodomain suatu relasi adalah himpunan tidak kosong dimana anggota domain memiliki pasangan sesuai relasi yang didefinisikan.19660610 198903 1 022 …………………….1 Misalkan A dan B adalah himpunan. Definisi 5. Matematika Imron Rosidi. LAMPIARAN 1 1. Relasi pasangan berurutan dari A ke B adalah suatu aturan pengaitan yang memasangkan setiap anggota himpunan A ke setiap anggota himpunan B. Relasi dari A ke B adalah aturan pengaitan /pemasangan anggota-anggota A dengan anggota-anggota B. Kepala SMKN 2 Pasuruan Guru mata Pelajaran.y)|  x  A dan y  B} 2. Definisi 5.5 Misalkan A dan B dua buah himpunan. Definisi 5.

z)  R.6 Misalkan A dan B himpunan. Relasi R bersifat transitif apabila untuk setiap (x. 2. KONSEP FUNGSI Definisi 5. 5. Secara simbolik ditulis f:A→B. Sifat Reflektif.y)  R dan ( y. Sifat Transitif Misalkan R sebuah relasi pada sebuah himpunan P. Relasi R dikatakan bersifat reflektif jika untuk setiap p  P berlaku (p.sedemikian sehingga y=f(x). Sifat Ekuivalensi Misalkan R sebuah relasi pada sebuah himpunan P.z)  R maka berlaku ( x. Relasi R dikatakan bersifat antisimetris apabila untuk setiap (x. 4.x)  R berlaku x = y. dan transitif. Sifat Antisimetris Misalkan R sebuah relasi pada sebuah himpunan P.y)  R.1.y)  R berlaku (y. Fungsi f dari A ke B adalah suatu aturan pengaitan yang memasangkan setiap anggota himpunan A dengan tepat satu anggota himpunan B. Relasi R disebut relasi ekuivalensi jika dan hanya jika relasi R memenuhi sifat refleksif. Misalkan R sebuah relasi yang didefinisikan pada himpunan P.Jika f memetakan suatu elemen x suatu y  A ke  B dikatakan bahwa y adalah peta dari x oleh fungsi f dan peta ini dinyatakan dengan notasi f(x) dan x disebut prapeta dari y.p)  R. Sifat Simetris Misalkan R sebuah relasi pada sebuah himpunan P. dibaca: fungsi f memetakan x ke y . simetris. 9 . Relasi R dikatakan bersifat simetris apabila untuk setiap (x. 3. dengan demikian dapat ditulis menjadi : f:x→y. 3. dibaca: fungsi f memetakan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.y)  R berlaku (x.

10 .