Arsitektur Seluler

Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS

Topik
Memahami Konsep Cell Memahami elemen jaringan GSM dan Fungsinya Memahami tentang struktur geografis yang digunakan di GSM

Pendahuluan
Sistem seluler harus mampu menampung sejumlah besar pelanggan dalam area geografis yang luas, tetapi dalam spektrum frekuensi yang terbatas. Ini jadi masalah, karena dengan lebar spektrum frekuensi terbatas, jumlah kanal frekuensi juga terbatas. Padahal tiap percakapan memerlukan dua kanal (kanal kirim dan terima). Ternyata, keterbatasan lebar spektrum frekuensi diatasi dengan membatasi jangkauan tiap BTS (Base Transceiver Station) menjadi satu area geografis kecil yang disebut sel.

Konsep Sel
Sel menunjukkan cakupan sinyal Realitas??? Untuk mempermudah perencanaan digunakan sel yang berbentuk hexagon, circles, equilateral triangles, square.

Bentuk segienam yang digunakan dalam perencanaan

Arsitektur Jaringan GSM

Elemen dari Jaringan GSM
Mobile Station (MS) Base Station Sub-system (BSS) Switching System (SS), Operation and Maintenance System (OMC)

Mobile Station
PERMANENT DATA - IMSI - ICCID - MSISDN TEMPORARY DATA - Phone Book - SMS

HANDPHONE GSM

CHIP

IMEI

SIM CARD

Mobile Station perangkat GSM yang berada disisi pelanggan yang berfungsi Sebagai Transceiver untuk berkomunikasi dengan pelanggan lainnya

Mobile Subscriber ISDN (MSISDN) number (max 15 digit) MSISDN = CC + NDC + SN 62 818 1234567
CC = Country Code 62 for Indonesia NDC = National Destination Code 817, 818, 819, 859, 878 for XL SN = Subscriber Number 6~9 digits

International Mobile Subscriber Identity (IMSI) - max 15 digit
IMSI = MCC + MNC + MSIN MCC = Mobile Country Code 510 for GSM INDONESIA MNC = Mobile Network Code 11 for XL MSIN = Mobile Station Identification Number (max 10 digits)

SIM = Subscriber Identity Module (ICCID = Integrated Circuit Card Identity ) – 19 digit IMEI = International Mobile station Equipment Identity – 15 digit Location Area Identity (LAI) LAI = MCC + MNC + LAC(Location Area Code) Cell Global Identity (CGI) CGI = CI (Cell Identity) + LAI

Base Station Sub-system (BSS)
Base Station System atau BSS, terdiri atas: BTS Base Transceiver Station, perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal. BSC Base Station Controller, perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang berada di bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC

BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) (BTS

ANTENNA BTS TIGA SEKTOR

PERANGKAT RADIO BTS

BASE STATION CONTROLLER (BSC)

BSC ( Base Station Controller): 1. switching lokal untuk handover antara sejumlah BTS 2. Otak dari BSS

Switching System (SS)
MSC merupakan inti dari jaringan selular, dimana MSC berperan untuk inter koneksi hubungan pembicaraan, baik antar pelanggan selular maupun antar selular dengan jaringan telepon kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data. HLR berfungsi untuk penyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan yang tersimpan secara permanen, dalam arti tidak tergantung pada posisi pelanggan. HLR bertindak sebagai pusat informasi pelanggan yang setiap waktu akan diperlukan oleh VLR untuk merealisasi terjadinya komunikasi pembicaraan. VLR selalu berhubungan dengan HLR dan memberikan informasi posisi pelanggan berada VLR berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan, dimulai pada saat pelanggan memasuki suatu area yang bernaung dalam wilayah MSC VLR tersebut (melakukan Roaming). Adanya informasi mengenai pelanggan dalam VLR memungkinkan MSC untuk melakukan hubungan baik Incoming (panggilan masuk) maupun Outgoing (panggilan keluar).

AuC menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk memeriksa keabsahan pelanggan, sehingga usaha untuk mencoba mengadakan hubungan pembicaraan bagi pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan. Disamping itu AuC berfungsi untuk menghindarkan adanya pihak ke tiga yang secara tidak sah mencoba untuk menyadap pembicaraan. EIR memuat data-data status pelanggan yang dibagi atas 3 (tiga) kategori, yakni : 1 Pelanggan yang diijinkan untuk mengadakan hubungan pembicaraan kemanapun. 2. Pelanggan yang dibatasi dan hanya diijinkan mengadakan hubungan pembicaraan ketujuan yang terbatas. 3 Pelanggan yang sama sekali tidak diijinkan untuk berkomunikasi.

Operation and Maintenance System (OMC)
Operation and Maintenance System atau OMC, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault

management, performance management.

configuration management,

management, dan inventory

HIRARKI JARINGAN GSM
GSM SERVICES AREA PLMN SERVICES AREA MSC/VLR SERVICES AREA LOCATION AREA BSC CELL BSC HLR MS MSC/ VLR MSC/ VLR MSC/ VLR

Cell
Area jangkauan sebuah BTS

Location Area
Area pelayanan satu atau lebih BSC yang mengontrol beberapa BTS / cell

MSC/VLR Service Area
Area pelayanan satu MSC/VLR yang mengontrol satu atau lebih BSC/ BTS

PLMN (Public Land Mobile Network)
Area pelayanan satu jaringan operator

GSM Service Area
Total area GSM diseluruh dunia

LOCATION UPDATE FLOW
MSISDN
HLR
62818155765 510011-0000024512 ===== VLR1 VLR3

IMSI

VLR INDEX

MSC 1 VLR1
MSISDN Lokasi
========= 62818155765 ===== LAC1

MSC 3 VLR3
MSISDN Lokasi
62818155765 LAC2

BSC 1

BSC 5

LAC1

LAC2

BTS

BTS

HIRARKI PENGENDALIAN GSM
MSC-VLR SBY MSC-VLR JKT

XL

BTS

BSC MS

TELKOMSEL

PSTN EXCHANGE

HLR SMSC XL OMC VMS TELKOM

SKENARIO CALL ROUTING

2

4

Other Operator Excelcom

1 MSC 1

2

MSC 2 1 2 3 4

BSC 1 1 3

BSC 2 5

BSC 3 1 2 3 4 5

Call Termination BTS 1 BTS 2 BTS 3 BTS 4

Perkembangan Arsitektur Jaringan GSM
Arsitektur GSM 2G Arsitektur GSM 2.5G Arsitektur GSM 3G

GSM 2G Architecture
NSS BSS Abis E A B MS BTS BSC MSC VLR C D H GMSC PSTN

PSTN

SS7

HLR

AuC

BSS — Base Station System BTS — Base Transceiver Station BSC — Base Station Controller MS — Mobile Station

NSS — Network Sub-System MSC — Mobile-service Switching Controller VLR — Visitor Location Register HLR — Home Location Register AuC — Authentication Server GMSC — Gateway MSC GSM — Global System for Mobile communication

Generasi 2.5G
2G MS (voice only) BSS Abis E A B MS BTS BSC MSC Gs Gb 2G+ MS (voice & data) Gr HLR AuC Gc Gi VLR C D H GMSC PSTN NSS

PSTN

SS7

Gn

PSDN

SGSN

IP

GGSN

BSS — Base Station System BTS — Base Transceiver Station BSC — Base Station Controller

NSS — Network Sub-System MSC — Mobile-service Switching Controller VLR — Visitor Location Register HLR — Home Location Register AuC — Authentication Server GMSC — Gateway MSC

SGSN — Serving GPRS Support Node GGSN — Gateway GPRS Support Node

GPRS — General Packet Radio Service

3G Partnership Project (3GPP)
3GPP memproses migrasi dari GSM ke UMTS (W-CDMA) Core network berevolusi dari GSM untuk mensupport GSM, GPRS dan fasilitas W-CDMA yang baru 3GPP Release 99 Menambahkan 3G radios 3GPP Release 4 Menambahkan softswitch/ voice gateways dan packet core 3GPP Release 5 IP Multimedia Services (IMS) yang pertama menggunakan SIP & QoS 3GPP Release 6 Semua berbasis jaringan IP; contents dari r6 masih diproses

3G rel99 Architecture (UMTS) — 3G Radios
2G MS (voice only) BSS Abis E A B BSC BTS 2G+ MS (voice & data) RNS ATM Iub IuPS RNC Node B 3G UE (voice & data)
BSS — Base Station System BTS — Base Transceiver Station BSC — Base Station Controller CN — Core Network MSC — Mobile-service Switching Controller VLR — Visitor Location Register HLR — Home Location Register RNS — Radio Network System RNC — Radio Network Controller AuC — Authentication Server GMSC — Gateway MSC UMTS — Universal Mobile Telecommunication System SGSN — Serving GPRS Support Node GGSN — Gateway GPRS Support Node

CN

PSTN

PSTN

Gb

MSC Gs VLR

C D H

GMSC

SS7
Gr HLR Gn

IuCS AuC Gc Gi

PSDN

SGSN

IP

GGSN

3G rel4 Architecture (UMTS) — Soft Switching
2G MS (voice only) BSS Abis A Mc BSC BTS 2G+ MS (voice & data) RNS ATM Iub IuPS RNC Node B 3G UE (voice & data)
BSS — Base Station System BTS — Base Transceiver Station BSC — Base Station Controller CN — Core Network MSC — Mobile-service Switching Controller VLR — Visitor Location Register HLR — Home Location Register RNS — Radio Network System RNC — Radio Network Controller AuC — Authentication Server GMSC — Gateway MSC SGSN — Serving GPRS Support Node GGSN — Gateway GPRS Support Node

CN Nb CS-MGW Nc Mc B C VLR D H IuCS Gr HLR Gn SGSN GGSN AuC GMSC server PSTN CS-MGW

PSTN

Gb

MSC Server Gs

SS7 IP/ATM
Gc Gi

PSDN

3G rel5 Architecture (UMTS) — IP Multimedia
2G MS (voice only) BSS Abis A/IuCS Mc BSC BTS 2G+ MS (voice & data) RNS Iub IuPS RNC Node B 3G UE (voice & data) IM
IM — IP Multimedia sub-system MRF — Media Resource Function CSCF — Call State Control Function MGCF — Media Gateway Control Function (Mc=H248,Mg=SIP) IM-MGW — IP Multimedia-MGW

CN Nb CS-MGW Nc Mc B C VLR D H Gr HSS Gn SGSN GGSN IM-MGW Gs PSTN GMSC server PSTN CS-MGW

PSTN

Gb/IuPS

MSC Server Gs

SS7 IP/ATM
Gc Gi

IuCS

ATM

AuC

IP Network

IP
Mg MRF Mc MGCF CSCF

3GPP Rel.6 Objectives
IP Multimedia Services, fase 2 IMS messaging dan group management Wireless LAN interworking Speech enabled services Distributed speech recognition (DSR) Number portability Perluasan yang lain Ruang lingkup dan content masih dalam proses