STRAY CURRENT CORROSION

1. Korosi Arus Liar (Stray Current Corrosion)
Korosi arus liar adalah korosi yang disebabkan oleh adanya arus
konvensional yang mengalir dalam arah berlawanan dengan aliran elektron,
besarnya dipengaruhi oleh besar kecilnya arus dari luar. Prinsip serangan karat
arus liar ini adalah merasuknya arus searah secara liar tidak disengaja pada suatu
konstruksi baja, kemudian meninggalkannnya kembali menuju sumber arus. Pada
titik dimana arus meninggalkan konstruksi, akan terjadi serangan karat yang
cukup serius sehingga dapat merusak konstruksi tersebut. Terdapat dua jenis sel
arus dipaksakan, yakni :
1) Sel arus liar yang terjadi secara eksidentil (tidak sengaja), seperti arus liar
pada kereta api listrik, yang melaju disamping atau berdekatan dengan pipa air
minum di dalam tanah yang terbuat dari baja bergalvanis atau baja berlapis beton
sebelah dalam dan berbalut (wrapped) sebelah luar. Karat akan terjadi pada daerah
keluarnya arus luar yang berasal dari rel kereta listrik tersebut. Tempat dimana
arus liar masuk ke dalam pipa, menjadi katoda, sedangkan dimana arus liar
meninggalkan pipa menjadi anoda dan berkarat. Karat akhirnya dapat melubangi
pipa PDAM tersebut.
2) Sel arus paksa disengaja, seperti sel perlindungan katodik pada pipa bawah
tanah. Arus berasal dari sumber arus listrik searah menuju elektroda dan melalui
tanah arus mengalir dari elektroda ke pipa sehingga pipa menjadi katoda yang
tidak berkarat. Selanjutnya arus kembali ke sumber (rectifier).
2. Cara Penanggulangan Korosi Arus Liar
Dalam melaksanakan penanggulangan terhadap efek arus liar, sifat arus
liar harus dipertimbangkan. Untuk mengurangi gangguan DC, langkah-langkah
mendasar berikut dapat diambil, yaitu :
2.1. Pengendalian Sumber Arus Liar
Yakni dengan mengidentifikasi sumber keluarnya arus liar dan
menghentikan kebocoran yang terjadi dari sirkuit listrik dengan mempertahankan
koneksi listrik yang stabil dan melakukan isolasi terhadap jalur listrik tersebut.

2. Sebenarnya banyak sekali metode yang telah ada untuk menanggulangi masalah korosi ini.3. zinc juga lebih murah dan mudah ditemukan. Badan mobil-mobil baru pada umumnya telah digalvanisasi sehingga tahan karat. Membalikkan arah arus korosi. nah disini saya akan mencoba berbagi sedikit tentang apa yang saya ketahui terutama pada bidang penanggulangan masalah korosi ini. Salah satu masalah tersebut yaitu korosi. Dengan demikian besi terlindungi dan zinc yang mengalami oksidasi (berkarat). Hal tersebut dikarenakan zinc lebih cepat terkorosi dibandingkan dengan besi atau baja. zinc dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. maka besi yang kontak dengan zinc akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katoda. pelapisan besi atau baja menggunakan zinc atau seng. Proteksi Katodik Dalam dunia industri perminyakan sering kali dijumpai masalah pada peralatan operasional yang kebanyakan terbuat dari baja dan besi. 2. yaitu anoda yang sengaja dikorbankan terkorosi. hal tersebut dimaksudkan untuk melindungi logam bagian dalam dari korosi. salah satunya dengan cara Cathodic Protection. dimaksudkan untuk mengembalikan elektron-elektron yang mengurai dari logam tertentu. Pelapisan dengan zinc biasanya dikenakan pada pipa besi. Bahan lain yang biasa digunakan sebagai pelapis adalah alumunium. Galvanisasi Galvanisasi adalah proses pelapisan logam dengan logam lain yang lebih mudah terkorosi. Oleh karena potensial reduksi besi lebih positif daripada zinc. baik terlindungi secara posisi juga secara kimia. Hal ini terjadi karena suatu mekanisme yang disebut perlindungan katoda. tiang telepon dan berbagai bagian lain.2. Cathodic Protection merupakan salah satu metode teknologi pengendalian korosi dengan cara membalikkan arah arus korosi. Pada umumnya. Proteksi katodik (Cathodic Protection) adalah teknik yang digunakan untuk pengendalian korosi pada . Galvanisasi juga bermaksud untuk membentuk logam yang mudah terkorosi tersebut menjadi ‘anoda korban’. yang bersifat kebal atau imun sehingga proses korosi pada logam dapat dikurangi atau ditiadakan (tidak sampai hilang). Berbeda dengan timah.

Dalam hal diatas elektron disuplai kepada logam yang diproteksi oleh anoda buatan sehingga elektron yang hilang dari daerah anoda tersebut selalu diganti. Proteksi katodik ini merupakan metode yang umum digunakan untuk melindungi struktur logam dari korosi. Daerah anoda adalah suatu bagian logam yang kehilangan elektron. jalur pipa. Untuk mencegah terjadinya proses korosi atau setidak-tidaknya untuk memperlambat proses korosi tersebut. tiang pancang. dimana cara kerja dan sumber arus yang digunakan berasal hanya dari reaksi galvanis anoda itu sendiri. Sistem Anoda Korban (Sacrificial Anode) Sistem ini dikenal juga dengan galvanic anode. yaitu metode anoda korban (sacrificial anode) dan metode arus tanding (sacrificial anode) 2. Inilah yang disebut Cathodic Protection.3. sehingga akan mengurangi proses korosi dari logam yang diproteksi. Ion positifnya meninggalkan logam tersebut dan masuk ke dalam larutan yang ada sehingga logam tersebut berkarat. Anoda buatan tersebut ditanam dalam suatu elektrolit yang sama (dalam hal ini tanah lembab) dengan logam (dalam hal ini pipa) yang akan diproteksi dan antara dan pipa dihubungkan dengan kabel yang sesuai agar proses listrik diantara anoda dan pipa tersebut dapat mengalir terus menerus. sehingga logam tersebut berubah menjadi daerah katoda. Ditinjau dari sumber listriknya. Sistem proteksi katodik ini biasanya digunakan untuk melindungi baja. Terlihat disini karena perbedaan potensial maka arus elektron akan mengalir dari anoda yang dipasang dan akan menahan melawan arus elektron dari logam yang didekatnya. tangki. anjungan lepas pantai. . maka dipasanglah suatu anoda buatan di luar logam yang akan diproteksi. Efek samping dari penggunaan yang tidak tepat adalah timbulnya molekul hidrogen yang dapat terserap ke dalam logam sehingga menyebabkan hydrogen embrittlement (kegetasan hidrogen).1.permukaan logam dengan menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katoda dari sel elektrokimia. dan casing (selubung) sumur minyak di darat. metode proteksi katodik dibagi menjadi dua. kapal.

Dalam sel logam yang berbeda tersebut. Sistem Arus Tanding (Impressed Current) Prinsip dari metode anoda arus tanding ini adalah melindungi logam dengan cara mengalirkan arus lisrtik searah yang diperoleh dari sumber luar. Ferro silicon. Dimana meterial anoda yang bisa digunakan dalam metode arus tanding adalah logam yang konduktif dan mempunyai sifat inert atau semi consumable. 1) Keuntugan proteksi katodik dengan metode sistem anoda korban: a) Dapat digunakan tanpa menggunakan energi dari luar. b) Hampir tidak memerlukan pengawasan. 2. d) Instalasi relatif sederhana e) Penguhubung anoda telah terlindungi secara katodik. biasanya dari penyearah arus (transformer rectifier).3. sumber arus pada sistem arus tanding berasal dari . Berbeda dengan sistem anoda korban. tidak memerlukan keahlian khusus. 2) Kerugian proteksi katodik dengan metode system anoda korban: a) Arus yang tersedia terbatas. ferro silicon crhom. Logam yang kurang aktif menerima proteksi katodik pada permukaannya karena adanya aliran arus melalui elektrolit dari logam yang anodik. grafit. untuk mengurangi kehilangan energi akibat tahanan. baja karbon. logam yang lebih tinggi dalam seri elektromitive-Emf series (lebih aktif) akan menjadi anodik terhadap logam yang kurang aktif dan terkonsumsi selama reaksi elektrokimia.Prinsip dasar dari sistem anoda korban adalah hanya dengan cara menciptakan sel elektrokimia galvanic dimana dua logam yang berbeda dihubungkan secara elektris dan ditanam dalam elektrolit alam (tanah atau air). PA-Ag. dimana kutub negatif dihubungkan ke logam yang dilindungi dan kutub positif dihubungkn ke anoda. Sistem anoda korban secara umum digunakan untuk melindungi struktur dimana kebutuhan arus proteksinya kecil dan resistivitas tanah rendah.2. tergantung pada luas permukaan anoda. Platinatitanium. c) Arus proteksi yang dihasilkan tidak pernah salah arah. biaya menjadi relatif murah. b) Biaya operasi relatif mahal c) Penghubung anoda yang digunakan harus cukup besar.

Sistem arus tanding digunakan untuk melindungi struktur yang besar atau yang membutuhkan arus proteksi yang lebih besar dan dipandang kurang ekonomis jika menggunakan anoda korban. zinc dan alumunium yang biasa dipakai untuk system tersebut. kondisi coating yang kurang baik maupun yang kondisi coatingnya baik. maka struktur menjadi terproteksi. Karena struktur menerima arus dari elektrolit. Arus mengalir dari anoda melalui elektrolit ke permukaan struktur. Sistem ini dapat dipakai untuk melindungi struktur baik yang tidak dicoating. Dengan keluaran arus dari anoda ini maka anoda tersebut terkonsumsi. dimana kutub negatif dihubungkan ke struktur yang dilindungi dan kutub positif dihubungkan ke anoda. Untuk itu maka sebaiknya menggunakan bahan yang laju konsumsinya lebih rendah dari magnesium. umumnya digunakan paduan kombinasi bahan yang khusus. kemudian mengalir sepanjang struktur dan kembali ke rectifier melalui konduktor elektris. . biasanya berasal dari DC dan AC yang dilengkapi dengan penyearah arus (rectifier).luar. Keluaran (output) arus rectifier diatur untuk mengalirkan arus yang cukup sehingga dapat mencegah arus korosi yang akan meninggalkan daerah anoda pada struktur yang dilindungi.

com/2011/ 07/proteksi-katodik-cathodic-protection.Adit.com/20 11/12/mengenal-korosi-dan-akibatnya-serta.hadie.2011. (Diakses pada tanggal 6 September 2014) Gilang.2011.galvanisasi.blogspot.http://gilankhelang.blogspot.com/2011/5/10/galvanisasisel-galvani-dan-korosi-galvani/ (Diakses pada tanggal 06 September 2014) .2011. (Diakses pada tanggal 06 September 2014) Kumala.com/2011/10/jenisjenis-korosi-dan-passivasi.DAFTAR PUSTAKA Adit.Ratih.com/2014/03/korosi -arus-liar.blogspot.html.http://omentron. (Diakses pada tanggal 06 September 2014) Hadi.http://aditcowboy.2011.html.wordpress.http://ratihkumalachachae.html.blogspot.2014.Korosi Arus Liar.proteksi katodik. (Diakses pada tanggal 06 September 2014) Anonim.http://myhadie87.Muhammad.Jenis-jenis Korosi.Mengenal Korosi.html.