You are on page 1of 2

INSOMNIA

IMUNISASI

kata lain adanya hubungan dengan lingkungan


dalam kondisi tidur, kecuali oleh suatu stimulus.
Gangguan tidur/ Insomnia
Insomnia atau gangguan tidur adalah suatu
keadaan dimana seseorang sulit tidur atau
mengantuk.

FAKULTAS KEDOKTERAN
UPN VETERAN JAKARTA

PUSKESMAS SUKMAJAYA
DEPOK
2015
pengertian
Tidur
Tidur adalah kondisi tidak sadar dan
bekerjanya otot yang terjadi secara periodik, dengan

Penyebab
Penyebab
Insomnia

Insomnia

1. Faktor Medis dan Biologis


Faktor usia. Penelitian menunjukkan bahwa
sesorang yang sudah berusia lanjut lebih
beresiko mengalami insomnia daripada yang
masih muda.
Hormon yang diproduksi pada wanita hamil dan
menstruasi.
Masalah dengan jet lag (mabuk udara).
Kerusakan otak seperti stroke atau alzheimer.
Faktor genetik (bawaan lahir), meskipun sangat
jarang terjadi.
Efek samping penggunaan obat, soda, narkoba,
alkohol, atau kafein.

2. Faktor Psikologis
Faktor gangguan mental seperti skizofrenia,
gangguan kecemasan (anxiety disorder), atau
gangguan kepribadian bipolar.
Beban pikiran yang terlalu banyak.
Faktor psikis seperti ketakutan, paranoid, stress,
depresi, kecemasan, serta tekanan mental dan
emosional.
Ketakutan akibat gangguan pada fase tidur
REM (Rapid Eye Movement) seperti mimpi
buruk, tindihan (sleep paralysis), atau berjalan
saat tidur (sleepwalking).
3. Faktor Dari Luar
Jam kerja yang berubah-ubah atau tidak teratur.
Sehingga tubuh akan sulit menyesuaikan diri.
Kelelahan fisik.
Bekerja pada malam hari.
Lingkungan yang tidak mendukung untuk tidur.
Pola tidur yang tidak teratur.

Jenis Insomnia
Jenis-jenis Insomnia

Insomnia Temporer (Transient Insomnia).


Insomnia jenis ini biasanya hanya berlangsung
singkat, yaitu kurang dari satu minggu.
Insomnia temporer biasanya terjadi karena
pengaruh lingkungan atau stres.
Insomnia Akut (Acute Insomnia). Biasanya
penderitanya mengalami gangguan tidur selama
kurang lebih satu bulan. Insomnia akut ditandai
dengan penderitanya yang tetap mengalami
masalah
dengan
memulai
tidur
atau
mempertahankan tidur meskipun dengan
kondisi yang memungkinkan.
Insomnia Kronis (Chronic Insomnia). Adalah
insomia yang berlangsung lebih dari satu bulan.
Orang dengan gangguan insomnia kronis
biasanya mengalami masalah halusinasi yang
parah seperti melihat benda seolah-olah
bergerak secara slow motion dan masalah
penglihatan ganda (double vision), yaitu
persepsi penglihatan dimana benda tunggal
seolah-olah terlihat ganda.

Ciri-ciri Insomnia
Secara umum, penyakit insomnia ditandai dengan ciriciri sebagai berikut:
1. Tangan berkeringat
2. Kembung dan nyeri pada perut
3. Cepat marah
4. Kelelahan yang berlebihan
5. Sulit mengingat, konsentrasi, atau membuat
keputusan
6. Perubahan waktu dan pola tidur

7. Sakit kepala, nyeri leher, dan pegal pada


punggung
8. Napas tersengal-sengal dan detak jantung tidak
stabil

Hindari nikotin, alkohol dan kafein

Dampak Insomnia

Rokok, seperti halnya alkohol dan kafein akan


mengganggu kualitas tidur Anda. Teh, soda,
cokelat termasuk dalam daftar makanan yang
mengandung kafein.
Perbanyaklah mengonsumsi makanan produk
hewani, seperti susu, keju, daging, atau ikan.
Makanan tersebut mengandung tryptophan,
yaitu jenis asam lemak yang menghasilkan
serotonin dan mengendurkan syaraf pada pusat
otak.
Olah raga kurang lebih 6 jam sebelum tidur.
Mandi dengan air hangat, sebaiknya dilakukan 1
atau 2 jam sebelum tidur.
Hindari stress dengan cara berdoa, membaca
dan lain-lain.
Hindari penggunaan obat tidur jangka panjang
Gunakan teknik relaksasi
Cara teknik relaksasi nafas dalam :

Menurunnya vitalitas kerja


Daya ingat dan konsentrasi menurun
Tidak ada tenaga / malas
Keterampilan berkomunikasi yang tidak bagus
Badan lemah / kelelahan / sakit kepala

Tips mengatasi Insomnia


Cara mengatasi gangguan tidur / insomnia
Kenyamanan merupakan yang utama.
Pastikan ranjang yang Anda pakai masih
memiliki per yang bagus, kebersihan sprei dan
bantal terjaga. Musik yang lembut sebagai
pengantar tidur.
Kurangi suara yang menggangu tidur, misalnya
kipas angin, pintu atau suara yang mengganggu
lainnya.
Kurangi minum sebelum tidur, sehingga tidak
terbangun untuk buang air kecil.
Hindari keinginan untuk tidur
Semakin keras usaha anda untuk tidur, membuat
anda malah makin terjaga. Membaca majalah,
buku atau menonton televisi dapat membuat
anda mengantuk dan selanjutnya tertidur.

Hirup udara melalui hidung


Tahan 2-3 detik
Setelah itu hembuskan melalui mulut
secara perlahan-lahan