2

TUGAS 3 : BIOKIMIA
ANINDA FITRIANDINI - 1106016752

HIPERLIPIDEMIA

yang berfungsi sebagai sumber energi untuk proes metabolisme tubuh. Lemak mengikat dirinya pada protein tertentu sehingga bisa mengikuti aliran darah.Meningkatkan atau menurunkan kecepatan pembuangan lipoprotein dari dalam darah Gambar 1. Tubuh mengatur kadar lipoprotein melalui bebereapa cara: . dan phospholipida. LDL (low density lipoprotein) d. Lemak (disebut juga lipid) adalah zat yang kaya energy. Peningkatan kolesterol total (TC : Total Cholesterol) b. Penurunan high density lipoprotein (HDL) 2 . VLDL (very low density lipoprotein) c. Seseorang dapat dikatakan mengalami hiperlipidemia memiliki lebih dari satu kriteria berikut: a. gabungan antara lemak dan protein ini disebut lipoprotein. Lemak diperoleh dari makanan atau dibentuk di dalam tubuh. Dua jenis lemak utama dalam darah adalah kolesterol dan trigliserida. Lipoprotein yang utama adalah: a. kolesterol. HDL (high density lipoprotein) Setiap jenis lipoprotein memiliki fungsi yang berbeda dan dipecah dengan cara yang sedikit berbeda. Lipoprotein terdiri dari trigliserida. DEFINISI HIPERLIPIDEMIA Hiperlipidemia merupakan suatu keadaan dimana kadar kolesterol atau trigliserida tinggi di dalam darah. selubung saraf yang membungkus sel-sel saraf serta empedu. Kilomikron b. terutama di hati dan bisa disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan di kemudian hari. termasuk juga kadar LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dan kadar HDL (high density lipoprotein) yang rendah. Sel-sel lemak juga melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungi tubuh terhadap cedera. Profil lemak darah diperoleh melalui pengukuran level lipoprotein darah.A. Ilustrasi perbandingan antara kondisi normal dengan hiperlipidemia dalam pembuluh darah Untuk mengetahui adanya gangguan hiperlipidemia dalam diri seseorang maka perlu dilakukan pengukuran profil lemak darah.Mengurangi pembentukan lipoprotein dan mengurangi jumlah lipoprotein yang masuk ke dalam darah . Lemak merupakan komponen penting dari selaput sel.

Efta Triastuti. – Program studi Farmasi KF UB 2012 B. Dalam keadaan normal. Perbedaan ini tampaknya bersifat enetik dan berhubungan dengan perbedaan kecepatan masuk dan keluarnya lipoprotein pada aliran darah.Diet kaya lemak .5 TG 10-160 mg/dL **sumber : Pendahuluan Kuliah Farmakoterapi Sistem Organ I. terutama kolesterol LDL.Kelenjar tiroid kurang aktif Sebagian besar kasus peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol total bersifat sementara dan tidak berat.c.Riwayat keluarga dengan hiperlipidemia . sedangkan yang lainnya menjalani diet rendah lemak yang ketat dan tidak pernah memiliki kadar kolesterol total di bawah 260 mg/dL. tetapi setelah menopause kadarnya pada wanita mulai meningkat. M. PENYEBAB HIPERLIPIDEMIA Kadar lipoprotein.Klin. dan terutama merupakan akibat dari makan makanan berlemak. Kadar normal parameter lipid Parameter Lipid Kadar Normal TC 120-200 mg/dL HDL 35-65 mg/dL LDL 60-160 mg/dL LDL/HDL <3. Faktor lain yang menyebabkan tingginya kadar lemak tertentu (misalnya VLDL dan LDL) adalah: . Tabel 1. Pembuangan lemak dari darah pada setiap orang memiliki kecepatan yang berbeda.Merokok sigaret . Peningkatan low density lipoprotein (LDL) d. Seseorang bisa makan sejumlah besar lemak hewani dan tidak pernah memiliki kadar kolestrol total lebih 200 mg/dL. 3 . Peningkatan trigliserida (TG) Adapun kadar normal parameter-parameter tersebut tertera pada tabel 1.Kurang melakukan olah raga . meningkat sejalan dengan bertambahnya usia.Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik .Obesitas . pria memiliki kadar yang lebih tinggi.Farm. Apt.Penggunaan alkohol .

Hiperlipidemia sekunder Pada jenis ini. seperti β – Bloker . Beberapa tipe hyperlipidemia berdasarkan klasifikasi ini dirangkum dalam Tabel 2. diuretik. b.C. KLASIFIKASI FREDRICKSON Berdasarkan jenisnya. peningkatan kadar lipid darah disebabkan oleh suatu penyakit tertentu. penyakit hepar. Hiperlipidemia : Klasifikasi Fredrickson Hyperlipidemia Type I (rare) Type IIa Synonyms “Buerger-Gruetz syndrome”. Hiperlipidemia sekunder bersifat reversible (berulang). hiperlipidemia dibagi menjadi 2. kontrasepsi oral (estrogen. gangguan tiroid. gestagen). or “Familial hyperchylomicrone mia” “Polygenic hypercholesterolae mia” or “Familial hypercholesterolem ia” Type IIb “Combined hyperlipidemia” Type III (rare) “Familial dysbetalipoproteine mia” Type IV “Familial hyperlipemia” Type V (rare) “Endogenous hypertriglyceridemi a” Defect Increased lipoprotein Treatment Serum appearance Decreased lipoprotein lipase (LPL) or Altered ApoC2 Chylomicrons Diet control Creamy top layer LDL Bile acid sequestrants Statins Niacins Clear LDL and VLDL Statins Niacin Fibrate Clear IDL Fibrates Statins Turbid VLDL Fibrates Niacins Statins Turbid Niacins Fibrates Creamy top layer & turbid bottom LDL receptor deficiency Decreased LDL receptor and Increased ApoB Defect in Apo E 2 synthesis Increased VLDL production and Decreased elimination Increased VLDL production and Decreased LPL VLDL and Chylomicrons 4 . dan penyakit ginjal. kecuali pada keadaan yang agak berat tampak adanya Xantoma (penumpukan lemak di bawah jaringan kulit). Tabel 2. Ada juga obat-obatan yang menyebabkan gangguan metabolisme lemak. Klasifikasi hiperlipidemia menurut Fredrickson didasarkan pada pola lipoprotein pada elektroforesis atau ultrasentrifugasi. misal : diabetes mellitus. yaitu: a. Biasanya kelainan ini ditemukan pada waktu pemeriksaan laboratorium secara kebetulan. Hiperlipidemia primer Hiperlipidemia jenis ini banyak disebabkan oleh karena kelainan genetik. “Primary hyperlipoproteinae mia”. Pada umumnya tidak ada keluhan.

Selain kolesterol yang berasal dari makanan.**sumber : http://www. Lemak diperoleh dari makanan dan dibentuk di dalam tubuh. Hiperlipidemia tipe ini dapat diatasi dengan diet rendah lipid. ditandai dengan peningkatan VLDL dan IDL melebihi batas normal sedangkan nilai LDL normal. Tipe IIb Kombinasi Hiperlipidemia yang ditandai dengan peningkatan LDL dan VLDL melebihi batas normal. terutama di hati. sehingga dapat digunakan di kemudian hari. Kolesterol adalah suatu jenis lemak yang ada dalam tubuh dan dibagi menjadi LDL. fosfolipid. Makanan kaya lipid yang kita makan terdiri atas kolesterol dan trigliserida. kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Iow density 5 . total kolesterol dan trigliserida. Lemak disimpan dalam sel-sel lemak tubuh.aspx a. d. kolesterol ester. Tipe III Disbetalipoproteinemia. Hiperkolesterolemia ini dikatakan heterozigot jika level kolesterol totalnya berkisar antara 275500 mg/dl. Tipe V Hiperlipidemia tipe ini sangat mirip dengan tipe I. trigliserid. Tipe IV Hipertrigliserida familial yang ditandai dengan peningkata VLDL melebihi batas normal. Hiperkolesterolemia heterozigot biasanya akan berkembang menjadi xanthomas pada orang dewasa dan berpeluang menjadi penyakit vaskuler jika ternyata pada golongan usia 30-50 tahun. c.news-medical. D. Kolesterol akan diserap sebagai kolesterol. PATOFISIOLOGI HIPERLIPIDEMIA Lemak (disebut juga lipid) adalah zat yang kaya energi yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh. Tipe I merupakan hiperlipidemia yang disebabkan oleh asupan lipid eksogen yang berlebihan ditandai dengan peningkatan kilomikron yang melebihi batas normal. b. Dalam mukosa usus halus asam lemak bebas akan diubah lagi menjadi trigliserid dan kolesterol akan mengalami esterifikasi menjadi kolesterol ester. HDL.net/health/What-is-Hyperlipidemia. Lipid dalam darah terdiri atas kolesterol. dalam usus juga terdapat kolesterol dari hati yang dieksresi bersama empedu ke usus halus. Selain itu terdapat juga Hiperkolesterolemia defectif Apo B-100 dan Poligenik hiperkolesterolemia. dan asam lemak bebas. tidak memerlukan terapi farmakologi. Hiperlipidemia ini umumnya besrsifat asimptomatis sampai terjadi perkembangan penyakit vaskuler. TG antara 250-750 mg/dl dan TC antara 250-500 mg/dl. Nilai TG berkisar antara 250-750 mg/dl sedangkan kolesterol totalnya antara 250-500 mg/dl. Tipe IIa Hiperkolesterolemia familial ditandai dengan peningkatan LDL darah yang meningkat drastis. Lemak merupakan komponen penting dari selaput sel. Lipid yamg disimpan berfungsi untuk melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungi tubuh terhadap cedera. f. selubung yang membungkus sel-sel saraf serta eksresi empedu. Hiperlipidemia ini juga biasanya asimptomatis hingga terjadi perkembangan penyakit vaskuler. Kolesterol dan trigliserid dalam usus halus akan diserap ke dalam enterosit mukosa usus halus. namun di samping kilomikron yang tinggi. dipengaruhi oleh VLDL yang tinggi. e. Dari hati. Sedangkan hiperkolesterolemia dengan level kolesterol total lebih dari 500 mg/dl dikategorikan sebagai hiperkolesterolemia homozigot yang berkembang menjadi xanthomas pada orang dewasa dan menjadi penyakit vaskuler pada anak-anak. Trigliserida akan diserap sebagai asam lemak bebas.

Penyakit hepar dan penyakit ginjal g. Kadar kolesterol total yang ideal adalah 140-200 mg/dL atau kurang. termasuk ke sel otot jantung. PENYAKIT ARTERI KORONER (CORONARY ARTERY DISEASE) PATOLOGI Penyakit arteri koroner (Coronary Artery Disease) atau yang lebih popular dengan penyakit jantung coroner ditandai dengan adanya endapan lemak yang berkumpul di dalam sel yang melapisi dinding suatu arteri koroner dan menyumbat aliran darah. Endapan lemak (ateroma atau plak) terbentuk secara bertahap dan tersebar di percabangan besar dari kedua arteri koroner utama. Gangguan tiroid f. Sebagai faktor resiko dari penyakit jantung atau stroke. Tidak semua kolesterol meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. kadar kolesterol total tidak terlalu penting dibandingkan dengan perbandingan kolesterol total dengan kolesterol HDL atau perbandingan kolesterol LDL dengan kolesterol HDL. Penyakit jantung F. tetapi kolesterol yang dibawa oleh HDL (kolesterol baik) menguntungkan dan menurunkan resiko penyakit jantung.lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan. tetapi kadar yang tinggi ini tidak selalu meningkatkan resiko terjadinya aterosklerosis mauoun penyakit arteri coroner. Kadar trigliserida yang sangat tinggi (hingga lebih dari 800 m/dL) dapat menyebabkan pankreatitis. Penyakit jantung koroner c. di antaranya: a. FAKTOR RESIKO HIPERLIPIDEMIA Kadar lemak yang abnormal dalam sirkulasi darah (terutama kolesterol) bisa menyebabkan masalah jangka panjang. Kolesterol yang dibawa oleh LDL (kolesterol jahat) menyebabkan meningkatnya resiko penyakit jantung. 6 . Jika kadar kolesterol total mendekati 300 mg?dL. kadar kolesterol LDL tidak boleh lebih dari 130 mg?dL dan kadar kolesterol HDL tidak boleh kurang dari 40 mg/dL. Kadar HDL harus meliputi lebih dari 25% dari kadar kolesterol total. Idealnya. Hiperlipidemia dapat menyebabkan beberapa penyakit. Diabetes mellitus e. Aterosklerosis b. E. masih belum jelas. Apakah kadar trigliserida yang tingi meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung atau stroke. Kadar trigliserida darah di atas 250 mg/dL dianggap abnormal. yang mengelilingi jantung dan menyediakan darah bagi jantung. Kadar kolesterol rendah biasanya lebih baik dibandingkan dengan kadar kolesterol yang tinggi. otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. maka resiko terjadinya serangan jantung naik lebih dari 2 kali lipat. Pankreatitis (peradangan pankreas) d. tetapi kadar kolesterol yang terlalu rendah juga tidak baik. Resiko terjadinya aterosklerosis dan penyakit arteri coroner atau penyakit arteri karotis meningkat pada seseorang yang memiliki kadar kolesterol total yang tinggi.

Ateroma bisa menonjol ke dalam arteri dan menyebabkan arteri menjadi sempit. Menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL bisa memperlambat atau mencegah berkembangnya penyakit arteri koroner. Kadar TG tinggi f. Jika penyumbatan arteri koroner semakin memburuk. Kegemukan (obesitas) d. bagian dari ateroma bisa pecah dan masuk ke dalam aliran darah atau bisa terbentuk bekuan darah di permukaan ateroma tersebut.Gambar 2. Merokok b. Malas berolah raga e. Merubah pola makan (dan bila perlu mengkonsumsi obat dari dokter) bisa menurunkan kadar kolesterol. Ilustrasi penyumbatan pembuluh darah oleh lemak Proses pembentukan ateroma ini disebut aterosklerosis. Jika ateroma terus membesar. Tekanan darah tinggi c. PENGARUH P ARAMETER LIPID Resiko terjadinya penyakit arteri koroner meningkat pada peningkatan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Jika terjadi peningkatan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Supaya bisa berkontraksi dan memompa secara normal. Menurunkan kadar LDL sangat besar keuntungannya bagi seseorang yang memiliki faktor resiko berikut: a. bisa terjadi iskemi (berkurangnya pasokan darah) pada otot jantung. Makanan mempengaruhi kadar kolesterol total dan karena itu makanan juga mempengaruhi resiko terjadinya penyakit arteri koroner. Keturunan g. Penyebab utama dari iskemi miokardial adalah penyakit arteri koroner. menyebabkan kerusakan jantung. Komplikasi utama dari penyakit arteri koroner adalah angina dan serangan jantung (infark miokardial). otot jantung (miokardium) memerlukan pasokan darah yang kaya akan oksigen dari arteri koroner. Steroid pria (androgen) 7 . maka resiko terjadinya penyakit arteri koroner akan menurun.

pdf?origin=publication_detail http://www.pdf Majid. 2007. Universitas Brawijaya.id/bitstream/ 123456789/705/1/08E00124. dan Pengobatan Terkini.49 WIB) http://www.44 WIB) http://medicastore.I&Hiperlipidemia.infokedokteran. Tersedia pada : http://repository.REFERENSI: Pendahuluan Kuliah Farmakoterapi Sistem Organ I. 2014. Pencegahan.46 WIB) 8 . Tersedia pada: http://old.fk.usu.ac. 17. 17.com/penyakit/61/Hiperlipidemia. Universitas Sumatera Utara.ac.com/rubrikspesialis/kolesterol/dampak-hiperkolesterol/kolesterol-danaterosklerosis (diakses pada 21 Desember 2014.ub.FSO.46 WIB) http://www.klikdokter.html (diakses pada 21 Desember 2014. 17.com/info-obat/diagnosis-dan-penatalaksanaan-pada-penyakithiperlipidemia.id/id/filedownload/materikuliah/farmasi/Pengantar. Penyakit Jantung Koroner: Patofisiologi.news-medical.aspx (diakses pada 21 Desember 2014.html (diakses pada 21 Desember 2014.net/health/What-is-Hyperlipidemia. Abdul. 13.