You are on page 1of 2

ABSTRAK

Pengembangan terminal petikemas dibutuhkan karena adanya perubahan dalam
kawasan, penanganan muatan, teknologi kapal, dan perubahan kuantitas permintaan. Kinerja
terminal petikemas adalah indikator yang dibutuhkan untuk menilai kelancaran operasional
terminal petikemas dalam melayani kegiatan transportasi barang dan pengembangannya
kedepan. Analisa kinerja operasional terminal petikemas akan berdampak pada upaya
peningkatan pelayanan saat ini dan masa mendatang. Untuk itu diperlukan sebuah studi untuk
mempelajari kinerja operasional pelabuhan/terminal petikemas terutama di Terminal
Multipurose Nilam Timur (TMNT) sebagai objek penelitian.
Kinerja terminal petikemas sebagai sebuah sistem dengan banyak variabel yang
mempengaruhinya, dapat dianalisa dengan metode forecasting dan teori persamaan yang
berlaku serta dengan penerapan model skenario. Metode forecasting digunakan untuk
mengetahui kondisi TMNT untuk jangka pendek (2020), jangka menengah (2030), dan
jangka panjang (2040). Hasil analisa data selama kegiatan penelitian dari data sekunder yang
didapatkan dari PT. Pelindo III cabang Tanjung Perak tahun 2013, diperoleh kinerja TMNT
antara lain BOR (kinerja dermaga) 51% dan YOR (kinerja lapangan penumpukan) 31%.
Hasil analisa menunjukkan pada tahun 2040, kebutuhan panjang dermaga TMNT
sekitar 1.254 meter dengan 9 tambatan dari kondisi eksisting sepanjang 320 meter dengan 2
tambatan. Panjang demaga Nilam timur yang belum di revitalisasi adalah 540 meter.
Pembangunan infrastrukur dermaga hanya dimungkinkan sepanjang 860 meter dengan 6
tambatan. Sedangkan kebutuhan luas CY sekitar 5 hektar dari kondisi eksisting 3,8 hektar.
Nilai BOR dan YOR proyeksi mencapai161% dan 145%. Hal ini berarti tahun TMNT dengan
kondisi eksiting sudah tidak dapat digunakan lagi pada tahun 2040. Penerapan model
skenario C dengan menambah panjang dermaga menjadi 860 meter dengan 6 tambatan,
menambah kapasitas dermaga menjadi 600.000 TEUs, dan menghilangkan not operating time
mampu menurunkan nilai BOR menjadi 41% dan YOR menjadi 69%.
Pelayanan optimal terminal petikemas dengan 3 CC, 5 RTG dan 12 HT di TMNT
selanjutnya dengan menerapkan model skenario C sebagai alat bantu akan memperoleh
kinerja terminal petikemas lebih baik, terutama saat menghadapai lonjakan volume petikemas
yang keluar masuk di TMNT.

Kata kunci :

Kinerja terminal petikemas, indicator pelayan, BOR, YOR, metode
forecasting, model skenario

5

Therefore. needs a quay length of about TMNT 1. Further optimal service of container terminal with 3 CC. and long-term (2040). which is around 3.000 TEUs. The analysis shows in 2040. will add capacity of the dock up to600. Performance of container terminal as a system with many variables influence. obtained the performance TMNT including BOR (performance dock) 51% and Yor (yard performance) 31%.254 meters by nine moorings from existing conditions along the 320 meters with two moorings. especially in the Multipurpose Terminal East Nilam (TMNT) as an object of research. cargo handling. and elimination of not operating time is capable to lowering the value of the BOR become 41% and Yor become 69%. ship technology. The application of C scenario model by adding 860 meters of quay length with six moorings. This evidence means that the TMNT with existing conditions cannot be used again in 2040. Forecasting methods are used to determineTMNT for short-term conditions (2020). IPC III branch of Tanjung Perak in 2013. especially when facing a surge in the volume of in and out container at TMNT. The length of East Nilam pier that is not in the revitalization is 540 meters.8 acres. Performance indicators of container terminal container is needed to assess the streamlined of container terminals' operational process in serving the transportation of goods and development activities in the future. BOR value and Yor projection reach up to 161% and 145%.The analysis of performance indicator in container terminal will have an impact on improving the current services and future. medium term (2030). can be analyzed with the forecasting method and related theory of applicable equations as well as the application of the model scenarios. BOR. The development of infrastructure is only possible along the pier 860 meters with six moorings. forecasting methods. 5 RTG and 12 HT in TMNT is by applying the model scenario C as a tool to obtain a better performance of container terminal. Keywords: container terminal performance. and changes in quantity demand. Yor. there should be a study to measure the performance indicator in ports or container terminals. The results of the data analysis for the research activities of the secondary data obtained from PT. While the CY area needs about 5 acres from existing condition.ABSTRACT Development of a container terminal is needed due to a change in the region. indicator servants. scenario models 6 .