KMB 3

Writing away with Blog.com

Skip to content

Home

Sample Page

← Hello world!
Pengkajian Sistem Endokrin →

ANATOMI FISIOLOGI SISTEM
ENDOKRIN
http://riskytiara90.blog.com/2011/05/21/anato
mi-fisiologi-sistem-endokrin/
Posted on May 21, 2011 by riskytiara90
A. PENGERTIAN
Kelenjar endokrin atau kelenjar buntu adalah kelenjar yang mengirim hasil sekresinya langsung
ke dalam darah yang beredar dalam jaringan dan menyekresi zat kimia yang disebut hormon.
Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari suatu kelenjar atau organ yang
mempengaruhi kegiatan di dalam sel.
Adapun fungsi kelenjar endokrin adalah sebagai berikut :
1. Menghasilkan hormon yang dialirkan kedalam darah yang yang diperlukan oleh jaringan
tubuh tertentu.
2. Mengontrol aktivitas kelenjar tubuh
3. Merangsang aktivitas kelenjar tubuh
4. Merangsang pertumbuhan jaringan
5. Mengatur metabolisme, oksidasi, meningkatkan absorbsi glukosa pada usus halus
6. Memengaruhi metabolisme lemak, protein, hidrat arang, vitamin, mineral, dan air.

1.korteks : mineralokortikoid. yang terletak di dalam struktur bertulang (sela tursika) di dasar otak. atau master of gland. kelenjar adrenal : . Pada testis. dan hormon seks .somatostatin g. untuk sekresi testoteron .oksitosin c.thyroid-stimulatin hormon ( TSH ) .estrogen .hormon pertumbuhan ( somatotropin ) .adrenokortikotropin ( ACTH ) . · Hormon ACTH : mengendalikan kelenjar suprarenal dalam menghasilkan kortisol yang berasal dari kortex suprarenal. sehingga disebut kelenjar pemimpin. kelenjar pankreas : . Kelenjar tiroid : . Fungsi hipofisis anterior ( adenohipofise ) menghasilkan sjumlah hormon yang bekerja sebagai zat pengendali produksi dari semua organendokrin yang lain.parathormon e. otot.prolaktin b Kelenjar hipofisis ( lobus posterior ): . · Hormon TSH : mengendalikan pertumbuhan dan aktivitas sekretorik kelejar tiroid. dan norepinefrin f.follicle-stimulating hormon ( FSH ) .insulin .B. testis : .kalsitonin d.tiroksin . kelenjar hipofisis terdiri dari dua lobus. Hipofisis mengendalikan fungsi dari sebagian besar kelenjar endokrin lainnya. Kelenjar hipofisis ( lobus anterior ) : . glukokortikoid. menebalkan dinding rahim dan sekresi progesteron. dan spermatogenesis.antidiuretik ( vasopresin ) .medula : epinefrin. Dan pada testis. yaitu lobus anterior dan lobus posterior. pembentukan korpus luteum. · Hormon pertumbuhan (somatotropin ) : mengendalikan pertumbuhan tubuh (tulang. dan organ-organ lain).testoteron C. homon ini berguna untuk merangasang pertumbhan tubulus seminiferus. untuk ovulasi. Kelenjar Hipofisis Hipofisa merupakan sebuah kelenjar sebesar kacang polong. · Hormon LH : pada ovarium. kelenjar paratiroid : .luteinizing hormon ( LH ) . · Hormon FSH : pada ovarium berguna untuk merangsang perkembangan folikel dan sekresi esterogen.pogesteron h. Kelenjar Endokrin dan Hormon Yang Dihasilkan a.glukagon . ovarium : .

dua tertanam di kutub superior kelenjar tiroid dan dua di kutub inferiornya. Fungsi kelenjar paratiroid : · Memelihara konsentrasi ion kalsium yang tetap dalam plasma · Mengontrol ekskresi kalsium dan fosfat melalui ginjal . dan mengendalikan tekanan darah pada arteriole · Hormon oksitosin : mengatur kontraksi uterus sewaktu melahirkan bayi dan pengeluaran air sususewaktu menyusui.· Hormon Prolaktin : untuk sekresi mamae dan mempertahankan korpus luteum selama hamil. Fungsi hipofisis posterior · Anti-diuretik hormon (ADH): mengatur jumlah air yang melalui ginjal. Efek fosfaturik ini disebabkan oleh penurunan reabsorpsi fosfat di tubulus proksimal. metabolit vitamin D yang secara fisiologis aktif. PTH juga meningkatkan reabsorpsi Ca2+ di tubulus distal. Fungsi kelenjar tiroid sendiri adlah sebagai berikut : · Bekerja sebagai perangsang proses oksidasi · Mengatur penggunaan oksidasi · Mengatur pengeluara karbon dioksida · Metabolik dalam hati pengaturan susunan kimia dalam jaringan · Pada anak mempengaruhi fisik dan mental Kelenjar tiroid menghasilkan hormon-hormon sbb : ·Tri-iodo-tironin(T3) dan Tiroksin (T4). Kedua hormon ini biasa disebut dangan satu nama.25 dihidroksikolekalsiferol.yaitu hormon tiroid. Adapun fungsi dari hormon tiroksin adalah mengatur pertukaran zat metabolisme tubuh dan mengatur pertumbuhan jasmani dan rohani. E. dokter dapat merabanya dengan mudah dan suatu benjolan bisa tampak dibawah atau di samping jakun. · Kalsitonin : menurunkan kadar kalsium plasma. Dalam keadaan normal. tetapi bila membesar. denagn meningkatkan jumlah penumpukan kalsium pada tulang. berguna untuk merangsang metabolisme zat. Kelenjar Tiroid Tiroid merupakan kelenjar kecil. yang mengendalikan kecepatan metabolisme tubuh. tepat dibawah jakun. D. Hormon ini meningkatkan absorpsi Ca2+ dari usus. Selain meningkatkan Ca2+ plasma dan menurunkan fosfat plasma. Merangsang hampir setiap jaringan tubuh untuk menghasilkan protein 2. dengan diameter sekitar 5 cm dan terletak di leher. Meningkatkan jumlah oksigen yang digunakan oleh sel. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid. katabolisme protein. kelenjar tiroid dapat memproduksi hormon tiroksin. 2.25 dihidroksikolekalsiferol. kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba. Juga meningkatkan produksi panas merangsang sekresi hormon pertumbuhan. Hormon tiroid mempengaruhi kecepatan metabolisme tubuh melalui 2 cara 1. PTH bekerja langsung pada tulang untuk meningkatkan resorpsi tulang dan memobilisasi Ca2+. dan mempengaruhi perkembangan sel-sel saraf dan mental pada balita dan janin. PTH juga meningkatkan pembentukan 1. reabsorbsi air. Atas pengaruh hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis lobus anterior. walaupun ekskresi Ca2+ biasanya meningkat pada hiperparatiroidisme karena terjadi peningkatan jumlah yang difiltrasi yang melebihi efek reabsorpsi. yang terletak tepat dibelakang kelenjar tiroid. tetapi efek ini tampaknya disebabkan hanya akibat stimulasi pembentukan 1. Kelenjar Paratiroid Secara normal ada empat buah kelenjar paratiroid pada manusia. dan lemak. PTH meningkatkan ekskresi fosfat dalam urin.

mineralokortikoid khususnya aldosteron. Kelenjar adrenal terbagi menjadi 2 bagian. . Kelenjar Pankreas Kelenjar ini terdapat di belakang lambung didepan vertebra lumbalis I dan II. Mineralikortikoid bekerja meningkatkan absorbsi ion natrium dalam prose pertukaran untuk mengekresikan ion kalium atau hidrogen. Glukagon berfungsi untuk menaikan glukosa darah dengan jalan glikolisis. Nor adrenalin menikan tekanan darah denga jalan merangsang serabut otot di dalam dinding pembuluh darah untuk berkontraksi. mengandung 4 macam sel. yang berfungsi meningkatkan resorpsi tulang. Hormon seks adrenal ( androgen ) memberikan efek yang serupa dengan efek hormon seks pria. yaitu bagian medula adrenal ( bagian tengah kelenjar adrenal ) dan korteks adrenal ( bagian luar kelenjar ). yaitu : .sel B (atau β) : menghasilkan insulin .sel F (sgt kecil) : menghasilkan polipeptida pankreas hormon insulin berguna untuk menurunkan gula darah. Sebagai kelenjar eksokrin akan menghasilkan enzim-enzim pencernaan ke dalam lumen duodenum. glikogen dan polipeptida. meningkatkan reorpsi kalsium. Selain itu juga menghasilkan adrenalin da noradrenalin. menggunakan dan menyimpan karbohidrat. Medula adrenal berfungsi sebagai bagian dari saraf otonom. elektrolit dan garam · Mempengaruhi metabolisme lemak. hormon para tiroid menstimulasi reabsorpsi tulang sehingga menambah kalsium dalam darah · Menstmulasi dan mentransport kalsium dan fosfat melalui mmbran sel Kelenjar ini menghasilkan hormon yang sring disebut parathormon. Sedangkan somatostatin berguna menurunkan glukosa darah dengan melepaskan hormon pertumbuhan dan glukagon. menghasilkan hormon.sel D (atau γ) : menghasilkan somatostatin . dan adrenalin membantu metabolisme karbohidrat dengan jalan menambah pengeluaran glukosa dari hati. menghambat sekresi insulin. peningkatan sekresi hidrokortison akan menaikan kadar glukossa darah. Glukokortikoid berfungsi untuk mempengeruhi metabolisme glukosa. Fungsi kelenjar adrenal korteks : · Mengatur keseimbangan air. dan protein · Mempengaruhi aktivitas jaringan limfoid Fungsi kelenjar adrenal medula : · Vasokontriksi pembuuh darah perifer · Relaksasi bronkus · Kontraksi selaput lendir dan arteriole G. Kelenjar Adrenal ( anak ginjal ) Terdapat 2 buah kelenjar adrenal pada manusia. Korteks adrenal memproduksi 3 kelompok hormon steroid. F. hidrat arang.· Mempercepat absorbsi kalsium di intestin · Kalsium berkurang. Pulau langerhans berbntuk oval dan tersebar diseluruh pankreas. dan menurunkan kadar kalsium darah. Fungsi pulau langerhans sebagai unit sekresi dalam pengeluaran homeostatik nutrisi. dan hormon-hormon seks khususnya androgen. Sedangkan Sebagai endokrin terdiri dari pulau-pulau Langerhans. yaitu glukokortikoid dengan prototipe hidrokortison. Pada manusia.sel A (atau α) : menghasilkan glukagon . dan masing-masing kelenjar terletak diatas ginjal.

kemudian “pesan” itu diterjemahkan menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin. dan merangsang pertumbuhan organ kelamin pria. Organ - dari sistem endokrin : Hipotalamus . glukagon. Bila sistem endokrin umumnya bekerja melalui hormon. testosteron. • Hormon metabolisme – proses homeostasis glukosa dalam tubuh diatur oleh bermacammacam hormon. Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar gonad. yaitu kelamin pria ( testis ) dan kelamin wanita ( ovarium ). Fungsi estrogen adalah pematangan dan fungsi siklus haid yang normal. Hormon yang larut dalam air termasuk polipeptida (misal insulin. Sedangkan ovarium terdapat pada samping kiri dan kanan uterus. • Hormon tropik – dihasilkan oleh struktur khusus dalam pengaturan fungsi endokrin yakni kelenjar hipofise sebagai hormon perangsang pertumbuhan folikel (FSH) pada ovarium dan proses spermatogenesis (LH). aldosteron) dan tironin (misal tiroksin). Testis terletak di skrotum dan menghasilkan hormon testosteron. progesteron. Hormon yang larut dalam air bekerja melalui sistem mesenger-kedua. Hormon yang larut dalam lemak termasuk steroid (misal estrogen. glukagon. yang menghasilkan esterogen dan progesteron. epinefrin). norepinefrin. Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari suatu kelenjar atau organ. yang bertindak sebagai “pembawa pesan” untuk dibawa ke berbagai sel tubuh. dalam kaitannya dengan sistem saraf. contoh glukokortikoid. KLASIFIKASI HORMON • Hormon perkembangan / Growth hormone – hormon yang memegang peranan di dalam perkembangan dan pertumbuhan. Hormon dalam jumlah yang sangat kecil bisa memicu respon tubuh yang sangat luas. Kelenjar Kelamin Dibagi menjadi 2. dan katekolamin. Hormon yang dihasilkannya itu dalam jumlah sedikit pada saat dibutuhkan dan dialirkan ke organ sasaran melalui pembuluh darah. Dalam hal struktur kimianya. Sistem Endokrin Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ lain. maka sistem saraf bekerja melalui neurotransmiter yang dihasilkan oleh ujung-ujung saraf. glukokortikoid. gastrin) dan katekolamin (misal dopamin. Sedangkan fungsi hormon progesteron adalah pemliharaan kehamilan. hormon adrenokortikotropik (ACTH). hormon diklasifikasikan sebagai hormon yang larut dalam air atau yang larut dalam lemak. sementara hormon steroid dapat menembus membran sel dengan bebas. Kedua sistem ini bersama-sama bekerja untuk mempertahankan homeostasis tubuh. mengontrol dan memadukan fungsi tubuh. Hormon ini berfungsi dalam mengatur perkembangan ciri seks sekunder. • Hormon pengatur metabolisme air dan mineral – kalsitonin dihasilkan oleh kelenjar tiroid untuk mengatur metabolisme kalsium dan fosfor.H.

Beberapa diantaranya memicu pelepasan hormon hipofisa dan yang lainnya menekan pelepasan hormon hipofisa. GnRH : Gonadotropin Releasing Hormon f.3. Hormon-hormon hipotalamus antara lain: a. Setelah itu kelenjar ini mengecil dan tidak ditemukan lagi. PTIH : Paratyroid Inhibiting Hormon i. namun bertambah seriring masa remaja. MIH : Melanosit Inhibiting Hormon 2. l. PTRH : Paratyroid Releasing Hormon h.. Hormon tropik akan mengontrol sintesa dan sekresi hormon kelenjar sasaran sedangkan hormon nontropik akan bekerja langsung pada organ sasaran. Beratnya sekitar 10 gram pada bayi yang baru lahir. merupakan bagian terbesar dari hipofise kira-kira 2/3 bagian dari hipofise. Hipofisis / Hipofise (Pituitary) Hipofise terletak di sella tursika. Hipofise menghasilkan hormon tropik dan hormon nontropik. GRH : Growth Releasing Hormon. Struktur ini merupakan jaringan saraf. ACIH : Adrenocortico Inhibiting Hormon c. Kelenjar ini berwarna kemerah-merahan dan terdiri atas 2 lobus. PIH : Prolaktin Inhibiting Hormon k. dekat dengan ventrikel ot ketiga (ventrikulus tertius) yang berfungsi sebagai pusat tertinggi sistem kelenjar endokrin yang menjalankan fungsinya melalui humoral (hormonal) dan saraf. Hanya dijumpai pada anak-anak di bawah 18 tahun. ACTH : Adrenocortico Releasing Hormon b. Hipofise stalk adalah struktur yang menghubungkan lobus posterior hipofise dengan hipotalamus. Kelenjar Timus (Thymus) Thymus terletak di dalam mediastinum di belakang os stemum. Lobus posterior. Hipotalamus terletak di batang otak. lekukan os spenoidalis basis cranii. PRH : Prolaktin Releasing Hormon j. yaitu sekitar 30-40 gram. Berbentuk oval dengan diameter kira-kira 1 cm dan dibagi atas dua lobus Lobus anterior. TRH : Tyroid Releasing Hormon d.Kelenjar Paratiroid Kelenjar Kelenjar Kelenjar Hipofisis Timus Tiroid 1. TIH : Tyroid Inhibiting Hormon e. kelenjar ini menghasilkan sel darah putih yang disebut . MRH : Melanosit Releasing Hormon n. GnIH : Gonadotropin Inhibiting Hormon g. Hipotalamus melepaskan sejumlah hormon yang merangsang hipofisa. kemudian berkerut lagi setelah dewasa. Hipotalamus Hipotalamus sebagai bagian dari sistem endokrin mengontrol sintesa dan sekresi hormonhormon hipofise. merupakan 1/3 bagian hipofise dan terdiri dari jaringan saraf sehingga disebut juga neurohipofise. tepatnya di dienchepalon. Lobus anterior ini juga disebut adenohipofise. Kemampuan hipofise dalam mempengaruhi atau mengontrol langsung aktivitas kelenjar endokrin lain menjadikan hipofise dijuluki “master of glands”. Selama masih aktif. GIH : Growth Inhibiting Hormon m.

Kelenjar ini terdiri atas dua lobus yaitu lobus kiri kanan yang dipisahkan oleh isthmus. Ed. atau pada kelenjar tiroid dekat kutub inferior. mensintesa dan mensekresi hormon paratiroid atau parathormon disingkat PTH DAFTAR PUSTAKA Smeltzer. biasanya terletak antara garis lobus posterior dari kelenjar tiroid dan kapsulnya. Arteri tiroidea superior merupakan percabangan arteri karotis eksternal dan arteri tiroidea inferior merupakan percabangan dari arteri subklavia. Ukurannya kira2 6x3x2 mm. 2001 . Anatomi Fisiologi Untuk Mahasiswa Keperawatan. lebar 2. Bagian inferior sangat bervariasi pada beberapa situasi (tergantung perkembangan embriologisnya) dan bias tanpa selubung fascia tiroid. 8. Normalnya paratiroid posterior bergeser hanya pada kutub paratiroid posterior.5 cm dan panjangnya 4 cm. Beratnya 50 mg.kelenjar tiroid mendapat sirkulasi darah dari arteri tiroidea superior dan arteri tiroidea inferior. Ed. Terletak di anterior cartilago thyroidea di bawah laring setinggi vertebra cervicalis 5 sampai vertebra thorakalis 1. Jakarta : EGC Pearce. Lobus kelenjar tiroid seperti kerucut. Tiaptiap lobus mempunyai lobuli yang di masing-masing lobuli terdapat folikel dan parafolikuler. Sel ini selanjutnya akan menetap di dalam tubuh dan mempunyai memory atau ingatan terhadap benda asing yang pemah masuk tubuh dan sel tubuh yang abnormal (termasuk sel kanker). Kelenjar tiroid sedikit lebih berat pada wanita terutama saat menstruasi dan hamil. Di dalam folikel ini terdapat rongga yang berisi koloid dimana hormon-hormon disintesa. Beratnya kirakira 18-25 gr tetapi bervariasi pada tiap individu. 2. Jika zat yang sama masuk tubuh maka sel ini akan memperbanyak dan menetralkan efek zat itu terhadap tubuh. Chief cells merupakan bagian terbesar dari kelenjar paratiroid. Paratiroid (Kelenjar Anak Gondok)Kelenjar paratiroid berukuran kecil. Kelenjar ini terdiri dari dua jenis sel yaitu chief cells dan oxyphill cells. Anatomi Dan Fisiologi Untuk Paramedis. 5. tapi bisa juga turun bersama timus ke thorax atau pada bifurcation karotis. Fungsi ini merupakan suatu bagian sistem proteksi tubuh atausistem imun (cell mediated immune system) yang bersifat seluler. 2002. 4. Jakarta : EGC . Vol. saraf adrenergik berasal dari ganglia servikalis dan kolinergik berasal dari nervus vagus.Kelenjar paratiroid superior letaknya lebih konstan daripada inferior dan biasanya terlihat di tengah garis posterior kelenjar tiroid walaupun bisa lebih tinggi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama Syaifuddin. Kelenjar ini terselubungi lapisan pretracheal dari fascia cervicalis. Kelenjar Tiroid (Kelenjar Gondok) Kelenjar tiroid merupakan kelenjar berwarna merah kecoklatan dan sangat vascular. 2006. Dipersarafi oleh saraf adrenergik dan kolinergik. 3. Kelenjar ini berjumlah empat buah. Evelyn C. biasanya 2 pada tiap sisi. di bawah arteri tiroid. superior dan inferior. Suzanne C. Masing-masing lobus kelenjar ini mempunyai ketebalan lebih kurang 2 cm.Lobus kanan kelenjar tiroid mendapat suplai darah yang lebih besar dibandingkan dengan lobus kiri. Ujung apikalnya menyimpang ke lateral ke garis oblique pada lamina cartilago thyroidea dan basisnya setinggi cartilago trachea 4-5. kuning kecoklatan oval.T-lymphocyte. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth.