You are on page 1of 3

Nama

NIM
Jurusan
Mata Kuliah

:
:
:
:

Mochammad Riza HM
F1314060
Akuntansi Non-reguler
Pengauditan Manajemen Sektor Publik

Implementasi & Tindak Lanjut Audit
(Contoh Audit Kinerja Rumah Sakit)

A. Pengertian Tindak Lanjut Audit
Pemeriksa

perlu

memperhatikan

bahwa

berdasarkan

ketentuan

peraturan

perundang-undangan yang berlaku, manajemen dapat memperoleh sanksi bila tidak
melakukan tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan sebagai hasil pemeriksaan
sebelumnya. Oleh

sebab itu, pemeriksa harus menilai apakah manajemen telah

menyiapkan secara memadai suatu sistem pemantauan tindak lanjut pemeriksaan
yang dilakukan oleh berbagai pemeriksa, baik intern maupun ekstern, pada entitas
tersebut. Selain itu, pemeriksa perlu memastikan bahwa seluruh lini manajemen
entitas telahmengetahui dan memantau hasil pemeriksaan yang terkait dengan unit
dibawah kendalinya.
Tindak lanjut audit adalah langkah yang harus diambil oleh auditor setelah laporan
audit diserahkan kepada auditee. Tindak lanjut juga merupakan kegiatan untuk
mengidentifikasi dan mendokumentasikan kemajuan auditee dalam melaksanakan
rekomendasi audit.

B. Tujuan Tindak Lanjut Audit
Tujuan utama tindak lanjut adalah untuk meningkatkan efektivitas dan dampak dari
laporan audit.
Tujuan spesifik tindak lanjut adalah sebagai berikut:
1. Membantu pihak eksekutif dalam mengarahkan tindakan yang akan diambil
terkait dengan hasil audit yang diterimanya;
2. Mengevaluasi kinerja lembaga audit itu sendiri;
3. Memberikan masukan bagi perencanaan strategis audit kinerja pada lembaga
audit;
4. Mendorong pembelajaran dan pengembangan auditee.
C. Langkah-Langkah Tindak Lanjut Hasil Audit
Rencana tindakan (action plan) dari auditee merupakan dasar bagi tindak lanjut
audit. Tujuan tindak lanjut audit yaitu untuk memperoleh bukti yang cukup untuk
Page 1 of 3

Pelaksanaan Tindak Lanjut a. Mencatat hasil c. Menentukan lingkup tindak lanjut c. Tindakan positif dalam menanggapi rekomendasi juga perlu dilaporkan. Hasil Pemeriksaan dan Tindak Lanjut a. Menjadwalkan tindak lanjut 2. Syarat-syarat laporan meliputi : a) Laporan harus menggambarkan hasil analisis atas manfaat yang diperkirakan dan manfaat aktual dalam periode tertentu. Laporan dapat berdiri sendiri (meliputi satu audit tindak lanjut) atau laporan gabungan (beberapa audit tindak lanjut). d) Laporan menggambarkan tindakan yang akan diambil atas pelaksanaan rekomendasi yang buruk. b) Laporan merupakan ringkasan pelaksanaan rekomendasi. Tujuan laporan audit tindak lanjut untuk menyediakan informasi bagi stakeholder mengenai penilaian efektivitas tindak lanjut audit kinerja serta manfaat yang dihasilkan oleh audit kinerja. yang ditemukan selama pelaksanaan audit tindak lanjut kepada stakeholders. c) Laporan menitikberatkan pada pelaksanaan rekomendasi yang buruk. Cross audit follow up d. Menilai dampak audit kinerja 3.memberikan keyakinan yang memadai bahwa auditee telah melaksanakan rencana aksinya. Perencanaan Tindak Lanjut a. Menyiapkan sumber daya untuk tindak lanjut e. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggung Jawab Keuangan Negara 1. misalnya penghematan biaya atau manfaat lainnya. Menentukan apakah tindak lanjut akan dilaksanakan b. K R T M i e a k n d l p o e a m l r k n e a i s n k m M a r d a n e R l a n s e R a k c i e k a o k s n A m o a u e m n d n e a p i d n k e t d a l s n a i s k i s a n a a n ? 1. D. Pasal 20 Page 2 of 3 . Pelaporan Hasil Tindak Lanjut Auditor harus melaporkan perbaikan maupun rekomendasi yang belum ditindaklanjuti. Mengumpulkan informasi b.

000.(1) Pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan. 2. Ketentuan Pidana Pasal 26 (2) Setiap orang yang tidak memenuhi kewajiban untuk menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan dalam laporan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp500. (6) BPK memberitahukan hasil pemantauan tindak lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (4) kepada lembaga perwakilan dalam hasil pemeriksaan semester. (4) BPK memantau pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). CONTOH IMPLEMENTASI DAN TINDAK LANJUT PADA AUDIT KINERJA RUMAH SAKIT Page 3 of 3 .000. (5) Pejabat yang diketahui tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikenai sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. (3) DPR/DPRD dapat meminta BPK untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. (4) DPR/DPRD dapat meminta Pemerintah untuk melakukan tindak lanjut hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan/atau ayat (3). Pasal 21 (1) Lembaga perwakilan menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dengan melakukan pembahasan sesuai dengan kewenangannya.00 (lima ratus juta rupiah). (2) DPR/DPRD meminta penjelasan kepada BPK dalam rangka menindak lanjuti hasil pemeriksaan. b. (2) Pejabat wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan. E. (3) Jawaban atau penjelasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.