LAPORAN KASUS

SKABIES

Disusun untuk memenuhi tugas kepaniteraan klinik
Ilmu Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh:
Oktaviana Sari Dewi (102011101004)

Pembimbing:
dr.Andy Maulana

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
PKM SUKOWONO – FAKULTAS KEDOKTERAN UNEJ
2015

1

superfamily Sarcoptes. Seluruh siklus hidupnya mulai dari telur sampai bentuk dewasa memerlukan waktu antara 8–12 hari (Handoko. TINJAUAN PUSTAKA 1. 2003). berbentuk oval. kelas Arachnida. yang penularannya terjadi secara kontak langsung (Harahap. Bentuk betina yang telah dibuahi ini dapat hidup sebulan lamanya. hominis. 2000). tetapi dapat juga keluar. kadang-kadang masih dapat hidup dalam terowongan yang digali oleh yang betina. 2003). Setelah kopulasi (perkawinan) yang terjadi di atas kulit. yakni 200 – 240 mikron x 150 – 200 mikron. dengan kecepatan 2-3 milimeter sehari dan sambil meletakkan telurnya 2 atau 4 butir sehari sampai mencapai jumlah 40 atau 50. Pada manusia disebut Sarcoptes scabiei var. sedangkan pada yang jantan pasangan kaki ketiga berakhir dengan rambut dan keempat berakhir dengan alat perekat (Handoko 2008). kemudian larva meninggalkan terowongan dan masuk ke dalam folikel rambut. dengan 4 pasang kaki.Tungau ini berwarna putih kotor. scabiei yang lainnya pada kambing dan babi (Handoko. Setelah 2-3 hari larva akan menjadi nimfa yang mempunyai 2 bentuk. 1. Ukurannya yang betina berkisar antara 330 – 450 mikron x 250 – 350 mikron. dan menjadi larva yang mempunyai 3 pasang kaki. 2008 dan Stone et al. 2008 dan Stone et al. dan tidak bermata. Siklus hidup tungau ini sebagai berikut. jantan dan betina. punggungnya cembung dan bagian perutnya rata.BABI.1 Skabies 1. ordo Ackarina. Larva ini dapat tinggal dalam terowongan. Bentuk dewasa mempunyai 4 pasang kaki.1. Telur menetas menjadi larva dalam waktu 3–4 hari.1 Definisi Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabei varian hominis. Tungau betina yang telah dibuahi menggali terowongan dalam stratum korneum.Secara morfologik merupakan tungau kecil. sedangkan yang jantan lebih kecil. Telurnya akan menetas.2 Etiologi Sarcoptes scabiei termasuk filum Arthopoda .1. 2 pasang kaki di depan sebagai alat alat untuk melekat dan 2 pasang kaki kedua pada betina berakhir dengan rambut. Selanjutnya larva 2 . yang jantan akan mati. biasanya dalam waktu 3-5 hari.Kecuali itu terdapat S.

Y.1. 3 . Di Jerman terjadi peningkatan insidensi.et al (1999).1. 2008). sekolah-sekolah yang menyediakan fasilitas asrama dan pemondokan. bahwa skabies dapat ditularkan melalui hubungan seksual meskipun bukan merupakan akibat utama.Di Amerika Serikat dilaporkan. penyakit skabies dapat ditularkan melalui kontak langsung maupun kontak tidak langsung. 2000). vesikel dan kudis) pada pergelangan tangan.Gatal yang terjadi disebabkan oleh sensitisasi terhadap sekret dan ekskret tungau yang memerlukan waktu kira-kira sebulan setelah infestasi.Bahkan penyakit ini dapat pula ditularkan melalui hubungan seksual antara penderita dengan orang yang sehat. sebagai akibat kontak langsung maupun tak langsung seperti tidur bersama.4 Cara Penularan Menurut Admin (2009) di dalam Brown.Penularan dapat terjadi karena bersalaman atau bergandengan tangan yang lama sehingga terjadi kontak kulit yang kuat. krusta dan infeksi sekunder.Kelainan kulit dan gatal yang terjadi dapat lebih luas dari lokasi tungau (Handoko. dan pakaian. Tungau skabies betina membuat liang di dalam epidermis. Dengan garukan dapat timbul erosi. 1.berubah menjadi nimfa yang akan menjadi parasit dewasa. dan meletakkan telur-telurnya di dalam liang yang di tinggalkannya. gelembung berisi air. handuk. urtikaria dan lain-lain. 1. menyebabkan kuman skabies berpindah ke lain tangan.Faktor lainnya adalah fasilitas umum yang dipakai secara bersama-sama di lingkungan padat penduduk.Pada beberapa sekolah didapatkan kasus gatal-gatal selama beberapa bulan yang sebagian dari mereka telah mendapatkan pengobatan anti skabies (Meyer. tetapi juga oleh penderita sendiri akibat garukan. Yang paling sering adalah kontak langsung dan erat atau dapat pula melalui alat-alat seperti tempat tidur. sedangkan tungau skabies jantan hanya mempunyai satu tugas dalam kehidupannya yaitu kawin dengan tungau betina setelah melaksanakan tugas mereka masing-masing mereka akan mati (Graham-Brown dan Burns. 2005). Penularan skabies terjadi ketika orang-orang tidur bersama di satu tempat tidur yang sama di lingkungan rumah tangga.T.vesikel. Pada saat itu kelainan kulit menyerupai dermatitis dengan ditemukannya papul. kuman skabies dapat menyebabkan bintil (papul. serta fasiltas-fasilitas kesehatan yang dipakai oleh masyarakat luas. ekskoriasi.3 Patogenesis Kelainan kulit dapat disebabkan tidak hanya oleh tungau skabies.

lutut. 2000): 1. binatang tidak dapat melanjutkan siklus hidupnya pada manusia. terutama pada genitalia laki-laki. siku.Berbeda dengan skabies biasa.1. Bentuk ini ditandai dengan lesi berupa papul dan terowongan yang sedikit jumlahnya sehingga sangat sukar ditemukan. 5. 3. rasa gatal pada penderita skabies Norwegia tidak menonjol tetapi bentuk ini sangat menular karena jumlah tungau yang menginfestasi sangat banyak (ribuan). Skabies nodular Pada bentuk ini lesi berupa nodus coklat kemerahan yang gatal. Skabies Norwegia. Skabies incognito sering juga menunjukkan gejala klinis yang tidak biasa. Bentuk ini timbul pada skabies yang diobati dengan kortikosteroid sehingga gejala dan tanda klinis membaik.Kelainan ini bersifat sementara (4–8 minggu) dan dapat sembuh sendiri karena S.Nodus biasanya terdapat didaerah tertutup.Lesi biasanya terdapat pada daerah dimana orang sering kontak/memeluk binatang kesayangannya yaitu paha.Nodus ini timbul sebagai reaksi hipersensetivitas terhadap tungau skabies.Nodus mungkin dapat menetap selama beberapa bulan sampai satu tahun meskipun telah diberi pengobatan anti skabies dan kortikosteroid. Skabies incognito. Skabies Norwegia terjadi akibat 4 . Beberapa bentuk tersebut antara lain (Harahap. Skabies Norwegia atau skabies krustosa ditandai oleh lesi yang luas dengan krusta. perut. Skabies yang ditularkan melalui hewan.Masa inkubasi lebih pendek dan transmisi lebih mudah. scabiei var. telinga bokong.Tempat predileksi biasanya kulit kepala yang berambut. sumber utama skabies adalah anjing.1. tidak menyerang sela jari dan genitalia eksterna. telapak tangan dan kaki yang dapat disertai distrofi kuku.Pada nodus yang berumur lebih dari satu bulan tungau jarang ditemukan. dada dan lengan. Kelainan ini berbeda dengan skabies manusia yaitu tidak terdapat terowongan.5 Klasifikasi Terdapat beberapa bentuk skabies atipik yang jarang ditemukan dan sulit dikenal. skuama generalisata dan hyperkeratosis yang tebal. Di Amerika. tetapi tungau tetap ada dan penularan masih bisa terjadi. inguinal dan aksila. 4. distribusi atipik. lesi luas dan mirip penyakit lain. 2. Skabies pada orang bersih (scabies of cultivated). sehingga dapat menimbulkan kesalahan diagnosis.

7. areola mammae (wanita). merupakan hal yang paling diagnostic. ektima sehingga terowongan jarang ditemukan. leher. Begitu pula dalam sebuah perkampungan yang padat penduduknya. Dikenal keadaan hiposensitisasi. siku bagian luar. 2008) : 1. bokong. Pada bayi dapat menyerang telapak tangan dan telapak kaki. 6. umbilicus. termasuk seluruh kepala. sebagian besar tetangga yang berdekatan akan diserang oleh tungau tersebut. berbentuk garis lurus atau berkelok dengan rata-rata panjang 1 cm.defisiensi imunologik sehingga sistem imun tubuh gagal membatasi proliferasi tungau dapat berkembang biak dengan mudah. yang seluruh anggota keluarganya terkena.1. 3. lipat ketiak bagian depan. Skabies pada bayi dan anak. Lesi skabies pada anak dapat mengenai seluruh tubuh. genitalia eksterna (pria) dan perut bagian bawah. Menemukan tungau. tetapi tidak memberikan gejala. 1. Jika timbul infeksi sekunder ruam kulitnya menjadi polimarf (pustule. Adanya terowongan (kunikulus) pada tempat-tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-abuan. 2. Penderita ini bersifat sebagai pembawa (carrier). Skabies terbaring di tempat tidur (bed ridden). telapak kaki. walaupun mengalami infestasi tungau. Diagnosis ditegakkan 2 dari 4 tanda cardinal 5 .6 Gejala Klinis Ada 4 tanda cardinal (Handoko. Penderita penyakit kronis dan orang tua yang terpaksa harus tinggal ditempat tidur dapat menderita skabies yang lesinya terbatas. pada ujung terowongan ini ditemukan papul atau vesikel. Pruritus nokturna. pergelangan tangan bagian volar. 4. misalnya dalam sebuah keluarga biasanya seluruh anggota keluarga terkena infeksi. Tempat predileksinya biasanya merupakan tempat dengan stratum korneum yang tipis. Penyakit ini menyerang manusia secara berkelompok. yaitu sela-sela jari tangan. artinya gatal pada malam hari yang disebabkan karena aktivitas tungau ini lebih tinggi pada suhu yang lebih lembab dan panas. sedangkan pada bayi lesi di muka sering terjadi. ekskoriasi dan lainlain). Dapat ditemukan satu atau lebih stadium hidup tungau ini. dan sering terjadi infeksi sekunder berupa impetigo. telapak tangan.

selalu cuci dengan teratur dan 6 bila perlu direndam dengan air panas Jangan ulangi penggunaan skabisid yang berlebihan dalam seminggu 7 walaupun rasa gatal yang mungkin masih timbul selama beberapa hari. anti histamin maupun steroid sistemik jangka pendek dapat diberikan untuk menghilangkan ruam dan gatal pada pasien yang tidak membaik setelah pemberian terapi skabisid yang lengkap. Ganti pakaian. Setiap orang di yang tinggal dalam satu rumah sebaiknya mendapatkan penanganan di waktu yang sama. dan area belakang telinga.dan lebih difokuskan di daerah sela-sela jari.1. Steroid topikal. Pengobatan meliputi seluruh bagian dari kulit tanpa terkecuali baik yang 3 yang terkena oleh skabies ataupun bagian kulit yang tidak terkena. pasien akan beranggapan bahwa pengobatan yang diberikan tidak berhasil dan kemudian akan menggunakan obat anti skabies secara berlebihan. area lipatan kulit sekitar kuku. inguinal. Jika tidak diberikan penjelasan. Hindari menyentuh mulut dan mata dengan tangan. genital.(1) 1 Penatalaksanaan secara umum Edukasi pada pasien skabies : (4) 1 2 Mandi dengan air hangat dan keringkan badan. Pengobatan yang diberikan dioleskan di kulit dan sebaiknya dilakukan pada 4 5 malam hari sebelum tidur. sprei. biaya pengobatan. Pada pasien anak dan skabies berkrusta. dan faktor kegagalan terapi yang pernah diberikan sebelumnya. area wajah dan kulit kepala juga harus dioleskan skabisid topikal. 8 2 Melapor ke dokter anda setelah satu minggu Penatalaksanaan secara khusus 6 . skabisid topikal harus dioleskan di seluruh permukaan tubuh kecuali area wajah dan kulit kepala. Faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan yang antara lain umur pasien. handuk.1.7 Penatalaksanaan Terdapat beberapa terapi untuk skabies yang memiliki tingkat efektifitas yang bervariasi.(1) Pada pasien dewasa. ruam dan rasa gatal di kulit dapat tetap menetap hingga 4 minggu. yang digunakan. berat derajat erupsi. Pasien harus diinformasikan bahwa walaupun telah diberikan terapi skabisidal yang adekuat.

digunakan malam hari sekali dalam 1 minggu selama 2 minggu. Kelemahannya merupakan obat topikal yang mahal. sifat skabisidnya sangat baik. Tersedia dalam bentuk krim 5 % dosis tunggal digunakan selama 8-12 jam. wanita hamil. Kerugian pemakaian obat ini adalah bau tidak enak. Benzyl benzoate bersifat neurotoksik pada tungau skabies. mewarnai c pakaian dan kadang-kadang menimbulkan iritasi. Benzyl benzoate sangat efektif bila 7 .(11) Benzyl benzoate Benzyl benzoate adalah ester asam benzoat dan alkohol benzil yang merupakan bahan sintesis balsam peru.18) b Presipitat Sulfur 2-10% Presipitat sulfur adalah antiskabietik tertua yang telah lama digunakan. Hal ini disebabkan karena hanya sedikit yang terabsorbsi dan cepat dimetabolisme di kulit dan deksresikan di urin. wanita hamil dan menyusui serta efektif dalam konsentrasi 2. Efek samping jarang ditemukan berupa rasa terbakar. obat ini merupakan pilihan pertama dalam pengobatan skabies karena efek toksisitasnya terhadap mamalia sangat rendah dan kecenderungan keracunan akibat salah dalam penggunaannya sangat kecil. apabila belum sembuh bisa dilanjutkan dengan pemberian kedua setelah 1 minggu.5% pada bayi.13) Bila kontak dengan jaringan hidup. dosis dapat dikurangi menjadi 12. Beberapa studi menunjukkan tingkat keberhasilan permetrin lebih tinggi dari lindane dan crotamiton. Secara umum sulfur bersifat aman bila digunakan oleh anakanak.(11. Digunakan sebagai 25% emulsi dengan periode kontak 24 jam dan pada usia dewasa muda atau anak-anak.5%. perih.Ada banyak cara pengobatan secara khusus pada pengobatan skabies dapat berupa topikal maupun oral antara lain : a Permethrin Permethrin merupakan sintesa dari pyrethtoid. preparat ini akan membentuk hidrogen sulfida dan pentathionic acid (CH2S5O6) yang bersifat germisid dan fungisid. Preparat sulfur yang tersedia dalam bentuk salep (2% -10%) dan umumnya salep konsentrasi 6% lebih disukai. Permethrin tidak dapat diberikan pada bayi yang kurang dari 2 bulan. dan gatal.(11. sejak 25 M. yakni mengoleskan salep setelah mandi ke seluruh kulit tubuh selama 24 jam tiga hari berturut-turut. Keuntungan penggunaan obat ini adalah harganya yang murah dan mungkin merupakan satu-satunya pilihan di negara yang membutuhkan terapi massal. dan ibu menyusui. Cara aplikasi salep sangat sederhana.

Hal ini untuk memusnahkan larva-larva yang menetas dan tidak musnah oleh pengobatan sebelumnya. pusing. tidak berbau dan tidak berwarna. Dianjurkan untuk tidak mengulangi pengobatan dalam 7 hari. Lindane diserap masuk ke mukosa paru-paru.(4) 8 . Penggunaan berulang dapat menyebabkan dermatitis alergi.(10) Efek samping lindane antara lain menyebabkan toksisitas sistem saraf pusat. dan kematian. konvulsi. Efek samping dari benzyl benzoate dapat menyebabkan dermatitis iritan pada wajah dan skrotum. Pemakaian secara tunggal dengan mengoleskan ke seluruh tubuh dari leher ke bawah selama 12-24 jam dalam bentuk 1% krim atau losion. kejang. benzyl benzoate digunakan dalam pengelolaan skabies sebagai alternatif yang lebih murah. gelisah. Tanda-tanda klinis toksisitas SSP setelah keracunan lindane yaitu sakit kepala. dan kematian tungau.digunakan dengan baik dan teratur dan secara kosmetik bisa diterima. kejang. (4) d Lindane (Gamma benzene heksaklorida) Lindane juga dikenal sebagai hexaklorida gamma benzena. losion. Setelah pemakaian dicuci bersih dan dapat diaplikasikan lagi setelah 1 minggu. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan lindane selama 6 jam sudah efektif. berkedut dari kelopak mata. dan selaput lendir kemudian keseluruh bagian tubuh tungau dengan konsentrasi tinggi pada jaringan yang kaya lipid dan kulit yang menyebabkan eksitasi. dan bahkan kematian pada anak atau bayi walaupun jarang terjadi. bayi. Tapi benzyl benzoate lebih efektif dalam pengelolaan resistant crusted scabies. adalah sebuah insektisida yang bekerja pada sistem saraf pusat tungau. gel. serta tidak menggunakan konsentrasi lain selain 1%.(4) Lindane tersedia dalam bentuk krim. muntah. disorientasi. lindane dimetabolisme dan diekskresikan melalui urin dan feses. trombositopenia. dan pansitopenia. Di negara-negara berkembang dimana sumber daya yang terbatas. mukosa usus. Beberapa bukti menunjukkan lindane dapat mempengaruhi perjalanan fisiologis kelainan darah seperti anemia aplastik. karena itu penderita harus diingatkan untuk tidak menggunakan secara berlebihan. kegagalan pernapasan. tremor. kelemahan. dan anak-anak kurang dari 2 tahun. mual. Terapi ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan menyusui. koma.

(10) Beberapa ahli beranggapan bahwa krim ini tidak direkomendasikan terhadap skabies karena kurangnya efikasi dan data penunjang tentang tingkat keracunan terhadap obat tersebut.(10) h Malathion Malathion 0. namun tidak mempunyai aktifitas sebagai antibiotik.e Crotamiton krim (Crotonyl-N-Ethyl-O-Toluidine) Crotamion (crotonyl-N-etil-o-toluidin) digunakan sebagai krim 10% atau losion. Diberikan secara oral. tidak mempunyai efek sistemik dan aman digunakan pada wanita hamil. Digunakan secara meluas pada pengobatan hewan. Efek samping yang sering adalah kontak dermatitis dan toxicepidermal necrolysis.5% adalah dengan dasar air digunakan selama 24 jam. Hasil terbaik telah diperoleh bila diaplikasikan dua kali sehari selama lima hari berturutturut setelah mandi dan mengganti pakaian dari leher ke bawah selama 2 malam. (4) f Ivermectin Ivermectin adalah bahan semisintetik yang dihasilkan oleh Streptomyces avermitilis. Juga dilaporkan secara khusus tentang formulasi ivermectin topikal efektif untuk mengobati skabies. pada manusia digunakan untuk pengobatan penyakit filaria terutama oncocerciasis. pada mamalia. (10) Namun saat ini tidak lagi 9 . Crotamiton 10% dalam krim atau losion. anti parasit yang strukturnya mirip antibiotik makrolid. pemberian berikutnya beberapa hari kemudian. dosis tunggal. 200 ug/kgBB dan dilaporkan efektif untuk skabies.(10) g Monosulfiran Tersedia dalam bentuk lotion 25% sebelum digunakan harus ditambahkan 2-3 bagian air dan digunakan setiap hari selama 2-3 hari. Digunakan pada umur lebih dari 5 tahun. diketahui aktif melawan ekto dan endo parasit. Efek samping yang ditimbulkan berupa iritasi bila digunakan jangka panjang. Tingkat keberhasilan bervariasi antara 50% dan 70%. bayi dan anak kecil. kemudian dicuci setelah aplikasi kedua.

Air juga merupakan cairan biologis. terdapat berbagai benda hidup 10 .Benda hidup ini berpengaruh timbal balik terhadap kualitas air. dan oxigen terlarut (= DO) jenuh Sifat Kimiawi pada 9 mg/1.  Sifat Fisis Air di dunia ini didapatkan dalam ketiga wujudnya. yakni.2. 1. dan tekanan barometris (P). bentuk padat sebagai es. pertambangan. maka densitas akan turun pula (Slamet.direkomendasikan karena berpotensi memberikan efek samping yang sangat tinggi.2.(4) 1. 2007).2 Air 1.Di dalam suatu lingkungan air. termasuk kegiatan pertanian. Bentuk mana yang akan didapatkan. kimiawi. 2007). 2004). dan bentuk gas sebagai uap air.  Sifat Kimiawi Air yang bersih mempunyai pH = 7. juga tergantung dari temperatur. 2007). fauna dan flora. spesies kimiawi yang ada di dalam air berjumlah sangat besar (Slamet. Apabila temperatur turun lagi. tergantung keadaan cuaca yang ada setempat (Slamet. Kepadatan (density) air. olah raga dan sebagainya (Raini. Air merupakan pelarut yang universal. perikanan. rekreasi. Dengan demikian. hampir semua jenis zat dapat larut di dalam air.1 Definsi Air Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan sehari-hari. industri.2 Sifat Air Sifat air yang penting dapat digolongkan ke dalam sifat fisis. seperti halnya wujud. didapat di dalam tubuh semua organisme. bentuk cair sebagai air. peternakan. sampai tercapai maksimum pada 4° Celcius. dan biologis. Di dalam perairan sela-lu didapat kehidupan.  Sifat Biologis Kehidupan itu dikatakan berasal dari air (laut). densitas meningkat dengan menurunnya temperatur. yakni.Pada umumnya.

Benda hidup di perairan karenanya dibagi ke dalam organisme yang native dan yang tidak native bagi lingkungan tersebut. manis.Sebagaimana halnya semua organisme.yang khas bagi lingkungan tersebut. c.Bau air dapat disebabkan oleh bahan-bahan kimia. air yang terasa asam. Syarat-syarat kualitas air meliputi:  Syarat fisik a. air yang berwarna berarti mengandung bahan-bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan (Slamet. b.Organisme ini dapat hidup di perairan yang mengandung zat hara/makanan baginya. plankton atau tumbuhan dan hewan air baik yang hidup maupun yang sudah mati (Slamet. air hujan. debu. 2007). 2007). pahit atau asin menunjukkan bahwa kualitas air tersebut tidak baik. ganggang.2. Tidak berasa Secara fisik air bisa dirasakan oleh lidah. setiap jenis organisme di dalam perairan mempunyai fungsi yang sangat khusus dalam lingkungan tersebut dan membentuk ekosistem aquatik yang khas pula (Slamet. dan lain-lain pengotoran. Tidak berbau Bau air tergantung dari sumber airnya.Organisme native dalam badan air biasanya merupakan organisme yang tidak patogen terhadap manusia.3 Air bersih Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak (Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 416/Menkes/Per/IX/1990).Organisme yang tidak native dapat berasalkan air limbah.4 Kualitas Air Kualitas air adalah kondisi kualitatif air yang diukur dan atau diuji berdasarkan syarat-syarat tertentu dan metode tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 1 Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : 115 Tahun 2003). Rasa asin disebabkan oleh garam-garam tertentu yang larut dalam air. Tidak berwarna Air untuk rumah tangga harus jernih.2. 2007). 1. sedangkan rasa 11 . 1.

2006). 2007). Kekeruhan Air dikatakan keruh apabila air tersebut mengandung begitu banyak partikel bahan padatan sehingga memberikan warna yang berlumpur dan kotor. Standar yang dipakai adalah total bakteri Coliform dengan batas tidak boleh lebih dari 1 coli/100 ml air. 1. 2007). 2007).2.5 Sumber Air bersih Pengadaan air bersih untuk berbagai keperluan hidup manusia dapat berasal dari berbagai sumber dengan kualitas dan kuantitas yang berbeda. d. Sumber air bersih yang digunakan manusia adalah : 12 .Ion-ion semacam itu mampu bereaksi dengan sabun membentuk kerak air.1 Bq/L (Slamet. dan ada pembentukan batu kapur (Sutrisno.Kesadahan dalam air sebagian besar adalah berasal dari kontaknya dengan tanah dan pembentukan batuan.  Syarat kimia Air bersih yang memenuhi persyaratan kesehatan tidak tercemar secara berlebihan oleh zat-zat kimia maupun mineral karena selain menimbulkan gangguan kesehatan juga dapat merusak instalasi penyediaan air bersih (Slamet.asam diakibatkan adanya asam organik maupun asam anorganik (Slamet.  Kesadahan Kesadahan adalah merupakan sifat air yang disebabkan oleh adanya ion-ion (kation) logam valensi dua.1 Bq/L dan aktivitas Beta (Gross Beta Activity) tidak boleh lebih dari 0. Pada umumnya air sadah berasal dari daerah dimana lapis tanah atas (topsoil) tebal. lumpur dan bahan-bahan organik (Slamet. 2006). (Sutrisno. 2007).  Syarat radioaktif Yaitu adanya batas tertinggi yang diperkenankan adanya aktivitas Alpha (Gross Alpha Activity) tidak boleh lebih dari 0.  Syarat mikrobiologi Air sebaiknya tidak mengandung bakteri pathogen dan tidak boleh mengandung bakteri golongan coli yang mengganggu kesehatan.Bahan-bahan yang menyebabkan kekeruhan meliputi tanah liat.

sehingga air tanah akan jernih tetapi karena banyak mengandung zat kimia (garam-garam yang terlarut) karena melalui lapisan tanah yang mempunyai unsurunsur kimia tertentu untuk masing-masing lapisan tanah.1.(Raini. Lapisan tanah berfungsi sebagai penyaringan. Setelah menemui lapisan rapat air. Air tanah dalam terlihat jernih karena telah mengalami penyaringan alamiah oleh tanah atau batu-batuan selama proses pengaliran. Sumur 1. Mata air yang berasal dari tanah dalam hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitasnya sama dengan air dalam (Sutrisno. • Air Tanah Dalam Air tanah dalam pada umumnya mempunyai kualitas lebih baik dari air tanah dangkal karena penyaringannya lebih sempurna dan bebas dari bakteri.2. 2006). pengotoran juga masih terus berlangsung terutama pada muka air yang dekat muka tanah. mengingat bahwa air sungai pada umumnya mempunyai derajat pengotoran yang tinggi sekali. berbau dan mempunyai rasa tidak nyaman. kimia dan bakteri. Air ini terjadi karena daya proses peresapan air dari permukaan tanah lumpur akan tertahan demikian pula sebagian bakteri. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) 2.5. air akan terkumpul yang merupakan air tanah dangkal dimana air tanah ini dimanfaatkan untuk sumber air minum melalui sumur-sumur dangkal yang dinamakan air sumur (Sutrisno. 2006). 2004). Namun demikian air tanah dalam kemungkinan mengandung mineral cukup tinggi sering berwarna.5. • Mata Air Mata air adalah air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah.1 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumber air PDAM berasal dari: • Air Sungai Dalam penggunaannya sebagai air bersih dan air minum harus dilakukan pengolahan yang lengkap agar dapat mencapai standar fisika. 2006). 13 .(Sutrisno. 1.2 Air Sumur Air sumur berasal dari air tanah dangkal yang kualitasnya bervariasi tergantung ada atau tidaknya pencemaran pada tanah sekitar.2.

2. Selain itu skabies merupakan penyebab penyakit bawaan air (Slamet.Hal ini dipermudah oleh penyediaan air bersih yang kurang jumlahnya dan juga lingkungan yang kumuh disertai sanitasi yang sangat jelek.Salah satu penyebab penyakit di dalam air karena kurangnya penyediaan air bersih (Slamet.Kurangnya penyediaan air bersih dapat menimbulkan berbagai penyakit kulit diantaranya adalah skabies. 2007).1. 2007) 14 . dapat menyebabkan efek langsung terhadap kesehatan.6 Kaitan Penyediaan Air Bersih dengan Skabies Adanya penyebab penyakit di dalam air.

gataldan bintik bintik merah menyebar ke seluruh tubuh. hingga selangkangan. STATUS PASIEN A. kaki. Awalnya pasien merasakan gatal di sela sela jari tangan terutama pada malam hari. keluhan dirasakan baru baru ini 15 . Identitas Pasien Nama : Sdr. kemudian.5 bulan yang lalu. berupa bintik bintik kemerahan.BAB II. atopi (-) • Riwayat Penyakit Keluarga : di keluarga pasien mengalami keluhan yang serupa terutama adik. yaitu gatal di malam hari dan bintik bintik kemerahan. serta daerah kemaluan. ibu dan ayah. ANAMNESIS • Keluhan Utama:Gatal seluruh tubuh • Riwayat Penyakit Sekarang :pasien mengeluhkan gatal seluruh tubuh sejak 1. • Riwayat Penyakit Dahulu :Pasien belum pernah mengalami gejala seperti ini sebelumnya. Alergi (-). MRA Umur : 16 tahun Jenis kelamin : Laki laki Alamat : Krajan barat Kecamatan Sukowono Status Perkawinan : Belum menikah Suku :Madura Tanggal Pemeriksaan : 17 Februari 2015 Tanggal home visite : 20 Februari 2015 B. Bintik kemerahan kemudian berubah menjadi berisi air dan nanah. Dan gatal cenderung menjadi setiap saat.

Suger. serta pencahayaan baik. yaitu ke bidan dan perawat. dengan 1 bak besar.000.000 per hari. pintu terdiri dari 1 pintu depan dan 1 pintu  belakang. Di pondok pesantren terdapat banyak santri yang mengallami gejala serupa berupa gatal dan bintik bintik merah pada sekujur tubuh.000 per hari (nasi dan tempe) dan pengeluaran lain lain. dan 1 dapur. dengan cukup jendela. Pengeluaran keluarga pasien berupa untuk SPP sekolah pasien Rp. dan ibu pasien merupakan penjahit pakaian dengan pendapatan yang tidak menentu. Santri yang mengalami keluhan namun tidak berobat biasanya merupakan santri yang lebih senior di pondok  tersebut. Rumah yang dihuni 6x10 meter terdiri dari 3 kamar tidur. dengan 1 kamar  mandi bersama. dan Lingkungan:  Pasien merupakan anak pertama dari 2 bersaudara. namun keluhan yang dirasakan tetap. sedangkan sehari harinya pasien tinggal di pondok. dengan alat kebersihan dan alat mandi sendiri sendiri. siswa kelas 1 SMA. dan SPP sekolah adik pasien Rp.• Riwayat Pengobatan : Pasien berobat 5 kali sebelumnya. pakaian. pasien tinggal dengan kedua orang tua dan satu adik laki laki. 40. Lantai keramik. Tetangga pasien yang merupakan adik dari ibu pasien juga mengalami keluhan yang sama seperti pasien. dengan dinding batu bata.000 per bulan. Sosial. akan tetapi kamar mandi menjadi satu dengan satu bak besar dan panjang dan kadang-kadang terdapat santri  yang menceburkan diri ke dalam bak. 1 ruang keluarga. Pasien adalah siswa pondok pesantren Mafiluduror. dan alat kebersihan lain dimiliki secara terpisah. 40. Keluarga pasien memiliki kebiasaan tidur bersama di ruang keluarga. Pekerjaan ayah pasien adalah penjual pisau keliling dengan pendapatan berkisar Rp. yaitu gatal di malam hari dan bintikbintik merah 16 . tanpa kasur beralas tikar. 10. Pasien saat diperiksa sedang izin dari pondok dan tinggal di rumah kurang lebih 1  minggu. Di pondok pesantren tersebut pasien tinggal dan tdur bersama 13 orang santri lain. dan beberpa santri ada yang diobati dan tidak diobati. 1 kamar mandi. • Riwayat Ekonomi. Di rumah pasien. alat mandi. 50. Dengan makanan biaya makan di pondok pesantren  Rp. 1 ruang tamu.

status gizi kesan cukup. Kepala/ leher: Anemis/Ikterus/Sianosis/Dyspneu: -/-/-/- 4. ThoraksCor : Inspeksi : ictus cordis tidak tampak Palpasi : ictus cordis tak kuat angkat Perkusi : Pekak Auskultasi: Bunyi jantung S I–II tunggal. suara tambahan (ronchi -/-). kesadaran compos mentis. Tanda Vital Tensi : 110/70 mmHg Nadi : 90 x / menit. tidak ada pembesaran hepar dan lien Palpasi : Soepel (+). bising e/g/m = -/-/Pulmo : Inspeksi : pengembangan dada kanan sama dengan kiri Palpasi : fremitus raba kiri sama dengan kanan Perkusi : sonor/sonor Auskultasi : suara dasar vesikuler. tes undulasi (-) Perkusi : Tympani Auskultasi : bising usus (+) normal 17 . Nyeri tekan (-). wheezing (-/-) 5. 2. 1. isi cukup Pernafasan : 22 x /menit : 36. reguler.5oC Suhu 3.C. regular. Abdomen Inspeksi : perut tampak mendatar. PEMERIKSAAN FISIK (Tanggal 17 februari 2015) Keadaan Umum cukup.

Creeping eruption E. kecuali facialis.6. Ektremitas akral dingin - Oedem . dan thorakalis posterior Didapatkan efflorosensi papulae eritema. DIAGNOSA KERJA Scabies dengan sekunder infeksi F. dan pustule dengan distribusi tersebar paling banyak di regio manus dekstra dan sinistra. Pyoderma 2. DIFFERENTIAL DIAGNOSA 1. erosi (+).. terowongan tidak terlihat PEMERIKSAAN PENUNJANG Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang D.5 mg Amoksisilin 3x 500 mg Sabun sulfur Konseling: 18 .- Status Dermatologis Regio Whole body. TATALAKSANA Terapi rawat jalan: Scabimid salep 4 hari sekali CTM 3x 4mg Deksametason 3x 0. krusta (+).

kemudian menjemur kasur. Edukasi terhadap pasien untuk membersihkan pakaian pasien dengan merendam di air panas. serta kontrol ke puskesmas G. PROGNOSIS Ad vitam ad bonam Ad functionam ad bonam Ad sanationam dubia ad malam 19 . dan mengobati seluruh  anggota keluarga serta yang di pondok pesantren Menjelaskan kepada pasien tentang pentingnya penggunaan obat sesuai dengan aturannya.

Related Interests