You are on page 1of 14

Asuhan keperawatan keluarga dengan riwayat asma

A.

Pengkajian keluarga

Hari/tanggal

26 April 2015

Oleh

Irham Resdiansyah

Metode

Ceramah dan Tanya jawab

1.

Data keluarga

a.

Kepala keluarga (KK)

: Tn. O

b.

Jenis kelamin

: laki-laki

c.

Umur

: 35 tahun

d.

Alamat

e.

Pekerjaan KK

: Tani

f.

Pendidikan KK

: SD

g.

Agama

: Islam

2.

Komposisi anggota keluarga :


N
o

B.

: Desa Serpong

Nama
anggot
a
keluarg
a

J Hub.
K Kep.
Keluarg
a

Ny. A

P Istri

35

SMP

Nn. N

P Anak

17

SMA

An. J

L Anak

15

SD

An. R

P Anak

An. V

P Anak

Genogram

Umur
(thn)

Pend.
terakhir

Status Imunisasi
BCG Polio

Ket.
DPT

Hepat
itis

Campa
k

1 2 3 4 1 2 3 1 2 3

x
x
A

x
x

Keterangan :

laki-laki

penderita

perempuan

meninggal

garis hubungan

garis keturunan

___

Keluarga pihak Suami

Narasi :

tinggal serumah

Keluarga Pihak Istri

Keluarga Ny. A memiliki 4 orang anak. Dalam keluarga Tn. O terdapat Ny. A yang saat ini
sedang menderita penyakit Asma. Penyakit tersebut merupakan penyakit turunan dari ibu Ny.
A yang sudah meninggal dunia dikarenakan penyakit Asma tersebut. Sementara Tn. A
menderita penyakit Hipertensi.

1.

Tipe keluarga

Keluarga Tn. O merupakan tipe keluarga inti (Nuclear Family) yang terdiri atas ayah (Tn. O),
ibu (Ny. A), dan anak (Nn. N, An. J, An. R, dan An. V). Semua tinggal serumah.

2.

Suku bangsa

Keluarga Ny. A menganut suku bangsa Sunda.

3.

Agama

Ny. A dan seluruh anggota keluarganya beragama islam.

4.

Status sosial ekonomi

Sumber penghasilan keluarga Ny. A berasal dari Tn. O dimana pekerjaan Tn. O sebagai supir.
Penghasilan Tn. O mencapai 300.000/bulan.

5.

Aktivitas rekreasi keluarga

Keluarga Ny. A tidak mempunyai jadwal khusus untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata.
Bahkan nyaris tidak pernah berekreasi dikarenakan pekerjaan Tn. O yang harus dikerjakan
setiap harinya.

B.

Riwayat dan tahap perkembangan keluarga saat ini

1.

Tahap perkembangan keluarga saat ini

Saat ini tahap perkembangan keluarga Ny. A berada pada tahap perkembangan usia remaja.
2.

Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Keluarga mengatakan masih banyak tugastugas keluarga yang belum terpenuhi seperti
mensejahterakan keluarga.

3.

Riwayat kesehatan keluarga inti

Dalam 3 bulan terakhir tidak ada anggota keluarga yang masuk dan dirawat di rumah sakit.
Namun Ny. A selalu bermasalah dengan kesehatannya yaitu sesak nafas. Jika penyakit
tersebut kambuh Ny. A pergi ke puskesmas.
Sedangkan Tn. O saat ini dalam kondisi sehat. Nn. N, An. J, An. R, dan An. V berada dalam
kondisi sehat.
4.

Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya

Keluarga Ny. A memiliki riwayat penyakit Asma dan hipertensi. Penyakit Asma yang diderita
oleh Ny. A merupakan penyakit keturunan dari orang tuanya, Sedangkan penyakit hipertensi
bukan penyakit keturunan dari keluarga Tn. O
5.

Riwayat kesehatan mental, psikologis, dan spiritual

Kondisi kesehatan mental dan psikologis keluarga Ny. A berada dalam kondisi sehat. Untuk
kesehatan spiritual keluarga Ny. A taat menjalankan ibadah.
6.

Persepsi dan tanggapan keluarga terhadap layanan kesehatan

Jika dalam keluarga Ny. A ada yang memiliki masalah dengan kesehatan, Ny. A segera pergi
ke puskesmas. Begitu pula dengan Tn. O
7.

Pola pengambilan keputusan

Pola pengambilan keputusan dalam keluarga Ny. A lebih sering dilakukan oleh Tn. O. Namun
sebelum keputusan diambil, terlebih dahulu didiskusikan secara bersama agar tercapai
kesepakatan.
8.

Kebiasaan anggota keluarga sehari-hari

Untuk makan sehari-hari keluarga Ny. A makan tidak tentu dengan pengolahan makanan
dipotong baru dicuci. Sedangkan air minum keluarga Ny. A mempunyai sumber air minum
sendiri yaitu sumur. Pola aktivitas dan istirahat yaitu keluarga Ny. A selalu tidur malam
dengan lama sekitar 6 jam. Sedangkan anak-anak Ny. A selalu tidur dengan lama waktu
sekitar 9 jam.

C.

Struktur keluarga

1.

Struktur peran

a.
Tn. O mempunyai peran informal sebagai anggota masyarakat di dusun III desa
Tomeang. Sedangkan peran formal adalah sebagai kepala keluarga, suami, dan ayah.
b.
Ny. A mempunyai peran informal sebagai anggota masyarakat sedangkan peran formal
adalah sebagai istri dan IRT.

c.

Nn. N, An. J, An. R, dan An. V mempunyai peran formal adalah sebagai anak.

2.

Nilai atau norma keluarga

Keluarga Ny. A mentaati norma/aturan yang berlaku dalam keluarganya, dimana mereka
saling menghargai dan menghormati, serta dalam berperilaku harus sopan santun. Keluarga
Ny. A juga meyakini kesehatan sangat penting.
3.

Pola komunikasi keluarga

Bahasa komunikasi yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan Gorontalo. Komunikasi
antar anggota keluarga cukup baik, dimana jika ada masalah dalam keluarga selalu
diselesaikan dengan jalan musyawarah.
4.

Struktur kekuatan keluarga

Tn. O selalu mengajarkan serta memberi nasehat kepada istri dan anaknya tentang bagaimana
cara berperilaku dengan anggota masyarakat, saling menghormati dan menghargai antar
anggota keluarga. Kekuatan keluarga dipegang oleh Tn. O selaku kepala keluarga.

D.

Fungsi keluarga

1.

Fungsi ekonomi

Ny. A memenuhi kebutuhan sandang dan papan dari pendapatan yang diperoleh selama
sebulan berdasarkan pendapatan Tn. O. Ny. A berharap dengan penghasilan yang di dapatkan
suaminya, mereka dapat menyekolahkan anak-anaknya, serta dapat memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
2.

Fungsi sosialisasi

Interaksi antar anggota keluarga terjalin baik, masing-masing anggota keluarga


memperhatikan norma dan etika dalam berperilaku, baik dalam lingkungan keluarga maupun
di masyarakat.
3.

Fungsi pemenuhan (perawatan/pemeliharaan) kesehatan :

a.

Mengenal masalah kesehatan keluarga

Keluarga Ny. A mengatakan bahwa dia sering sesak nafas pada malam hari ketika dingin.
Kejadian demikian mulai dirasakan keluarga Ny. A semenjak 2 tahun yang lalu.
b.

Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan

Jika ada anggota keluarga Ny. A yang sakit, keluarga membawanya ke puskesmas.
c.

Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit

Jika ada anggota keluarga Ny. A yang sakit maka mereka merawat secara bersama-sama di
rumah. Jika sakitnya tidak membaik mereka membawanya untuk dirawat di puskesmas.
d.

Kemampuan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan

Jika ada anggota keluarga yang sakit, dalam hal ini sakit yang masih bisa ditolerir dan tidak
mengharuskan untuk mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan, Ny. A hanya membeli
obat di kios, tetapi jika keadaan yang cukup dan perlu perawatan nakes maka Ny. A langsung
pergi ke puskesmas atau perawat desa.
4.

Fungsi reproduksi

Saat ini keluarga Ny. A memiliki 4 orang anak.


5. Fungsi afeksi
Keluarga Ny. A saling memberikan perhatian dan kasih sayang, saling menghargai antar
anggota keluarga.

E.

Stress dan koping keluarga

1.

Stressor jangka pendek dan panjang

Stressor jangka pendek :


Ny. A mengatakan bahwa penyakitnya sering kambuh ketika merasa dingin.

Stressor jangka panjang :


Ny. A mengatakan bahwa dia stress memikirkan untuk menyekolahkan anak-anaknya nanti
sampai ke perguruan tinggi.
2.

Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor

Untuk mengatasi stressor jangka pendek, Ny. A pergi ke perawat desa untuk mendapatkan
obat. Sedangkan untuk menghadapi stressor jangka panjang Ny. A hanya bekerja keras untuk
bisa melanjutkan sekolah anaknya yang saat ini bersekolah di SMA dan SMP
3.

Strategi koping yang digunakan

Jika ada masalah dalam keluarga, selalu didiskusikan antar anggota keluarga walaupun dalam
pengambilan keputusan nanti akan diambil alih Tn. O selaku kepala keluarga.
4.

Strategi adaptasi fungsional

Dalam menghadapi masalah, keluarga Ny. A tidak pernah menyelesaikan dengan kekerasan,
melainkan selalu dengan kepala dingin sehingga tidak ada perpecahan dalam keluarga.

F.

Data lingkungan

1.

Karakteristik rumah

Luas rumah Ny. A 4 x 7 m2 , tipe rumah permanen dengan luas pekarangan 8 x 20 m2. Lantai
rumah terbuat dari semen dengan atap rumah dari seng. Terdapat ventilasi dengan
pencahayaan yang cukup dan empat jendela dengan status rumah milik sendiri.
Denah Rumah

Ruang Tamu

Ruang
Makan

Dapur
KMR I

KMR 2
WC & KMR MANDI

2.

Sampah

Sistem pembuangan sampah dalam keluarga Ny. A yaitu dikumpulkan ditempat pembuangan
sampah lalu dibakar.

3.

Sumber air minum

Keluarga Ny. A memiliki sumber air minum sendiri dengan jenis sumber air minum adalah
sumur.
4.

Jamban keluarga

Keluarga Ny. A mempunyai jamban sendiri. Jenis jamban yang digunakan yaitu jamban leher
angsa. Kondisi jamban terpelihara.
5.

Pembuangan air limbah

Keluarga Ny. A mempunyai pembuangan air limbah.

Diagnosa keperawatan keluarga


A.

Analisa dan Sintesis Data

No Data
1.

Penyebab

Masalah

Ketitakmampuan
keluarga mengenal
karakteristik
penyakit Asma dan
perawatanya.

Ketidaktahuan
keluarga mengenal
penyakit Asma.

DS :
- Keluarga mengatakan Ny. A
menderita Asma sejak 2 tahun
yang lalu
- Penyakit Ny. A kambuh
jika suhu dingin.
- Tn.O dan keluarga tudak
tahu tentang
penyakit,komplikasi serta
perawatanya.
DO :
- Respirasi 22 x/menit
- Adanya bunyi tambahan saat
bernapas (Wezing)
- Nadi 35x/i

2.
DS :
- Keluarga mengatakan belum
tahu tentang penyakitnya

Ketidakmampuan
keluarga merawat
anggota keluarga
yang sakit

Keluarga mengatakan
belum tahu cara pencegahan dan
perawatanya

Ketidakmampuan
keluarga mengenai
pencegahan dan
perawatan
penyakitnya

DO :
- Keluarga tidak dapat
menyebutkan definisi asma

B.

Perumusan Diagnosa Keperawatan

1.
Ketidakmampuan keluarga mengenal karakteristik penyakit asma dan perawatanya b/d
ketidaktahuan keluarga mengenal penyakit asma karena keluarga tidak tahu mengenai
penyakit asma dan komplikasinya .

2.
Ketidakmampuan keluarga merawat anggota kelurga yang sakit b/d ketidakmampuan
keluarga menenai pencegahan dan perawatanya karena kelurga tidak tahu tentang penyakit
dan pencegahannya.

C.

Penilaian (skoring) Diagnosa Keperawatan

No Dx

Kriteria

Skor

Pembenaran

a. sifat masalah :
Ancaman

2/3 X 1 =
2/3

Keluarga Ny. M tidak


sepenuhnya sadar untuk
mengenal potensi-potensi yang
menganggu kesehatanya

b. Kemungkinan masalah
dapat diubah :

1/2 X 2 = 1

Pengetahuan keluarga cukup


untuk menerimaa penjelasan
tentang kesehatan

sebagian

c.potensial masalah untuk


dicegah :

2/3 X 1= 2/3

Masalah sudah lama dirasakan


dan pengobatannya dilakukan
sendiri kecuali jika sesaknya
tidak bisa ditahan keluarga
membawa ke puskesmas atau
perawat desa

d.menonjolnya masalah :
masalah tidak segera
ditangani

1//2 X 1
=1/2

Ny. M mengatakan penyakitnya


kadang menganggu aktivitasnya
dan hanya diperiksa kalau
sesaknya tidak bisa ditahan lagi.

Jumlah

2 5/6

a.Sifat masalah :

3/3 X 1 = 1

Ny. M mengatakan penyakit


asmanya sering kambuh jika
terkena dingin

2/2 X 2 = 2

Sumber daya keluarga berupa


waktu, kemauan dan fasilitas
kesehatan mudah dijangkau

2/3 X 1 =
2/3

Masalah sudah lama dirasakan


dan pengobatannya dilakukan
sendiri kecuali jika sesaknya
tidak bisa ditahan keluarga
membawa ke puskesmas atau
perawat desa

2/2 X 1 = 1

Keluarga berharap masalah dapat


segera ditangani.

Cukup

II

tidak / kurang sehat


b.Kemungkinan masalah
dapat diubah :
dengan mudah
c.Potensial untuk dicegah :
Cukup

d.Menonjolnya masalah :
Harus segera ditangani

Jumlah

D.

4 2/3

Prioritas Diagnosa Keperawatan

1.
Ketidakmampuan keluarga merawat anggota kelurga yang sakit b/d ketidakmampuan
keluarga menenai pencegahan dan perawatanya karena kelurga tidak tahu tentang penyakit
dan pencegahannya.
Skor : 4 2/3

2.
Ketidakmampuan keluarga mengenal karakteristik penyakit asma dan perawatanya b/d
ketidaktahuan keluarga mengenal penyakit asma karena keluarga tidak tahu mengenai
penyakit asma dan komplikasinya .
Skor : 2 5/6

III. Rencana Asuhan Keperawatan

No
Dx
I

Tujuan Umum

Tujuan Khusus

Kriteria Hasil

Intervensi

Setelah dilakukan
penyuluhan selama
4 hari pengetahuan
keluarga Ny. A
cukup tentang
penyakit asma.

Setelah dilakukan
kunjungan selama 4x
keluarga dapat:

Pengetahuan keluarga
bertambah dengan
kriteria hasil :

Berikan penyuluhan
tentang :

- Mengetahui
pengertian asma

- Keluarga dapat
menyebutkan
pengertian asma

- Penyebab Asma

- Keluarga dapat
menyebutkan
penyebab asma

- Komplikasi Asma

- Mengetahui
penyebab asma.
- Mengetahui tanda
dan gejala asma.
- Mengetahui
komplikasi asma.

- Keluarga dapat
menyebutkan tanda

- Pengertian Asma

- Tanda dan Gejala


asma

- Perawatan asma
- Pencegahan asma

- Mengetahui
perawatan asma
- Mengetahui
pencegahan
asma

dan gejala asma


- Keluarga dapat
menyebutkan
komplikasi asma.
- keluarga dapat
menyebutkan
perawatan asma
- Keluarga dapat
menyebutkan
pencegahan asma

II

Setelah dilakukan
penyuluhan dan
keperawatan
selama 4 hari
keluarga dapat
merawat Ny. A

Setelah dilakukan
kunjungan selama 4x
keluarga
dapat:
1.
Mengetahui faktorfaktor pencetus
kambuhnya penyakit
asma.

2. Mengetahui cara
penanganan jika
kambuh.

Implementasi

1. Keluarga dapat
menjelaskan dan
menyebutkatkan
faktor-faktor
pencetus/faktor
penyebab sesak
kambuh.

2. Keluarga
mengetahui cara-cara
yang di lakukan jika
terjadi sesak.

1. Kaji tingkat
pengetahuan keluarga
tentang asma.

2. Diskusikan dengan
keluarga tentang faktorfaktor pencetus asma
dan penanggulangan
jika kambuh.

Hari/Tgl/
Waktu

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Senin, 27
Ketidakmampuan keluarga merawat
April 2015 anggota kelurga yang sakit b/d
ketidakmampuan keluarga mengenai
pencegahan dan perawatanya karena
keluarga tidak tahu tentang penyakit
dan pencegahannya.

1. Mengkaji tingkat pengetahuan


keluarga tentang asma.

Selasa, 28 Ketidakmampuan keluarga mengenal


April 2015 karakteristik penyakit asma dan
perawatanya b/d ketidaktahuan
keluarga mengenal penyakit asma
karena keluarga tidak tahu mengenai
penyakit asma dan komplikasinya

1.
Mendiskusikan kepada keluarga
tentang:

2. Mendiskusikan kepada keluarga


tentang penyebab asma.
3. Mendiskusiksn dengan keluarga
tentang cara perawatan bagi keluarga
yang sakit.

- Pengertian asma.
- Penyebab asma
- Tanda dan gejala asma.
- Komplikasi asma.
- perawatan asma
- Pencegahan asma
2. Memotifasi keluarga untuk
penggunakan pelayanan kesehatan.
3. Pemeriksaan TTV.

EVALUASI
Hari/tgl/waktu Implementasi

Evaluasi

Selasa, 28
April 2015

1. Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga


tentang asma.
2. Mendiskusikan kepada keluarga tentang
penyebab asma.
3. Mendiskusiksn dengan keluarga tentang
cara perawatan bagi keluarga yang sakit.

S : Ny. A mengatakan
penyakit asma disebabkan
oleh kelelahan dan cuaca
dingin.
O : TD 120/90 mmHg
Nadi 72x/m
RR 25x/m
A : masalah teratasi
sebagian
P : anjurkan klien untuk
memeriksakan diri ke
puskesmas

Rabu, 29
April 2015

1.
Mendiskusikan kepada keluarga
tentang:
- Pengertian asma.

S : Ny. A mengatakan
asma adalah gangguan
pernafasan yang ditandai
dengan sesak nafas.

- Penyebab asma

O : TD 120/80 mmHg

- Tanda dan gejala asma.

Nadi 72x/m

- Komplikasi asma.

RR 24x/m

- perawatan asma
- Pencegahan asma
2. Memotifasi keluarga untuk penggunakan
pelayanan kesehatan.
3. Pemeriksaan TTV.

A : masalah teratasi
sebagian
P : ingatkan kembali klien
mengenai cara mencegah
penyakit asma