You are on page 1of 18

SEMANGKA

(Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai)
oleh
Dr. M. Syukur, SP, MSi
1. PENDAHULUAN
1.1. Gambaran Umum tentang Komoditas
Semangka merupakan tanaman buah berupa herba yang tumbuh merambat.
Tanaman ini berasal Afrika, kemudian berkembang dengan pesat ke berbagai negara
baik di daerah tropis maupun subtropis, seperti: Afrika Selatan, Cina, Jepang, dan
Indonesia. Tanaman semangka bersifat semusim, tergolong cepat berproduksi karena
umurnya hanya sampai 6 bulan.
1.2.Prospek Ekonomi/Bisnis
Buah semangka mudah diperoleh di pasar-pasar besar, super market, dan pasar
tradisional. Ekspor buah semangka ke luar negeri dari Indonesia pada tahun 1993
mencapai 11.873 kg dengan nilai US$ 10.341, sedangkan pada tahun 1994 mencapai
187.090 kg dengan nilai US$ 112.522. Dengan demikian, tampak bahwa pemasaran
buah semangka cukup baik.
1.3. Sentra Penanaman
Semangka banyak dibudidayakan di negara-negara seperti Cina, Jepang, India
dan
negera-negara sekitarnya. Sentra penanaman di Indonesia terdapat di Jawa Tengah:
D.I. Yogyakarta, Tegal, Pekalongan, Wonogiri, Magelang dan Kulonprogo; Jawa
Barat: Indramayu, Karawang; Jawa Timur: Madiun, Banyuwangi, Malang, Madura;
Sumatera Barat: Air Haji dan Balai Selasi; Lombok dan Lampung.
1.4. Manfaat/Khasiat
Tanaman semangka dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai buah segar,
tetapi ada yang memanfaatkan daun dan buah semangka muda untuk bahan sayurmayur. Biji semangka bisa diolah menjadi makanan ringan yang disebut "kuwaci"
(disukai masyarakat sebagai makanan ringan). Kulit semangka juga dibuat
asinan/acar seperti buah mentimun atau jenis labu-labuan lainnya.

2. Quality. . Prancis: pasteque. Orchid Sweet. tang-chin (peninsular). DESKRIPSI TANAMAN 2.1. Thailand: taengmo (central). semangka Batu Sengkaling. Cream Suika. Vietnam: d[uw]a h[aa][us]. Top Quality. Indonesia: semangka. tanaman ini memerlukan input tinggi dalam teknik budidayanya. Mindful. Semangka impor: Round Dragon. sandiya (Bicol). Kamboja: ‘oow llok.3. Laos: moo. semangka disebut watermelon. New Dragon.5. Papua Nugini: melon. Permasalahan Banyak varietas unggul yang dikembangkan oleh petani di Indonesia. Superior. Malaysia: tembikai. 2. Grand Baby. Glory. Bajul Mati dan Semangka Bojonegoro. dagita (Marinduque). Penamaan Dalam bahasa Inggris. Seperti tanaman buah lainnya. matao (nothen). Tabel berikut menguraikan deskripsi beberapa varietas. Sistematika Klasifikasi botani tanaman semangka adalah sebagai berikut: Divisi : Spermatophyta Sub divisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Sub-kelas : Sympetalae Ordo : Cucurbitales Famili : Cucurbitaceae Genus : Citrullus Spesies : Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai 2. Taiwan dan Eropa. cimangko (Minahasa).2 1.Varietas Komersial Di Indonesia. Golden Crown. Selain itu. medikai. d[uw]a d[or]. Sugar Baby. tetapi umumnya benih semangka masih diimpor dari luar negeri. Yellow Baby. Filipina: pakwan (Tagalog). semangka utamanya dikonsumsi dalam keadaan segar sehingga harus segera dipasarkan setelah dipanen. teeng moo.2. varietas yang dibudidayakan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: Semangka lokal: semangka hitam dari Pasuruan. Diana Bangkok Dragon. seperti Jepang.

Bobot 7 kg/buah. Tahan penyakit embun tepung. Warna kulit hijau muda berstrip hijau tua. Bentuk buah bulat agak oval. kulit buah hijau cerah berstrip hijau gelap. Rasa manis renyah. Batangnya mempunyai sulur yang bercabang 2-3 buah. Batangnya ditumbuhi bulu-bulu halus yang panjang tajam dan berwarna putih. Rasa manis. sehingga memanjat. rasa sangat manis. 2. Buah: bentuk lonjong. Buah: bentuk lonjong. diameter 25 cm. Bobot 4-6 kg/buah. diameter 25 cm. Karakteristik Beberapa Varietas Semangka Nama New Dragon (hibrida) Asal Taiwan Diana Bangkok Dragon (hibrida) Thailand Round Dragon Taiwan Yelloy (120) Baby Taiwan Golden Crown Taiwan Quality (125) Mindful Taiwan Orchid Sweet Taiwan (135) Karakteristik Jenis berbiji. renyah. Tanaman semangka mempunyai bunga jantan. Bobot bisa mencapai 7. Bentuk buah bulat.5 kg/buah. Jenis berbiji. biji warna coklat gelap. daging buah merah tua. Tahan penyakit embun tepung (downy mildow). bersifat menjalar. Daging buah merah.4. Jenis tidak berbiji. Berbunga 30 hari. Tahan penyakit layu Fusarium. bobot 9 kg/buah. manis dengan kadar gula 12% brix. masak 65 hari. bobot 6-7 kg/buah. Aman untuk pengiriman. batangnya kecil dan panjangnya dapat mencapai 5 m. Jenis berbiji.5 kg/buah. masak 60 hari. Bentuk buah bulat. Jenis berbiji. Jenis berbiji. Bobot 2. antara hijau muda dan hijau gelap. rasa manis dan renyah. antraknosa. Berbunga 30 hari. namun masih dalam satu pohon. Tahan penyimpanan dan pengakutan jarak jauh. rasa manis. Bentuk: buah bulat agak oval. Rasa daging renyah. Jenis tidak berbiji. Warna kulit buah kuning.3 Tabel 1. bobot 8-12 kg/buah. Warna kulit hijau kelabu berstrip hijau tua. warna daging kuning. Jenis tidak berbiji. Jumlah bunga jantan biasanya lebih banyak daripada bunga lainnya. warna daging buah kuning. Kulit buahnya berwarna hijau atau kuning. Warna kulit hijau kelabu berstrip hijau tua. Kulit hijau bergaris. panjang 40 cm. Buahnya berbentuk bulat sampai bulat telur (oval). Warna daging merah. virus. bertekstur tegar. panjang 40 cm. warna daging merah. Bentuk buah bulat oval. sangat manis. ukuran biji kecil. renyah dan lezat. Umur panen 65-70 HST. bunga betina dan hermaprodit yang letaknya terpisah. Tahan penyakit fusarium dan antraknosa. Daging buah merah merata. Kulit bergarisgaris mencolok.Ciri Morfologi Semangka merupakan setahun. blurik putih . warna daging merah.

pertumbuhan tanaman kurang baik. latosol dan podsolik. Ada dua jenis benih semangka yang biasa ditanam yaitu benih . yaitu mudah terserang hama penyakit. serta terjadi kemunduran waktu panen. bukan tanah asam. berair dan rasanya manis.2. Ketinggian Tempat Ketinggian tempat yang baik untuk areal penanaman semangka adalah: 0-400 m dpl.1. Pembibitan 4.1. 3. Jenis tanah yang cocok untuk tanaman semangka adalah regosol. Jika pH < 5.1. Pada ketinggian lebih dari 700 m dpl. tidak mengapung jika direndam.3. Curah hujan yang terlalu tinggi dapat berakibat buruk terhadap pertumbuhan tanaman. Pada ketinggian 400-900 m dpl. Kelembaban yang terlalu tinggi akan mendorong tumbuhnya jamur perusak tanaman. 3.5-7. kaya bahan organik.2. andosol. Curah hujan yang ideal untuk areal penanaman semangka adalah 40-50 mm/bulan.1. Semangka memerlukan sinar matahari penuh. 4. bakal buah gugur dan pertumbuhan vegetatif panjang. PEDOMAN TEKNIK BUDIDAYA 4. Syarat Teknis Benih Benih semangka yang baik adalah bentuk tidak keriput. sedikit berpasir. Keasaman tanah (pH) yang diperlukan antara 6. tanaman menghasilkan buah bermutu rendah dan rasa kurang manis. Warna daging buah merah atau kuning. Tanah Kondisi tanah yang cocok untuk tanaman semangka adalah tanah yang cukup gembur.4 atau hijau. Iklim Tanaman semangka merupakan salah satu tanaman hortikultura yang tahan kering. Daging buahnya lunak. SYARAT TUMBUH 3. Kekurangan sinar matahari menyebabkan sulit berbunga dan bunganya banyak rontok.5 (tanah asam) maka perlu pengapuran dengan dosis disesuaikan dengan tingkat keasaman tanah tersebut. Suhu optimal yang dikehendaki tanaman berkisar 20–30oC. 3.

Setiap 4-6 jam sekali perlu pengontrolan kelembaban.2.Bibit siap dikecambahkan.4. Pemeliharaan pesemaian Polibag-polibag diberi disungkup plastik transparan serupa rumah kaca mini dan salah satu sisi yang terbuka. kemudian dilipat.00. Kedalaman lubang tanam 1. untuk mempermudah proses pertumbuhan. Setalah ditanam. Pemeraman dilakukan selama 24-48 jam. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan .5 cm. 4. Masukkan bungkusan tersebut ke dalam kaleng atau stoples yang dilapisi pasir dan kertas koran basah. Setelah direndam 10-30 menit.3. lubang ditutup dengan tanah halus yang dicampur abu sekam (2:1). pada jarak 5-10 cm di atas bungkusan. benih semangka diperam terlebih dahulu. Jika ingin menanam semangka tanpa biji maka harus juga menanam semangka berbiji di sebelahnya sebagai sumber polinator. sehingga bibit mendapatkan matahari penuh. Penyiapan Benih Sebelum disemai. kaleng diberi penerangan lampu pijar 15 watt. maksimum hingga pukul 09.1. Sungkup ini juga dilengkapi dengan naungan paranet. Jika kondisi kering. Caranya adalah benih yang telah dikeringanginkan diletakkan di atas kain handuk. sungkup harus dibuka total. 4. dimasukkan ke dalam polibag kecil (ukuran 12 x 12 cm) yang telah berisi media tanam yaitu campuran tanah dan pupuk kandang (1:1). ujung benih semangka dipotong (untuk semangkan tanpa biji) terlebih dahulu menggunakan gunting kuku. Kemudian polibag-polibag tersebut ditutup karung goni selama 2-3 hari. Selanjutnya benih direndam dalam air hangat suhu 20-25oC yang telah ditambah fungisida dan bakterisida dengan konsentrasi 2 ml/l. Penyiraman dilakukan rutin untuk mempertahankan kelembaban. Teknik Penyemaian Benih Sebelum disemai. Benih yang telah diperam.1. Benih semangka tidak berbiji umumnya mempunyai kulit biji yang sangat keras. Untuk memberikan suasana hangat. Tiga hari sebelum pindah tanam. diangkat dan ditiriskan sampai air tidak mengalir lagi. 4. Bibit yang masih muda diberi sinar matahari pagi saja. segera semprotkan air menggunakan hand sprayer kecil.1.5 semangka tidak berbiji (triploid) dan benih semangka berbiji.

lebar bedengan 200 cm. tinggi bedengan 30-50 cm.3 kali periode penanaman).2.2. Pembentukan Bedengan Tanaman semangka membutuhkan bedengan supaya air yang terkandung di dalam tanah mudah mengalir keluar melalui saluran drainase yang dibuat. dilakukan rutin 3 hari sekali. diratakan dan di atas lapisan ini diberi jerami kering untuk perambatan semangka dan peletakan buah. dilakukan pembalikan tanah dan perataan tanah Tunggul bekas batang terdahulu dan bebatuan dibuang keluar dari areal.2.6 pupuk daun. Pengolahan Tanah 4. 4. . dicampur dengan fungisida.1. Plastik berwarna perak akan memantulkan sinar matahari sehingga mengurangi serangan hama yang bersembunyi di bawah daun tanaman. Lahan yang akan ditanami. perlu dibersihkan dari tanaman terdahulu yang masih tumbuh. Pemakaian plastik lebih menguntungkan karena lebih tahan lama. 4. Bila bekas persawahan.5. kemudian diteliti pH tanahnya. Di bagian tengah. Pemindahan Bibit Setelah bibit berumur 12-14 hari dan telah berdaun 2-3 helai. untuk memacu perkembangan bibit. 4. sistem tanpa turus dengan 1 baris tanaman.2.1. sampai 812 bulan pada areal terbuka (2 . disiram dan dilapisi jerami kering setebal 2-3 cm atau mulsa plastik dengan lebar plastik 110-150 cm agar menghambat penguapan air dan tumbuh liar. dikeringkan dulu beberapa hari sampai tanah itu mudah dicangkul. Pengolahan lahan Tahap penghalusan dan perataan bongkahan tanah pada sisi bedengan pada tempat penanaman semangka dilakukan dengan cangkul. Pembukaan lahan Bila areal bekas kebun.2. Untuk penanaman sistem turus. lebar parit 30-50 cm. Bedengan perlu disiangi. sistem tanpa turus dengan 2 baris tanaman. 4. Panjang bedengan maksimum 12-15 m. sebagai landasan buah pada bedengan. lebar bedengan adalah 100-110 m. Lebar bedengan tergantung teknik budidaya yang digunakan. lebar bedengan 400 cm.3. dipindahkan ke areal penanaman yang telah diolah.

75 cm dari atas dan 20 cm dari persilangan dibuat para-para.2. Pemberian pupuk dasar untuk semangka tanpa biji. 40 g urea. jarak dua pasang turus yang berhadapan 60 cm. Pemberian pupuk kandang dilakukan setelah pengapuran atau sekitar dua minggu sebelum tanam.000 tanaman/ha. seperti kapur karbonat atau kapur dolomit.000 tanaman/ha. 30 g SP-36. Sedangkan untuk semangka berbiji. kebutuhan pupuk per tanaman adalah 80 g ZA. 50 g urea.1. Untuk penanaman sistem tanpa turus. untuk pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit dan pH > 6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg. Bahan yang digunakan adalah kayu atau bambu.5. kebutuhan pupuk per tanaman adalah 85 g ZA. 30 g SP-36. Pada model huruf ‘X’.5004. 85 g KCl dan 2 g Borate. Penggunaan kapur pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200 kg dolomit per 1000 m2.4. jarak dua pasang turus yang berhadapan 60 cm.3.5 kg/tanaman. 70 g KCl dan 2 g Borate. Pemasangan turus yang umum dilakukan petani ada dua model yaitu menyerupai huruf ‘A’ dan menyerupai huruf ‘X’. Pemberiannya ditebar rata di atas bedengan atau ditanam dalam lubang. Pemasangan turus Pemasangan turus dilakukan untuk penanaman semangka sistem turus. Penanaman 4. dengan 1 baris dan 2 baris tanaman. Pemasangan dilakukan setelah pemasangan mulsa tetapi sebelum penanaman.7 4.3. Pada model huruf ‘A’. jarak tanam yang digunakan adalah 80 x 70 cm dengan populasi 8.2. . Populasi dan jarak tanam Untuk penanaman sistem turus. 4. tinggi turus 195 cm. tinggi turus 180 cm. 4. Kebutuhan pupuk kandang sekitar 12 ton/ha atau 1. ketinggian 80 cm dibuat para-para. jarak dalam barisan 70 cm dengan populasi 3. Pemberian pupuk dasar Pengapuran dilakukan memberikan kapur kapur pertanian yang mengandung unsur Calsium (Ca) dan Magnesium (Mg) yang bersifat menetralkan keasaman tanah dan menetralkan racun dari ion logam yang terdapat di dalam tanah.

Persiapan pelubangan lahan tanaman dilakukan 1 minggu sebelum bibit dipindah.3. alat siap diganakan.4. bahkan mengurangi produksi. Pemeliharaan Tanaman 4. 4. Pada kegiatan penyulaman.1. lubang ditutup dengan tanah yang telah disiapkan.4. dilakukan perendaman dalam air yang berisi larutan pupuk NPK 2 g/l. 4.4. Penyiangan Adanya gulma di sekeliling tanaman dapat menghambat pertumbuhan tanaman. 4. Sebelum bibit ditanam. terakhir lubang disiram air agar media bibit menyatu dengan tanah.2. Apabila tanaman tumbuh terlalu lambat atau tanaman mati dilakukan penyulaman dengan bibit baru yang telah disiapkan. Bila disebabkan oleh bakteri atau jamur. Penyiangan dilakukan dengan mencabut atau membuang gulma yang tumbuh di bedengan atau parit. perlu diperhatikan penyebab kematian bibit. Kaleng tersebut diberi arang yang kemudian dibakar. maka diperlukan alat bantu dari kaleng bekas cat ukuran 1 kg yang diberi lubang-lubang disesuaikan dengan kondisi tanah bedengan yang diberi lobang. bibit harus dibongkar bersama tanahnya. Penyiapan lubang tanam Sambil menunggu bibit cukup besar dilakukan pelubangan pada lahan dengan kedalaman 8-10 cm. Jika lahan menggunakan mulsa plastik. agar tidak menular ke bibit lain yang sehat. areal penanaman disiram secara massal sampai air menggenangi areal sekitar ¾ tinggi bedengan.2. Penanaman Penanaman bibit semangka dilakukan setelah bibit berumur 14 hari dan telah tumbuh daun 2-3 lembar. Urutan penanaman adalah sebagai berikut: kantong plastik dilepas hati-hati supaya akar tidak rusak. Jarak antar lubang disesuaikan dengan jarak tanam.8 4. bibit dimasukkan ke dalam lubang yangtelah disiapkan. Bila menggunakan sistem mulsa . Setelah arang menjadi bara.3. Penyulaman Tanaman semangka yang berumur 3-5 hari perlu diperhatikan. sebagai Starter Solution. dan dibiarkan sampai air meresap. Gulma juga dapat dijadikan inang bagi hama dan penyakit.3. Setelah dilakukan pelubangan. Penyulaman tidak boleh dilakukan lebih dari 10 hari setelah tanam.

Pemupukan Pemupukan susulan semangka dilakukan mengikuti pola seperti tabel berikut. Penyiraman Tanaman semangka memerlukan air secara terus menerus dan tidak kekurangan air.5 Gandasil B Kocoran**) : NPK mutiara (g/l) 10 15 KNO3 (g/l) 15 Mikro (g/l) 10 *) disemprotkan sampai membasahi seluruh daun **) 250 ml/tanaman 45 55 2 2 2 2 2 15 - 20 - 20 15 - 20 15 - 4. Penyiraman juga bisa dilakukan dengan pompa air.4. 4. Pembumbunan hanya dilakukan untuk penanaman sistem tanpa mulsa. 4. Pemangkasan dapat dilakukan sejak tanaman masih berumur 7-10 hari setelah .9 plastik hitam perak (MPHP). Penyiangan ini dilakukan rutin. Pembumbunan Pembubunan tanah dilakukan dengan menimbun kembali tanah yang tererosi karena penyiraman.5.5 2 1.5 Mikro (ml/l) 1.6.4. penyiangan hanya dilakukan di tepi-tepi parit karena praktis gulma tidak dapat tumbuh di dalam bedengan.4.4. Pemangkasan dilakukan dengan cara mengurangi tumbuhnya cabang utama atau cabang sekunder sehingga hanya dipelihara sebanyak dua cabang utama saja. agar akar-akar tidak muncul ke permukaan tanah. 4. dengan bantuan selang plastik.4. Sistim irigasi yang digunakan sistem Farrow Irrigation: air dialirkan melalui saluran diantara bedengan Frekuensi pemberian air pada musim kemarau adalah 4-6 hari. Jenis Pupuk Dosis/Konsentrasi Aplikasi (Hari Setelah Tanam) 20 25 30 40 10 17 Daun *) : Gandasil D (g/l) 1. Pemangkasan Pemangkasan tajuk tanaman bertujuan mengatur pertumbuhan tajuk.3.

Alat pangkas yang digunakan harus dalam keadaan steril. Cabang sekunder yang dipangkas adalah cabang sekunder di bawah ruas ke-14 dan disisakan masing-masing hanya dua daun. Hal ini dilakukan untuk mempercepat tumbuhnya cabang. Cara penyerbukan buatan ini diawali dengan pengambilan dan pengumpulan bunga jantan dari semangka berbiji. hal ini disebabkan bunga pada ruas-ruas tersebut yang kelak menjadi buah dapat pas dengan para-paranya. Sedangkan penanaman tanpa turus tidak ada ketentuan tersebut. oleskan bunga jantan pada putik bunga betina. Model pengikatannya menyerupai ‘angka 8’. Pengikatan dimulai ketika tanaman berumur 3 minggu.10 tanam. alat direndam fungisida dengan konsentrasi 2 ml/l.00-10. Umur tanaman yang dapat dilakukan penyerbukan buatan sekitar 21-28 hari setelah tanam. dipilih bunga betina yangakan diserbuki. 4. Sebelum dan sesudah pemangkasan.7.4. Cabang-cabang yang tumbuh dibiarkan sampai berumur 3 minggu. cabang sekunder dipangkas. Pengikatan cabang Pengikatan cabang mutlak dilakukan pada penanaman sistem turus. dipilih lagi dua cabang utama yang pertumbuhannya baik. yaitu bentuknya sempurna dan tidak cacat. Seleksi buah dilakukan setelah tanaman berumur 40 HST. Setelah dipilih. saat bunga betina dalam kondisi mekar. Bahan pengikat dapat berupa tali rafia atau tali dari pelepah pisang batu. 4. Biasanya pada umur ini tanaman baru memiliki 4-5 helai daun.00. Penyerbukan buatan dilakukan pada pagi hari yaitu pukul 06. penyerbukan hanya dilakukan pada bunga betina yang berada pada ruas ke-13 dan ke 20. Pada usia 3 minggu. Pada umur 6 minggu. Untuk penanaman sistem turus. 4.8.4.4. agar tanaman dapat tumbuh merambat pada turus-turus yang telah disediakan. Selanjutnya. Seleksi buah Seleksi buah bertujuan untuk memperoleh ukuran dan bentuk buah yang seragam dan besar. Penyerbukan buatan Penyerbukan buatan hanya dilakukan kalau semangka yang ditanam sebagian besar merupakan jenis tidak berbiji. Bunga yang sudah diserbuki ditandai dengan tali rafia yang diikat longgar. .8.

Pengendalian hama/penyakit Penyemprotan campuran obat (fungisida.11 Buah yang dipilih adalah buahyang pertumbuhannya baik.4. warna kuning pucat kehitaman. Penempatan buah dilakukan setelah buah sudah berukuran bola tenis. Tujuannya agar nantinya kulit buah tetap mulus hingga saat panen.11.1. buah diletakkan pada para-para.4. sedangkan yang jelek dibuang dengan menggunakan gunting. Hama 5.9. hama mengembara di malam hari. diantara buah dan para-para perlu diberi serasah dari jerami atau alang-alang. 4. untuk tindakan pencegahan. Banyaknya buah yang dipelihara masksimal 2 buah per tanaman agar didapat buah yang besar. Jika terdapat serangan hama atau penyakit. 4. Pengendalian: menyemprotkan larutan insektisida sampai tanaman basah dan merata.10. Pembalikan buah dilakukan minimal sekali hingga buah siap panen. yaitu pada umur 44-51 HST. 5.4.1. kira-kira 10-14 hari setelah penyerbukan. maka waktu penyemprotan ditingkatkan menjadi 3 hari sekali dengan bahan yang sesuai dengan hama atau penyakit tersebut. . buah perlu dibalik agar bagian bawahnya terkena sinar matahari. Cara penularan. Selain pemberian alas. 4. menetap dan berkembang biak. Penempatan buah Untuk penanaman sistem turus. Gejala serangan: daun-daun muda atau tunas-tunas baru menjadi keriting. Hama ini juga sebagai vektor virus. Pemberian alas dan pembalikan buah Dalam proses pembesaran. Tanaman keriting dan kerdil (yang kemungkinan disebabkan virus) serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Thrips (Thrips parvispinus Karny) Penyebab: hama berukuran kecil ramping. HAMA DAN PENYAKIT 5. mempunyai sungut badan beruas-ruas. insektisida dan pupuk daun) dilakukan rutin setiap minggu.1.

Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.2. Penyakit 5. Pada pagi dan sore hari tanaman tampak segar. warna dedaunan akan pucat. Pengendaliannya adalah dengan menyemprotkan insektisida secara rutin.3.) Hama ini mempunyai ciri yaitu berwarna hitam berbintik-bintik/bergaris-garis. dengan insektisida sesuai dengan aturan penanaman buah semangka. Pengendalian: dilakukan dengan menyemprotkan akarisida. Bila tidak .2.4.12 5. Menyerang daun. ulat dewasa memangsa pangkal tanaman. Kutu ini juga sebagai vektor virus. dicabut dan dibakar. Gejala serangan: tampak jaring-jaring sarang binatang ini di bawah permukaan daun. Pengendalian: (1) penanaman secara serempak pada daerah yang berdekatan untuk memutus siklus hidup hama dan pemberantasan sarang ngengat disekitarnya. terutama tunas-tunas muda. Gejala: tanaman tampak layu seperti kekurangan air. Ciri-cirinya adalah binatang kecil berwarna merah agak kekuningan/kehijauan mengisap cairan tanaman. Hama ini juga sebagai vektor virus.5. membelah diri dengan menggigit dan menyengat. Gejala serangan adalah daun tanaman menggulung dan pucuk tanaman menjadi keriting akibat cairan daunnya dihisap hama. Kutu aphids (Aphids gossypii Glover) Aphids muda berwarna kuning. 5. panjang tubuh 2-5 cm.1. Pengendalian: dilakukan secara non kimiawi dan kimiawi. 5. Ciri lainnya adalah adanya getah cairan yang mengandung madu dan mengkilap dari kejauhan.1. Ulat perusak daun (Spodoptera litura) Ulat ini berwarna hijau dengan garis hitam/berwarna hijau bergaris kuning.1. Tungau Tungau merah merah: Tetranychus cinnabarinus Boisduval atau tunga kuning: Polyphagotarsonemus latus Bank. (2) pengendalian secara kimiawi.2. aktif merusak dan bergerak pada malam hari. sedangkan aphids dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaman. 5. 5.1.1. tanda serangan daun dimakan sampai tinggal lapisan lilinnya dan terlihat dari jauh seperti berlubang. Tanaman yang telah terserang virus. Layu Fusarium Penyebab: Fusarium oxysporum.

Gejala: permukaan daun terdapat bercak-bercak kuning dan selanjutnya menjadi coklat akhirnya mengering dan mati.3. Bercak daun Penyebab: spora Pseudoperenospora cubensis Rostowzew terbawa angin dari tanaman lain yang terserang. (2) menggunakan fungisida. Bila menyerang buah. pemetikan buah dilakukan pada waktu siang hari ketika tidak berawan/hujan.13 ditanggulangi.5. atau terdapat rumbai-rumbai halus berwarna abu-abu/ungu. Antraknosa Penyebab: Colletotrichum lagenarium. tampak bulatan berwarna merah jambu yang lama kelamaan semakin meluas. Busuk buah Penyebab: Phytophthora capsici Leonian. menanam benih yang sudah direndam fungisida. penyemprotan fungisida secara periodik. Pengendalian: (1) secara non kimiawi dengan pergiliran masa tanam dan menjaga kondisi lingkungan agar tidak terlalu lembab. Gejala: batang bibit berwarna coklat.2. 5. 5. Pengendalian: hindari dan cegah terjadinya kerusakan kulit buah.2. Busuk semai Penyebab: cendawan Pythium ultimum Trow. Pengendalian: (1) dilakukan secara non kimia seperti pengendalian penyakit layu fusarium.2. Menyerang pada benih yang sedang disemaikan. berwarna coklat dan batangnya mengerut. dalam waktu 2-3 hari saja tanaman akan mati kering. (2) tanaman disemprot dengan fungisida. Tanaman dan buah disemprot fungisida secara periodik.2. Pengendalian: (1) secara non kimiawi seperti pada penyakit layu fusarium. 5.4. baik selama pengangkutan maupun penyimpanan. 5. Pengendalian: benih direndam di dalam fungisida.2. rebah kemudian mati. (2) secara kimiawi dilakukan dengan menyemprotkan fungisida secara periodik. menanam pada areal baru yang belum pernah ditanami semangka. Gejala: daun terlihat bercak-bercak coklat yang akhirnya berubah warna kemerahan dan akhirnya daun mati. . Jamur menginfeksi buah menjelang masak dan aktif setelah buah dipetik.

sehingga tanaman yang terlanjur terkena harus dicabut dan dibakar. dan sulur di belakang tangkai buah sudah berubah warna menjadi coklat tua. Gejala: daun melepuh. Virus Penyebab: virus yang terbawa oleh hama tanaman yang berkembang pada daun tanaman. dan umur tanaman. buah dapat diangkat dan diletakkan langsung ke dalam keranjang. Suara buah dapat digunakan sebagai tanda tingkat ketuaan buah. pengamatan dari suara saat buah diketuk. belang-belang. agar tahan selama dalam penyimpananan. cenderung berubah bentuk. Pemetikan buah sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah dan tidak berawan sehingga permukaan kulit buah dalam kondisi kering. Secara visual. buah tersebut sudah masak atau tua.1. 6. tanaman kerdil dan timbul rekahan membujur pada batang. Sebaliknya. Setelah dipotong. Pada ketinggian tempat antara 700-900 m dpl. Bila nyaring. Ciri dan Umur Panen Menentukan saat panen dapat melaui tiga cara yaitu pengamatn visual. semangka dapat dipanen pada umur 90-100 hari setelah tanam. Warna buah menjadi terang karena lapisan lilin yang menyelimuti kulit buah sudah hilang. Belum ditemukan obat yang tepat untuk mengendalikan virus. Suara buah ini muncul setelah buah diketuk.2. Cara Panen Cara panen buah semangka adalah dengan memotong tangaki buah. PANEN 6. 6. Sementara di dataran rendah buah dapat dipanen pada umur 85 hari. Varietas tanaman dan ketinggian tempat mempengaruhi umur panen tanaman. . bila agak berat dan sedikit bergetar.14 5. bentuk buah bulat berisi.6. buah tersebut masih muda.2. buah semangka yang sudah siap panen dicirikan oleh warna kulit buah yang terang. Pengendalian: serangan vektor virus dicegah dengan menggunakan insektisida.

7. Penyortiran dan penggolongan buah semangka dilakukan dalam beberapa klas antara lain: Kelas A: berat > 4 kg. Penyimpanan dalam ruang tanpa pengatur suhu: merupakan penyimpanan jangka pendek dengan cara memberi alas dari jerami kering setebal . tidak terlalu masak. Penyimpanan pada atmosfir terkontrol (merupakan cara pengaturan kadar O2 dan kadar CO2) dengan asumsi oksigen atau menaikan kadar karbon dioksida (CO2). kondisi fisik sempurna. Perkiraan Produksi Jika jumlah buah 2 buah per tanaman. kondisi fisik sempurna. maka dalam satu hektar yang terdiri dari 4. hendaknya tidak terjadi persinggungan langsung antar buah.15 6. dengan berat buah rata-rata 4-6 kg per buah. Kelas C: berat < 2 kg. Dalam penampungan buah. Periode Panen Panen dilakukan dalam beberapa periode.000 tanaman. dapat mengurangi proses respirasi.1. dapat dilakukan 2 kali panen. kondisi fisik sempurna. Kerusakan saat pengumpulan buah akan mempengaruhi mutu buah dan harga jualnya. Kelas B: berat 2-4 kg. dan kelembaban udara antara 80-85%. Untuk itu.000-48.2. 6. PASCAPANEN 7. diperoleh hasil maksimal sebesar 32. perlu diberi serasah jerami padi atau kertas yang dipotong kecil-kecil pada ruang antar buah.3. 7. tidak terlalu masak. Sortasi Penggolongan ini biasanya tergantung pada pemantauan dan permintaan pasaran. Apabila buah dapat dipanen serempak maka buah dapat dipanen sekaligus.4. harus diusahakan sebaik mungkin agar tidak terjadi kerusakan buah. tidak terlalu masak.3. 7. Pengumpulan Pengumpulan hasil panen sampai siap dipasarkan. tetapi apabila tidak bisa bersamaan.000 kg. Penyimpanan Penyimpanan buah semangka di tingkat pedagang besar (sambil menunggu harga lebih baik) dilakukan sebagai berikut: Penyimpanan pada suhu rendah sekitar 4oC.

yaitu kelas A. Yang paling penting diperhatikan adalah pengepakan yang sempurna dan perhitungan lama di perjalanan.000.000. kondisi fisik sempurna. 750.- . kondisi fisik sempurna. Distribusi Buah semangka di Indonesia didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri dan ekspor.000. 8. hotel dan supermarket dalam negeri sedangkan mutu B dan C dengan ukuran kecil untuk pasar tradisional. laut dan udara. kondisi fisik sempurna. Setiap kemasan dapat diisi maksimum hanya enam buah.Mulsa plastik 100 kg @ Rp. Kelas C: berat < 2 kg. 7. 3. Berdasarkan grade mutu buah.Rp. I. Untuk memperkecil gesekan pada kulit buah. 7..4. dilakukan pengemasan dengan proses pengepakan yang benar dan hati-hati.Dolomit 500 kg @ Rp. 250 .Pembuatan bedengan 50 HKP @ Rp. 125. 350.. 2. tepi kiri-kanan dan atas kemasan diberi jerami kering atau potongan kertas. STANDAR PRODUK Umumnya pedagang mengelomkokkan buah dalam 3 kelas. B dan C. Kelas A: berat > 4 kg. Lahan . maka mutu A dengan ukuran besar diperuntukkan bagi ekspor. tidak terlalu masak. Pengemasan Untuk mempertahankan mutu buah agar kondisi selalu baik sampai pada tujuan akhir. 9. ruang antar buah. 800. bagian dasar.- Rp.Rp.5. Kemasan dapat berupa kardus yang dilubangi. 675.Sewa lahan 1 ha per musim tanam .000. 7. 75.000. tidak terlalu masak.000. Biaya produksi 1. peti kayu atau keranjang plastik. Kelas B: berat 2-4 kg. Pengelomokan berdasarkan hal berikut: 1.Rp. ANALISIS EKONOMI Perkiraan analisis budidaya tanaman semangka dengan luas 1 hektar per musim tanam (4 bulan) di daerah Jawa Barat tahun 1999. sehingga distribusinya menggunakan angkutan darat. tidak terlalu masak.16 10-15 cm dengan disusun sebanyak 4-5 lapis dan setiap lapisnya diberi jerami kering. 7.500.Rp.Pupuk kotoran ayam 9 ton @ Rp.000.

- .800..872 kg x Rp.-.Rp.Rp.. 475..000. 280.000.- Rp. 7.- Rp..7. 63.000..750. 1. 7.6. 252. 70.500. Kebutuhan pupuk . 13. 189. 12.421.Rp.250.Rp. 40.000.000 .. 7.800. 231.Rp.-. 750.000. Tenaga kerja .. 315. 70. 84. 77.Rp.000. 7.000.Rp.Penyerbukan 27 HKP @ Rp.Rp.000.1.ZA 520 kg @ Rp.000.-) 2.414.KC1 455 kg @ Rp.8.Pembalikan tanah 10 HKP @ Rp.TSP 140 kg @ Rp. Persemaian . Pemeliharaan .Rp..000.000.17 .000.Pengukuran ranting 9 HKP @ Rp.Rp.Rp..000.000.Rp.400.000.000. Panen dan pascapanen 22 HKP @ Rp. 30.525.Jumlah biaya produksi II. 100. 100.Pemangkasan ranting 12 HKP @ Rp. 30.000.5.500.- Rp.000.Rp.000 .Rp. 7.000.000. 7. Pendapatan 1.000. 7.007. 161. 1.-.Pindah tanam 23 HKP @ Rp.- Rp. 60.000. 1.Rp.- 4.000..Tenaga persemaian 12 HKW @ Rp.000. 7.000.-. 10. 5. 6. Pembuatan gubug 1 lokasi @ Rp..000.Benih semangka biji 20 gr 2 pak @ Rp.600. Semangka berbiji (2.Furadan 10 kg @ Rp.Pengairan 14 HKP @ Rp.Rp.- 3.000.650.Tenaga jaga kebun 10 HKP @ Rp.. 7. 20.000.-) Jumlah pendapatan Rp.000. 800. 98.000.500. 65.075. 144. 7.Penebaran pupuk & mulsa plastik 40 HKP @ Rp.Rp.875.Polybang semai 3 kg @ Rp.Benih semangka tanpa biji 200 gram 10 pak .Rp.500. Semangka tanpa biji (22.000.000. Penanaman .000.Pemupukan susulan & penyemprotan 33 HKP @ Rp. 154.000. 7.Plastik transparan 20m @ Rp.Urea 210 kg @ Rp.- Rp.Pupuk susulan NPK 60 kg @ Rp 2.. 1.. 7. 7.Rp. 1. 56.- 2.Pupuk kandang dan dolomit 11 HKP @ Rp.Rp. 780.500.Rp.000.Seleksi buah 8 HKP @ Rp.000.977 kg x Rp.- Rp.

A. Indonesia. Connecticut.. Jakarta.Yogyakarta. Prosea Foundation. 1999. H.18 III.. In J. Sutarya. Inc. H. Semangka Tanpa Biji. dan R. Prosea Indonesia. R. 2000. Wageningen. Petunjuk Bertanam Semangka Sistem Turus. Wihardjo S.625. K. Jakarta. van der Vossen. 1996. Samadi. . Kiat Sukses Bertanam Semangka Berbiji.455. Piluek (eds). Keuntungan per hektar (dalam 1 musim) Keuntungan per bulan Rp. Westport. Setyowati. B. 1995. Pedoman Bertanam Sayuran Dataran Rendah. Parameter kelayakan usaha Rasio pendapatan dan biaya: R/C ratio = 1. Grubben dan H. Watermelon breeding. Prospek Berkebun Buah. Gajah Mada University Press. & H.406. Penebar Swadaya. Penebar Swadaya. Jakarta.25 IV.S. Penebar Swadaya. F. Yogyakarta. Bassett (ed). Prajnanta. & PudocDLO. DAFTAR RUJUKAN Duljapar. Bandung. G. 5. Bertanam Semangka. Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai. 1.J. _________. dan Balai Penelitian Hortikultura Lembang.Rp.C. Amerika. M. Bogor.821. Vegetables. Siemonsma and K. Kanisisus. 1986. Kanisius. Jakarta. 1993. Plant Resources of South-East Asia (Prosea) 8. Breeding Vegetable Crops. Sutarno.M. Bogor.77 10. 1994. Penebar Swadaya. 2000.M. In M. Avi Publishing Company. N. the Netherlands. Agribisinis Semangka Non-biji. Mohr. Sunarjono. Paje. 1996. Yogyakarta.