You are on page 1of 10

MAKALAH DESAIN KURIKULUM

MAKALAH DESAIN KURIKULUM
DISUSUN
O
L
E

NAMA
NIM

: NADIRAH
: 1001011371

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Desain kurikulum menyangkut pola pengorganisasian unsur-unsur atau komponen
kurikulum . Penyusunan desain kurikulum dapat dilihat dari dua dimensi, yaitu dimensi
horisontal dan vertikal. Dimensi horisontal berkenaan dengan penyusunan dari lingkup isi
kurikulum. Susunan lingkup ini sering diintegrasikan dengan proses belajar dan
mengajarnya. Dimensi vertikal menyangkut penyusunan sekuens bahan berdasrkan
urutan tingkat kesukaran. Bahan tersusun mulai dari yang mudah, kemudian menuju
pada yang lebih sulit, atau mulai dengan yang dasar diteruskan dengan yang lanjutan.
Desain Kurikulum ini mendeskripsikan secara terperinci tentang komponen yang harus
ada pada setiap kurikulum serta desain kurikulum yang dapat digunankan untuk proses
pembelajaran. Wacana tersebut menyebutkan bahwa dalam kurikulum itu terdapat
beberapa komponen, diantaranya adalah tujuan kurikulum, bahan ajar atau materi atau
isi dari kurikulum tersebut, strategi mengajar atau metode mengajar, media mengajar
dan evaluasi pengajaran serta penyempurnaan pengajaran. Komponen-komponen
tersebut saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Setiap komponen mempunyai isi
yang sangat penting sekali bagi kelangsungan kurikulum.

Dari uraian diatas dapat diambil ke. simpulan bahwa Desain kurikulum merupakan suatu pengorganisasian tujuan. oleh karena itu model desain ini dinamakan juga model kurikulum subjek akademis yang penekanannya diarahkan untuk pengembangan itelektual siswa. Dimensi horizontal berkenaan dengan penyusunan dari lingkup isi kurikulum. isi. serta hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaannya B. Mengetahui Prinsip-Prinsip dalam mendesain 3.Pengertian Desain Kurikulum Ada beberapa Pengertian Desain Kurikulum menurut para ahli. tujuan dan teknik yang ditempuh dalam memulai dan melaksanakan kegiatan. diantaranya adalah : 1) Menurut Oemar Hamalik (1993) pengertian Desain adalah suatu petunjuk yang memberi dasar. prinsip-prinsip pengorganisasian.B. Sukmadinata (2007:113) desain kurikulum adalah menyangkut pola pengorganisasian unsur-unsur atau komponen kurikulum. Mengetahui macam-macam desain kurikulum BAB II PEMBAHASAN A. Prinsip-prinsip dalam Mendesain . Tujuan Masalah 1. Rumusan Masalah 1. yaitu dimensi horizontal dan vertikal. Untuk mengetahui Pengertian Desain Kurikulum 2. Macam-macam desain kurikulum C. Fred Percival dan Henry Ellington (1984) 2) Menurut Nana S. Pengertian desain kurikulum 2. Sedangkan dimensi vertikal menyangkut penyusunan sekuens bahan berdasarkan urutan tingkat kesukaran. Penyusunan desain kurikulum dapat dilihat dari dua dimensi. hubungan antara satu unsur dengan unsur lainnya. Dalam desain kurikulum akan tergambar unsur-unsur dari kurikulum. Prinsip-prinsip dalam mendesain 3. serta proses belajar yang akan diikuti siswa pada berbagai tahap perkembangan pendidikan. 3) Menurut Longstrteet (1993) Desain kurikulum ini merupakan desain kurikulum yang berpusat pada pengetahuan (the knowledge centered design) yang dirancang berdasarkan struktur disiplin ilmu. arah.

Tetapi tidak setiap desain kurikulum dapat dijadikan pedoman dalam melaksanakn proses pembelajaran. 8) Desain kurikulum harus realistis. kapasitas. dan tingkat kematangan siswa 5) Desain harus mendorong guru mempertimbangkan berbagai pengalaman belajar anak yang diperoleh diluar sekolah dan mengaitkannya dengan kegiatan belajar di sekolah. kurikulum dipusatkan . paling tua dan paling banyak digunakan. C. dan dapat diterima. membimbing. dan mengembangkan berbagai kegiatan belajar di sekolah. kepribadian. dan nilai-nilai demokrasi yang menjiwai kultur. karena setiap desain kurikulum memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanannya. 2) Desain memuat berbagai pengalaman belajar yang bermakna dalam rangka merealisasikan tujuan–tujuan pendidikan. yaitu: subject centered desain. Dalam subject centered design. prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut: 1) Desain kurikulum harus memudahkan dan mendorong seleksi serta pengembangan semua jenis pengalaman belajar yang esensial bagi pencapaian prestasi belajar. Setiap desain kurikukum memberikan teknik atau cara yang efektif dalam proses pembelajaran agar berjalan dengan efektif dan efisien. sesuai dengan hasil yang diharapkan. 6) Desain harus menyediakan pengalaman belajar yang berkesinambungan. Ada tiga bentuk organisisi kurikulum yang berorientasi pada disiplin ilmu. khususnya bagi kelompok siswa yang belajar dengan bimbingan guru. 3) Desain harus memungkinkan dan menyediakan peluang bagi guru untuk menggunakan prinsip-prinsip belajar dalam memilih. agar kegiatan belajar siswa berkembang sejalan dengan pengalaman terdahulu dan terus berlanjut pada pengalaman berikutnya. Subject Centered Design Subject centered design curiculum merupakan bentuk desain yang paling populer. 4) Desain harus memungkinkan guru untuk menyesuaikan pengalaman dengan kebutuhan. pengalaman. problem centered desain. learned centered desain. 7) Kurikulum harus di desain agar dapat membantu siswa mengembangkan watak. oleh karena itu model desain ini juga dinamakan model kurikulum subjek akademis yang penekananny diarahkan untuk pengembangan intelektual siswa. layak.Saylor (Hamalik:2007) mengajukan delapan prinsip ketika akan mendesain kurikulum. 1. Model-Model Desain Kurikulum Longstreet mendefinisikan desain kurikulum merupakan desain kurikulum yang berpusat kepada pengetahuan(the knowledge centered desain) yang dirancang berdasarkan struktur disiplin ilmu.

satu terlepas dari yang lainnya. dan retorika. karena mengutamakan bahan ajar maka peran peserta didik sangat pasif 3.The Subject Design The Subject Curiculum merupakan bentuk desain yang paling murni dari subject centered design. Beberapa kritik yang juga merupakan kekurangan model desain ini adalah 1. dievaluasi.pada isi atau materi yang akan diajarkan. Materi pelajaran disajikan secara terpisah-pisah dalam bentuk matamata pelajaran. Kurikulum tersusun atas sejumlah mata-mata pelajaran. karena pengetahuan diberikan secara terpisah-pisah. Orang-orang Yunani kemudian Romaaw imengembangkan Trivium dan Quadrivium. 2. dan musik. Karena mengutamakan isi atau bahan ajar atau subject matter tersebut. Trivium meliputi gramatika. . logika. Model design curriculum ini mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. praktis.pengajaran lebih menekankan pengetahuan dan kehidupan masa lalu. Pendidikan hanya di peruntukan bagi anak-anak golongan bangsawan yang tidak usah bekerja mencari nafkah. Atas dasar tersebut. dan mata-mata pelajaran tersebut diajarkan secara terpisah-pisah. dan bermakna serta memberikan peranyang lebih aktif kepada siswa. Karena terpisah-pisahnya itu maka kurikulum ini disebut juga separated subject curiculum. mudah disusun. astonomi. Adapun kelemahan-kelemahan bentuk kurikulum ini adalah :  kurikulum memberikan pengetahuan terpisah-pisah. nilai-nilai dan warisan budaya masa lalu. sedangkan Quadrivium meliputi matematiks. hal itu bertentangan dengan kenyataan. 1). dan disempurnakan 2. tapi oada pembentuakan pribadi dan status sosial (Liberal Art). dengan demikian pengajaran lebih bersifat verbalitas dan kurang praktis. sebab adalam kenyataan pengetahuan itumerupakan suatu kesatuan. dilaksanakan. asal menguasai ilmu atau bahan yang akan diajarkan sering dipandang sudah dapat menyampaikannya. Model desain ini telah ada sejak lama. Subject centered design berkembang dari konsep pendidikan klasik yang menenkankan pengetahuan. maka desain kurikulum ini disebut juga subject academic curriculum. para pengajarnya tidak perlu dipersiapkan khusus. para pengkririk menyarankan perbaikan ke arah yang lebih terintegrasi. Paada saat itu pendidikan tidak diarahkan pada mencari nafkah. dan berupaya untuk mewariskannya kepada generasi berikutnya. Beberapa kelebihan dari model ini adalah: 1. geometri.

 karena materi pelajaran diambil dari ilmu yang sudah tersusun secara sitematis logis. Isi kurikulum yang diberikan di sekolah adalah dusiplin-disiplin ilmu. psikologi dengan teknik atau cara mengemudi. isi kurikulum diambil dari masa lalu. areas of living design dan core design. semuanya disebut subject. the broad field design. 2). Begitu juga pengembangan bentuk-bentuk lain di luar subject centered. Walaupun bertolak belakang dari hal yang sama tetapi antara keduanya terdapat perbedaan. yang membedakan apakah suatu pengetahuan itu ilmu atau subject dan bukan adalah batang tubuh ke ilmuannya. psikologi. maka penyusunnya cukup mudah. sosiologi dan sebagainya. batu pertama dari hal itu adalah isi dari kurikulum. Kurikulum ini kurang memperhatiakan minat.The Disciplines Design Bentuk ini merupakan pengembangan dari subject design keduanya masih menekankan kepada isi materi kurikulum. Pada disciplines design kriteria tersebut telah tegas. Pada subject design belum ada kriteria yang tegas tentang apa yang disebut subject (ilmu). Dengan adanya kelemahan-kelemahan di atas pengembang kurikulum subject design tidak tinggal diam. karena metode utamanya adalah metode ekspositori yang dikenal tingkat efisiennya cukup tinggi  Bentuk ini sagat ampuh sebagai alat untuk melestarikan dan mewariskan warisan budaya masa lalu. Meskipun ada kelemahan-kelemahan di atas. kebuutuhan dan pengalaman peserta didik  isi kurikulum disusun berdasarkan sistematika ilmu sering menimbulkan kesukaran di dalam mempelajari dan menggunakannya  kurikulum lebih mengutamakan isi dan kurang memperhatiakn cara penyampaian.  bentuk ini sudah di kenal sejak lama. . yang sedang berlangsung saat sekarang. bentuk desain kurikulum ini mempunyai beberapa kelebhankarena kelebihan-kelebihan tersebut bentuk kurikulum ini lebih banyak dipakai. terlepas dari kejadian-kejadian yang hangat. the broad field designmerupakan pengembangan dari bentuk ini. sebab pada perguruan tinggi umumnya menggunakan bentuk ini  Bentuk ini dapat dilaksanakan secara efisien. Dalam rumpun subject centered. Para pengembang kurikulum dari aliran ini berpegang teguh pada disiplin-disiplin ilmu seperti : fisika. Batang tubuh keilmuan menentukan apakah suatu bahan pelajaran itu disiplin ilmu atau bukan. biologi.  Bentuk ini memudahkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. mereka berusaha untuk memperbaikinya. Cara penyampaian utama adalah ekspositori yang menyebabkan peran siswa pasif. sehingga lebih mudah untuk dilaksanakan. Menurut pandangan ini sekolah adalah mikrokosmos dari dunia intelek. baik oleh guru-guru maupun orang tua. Untuk menegaskan hal itu mereka menggunakan istilah disiplin. Belum ada perbedaan antara matematika.

Salah satu usaha untuk menghilangkan pemisahan tersebut adalah mengembangkan The broad field design. Ada dua kelebihan penggunaan kurikulum ini. Ilmu ukur. Tujuan pengembangan kurikulum broad field adalah menyiapakan para siswa yang dewasa ini hidup dalam dunia informasi yang sifatnya spesialistis. Kelima. Ketiga. karena mengintegrasikan beberapa mata kuliah memungkinkan peserta didik melihat hubungan antara beberapa hal. Hanya dengan meguasai hal-hal itu. dan Berhitung menjadi matematika. Geografi. ide-ide dan prinsip-prinsip penting juga didorong untuk memahami cara mencari dan menemukannya (modes of inquiry and discovery). susunan kurikulum belum efisien baik untuk kegiatan belajar maupun untuk penggunaannya. peserta didik tidak hanya menguasai serentetan fakta. Pertama. Aljabar. walaupun sudah terjadi penyatuan beberapa mata kuliah masih memungkinkan penyusunan warisan-warisan budaya secara sistematis dan teratur. belum mampu mengintegrasikan sekolah dengan masyarakat atau kehidupan. Pertama.Perbedaan lain adalah dalam tingkat penguasaan. Proses belajarnya tidak lagi menggunakan pendekatan ekspositori yang menyebabkan peserta didik lebih banyak pasif. dengan pemahaman yang bersifat menyeluruh. kata mereka.The Broad Fields Design Baik subject design maupun disciplines design masih menunjukan adanya pemisahan antar mata pelajaran. Pertama. desain ini maasih memiliki beberapa kelemahan. hubungan dan proses-proses intelektual yang berkembang pada siswa. Bentuk ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan subject design. prinsip hasil hafalan tetapi menguasai konsep. belum dapat memberikan pengetahuan yang berintegrasi. dan Ekonomi digabung menjadi ilmu Pengetahuan sosial. . Para peserta didik didorong untuk memahami logika atau struktur dasar suatu disiplin. peserta didik akan memahami masalah dan mampu melihat hubungan berbagai fenomena baru. 3). Kedua. Dalam model ini mereka menyatukan beberapa mata pelajaran yang berdekatan atau berhubungan menjadi satu bidang studi seperti sejarah. tetapi menggunakan pendekatan inkuiri dan diskaveri. disciplines design tidak seperti subject design yang menekankan penguasaab fakta-fakta dan informasi tetapi pada pemahaman (understing). dan sebagainya. Disciplines design sudah menintegrasikan unsur-unsur progersifisme dari Dewey. kurikulum ini bukan hanya memiliki organisasi yang sistematik dan efektif tetapi juga dapat memelihara integritas intelektual pengetahuan manusia. di sekolah menengah atas penggunaannya agak terbatas apalagi di perguruan tinggi sedikit sekali. Kedua. memahami konsep-konsep. belum bertolak dari minat dan kebutuhan atau pengalaman peserta didik. Keempat. karena dasarnya bahan yang terpisah-pisah. Kedua. meskipun sudah lebih luas dibandingkan dengan subject design tetapi secara akademis dan intelektual masih cukup sempit. Meskipun telah menunjukan beberapa kelebihan bentuk. Bentuk kurikulum ini banyak digunakan di sekolah menengah pertama.

tidak menggambarkan kenyataan. Membantu para siswa memilih mana yang paling penting dan urgen . mendorong dan memberikan bimbingan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. karena struktur kurikulum didasarkan atas minat dan kebutuhan peserta didik. meskipun kadarnya lebih rendah di bandingkan dengan subject design. karena bidang yang dipelajari itu luas. Di dalam pendidikan atau pengajaran yang belajar dan berkembang adalah peserta didik sendiri.struktur kurikulum ditentukan oleh kebutuhan dan minat peserta didik. Beberapa ciri utama activity atau experience design: Pertama. Learner centered. maka kurikulum tidak dapat di susun jadi sebelumnya. tetapi disusun bersama oleh siswa. Beberapa kelebihan dari design kurikulum :  karena program pendidikan berasal dari peserta didik. yang berkembang pesat pada tahun 1920/1930an pada masa kejayaan pendidikan progresif. Ketiga.maka tidak banyak mengalami kesulitan merangsang peserta didik dalam motivasi belajar.Di samping kelebihan tersebut. Dalam implementasinya guru hendaknya:Menemukan minat dan kebutuhan peserta didik. Guru atau pendidik hanya berperan menciptakan situasi belajar-mengajar. 1). Ketiga. 2. atas hasil karya dari rousseau dan Pestalozzi. yang diajarkan hanya permukaannya saja. Kedua. tetapi untuk tingkat yang lebih tinggi. apalagi di perguruan tinggi sukar sekali. memberi tempat utama kepada peserta didik. kemampuan guru.. yang bertolak dari cita-cita untuk melestarikan dan mewariskan budaya. dan karena itu mereka mengutamakan peranan isi dari kurikulum. Keempat. Desai ini berbeda dengan subject centered. tetapi model ini tetap menekankan proses pencapaian tujuan yang sifatnya afektif dan kognitif tingkat tinggi.The Activity atau Experience Design Model desain berawal pada abad ke 18. maka tidak dapat diberikan secara mendetail. ada beberapa kelemahan model kurikulum ini. dengan demikian kurang membangkitkan minat belajar. untuk tingkat sekolah dasar guru mampu menguasai bidang yang luas. Pertama. pengintegrasian bahan ajar terbatas sekali. . maksudnya dalam pembelajaran tentu akan di dapatkan masalah dan dalam activity design perlu mempunyai cara memecahkan masalah tersebut. tidak memberikan pengalaman yang sesungguhnya bagi siswa. Kedua. Learner-centered design Sebagai reaksi sekaligus penyempurnaan terhadap beberapa kelemahan subject centered design berkembang learner centered design. Desain kurikulum menekankan prosedur pemecahan masalah.

 pengajaran memperhatikan individual. Kelemahan dari kurikulum ini:  perbedaan pada minat dan kebutuhan peserta didik yang kerap terjadi. Pemisahan antara subject dihilangkan oleh problemaproblema kehidupan sosial. yaitu the areas of living design.meskipun di bentuk kelompok sekalipun karena mereka juga harus berperan aktif dalm kelompok. dan The core design. Problem centered desain menekankan manusia dalam kesatuan kelompok yaitu kesejahteraan masyarakat. Dasar minat peserta didik tidak memberikan landasan yang kuat.kegiatan pemecahan masalah memberikan bekal kecakapan dan pengetahuan untuk menghadapi kehidupan di luar sekolah.  kegiatan.  menyajikan bahan ajar dalam bentuk yyang professional. Cirri lai yaiti menggunakan pengalaman dan situasi – situasi dari peserta didik sebagai pembuka jalan dalam mempelajari bidang-bidang kehidupan.  kurikulumtidakmempunyai polakarena sumber pemikiran berasaldari peserta didik. Beberapa kekurangan tentang desain ini: . Dalam the areas of living hubungannya dengan bidang-bidang kehidupan sehingga dapat dikatakan suatu desain bidang-bidang kehidupan yang dirumuskan dengan baikakan merangkumkan pengalaman-pengalaman peserta didik. Penguasaan informasi.  motivasi berasal dari peserta didik.  karena kurikulum diorganisasikan di sekitar problema.The Area of Living Design Dalam prosedur belajar ini tujuan yang bersifat proses (process objectives) dan yang bersifat isi (content objectivies) diintegrasikan. Problem centered design Problem centered design berpangkal pada filsafat yang mengutamakan peranan manusia (man centered). Desain ini mempunyai beberapa kelebihan diantanya:  the areas of living desaign merupakan the subject matter design tetapi dalam bentuk yang terintegrasi.unformasi yang bersifat pasiftetap dirangsang.  kurikulum ini tidak dapat dilakukan oleh guru biasa karena membutuhkan ahli general education plus ahli psikologi perkembangan fan human relation.problema peserta didik maka kurikulum ini menggunakan prosedur pemecahan masalah.  menyajikan bahan ajar yang relevan. untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan.  activity design curriculum sangat lemah dalam kontinuitas dan sekuens. 1). 3. Minimal ada dua variasi model desain kurikulum ini. Problem cebtered design menekankan pada isi maupun perkembangan peserta didik.

 penentuan lingkup dan sekuens dari bidang-bidang kehidupan yang sngat esensial sangat sukar.  lemahnya integrasi kurikulum  desain ini megabaikan warisan budaya.  para peserta didik memandang masalah untuk sekarng dan masa depan dan mengabaikan masa lalu. Setiap design kurikukum memberikan teknik atau cara yang efektif dalam proses pembelajaran agar berjalan dengan efektif dan efisien. yang sifatnya terpisah-pisah.The Core Design The cores design timbul sebagai reaksi utama kepada separate subject design. Komponenkomponen tersebut saling berhubungan satu dengan yang lainnya.Kritik dan Saran Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini banyak kekurangan. strategi mengajar atau metode mengajar. problem centered design. diantaranya adalah tujuan kurikulum. BAB III PENUTUP A. mereka memilih mta mata pelajaran tertentu sebagai inti (core). The core design biasa juga disebut the core curriculum. learned centered design. Tetapi tidak setian design kurikulum dapat dijadikan sebagai salah satu pedoman dalam melakukan proses pembelajaran. Dalam mengintegrasikan bahan ajar . Desain kurikulum merupakan rencana pembelajran yang harus dilaksanakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Menurut konsep ini inti-initi bahn ajar dipusatkan pada kebutuhan individual dan sosial. Pelajaran lainnya dikembangkan kan disekitar core tersebut. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan demi perbaikan makalah ini DAFTAR PUSTAKA . Wacana tersebut menyebutkan bahwa dalam kurikulum itu terdapat beberapa komponen. Desain kurikulum yang dapat digunakan diantaranya adalah subject centered design. media mengajar dan evaluasi pengajaran serta penyempurnaan pengajaran. Jadi setiap design kurikulum memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanannya B. Kesimpulan Makalah Desain Kurikulum ini mendeskripsikan secara terperinci tentang komponen yang harus ada pada setiap kurikulum serta desain kurikulum yang dapat digunankan untuk proses pembelajaran. bahan ajar atau materi atau isi dari kurikulum tersebut. Setiap komponen mempunyai isi yang sangat penting sekali bagi kelangsungan kurikulum. 2).

com/2011/10/desain/kurikulum .WWW Slidesharr.blogspot www classical.blogspot.net/Gestly/Desain/kurikulum Widiya-biologi dan kurikulum.