You are on page 1of 25

MINGGU KE-IV dan KE-V

RADANG DAN PEMULIHAN
Oleh, Kelompok IV

a) Apa pengertian dan tujuan pemeriksaan darah tepi dan hitung darah
lengkap?
Apakah kaitan pemeriksaan tersebut dengan radang?
Pengertian dan tujuan pemeriksaan darah tepi
 Pengertian : Pemeriksaan darah tepi merupakan pemeriksaan terhadap
jumlah leukosit (diproduksi oleh sumsum tulang) di dalam perifer.
hitung darah lengkap merupakan perhitungan Hb, Ht, leukosit,
eritrosit,hitung jenis leukosit, dan trombosit.
 Tujuan : membantu kita kearah membuat diagnosa tentang penyakit
darah dan untuk mengevaluasi dan untuk mendeteksi leukopenia atau
leukositosis yang menunjukkan adanya infeksi atau yang lebih jarang
lagi adalah keganasan darah
 Pengertian dan tujuan hitung darah lengkap
 Pengertian : hitung darah lengkap merupakan perhitungan Hb, Ht,
leukosit, eritrosit,hitung jenis leukosit, dan trombosit
 Tujuan: untuk membandingkan jumlah sel darah normal dengan jumlah
sel darah yang dihitung
 Kaitan kedua pemeriksaan tersebut dengan radang
Kaitan pemeriksaan dengan radang adalah setelah ditemukan hasil
penghitungan yang ternyata menemukan banyak sel darah putih di daerah
tepi pemuluh darah maka dapat menjadi indikator telah terjadi peradangan
atau proses pemulihan. Misalnya: hasil pemeriksaan menunjukkan adanya
peningkatan

jumlah

eosinofil

dalam

sel

leukosit.

Hal

ini

dapat

mengindikasikan adanya proses resolusi atau penyembuhan.

Eosinofil

yang terjadi dalam jaringan maupun didalam pembuluh darah sering
berhubungan dengan adanya reaksi radang berupa alergi.
Kumar, Vinay, MD, FRCPath, Ramzi S. Cotran, MD, dan Stanley L. Robbins, MD.
(2007). Buku ajar patologi edisi 7. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC
b)

Jelaskan mekanisme aksi neutrofil pada proses radang akut berdasarkan
animasi tersebut!

a. Marginasi
Melekatnya leukosit darah, terutama neutrofil dan monosit dengan sel
endotel jaringan yang terkena cedera. Interaksi ini dibantu dengan
meningkatnya permeabilitas vaskular yang terjadi pada inflamasi dini yang
menyebabkan cairan keluar dari pembuluh darah dan aliran darah
melambat.
b. Rolling
Selanjutnya leukosit yang berguling-guling pada permukaan endotel, untuk
sementara melekat disepanjang perjalanannya. Disini leukosit dan endotel
bersama melepaskan reseptor selektin yang ditandai dengan adanya
daerah ekstrasel yang mengikat gula tertentu. Selektin ini meliputi selektin
L (pada permukaan leukosit), selektin E (pada endotel) dan selektin P
(pada endotel dan trombosit). Selektin ini akan mengikat oligosakarida
yang dimodifikasi sialil-lewis X. Pada leukosit selektin E secara khusus
tidak

terdapat

pada

endotel

normal,

diinduksi

setelah

adanya

perangsangan oleh mediator inflamasi (IL-1 dan TNF).
c. Adhesi
Leukosit akhirnya melekat kuat pada permukaan endotel(adhesi) sebelum
keluar diantara sel endotel dan melewati membran basalis masuk keruang
ekstravaskuler(diapedhesis). Adhesi kuat ini diperantarai oleh molekul
superfamili imonoglobulin pada sel endotel yang berinteraksi dengan
integrin ang muncul pada permukaan sel leukosit. Molekul adhesi endotel

leukosit menembus membran basalis dengan mendegradasinya secara fokal menggunakan kolagen yang disekresi. . leukositv bertransmigrasi terutama dengan merembes diantara sel pada interselular junction dengan diperantarai oleh molekul adhesi CD31. Diapedesis Selain adesi kuat. f. d. Setelah sebuah fagosit memasukkan benda sasaran terjadi fusi lisosom dengan membran yang membungkus benda tersebut dn lisosom mengeluarkan enzim-enzim hidrolitiknya kedalam vesikel yang terbungkus membran tersebut sehingga benda yang terperangkap dapat diuraikan. Fagositosis Sel-sel fagositik memiliki banyak lisosom yaitu organel yang berisi enzim hidrolitik. Kemotaksis Setelah terjadi ekstravasasi dari darah. Kemotaksis kemudian berikatan dengan reseptor protein di membran plasma sel fagositik yang menyebabkan peningkatan pemasukan Ca2+ ke dalam sel. e. Karena konsentrasi kemotaksin secara progresif meningkat mendekati tempat cedera.yaitu: - ICAM – 1 - VCAM -1 Diinduksi oleh TNF dan IL - Integrin biasanya muncul pada membran plasma leukosit tetapi tidak melekat pada ligannya yang sesuai sampai leukosit diaktivasi oleh agen atau rangsang (dihasilkan oleh sel endotel atau sel lainnya ditempat jejas). Setelah melintasi endothelial junction . Leukosit bergerak dengan pseudopodia seperti amuba. Hal ini dibantu dengan protein serum opsonin yang berfungsi memfasilitasi pengikatannya dengan reseptor opsonin spesifik pada leukosit. leukosit bermigrasi menuju tempat jejas mendekati gradien kimiawi pada bsuatu proses yang disebut kemotaksis. Kalsium kemudian mengaktifkan perangkat kontraktil sel yang diperlukan untuk pergerakan . sel-sel fagositik bergerak secara tepat kearah tempat peradangan mengikuti gradien konsentrasi kemotaksin.

lisozim dari granul neutrofil dapat membentuk lubang di dalam membran mikroba.hal 40.html) Kumar.utah.+ 2H+  H2O2). digunakan untuk membunuh bakteri namun pada umumnya tidak cukup efektif membunuh bakteri .edu/WebPath/INFLHTML/INFL070. Fagositosis merangsang suatu pembakaran oksidatif yang ditandai dengan peningkatan konsumsi oksigen tiba-tiba. Vinay. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC Sherwood (2007).Opsonin yang terpenting adalah IgG dan fragmen C3b komplemen. Fisiologi manusia hal 371 . MD. katabolisme glikogen dan produksi metabolit oksigen reaktif yang selama prosesnya mengubah O2 jadi ion superoksida O2. Namun demikian mengandung enzim milopeoksidase dan dengan adanya Clmengubah H2O2  HOCl . Melalui adanya oksidasi. g. MD. MD. HOCl merupakan oksidan lisosom neutrofil mieloperoksidase dan anti mikroba yang sangat kut yang membunuh bakteri melalui halogenasi. Buku ajar patologi edisi 7. dan Stanley L. Pembunuhan dilakukan oleh spesies oksigen reaktif.med. (http://library. (2007). pseudopodia diperpanjang mengelilingi objek sampai akhirnya membentuk vacuola fagositik yang kemudian berfusi dengan granula lisosom sehingga terjadi degradasi leukosit. Setelah mikroba tersebut mati kemudian akan di ndegradasi oleh hidrolasi asam lisosom. Serelah terjadi pengikatan dengan partikel. FRCPath. Pada penelanan. Cotran.+ NADP+ + H+). Robbins.( 2O2 + NADPH  2O2. Killing Proses membunuh bakteri terjadi melalui generasi spesies racun oksigen (superoksida) yang diubah di dalam granul neutrofil. akan diikuti dengan penelanan. Langkah akhir dalam fagisitosis adalah pembunuhan dan degradasi. IgG bertanggung jawab memicu kaskade aktivasi komplemen sehingga terjadi deposisi fragmen C3b pada partikel yang menjadi target. Ramzi S. Superoksida kemudian diubah menjadi hidrogen peroksida (O2 .

Patologi.Penting bagi penyembuhan dan pembentukan jaringan ikat (Sumber: Patologi Umum I(Dasar-dasar patologi) Hal. Pembentukan jaringan ikat inilah yang dapat membatasi peradangan. 1973. hal 47.Wilson. Jadi benang-benang fibrin ini penting bagi penyembuhan serta pembentukan jaringan ikat. Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit hal. 47-58. di sini ditandai oleh meningkatnya netrofil bersegmen (PMN).c) Apa peran benang-benang fibrin dalam proses inflamasi? Peran benang-benang fibrin dalam proses inflamasi adalah untuk membekukan cairan radang sehingga dapat menyumbat saluran-saluran limfe dan sela-sela jaringan hal ini lah yang dapat mencegah terjadinya penyebaran infeksi. Jakarta. Jakarta: FK UI) d) Gambaran apa yang ada pada slide tersebut? Apakah penanda paling sederhana suatu radang dikatakan radang akut? Gambaran apa yang ada pada slide? Peningkatan sel-sel inflamatori.A.(1973). m.Membatasi meluasnya radang .FKUI Salah satu tanda penting radang akut adalah terjadinya emigrasi sel radang . Sylvia.  Tanda paling sederhana yang menunjukan radang akut Adanya peningkatan jumlah sel darah putih di darah tepi. (Sumber: Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran UI .Melapisi permukaan alat tubuh yang mengalami radang. price dan Lorraine. . Kemungkinan indicator terkecil pada radang akut adalah peningkatan jumlah leukosit di dalam peripheral darah. Selain itu serabut fibrin berperan penting dalam membatasi meluasnya peradangan.57 Staf pengajar bagian patologi anatomi. . hal 47 & 53) - Menangkap sel-sel darah dan menyempurnakan pembentukan pembekuan. terutama Neutrofil.

Sesudah fase awal yang bisa berlangsung sampai 48 jam mulailah disusul oleh makrofag dan sel yang berperan dalam system kekebalan tubuh seperti limfosit dan sel plasma bereaksi.yang berasal dari darah. - Perubahan vaskuler: Perubahan dalam kapiler pembuluh darah yang mengakibatkan vasodilatasi dan perubahan structural yang memungkinkan protein plasma untuk meninggalkan sirkulasi (peningkatan permeabilitas vaskuler). Pada inflamasi kronik jumlah PMN berkurang karena waktu inflamasi yang lama. (2002). Leukosit dapat melakukan gerakan amuboid dan melalui proses diapedesis lekosit dapat meninggalkan kapiler dengan menerobos antara sel-sel endotel dan menembus kedalam jaringan penyambung.Jakarta: Sagung Seto. Leukosit mempunyai peranan dalam pertahanan seluler dan humoral organisme terhadap zat-zat asingan. sedangkan umur neutrofil tidak lama dibandingkan sel limfosuit lain. Jumlah leukosit per mikroliter darah. normal didapati jumlah leukosit rata-rata 5000-9000 sel/mm3. Sudarto dkk. Didalam darah manusia. bila jumlahnya lebih dari 12000. emigrasi leukosit khususnya neutrofil. sel yang berperan limfosit. seperti makrofag.med. pada orang dewasa normal adalah 4000-11000. dan menjelang hari ke empat turun sampai 12000. keadaan ini disebut .masingmasingmemiliki tanda-tanda dan gejala: Tanda radang akut: berlangsung singkat. Tanda radang kronik: berlangsung lama. Sumber: http://library. Variasi kuantitatif dalam sel. waktu lahir 15000-25000.edu/WebPath/INFLHTML/INFL001. PATOLOGI I (UMUM) Edisi ke-1 Hal. radang akut dan radang kronik. Pada fase awal yaitu dalam 24 jam pertama sel yang paling banyak bereaksi adalah sel neutrofil atau lekosit polimorfonukleus (PMN). pada usia 4 tahun sesuai jumlah normal.89. adanya cairan plasma dan eksudat cairan. berproliferasi membentuk sel plasma/limfosit B.utah.html Pringgoutomo. Jenis radang ada 2 macam. disebut juga sel darah putih.“Leukosit adalah sel darah Yang mengendung inti.

et al.leukositosis. histamine dan heparin Manfaatnya adalah untuk reaksi hipersensitifitas. S. b. Yang tidak mempunyai granula.et al. (Sbr: http://library.. yaitu komponen aktif granulosit yang merupakan enzim antibakteri yang utama.ac. kolagen dan protein yang dijumpai pada membran basalis  Lisozime. Protein. (Price dan Wilson : 2005)  Mieloperoksidase (MPO). mengakibatkan degradasi protein termasuk elastin. lipase. : 2002) Manfaat granula dalam neutrofil pada proses radang adalah meliliskan bakteri dan memfagositnya.. (Pringgoutomo. dalam sitoplasmanya dan mempunyai bentuk inti yang bervariasi. mencegah pertumbuhan bakteri dan mengakibatkan kemotaksis monosit dan permeabilitas vaskular. : 2002) Isi granula adalah a. S. sitoplasmanya homogen dengan intibentuk bulat atau bentuk ginjal. bekerja pada mikroorganisme melalui hidrolisis dan dijumpai pada neutrofil dan monosit (makrofag. Dilihat dalam mikroskop cahaya maka sel darah putih mempunyai granula spesifik (granulosit).id/download/histologi_zukesti2. yang dalam keadaan hidup berupa tetesan setengah cair. bilakurang dari 5000 disebut leukopenia. protein dasar utama (unsru granula eosinofil yang penting dengan sitotoksitas yang . dan fosfatase. (Pringgoutomo. termasuk protease.pdf) e) Apakah isi dan manfaat granula dalam neutrofil dalam proses radang? Isi dari granula adalah enzim-enzim lisosomal yang terdiri atas berbagai hidrolase. histiosit)  Protein kation. bekerja pada benda organik termasuk bakteri Protease. Enzim ini bergabung dengan hidrogen peroksidase  Hidrolase  asam. meningkatkan permeabilitas bakterisidal (menyebabkan aktivasi fosfolipase dan degradasi fosfolipid membrane).usu. lisozim (menyebabkan degradasi oligosakarida selubung bakteri).

sel nonsegmen ini dapat meningkat sampai 20 % atau lebih dari seluruh leukosit. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC) f) Dominasi PMN jenis neutrofil khas terdapat pada mekanisme jenis inflamasi apa saja? Pada jenis radang akut. dijumpai pada abses dan empiema serta akan mengakibatkan lekositosis. Sylvia & Lorraine. sel-sel ini dapat keluar dari pembuluh darah dan masuk ke dalam jaringan. (Sumber: Pringgoutomo. Buku Ajar Patologi ed. sedangkan bagian yang tidak mengandung besi akan diproses lebih lanjut. PATOLOGI I (UMUM) Edisi ke-1 Hal. dkk. (Sumber: Patofisiologi. (2007). ( Sumber: Badan Patologi Anatomi FKUI. Robbins. hal 68) Dominasi PMN jenis netrofil yaitu sebanyak 60 %. Jakarta: Sagung Seto.90. terutama pada mekanisme fagositosis atau Inflamasi akut (eksudat purulen dan eksudat supuratif). Besi akan didaur ulang untuk membangun sel-sel darah merah lain di dalam sumsum tulang. yakni akan dibebaskan suatu zat yang dikenal sebagi bilirubin yang dibawa ke dalam aliran darah menuju hati. Pada inflamasi kronik makrofag diaktifkan oleh sitokin yang dihasilakan oleh sel T. Juga terjadi pada radang akut terutama radang akut yang disertai nanah. defensin (peptide yang membunuh mikroba dengan membentuk lubang di dalam membrannya). Diantaranya yaitu . Patologi. Makrofag yang teraktivasi ini akan mensekresi produk biologis aktif yang sangat bervariasi yang dapat mengeliminasi agen injuri seperti mikroba dan menginisiasi proses penyembuhan. (2002).kuat terhadap parasit). Sel PMN ini biasanya berada dalam darah akan tetapi bila ada radang.7. Sudarto dkk. tempat bilirubin diekstrak oleh hepatosit dan disekresikan sebagai bagian empedu. hal 48-49) g) Magrofag yang tereksitasi akan mensekresi Makrofag mampu memerangkap dan mendaur ulang kembali komponen- komponen zat penting dengan memecahkan hemoglobin menjadi satu bagian yang mengandung besi dan satu bagian yang tidak mengandung besi. Kerja neutrofil dalam peradangan terutama pada proses fagositosis.

i) Berikut gambaran tuba fallopi dengan kelainan di bawah ini dan perhatikan struktur-struktur berikut secara detail. (2006). faktor pertumbuhan meliputi PDGF (Platelet-Derived Growth Factor). FGF (Fibroblast Growth Faktor). Praktikum histology sediaan fotografik. dkk. 129. lined by epithelium and a vascularized stroma. tuba fallopi.AA (Asam Arakidonat). dan sitokin fibrogenik. tidak ada inflamasi sel pada lumen maupun di mukosa. Jan.Gambar tersebut menampakkan lipatan mukosa. serviks. epitel selapis dan terdapat vaskularisasi stroma. (klik tulisan di sebelah kanan gambar)  Uterus  Cervix  Fallopian Tube  Normal Ovary  Inflamed Tubo-ovarian Mass . epitel selapis dan terdapat vaskularisasi stroma. merupakan mikroskopik tuba falopi normal.terkait dengan radang apa yang bisa anda simpulkan? Mucosal fold Lumen Wall of the tube Normal Fallopian Tube . nitrit oksida.Low Power Note the delicate mucosal folds. faktor koagulan. hal. (Sumber: Tambayong. normal ovarium dan masa tuba-ovarium yang mengalami radang. Tidak adanya inflamasi sel pada lumen atau mukosa - Tuba fallopii normal Menampakkan lipatan mukosa.There are no inflammatory cells in the lumen or in the mucosa. protease. Tidak ada inflamasi sel pada lumen maupun di mukosa. dan TGF β (Transforming Growth Factor β). Jakarta: penerbit Buku Kedokteran EGC). hal 66-67) h) Perhatikan gambar. (Sumber: Patofisiologi. Sylvia & Lorraine.

Contohnya adalah histamine dan serotonin. (2002). redness (rubor)/merah 2.swmed. tidak terlihat loss of function Mediator utama yang berperan dalam peningkatan aliran darah ke area radang adalah mediator asal sel yaitu amin vasoaktif (amine vasoactive) yang berperan pada permulaan proses radang dan menyebabkan pelebaran pembuluh darah serta peninggian permeabilitas pembuluh darah. Yang tidak dapat diamati adalah panas (kalor). dan oksida nitrat. sel darah das sel jaringan pada tempat radang. swelling (tumor)/bengkak 3. 1. Mediator utama yang berperan dalam peningkatan aliran darah ke area radang adalah histamine.htm Cardinal signs yang bisa diamati dari gambar tersebut adalah terjadinya pelebaran kapiler yang disertai oleh cedera dinding kapiler.Cardinal signs yang bisa diamati adalah : Merah (rubor) and bengkak (tumor). dan kehilangan fungsi (fungsio laysa). Pada gambar terlihat juga adanya penumpukan fibrin pada permukaan tuba ovarium. tidak terlihat (dolor)/nyeri 5. PGE.) j) Berdasarkan gambar  Mengapa tuba ovarium yang mengalami radang memanjang dan tidak beraturan? Tuba ovarium memanjang dan tidak beraturan diakibatkan karena adanya eksudasi fibrinosa (fibrinogen) pada daerah tersebut yang menyumbat tuba dan ovarium. prostaglandin (PGI2. http://pathcuric1. Hal ini merupakan manifestasi dari peningkatan permeabilitas vascular  Mekanisme apa yang mendasari? . PATOLOGI I (UMUM) Edisi ke-1 Hal. terkumpulnya cairan plasma. tidak terlihat (kalor)/panas 4. Sudarto dkk. (Sumber: Pringgoutomo. and PGD2). nyeri (dolor).92-93).edu/PathDemo/inf1/inf130. Jakarta: Sagung Seto.

Adapun urutan yang dialami oleh sel neutrofil adalah neutrofil bergerak ke tepi pembuluh darahmelekat pada dinding pembuluh darah keluar dari pembuluh darah neutrofil menelan bakteri dan debris jaringan (fagositosis) (Sumber: Pringgoutomo. juga memperlihatkan adesi yang berbeda antara tuba falopi kanan dan ovarium.swmed.edu/PathDemo/inf1/inf130. Sebagian besar akan mengarah ke salpingitis akut.htm k) Bedakan gambaran mikroskopik tuba fallopi normal sebelumnya dengan mikroskopik tuba yang mengalami radang di bawah ini dan gambarkan pada lembar praktikum! http://pathcuric1.htm#inf15a Pindahnya neutrofil dari plasma menuju arah radang yaitu melalui proses diapedesis. Sudarto dkk. PATOLOGI I (UMUM) Edisi ke-1 Hal. Di dalam lumen : marginasi.89).swmed. Jakarta: Sagung Seto. Transmigrasi melewati endothelium 3.) l) Perhatikan gambaran mikroskopik dengan pembesaran bawah ini!  Gambaran apa struktur tersebut? . (2002). keluarnya leukosit dari pembuluh darah. Selain ada tanda inflamasi akut dispesimen ini. Neutrofil it kemudian akan menuju ke lokasi jaringan yang cedera secara kemotaksis. (http://pathcuric1. rolling.Klien dengan kelainan ini pada awalnya pernah terjadi inflamasi akut pada daerah tersebut. yang mengindikasikan waktu inflamasi lebih lama dari sejarah kliniknya.edu/PathDemo/infqs/infqs.edu/PathDemo/inf1/inf150.htm Perhatikan sebukan neutrofil pada lumen dan batas mukosa pada gambar dengan cara mengeklik tulisan di sebelah kanan slide!  Mekanisme apa yang mendasari pindahnya neutrofil dari plasma menuju area radang? 1.  Bagaimana kira-kira riwayat penyakit klien dengan kelainan tersebut Klien dengan kelainan ini pada awalnya pernah terjadi inflamasi akut pada daerah tersebut. http://pathcuric1. Migrasi di dalam jaringan interstisial menuju stimulus kemotaksis. adhesi 2.swmed.

yang seringkali disebabkan oleh penyakit paru-paru. tuberkulosis dan infeksi paru lainnya.Inflamasi pada pelvis  Diambil dari klien dengan keluhan apa kira-kira mikroskopik tersebut? penyakit inflamasi kronik misalnya pada penyakit salpingitis http://pathcuric1. biasanya disebabkan oleh suatu kelainan pada tekanan normal di dalam paru-paru. akibat ketidak seimbangan gaya starling .edu/WebPath/INFLHTML/INFL062. (Sumber: Badan Patologi Anatomi FKUI. sel plasma. PATOLOGI. mukosa. o) Efusi pleura dapat terjadi pada klien dengan masalah apa? Bisa terjadi 2 jenis efusi yang berbeda: o Efusi pleura transudativa. Kanker. Efusi pleura adalah adanya cairan di rongga pleura>15. reaksi obat.med. Jenis efusi transudativa yang paling sering ditemukan adalah gagal jantung kongestif. o Efusi pleura eksudativa terjadi akibat peradangan pada pleura.html  Tampilan apakah yang tampak pada gambar tersebut? Gambar tersebut menggambarkan klien dengan efusi pleura dimana terjadi penumpukan cairan eksudat serosa. asbetosis dan sarkoidosis merupakan beberapa contoh penyakit yang bisa menyebabkan efusi pleura eksudativa. dimana jumlah leukosit netrofilnya meningkat dan berkumpul di daerah radang yang diproduksi oleh sumsum tulang meningkat.utah. hal 49) m) Perhatikan struktur-struktur berikut secara lebih cermat. submukosa. Diambil dari klien dengan keluhan leukositosis.swmed. lumen. dan neutrofil!  Adanya sel plasma pada gambaran tersebut dapat menandakan apa? inflamasi kronik EKSUDAT n) Perhatikan gambar http://library.htm Gambaran struktur leukosit yang netrofilnya meningkat.edu/PathDemo/inf1/inf160.

Tipe efusi pleura Efusi transudatif:cairan pleura bersifat transudat (kandungan konsentrasi protein atau molekul besar lain rendah Penyebabnya: o Gagal jantung kongestif o Sindrom nefrotik o Sirosis hati o Sindrom meigs o Dialisis peritoneal o Hindronefrosis o Efusi pleura maligna/paramaligna Efusi eksudat:cairan pleura bersifat eksudat (konsentrasi protein lebih tinggi dari transudat). Penyebabnya: o Penyakit abdomen:penyakit pankreas o Penyakit kolagen o Trauma o Perikardium o Tuberkulosis Hemotoraks: cairan pleura mengandung darah Efusi pleura maligngnan: dapat ditemukan sel-sel ganas yang terbawa pada cairan pleura Efusi paramaligna:efusi yang disebabkan keganasan Penyebab lain dari efusi pleura adalah: o Gagal jantung o Abses dibawah diafragma o Kadar protein darah yang o Artritis rematoid rendah o Pankreatitis o Sirosis o Emboli paru o Pneumonia o Tumor o Blastomikosis o Lupus eritematosus sistemik o Koksidioidomikosis o Pembedahan jantung o Histoplasmosis o Cedera di dada o Kriptokokosis o Obat-obatan (hidralazin. .

utah. penyebab.020. Transudat adalah kumpulan cairan ekstravaskular yang proteinnya rendah dan sedikit atau bahkan tidak memiliki sel.htm.3 Ladion. BJ > 1. Eksudat serosa berasal dari serum atau hasil sekresi sel mesotel yang melapisi peritoneum. Eksudat merupakan cairan peradangan ekstravaskular. Herminia de Guzman. dan purulenta karena jenis cairan eksudat dipengaruhi oleh beratnya reaksi. (2007). Eksudat serosa Merupakan eksudat jernih. yang kurang baik. yaitu campuran . prokarbazin) Sumber: http://www. 2. seroanguinosa. fibrinosa.net. Contoh: luka bakar. akibat kerusakan endotel vascular. mengandung sedikit protein akibat radang yang ringan. dan lokasi lesi. Tampilan produk cairannya jelas.id/~rdpnet/index-10-01. isoniazid.com/med/detail_pyk. debris selular banyak. pleura. efusi pleura.multiply.edu/WebPath/INFLHTML/INFL013. dantrolen. (6 Oktober 2008) “Rongga pleura yang terisi cairan dengan kadar kolesterol yang tinggi terjadi karena efusi pleura yang menahun yang disebabkan oleh tuberkolosis atau artritir rematoid” (Sbr: http://fundoc.php? id=&iddtl=176&idktg=20&idobat=&UID=2008100621243366. Tampilan produk cairannya berawan.med.  Mengapa eksudat di kategorikan sebagai serosa.012. Eksudat supurativa / purulenta Merupakan eksudat yang mengandung nanah/ pus.prokainamid.html  Apakah beda eksudat dan transudat Eksudat adalah kumpulan cairan ekstravaskular yang kaya akan protein dan atau sel. Abses dan bisul. http://centrin. protein tinggi. 1. pericardium. BJ < 1. bromokriptin.com/journal/item/26/efusi_pleura) p) Bedakan gambar sebelumnya dengan gambar berikut http://library.klorpromazin.142.52. o Pemasanan selang untuk fenitoin. makanan atau selang intravena nitrofurantoin.medicastore.

. 4.PA. Jakarta: EGC. Eksudat fibrinosa Merupakan eksudat yang mengandung banyak fibrin sehingga mudah membeku. dan tidak membeku. Contohnya luka bakar. (Pringgoutomo. misalnya gangguan sirkulasi. pleura. Organisme tertentu. Eksudat hemorragika / seroanguinosa Ialah eksudat yang mengandung darah. (1995).fkuii. berat jenisnya rendah. mengandung sedikit protein. Sp.leukosit yang rusak. Biasanya berasal dari serum atau hasil sekresi sel mesotel yang melapisi peritoneum. Totok Utoro. - Transudat merupakan cairan yang terjadi karena hal lain daripada radang. (Sumber: Badan Patologi Anatomi FKUI. efusi pleura. Eksudat serosa merupakan eksudat jernih.org/index.et al. Patologi. (hal: 47-48) dr. hal47) Dikategorikan seperti di atas karena jenis cairan tersebut dipengaruhi oleh beratnya reaksi. : 2002) Price and Wilson. pericardium. S.php? option=com_docman&task=doc_download&gid=471&Itemid=91. penyebab dan lokasi lesi. jaringan nekrotik serta mikroorganisme yang musnah. Radang/Inflamasi. Patofisiologi: Konsep klinis proses-proses penyakit.lib. http://www. 3. mengandung sedikit protein dan disebabkan oleh radang yang ringan. (2 Oktober 2008) Perbedaan antara eksudat dan transudat yaitu: - Eksudat merupakan cairan yang terjadi akibat radang yang mengandung banyak protein sehingga berat jenisnya lebih tinggi daripada plasma normal dan dapat membeku karena mengandung fibrinogen. Keadaan ini terjadi pada jejas berat yang mengakibatkan permeabilitas pembuluh meningkat dan molekul besar seperti fibrin dapat keluar. . misal stafilokok akan mengakibatkan supurasi dan disebut kuman piogenik.

med.utah.utah.edu/WebPath/INFLHTML/INFL018.med.Eksudat supuratifa /purulenta merupakan eksudat yang mengandung nanah/ pus.html  Bagaimana proses ini dapat mengganggu fungsi organ dan apakah dampaknya bagi klien? Pada gambar 1 terlihat bahwa membran yang menutupi otak secara harafiah mengandung berjuta-juta neutrofil yang membentuk eksudat purulen. (Sumber: Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran UI.html  Proses apakah yang terjadi dan apa penyebabnya? Apakah kira-kira dampak proses tersebut bagi fungsi organ dan bagi klien penderita? proses peradangan pada pericardium (pericarditis rheumatica) yang menunjukkan reaksi radang fibrinosa atau serofibrinosa tidak khas yang merata. r) Perhatikan jenis eksudat lain berikut! http://library. Eksudat Fibrinosa merupakan eksudat yang mengandung banyak fibarin hingga mudah mudah membeku. yaitu campuran leukosit yang rusak. Bercak-bercak eksudat purulen berada di bawah selaput meninges otak.edu/WebPath/INFLHTML/INFL019. Adanya eksudat purulen di bawah selaput meninges dapat menjadikan jaringan otak dan medulla spinalis membengkak. hal 95-95) q) Perhatikan gambar di bawah ini! http://library. Dapat juga ditemukan perdarahan di dalam eksudat dan korteks bagian superfisiil sehingga mengakibatkan ruang ventrikel akan mengalami desakan akibat korteks yang .html http://library. Volume eksudat yang terdapat pada pericardium jarang mengakibatkan dilatasi pericardium atau gangguan jantung. Patologi I. hal 119).edu/WebPath/INFLHTML/INFL014. Eksudat hemoragika merupakan eksudat yang mengandung darah. ( Sumber : Sudarto.med. jaringan nekrotik sera mikroorganisme yang musnah.utah. Keadaan ini terjadi pada jejas berat yang mengakibatkan permeabilitas pembuluh meningkat dan molekul besar seperti fibrin dapat keluar. Ini terjadi pada penderita meningitis (peradangan akut ) akibat dari infeksi Streptococcus pneumonia.dkk.

Bisul dan abses ditandai oleh rasa sakit. hal 400). Peritoneum adalah lapisan sel mesotel yang meliputi rongga perut dan alat tubuh dalam rongga perut yang berasal dari lapisan mesoderm embrional. Bila radangnya meluas maka akan mengakibatkan banyak cairan plasma yang meniggalkan pembuluh sehingga volume darah berkurang. radang dan pembengkakan. Gambar 2 tersebut adalah gambar pada klien yang mengalami peradangan pada peritoneum (peritonitis).sembab atau melebar akibat terganggunya aliran cairan serebrospinal. Shock yang berlangsung lama akan mengakibatkan kematian. hal 47) ABSES s) Perhatikan gambar Tampilan apakah gambar –gambar mikroskopik di bawah ini? Jelaskan definisi dan mekanisme terjadinya abses! http://library. (Sumber: Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran UI. (Sumber: Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran UI.edu/WebPath/INFLHTML/INFL027. Cairan eksudat (nanah) pada peritoneum akan mengganggu fungsi organ tersebut sehingga klien yang menderita akan merasakan nyeri yang sangat hebat dan sebagai refleks terjadi spasme otot dinding perut hingga menjadi keras dan kaku. hal 219-221) Kedua merupakan organ cairan tersebut yang merupakan kaya akan contoh protein eksudat.med.med. dan dapat Eksudat yang membeku akan mengganggu aktivitas organ tersebut. Atau suatu .utah. Serta terkadang akan disertai rasa nyeri pada pundak kanan klien.html  Jelaskan defenisi dan mekanisme terjadinya abses Abses adalah pusat dari suatu pernanahan yang terkumpul dalam jaringan. dan mengakibatkan tekanan darah menurun sehingga terjadi shock. (Sumber: Badan Patologi Anatomi FKUI. PATOLOGI.edu/WebPath/INFLHTML/INFL024.html http://library. Pada gambar terlihat banyak cairan eksudat pada peritoneum yang mengakibatkan permukaan peritoneum tidak tampak mengkilat lagi namun menjadi keruh.utah.

Dimana terdapat sebuah lesi yang berwarna coklat dan diikuti dengan erythema pada daerah sekitar ulkus.penimbunan nanah.com/cybermed/detail_pyk. maka jaringan di sekitarnya akan terdorong. hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut. Mekanisme Abses Jika bakteri menyusup ke dalam jaringan yang sehat.html  Menampilkan gambaran apakah sediaan berikut? menggambarkan ulkus lambung akut. Abses. maka akan terjadi infeksi. biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri. Abses adalah rongga yang berisi cairan kental yang mengandung sisa-sisa jaringan yang telah mencair serta sisa-sisa leukosit yang musnah. tergantung kepada lokasi abses. sel darah putih akan mati.medicastore.med. Sel darah putih yang mati inilah yang membentuk nanah. . meninggalkan rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi. Isi dari abses dinamai nanah (pus) ULKUS t) Perhatikan gambar http://library. Jika suatu abses pecah di dalam. bergerak ke dalam rongga tersebut dan setelah menelan bakteri. yang mengisi rongga tersebut. maka infeksi bisa menyebar di dalam tubuh maupun dibawah permukaan kulit. Sebagian sel mati dan hancur. sedangkan Gambar 2 merupakan gambar abses pada penderita bronchopneumonia. Sel-sel darah putih yang merupakan pertahanan tubuh dalam melawan infeksi. http://www. Jaringan pada akhirnya tumbuh di sekeliling abses dan menjadi dinding pembatas abses.edu/WebPath/INFLHTML/INFL030.utah. Akibat penimbunan nanah ini.php? idktg=20&iddtl=176 (diakses pada 2 OKtober 2008)  Tampilan apakah gambaran mikroskopik di atas? Gambar 1 merupakan gambar abses pada lobus bagian bawah dari paruparu dimana pada peradangan supuratif tersebut terjadi nekrosis liquefaktif pada jaringan di bawahnya. Apotik online.

MD. Jakarta. Apakah penyebab proses tersebut? Penyebab tersering adalah stress berat akibat defek mukosa lambung yang bersifat lokal  Apakah konsekuensinya untuk klien? Biasanya klien dengan kelainan ini akan merasa nyeri. Gambar tersebut merupakan ulkus dekubitus Tumit . Umumnya terjadi pada penderita dengan penyakit kronik yang berbaring dalam jangka waktu lama. Jakarta. MD.Frekuensinya mencapai 10% dari lokasi tersering. Gambar diatas merupakan ulkus dekubitus.html  Bagaimana mekanisme terjadi ulkus tersebut? Ulkus adalah keruskan lokal pada permukaan organ atau jaringan yang ditimbulkan oleh terkupasnya jaringan nekrotik radang. Sjaiful Fahmi Daili. Hal : 95-8 dan Djunaedi Hidayat. Ulkus Dekubitus dalam Cermin Dunia Kedokteran. Luka ini terjadi sebagai akibat dari kerusakan jaringan setempat yang disebabkan oleh iskemia pada kulit sampai jaringan di bawah kulit akibat tekanan dari luar yang berlebihan.edu/WebPath/INFLHTML/INFL075. 1990.utah.(2007). Keadaan spastik pada anggota gerak bawah dapat menimbulkan tekanan dan gesekan tumit pada tempat tidur atau pada foot rest kursi roda. Vinay. dan Stanley L. Kumar. (Sumber: Gentur Sudjatmiko. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC u) Perhatikan contoh ulkus pada tempat lain dengan penyebab berbeda http://library. perih dan panas pada lambungnya. Dekubitus sendiri secara etimologi berasal dari bahasa latin “decumbree” yang berarti “merebahkan diri” yang didefinisikan sebagai suatu luka akibat posisi penderita yang tidak berubah dalam jangka waktu lebih dari 6 jam. Ramzi S. Buku ajar patologi edisi 7. Cotran. MD. FK UI.hal 628.med. Hal : 33-5) - Ulkus adalah keruskan lokal pada permukaan organ atau jaringan yang . FRCPath. Robbins. Mochtar Hamzah. Ulkus Dekubitus dalam Petunjuk Praktis Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi. 2007.

Gambar diatas merupakan ulkus dekubitus. Umumnya terjadi pada penderita dengan penyakit kronik yang berbaring dalam jangka waktu lama. Jakarta. tulang. Dekubitus pada gambar merupakan jenis ulkus dekubitus Sacrum tingkat IV (Menunjukkan perluasan melewati fascia melibatkan otot. Frekuensinya ulkus dekubitus sacrum mencapai 15% dari lokasi tersering. Keadaan spastik pada anggota gerak bawah dapat menimbulkan tekanan dan gesekan tumit pada tempat tidur atau pada foot rest kursi roda. Ulkus Dekubitus dalam Cermin Dunia Kedokteran. Luka ini terjadi sebagai akibat dari kerusakan jaringan setempat yang disebabkan oleh iskemia pada kulit sampai jaringan di bawah kulit akibat tekanan dari luar yang berlebihan. Pada tahap ini dapat terjadi osteomielitis yang disertai destruksi tulang serta dislokasi atau fraktur patologis). keringat ataupun feces JARINGAN GRANULASI . FK UI. 2007. Mochtar Hamzah. - Gambar tersebut merupakan ulkus dekubitus Tumit . Jakarta. tendon dan kapsul sendi. Hal : 33-35) v) Perhatikan contoh ulkus pada tempat lain dengan penyebab berbeda  Bagaimana mekanisme terjadi ulkus tersebut? Gambar tersebut decubitus. Sjaiful Fahmi Daili. Hal : 95-98 Djunaedi Hidayat. tidak berubah posisi berbaring secara teratur. Juga dapat terjadi karena penderita merosot di tempat tidur dengan sandaran miring. terlalu lama kontak dengan urin. Ulkus Dekubitus dalam Petunjuk Praktis Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi. 1990. terjadi pada penderita yang lama berbaring posisi supine.Frekuensinya mencapai 10% dari lokasi tersering. Dekubitus sendiri secara etimologi berasal dari bahasa latin “decumbree” yang berarti “merebahkan diri” yang didefinisikan sebagai suatu luka akibat posisi penderita yang tidak berubah dalam jangka waktu lebih dari 6 jam. salah posisi pada waktu duduk di kursi roda. (Sumber: Gentur Sudjatmiko.ditimbulkan oleh terkupasnya jaringan nekrotik radang.

Cotran. (2007).Secara intrinsik kerusakan jaringan yang luas mempunyai jumlah debris nekrotik . Selain itu kerusakan yang lebih luas meninbgkatkan jumlah jaringan granulasi yang lebih besar untuk mengisi kekosongan dalam arsitektur stroma dan menyediakan kerangkaa pertumbuhan kembali epitel jaringan yang mendasari. Kumar. FRCPath. Vinay. dan adanya granular  Proses patologis atau fisiologiskah jaringan granulasi? Jaringan granulasi merupakan proses patologis.html . Robbins.MD. MD. kedokteran EGC Berdasarkan gambar  Berdasarkan tampilannya melalui jenis pemulihan luka primer ataukah sekunder jenis pemulihannya?Mengapa? Jenis pemulihan luka sekunder. Pada umumnya jaringan granulasi yang lebih besar akan menghasilkan suatu massa jaringan parut yang lebih besar. bercahaya.hal 72. dan Stanley L. Ramzi S. Buku ajar patologi edisi 7. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC JARINGAN SKAR y) Perhatikan gambar http://library. Vinay. (2007). dan fibrin yang lebih besar yang harus disingkirkan. FRCPath. Ramzi S. Robbins. Buku ajar patologi edisi 7. Hal ini dikarenakan luka yang terbentuk cukup besar sehingga proses pemulihannya menjadi lebih kompleks. tampak lembab. MD. eksudat.hal 82. Jakarta: Penerbit buku x) MD. Cotran. MD.med.edu/WebPath/INFLHTML/INFL039.utah.w) Perhatikan gambar  Apakah yang dimaksud dengan jaringan granulasi? jaringan yang berwarna merah muda. dan Stanley L. MD. karena secara umum adanya jaringan granulasi dapat memulihkan luka/ jaringan kebentuk semula Kumar.

(2007). yaitu proliferasi unsur-unsur parenkim dan proliferasi unsur-unsur jaringan ikat yang menimbulkan jaringan ikat. dan komponen ECM lainnya.. Ketika terjaddi peradangan. Pada inflamasi cronik yang sudah sembuh. maka respon akan mereda.medseek. Vinay. Kumparan berwarna putih tersebut merupakan kumparan yang terdiri atas kolagen padat. MD. Cotran. Selain itu juga jaringan kapiler akan menghilang sehingga jaringan parut yang tadinya berwarna merah dan berambut sekarang menjadi pucat dan epitel yang terbentuk tidak berkelenjar dan tidak berfolikel rambut. Dari gambar 2 menunjukkan luka yang telah sembuh diganti oleh jaringan parut yang berkerut atau cekung. FRCPath. Proses regenerasi melibatkan dua komponen.hal 72. Robbins. MD.MD. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC Setiap sel mempunyai kemampuan beregenerasi. Manifestasi yang akan terjadi pada jenis penyembuhan luka ini adalah tidak adanya rambut dan tidak mengandung kelenjar keringat. . maka sistem pertahanan bekerja aktif untuk membunuh bakteri. Hal ini mungkin saja terjadi apabila jaringan parut yang sedemikian besar. Jika kuman atau bakteri dapat dibunuh.jpg  Proses apakah yang terjadi pada organ-organ tersebut?  Apakah dampak dari fungsi masing-masing organ? Dari gambar 1 terlihat bahwa bronki mengalami proses dilatasi dan pembentukan jaringan skar. Ramzi S. fragmen jaringan elastis. dan Stanley L. Hal ini dapat dilihat dari adanya kumparan putih pada bronkus. jaringan fibrosa yang terbentuk bisa saja dapat mengganggu jalan nafas. PATOFISIOLOGI VOL 1.http://ae. HAL: 72-73) Catatan tambahan Fungsi leukosit sebagai agen pertahanan tubuh.com/adam04/graphics/images/en/10298. Hal ini disebabkan karena tidak terbentuk kelenjar dibawah kulit pada saat pemulihan luka Kumar. (Sbr: SYLVIA ANDERSON PRICE. Buku ajar patologi edisi 7.

dan membersihkan debris sel. dan heparin membantu membersihkan partikel lemak dari darah.html) Brancheupneumonia ETIOLOGI Secara umun individu yang terserang bronchopneumonia diakibatkan oleh adanya penurunan mekanisme pertahanan tubuh terhadap virulensi organisme patogen. Setap saat. dan melakukan tugas pertahanan mereka di dalam jaringan-jaringan limfoid yang berlokasi strategis di tempat-tempat yang sering dimasuki benda asing.H. Leukosit dibentuk di sumsum tulang. (3) Basofil yang mengeluarkan dua zat kimia: histamin. Terdapat lima jenis leukosit.blogspot. Sebagian leukosit juga dibentuk. yang penting untuk memakan bakteri dan debris. (5) Limfosit yang membentuk pertahanan tubuh terhadap invasi bakteri. sebagian besar leukosit berada di luar darah di jaringan untuk tugas patroli atau bertempur. menghancurkan sel abnormal yang muncul di dalam tubuh.pAnji iRawaN. (4) Monosit. yang juga penting dalam respons alergi. Leukosit terdapat di dalam darah hanya sewaktu transit dari tempat produksi dan penyimpanan di sumsum tulang (dan juga organorgan limfoid untuk limfosit) dan tempat kerjanya di jaringan. yang setelah keluar dari pembuluh kemudian berdiam di jaringan dan membesar untuk menjadi fagosit jaringan yang dikenal sebagai makrofag. (2) Eosinofil yang mengkhususkan diri menyerang cacing parasitik dan berperan penting dalam reaksi alergi. http://panji1102. (dr. spesialis fagositik. Orang yang normal dan sehat mempunyai mekanisme pertahanan tubuh terhadap organ pernafasan yang terdiri atas : reflek glotis . kemudian beredar selama beberapa saat di dalam darah. virus. Semua leukosit memiliki rentan usia yang terbatas dan harus diganti melalui diferensiasi dan proliferasi sel-sel prekursor. dan sasaran lain yang telah diprogramkan untuknya.PD (KKV). mengalami diferensiasi. Leukosit (sel darah putih) adalah unit pertahanan tubuh. Sp. Sel ini menyerang benda asing yang masuk. Namun. yang masing-masing memiliki tugas berbeda: (1) Neutrofil.Leukosit dan turunan-turunannya merupakan sel efektor utama pada sistem imun dan mereka diperkuat oleh sejumlah protein plasma yang berbeda-beda. Jumlah total dan persentase setiap jenis leukosit yang diproduksi bergantung pada kebutuhan pertahanan sesaat tubuh. leukosit menghabiskan sebagian besar waktu mereka dalam misi-misi pertahanan di jaringan.com/2008/03/darah. Perangkat pertahanan yang dimiliki limfosit antara lain adalah antibodi dan respons imun seluler.

dan riketsia. peristaltik meningkat akibat usus mengalami malabsorbsi dan kemudian terjadilah diare yang beresiko terhadap gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. 2001 : 682) antara lain: 1. Terjadi karena kongesti paru yang lama. peningkatan suhu. dan edema antara kapiler dan alveoli. Infeksi saluran nafas bagian bawah menyebabkan tiga hal. gerakan silia yang menggerakkan kuman keluar dari organ. Timbulnya bronchopneumonia disebabkan oleh virus. Aspirasi makanan. Virus : Legionella pneumoniae 3. Bila penyebaran kuman sudah mencapai alveolus maka komplikasi yang terjadi adalah kolaps alveoli. Haemophillus influenzae atau karena aspirasi makanan dan minuman. ronchi positif dan mual. sebagian lagi masuk ke pembuluh darah dan menginfeksi saluran pernafasan dengan ganbaran sebagai berikut: 1. dan sekresi humoral setempat. atau terjadi aspirasi flora normal yang terdapat dalam mulut dan karena adanya pneumocystis cranii. mikoplasma. Candida albicans 4. Sebab lain dari pneumonia adalah akibat flora normal yang terjadi pada pasien yang daya tahannya terganggu. Klebsiella. Bakteri : Streptococcus.dan batuk. Dari saluran pernafasan kemudian sebagian kuman tersebut masukl ke saluran pernafasan bagian bawah dan menyebabkan terjadinya infeksi kuman di tempat tersebut. Jamur : Aspergillus spesies. Nettina. batuk produktif. (Sandra M. Staphylococcus. sekresi orofaringeal atau isi lambung ke dalam paru-paru 5. . H. Inflamasi bronkus ditandai adanya penumpukan sekret. Nettiria. fibrosis. Mycoplasma. sehingga terjadi demam. emfisema dan atelektasis. protozoa. Ekspansi kuman melalui pembuluh darah kemudian masuk ke dalam saluran pencernaan dan menginfeksinya mengakibatkan terjadinya peningkatan flora normal dalam usus. jamur. 2002 : 572 dan Sandra M. bakteri. Bronkopneumonia merupakan infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh virus penyebab Bronchopneumonia yang masuk ke saluran pernafasan sehingga terjadi peradangan broncus dan alveolus. 2001 : 682) PATHOFISIOLOGI Bronchopneumonia selalu didahului oleh infeksi saluran nafas bagian atas yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus. 2. adanya lapisan mukus. mikobakteri. (Smeltzer & Suzanne C. 2. Influenzae. yaitu dilatasi pembuluh darah alveoli.

sesak napas. acidosis respiratori. hipoksemia. Vasodilatasi meningkatkan aliran darah ke area cedera. Atelektasis mngakibatkan peningkatan frekuensi napas. Jakarta: EGC . Emfisema (tertimbunnya cairan atau pus dalam rongga paru) adalah tindak lanjut dari pembedahan. Sumber: Sherwood. pada klien terjadi sianosis. hal: 369-370). dispnea dan kelelahan yang akan mengakibatkan terjadinya gagal napas Peningkatan aliran darah ke area cedera terjadi karena vasodilatasi lokal arteriol di area cedera. (Ed. Aliran darah yang meningkat menyebabkan pergeseran keseimbangan osmotikdan air keluar bersma protein.Kolaps alveoli akan mengakibatkan penyempitan jalan napas. Fisiologi Manusia. Histamin meningkatkan permeabilitas kapiler dengan memperbesar pori-pori kapiler sehingga protein plasma dapat lolos padahal dalam keadaan normal tidak dapat keluar dari pembuluh darah. 4. Vasodilatasi disebabkan oleh pengeluaran mediator histamin yang berasal dari sel mast. dan napas ronchi. Fibrosis bisa menyebabkan penurunan fungsi paru dan penurunan produksi surfaktan sebagai pelumas yang berpungsi untuk melembabkan rongga fleura.